cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
DIGITALISASI KEWIRAUSAHAAN : ANALISIS TREN TECHNOPRENEURSHIP DI KALANGAN GENERASI MILENIAL Fatonah, Feti; Azlan, La Ode Muhammad; Anggraeni, Fitri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39522

Abstract

Perkembangan pesat teknologi digital dalam dua dekade terakhir telah membuka peluang besar bagi kewirausahaan berbasis teknologi (technopreneurship), terutama di kalangan generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana generasi milenial memanfaatkan teknologi digital dalam menciptakan dan mengembangkan usaha berbasis teknologi, serta tantangan dan peluang yang mereka hadapi. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), penelitian ini mengumpulkan data dari berbagai literatur yang relevan, termasuk buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen resmi dari lembaga pemerintah serta organisasi internasional. Teknik analisis konten digunakan untuk mengidentifikasi pola dan tema terkait pengaruh digitalisasi, peluang inovasi, serta tantangan yang dihadapi oleh pengusaha milenial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun teknologi digital memberikan akses yang lebih luas ke pasar dan potensi inovasi, generasi milenial masih menghadapi kendala terkait keterbatasan keterampilan teknis, akses pembiayaan, serta ketidakpastian regulasi. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan digital, perluasan akses keuangan, dan kebijakan yang mendukung pengusaha muda sangat diperlukan untuk memaksimalkan potensi technopreneurship di Indonesia.
EKSPLORASI TANTANGAN DAN PELUANG WIRAUSAHA MILENIAL DI SEKTOR EKONOMI KREATIF Fatonah, Feti; Steven, Evan; Syukri, Muh; Pulunggan, Rizky Ondolan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39525

Abstract

Sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia, terutama dengan kontribusi besar dari generasi milenial. Artikel ini mengkaji tantangan, peluang, dan peran teknologi digital dalam mendukung wirausahawan milenial di sektor ekonomi kreatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan, dengan mengumpulkan dan menganalisis data dari jurnal ilmiah, laporan pemerintah, dan sumber sekunder lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi keterbatasan akses pendanaan, persaingan ketat, dan kurangnya keterampilan manajerial. Di sisi lain, teknologi digital berperan signifikan dalam memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan inovasi produk. Peluang besar hadir melalui pemanfaatan teknologi digital, kolaborasi lintas sektor, dan pengembangan produk berbasis keberlanjutan. Dengan strategi adaptif dan pemanfaatan teknologi yang optimal, wirausahawan milenial dapat meningkatkan keberhasilan dan pertumbuhan usaha mereka, sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi berkelanjutan.
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERBUKA DAN OTORITER TERHADAP ORGANISASI SENAT MAHASISWA POLITEKNIK PENERBANGAN INDONESIA CURUG Novitri, Elizabeth Rindi; Wisnuardana, Cokorda Dwija; Prasetya, Gede Arda Wedana; Praja, Havan Hakim; Fatonah, Feti
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39527

Abstract

Mengelola organisasi adalah tugas kompleks yang melibatkan banyak faktor internal dan eksternal. Mulai dari kebijakan pemerintah hingga sumber daya manusia, semuanya saling mempengaruhi. Tujuan dibuatnya penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap etos kerja di organisasi Senat Mahasiswa PPI Curug. Dengan menggunakan metode kualitatif, peneliti melakukan wawancara dan observasi langsung kepada anggota Senat Mahasiswa untuk mengumpulkan informasi. Hasilnya menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang ramah dan melibatkan anggota dapat meningkatkan semangat kerja dan motivasi mereka. Di sisi lain, gaya kepemimpinan yang keras dan otoriter justru membuat anggota merasa kurang puas dan menurunkan semangat mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa penting bagi pengurus Senat Mahasiswa untuk menggunakan gaya kepemimpinan yang lebih terbuka dan mendukung agar anggota merasa lebih dihargai dan termotivasi. Penelitian ini diharapkan bisa membantu pengurus dalam mengembangkan cara kepemimpinan yang lebih baik, sehingga lingkungan kerja di organisasi menjadi lebih produktif dan menyenangkan.
PENGARUH KOLASE AMPAS NANAS TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK UMUR 5-6 TAHUN DI TK STAR KIDS DESA SEMPUNG POLLING KEECAMATAN LAE PARIRA KABUPATEN DAIRI Saraaan, Angel br.; Ramadhani, Rizki
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39530

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kegiatan kolase dengan ampas nanas mempengaruhi keterampilan motorik halus anak-anak di TK Star Kids di Desa Sempung Polling, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi, yang berusia antara 5 dan 6 tahun . Penelitian ini didasari oleh keterampilan motorik halus yang buruk anak-anak, serta kurangnya koordinasi, ketelitian, kerapian, dan kesabaran selama pembelajaran. Desa ini juga memiliki banyak bahan dasar, seperti ampas nanas, yang dapat digunakan untuk kolase. Penelitian ini melibatkan semua siswa di Desa Sempung Polling Star Kids TK, yang memiliki total 25 siswa. Metode simple random sampling digunakan untuk memilih 15 siswa sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test yang mengukur keterampilan motorik halus anak-anak. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon yang ditandatangani. Hasilnya menunjukkan bahwa motorik halus anak setelah perlakuan (posttest) lebih baik dibandingkan dengan sebelum perlakuan (pretest). Nilai rata-rata pretest adalah 24,73, yang termasuk dalam kategori mulai berkembang (MB), dan nilai rata-rata posttest adalah 27,67, yang termasuk dalam kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Dari perbedaan nilai rata-rata antara pretest dan posttest yang sebesar 2,94. Sehingga didapat keismpulan terdapat pengaruh yang signifikan dari kegiatan kolase ampas nanas terhadap keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Star Kids Desa Sempung Polling Kec. Lae Parira Kab. Dairi. Berdasarkan hasil penelitian ini, guru disarankan untuk terus meningkatkan keterampilan motorik halus anak-anak melalui penggunaan berbagai stimulus dan kegiatan pembelajaran.
STUDI PENGAMATAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA BAMBU TENTANG APLIKASI CEK KLIK BPOM S, Jusna; Tikirik, Wita Oileri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39531

Abstract

Pengetahuan merupakan suatu perubahan tingkah laku seorang individu yang bersumber dari pengalamannya Sejak 2013 (WHO rilis 2017), Badan Kesehatan Dunia telah menerima 1.500 laporan obat palsu. Dari jumlah tersebut, kasus terbanyak adalah obat antimalaria dan antibiotik.Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 103 Tahun 2001 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Pemerintah Non Departemen. Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah Masyarakat desa bambu tahun 2024 sebanyak 5084 jiwaDalam penelitian ini sampel diambil dari keseluruhan populasi, maka yang menjadi sampel yang diambil sesuai dengan waktu penelitian dan masyarakat yang setuju untuk dijadikan responden, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan umur responden yaitu pada umur remaja akhir (17-25) memiliki tingkat pengetahuan tertinggi dibanding renteng usia lainnya, usia lainnya, Pada kriteria pengetahuan berdasarkan jenis kelamin dapat dilihat dari hasil pengetahuan,dilihat pengetahuan perempuan pengetahuan perempuan sejumlah 54,5% dan laki laki 45% responden yang memiliki pengetahuan kategori baik maupun kategori cukup tertinggi cenderung pada perempuan, hal ini dikarenakan perempuan lebih memperhatikan kesehatannya baik dibanding laki-laki pengetahuan responden berdasarkan pendidikan, dapat bahwa responden yang memiliki pendidikan terakir sekolah menengah atas mempunyai pengetahuan yang lebih baik di bandingkan dengan responden pendidikan terakhir dasar, karena semakin tinggi pendidikan terakhirnya dasar, karna semakin tinggi pendidikannya maka akan semakin mudah untuk menangkap informasi dan semakin luas pengetahuan dimilikinya.
ANALISIS STRATEGI BISNIS WARALABA MIE GACOAN DI BOJONEGORO Irnawati, Dwi; Prasetya, Geraldi Eka
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39532

Abstract

Dalam dunia pemasaran, bisnis waralaba menghadapi tantangan unik yang melibatkan lebih dari sekadar promosi dan penjualan produk. Strategi pemasaran dalam waralaba mencakup pengelolaan hubungan dengan franchisee dan konsumen sekaligus menjaga integritas merek. Setiap unit waralaba menghadapi kebutuhan pemasaran yang berbeda, bergantung pada lokasi, demografi konsumen, dan faktor lainnya. Strategi ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan penjualan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan semua pihak. Franchisee membutuhkan dukungan pemasaran yang efektif untuk mencapai keberhasilan.Penelitian ini berfokus pada strategi bisnis Mie Gacoan dalam waralaba, mengevaluasi faktor keberhasilan, dan memberikan rekomendasi peningkatan. Metode kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, diolah dengan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan pengelolaan berbasis strategi 7P: Product, People, Physical, Process, Place, Price, dan Promotion, serta alternatif strategi baru untuk mendukung pengembangan bisnis waralaba Mie Gacoan.
EKSPLORASI FAKTOR PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN DAN PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DALAM PEMBENTUKAN MINAT BERWIRAUSAHA DI KALANGAN MAHASISWA Fatonah, Feti; Lestari, Dita Apriani Riski; Ramadhan, Rivan Adryan; Ginting, Rut Br
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39533

Abstract

Minat kewirausahaan di kalangan mahasiswa Indonesia telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, meskipun rasio kewirausahaan secara keseluruhan masih rendah dibandingkan dengan negara tetangga. Menurut Global Entrepreneurship Monitor (GEM) 2020/2021, rasio kewirausahaan Indonesia hanya mencapai 3,47% dari total populasi, yang masih lebih rendah dibandingkan dengan negara berkembang lainnya seperti Malaysia dan Singapura, yang keduanya memiliki rasio di atas 4%. Pemerintah Indonesia berencana untuk meningkatkan rasio kewirausahaan menjadi 4% pada tahun 2024 melalui program seperti Kartu Prakerja dan pelatihan kewirausahaan di perguruan tinggi. Untuk mencapai target ini, dibutuhkan dukungan dari berbagai faktor, termasuk pendidikan kewirausahaan, motivasi individu, dan lingkungan keluarga. Pengetahuan kewirausahaan memainkan peran penting dalam membantu individu memahami strategi bisnis, analisis risiko, dan kemampuan untuk mengenali peluang, sehingga meningkatkan kesiapan mahasiswa untuk memulai bisnis. Faktor-faktor motivasi, baik intrinsik maupun ekstrinsik, secara signifikan memengaruhi kemauan individu untuk memulai bisnis. Selain itu, dukungan keluarga, baik berupa motivasi maupun pengetahuan kewirausahaan, berperan penting dalam membentuk minat kewirausahaan generasi muda. Penelitian ini mengeksplorasi dampak pengetahuan kewirausahaan dan lingkungan keluarga terhadap niat kewirausahaan mahasiswa, dengan harapan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi lembaga pendidikan dan keluarga dalam mendukung generasi muda yang berkeinginan untuk menjalankan usaha. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan kewirausahaan, motivasi berwirausaha, dan dukungan lingkungan keluarga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat berwirausaha di kalangan mahasiswa. Pengetahuan kewirausahaan memberikan pemahaman yang mendalam mengenai dunia bisnis dan meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa untuk memulai usaha.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI HYPNOPARENTING TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK DALAM BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP TUGAS SEKOLAH DAN PERUBAHAN SIKAP POSITIF PADA ANAK USIA PAUD MERAK DI DESA BANYPUTIH Eliyawati, Eliyawati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi hypnoterapi terhadap perkembangan anak dalam bertanggung jawab terhadap tugas sekolah dan perubahan sikap positif pada anak usia Paud di desa merak Menurut WHO (2017), sebanyak 35-50% anak usia 4 – 5 tahun mengalami keterlambatan dalam perkembangannya, pada cakupan perkembangan saja sekitar 5-25% dapat mengalami keterlambatan perkembangan umum atau global developmental delay. Menurut Kemenkes Indonesia Berdasarkan hasil skrining perkembangan anak yang dilakukan pada 30 provinsi didapatkan sebanyak 45% balita di Indonesia mengalami gangguan perkembangan, baik perkembangan motorik halus dan kasar, sosial kemandirian, kecerdasan kurang dan keterlambatan. Dikutip dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sekitar 5-10% dari anak-anak mengalami keterlambatan dalam proses perkembangannya, dan diperkirakan sekitar 1-3% anak berusia di bawah 5 tahun mengalami keterlambatan perkembangan umum. Angka ini menunjukkan bahwa masalah keterlambatan perkembangan pada anak bukanlah hal yang jarang terjadi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian terapi hypnoterapi terhadap perkembangan anak dalam bertanggung jawab terhadap tugas sekolah dan perubahan sikap positif pada anak usia Paud di desa merak desa banyuputih . Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan Tujuan untuk mengetahui pengaruh antara variabel independen dengan variabel dependen, dalam bentuk the one group pretest-posttest design. Jumlah sampel sebanyak 40 siswa paud kelas A dan B di merak desa banyuputih. Hasil penelitian diperoleh sebelum dilakunan pemberian terapi Hypnoparenting Sebagian besar responden memiliki sikap tanggung jawab kurang baik 34 responden (85,0%) dan sikap baik 6 responden (25,0% ) , sedangkan setelah dilakukan pemberian terapi Hypnoparenting perkembangan sikap tanggung jawab baik dari siswa paud sebanyak 33 responden (76,7%) dan sikap kurang baik sebanyak 7 responden ( 23,3 % ) Penelitian ini menggunakan uji wilcoxone dengan derajat kemaknaan p0.05 (5%). Hasil uji statistik didapatkan nilai (0.000). Kesimpulan bahwa ada pengaruh pemberian terapi Hypnoparenting ( dengan sugesti atau kalimat positif yang dilakukan oleh prang tua saat tidur ) terhadap perkembangan anak dalam bersikap tanggung jawab pada anak Paud merak desa banyuputih . Saran dari hasil penelitian ini diharapkan memberikan salah satu rekomendasi terhadapap program dari institusi dalam memberikan maamfaat dan periuntuk melakukan sebuah pengabdian masyarakan dengan menggunakan terapi Hypnoparenting dengan target anak yang dalam bermasalah kesehariannya.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI PEMICU MINAT BERWIRAUSAHA Fatonah, Feti; Rudyarsono, Dika; Ghani, Nur Rozaq Al; Yoma, Rizki Septi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39536

Abstract

Pendidikan kewirausahaan memiliki peran penting dalam meningkatkan minat mahasiswa untuk berwirausaha, terutama di tengah tantangan ekonomi global dan tingkat pengangguran yang tinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa terhadap pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi dan bagaimana persepsi ini dapat memengaruhi minat mereka untuk memulai usaha. Pendekatan persuasive dimana pendekatan pooling data secara kuesioner secara riset kepada peserta didik terkait pemahaman pendidikan dibidang kewirausahaan. Pendekatan komperhensif dimana mahasiswa mendapatkan pemahaman pendidikan kewirausahaan dengan cara mengadakan pelatihan atau seminar dibidang kewirausahaan. Dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis literatur, penelitian ini menemukan bahwa pendidikan kewirausahaan yang berbasis praktik, dukungan dari ekosistem kampus, serta program mentoring memiliki dampak signifikan terhadap persepsi mahasiswa dan kesiapan mereka untuk berwirausaha. Faktor internal seperti pengalaman pribadi, motivasi, dan rasa percaya diri juga memengaruhi persepsi mahasiswa. Selain itu, faktor eksternal, termasuk dukungan keluarga, teman, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan pasar, turut berperan dalam membentuk pandangan mahasiswa tentang kewirausahaan. Penelitian ini menyarankan perlunya pendekatan pendidikan yang lebih praktis dan terintegrasi dengan dunia industri untuk meningkatkan minat berwirausaha di kalangan mahasiswa.
ATTACHMENT STYLE DALAM HUBUNGAN ROMANTIS PADA WANITA EMERGING ADULTHOOD YANG MENGALAMI FATHERLESSNESS Kasdim, Riska; Budiarto, Yohanes
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39537

Abstract

Ketiadaan figur ayah atau fatherlessness berdampak signifikan terhadap pembentukan attachment style pada wanita, khususnya dalam hubungan romantis selama masa emerging adulthood. Wanita yang tumbuh tanpa keterlibatan ayah cenderung memiliki pola keterikatan yang tidak aman, memengaruhi dinamika emosional dan strategi keterikatan mereka. Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara fatherlessness dan attachment style menggunakan pendekatan metode campuran. Data dikumpulkan dari 217 wanita berusia 18–29 tahun yang tumbuh tanpa figur ayah dan memiliki pengalaman hubungan romantis. Empat tema utama ditemukan: kebutuhan emosional dan harapan dalam hubungan, dampak ketidakhadiran ayah, respons emosional, serta mekanisme pertahanan dan kemandirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita fatherless sering kali mengalami kebutuhan emosional yang tinggi, kecemasan, ketergantungan, serta kesulitan membangun kepercayaan, yang mencirikan pola anxious dan avoidant attachment. Penelitian ini menyoroti dampak fatherlessness pada pola keterikatan romantis dan pentingnya intervensi psikologis untuk mendukung perkembangan attachment style yang lebih sehat.