cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,517 Documents
Pengaruh Asessmen Diagnostik Terhadap Peningkatan Pemahaman Operasi Bilangan Siswa SD Pungki, Diana; Kusumastuti, Fitri Anisa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107263

Abstract

Understanding number operations is a fundamental component of elementary mathematics learning. However, many students struggle to grasp these concepts due to a lack of early identification of their initial knowledge. This study aims to investigate the effect of diagnostic assessment on improving students' conceptual understanding of number operations in elementary school. The study employed a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. Data were collected from two groups of fourth-grade students: the experimental group received diagnostic assessments, while the control group did not. The instrument used was a conceptual understanding test administered before and after instruction. The analysis revealed a significant improvement in the experimental group compared to the control group. These findings suggest that diagnostic assessment helps teachers identify students’ learning difficulties early and tailor instruction to meet their specific needs. Therefore, diagnostic assessment can serve as an effective tool to enhance the quality of mathematics instruction and student learning outcomes in elementary education.Pemahaman konsep operasi bilangan merupakan aspek mendasar dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep ini karena keterbatasan pengetahuan awal yang tidak teridentifikasi sejak awal pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh asesmen diagnostik terhadap peningkatan pemahaman konsep operasi bilangan siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Data dikumpulkan dari dua kelompok siswa kelas IV, yaitu kelompok eksperimen yang diberikan asesmen diagnostik dan kelompok kontrol yang tidak diberikan perlakuan tersebut. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep yang diberikan sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam pemahaman konsep pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hal ini membuktikan bahwa asesmen diagnostik dapat membantu guru dalam mengidentifikasi kesulitan belajar siswa secara dini dan menyusun strategi pembelajaran yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, asesmen diagnostik dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Profil Kepribadian Penderita Diabetes Mellitus pada Etnis Minangkabau: Studi Deskriptif Psikologi Kesehatan Primanita, Rida Yanna; Khairul, Miranda; Putra, Alfian Yanda
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.114846

Abstract

Diabetes Mellitus sebagai penyakit metabolik kronis yang semakin banyak terjadi di Sumatera Barat dipengaruhi oleh faktor fisiologis, gaya hidup dan dinamika karakteristik kepribadian, jenis kelamin dengan kebiasaan sehari-hari masyarakat Minangkabau yang membentuk prilaku kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe kepribadian berdasarkan Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) dan jenis kelamin pada penderita Diabetes Mellitus dalam populasi Minangkabau dari perspektif psikologi kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan 235 partisipan sesuai kriteria. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner MBTI versi Indonesia dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas partisipan adalah perempuan (63%). Dimensi kepribadian dominan meliputi Introversion, Sensing, Feeling, dan Judging, dengan tipe ISFJ dan ISTJ paling banyak ditemukan. Laki-laki cenderung lebih dominan pada introversion dan feeling, sedangkan perempuan pada sensing dan judging. Simpulan penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman kepribadian dalam konteks budaya Minangkabau untuk memahami perilaku kesehatan penderita Diabetes Mellitus.
Peran Teknologi Informasi Dalam Perkembangan Literasi Numerasi Peserta Didik Jenjang Sekolah Dasar Di Era Digital Sulistiyawati, Dhesta Youlandi Rahayu
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.91608

Abstract

Era digital memmberikan kemudahan akses informasi yang hanpir tidak ada batasan. Fenomena tersebut berpengaruh dalam berbagai bidang, khususnya bidang pendidikan. Literasi dan numerasi menjadi alternatif terbaik dalam pembelajaran supaya tersampaikan secara utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran teknologi informasi dalam pengembangan literasi dan numerasi pada jenjang sekolah dasar di era digital. Jenis penelitian yang dilipih adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi informasi memiliki peran yang cukup banyak dalam mengembangkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik di era digital. Teknologi informasi memberikan kemudahan akses informasi dan menyediakan platform belajar online serta game edukasi. Guru dapat menilai kemampuan peserta didik dengan tes yang tersedia dalam platform tersebut. Namun, tantangan yang harus dihadapi adalah kesenjangan digital guru maupun peserta didik. Dengan begitu, diperlukan pelatihan untuk mengembangkan kemampuan penggunaan teknologi dan sosialisasi berbagai jenis platform belajar online.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Materi Bilangan Cacah Sampai 100 Kelas lll Ditinjau dari Gaya Belajar Kolb Wardani, Elma Kusuma; Salimi, Moch
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107279

Abstract

Students often experience learning difficulties due to lack of focus during learning, caused by concentration disorders from the environment and internal conditions such as fatigue or stress. The purpose of this study is to analyze the learning difficulties experienced by students in learning mathematics division of integers up to 100 in terms of Kolb's learning style. The method used is a literature study by reviewing various journals and books. The research found that: 1) Factors of students' learning difficulties in division of enumerated numbers to 100 in class lll are influenced by internal and external factors. 2) Kolb's learning style (diverger, assimilator, converger, and accommodator) can overcome students' learning difficulties in the material of dividing integers up to 100. Thus, to overcome students' learning difficulties in learning mathematics division of integers up to 100, Kolb's learning style can be used according to each student's ability.Siswa sering mengalami kesulitan belajar karena kurang fokus saat pembelajaran, disebabkan oleh  gangguan konsentrasi dari lingkungan dan kondisi internal seperti lelah atau stres. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kesulitan belajar yang dialami siswa dalam pembelajaran matematika materi pembagian bilangan cacah sampai 100 ditinjau dari gaya belajar kolb. Metode yang digunakan merupakan studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal dan buku. Penelitian membukitkan bahwa: 1) Faktor kesulitan belajar siswa dalam materi pembagian bilangan cacah sampai 100 kelas lll dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. 2) Gaya belajar kolb ( diverger, assimilator, converger, dan accommodator ) dapat mengatasi kesulitan belajar siswa dalam materi pembagaian bilangan cacah sampai 100. Dengan demikian untuk mengatasi kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran matematika materi pembagian bilangan cacah sampai 100, gaya belajar kolb dapat digunakan dilihat sesuai dengan kemampuan siswa masing-masing. 
Analisis Validitas Konstruk Soal Asesmen Madrasah Bahasa Indonesia Kelas XI MA: Perspektif Taksonomi Bloom. Albaburrahim, Albaburrahim; Khair, Febriana Nikmatul; Wachidah, Liana Rochmatul
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107312

Abstract

Madrasah assessment questions as an evaluation instrument for learning to measure students' thinking skills need to ensure that the questions are by what will be measured and with the learning indicators. This study aims to determine the validity of the Indonesian language madrasah assessment questions in terms of the Bloom taxonomy perspective, construct and describe the role of teachers in ensuring valid questions. The method used is qualitative research with data in the form of Indonesian language assessment questions for class XI, MA Matsaratul Huda and indicators on the grid. Data analysis was carried out by comparing the suitability of the cognitive level in the assessment questions with the cognitive level in the indicators in the grid based on Bloom's taxonomy. The results of the study showed that out of ten exam questions, eight questions were valid in terms of construction because they had a match between their cognitive levels. Therefore, a re-evaluation is needed so that the questions have high quality, so that they can measure the abilities of students. This shows the importance of teachers in understanding the preparation of evaluation instruments so that learning objectives can be achieved properly.Soal asesmen madrasah sebagai instrumen evaluasi pembelajaran untuk mengukur kemampuan berpikir siswa perlu dipastikan bahwa soal tersebut sudah sesuai dengan apa yang akan diukur dan sesuai dengan indikator pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan soal asesmem madrasah Bahasa Indonesia secara konstruk perspektif taksonomi bloom dan mendeskripsikan peran guru dalam menjamin soal yang valid. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan data berupa soal asesmen Bahasa Indonesia kelas XI MA Matsaratul Huda dan indikator pada kisi-kisi. Analisis data dilakukan dengan membandingkan kesesuaian level kognitif pada soal asesmen dengan level kognitif pada indikator dalam kisi-kisi yang berdasar pada taksonomi bloom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sepuluh soal ujian terdapat delapan soal yang valid secara kontruksi karena memiliki kesesuaian antara level kognitifnya. Oleh karena itu perlu adanya evaluasi kembali agar soal memiliki kualitas yang tinggi sehingga dapat mengukur kemampuan yang dimiliki siswa. Hal tersebut menunjukkan pentingnya guru dalam memahami penyusunan instrumen evaluasi agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan baik.
Profil Kinerja Guru Bk Menurut Persepsi Guru Mata Pelajaran di SMA Katolik Sint Carolus Kupang Boe, Maria Anjelia; Doni, Yohanes Demon; Erlinda, Maria
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109371

Abstract

Meskipun secara normatif guru Bimbingan dan Konseling memiliki kedudukan sejajar dengan guru mata pelajaran serta memegang peran penting dalam membantu peserta didik mengembangkan potensi diri secara optimal, namun berdasarkan hasil observasi masih ditemukan berbagai kendala dalam pelaksanaan layanan BK di sekolah, seperti kurangnya pemahaman siswa terhadap kegiatan pengembangan diri, keterbatasan dukungan sistem, serta minimnya kolaborasi antara guru BK dan guru mata pelajaran, sehingga efektivitas layanan bimbingan dan konseling belum sepenuhnya tercapai.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil kinerja guru BK menurut persepsi guru mata pelajaran di SMA Katolik Sint Carolus Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini berjumlah 33 guru mata pelajaran di SMA Katolik Sint Carolus Kupang Tahun Pelajaran 2024/2025. Alat pengumpul data yang digunakan berupa angket. Analisis data menggunakan teknik analisis kecenderungan pusat. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kinerja guru BK di SMA Katolik Sint Carolus Kupang secara umum dinilai sangat baik oleh guru mata pelajaran dengan nilai sebesar 32,303 yang termasuk dalam kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa guru BK di SMA Katolik Sint Carolus Kupang telah melaksanakan sebagian besar tugas dan tanggung jawabanya sesuai dengan standar yang berlaku.
Tantangan Pemahaman Konsep Pecahan pada Siswa Sekolah Dasar: Systematic Literature Review Muhabib, Zidan; Budhiman, Arief; Sari, Fita Permata
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107495

Abstract

The low ability of elementary school students to understand fractions is one of the causes of poor overall mathematics achievement in Indonesia. This study aims to identify the types of difficulties, contributing factors, and learning approaches used to overcome difficulties in learning fractions through a systematic literature review. A review of 15 scientific articles published between 2020 and 2025 revealed that students struggle to visualize fractions as parts of a whole, compare fractions, and understand the relationship between numerators and denominators. The most dominant contributing factors include weak foundational numeracy skills, low motivation to learn, and the use of procedural teaching methods that lack contextual relevance. Meanwhile, approaches such as educational games, visual representations, interactive digital media, and realistic learning have proven effective in significantly improving understanding of fraction concepts. From these results, it can be concluded that efforts to improve fraction understanding should focus on conceptual and contextual learning supported by interactive media relevant to the characteristics of elementary school students.Rendahnya kemampuan siswa Sekolah Dasar dalam memahami konsep pecahan menjadi salah satu penyebab lemahnya pencapaian matematika secara keseluruhan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesulitan, faktor penyebab, serta pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam mengatasi kesulitan belajar pecahan melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian terhadap 15 artikel ilmiah terbitan tahun 2020–2025 yang dianalisis menggunakan prosedur PRISMA menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan dalam memvisualisasikan pecahan sebagai bagian dari keseluruhan, membandingkan pecahan, dan memahami hubungan antara pembilang dan penyebut. Faktor penyebab yang paling dominan meliputi lemahnya pemahaman numerasi dasar, minimnya motivasi belajar, dan penggunaan metode pembelajaran prosedural yang tidak kontekstual. Kajian juga menemukan bahwa pendekatan berbasis visual, digital, permainan edukatif, dan Realistic Mathematics Education (RME) secara konsisten efektif meningkatkan pemahaman siswa. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan pemahaman pecahan perlu difokuskan pada pembelajaran yang bersifat konseptual, kontekstual, dan didukung oleh media interaktif yang relevan dengan karakteristik siswa Sekolah Dasar.
Analisis Kesulitan Membaca Pemahaman pada Siswa Sekolah Dasar Agnesya, Aira Mahgi; Wiarsih, Cicih
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107205

Abstract

Reading comprehension difficulties among elementary school students remain a common issue, yet they have not been extensively studied, despite their significant impact on students academic performance and literacy skills. This study aims to describe the factors contributing to students' difficulties in understanding reading materials and to identify the strategies employed by teachers, parents, and schools to address these challenges. A qualitative approach with a case study design was used, involving 11 fifth-grade students from fifth grade C at SD Negeri Ledug, selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model. The findings indicate that reading comprehension difficulties stem from internal factors, such as low reading interest, weak memory, and limited vocabulary; as well as external factors, including limited instructional time, lack of parental support, an unconducive learning environment, and the influence of digital devices. The strategies implemented to overcome these issues include learning assistance from teachers and parents, and the implementation of school-based literacy programs. The study concludes that a synergistic collaboration between teachers, parents, and schools is essential in enhancing students' reading comprehension skills. Kesulitan membaca pemahaman pada siswa sekolah dasar masih sering terjadi, namun belum banyak dikaji secara mendalam, padahal hal ini memengaruhi prestasi akademik dan kemampuan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab kesulitan memahami isi bacaan dan strategi yang diterapkan oleh guru, orang tua, dan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan 11 siswa kelas VC SD Negeri Ledug yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca pemahaman disebabkan oleh faktor internal, seperti rendahnya minat baca, lemahnya daya ingat, dan keterbatasan kosakata; serta faktor eksternal seperti waktu pembelajaran yang terbatas, kurangnya dukungan orang tua, lingkungan belajar tidak kondusif, dan pengaruh gawai. Strategi yang dilakukan meliputi pendampingan belajar oleh guru dan orang tua, serta pengadaan program literasi sekolah. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya sinergi antara guru, orang tua, dan sekolah dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa.
Analysis of Differentiated Learning Methods in Improving Student Learning Outcomes in 21st Century Learning Widayanti, Ria; Rahmadhani, Setiyawati; Hastuti, Tri Wahyuni; Wijayanti, Murwani Dewi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i3.92116

Abstract

Di era abad 21, siswa dituntut untuk memiliki berbagai macam keahlian dan kecakapan yang kompleks yang mencakup kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah. Penelitian ini memiliki untuk menganalisis secara komprehensif metode pembelajaran berdiferensiasi dalam peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran abad 21. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic reviews and Meta-Analyses) untuk menjamin transparansi dan reproduksibilitas hasil penelitian, yang mencakup pengumpulan data dari artikel jurnal ilmiah, literatur, dan publikasi lainnya yang sesuai sebagai sumber penelitian. Hasil pada penelitian ini mengindikasikan bahwsanya pembelajaran berdiferensiasi mampu memberikan peningkatan pada hasil belajar siswa secara signifikan dalam menguasai keterampilan abad 21. Hal ini dikarenakan metode ini memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang sesuai dengan minat, kemampuan, dan gaya belajar siswa. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran berdiferensiasi sangat efektif dalam upaya peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran abad 21.
High Five Game sebagai Media Edukatif untuk Meningkatkan Interaksi Sosial dan Pembelajaran Kooperatif pada Siswa SD Milani, Citra; Rahma, Ardita Ainur; Hidayah, Eka Nur; Subekti, Chahya Aning
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107515

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan jenis Systematic Literature Review (SLR). Referensi yang dikaji terdiri dari jurnal ilmiah, prosiding, dan artikel penelitian yang membahas pembelajaran berbasis permainan, interaksi sosial siswa, dan pembelajaran Matematika di sekolah dasar. Analisis dilakukan secara tematik untuk menemukan relevansi penggunaan High Five Game terhadap aspek kognitif dan sosial pembelajaran. Pembelajaran Matematika di sekolah dasar masih menghadapi tantangan berupa rendahnya motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi dasar seperti penjumlahan dan pengurangan. Hal ini diperparah dengan penggunaan metode konvensional yang cenderung monoton, kurang interaktif, dan tidak melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana High Five Game sebagai media pembelajaran berbasis permainan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dan sosial dalam proses pembelajaran Matematika di kelas. 

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Article in Press Vol 9, No 2 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) More Issue