cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,942 Documents
ANALISIS KEBIJAKAN TERHADAP KONFLIK GURU DAN SISWA YANG BERAKHIR PADA KEKERASAN: STUDI KASUS SMKN 3 JABUNG TIMUR Invita Khazahra Ramadhani; Deciantika Avriella Gushma; Dwi Kusumastuti; Robby Syahda Hutama Rafsanjani; Yumi Hartati; Saliman Saliman
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59215

Abstract

Konflik antara guru dan murid di sekolah dapat mengganggu keamanan serta proses belajar mengajar sebagaimana terjadi di SMKN 3 Jabung Timur yang berujung pada tindakan kekerasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor penyebab konflik, respons kebijakan sekolah, dan peran kepemimpinan guru dalam penyelesaiannya dengan menggunakan metode studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dipengaruhi oleh faktor individu, komunikasi, dan kelembagaan seperti rendahnya pengendalian emosi, kesalahpahaman, pola komunikasi yang kurang efektif, lemahnya mediasi, serta disiplin sekolah yang belum optimal. Respons kebijakan yang tepat meliputi mediasi, pendampingan psikologis, penegakan tata tertib secara edukatif, dan penguatan komunikasi antara sekolah, guru, murid, serta orang tua. Selain itu, kepemimpinan transformasional, demokratis, otoritatif, dan disipliner berperan penting dalam menciptakan penyelesaian konflik yang adil dan humanis. Dengan demikian, diperlukan kebijakan yang preventif dan restoratif agar sekolah menjadi lingkungan belajar yang aman, kondusif, dan berkeadilan bagi seluruh warga sekolah.
ANALISIS PERAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER TANGGUNG JAWAB DAN KESADARAN SOSIAL PESERTA DIDIK Salwa Salwa; Jasiah Jasiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59243

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pendidikan Islam dalam membentuk karakter tanggung jawab dan kesadaran sosial peserta didik. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena melemahnya nilai tanggung jawab dan kepedulian sosial generasi muda akibat pengaruh globalisasi dan perkembangan teknologi digital. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui penelaahan, analisis, dan interpretasi berbagai sumber pustaka yang relevan, seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik secara holistik. Nilai tanggung jawab ditanamkan melalui sikap disiplin, amanah, dan ketaatan terhadap norma, sedangkan kesadaran sosial dikembangkan melalui nilai ta'awun, empati, solidaritas, serta keterlibatan dalam kegiatan reflektif dan pengabdian masyarakat. Kesimpulan penelitian menegaskan adanya hubungan erat antara tanggung jawab dan kesadaran sosial; peserta didik yang bertanggung jawab cenderung lebih peduli terhadap kondisi sosial, sementara kesadaran sosial yang tinggi mendorong pelaksanaan tanggung jawab dengan lebih baik. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan Islam berfungsi sebagai mediator yang mengintegrasikan nilai tanggung jawab dan kesadaran sosial melalui internalisasi akhlak, keteladanan guru, budaya keagamaan sekolah, serta pengalaman nyata dalam kehidupan sosial. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis bahwa pendidikan Islam mampu menjawab tantangan globalisasi dengan membentuk generasi berkarakter, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran sosial tinggi.
UPAYA MENCEGAH KEKERASAN SEKSUAL DISEKOLAH Diyah Setiyani; Jasiah Jasiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59255

Abstract

Kekerasan seksual di sekolah masih menjadi persoalan serius karena dapat muncul melalui ucapan, sentuhan, isyarat, relasi kuasa, dan media digital yang menghilangkan rasa aman peserta didik. Kajian terdahulu banyak menekankan sosialisasi sesaat, sedangkan integrasi pendidikan seksual, budaya sekolah aman, pelaporan ramah korban, peran guru, orang tua, dan TPPK belum dibahas secara utuh. Rumusan masalah artikel ini ialah bagaimana upaya mencegah kekerasan seksual di sekolah, dengan tujuan merumuskan model pencegahan berbasis ekologi sekolah secara konkret. Data diolah melalui studi pustaka kualitatif dengan menyeleksi jurnal, regulasi, dan dokumen kasus, lalu dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, triangulasi sumber, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan enam unsur pencegahan utama, yaitu literasi tubuh, literasi digital, psikoedukasi, pelatihan guru, pelibatan orang tua, serta kanal pelaporan dan pendampingan korban. Kajian ini menyimpulkan bahwa pencegahan efektif harus mengubah sekolah dari ruang reaktif menjadi ekosistem preventif yang aman, terukur, dan berpihak pada martabat peserta didik secara berkelanjutan melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan lembaga perlindungan anak terdekat.
MODEL & LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Melisa Saputri; Mardia Hayati
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model dan langkah-langkah pengembangan media pembelajaran dalam konteks desain pembelajaran, khususnya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Penelitian ini membahas perbedaan model konseptual, prosedural, dan sistemik, serta urgensi penggunaan model pengembangan dalam inovasi media pembelajaran berbasis riset. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber ilmiah, seperti buku, jurnal, dan artikel terkait pengembangan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan memiliki peran penting dalam menciptakan media pembelajaran yang sistematis, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Model konseptual berfokus pada kerangka teori, model prosedural menekankan tahapan pengembangan, sedangkan model sistemik memandang pembelajaran sebagai suatu sistem yang saling berkaitan. Selain itu, integrasi nilai-nilai Islam dalam desain media pembelajaran dapat memperkuat aspek spiritual, moral, dan karakter peserta didik sehingga media tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai media pembentukan akhlak. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pengembangan yang tepat dapat meningkatkan kualitas inovasi media PAI yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan modern.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN GAMIFIED ASSESSMENT WORDWALL TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI MURID KELAS VII MTs MASMUR PEKANBARU Dian Wahyu Ningsih; Leo Adhar Effendi; Sari Herlina; Rezi Ariawan
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59269

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan numerasi murid yang masih menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan konteks matematika. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan numerasi adalah melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan gamified assessment Wordwall. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning yang didukung oleh penilaian gamified Wordwall terhadap keterampilan numerasi siswa kelas VII MTs. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain nonequivalent control group design. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan numerasi yang berupa soal uraian diberikan pada pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan nilai sig. (2-tailed) < 0,05, yaitu 0,019 < 0,05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada perbedaan rata-rata antara kelas ekperimen dan kelas kontrol, sehingga disimpulkan bahwa penerapan mod.el pembelajaran Problem Based Learning dengan gamified assessment Wordwall berpengaruh positif terhadap keterampilan numerasi murid
PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN SECARA VEGETATIF Hannaiba Zaskia; Indah Fitri Andari; Indah Lestari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59282

Abstract

Tumbuhan berkembang biak untuk bertahan hidup. Perkembangan tumbuhan secara vegetatif tanpa proses penyerbukan dan pembuahan Adalah salah satu cara. Tujuan dari penelitian ini Adalah untuk meningkatkan pemahaman kami tentang berbagai jenis perkembangbiakan vegetatif, baik yang dilakukan secara alami maupun buatan, dan untuk mengetahui seberapa efektif berbagai pendekatan perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan. Penelitian ini dilakukan kampus STKIP AL Maksum. Umbi lapis bawang merah, umbi batang kentang, umbi akar ubi jalar, cangkok rambutan, stek batang mawar, okulasi mangga, dan merunduk stroberi Adalah semua Teknik yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa okulasi mangga, cangkok rambutan, dan kentang tumbuh dengan baik. Di sisi lain, batang mawar dan merunduk stroberi tumbuh dengan buruk. Satu umbi bawang merah tumbuh, sementara ubi jalar tumbuh lebih lambat dari tanaman lain. Perkembangbiakan vegetatif memiliki keuntungan karena dapat menghasilkan tanaman baru dengan lebih cepat dan memiliki karakteristik yang sama dengan tanaman induknya. Kelemahan metode ini termasuk keragaman genetik yang rendah dan kecepatan penyebaran penyakit yang lebih tinggi. Oleh karena itu, memahami Teknik perkembangbiakan vegetatif sangat penting baik dalam bidang pertanian maupun dalam proses pembelajaran IPA
PENGARUH PERENCANAAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA TERHADAP KEPUASAN KERJA DI ERA TRANSFORMASI DIGITAL Faiza Rahma; Ar'rachma Frischa Fauziah; Nayla Mutia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak Perencanaan Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sumber Daya Manusia terhadap Kepuasan Kerja dalam konteks tranformasi digital. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, melibatkan 50 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perencanaan Sumber Daya Manusia dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, baik secara parsial maupun simult,an, memiliki dampak positif dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Nilai Adjusted R Square mencapai 0,754, yang berarti bahwa kedua variabel independent tersebut mampu menjelaskan 75,4% variasi dalam Kepuasan Kerja, dengan sisanya 24,6% disebabkan oleh variabel lain di luar cakupan penelitian. Variabel Pengembangan Sumber Daya Manusia muncul sebagai faktor yang paling dominan dalam memengaruhi Kepuasan Kerja.
KETERLAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS X SMA NEGERI 9 GOWA Maria Retsa; Hamka Hamka; Andi Rahmat Saleh
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA Negeri 9 Gowa, khususnya pada materi virus, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Ajaran 2024/2025. Subjek penelitian adalah guru Biologi kelas X, dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan, namun belum berjalan secara optimal. Pembuatan modul terbuka, diferensiasi konten, proses, dan produk, serta penilaian formatif dan sumatif telah terlaksana dengan baik. Namun, modul proyek belum disusun, asesmen diagnostik nonkognitif belum terlaksana secara maksimal, dan pemetaan gaya belajar peserta didik belum dapat dilakukan secara menyeluruh dalam setiap pertemuan. Meskipun demikian, penerapan pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif terhadap keterlibatan, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi Biologi. Hambatan utama yang ditemukan adalah keterbatasan waktu, kompleksitas perencanaan pembelajaran, serta kebutuhan penyesuaian materi dan strategi pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik yang beragam. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru dan dukungan sekolah untuk mengoptimalkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Biologi kelas X SMA Negeri 9 Gowa, khususnya pada materi virus, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan pada semester ganjil Tahun Ajaran 2024/2025. Subjek penelitian adalah guru Biologi kelas X, dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan, namun belum berjalan secara optimal. Pembuatan modul terbuka, diferensiasi konten, proses, dan produk, serta penilaian formatif dan sumatif telah terlaksana dengan baik. Namun, modul proyek belum disusun, asesmen diagnostik nonkognitif belum terlaksana secara maksimal, dan pemetaan gaya belajar peserta didik belum dapat dilakukan secara menyeluruh dalam setiap pertemuan. Meskipun demikian, penerapan pembelajaran berdiferensiasi memberikan dampak positif terhadap keterlibatan, motivasi, dan pemahaman siswa terhadap materi Biologi. Hambatan utama yang ditemukan adalah keterbatasan waktu, kompleksitas perencanaan pembelajaran, serta kebutuhan penyesuaian materi dan strategi pembelajaran sesuai dengan karakteristik peserta didik yang beragam. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru dan dukungan sekolah untuk mengoptimalkan implementasi pembelajaran berdiferensiasi.v
KEMAMPUAN BERPIKIR ALJABAR SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI POLA BILANGAN: HAMBATAN BELAJAR DAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN Shafira Prakusya Hakim; Cep Parli Herdiansah; Dwi Putri Andini; Leni Apriatin; Cahyo Rifqi Hermawan; Hafiziani Eka Putri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59344

Abstract

Berpikir aljabar merupakan salah satu kompetensi esensial dalam matematika yang idealnya sudah mulai ditanamkan sejak pendidikan dasar. Dalam hal ini, pola bilangan berfungsi sekaligus sebagai fondasi awal dan jembatan transisi menuju penguasaan konsep aljabar yang lebih kompleks. Akan tetapi, berbagai kajian empiris yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tingkat penguasaan kompetensi ini pada peserta didik di jenjang sekolah dasar masih memerlukan perhatian yang lebih mendalam. Penelitian ini dirancang untuk memetakan profil kemampuan berpikir aljabar siswa SD pada materi pola bilangan, mengidentifikasi hambatan belajar yang paling sering dijumpai, serta menelaah bagaimana pilihan model pembelajaran memengaruhi peningkatan kemampuan tersebut. Pendekatan yang dipilih adalah studi literatur sistematis berbasis kualitatif, yang dilaksanakan melalui proses pengumpulan, penyaringan, dan analisis terhadap sebelas artikel penelitian terpilih yang dipublikasikan dalam rentang 2021 sampai 2025. Temuan dari kajian ini memperlihatkan bahwa mayoritas siswa baru sanggup mengidentifikasi dan meneruskan pola yang tergolong sederhana, namun belum mampu secara memadai dalam hal generalisasi pola dan pemakaian representasi simbolik. Hambatan belajar yang dijumpai terbagi dalam tiga ranah: hambatan ontogenik, hambatan didaktis, dan hambatan epistemologis, yang kesemuanya diperparah oleh lemahnya number sense serta keterampilan computational thinking. Adapun penerapan model Problem Based Learning (PBL) secara konsisten memperlihatkan keunggulan dibanding pola pengajaran konvensional, sementara pemanfaatan media digital interaktif berhasil mendorong motivasi dan partisipasi aktif peserta didik.
FOTOSINTESIS TANAMAN HIDRYLLA Devi Alvina; Fatma Zahara; Fena Ravilla Ravilla
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59354

Abstract

Fotosintesis adalah proses penting bagi tumbuhan untuk membuat energi. Tumbuhan mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen dengan bantuan cahaya. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi seberapa cepat proses fotosintesis ini, seperti jumlah cahaya, karbon dioksida, suhu, dan kadar air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cahaya dan kandungan NaHCO₃, yaitu Natrium karbonat, berpengaruh pada kecepatan fotosintesis pada tumbuhan. Salah satu cara untuk memberikan lebih banyak karbon dioksida kepada tumbuhan adalah dengan menambahkan larutan NaHCO₃. Dalam penelitian ini, variasi dilakukan pada intensitas cahaya, waktu penyinaran, dan konsentrasi NaHCO₃ untuk mengamati seberapa cepat fotosintesis berlangsung. Kita mengukur kecepatan fotosintesis dari perubahan jumlah oksigen yang dihasilkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa cahaya dan NaHCO₃ sangat mempengaruhi kecepatan fotosintesis. Namun, ada batas tertentu di mana peningkatan kadar lebih lanjut tidak memberikan perbedaan yang berarti. Penelitian ini dilakukan di STKIP AL MAKSUM.