cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,942 Documents
EKSISTENSI PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN BAHASA LISAN ANAK SEKOLAH DASAR Andita Pratiwi; Chairin Zahra Alkautsari; Chintia Ananda Gusti; Indah Nurmahanani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58769

Abstract

Warisan budaya permainan engklek dapat membantu perkembangan bahasa lisan siswa sekolah dasar. Dengan perkembangan teknologi digital, anak-anak semakin jarang bermain permainan tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana permainan engklek mempengaruhi perkembangan bahasa lisan siswa sekolah dasar. Penelitian dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Metode penelitian ini menggunakan teknik analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan engklek membantu komunikasi, interaksi sosial, kerja sama, dan penyebaran ide. Selama permainan, siswa dapat lebih aktif berbicara dan mendengarkan. Siswa juga lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan teman sebaya karena suasana belajar yang menyenangkan.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KINCIR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA SISWA KELAS IV SDN 106156 KLUMPANG KEBUN Desy Sapitri; Layil Safitri; Leni Malinda
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Media Kincir terhadap Hasil Belajar IPA Pada Materi Perubahan Wujud Benda Siswa Kelas IV SDN 106156 Klumpang Kebun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas, yaitu kelas IV-A sebagai kelas Kontrol yang berjumlah 20 siswa dan kelas IV-B sebagai kelas Eksperimen yang berjumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik, yaitu uji paired t-test untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan media Kincir dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata nilai siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 50,50 pada pretest menjadi 75,50 pada posttest. Selain itu, hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak.Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan media Kincir berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Media ini juga mampu meningkatkan keaktifan, minat, dan motivasi belajar siswa sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif dan bermakna.
ANALISIS NILAI MORAL DALAM LAGU ANAK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Alpita Noviyanti; Fazrilina Afrian; Sabrina Jelita; Indah Nurmahanani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58880

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar tidak hanya berfungsi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa siswa, tetapi juga berperan dalam menanamkan nilai moral dan membentuk karakter peserta didik. Salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembelajaran adalah lagu anak karena memiliki lirik yang sederhana, mudah dipahami, serta dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai moral yang terkandung dalam lagu anak dan relevansinya sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal, artikel ilmiah, dan lirik lagu anak yang berkaitan dengan topik penelitian. Lagu yang dianalisis dalam penelitian ini adalah Bangun Tidur karya Pak Kasur dan Pelangi-Pelangi karya AT Mahmud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua lagu tersebut mengandung nilai moral, seperti disiplin, tanggung jawab, menjaga kebersihan, rasa syukur, kepedulian terhadap lingkungan, dan kecintaan kepada Tuhan. Selain itu, penggunaan lagu anak dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dinilai mampu membantu perkembangan kemampuan berbahasa siswa, memperkaya kosakata, serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.
LITERATUR REVIEW : ANALISIS PENGUKURAN TINGKAT KEMATANGAN MANAJEMEN LAYANAN TI PADA APLIKASI MITRA DARAT MENGGUNAKAN FRAMEWORK ITIL V3 Maya Sari; Bella Ramadhani; Alda Dwi Aptasari; Eriene Dheanda Abshara
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58881

Abstract

Perkembangan pesat layanan digital telah mendorong organisasi untuk meningkatkan kualitas manajemen layanan teknologi informasi (TI) guna mempertahankan efektivitas operasional dan kepuasan pengguna. Salah satu layanan transportasi digital yang saat ini digunakan adalah aplikasi Mitra Darat, yang membutuhkan manajemen layanan TI yang optimal untuk mendukung kualitas layanan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kematangan manajemen layanan TI pada aplikasi Mitra Darat menggunakan kerangka kerja Information Technology Infrastructure Library (ITIL) V3 dalam domain Operasi Layanan.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner, wawancara, observasi, dan studi literatur sebagai teknik pengumpulan data. Studi ini melibatkan 30 responden yang terdiri dari pengguna aplikasi dan manajer layanan TI. Penilaian difokuskan pada lima proses Operasi Layanan, yaitu Manajemen Peristiwa, Manajemen Insiden, Manajemen Masalah, Pemenuhan Permintaan, dan Manajemen Akses. Data dianalisis menggunakan perhitungan tingkat kematangan berdasarkan skor rata-rata responden.Hasil menunjukkan bahwa tingkat kematangan manajemen layanan TI aplikasi Mitra Darat mencapai skor rata-rata 3,28 dan dikategorikan pada tingkat Terdefinisi. Hal ini menunjukkan bahwa proses layanan TI telah diimplementasikan dengan memadai, meskipun masih diperlukan perbaikan dalam Manajemen Masalah dan pemantauan layanan. Studi ini berkontribusi pada evaluasi dan peningkatan kualitas layanan TI dalam layanan transportasi digital.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM INTERNALISASI KURIKULUM BERBASIS CINTA SEBAGAI HUMANISASI PENDIDIKAN Muhammad Muhaimin; Lia Tuljanah; Supiyah Supiyah; Muhamad Imam Ghozali; Nurlaila Ana
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58897

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan pendidikan yang masih berorientasi pada aspek kognitif sehingga nilai kemanusiaan, empati, dan spiritualitas peserta didik kurang berkembang secara optimal. Penelitian bertujuan menganalisis peran guru Pendidikan Agama Islam dalam internalisasi Kurikulum Berbasis Cinta sebagai strategi humanisasi pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui pengkajian jurnal, buku, dan hasil penelitian relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi Kurikulum Berbasis Cinta dilakukan melalui pembelajaran dialogis, keteladanan guru, budaya sekolah humanis, serta pendekatan emosional-spiritual yang menanamkan nilai kasih sayang, empati, toleransi, dan kepedulian sosial. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat paradigma pendidikan Islam yang humanis, religius, holistik, dan transformatif dengan guru sebagai aktor utama pembentukan karakter peserta didik.
IMPLEMENTASI KODE ETIK PROFESI GURU DI ERA DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME PENDIDIK Ismu Fahsa Rohaliana; Maratus Shalihah; Muhammad Rizqiyanto; Nur Khasanah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58913

Abstract

pembelajaran digital serta pengaruhnya terhadap peningkatan profesionalisme pendidik di era digital. Penelitian menggunakan metode kajian literatur (library Research) dengan memanfaatkan berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan menelaah berbagai referensi mengenai kode etik profesi guru, pembelajaran digital, dan profesionalisme guru. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami konsep, penerapan, dampak, serta upaya penegakan penerapan kode etik profesi guru di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kode etik profesi guru memiliki peran penting dalam menjaga integritas, tanggung jawab, dan kualitas pembelajaran digital. Implementasi kode etik diwujudkan melalui penggunaan teknologi secara bijaksana, komunikasi profesional, perlindungan data pribadi peserta didik, serta penerapan prinsip keadilan dan keteladanan dalam pembelajaran. Selain itu, penguatan kode etik melalui pelatihan, supervisi, dan dukungan lembaga pendidikan dapat meningkatkan profesionalisme guru serta menciptakan pembelajaran yang lebih etis, aman, dan berkualitas.
PENDIDIKAN TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA DI SEKOLAH & MASYARAKAT Muhammad Nurmumtaz Failasof; Jasiah Jasiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59035

Abstract

Peran pendidikan dalam penanaman sikap toleransi antar umat adalah untuk mendeskripsikan sikap toleransi kehidupan beragama di kalakangan peserta didik. Keberagaman agama sering kali di asumsikan memicu timbulnya konflik dalam suatu kelompok mayoritas terhadap minoritas. Akan tetapi keberagaman agama yang di temukan di sekolah mayoritas tidak menimbulkan konflik karena perbedaan latar belakang agama.bertujuan untuk mengindenfikasi bentuk-bentuk sikap toleransi beragama di sekolah dan menganalisis strategi guru dalam pembinaan sikap toleransi beragama peserta didik. Implementasi kegiatan keagamaan dalam rangka pembentukan karekter toleransi antar umat keberagamaan karakter toleransi antar umat keberagamaan di terapkan dalam praktek- praktek kegiatan keagamaan yang lainnya di rasakan efektif.karena selain memberikan dasar ajaran agama, perserta didik/siswa juga secara langsung di biasakan dengan praktek nyata dalam membangun relasi komunikasi dengan sesamanya dengan agama lain.
PENERAPAN FEEDBACK BERBASIS ASSESMENT FOR LEARNING OLEH GURU UNTUK MENINGKATKAN KETERLIBATAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Aulia Fitriana Adrian; Kartika Meilani; Wulan Dari; Dwi Wardhani; Andi Gusmaulia Eka Putri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman manajerial guru dalam mengelola feedback berbasis Assessment for Learning (AfL) pada pembelajaran IPAS di kelas III SDN 187/I Teratai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 15 siswa dan seorang guru kelas. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan melibatkan satu guru kelas dan 15 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi terstruktur, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Temuan mengungkap bahwa guru mengimplementasikan tiga bentuk strategi feedback, yaitu feedback lisan, tertulis, dan tindak lanjut. Feedback lisan menjadi strategi yang paling sering digunakan karena dianggap efektif dalam merespons kebutuhan siswa secara langsung. Namun, guru masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, heterogenitas kemampuan siswa, dan rendahnya keterlibatan siswa dalam memanfaatkan feedback. Penggunaan LKPD Interaktif Berbasis QR Code turut mendukung efektivitas pembelajaran dan membantu siswa lebih aktif memahami materi. Penerapan feedback berbasis AfL terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan kualitas pembelajaran IPAS secara keseluruhan.
RELASI RUH, QALB, DAN AKAL DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN MANUSIA PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM Siti Zahra Maulani; Sapuadi Sapuadi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relasi antara ruh, qalb, dan akal dalam pembentukan kepribadian manusia dalam perspektif psikologi Islam. Ketiga unsur tersebut merupakan dimensi utama dalam struktur kejiwaan manusia yang mencakup aspek spiritual, emosional, dan rasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan, baik dari sumber klasik maupun kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ruh berfungsi sebagai sumber nilai spiritual dan arah ketuhanan yang mengarahkan manusia pada fitrahnya, qalb berperan sebagai pusat kesadaran moral dan pengendali emosi yang menginternalisasi nilai-nilai tersebut, sedangkan akal berfungsi sebagai instrumen kognitif dalam proses berpikir dan pengambilan keputusan. Relasi antara ketiganya bersifat integratif dan hierarkis, di mana ruh memberikan orientasi nilai, qalb memediasi internalisasi, dan akal merealisasikannya dalam tindakan rasional. Dengan demikian, pembentukan kepribadian yang ideal menuntut adanya keseimbangan antara ketiga unsur tersebut, sehingga menghasilkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan kuat secara spiritual.
ANALISIS FAKTOR YANG MENYEBABKAN MELEMAHNYA PERAN KELUARGA DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI ERA DIGITAL N.H. Faza Ramadhani; Jasiah Jasiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.59046

Abstract

Di zaman digital sekarang ini, anak-anak sering menggunakan perangkat elektronik tanpa memperhatikan akibatnya, sedangkan orang tua kesulitan dalam mengawasi dengan baik. Kurangnya pengawasan bisa menghambat proses memberikan pengasuhan dan pendidikan yang sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara meningkatkan efektivitas pendidikan Islam melalui peran orang tua di masa kini yaitu di era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, yaitu dengan membaca dan menganalisis beberapa buku serta artikel yang relevan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa keluarga, terutama orang tua, memiliki peran penting dalam menjalankan pendidikan Islam. Namun, kurangnya pemahaman orang tua tentang dunia digital membuat mereka kesulitan memantau cara anak menggunakan media. Selain itu, cara orang tua yang sering menggunakan perangkat elektronik untuk membuat anak tenang justru membuat anak semakin tergantung pada teknologi. Peran keluarga dalam mengajar nilai Islam kepada anak semakin berkurang karena perkembangan teknologi, kurangnya pengetahuan orang tua tentang teknologi, serta minimnya komunikasi dalam keluarga, yang akhirnya memengaruhi kualitas pendidikan anak secara keseluruhan.