cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. manggarai,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
RANDANG TANA - Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 26220636     DOI : -
Randang Tana-Journal of Community Service (JRT) was published since July 2018 by the Santu Paulus Ruteng School of Teacher Training and Education (STKIP). JRT Publishes twice a year in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 137 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN GURU DALAM MENULIS KARYA ILMIAH BERBASIS PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Ricardus Jundu; Valeria Suryani Kurnila; Eufrasia Jeramat; Bedilius Gunur; Apolonia Hendrice Ramda; Viviana Murni; Fulgensius Efrem Men; Ferdinandus Ardian Ali; Sebastianus Fedi
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2019): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v2i1.286

Abstract

Upaya Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Menulis Karya Ilmiah Berbasis Penelitian Tindakan Kelas di Kabupaten Manggarai Timur. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menulis karya ilmiah. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru guna menunjang profesionalismenya dalam berkarya. Guru perlu dilatih dan dibimbing sehingga memiliki keterampilan dalam penulisan karya ilmiah, terutama karya ilmiah yang berbasis penelitian tindakan kelas (PTK). Keuntungan yang diperoleh guru, yaitu peningkatan kualitas pembelajaran berbasis research dan peningkatan keterampilan menulis karya ilmiah. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam dua tahap yaitu pelatihan dan bimbingan penulisan karya ilmiah berbasis PTK. Hasilnya menunjukkan bahwa guru rumpun Matematika dan IPA di SMPN 1 Borong dan SMP Stanislaus memahami cara menulis karya ilmiah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis PTK dan membagikan informasi serta pengalamannya melalui publikasi ilmiah.
PELATIHAN PENGELOLAAN DANA DESA BERBASIS KOMPUTER: Computer-Based Village Fund Management Training Yohannes Marryono Jamun
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v3i1.287

Abstract

Dana desa yang diberikan pemerintah pusat bertujuan untuk memberdayakan desa agar semakin maju, mandiri, dan mendorong produktivitas masyarakat pedesaan agar semakin sejahtera. Untuk itu, pengelolaan dana desa harus direncanakan, dikelola, dilaksanakan dan dilaporkan untuk menilai tingkat keberhasilan program desa. Dalam rangka mensukseskan program dana desa ini, tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program studi PGSD UNIKA Santu Paulus Ruteng menyelenggarakan “Pelatihan Pengelolaan Dana Desa Berbasis Komputer bagi perangkat desa di Desa Raba, Kecamatan Macang Pacar”. Tujuan dari penyelenggraan Pelatihan Pengelolaan Dana Desa di Desa Raba ini untuk: 1). Memberikan pengetahuan yang memadai mengenai penggunaan komputer khususnya Microsoft Office; 2). Memberikan pelatihan untuk membuat laporan pengelolaan dana desa berbasis komputer. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada bulan agustus 2019, dengan dihadiri oleh seluruh perangkat Desa Raba. Adapun pelaksanaan kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, praktek (tutorial), dan diskusi. Kegiatan pelatihan pengelolaan dana desa berbasis komputer bagi perangkat desa di Desa Raba Kecamatan Macang Pacar ini berjalan dengan lancar. Semua peserta antusias mengikuti pelatihan hingga selesai dan merasakan manfaat pelatihan. Peserta pelatihan juga menilai bahwa pelatihan ini penting dan sangat diperlukan bagi perangkat desa. Peserta pelatihan berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan kembali dengan peserta (audience) yang lebih banyak/luas, dan dengan topik lainnya.
Dupa Anti Nyamuk Berbahan Dasar Bunga Sukun Jantan (Artocarpus altilis): Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengolahan Limbah Organik Rudy Ntelok; Rudolof Ngalu
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v3i1.288

Abstract

Peralihan penggunaan insektisida berbahan kimia ke penggunaan bahan-bahan organik yang berasal dari tumbuhan dan secara alamiah dapat berfungsi sebagai penolak nyamuk dan sekaligus juga lebih ramah terhadap lingkungan sedang marak dilakukan beberapa tahun belakangan ini. Salah satu contoh tanaman alami yang dapat digunakan sebagai penolak serangga alami adalah bunga sukun jantan (Artocarpus altilis). Mengandung tiga senyawa asam capric, undecanoic dan lauri yang lebih efektif mengusir nyamuk jika dibandingkan Diethyl-meta-tuloamide (DEET), sayangnya bunga sukun jarang diketahui manfaatnya oleh masyarakat dan hanya dianggap sebagai limbah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan bagi masyarakat tentang manfaat bunga sukun dan pengolahannya menjadi penolak nyamuk alami. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dibuau dalam dua tahapan yaitu sosialisasi manfaat bunga sukun dan pelatihan masyarakat sasaran tentang pengolahan limbah bunga sukun menjadi dupa penolak nyamuk alami. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penolak nyamuk alami yang dibuat dari bunga sukun efektif menghindarkan manusia dari gigitan nyamuk.
PROGRAM KPPK DI KEUSKUPAN RUTENG SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN PASUTRI AKAN HAKIKAT PERKAWINAN KATOLIK Yohanes S. Lon
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v3i1.292

Abstract

For Catholics, marriage is a divine calling of God. Marriage is one of the seven sacraments within the Church. It is the symbol of the God’s salvation. Through marriage a husband and a wife can experience the salvation of God. Both of them also has functioned to reveal the God’s grace, salvation and blessings for each other. The Catholic Church also consider a family as a a mini or small church. A mommitment to marry in Catholic ways is beautiful but not an easy decision. A couple may face challenges and problems. In order to increase of the couples’ understanding of Catholic Marriage and to strengthen them to cope with various marrietal problems, the Local Catholic Church of Ruteng Diocese provides an Course on Preparation of Catholic Marriage to the future couples who want to marry in Catholic Church. This articles aims at describing on how the program is planned, implemented and the expected result after joinging the course. This program is a way to educate and to rise the awareness of the couple about the Catholic marriage. It is considered useful. However, it would be better if it is run in more professional way. Moreover, this program should be added with continous other activities such as pastoral of marriage and marriage counceling. It is also an urgent to have marriage crisis centre that helps the couples who have problems of marriage.
PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK MELALUI KEGIATAN SERIKAT KEPAUSAN ANAK MISIONER PAROKI SANTO FRANSISKUS ASISI KAROT Oswaldus Bule; Maria Marselina Bunga Koten; Ursula Korina Mega; Afriana Jenita
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2020): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v3i1.310

Abstract

Artikel ini dilatarbelakangi oleh kondisi anak-anak di Paroki Santo Fransiskus Asisi Karot yang menampilkan sikap dan perilaku bertentangan dengan nilai-nilai luhur. Mereka kurang peduli pada lingkungan yang bersih dan sehat, kurang menjaga ketenangan, kurang menghargai dan menghormati sesama, kurang tahu bersyukur dan berterimakasih. Kondisi ini mempunyai dampak buruk untuk masa depan mereka dan menyebabkan mereka tidak memiliki karakter mulia. Padahal karakter mulia itu sangat diperlukan dalam interaksi di tengah masyarakat, di lingkungan sekolah, dan keluarga. Olehnya, artikel ini menawarkan kegiatan pengembangan Serikat Kepausan Anak Misioner di Paroki Santo Fransiskus Asisi dengan tujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap dan perilaku mencintai lingkungan, menjaga ketenangan, menghargai dan mencintai sesama, bersyukur atas apa yang mereka terima dalam hidup. Mereka perlu dibina agar belajar hidup disiplin, tertib, dan santun. Metode kegiatan ini terdiri dari bercerita, berdoa, mendalami Kitab Suci, melaksanakan kegiatan bakti sosial, mengujungi panti asuhan, berpuisi, bernyanyi, menerapkan gerak dan tari. Hasilnya, kegiatan ini dinilai mampu membangun karakter anak di Paroki Karot
PENYUSUNAN KURIKULUM BAHASA INDONESIA UNTUK POSTULAT OFM PAGAL, KECAMATAN CIBAL, KABUPATEN MANGGARAI Antonius Nesi; Bonefasius Rampung
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v2i2.385

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Biara Santo Yosep Pagal, Desa Nenu, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai. Tujuan PkM ini adalah untuk menyusun kurikulum Bahasa Indonesia bagi lembaga pendidikan nonformal Postulat OFM Pagal. Dalam melaksanakan PkM ini digunakan beberapa metode, yakni studi dokumen, wawancara, dan kuesioner. Studi dokumen digunakan untuk mengkaji dokumen-dokumen tarekat OFM dan dokumen-dokumen resmi Negara yang berkaitan dengan penyusunan dan pengembangan kurikulum, khususnya kurikulum Bahasa Indonesia. Wawancara digunakan untuk menganalisis kebutuhan pembelajar. Kuesioner dimanfaatkan untuk menggali informasi mengenai ragam kebutuhan pembelajar. Target utama PkM ini ialah produk kurikulum bahasa Indonesia yang bermutu dan aplikatif untuk lembaga pendidikan nonformal Postulat OFM Pagal. Kegiatan PkM ini menghasilkan 5 (lima) komponen kurikulum bahasa Indonesia untuk Postulat OFM Pagal, yakni (1) profil lulusan, (2) bahan kajian, (3) struktur kurikulum, (4) distribusi kompetensi mata pelajaran bahasa Indonesia, (5) silabus dan RPS, dan (6) sistem penilaian.
PELATIHAN PEMBUATAN APE: SOLUSI ATAS KESULITAN MENSTIMULASI PERKEMBANGAN AUD BAGI GURU DI PKG CA NAI, CIBAL Fransiskus De Gomes
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v2i2.387

Abstract

Pengelolaan pembelajaran anak usia dini merupakan kegiatan penting dalam menstimulasi perkembangannya. Ciri khas pembelajaran anak usia dini adalah belajar melalui bermain dan bermain melalui belajar. Pada konteks ini, guru PAUD wajib mempunyai kompetensi pengelolaan pembelajaran. Salah satu aspek pengelolaan pembelajaran adalah penggunaan alat permainan edukatif. Realitas menujukkan bahwa para guru PAUD di PKG Ca Nai Cibal belum memiliki kompetensi untuk membuat dan menggunakan APE dalam pembelajaran. Solusi atas masalah ini adalah pelatihan pembuatan dan penggunaan APE dalam pembelajaran PAUD. Metode yang digunakan dalam PkM ini adalah latihan (drill method). Hasil PkM menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan guru PAUD dalam membuat dan menggunakan APE. Saran bagi guru PAUD adalah mengikuti pelatihan terus-menerus untuk dapat meningkatkan kompetensi dalam mengelola pembelajaran.
MENINGKATKAN KECERDASAN BERDEMOKRASI MELALUI PEMBERDAYAAN KOMUNITAS BASIS GEREJANI BAGI WARGA DESA BULAN, KABUPATEN MANGGARAI Fransiskus Sales Lega
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v2i2.388

Abstract

Demokrasi adalah sistem pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Indonesia merupakan salah satu negara di dunia yang menganut sistem demokrasi. Gerakan reformasi 1998 telah membawa perubahan yang signifikan bagi sistem demokrasi di Indonesia. Salah satu implementasinya adalah desentralisasi kekuasaan. Implikasinya adalah rakyat lebih mudah mengontrol pelaksanaan kekuasaan oleh para wakilnya. Idealisme seperti ini terjadi bila masyarakat memiliki pengetahuan yang memadai dan kesadaran yang tinggi tentang perannya dalam membangun bangsa dan negara. Kenyataan menunjukkan bahwa banyak warga negara yang belum memiliki pengetahuan yang memadai dan kesadaran tanggung jawabnya yang tinggi dalam membangun bangsa dan negara. Dari survei awal ditemukan bahwa masyarakat Dusun Bung dan Desa Bulan, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur kurang memiliki pengetahuan dan kesadaran tentang demokrasi atau politik. Kurangnya pengetahuan dan rendahnya kesadaran tentang demokrasi atau politik sangat berbahaya bagi perkembangan demokrasi di Indonesia. Kenyataan seperti ini dapat melanggengkan dominasi elit. Rakyat tidak mampu menjalankan perannya secara optimal, bahkan mereka bisa menjadi instrument politik para elit. Karena itu perlu ada upaya yang serius untuk mengatasinya. Untuk mengatasi hal ini, Tim PkM STKIP Santu Paulus menawarkan kegiatan pembedayaan Komunitas Basis Gerejani (KBG) untuk meningkatkan kecerdasan politik atau demokrasi. Pemberdayaan ini dilakukan dengan jalan memberikan pendididikan politik dan memperkuat asset-aset Komunitas Basis Gerejani sebagai suatu gerakan sosial. Hasilnya adalah pengetahuan dan kesadaran politik atau demokrasi meningkat, terlibat aktif dalam pemilihan umum, ada komitmen yang tinggi untuk menolak politik uang, ada kesadaran baru tentang perlunya keterlibatan dalam mengontrol kekuasaan, dan munculnya kesadaran baru tentang eksistensi KBG yang tidak hanya sebagai wadah pembetukan iman, tetapi juga wadah gerakan sosial masyarakat akar rumput.
LESSON STUDY SEBAGAI INOVASI UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN Asterius Juano; Zephisius R. E. Ntelok; Mariana Jediut
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v2i2.389

Abstract

Kualitas sebuah proses pembelajaran tidak terlepas dari kemampuan guru sebagai perencana, pelaksana, fasilitator, dan evaluator. Salah satu upaya yang dapat dilaksanakan bagi peningkatan kualitas pembelajaran adalah dengan melaksanakan lesson study. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah terbentuknya sebuah komunitas belajar (learning society) yang secara konsisten dan sistematis melakukan perbaikan diri, baik pada tataran individual maupun manajerial. Metode pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah menyosialisasikan lesson study kepada guru-guru SMP N 4 Langke Rembong; pelaksanaannya mengikuti metode pelaksanaan lesson study, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Hasil kegiatan PkM ini menunjukkan bahwa para guru dapat berkolaborasi dengan teman sejawatnya untuk membuat chapter design dan lesson design, serta dapat melaksanakan pembelajaran di kelas dengan mengedepankan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, inovatif, dan menyenangkan.
PENINGKATAN KESADARAN DAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR TENTANG SAMPAH MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN SAMPAH MENJADI BENDA BERNILAI DI DESA GOLO ROPONG Rudolof Ngalu
Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2019): Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Unika Santu Paulus Ruteng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36928/jrt.v2i2.391

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kreativitas siswa tentang sampah melalui pelatihan daur ulang sampah menjadi benda bernilai. Secara ekologis, manfaat kegiatan ini adalah mengurangi sampah yang berbahaya bagi kesehatan dan merusak lingkungan. Secara ekonomis, kegiatan ini berkontribusi positif untuk mengurangi pengeluaran keluarga dan masyarakat untuk membeli barang yang bisa didaur ulang dari sampah rumah tangga. Dari sisi personal dan sosial, kegiatan ini berfaedah dalam pembentukan karakter peduli sampah dan lingkungan sejak dini pada anak-anak dan masyarakat. Kegiatan ini berlokasi di Desa Golo Ropong dengan peserta 15 orang pelajar. Metode yang dilakukan yaitu sosialisasi program, peningkatan pemahaman siswa, dan pelatihan mengolah kembali sampah menjadi barang bernilai. Sosialisasi program dilakukan dengan memberikan materi di kelompok-kelompok peserta secara interaktif. Pemahaman siswa ditingkatkan melalui pelatihan praktis dan sederhana daur ulang sampah, yaitu mengubah sampah menjadi benda berguna. Berdasarkan pengamatan di lokasi didapatkan bahwa pemahaman siswa untuk mendaur ulang sampah dan mengembangkan ide kreatif mengubah sampah menjadi benda yang bermanfaat semakin meningkat.

Page 4 of 14 | Total Record : 137