cover
Contact Name
Roma Irawan
Contact Email
romairawan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
romairawan@fik.unp.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Hamka, Air Tawar, Padang 25131
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Performa Olahraga
ISSN : 25286102     EISSN : 2714660X     DOI : https://doi.org/10.24036/po
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Performa Olahraga adalah publikasi online dan cetak yang berisi artikel ilmiah bidang ilmu kepelatihan, manajemen olahraga, filsafat, pedagogi, fisiologi, biomekanika, psikologi, dan sosiologi olahraga. Terbit dua kali setahun edisi Januari-Juni dan edisi Juli-Desember. Jurnal berisi naskah hasil penelitian, gagasan konseptual, kajian teori, atau aplikasi Iptek Kepelatihan olahraga.
Articles 170 Documents
ANALISIS BIOMEKANIKA AYUNAN GOLF DAN RISIKO LOW BACK PAIN PADA PEMAIN GOLF Paramita, Bunga Listia; Sutarina, Nora
Performa Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lateralization in golf can increase muscle imbalances and the risk of low back pain (LBP). This condition needs attention, considering the high prevalence of injuries in the lower back and/or lumbar spine area, 15-35% in amateur golfers. Biomechanics analysis during a golf swing are believed to be one way to prevent LBP. Therefore, this study aims to determine whether the stages of the golf swing can increase LBP risk through an evidence-based case report. The search was carried out on 3 databases, Pubmed, Cochrane, and Scopus, and hand searching with PRISMA from March 3-10th, 2024. 9 articles were obtained which were then reviewed. Flexion speed, length of transition phase, onset time and muscle strength, such as erector spinae (ES), oblique externus (EO), latissimus dorsi (LD), X factor, crunch factor, swing plane and clubhead trajectories, and sequences and angles kinematics during swing can potentially influence the occurrence of LBP. A golfer's posture and muscle imbalances, along with poor swing technique, will increase existing risks. However, there are no conclusive evidence to support the belief that golf swing biomechanical factors are strongly related to LBP. There is a need for further research with better study design related to this in the future.
Training Methodologies in Sambo: A Comparative Study with other Martial Arts Mudayat, Mudayat; Arisman, Arisman; Putra, Dede Dwiansyah; okilanda, Ardo
Performa Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This comparative research explores the complex martial arts disciplines of Sambo, Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ), Judo, and Taekwondo, analyzing their distinct techniques, strategic orientations, and impact on combat preparedness. The research highlights the diverse levels of skill across practitioners, as measured by participant scores (PS). BJJ practitioners excel in ground-based fighting methods, whereas Taekwondo focuses on agility and precise striking. Thematic studies demonstrate that Sambo exhibits flexibility by swiftly shifting between striking and grappling techniques, which is in contrast to Judo's emphasis on strategic balance, leverage, and tactical accuracy. The research clarifies the effectiveness of each discipline in improving the readiness of practitioners for war, highlighting the need to align training methods with particular combat situations and strategic goals. Nevertheless, the presence of constraints such as the size of the sample and the variety of the demography requires careful interpretation of the results
THE INFLUENCE OF THE STRAVA APPLICATION ON THE HEALTH AND MOTIVATION OF THE RUNNING COMMUNITY IN METRO CITIES Aryatama, Bagus; Shodiq, Burhaan; Hufadz, Muhamad Ihsan; Ramadhani, Africo; Tarigan, Boy Sembaba; Nabillah, Azry Ayu
Performa Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana aplikasi Strava memengaruhi kesehatan dan motivasi komunitas lari di Kota Metro, Indonesia. Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk olahraga, di mana aplikasi kebugaran digital semakin populer. Strava, sebuah aplikasi pelacakan kebugaran sosial, memungkinkan pengguna untuk merekam, memantau, dan membagikan aktivitas fisik mereka seperti lari dan bersepeda, sehingga membangun rasa kebersamaan dan motivasi melalui interaksi sosial. Dengan metode deskriptif kuantitatif menggunakan kuesioner tertutup dengan skala Likert. penelitian ini melibatkan 40 responden dari komunitas lari di Kota Metro, berusia 15-45 tahun. Analisis data menunjukkan bahwa Strava berdampak signifikan pada kesehatan fisik dan mental pengguna serta meningkatkan motivasi mereka untuk berolahraga secara rutin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 57,5% responden melaporkan dampak “sangat tinggi” dan 42,5% melaporkan dampak “tinggi” terhadap kesehatan dan motivasi mereka. Penelitian ini menunjukkan potensi Strava dalam mendorong gaya hidup aktif melalui fitur sosialnya, yang dapat menjadi acuan untuk inisiatif kesehatan dan olahraga masyarakat. rekomendasi dari penelitian ini adalah Peningkatan Kolaborasi dengan Pemerintah dan Komunitas Lokal,, Edukasi serta Pelatihan Penggunaan Aplikasi,Peningkatan Fasilitas Lari Berbasis Teknologi, Kampanye Gaya Hidup Aktif Berbasis Media Sosial Integrasi Strava dalam Program Sekolah dan Perkantoran.
Survei Tingkat Kebugaran Jasmani Siswa SMAS Hasanuddin Mushofi, Yuskhil; Afandi, Achmad; Winarno, Winarno; Junaidi, Ahmad; Ernata, Yusvidha
Performa Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan seseorang untuk menyelesaikan tugas tanpa lelah, selama melakukan aktivitas kerja ialah kebugaran jasmani. Kebugaran peserta ekstrakulikuler bola voli di lembaga pendidikan cenderung kurang, hal ini dapat dilihat dari cara mereka bermain bola voli di lapangan, mereka belajar hanya untuk bersenang-senang. Dan menyebabkan meraka tidak bisa mengembangkan potensi atau bakat di ektrakulikuler bola voli, hal ini menunjukan bahwa kebugaran jasmani yang tidak begitu diperhatikan. Hal ini dikarenakan banyak faktor, diantaranya kurangnya kecakapan guru pendidik jasmani dalam memberikan materi terprogram kepada siswanya, peranan orang tua, dan saranan prasarana yang kurang mendukung. Seorang siswa apabila ingin meningkatkan atau menjaga kebugaran jasmaninya harus memperhatikan pola makan, pola latihan, pola hidup, dan pola istrahat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan seberapa baik pemain ekstrakulikuler bola voli.  metode kuantitatif statistik penelitian ini menggunakan deskriptif. untuk menganalisis data pengukuran untuk mendeskripsikan atau menggambarkan situasi atau kejadian. Metode surve digunakan melaui tes dan pengukuran. Penelitian ini melibatkan 16 pemain ekstrakulikuler bola voli kelas 10 di SMAS HASANUDDIN Wajak-Malang. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat fisik peserta ekstrakulikuler bola voli berada di bawah rata-rata, yaitu 12 siswa, atau 75 persen; 4 siswa, atau 25 persen, berada di bawah rata-rata, yaitu 0 siswa. Kesimpulannya dapat di ketahui bahwa sebagian besar tingkat kebugaran jasmani peserta ekstrakulikuler bola voli di SMAS HASANUDDIN Wajak-Malang berada dalam  kategori sedang sebanyak 12 peserta atau 75 %. Saran dari penelitian ini hendaknya meningkatkan kembali tingkat kebugaran jasmani dari kurang atau sedang menjadi baik atau baik sekali.
Levels of Depression, Anxiety and Stress in Boxing Athletes Facing Pre-POPNAS Selection Haryani, Meri; Nurkhoiroh, Nurkhoiroh; Irawan, Safri; Prasetyo, Agung; Mile, Rifky
Performa Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stress and anxiety are often experienced by boxing athletes, especially when facing national or international competitions such as the National Student Sports Week Prequalification Selection Championship (PRA-POPNAS). Internal and external pressure, including coaches' demands to achieve victory targets, as well as intensive training programs, often affect athletes' mental conditions. This research aims to determine differences in levels of stress, anxiety and depression in boxing athletes. Using descriptive quantitative methods, the research involved 32 boxing athletes as samples using total sampling techniques. Data was collected using the Depression, Anxiety, Stress Scale (DASS-42) which has been adapted to Indonesian. Data analysis includes descriptive analysis, homogeneity test, normality test, and t test. The research results showed that 88% of athletes experienced stress, with the highest category being severe stress. As many as 91% of athletes experienced anxiety, especially very severe anxiety, while depression was detected in 53% of athletes, with the highest category being mild depression. These findings highlight the importance of paying attention to the mental health of boxing athletes when facing the stress of competition.
Mata Pelajaran PJOK Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Kota Surakarta Berdasarkan Persepsi Guru dan Siswa Saputri, Adinda Novia; Indarto, Pungki; Fatoni, Muhad
Performa Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) memiliki peran penting dalam mendukung penguatan karakter dan membentuk nilai-nilai kepemimpinan pada peserta didik. Namun, penerapan konsep Profil Pelajar Pancasila melalui pembelajaran PJOK di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari segi pemahaman guru maupun siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis persepsi guru dan siswa terhadap pentingnya penguatan profil pelajar Pancasila. Dalam penelitian ini juga mengidentifikasi mengenai faktor yang mempengaruhi persepsi tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian mixed method menggunakan tipe Convergent Parallel Design yang merupakan gabungan dari penelitian kuantitatif dan kualitatif. Sampel pada penelitian ini adalah guru PJOK dan peserta didik kelas 4, 5, dan 6 di SD Muhammadiyah 16 Surakarta, SD Muhammadiyah 13 Makam Bergolo Surakarta, dan SD Muhammadiyah 11 Surakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner/angket dan wawancara mendalam, dengan observasi awal terhadap pembelajaran PJOK di setiap sekolah. Angket yang digunakan telah melalui uji validitas isi dan konstruk dengan melibatkan ahli, serta diuji reliabilitasnya menggunakan metode Cronbach’s Alpha, yang menunjukkan hasil reliabel (nilai > 0,7). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi guru PJOK dan peserta didik memiliki pengaruh signifikan terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila. Guru berperan penting dalam membentuk pemahaman dan penerapan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan pembelajaran. Rekomendasi dari temuan ini adalah perlunya peningkatan kompetensi guru PJOK dalam memahami dan mengintegrasikan Profil Pelajar Pancasila dalam kegiatan belajar-mengajar, serta penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung penguatan karakter peserta didik melalui pembelajaran PJOK.          
Efektivitas Modifikasi Alat Bantu Bidang Miring Terhadap Kemampuan Pembelajaran Roll Depan Siswa Kelas 4 SDN Gonilan Frenatarnando, Hanzen; Warthadi, Anugrah Nur; Sistiasih, Vera Septi
Performa Vol 9 No 2 (2024): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak siswa mengalami kesulitan melakukan gerakan roll depan saat diajarkan pada bidang datar dengan matras. Guru biasanya membantu siswa menyelesaikan masalah. Akan tetapi, beberapa siswa tidak ingin dibantu guru karena bantuan mereka memiliki dampak positif dan negatif. Hal ini menyebabkan roll depan tidak dapat dilakukan oleh beberapa siswa, tetapi yang lain dapat. Dalam penelitian ini, jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Studi menunjukkan bahwa alat bantu untuk latihan bidang miring dapat membantu siswa kelas 4 SDN Gonilan 02 belajar roll depan. Namun pada tes akhir tingkat ketuntasan siswa meningkat menjadi 86% (18 siswa), mencapai hasil di atas KKM.Sebelum menggunakan matras miring, kemampuan siswa dalam membawa benda yang menggelinding ke depan masih rendah. Dari 21 siswa kelas IV SDN Gonilan 2 Kabupaten Suharjo Jawa Tengah, 17 orang (81%) siswanya masih mendapat nilai di bawah standar kelulusan minimum. Melalui media bidang miring dapat meningkatkan kemampuan guling depan pada siswa kelas IV Di SDN Gonilan 2 Sukoharjo. Dengan meningkatnya kemampuan guling depan tersebut maka pembelajaran dan aktivitas gerak pada siswa kelas IV Di SDN Gonilan 2 Sukoharjo bisa dikatakan efektif. Perlu penelitian yang sejenis tapi pada tingkat dan jenjang pendidikan yang berbeda.
Pertandingan Tarkam Sepakbola di Sulawesi Selatan: Analisis Kekerasan Antar Pemain dan Terhadap Wasit Sulaeman, Sulaeman; Hasyim, Hasyim
Performa Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo609019

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengalaman para pemain bola dalam mengikuti pertandingan tarkam sepakbola dihubungkan dengan fenomena kekerasan yang kerap kali terjadi pada pertandingan tarkam di Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Tehnik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tehnik survei dengan menyebarkan angket kepada pemain sepakbola yang sering mengikuti tarkam sepakbola di Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90 persen responden pernah melihat kekerasan pada pertandingan tarkam sepakbola dan sekitar 47 persen responden pernah terlibat langsung dengan kekerasan pada pertandingan sepakbola dengan pemain lain. Selanjutnya 90 persen responden pernah melihat kekerasan pada pertandingan tarkam sepakbola yang melibatkan pemain dengan wasit dan 28 persen responden pernah terlibat secara langsung kekerasan pertandingan tarkam sepakbola dengan wasit pertandingan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kekerasan pada pertandingan sepakbola cukup tinggi dimana kekerasan antara pemain dengan wasit masih lebih tinggai dibanding kekerasan antar sesama pemain.
Pengaruh Latihan Small Side Games dalam Meningkatkan Kemampuan Passing pada Permainan Futsal Hasyim, Hasyim; Rahmi, Silatul; Hasanudin, M. Imran
Performa Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo746019

Abstract

Teknik passing dalam permainan futsal sangat sering dilakukan selama pertandingan maupun bermain keterampilan futsal. Untuk meningkatkan keterampilan passing bola menggunakan Latihan small side game yang merupakan suatu metode latihan dengan menyajikan situasi permainan seperti permainan sesungguhnya yang membuat pemain mendapatkan penguasaan aspek teknik, taktik, dan fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui Pengaruh latihan small side game dalam meningkatkan kemampuan passing pada permainan futsal atlet Kota Makassar. Ada dua variabel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Desain penelitian yang diginakan dalam penelitian ini adalah eksprimen dengan desain Pretest-Posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh Atlet Futsal Kota makassar yang berjumlah 24 orang dengan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu sehingga mendapat 20 orang sampel, Setiap sampel melakukan Latihan small side games. Desain penelitian dilakukan dengan mengukur subjek penelitian sebelum diadakannya perlakuan dan melakukan pengukuran kembali setelah diberi perlakuan menggunakan instrumen dengan tendangan bola ke sasaran selama 1 menit dari satu sampel yang dilakukan perhitungan statistik sesuai dengan permula yang digunakan Uji Paired Sample t-test memperoleh nilai tobservasi 24.684 lebih besar dari pada nilai ttabel.
Tingkat Aktivitas Fisik Pada Masyarakat Urban Berdasarkan Faktor Demografi (Studi Kasus Masyarakat Perkotaan Kelurahan Joyotakan) Reza, Reza Putra Bachtiar; Nur Warthadi, Anugrah; Septi Sistiasih, Vera
Performa Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Performa Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpo749019

Abstract

Aktivitas fisik merupakan rutinitas seseorang untuk melakukan kegiatan yang memerlukan sistem gerak, baik berupa pekerjaan fisik maupun olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola aktivitas fisik yaitu berupa olahraga dengan intensitas sedang, aktivitas yang berhubungan dengan kebugaran, atau aktivitas rekreasi di masyarakat urban, khususnya di Kelurahan Joyotakan, Kota Surakarta, serta menganalisis pengaruh faktor demografi terhadap aktivitas fisik. Penelitian ini melibatkan 101 responden yang berusia antara 17 hingga 40 tahun baik laki-laki maupun perempuan meliputi keseluruhan masyarakat baik kelompok kerja maupun masyarakat umum dengan metode pengambilan sample menggunakan teknik purposive sampling. Kuesioner yang disebarkan mencakup pertanyaan tentang intensitas serta frekuensi aktivitas fisik sehari-hari, serta demografi responden. Metode penelitian menggunakan analisis statistik deskriptif yang bertujuan untuk memahami karakteristik perilaku aktivitas fisik masyarakat. Hasil analisa menunjukkan bahwa aktifitas dengan kategori rendah sebanyak 47 responden atau sebesar 46,53%, kemudian aktifitas fisik dengan kategori sdang sebanyak 34 responden atau sebesar 33,67% dan kategori aktifitas tinggi sebanyak 20 responden atau sebesar 19,80%. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat partisipasi aktivitas fisik berdasarkan faktor demografi seperti usia, jenis kelamin, dan tingkat pendidikan. Temuan ini menyoroti perlunya peningkatan aktivitas fisik seperti berjalan kaki secara rutin, bersepeda,  atau olahraga ringan seperti bulutangkis disertai dengan adanya fasilitas olahraga dan penciptaan lingkungan yang mendukung guna mendorong masyarakat untuk menjalani gaya hidup aktif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dan masukan bagi pembuat kebijakan dan pendidik dalam upaya meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik yang bermanfaat bagi kesehatan.