cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,517 Documents
Hubungan antara Motivasi Belajar dengan Prokrastinasi Akademik Siswa UPTD SMPN 10 Kupang Pui, Liberti Dhingi; Doni, Yohanes Demon; Lio, Stefanus
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109900

Abstract

Motivasi belajar yang rendah diduga menjadi faktor penyebab munculnya perilaku prokrastinasi akademik pada siswa, yang berdampak pada keterlambatan penyelesaian tugas dan menurunnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik siswa kelas VIII UPTD SMPN 10 Kupang tahun pelajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 297 siswa dengan sampel 76 siswa yang dipilih melalui simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa angket motivasi belajar dan angket prokrastinasi akademik yang telah teruji validitas (rhitung > rtabel) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha 0,833 untuk motivasi belajar; 0,786 untuk prokrastinasi akademik). Penelitian ini dianalisis menggunakan SPSS versi 26 for windows dengan Uji korelasi Pearson Product Moment.  Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai Pearson Correlation sebesar 0,692 dan tingkat signifikan 0,000<0,05, yang berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan signifikan antara motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik.
Penggunaan Aplikasi Canva pada Pembelajaran di SDIU AL KHOIR Boyolali Martono, Rifki Dwi Ananto
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v5i6.84793

Abstract

Penggunaan media dalam pembelajaran sangatlah penting karena membantu meningkatkan mutu pendidikan. Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran masih sangat rendah. Siswa merasa bosan saat mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas karena guru tidak tertarik dengan isi pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan aplikasi Canva dalam pembelajaran sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan aplikasi Canva pada guru kelas II SDIU Al Khoia Boyolali dalam pembelajaran abad 21. Guru menggunakan aplikasi Canva untuk membuat media pembelajaran berupa presentasi pendidikan, lembar kegiatan siswa, dan lembar penilaian. Guru menggunakan aplikasi Canva untuk membantu siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan percaya diri.
The Role of Student Mentality towards Social Competency through Facilities and Infrastructure and Work Discipline Yustiva, Fitriyatul; Yusuf, Furtasan Ali; Hardianto, Ade Manggala
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i4.82844

Abstract

Kompetensi social merupakan kemampuan individu berinteraksi dengan lingkunganya, berdampak pada orang lain untuk tercapai tujuannya. Tujuan penelitian adalah untuk mengoptimalkan kompetensi social dengan melibatkan mediasi sarana prasarana dan disiplin kerja.. Metode analisis data kuantitatif berbantuan alat statistik Partial Least Square (PLS) untuk menguji pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung. Jenis penelitian adalah kuantitaif dengan cara menyebarkan kuesioner pada guru ASN sekolah dasar kota Cilegon dan terkumpul 163 responden. Teknik analisis penelitian dibantu alat statistic structural equation Modelling (SEM) antara lain menganalisis pengaruh langsung dan tidak langsung antara variable beserta besaran hubungannya. Hasil penelitian antara lain: (1) ada pengaruh mental siswa terhadap sarana dan prasarana; (2) ada pengaruh mental siswa terhadap disiplin kerja; (3)  tidak  ada pengaruh mental siswa terhadap kompetensi sosial; (4) ada pengaruh sarana prasarana terhadap kompetensi sosial; (5) tidak ada pengaruh disiplin kerja terhadap kompetensi sosial; (6) hasil uji mediasi  disiplin kerja dan sarana dan prasarana sebesar berpengaruh positif. Simpulan penelitian yaitu kompetensi social membutuhkan faktor lainnya seperti perhatian mental siswa, disiplin kerja dan sarana prasana.
Efektifitas Media Pembelajaran Berbasis Digital dalam Meningkatkan Keterampilan Proses IPA pada Siswa SD Wardhani, Ratri Shinta
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107418

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of digital-based instructional media in improving science process skills among elementary school students. A quantitative approach was applied using a meta-analysis method on empirical studies published between 2020 and 2025. Data were collected through a systematic search in databases such as Google Scholar and ResearchGate,using relevant keywords. The article selection process followed the PRISMA protocol. Eligible studies were analyzed using a random effects model, and effect sizes were calculated using Cohen’s d. The analysis showed effect sizes ranging from 1.07 to 2.49, classified as large to very large effects. These findings indicate that digital learning media have a strong and positive impact on enhancing students’ science process skills. This study recommends the development of more interactive digital media and further research with long-term experimental designs and moderator variable analysis.Keterampilan proses sains merupakan bagian dari kompetensi abad ke-21 yang esensial dalam membentuk individu yang berpikir kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran berbasis digital dalam meningkatkan keterampilan proses IPA pada siswa sekolah dasar. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode meta-analisis terhadap studi empiris yang dipublikasikan pada tahun 2020–2025. Data diperoleh melalui penelusuran sistematis di Google Scholar dan ResearchGate dengan kata kunci yang relevan. Proses seleksi mengikuti protokol PRISMA. Studi yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan model random effects, dan nilai efektivitas dihitung menggunakan Cohen’s d. Hasil analisis menunjukkan nilai effect size berkisar antara 1,07 hingga 2,49, yang termasuk kategori besar hingga sangat besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media pembelajaran digital memiliki pengaruh yang kuat dan positif terhadap peningkatan keterampilan proses IPA siswa SD. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan media digital yang lebih interaktif serta studi lanjutan dengan desain jangka panjang dan variabel moderator.
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematika pada Mahasiswa PGSD Wahyudi, Wahyudi; Suryandari, Kartika Chrysti; Chamdani, Muhamad; Rokhmaniyah, Rokhmaniyah; Wijayanti, Murwani Dewi; Indrapangastuti, Dewi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107478

Abstract

One of the life skills in 21st century skills is critical thinking and problem solving. For this reason, innovative learning strategies are needed by developing problem-based teaching materials. The purpose of this study is to analyze the need for problem-based Geometry and Social Arithmetic teaching materials to improve the critical thinking skills of PGSD students. This qualitative design study involved 121 PGSD students of FKIP UNS Kebumen Campus in 2025. The instruments used were observation sheets, questionnaires, and document analysis. Data analysis used qualitative data analysis which included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed that the need for Geometry and Social Arithmetic teaching materials included: (a) flat geometry, (b) transformation geometry, (c) spatial geometry, (d) measurement, (e) social arithmetic, (f) mathematical problem solving. The conclusion of this study is that the analysis of teaching material needs is very necessary in the development of problem-based teaching materials. The results of this study can be used as recommendations for developing other types of teaching materials.Salah satu kecakapan hidup pada keterampilan abad 21 adalah critical thinking and problem solving. Untuk itu diperlukan strategi pembelajaran inovatif dengan mengembangkan bahan ajar berbasis masalah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kebutuhan bahan ajar Geometri dan Aritmetika Sosial berbasis masalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa PGSD. Penelitian ini desain kualitatif melibatkan 121 mahasiswa PGSD FKIP UNS Kampus Kebumen tahun 2025.  Instrumen yang digunakanadalah lembar observasi, kuesioner, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan bahan ajar Geometri dan Aritmetika Sosial meliputi: (a) geometri datar, (b) geometri tranformasi, (c) geometri ruang, (d) pengukuran,  (e) aritmetika sosial, (f) pemecahan masalah matematika. Simpulan penelitian ini adalah analisis kebutuhan bahan ajar sangat diperlukan dalam pengembangan bahan ajar berbasis masalah. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai rekomendai untuk mengembangkan jenis bahan ajar lainnya.
Upaya Peningkatan Keterampilan Masyarakat dalam Pelatihan Pengolahan Limbah Sekam Padi Menjadi Briket di Desa Sibalanga Kecamatan Garoga Lubis, Yuli Pasu; Hasibuan, Jubaidah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.103386

Abstract

Masyarakat Desa Sibalanga, Kabupaten Tapanuli Utara, mayoritas petani, memiliki potensi besar namun keterampilan masyarakat untuk mengolah limbah sekam padi dijadikan bahan briket masih terbatas, sehingga limbah tersebut hanya dimanfaatkan sebagai media tanam, abu gosok, atau pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pelatihan pengolahan limbah sekam padi menjadi briket di Desa Sibalanga. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan desain pre-eksperimen satu kelompok pretest-posttest, melibatkan 30 petani usia produktif 25-40 tahun sebagai sampel. Pelatihan dilakukan dalam empat tahap: persiapan, awal, pelaksanaan, dan akhir, dengan pengukuran keterampilan melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan keterampilan peserta, dengan skor rata-rata pretest 43,1 dan posttest 79,7; uji t menghasilkan nilai t hitung 30,495 > t tabel 2,045 dengan signifikansi 0,000 < 0,05, menandakan pelatihan efektif meningkatkan keterampilan pengolahan limbah sekam padi menjadi briket. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan keterampilan masyarakat Desa Sibalanga dalam mengolah limbah sekam padi menjadi briket, yang berpotensi memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan positif bagi masyarakat setempat.
Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran: Systematic Literature Review Listiana, Listiana; Agustin, Sarah Tri; Fauziah, Muna; Awanis, Atsmarina
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107352

Abstract

The development of AI technology that is increasingly developing requires all components of education, including teachers, to implement AI in learning optimally. This study attempts to examine and summarize previous research evidence on research trends on the use of AI in learning. This research is a type of systematic literature review research following the PRISMA rules. Data sourced from the Google Scholar database from 2022 to 2025. There are 30 articles that meet the criteria of this study. All data is analyzed in detail according to the guidelines. This study found that the research trend on the use of AI in learning was mostly carried out in China with a total of 10 studies (33.33%), followed by Turkey (16.67%), Spain (10%), Thailand (10%), the United States (6.67%), Indonesia (6.67%), Mexico, Malaysia, Germany, Finland, and Ukraine, each contributing a percentage of 3.33%. China is the most superior because China is the main center for exploring AI technology for education driven by large investments in research and digitalization of learning. Mixed-methods methods are the dominant type of research with a percentage of 33%, followed by qualitative methods (30%), quantitative (20%), quasi-experimental (10%), and case studies (7%). Students are the research subjects with the largest percentage of 45%, followed by teachers (23%), prospective teachers (6%), students (23%), and lecturers (3%). The research trend on the use of AI in learning is widely used to improve skills and learning outcomes as well as testing AI in learning with a percentage contribution of more than 20%. Meanwhile, topics from other categories such as psychology, technology, and long-term potential only contribute a percentage of less than 16%. Thus, it can be concluded that the trend of using AI in learning has been widely studied from various countries in the world such as China as the country that provides the largest contribution and focuses on mixed research at the tertiary level with a focus on improving student skills and learning outcomes.Perkembangan teknologi AI yang semakin berkembang mengharuskan seluruh komponen pendidikan termasuk guru untuk mengimplementasikan AI dalam pembelajaran secara maksimal. Penelitian ini berupaya untuk mengkaji dan merangkum bukti-bukti penelitian terdahulu tentang trend penelitian tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan jenis penelitian systematic literature review dengan mengikuti aturan PRISMA. Data bersumber dari database google scholar tahun 2022 hingga 2025. Terdapat 30 artikel yang sesuai dengan kriteria penelitian ini. Seluruh data tersebut dianalisis secara mendetail sesuai pedoman. Penelitian ini menemukan hasil bahwa trend penelitian tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran paling banyak dilakukan di China dengan jumlah 10 penelitian (33,33%), diikuti Turki (16,67%), Spanyol (10%), Thailand (10%), Amerika Serikat (6,67%), Indonesia (6,67%), Meksiko, Malaysia, Jerman, Finlandia, dan Ukraina yang masing-masing menyumbang persentase sebesar 3.33%.China menjadi yang paling unggul karena China menjadi pusat utama dalam eksplorasi teknologi AI untuk pendidikan yang didorong oleh investasi besar dalam riset dan digitalisasi pembelajaran. Metode mixed-methods menjadi jenis penelitian yang mendominasi dengan presentase 33%, disusul metode kualitatif (30%), kuantitatif (20%), quasi-eksperimen (10%), dan studi kasus (7%). Mahasiswa menjadi subjek penelitian dengan presentase terbesar sebanyak 45%, disambung oleh guru (23%), calon guru (6%), siswa (23%), dan dosen (3%). Trend penelitian tentang pemanfaatan AI dalam pembelajaran banyak digunakan untuk meningkatkan keterampilan dan hasil belajar serta pengujian AI dalam pembelajaran dengan sumbangan persentase lebih dari 20%. Adapun topik dari kategori lain seperti psikologi, teknologi, dan potensi jangka panjang hanya menyumbang persentase di bawah 16%. Maka, dapat disimpulkan bahwa trend pemanfaatan AI dalam pembelajaran telah banyak diteliti dari berbagai negara di dunia sebagaimana China sebagai negara yang memberikan sumbangan terbesar dan memfokuskan pada penelitian campuran pada jenjang perguruan tinggi dengan fokus pada peningkatan keterampilan dan hasil belajar mahasiswa.
A Review of English Needs for Attraction Actors at Bara Beach (ETP Case Study) Yahya, Muh; Yasim, Muh. Nur Rahmat
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.104972

Abstract

Sektor pariwisata semakin berkembang dan menghadapi tantangan terutama dalam komunikasi guna menunjang Peningkatan citra dan reputasi wisata kepada wisatawan asing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kebutuhan pembelajar bahasa Inggris di sektor pariwisata dan tantangan yang dihadapi oleh pekerja di sektor pariwisata khususnya di Pantai Bara Kabupaten Bulukumba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif-kuantitatif. Sumber data penelitian ini yaitu pemandu wisata, staf hotel, pengusaha lokal, dan penyedia layanan lainnya. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis dengan dua prosedur yakni secara kualitatif untuk menghitung skala kuesioner, serta menggunakan tiga tahap (transkripsi, pengkodean, dan interpretasi) untuk menganalisis data wawancara. Temuan ini menjelaskan bahwa kebutuhan keterampilan komunikasi lisan berbahasa Inggris bagi pelaku daya tarik wisata di Pantai Bara sangat dibutuhkan guna memberikan dampak positif terhadap citra dan reputasi Pantai Bara sebagai destinasi wisata. Kelancaran, intonasi yang tepat, dan pengucapan berbahasa Inggris lisan yang jelas sangat penting untuk interaksi tatap muka dengan wisatawan mancanegara terutama tentang akomodasi, transportasi, kuliner, dan daya tarik wisata lokal sangat penting. Tantangan yang dihadapi pekerja di sektor pariwisata di tempat kerja mereka perlu menguasai kosakata khusus pekerjaan yang terkait dengan perhotelan, pengaturan perjalanan, dan atraksi lokal harus mengembangkan kefasihan percakapan yang kuat untuk menangani berbagai situasi, mulai dari obrolan ringan hingga menyelesaikan masalah pelanggan yang rumit.
Analisis Interaksi antara Tindakan Bullying dan Perkembangan Asertivitas pada Siswa Sekolah Dasar Rahman, Maulida Aulia; Nurwahidah, Lina Siti; Muslihah, Neni Nadiroti; Destiani, Risma Fitri; Alani, Nabella
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107362

Abstract

The prevalence of bullying behavior in elementary schools poses a significant threat to the development of students’ assertiveness, a vital component in fostering self-confidence and social resilience. This study seeks to examine the correlation between bullying incidents and the assertiveness development of students through a comprehensive literature review and an empirical case study involving sixth-grade students at SDN 1 Regol. Utilizing qualitative and quantitative methods including classroom observations, structured interviews, and questionnaires the findings reveal that the majority of students exhibit moderate levels of both bullying involvement and assertiveness. Notably, students subjected to higher levels of bullying tend to demonstrate lower assertiveness, while those with higher assertive capacities are more capable of articulating opinions and resisting unfair treatment. These results underscore the importance of assertiveness as a protective factor against bullying and advocate for its systematic cultivation through educational and character-building interventions from an early age. These findings affirm that enhancing students’ assertiveness can serve as an effective preventive strategy to reduce bullying in elementary school settings.Perilaku bullying yang marak terjadi di sekolah dasar berpotensi menurunkan kemampuan asertif siswa, yang sebenarnya sangat dibutuhkan dalam mengembangkan kepercayaan diri dan ketahanan sosial. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tindakan bullying dan perkembangan asertivitas siswa melalui tinjauan literatur serta studi kasus di kelas VI SDN 1 Regol. Penelitian yang dilakukan melakukan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan angket, ditemukan bahwa mayoritas siswa berada pada tingkat sedang dalam hal perundungan dan asertivitas, dengan kecenderungan bahwa siswa yang mengalami perundungan tinggi memiliki tingkat asertivitas rendah. Sebaliknya, siswa dengan kemampuan asertif tinggi lebih mampu mengekspresikan pendapat dan menolak perlakuan tidak adil. Kajian menunjukkan bahwa asertivitas berperan penting dalam membentuk ketahanan siswa terhadap perundungan, sehingga perlu dikembangkan melalui pendekatan edukatif dan karakter sejak dini. Hasil ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan asertif siswa dapat menjadi strategi preventif yang efektif dalam menurunkan tingkat perundungan di sekolah dasar.
Implementasi Model Project Based Learning (PjBL) dengan Sentuhan Budaya untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik Kelas V Latifah, Aulia; Nugroho, Agung; Febrianti, Ratih
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.105988

Abstract

Hasil Sumatif Tengah Semester Pendidikan Pancasila menyatakan 53,33% peserta didik tidak memenuhi KKTP dan kreativitas peserta didik tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas peserta didik dengan penerapan model Project Based Learning dengan sentuhan budaya. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Pengumpulan data menggunakan teknik tes (rubrik penilaian kreativitas) dan non-tes (observasi, wawancara, dan analisis dokumen). Analisis data melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan hasil penerapan model PjBL dengan sentuhan budaya sebesar 95.55% pada guru dan 94,24% pada peserta didik, menunjukkan guru sudah mampu melaksanakan model tersebut dengan sangat baik dan peserta didik berperan aktif saat pembelajaran. Hasil kreativitas peserta didik menunjukkan peningkatan secara signifikan selama penelitian yaitu pada siklus I 78,67%, II 85,77%, dan III 91,15%. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model Project Based Learning dengan sentuhan budaya dapat meningkatkan kreativitas peserta didik.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 9, No 2 (2026): Article in Press Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) More Issue