cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 3,397 Documents
Pengembangan Nilai-Nilai Pendidikan Islam Siswa Tunanetra di Era Digital Melalui Film Islami Budiono Budiono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.331 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.58299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan islam siswa tunanetra melalui film islami. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek penelitian berjumlah 2 siswa tunanetra. Instrumen dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa film islami dapat mengembangkan nilai-nilai islami siswa tunanetra dengan baik. Beberapa nilai-nilai pendidikan Islam yang dapat diteladani dari film anisami NUSSA adalah tentang sikap jujur, sikap ikhlas, dan bersedekah. Melalui media film, peserta didik tunanetra terlihat semangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran agama Islam. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan rekomendasi bagi guru SLB pada khususnya dalam membuat pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa berkebutuhan khusus. 
Konsep dan Implementasi Pembelajaran Membaca Pemahaman di SD kelas VI Syamzah Ayuningrum; Dyah Anungrat Herzamzam
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.256 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.58343

Abstract

Membaca Pemahaman adalah membaca dengan pemahaman isi teks bacaan secara kritis sehingga mampu  mengungkapkan kembali isi bacaan dengan bahasa sendri baik secara lisan dan tulis, oleh karenanya  peserta didik dituntut  mempuyai keterampilan dan kecakapan memahami isi bacaan dengan baik khususnya di SD Kelas VI. Tujuan dari studi pustaka ini adalah (1). mendeskrisikan konsep membaca pehamanan ; (2). Mendeskripsikan implementasi membaca pemahaman pada Kompetensi Dasar di SD Kelas VI. Secara keseluruhan Kometensi Dasar di SD Kelas VI menerapkan membaca pehamhaman dalam pembelajaran yang dibuktikan pada Kompetensi Dasar dari Tema 1 sampai tema 9.
Group Counseling Services in Handling Bullying Behavior in Student Abram Ega Atmaja; Dita Cahyaningtyas; Nashry Annasifah; Yulia Kurniasari Putri Yantona; Ulya Makhmudah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.839 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.59351

Abstract

Layanan Konseling Kelompok Dalam Upaya Mengatasi Perilaku Bullying Pada Peserta Didik. Bullying merupakan suatu perbuatan yang dilakukan secara sengaja, kasus bullying sering kali terjadi dalam ranah pendidikan di Indonesia dan tergolong ke dalam tindakan dan perilaku yang tidak terpuji serta dapat menimbulkan berbagai dampak serius jika dilakukan secara terus menerus dan tidak ditangani, adapun dampak yang ditimbulkan dari perilaku bullying yaitu dampak bagi fisik maupun psikis korban yang telah mendapat perlakuan sebagai korban bullying. Konseling kelompok dapat digunakan sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan perilaku bullying yang terjadi pada peserta didik, konseling kelompok dapat diterapkan bagi siswa jenjang sekolah SD, SMP, SMA. Untuk mengatasi perilaku bullying pada peserta didik, konselor dapat menerapkan teknik Cognitive-Behavior Therapy dalam proses pelaksanaan konseling kelompok, konseling Cognitive- Behavior Therapy dapat diterapkan sebagai sarana untuk melakukan proses pemberian layanan konseling kelompok bagi peserta didik di sekolah.
The Effectiveness of Group Counseling to Improve Student Self Efficacy Eza Sakti Daningrum; Amelia Maharani; Ajeng Febrianita Sudandang; Ulya Makhmudah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.997 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.59383

Abstract

Self efficacy merupakan suatu aspek yang penting untuk dimiliki oleh siswa dalam proses perkembangannya. Self efficacy yang dimiliki oleh individu siswa dapat mempengaruhi tindakan yang akan berpengaruh pada pencapaian keberhasilan, salah satunya yaitu pencapaian keberhasilan akademik, sehingga Guru BK berperan penting dalam meningkatkan self efficacy siswa supaya dapat berkembang secara optimal dan mencapai keberhasilan. Penelitian ini bertujuan untuk menghimpun dan menelaah berbagai informasi mengenai keefektifan layanan konseling kelompok untuk meningkatkan self efficacy siswa.. Dari hasil pencarian pada penelitian terdahulu, kami menemukan bahwa layanan konseling kelompok efektif untuk meningkatkan self efficacy siswa. Kami juga menemukan bahwa konseling kelompok dapat dilakukan dengan berbagai macam pendekatan dan teknik masing – masing untuk membantu tercapainya keberhasilan konseling kelompok. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan konseling kelompok dengan berbagai macam pendekatan dan teknik masing – masing dapat digunakan untuk meningkatkan self efficacy siswa.
Peran Guru di Era Milenial dalam Menyongsong Generasi Emas Djono Djono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.681 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i3.59316

Abstract

Menyongsong generasi emas yang tangguh dan bermoral menuntut peran guru dalam menyiapkan siswa memiliki keterampilan abad XXI  yang berkarakter, berpikir kritis, kreatif, inovatif, komunikatif, kolaboratif, dan kompetitif. Berbagai tantangan dalam menyiapkan siswa yang tangguh dan bermoral diantaranya : globalisasi, teknologi, migrasi, kompetisi internasional, perubahan pasar, tantangan lingkungan dan politik internasional. Upaya pemerintah menyiapkan generasi emas dengan pembangunan dibidang pendidikan, diantaranya dengan melakukan penyempurnaan kurikulum dan peningkatan profesionalisme guru. Dalam era revolusi 4.0 yang merupakan era digitalisasi, guru dituntut untuk menguasai  IT dalam system pembelajaranya baik proses belajar mengajar maupun pemanfaatan sumber dan media pembelajaran. Hal  ini berkaitan dengan implementasi 4 kompetensi guru dalam pembelajaran di era milenial diantaranya: (1) Kompetensi professional (2) Kompetensi pedagogik, (3) Kompetensi Sosial dan (4)Kompetensi kepribadian. Sebagai seorang guru yang mendidik , dengan kemajuan perkembangan zaman seharusnya dapat beradaptasi dan menyesuaikan cara mengajar dan membawakan materi dengan baik agar mudah dipahami oleh siswa di era milenial.
Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Sejarah Pada Era New Normal Ranulin Windarsari
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.745 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i3.59321

Abstract

Character education is an effort made by schools to shape, direct, and build the behavior of students in accordance with the values that exist in certain norms. Character is needed so that students are able to face complex future challenges. Teaching history in secondary schools has a great responsibility to shape the character of students. The Covid-19 pandemic has changed the learning implementation system from face-to-face to virtual face-to-face through online learning, Blended Learning, and Limited Face-to-face Learning to reduce the spread of the Covid-19 virus. The challenge of planting character values of students in the New Normal era learning must be adjusted to the characteristics of students and the circumstances of students so that the cultivation of character education in history learning achieves the goals to be achieved and so that students are expected to be able to answer future challenges.
Analisis Proses Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Matematika Realistik dan Reward Punishment Siswa Kelas 6 SDN 1 Tanjungsari pada Masa Covid-19 Izmi Azizah; Wahyudi Wahyudi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.228 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.58318

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu bidang yang terimbas dampak negatif Covid-19. Upaya pemenuhan pendidikan dilakukan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kenyataanya, PJJ dikeluhkan siswa SD dikarenakan sulit memahami materi, terutama matematika yang dinilai susah dan abstrak, ditambah jam pelajaran singkat berakibat pada pemahaman materi yang rendah. Hal tersebut dialami oleh siswa kelas 6 SDN 1 Tanjungsari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran matematika dengan pendekatan matematika realistik dan reward punishment siswa kelas 6 SDN 1 Tanjungsari pada masa Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan wawancara, serta dianalisis dengan teknik analisis kualitatif. Dihasilkan informasi bahwa pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik dan reward punishment, siswa merasa senang dan lebih mudah memahami matematika materi operasi bilangan bulat meskipun saat Covid-19.
Digitalisasi dan Alih Aksara Naskah Kuno Doa Kanjeng Nabi Khidir Sebagai Salah Satu Upaya Pelestarian Warisan Budaya Bangsa Leni Nur’aeni; Agus Saeful Anwar; Hermawan Hermawan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.646 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.59339

Abstract

Naskah Doa Kanjeng Nabi Khidir adalah salah satu naskah koleksi pribadi yang belum masuk dalam katalogus. Naskah ditemukan di Desa Bojong Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan dalam keadaan cukup baik, masih dapat terbaca dengan jelas meskipun di beberapa sudut naskah tersebut terdapat kerusakan atau corrupt. Metode yang digunakan adalah metode  preservasi teks dalam naskah yang merupakan suatu upaya yang melestarikan suatu teks yang terkandung di dalam naskah melalui pembuatan salinan (backup) dalam media lain sehingga kandungan isi naskah tetap dapat terjaga. Tujuan dari digitalisasi ini adalah untuk preservasi naskah atau penyelamatan naskah agar tidak hilang dan dapat bertahan dalam kurun waktu yang lama. Hasil digitalisasi ini berupa file berbentuk foto/ microsoft word/ PDF yang dapat diakses dengan mudah dan sesering mungkin tanpa harus menghawatir kondisi fisik naskah yang asli.
Application of Group Counseling in Effort to Reduce Academic Procrastination for Senior High School / Vocational High School : A Systematic Literature Review (SLR) Azizah Amalia Putri; Novi Susilawati; Respati Arli Shigit Wisanggeni; Ulya Makhmudah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.501 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i2.59377

Abstract

Problematika pada bidang akademik dialami peserta didik ketika merasa kesulitan dalam proses pembelajaran, salah satunya prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik merupakan kecenderungan untuk menghindari dan mengulur waktu dalam menyelesaikan kegiatan. Perlu penanganan yang tepat dalam menurunkan tingkat prokrastinasi akademik. Melalui layanan bimbingan dan konseling di sekolah, diharapkan mampu menjadi intervensi kuratif maupun preventif. Konseling kelompok didefinisikan sebagai suatu layanan dengan setting berkelompok untuk mengembangkan dan meningkatkan keterampilan konseli menghadapi dan menangani permasalahan atau kesulitan yang dialami. Penelitian ini dilakukan dengan menghimpun dan menganalisis keefektifan pendekatan dan teknik yang telah dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling atau peneliti dalam mereduksi prokrastinasi akademik. Didapati hasil bahwa ada enam pendekatan dan teknik yang dapat mereduksi prokrastinasi akademik peserta didik dalam konseling kelompok. 
Menguatkan Kesadaran Sejarah Bagi Generasi Muda Mengenai Peran Bengawan Solo sebagai Jalur Perdagangan dan Penyebaran Islam Anang Haris Himawan; Hieronymus Purwanta; Susanto Susanto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.903 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i3.59305

Abstract

Pengetahuan mengenai Sejarah Bengawan Solo sejauh ini tidak banyak diketahui oleh generasi muda, baik mereka yang masih duduk di tingkat Sekolah Dasar hingga Menengah Atas maupun Perguruan Tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah dengan membandingkan beberapa literasi yang bersumber dari buku teks, jurnal ilmiah, dan lainnya. Hasil dari penelitian ini adalah Pertama, diketahuinya sejarah maritim Sungai Bengawan Solo dan salah satu fungsinya sebagai basis perekonomian, perdagangan, dan transportasi dari masa Kerajaan Mataram Kuno hingga Mataram pada abad ke XVII. Kedua, penguatan sejarah Bengawan Solo bagi generasi muda, serta usaha-usaha ke arah pelestarian Bengawan Solo bagi kemanfaatan kehidupan masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Sejauhmana peran peradaban Bengawan Solo, yang bukan hanya sebagai sarana transportasi dan perdagangan, melainkan juga sebagai jalur komunikasi antarkebudayaan? (2) Mengapa perlu adanya penguatan sejarah Bengawan Solo bagi generasi muda? Adapun metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang menerapkan beberapa tahapan, yaitu: (1) Heuristik, pencarian dan mengumpulkan sumber yaitu buku-buku Primer, Sekunder maupun tersier terkait perkembangan perdagangan di Bandar Niaga Demak, peradaban baru serta dialektika intelektual yang semuanya berawal dari pusat perekonomian Demak tersebut (2) Kritik terhadap sumber yang telah di kumpulkan dengan menguji sumber. (3) Interprestasi  sumber, dengan membandingkan dan menganalisa sumber sejarah menjadi fakta sejarah. (4) Historiografi, yaitu menyusun fakta sejarah secara kronologis sebagai laporan akhir penelitian.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026 Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 3 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 5, No 1 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 3 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4, No 2 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 3 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 2 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 1 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 2, No 2 (2019): 4th National Seminar on Guidance and Counseling (SNBK 2019) and Workshop on Peda Vol 2, No 1 (2019): 4th National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2019) Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) Vol 1, No 1 (2018): 1st National Seminar on Elementary Education (SNPD 2018) More Issue