cover
Contact Name
Basri
Contact Email
unasman.lppm@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
agrovitalfip@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian
ISSN : 25417452     EISSN : 25417460     DOI : -
AGROVITAL adalah jurnal Fakultas Ilmu Pertanian Universitas Al Asyariah Mandar. Terbit berkala enam bulan sekali (Semester). Sebagai wahana komunikasi insan akademik dalam bidang Budidaya Tanaman, Ilmu Tanah Hama dan Penyakit Tanaman, Sosial Ekonomi Pertanian, Produksi Ternak, Nutrisi dan Makanan Ternak, Kesehatan Ternak, dan Sosial Ekonomi Peternakan. AGROVITAL mengundang kepada para pakar dan akademisi agar menyumbangkan naskah, baik berupa hasil penelitian, kajian mendalam, sesuai dengan disiplin Ilmu Pertanian
Arjuna Subject : -
Articles 204 Documents
Peran Adat dalam Peningkatan Produksi Tanaman Padi di Komunitas Adat Makawa Desa Siteba Kab. Luwu Goali, Amir; Boceng, Annas; Nuryanti, Dewi Marwati
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5832

Abstract

Peranan adat dalam meningkatkan produksi tanaman padi di Komunitas adat Makawa Desa Siteba dan perspektif petani dan eksistensi adat tradisi lokal petani padi di Desa Siteba pada era globalisasi dan modern. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran adat Komunitas Adat Makawa desa Siteba dalam meningkatkan produksi tanaman padi dan perspektif Masyarakat serta eksistensi aadat tradisi lokal di tengah era globalisasi dan modern.  Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara Bersama informan dari berbagai pihak yaitu pemangku Adat Makawa Desa Siteba, tokoh Masyarakat, dan petani, observasi pada lokasi penelitian, dan dokumentasi. Di analisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan serta verivikasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) peranan adat dalam meningkatkan produksi tanaman padi di Komunitas Adat Makawa sangat berperan penting, Dimana setiap peranannya terlaksana secara optimal dengan indeks peranan yang sangat berperan di setiap aspeknya; (2) perspektif Masyarakat dan eksistensi adat tradisi lokal petani padi di desa Siteba di era global dan modern sangat menjaga kearifan lokal (budaya lokal) yang telah ada sejak dulu di desa Siteba di saat majunya digitalisasi pertanian di era globalisasi dan modern. Peneliti telah mengkaji tentang peranan komunitas Adat Makawa desa Siteba dan perspektif Masyarakat dan eksistensi adat tradisi lokal di komunitas Adat Makawa desa Siteba di era globalisasi dan modern. Adapun saran yang ditujukan bagi komunitas Adat Makawa desa Siteba dan Masyarakat diharap dapat menjaga dan mempertahankan adat istiadat dalam meningkatkan hasil produksi pertanian. Dan peneliti berharap adanya penelitian selanjutnya yang mengkaji aspek-aspek lain yang belum terungkap dalam penelitian ini.
Eksplorasi Jamur Kayu Makroskopis Dan Potensi Pemanfaatannya Di Desa Aska Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan Sudewi, Sri; Saleh, Abdul Rahim; Yustisia, Dian
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5467

Abstract

Salah satu kingdom yang spesiesnya belum banyak teridentifikasi adalah jamur. Di Indonesia, data mengenai keragaman spesies dari organisme ini masih tergolong rendah. Berdasarkan hasil penelusuran literatur, saat ini belum ada catatan yang terkait eksplorasi jamur kayu makroskopis khususnya di Kabupaten Sinjai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi jenis-jenis jamur makroskopis yang tumbuh di Desa Aska Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan serta potensi pemanfaatannya. Penelitian menggunakan metode jelajah secara purposive sampling dengan menjelajahi area kebun yang terdapat di Desa Aska sebagai lokasi penelitian. Jenis jamur diidentifikasi secara makroskopis dengan mengambil gambar secara langsung menggunakan aplikasi “Picture This” yang tersedia di Google Playstore. Hasil identifikasi selanjutnya dibandingkan dengan buku “The Book of Fungi” serta literatur-literatur terbaru. Berdasarkan hasil eksplorasi, ditemukan sebanyak 12 spesies jamur kayu makroskopis, 8 diantaranya merupakan jenis jamur pangan (yang dapat dikonsumsi). Jamur yang banyak ditemukan adalah divisi Basidiomycota sebanyak 10 famili (Schizolphyllaceae, Niduariceae, Tremellaceae, Sclerodermataceae, Steccherinaceae, Auriculariaceae, Lentinaceae, Polyporeceae, dan Pleurotaceae) dan satu famili lainnya Xyariaceae, divisi Ascomycota. Potensi pemanfaatannya sebagai bahan pangan, obat, kosmeltik, agen hayati, sebagai biosorben maupun bahan dalam memproduksi bioethanol. 
Efektivitas Fungisida dalam Pengendalian Penyakit Bercak Daun pada Pembibitan Kelapa Sawit Tarigan, Arie Ananta; Wiraguna, Edi
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5160

Abstract

Pembibitan kelapa sawit merupakan tahap kritis dalam budidaya tanaman. Tujuan dari penelitian tersebut adalah unutk  mengevaluasi strategi pengendalian penyakit bercak daun yang disebabkan oleh Curvularia sp. pada fase pembibitan utama (Main Nursery) di PT Buluh Cawang Plantation, Sumatera Selatan. Penelitian dilakukan dari September hingga November 2023 dengan fokus pada efektivitas fungisida dalam mengatasi penyakit dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan vegetatif bibit kelapa sawit. Penelitian ini membandingkan dua jenis fungisida: Azoxystrobin 120 + Tebuconazole 200 SC dan Propineb 70%. Pengamatan dilakukan terhadap intensitas serangan penyakit pada bibit berumur 4-8 bulan, serta pertumbuhan tinggi, diameter batang, dan jumlah helai daun. Hasil pengataman menunjukkan bahwa bibit berumur 6 bulan mencatatkan intensitas serangan tertinggi, mencapai 33%, menandakan pentingnya pengendalian efektif pada usia tersebut. Analisis data menunjukkan bahwa perlakuan dengan Propineb 70% memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan Azoxystrobin 120 + Tebuconazole 200 SC dalam hal pertumbuhan tinggi, diameter batang, dan jumlah helai daun. Propineb 70% menunjukkan peningkatan yang signifikan pada semua parameter tersebut, menyarankan bahwa fungisida tersebut lebih efektif dalam mengendalikan penyakit dan mempromosikan pertumbuhan bibit kelapa sawit.
Pengaruh Penambahan Bahan Dasar Accid Terhadap Ciri Fisik dan Penerimaan Sensoris Pada Minuman Kale (Brassica oleracea var. sabellica) Siddik, Maulana; Nusa, Mhd Iqbal; Saari, Saiful Bahri; Isman, Norman
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5847

Abstract

Kale (Brassica oleracea var. sabellica) dikenal sebagai superfood dengan kandungan gizi yang tinggi, namun tantangan dalam pengembangan minuman berbasis kale terkait karakteristik fisik dan penerimaan sensoris masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan bahan dasar accid (asam organik) terhadap ciri fisik (pH, total padatan terlarut, viskositas, dan warna) serta penerimaan sensoris (rasa, aroma, dan tekstur) pada minuman kale. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Malaysian Agricultural Research and Development Institute (MARDI) dari 6 September 2024 hingga 11 September 2024, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 10 ulangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan asam gelugur, asam sitrik, lemon, dan jeruk kasturi berpengaruh signifikan terhadap pH, di mana jeruk kasturi memiliki pH tertinggi (4.3980). Analisis total padatan terlarut (TSS) menunjukkan lemon memiliki nilai tertinggi (28.8000), sementara viskositas tertinggi tercatat pada lemon (27.92 ± 0.70 cP). Hasil analisis sensoris menunjukkan preferensi yang lebih tinggi terhadap minuman dengan penambahan lemon. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan produk minuman sehat berbasis kale yang tidak hanya bernutrisi tinggi, tetapi juga disukai oleh konsumen.
STRATEGI PEMASARAN BIBIT KAKAO DI DESA MAPILLI BARAT KECAMATAN LUYO KABUPATEN. POLEWALI MANDAR Syafaruddin, Syafaruddin; Dambe, Jumriani; Hamsah, Hamsah
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5855

Abstract

Di Indonesia, kakao menjadi komoditas unggulan di berbagai wilayah, termasuk Sulawesi Barat yang merupakan salah satu dari lima provinsi terbesar penghasil biji kakao. Kakao di Polewali Mandar termasuk komoditas yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Produksi perkebunan kakao di kecamatan luyo telah mengalami peningkatan berdasarkan dari Data BPS pada tahun 2023 terjadi peningkatan produksi kakao sebesar 1.546,91 ton pertahun dan peningkatannya diperkirakan akan terus bertambah jika dilihat berdasarkan data produksi kakao dari BPS. Penelitian ini bertujuan untuk (1).menganalisis strategi pemasaran bibit kakao di Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar. (2).mengetahui keputusan strategi yang dapat diterapkan untuk pemasaran pada bibit kakao di desa mapilli barat kecamatan luyo,Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif, melibatkan survei dan wawancara dengan pelaku usaha bibit kakao di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar usaha menggunakan strategi pemasaran konvensional, seperti penjualan langsung ke petani kakao lokal yang dianalisis melalui Matriks Internal Factor Evaluation (IFE) dan Matriks External Factor Evaluation (EFE). Namun, beberapa di antaranya mulai beralih  ke pemasaran online melalui platform media sosial untuk meningkatkan jangkauan pasar. Penelitian ini memberikan wawasan berharga dalam mengembangkan strategi pemasaran bibit kakao yang efektif di Desa Mapilli Barat, sehingga meningkatkan daya saing dan profitabilitas.
Perubahan Dimensi Tubuh Kambing Kacang yang Diberi Pakan Silase Tanaman Jagung Varietas Berbeda Novly, Novly; Purnomo, Nurul; Nugraha, Angga; Mahmud, Andi Tenri Bau Astuti
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5545

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh mengetahui pengaruh pemberian pakan silase tanaman jagung terhadap perubahan dimensi tubuh dan estimasi berat badan kambing kacang Jantan dan pengaruh varietas tanaman jagung sebagai bahan silase terhadap pertambahan dimensi tubuh dan estimasi pertambahan berat badan kambing Kacang Jantan. Penelitian ini menggunakan 10 ekor kambing Kacang Jantan berumur 10-16 bulan. Bahan pakan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu silase tanaman jagung varietas Pioneer P32 (P1), silase tanaman jagung varietas Lamuru (P2), dedak, jagung giling, bungkil kedelai, bungkil sawit dan mineral mix. Kandungan nutrisi P1 yaitu Bahan Kering 59,40%, Protein Kasar 13,01%, Lemak Kasar 4,98%, Serat Kasar 18,95%, BETN 59,40% dan Abu 4,35%, dan kandungan nutrisi P2 Bahan Kering 59,91%, Protein Kasar 12,99%, Lemak Kasar 4,94%, Serat Kasar 21,32%, BETN 56,24% dan Abu 4,49%. Hasil penelitian menunjukkan tinggi badan awal penelitian 54,45 cm sedangkan pada akhir penelitian 57,10 cm, panjang badan awal penelitian 54,90 cm sedangkan pada akhir penelitian 58,55 cm, lingkar dada awal penelitian 58,65 cm sedangkan pada akhir penelitian 62,55 cm, dan setimasi berat badan awal penelitian 17,60 kg sedangkan pada akhir penelitian 21,42 kg. Hasil analisis statistik tinggi badan dan panjang badan awal dan akhir penelitian tidak berbeda nyata P>0,05), sedangkan lingkar dada dan estimasi berat badan berbeda nyata (P≤ 0,05). Hasil penelitian pengaruh varietas tanaman jagung sebagai bahan silase terhadap pertambahan dimensi tubuh dan estimasi pertambahan berat badan yaitu tinggi badan P1 3,0 cm sedangkan P2 2,7 cm, panjang badan P1 3,70 cm sedangkan P2 3,60 cm, lingkar dada P1 4,10 cm sedangkan P2 3,70 cm, estimasi pertambahan berat badan P1 3,80 kg sedangkan P2 3,85 kg, dan estimasi pertambahan berat badan harian P1 63 g/h sedangkan P2 64,22 g/h. Hasil analisis statistik menunjukkan varietas tanaman jagung sebagai bahan silase tidak berpengaruh terhadap pertambahan tinggi badan, panjang badan, lingkar dada, estimasi PBB dan estimasi PBB harian (P>0,05). Berdasarkan penelitian disimpulkan bahwa pemberian pakan silase tanaman jagung tidak berpengaruh nyata terhadap ukuran tinggi badan dan panjang badan, tetapi berpengaruh nyata terhadap lingkar dada dan estimasi berat badan kambing kacang jantan. Varietas tanaman jagung sebagai bahan silase tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi badan, panjang badan, lingkar dada, estimasi pertambahan berat badan dan estimasi pertambahan berat badan harian kambing kacang jantan.
Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Terhadap Pertumbuhan Bibit Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Prastuti, Alifia Kinanti; Wiraguna, Edi
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5157

Abstract

Pembibitan kopi Arabika merupakan tahapan penting dalam produksi kopi karena mempengaruhi kondisi dan produktivitas tanaman dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis dan dosis pupuk terhadap pertumbuhan bibit kopi Arabika varietas USDA di Kebun Kayumas, PT Perkebunan Nusantara XII, Situbondo, Jawa Timur. Metode penelitian menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) dengan dua faktor utama: jenis (urea dan NPK) dan dosis (3, 5, dan 7 gram) pupuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian urea dengan dosis 5 gram memberikan tinggi tanaman bibit tertinggi pada MST 8 (10,23 cm), dibanding dosis 3 gram (9,52 cm) dan 7 gram (9,33 cm). Sedangkan pupuk NPK menunjukkan hasil serupa dengan tinggi rata-rata sekitar 9 cm untuk setiap dosisnya. Pengamatan terhadap jumlah daun menunjukkan bahwa dosis 5 gram pada kedua jenis pupuk memberikan pertumbuhan daun terbaik. Sementara itu, pengamatan diameter batang menunjukkan bahwa pupuk NPK memberikan hasil lebih baik dibanding urea pada akhir percobaan (MST 8). Meskipun demikian, tidak ada interaksi signifikan antara jenis dan dosis pupuk terhadap ketiga parameter pertumbuhan bibit kopi tersebut. Hasil ini mengindikasikan bahwa pemilihan dosis dan jenis pupuk yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan pertumbuhan awal bibit kopi Arabika, yang dapat berdampak langsung pada pertumbuhan bibit tanaman kopi Arabika.
STRATEGI PENGEMBANGAN SISTEM PERTANIAN TERPADU DI PUSAT PELATIHAN PERTANIAN PEDESAAN SWADAYA (P4S) KASIH KABUPATEN LUWU TIMUR Serlilino, Serlilino; Suryanto, Suryanto; Yumna, Yumna
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5812

Abstract

Integrasi dalam sistem pertanian ditandai dengan adanya hubungan yang sinergis antara satu kegiatan dalam sektor pertanian dengan sektor lainnya. Tujuan dari penelitian adalah untuk melihat keberlanjutan sistem pertanian yang terdapat pada P4S Kasih dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Diharapkan penelitian ini menghasilkan pengambilan kebijakan terkait dampak sosial, ekonomi dan lingkungan dari kegiatan usaha tani terpadu. Penelitian ini dilakukan secara bertahap yang terdiri dari tiga kaitan erat yaitu: (1) Faktor Internal, (2) Faktor Eksternal, dan (3) Analisis SWOT. Metode penelitian yang digunakan yaitu secara kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, focus group discussion, dokumentasi dan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor internal yanhg menjadi kekuatan yaitu kemasan produk yang cukup menarik dan telah mendapatkan sertifikat isin pengakuan usaha dari kementrian pertanian. Selain itu, juga terdapat kelemahan dari usaha P4S Kasih ini yaitu Keterbatasan dalam pencacatan keuangan dan sumberdaya yang masih terbilang rendah
Ragam Dosis Abu Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Konsentrasi POC Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Bibit Kelapa Sawit Jatsiyah, Venti; Setiawan, Beny; Sunak, Sunak
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu tandan kosong kelapa sawit dan POC limbah buah-buahan bagi pertumbuhan bibit kelapa sawit di media tanah PMK. Penelitian dilaksanakan di Politeknik Negeri Ketapang, mulai Mei sampai Juli 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 9 taraf perlakuan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali dengan terdiri dari 3 sampel tanaman sehingga diperoleh 81 satuan percobaan. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman (cm), diameter batang (cm), panjang daun (cm), jumlah daun (helai), panjang akar (cm) berat bobot kering tanaman (g). Data yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan Analysis of Varians (ANOVA). Apabila data yang diperoleh menunjukkan perlakuan berpengaruh nyata, maka dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%.Hasil penelitian menunjukkan pemberian abu tandan kosong kelapa sawit memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun dan panjang akar dan berat kering. Pemberian POC limbah buah-buahan memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun, dan panjang akar dan berat kering. Kombinasi abu tandan kosong kelapa sawit dan POC limbah buah-buahan di media tanah PMK memberikan interaksi yang berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang daun, panjang akar dan berat kering. Perlakuan abu tandan kosong kelapa sawit dengan dosis 550 g/polybag merupakan dosis terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit di media tanah PMK. Perlakuan POC limbah buah-buahan dengan dosis 25% merupakan konsentrasi terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit di media tanah PMK. Dosis 550 g/polybag abau tandan kosong kelapa sawit dan konsentrasi 25% POC limbah buah-buahan merupakan kombinasi terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit di media tanah PMK.
Peran Istri Nelayan Mandar Dalam Rangka Meningkatkan Pendapatan Keluarga (studi kasus istri nelayan mandar di Desa Pambusuang Kecamataan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar) Saputra, Andy; Toaha, Sahabuddin; Ambar, Abd Azis
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 9, No 2 (2024): AGROVITAL VOLUME 9, NOMOR 2, NOVEMBER 2024
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v9i2.5763

Abstract

Salah satu budaya yang sangat kental pada komunitas nelayan mandar adalah konsep sibaliparriq. Konsep ini adalah konsep kerja sama didalam sebuah keluarga antara kepala keluarga, istri dan anak. Konsep ini sudah menjadi tradisi di komunitas tersebut dimana istri nelayan mandar tidak hanya dapat melakukan pekerjaan keluarga saja melainkan istri nelayan juga dapat melakukan aktivitas lain dalam hal membantu menambah pendapatan keluarga nelayan mandar. Keterlibatan istri nelayan mandar di Desa Pambusuang ini menjadi bentuk bahwa terdapat peran istri nelayan mandar dalam meningkatkan pendapatan keluarga.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggambarkan peran domestik dan publik istri nelayan dan diolah dengan menggunakan rumus kontribusi. Jenis keterlibatan istri nelayan yang terdapat di Desa Pambusuang Kecamatan Balanipa dikelompokkan menjadi 2 bagian yaitu : a) keterlibatan disektor domestik antara lain mencuci, memasak, membersihkan rumah, dan mengurus anak, dan b) keterlibatan disektor publik diantaranya menenun, mengolah ikan, membelah ikan, menjual ikan, menjual campuran, menjahit, menjual nasi, menjual gorengan dan menjual kue. Kegiatan menenun adalah yang terbesar ditekuni, tercatat ada 31 responden dengan presentase sebesar 41% dari total responden dalam penelitian ini.     Kontribusi yang dihasilkan oleh istri nelyan dalam meningkatkan pendapatan keluarga sebesar 63,93%. Dengan demikian peran istri dalam kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan keluarga nelayan mandar di Desa Pambusuang Kecamatan Balanipa Kabupaten Polewali Mandar dikategorikan baik sekali.Kata Kunci: Peran, Kontribusi, Pendapatan Keluarga