cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,517 Documents
Pengaruh Gadget Terhadap Pemerolehan Bahasa Anak (Kajian Psikolinguistik) Eskawati, Lutfi; Septiadi, Hidayat Nur; Khasanah, Fidyah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i1.95430

Abstract

Dampak gadget terhadap penguasaan bahasa diperoleh melalui pengamatan pada seorang anak laki-laki berusia tiga tahun yang bernama Naufal. Metode pengumpulan data didapat melalui observasi dan dialog. Studi ini diharapkan dapat berguna dalam pengamatan pemerolehan bahasa anak-anak dan menjadi peringatan terhadap semua bentuk pemerolehan bahasa anak-anak melalui televisi. Penguasaan bahasa dikenal sebagai sintaksis dan semantik. Anak berusia tiga tahun adalah tahap yang paling penting dalam perkembangan kemampuan bahasanya. Anak-anak pada usia ini sering berbicara saat bermain atau ketika sendirian, mampu mengisahkan cerita sederhana seperti Naufal yang berperan sebagai narasumber. Penguasaan bahasa melalui gadget ini tidak dapat diawasi, sehingga bahasa yang dipakai dalam dialog di kartun animasi juga diadopsi oleh anak-anak. Pemakaian bahasa-bahasa ini juga berdampak pada tingkah laku anak. Anak biasanya meniru apa yang mereka saksikan dan dengarkan.
Analisis Kelayakan Penyajian dan Kegrafikaan Dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas III Sekolah Dasar Bening Setia Ilafi; Dedy Irawan
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107239

Abstract

Textbooks are the most important instructional resources used in schools, and their quality greatly affects the effectiveness of classroom learning. Throughout the learning process, the textbooks used must meet established feasibility standards, particularly in terms of content presentation and graphical elements. This study aims to analyze the feasibility of content presentation and graphical design in the Bahasa Indonesia textbook for third-grade elementary school students published by EG. A qualitative approach with content analysis methodology was employed. The findings show that the textbook's presentation is well-structured and detailed, the layout and composition are visually proportional and harmonious. The cover design utilizes fresh and contrasting colors, the dimensions and format of the textbook are carefully and accurately designed. Images and illustrations are realistic and appropriate, avoiding potential student misinterpretations. This study concludes that the Bahasa Indonesia textbook published by EG a meets the feasibility criteria for both presentation and graphical design and is therefore suitable for use as a companion textbook during the learning process. Buku teks menjadi sumber ajar paling penting dalam kegiatan pembelajaran di sekolah, sehingga kualitas buku teks sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran di sekolah. Selama proses pembelajaran, buku teks yang digunakan harus memenuhi standar kelayakan terutama kelayakan penyajian dan kegrafikaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan penyajian dan kegrafikaan pada buku teks Bahasa Indonesia kelas III Sekolah Dasar dari penerbit EG. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Penyajian buku tersusun secara terstruktur dan rinci, tata letak dan komposisi buku terlihat proporsional dan harmonis. Kulit buku menggunakan kontras warna yang segar, ukuran dan bentuk buku teks didesain dengan rinci dan aktual. Gambar dan ilustrasi sesuai dengan kenyataan sehingga tidak menyebabkan salah tafsir siswa. Penelitian ini menunjukan bahwa buku teks EG sudah memenuhi kriteria kelayakan penyajian dan kegrafikaan sehingga layak digunakan menjadi buku teks pendamping selama proses pembelajaran oleh siswa.
Literasi Keuangan dan Perilaku Perencanaan Keuangan Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo Pramesti, Diah; Martini, Endang; Damayanti, Rosita Mei; Rosdaliva, Mehilda; Ayuninggar, Lintang
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107261

Abstract

This study aims to examine financial literacy and financial planning behavior among housewives in Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo. A survey conducted by the Financial Services Authority (OJK) indicates that financial literacy among housewives remains lower than financial inclusion, which may influence household financial planning. This research adopts a descriptive quantitative approach, utilizing primary data collected through questionnaires. The study population comprises housewives residing in Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo, with a sample of 85 respondents selected using random sampling. The data were analyzed using descriptive statistics. The findings reveal financial literacy through behaviors such as saving, borrowing from financial institutions, and investing. However, there are inconsistencies in expense recording and a lack of investment activity. Although financial planning is generally practiced, it remains inconsistent. These findings highlight the importance of empowerment and mentoring programs for women, particularly housewives, in financial management.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi keuangan dan perilaku perencanaan keuangan pada Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo. Survey OJK menunjukkan literasi keuangan pada Ibu Rumah Tangga masih lebih rendah dibandingkan inklusinya, sehingga dapat berpengaruh pada perencanaan keuangan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh menggunakan kuesioner. Populasi dari penelitian adalah Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Gentan, Baki, Sukoharjo. Sampel sebanyak  85 orang dengan metode random sampling dengan teknik analisis menggunakan statistik deskriptif. menunjukkan literasi keuangan dari perilaku menabung, meminjam uang dari lembaga keuangan dan melakukan investasi. Namun, masih terdapat pencatatan pengeluaran yang belum konsisten, serta belum melakukan investasi. Perencanaan keuangan keluarga sendiri sudah banyak dilakukan namun belum konsisten. Hal ini memberikan gambaran pentingnya program pemberdayaan dan pendampingan perempuan, khususnya Ibu Rumah Tangga dalam pengelolaan keuangan.
Strategi Guru dalam Mengembangkan Literasi Bermakna melalui Program PELITA (Petualangan Literasi) Berbasis Digital dan Kecerdasan Majemuk Saadah, Endah
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107763

Abstract

The challenge of low reading interest among elementary school students encourages the need for innovative and sustainable literacy strategies. This study aims to describe teacher strategies in developing meaningful literacy through the PELITA (Literacy Adventure) program based on digital approaches and multiple intelligences. This research used a qualitative descriptive method with data collected through interviews, observations, and documentation. The research subjects consisted of one first-grade teacher and 21 students at an elementary school in Tasikmalaya Regency. The results showed that the teacher implemented literacy activities such as read-aloud sessions, group reading, digital books and virtual reality usage, and creative tasks, such as creating mini booklets. These strategies fostered students’ reading interest and expression by accommodating verbal-linguistic, visual-spatial, interpersonal, and naturalistic intelligences. The conclusion indicates that the PELITA approach successfully creates meaningful and sustainable literacy practices. Tantangan rendahnya minat baca peserta didik sekolah dasar mendorong perlunya strategi literasi yang inovatif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan literasi bermakna melalui Program PELITA (Petualangan Literasi) berbasis digital dan kecerdasan majemuk. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas satu guru kelas 1 dan 21 peserta didik di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru melaksanakan kegiatan literasi melalui pembacaan nyaring, membaca berkelompok, penggunaan buku digital dan virtual reality, serta kegiatan kreatif seperti membuat mini booklet. Strategi ini mendukung tumbuhnya minat baca dan ekspresi siswa dengan mengakomodasi kecerdasan verbal-linguistik, visual-spasial, interpersonal, dan naturalistik. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan PELITA mampu menciptakan praktik literasi yang bermakna dan berkelanjutan.
The Use of Social Media Tik Tok in Character-Based Indonesian Language Learning Siva Hidayatul Qirom; Retno Winarni; Eka Budhi Santosa
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109845

Abstract

This literature review is motivated by the rapid development of digital technology and the increasingly widespread use of social media among students, especially TikTok social media, which has presented opportunities as well as challenges in the world of education, especially in learning Indonesian in elementary schools based on instilling character values. This study aims to evaluate the results of research related to the use of TikTok in supporting Indonesian language learning and shaping students' character. The study method used is a literature review of various scientific articles in the last five years that discuss the relationship between TikTok use, learning motivation, language skills, and student character.  The results of the study show that TikTok can increase students' motivation, learning engagement, and speaking skills, as well as foster character values such as self-confidence, social awareness, and creativity. However, the findings also indicate that without proper supervision, the use of TikTok can have negative impacts such as the use of non-standard language and decreased polite behavior. Therefore, a planned pedagogical strategy is needed as well as the active role of teachers and parents in filtering and interpreting the content consumed and produced by students. In conclusion, TikTok has the potential to be an innovative learning media that supports language literacy and character building if used wisely and educatively.
Anteseden Minat Berwirausaha Gen Z Di Kota Samarinda Latifah E., Nur Nova; Sanistasya, Poppy Alvianolita; Althalets, Fareis; Hikmah, Mukhibatul
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.105109

Abstract

Tingginya angka kemiskinan di kalangan Generasi Z di Kota Samarinda menegaskan perlunya menumbuhkan minat berwirausaha sebagai solusi untuk menciptakan lapangan kerja mandiri dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, lingkungan keluarga, dan resiliensi terhadap minat berwirausaha Gen Z. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kausalitas, melibatkan 100 responden Gen Z berusia 20–28 tahun yang dipilih melalui teknik nonprobability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi berganda linier dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, lingkungan keluarga, dan ketahanan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha (F hitung = 19,537; Sig. = 0,000). Nilai koefisien determinasi sebesar 37,9% menunjukkan kontribusi variabel ketiga dalam menjelaskan minat berwirausaha, sementara pengaruhnya mempengaruhi faktor lain di luar model. Secara parsial, variabel ketiga juga berpengaruh positif dan signifikan. Dengan demikian, pendidikan yang aplikatif, dukungan keluarga, dan ketangguhan pribadi merupakan anteseden penting dalam membentuk minat berwirausaha Gen Z di Kota Samarinda.
Hubungan Meaningful Work dengan Work Engagement pada Perawat di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Isttianah, Fadila Lailatul; Primanita, Rida Yanna
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109582

Abstract

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang berperan penting dalam menjaga kualitas pelayanan rumah sakit, sehingga work engagement perawat menjadi hal yang krusial untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat meaningful work dan work engagement serta hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan jenis incidental sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 84 orang perawat yang bekerja di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Instrumen pada penelitian ini yaitu kuesioner yang terdiri dari dua skala, yaitu Work and Meaning Inventory (WAMI) dan Utrecht Work Engagement Scale-9 (UWES-9). Hasil analisis korelasi pearson product moment menunjukkan nilai koefisian r = 0.649 dan nilai sig. 0.000 < 0.05. Temuan ini membuktikan adanya korelasi yang positif dan signifikan antara meaningful work dengan work engagement pada perawat di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi
Peningkatan Literasi dan Edukasi Perencanaan Keuangan dalam Keluarga dalam Upaya Preventif Masalah Keuangan Martini, Endang; Damayanti, Rosita Mei; Pramesti, Diah; Rosdaliva, Mehilda; Ayuninggar, Lintang; Safira, Laras; Anggraini, Viona Mega; Saputri, Saifa Syah Aris; Kumalaningrum, Vania Debby; Sukmawan, Cesar Adhin
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107282

Abstract

Financial planning within the family is essential for achieving long-term financial stability and sustainability. Through effective planning, families can manage their income wisely, minimize financial risks, and ensure the fulfillment of future needs. This community service program aims to enhance family financial literacy, focusing on the prevention of financial problems and the development of skills to manage household finances more efficiently and effectively.The methods applied in this program included awareness-building sessions, training, and direct assistance to the members and leaders of the Family Welfare Empowerment (PKK) group in RW 12, Gentan Village, Baki District, Sukoharjo Regency. Participants were trained in recording, archiving, and documenting their financial transactions. The results of the program indicated that most participants had not yet adopted structured family financial planning. Many still struggled with debt issues and were unaccustomed to saving regularly. Nevertheless, participants expressed high enthusiasm and acknowledged that the training provided valuable insights and benefits in improving their household financial management.Perencanaan keuangan dalam keluarga penting untuk mencapai kestabilan dan keberlanjutan finansial jangka panjang. Melalui perencanaan yang efektif, keluarga dapat mengelola pendapatan dengan bijaksana, mengurangi risiko finansial, serta memastikan pemenuhan kebutuhan di masa depan. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan keluarga, dengan fokus pada pencegahan masalah keuangan serta pengembangan kemampuan dalam mengelola keuangan keluarga secara lebih efisien dan efektif. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini mencakup sosialisasi pengarahan, pelatihan, dan pendampingan langsung kepada pengurus dan anggota PKK di RW 12, Kelurahan Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Peserta dilatih untuk melakukan pencatatan, pengarsipan, dan dokumentasi transaksi keuangan mereka. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa mayoritas peserta belum menerapkan perencanaan keuangan keluarga, sebagian besar masih menghadapi permasalahan utang dan belum terbiasa menabung. Meskipun demikian, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan pengetahuan dan manfaat dalam meningkatkan pengelolaan perencanaan keuangan keluarga. .
Inovasi Pembelajaran: Mengintegrasikan Pengenalan Diri dan Nilai Pancasila Melalui "Ruang Validasi" pada Sekolah Dasar Setyaningrum, Julia; NurRohmah, Annisa; Noviani, Alfina; Kuswantini, Alivia
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107296

Abstract

This systematic literature review aims to examine the existing literature on the effectiveness of the Teams Games Tournament (TGT) model and educational card games in enhancing Pancasila education, particularly concerning self-introduction and value internalization in elementary schools. The study employs a systematic literature review method, utilizing keywords such as "Teams Games Tournament," "Pancasila education," "card game," "elementary school," and "self-introduction." Data were retrieved from prominent databases including Google Scholar, ScienceDirect, and ERIC. Articles published between 2016 and 2025 were included to ensure recency. A total of 15 relevant articles were analyzed. The results indicate that the TGT model significantly boosts student motivation, social skills, and understanding of Pancasila philosophy, while educational card games effectively improve conceptual comprehension and learning interest. In conclusion, integrating TGT and card games supports holistic Pancasila education, promoting both cognitive and socio-emotional development in elementary students.Tinjauan literatur sistematis ini bertujuan untuk mengkaji literatur yang ada mengenai efektivitas model Teams Games Tournament (TGT) dan permainan kartu edukatif dalam meningkatkan pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya terkait pengenalan diri dan internalisasi nilai di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis, dengan kata kunci "Teams Games Tournament," "Pendidikan Pancasila," "permainan kartu," "sekolah dasar," dan "pengenalan diri." Data diambil dari database terkemuka termasuk Google Scholar, ScienceDirect, dan ERIC. Artikel yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2025 dimasukkan untuk memastikan aktualitas. Sebanyak 15 artikel relevan telah dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TGT secara signifikan meningkatkan motivasi siswa, keterampilan sosial, dan pemahaman filosofi Pancasila, sementara permainan kartu edukatif secara efektif meningkatkan pemahaman konseptual dan minat belajar. Sebagai simpulan, integrasi TGT dan permainan kartu mendukung Pendidikan Pancasila secara holistik, mendorong perkembangan kognitif dan sosial-emosional pada siswa sekolah dasar.
Analisis Peran Sekolah dalam Perlindungan Hak Anak di Sekolah Dasar Alfian, Denis; Handoyo, Eko; Waluyo, Edi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.101632

Abstract

Perlindungan hak anak di sekolah merupakan hal yang sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sekolah dalam melindungi hak anak di SD Negeri 6 Arjawinangun, dengan fokus pada kebijakan sekolah, sikap dan perilaku pendidik, program-program yang dijalankan, serta persepsi siswa terhadap rasa aman dan penghargaan atas hak-hak mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam tentang bagaimana prinsip perlindungan hak anak diterapkan di sekolah dasar. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap berbagai kebijakan dan program sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri 6 Arjawinangun telah mengimplementasikan berbagai kebijakan dan program yang mendukung perlindungan hak anak, seperti pembentukan Tim Perlindungan Anak dan pelatihan untuk guru. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan pelatihan guru dalam perlindungan anak, kurangnya partisipasi orang tua, dan rendahnya sistem pelaporan kasus pelanggaran hak anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun ada komitmen yang kuat dari pihak sekolah, upaya lebih lanjut dibutuhkan untuk mengatasi tantangan tersebut dan memastikan perlindungan hak anak di sekolah lebih efektif dan berkelanjutan.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Article in Press Vol 9, No 2 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) More Issue