cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi_guru@yahoo.co.id
Phone
-
Journal Mail Official
shes@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
ISSN : 26209284     EISSN : 26209292     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series is a peer-reviewed interdisciplinary journal with broad coverage, consolidate basic and applied research activities by publishing the proceedings of the conference in all areas of the social sciences, humanities and education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,517 Documents
Rendahnya Keterampilan Berbicara Siswa Sekolah Dasar: Analisis Masalah dan Solusi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Suhartono, Suhartono; Restiani, Ning Dainty; Hartini, Kristina Aspri; Sari, Novita Riana
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107395

Abstract

Speaking skills are basic competencies that must be mastered by elementary school students, but various studies show that learners' speaking skills are still relatively low. This study aims to identify the factors that cause low speaking skills in elementary school students and formulate effective solutions in learning Indonesian. This research method uses a qualitative descriptive approach through a literature review with thematic analysis of eight selected articles from 2019–2024 obtained from various reputable databases. The results of the study show that low speaking skills are influenced by a lack of self-confidence, monotonous learning methods, minimal use of learning media, lack of support from the social and family environment, and limited opportunities to practice speaking. Effective solutions include building self-confidence and a safe learning environment, using active and varied learning methods, utilizing interesting media, providing regular speaking exercises, and building cooperation between schools and parents. These strategies have been proven to significantly increase students' participation, courage, and verbal abilities.Keterampilan berbicara merupakan kompetensi fundamental yang harus dikuasai siswa sekolah dasar, tetapi berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berbicara siswa masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya keterampilan berbicara siswa sekolah dasar dan merumuskan solusi efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis tematik terhadap delapan artikel terpilih tahun 2019–2024 yang diperoleh dari berbagai database bereputasi Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya keterampilan berbicara dipengaruhi oleh kurangnya kepercayaan diri, metode pembelajaran yang monoton, minimnya penggunaan media pembelajaran, kurangnya dukungan lingkungan sosial dan keluarga, serta terbatasnya kesempatan berlatih berbicara. Solusi efektif meliputi membangun kepercayaan diri dan lingkungan belajar yang aman, menggunakan metode pembelajaran aktif dan variatif, memanfaatkan media yang menarik, memberikan latihan berbicara secara rutin, serta membangun kerja sama sekolah dan orang tua. Strategi-strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan partisipasi, keberanian, dan kemampuan verbal siswa secara signifikan.
Efektivitas Konseling Kelompok Teknik Self-Regulated Learning untuk Mereduksi Perilaku Prokastinasi Akademik Siswa yang Mengikuti Organisasi Maulina, Nikmah; Baharudin, Yusuf Hasan; Rifani, Endang
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107393

Abstract

The activity of postponing assignments in psychology is known as academic procrastination. Factors causing academic procrastination found in students of SMK Ma'arif NU 1 Rawalo include assignments that are considered less interesting, playing with cellphones, playing, video calls with girlfriends, being busy with organizational activities, and low self-regulation in learning. This study aims to test the Self-regulated learning technique to reduce the level of academic procrastination of students who join organizations at SMK Ma'arif NU 1 Rawalo. The method used is a quasi-experimental design with a nonequivalent (pre-test and post-test) control group design. Sampling was carried out using a purposive sampling technique. Data collection techniques used observation, interviews and academic procrastination questionnaires. The sample in this study amounted to 10 students who actively participate in the PK IPNU IPPNU and Pramuka organizations with a division of 5 students as a control group and 5 students as an experimental group. The data analysis technique used a Paired Sample T-Test, with statistical results showing a significance figure (2-tailed) of 0.001 < 0.005, which means H0 is rejected and Ha is accepted. Thus, it can be concluded that self-regulated learning techniques are effective in reducing the level of academic procrastination in students.Kegiatan menunda-nunda mengerjakan tugas dalam dunia psikologi dikenal dengan istilah prokastinasi akademik. Faktor-faktor penyebab prokrastinasi akademik yang ditemukan pada siswa SMK Ma’arif NU 1 Rawalo diantaranya adalah tugas yang dianggap kurang menarik, bermain handphone, bermian, video call dengan pacar, sibuk kegiatan organisasi, dan rendahnya regulasi diri dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji teknik Self-regulated learning untuk mereduksi tingkat prokrastinasi akademik siswa yang mengikuti organisasi di SMK Ma’arif NU 1 Rawalo. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan nonequivalent (pre-test dan post-test) control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan angket prokastinasi akademik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa yang aktif mengikuti organisasi PK IPNU IPPNU dan Pramuka dengan pembagian 5 siswa sebagai kelompok kontrol dan 5 siswa sebagai kelompok eksperimen. Teknik analisis data menggunakan Paired Sample T-Test, dimana hasil statistik menunjukkan angka signifikansi (2-tailed) yaitu 0,001<0,005 yang artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan jika teknik Self-regulated learning efektif untuk mereduksi tingkat prokastinasi akademik siswa.
Pengaruh Variasi Sosial Terhadap Register Pertanian Dialek Banyumas Riyanton, M.; Kariadi, Mustasyfa Thabib; Arifudin, Dani; Supriyono, Supriyono; Hanifah, Riska
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.108869

Abstract

Bahasa memiliki peran penting tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai penanda identitas sosial dan budaya suatu komunitas. Dalam konteks pertanian padi di Banyumas, muncul ragam bahasa khusus atau register yang merefleksikan aktivitas, alat, ukuran, maupun praktik budaya petani. Namun, keberadaan variasi sosial seperti usia, jenis kelamin, kelas sosial, dan tingkat pendidikan menimbulkan perbedaan dalam penggunaan register sehingga berpotensi menggeser istilah tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi sosial terhadap penggunaan register pertanian padi pada dialek Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiolinguistik. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur dengan petani padi, kemudian dianalisis menggunakan metode padan referensial serta diuji keabsahannya melalui triangulasi teori dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar register berbentuk kata tunggal dengan fungsi utama sebagai sarana penyampaian informasi. Beberapa istilah khas yang ditemukan meliputi ani-ani, weluku, sebawang, pari gandamana, ngileni, bawon, segula, dan teng. Petani tua lebih mempertahankan istilah tradisional, sementara generasi muda cenderung memakai istilah modern. Penelitian ini menegaskan pentingnya dokumentasi register untuk melestarikan kearifan lokal sekaligus menjembatani komunikasi antargenerasi.
Model Pengembangan Kompetensi Mahasiswa dalam Pengembangan Bahan Ajar Digital Pada Program Pendidikan Guru: Studi Kasus Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru MI Nurhidayah, Nurhidayah; Najitama, Fikria
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107409

Abstract

Social studies education is one of the compulsory subjects given to elementary school (SD) or Madrasah Ibtidaiyyah (MI) students which aims to form good citizens, so that its achievement is highly dependent on the quality of learning they receive in this case the use of teaching materials that suit the student's learning profile.The purpose of this study was to describe the model of student competency development in compiling digital teaching materials for social studies subjects. The approach used in this study is a qualitative approach with case studies. Data collection was carried out through observation, interviews and documentation studies. The results of the study showed that the student competency development model was carried out using democratic participatory techniques, and was differentiated. Students carried out self-development in compiling digital teaching materials through theoretical and practical reinforcement. So that students not only have theoretical knowledge but can also practice. The result is that students are able to develop digital teaching materials that are in accordance with the analysis of content needs and are interesting. The conclusion of the study shows that the competency development model accommodates the uniqueness of students so that the digital learning materials developed are able to adjust the demands of digital-based educational transformation that are interesting, effective and efficient according to the expected learning outcomes.Pendidikan IPS adalah salah satu mata pelajaran wajib yang diberikan pada siswa usia Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyyah (MI) yang bertujuan untuk membentuk  warga Negara yang baik (good citizen), sehingga dalam pencapaiannya sangat bergantung pada kualitas pembelajaran yang  diterimanya, dalam hal ini penggunaan bahan ajar yang sesuai profil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan  model pengembangan kompetensi  mahasiswa dalam penyusunan bahan ajar digital mata pelajaran IPS. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa model Pengembangan kompetensi mahasiswa dilakukan dengan teknik partisipatif demokratis, dan berdifferensiasi. Mahasiswa melakukan Pengembangan diri dalam penyusun bahan ajar digital  melalui penguatan teoritis dan praktik. Sehingga  mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis namun juga bisa melakukan praktik. Hasilnya mahasiswa mampu mengembangkan bahan ajar digital yang sesuai  dengan analisis kebutuhan konten dan menarik. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan kompetensi mengakomodir keunikan  mahasiswa sehingga bahan pembelajaran digital yang dikembangkan mampu menyesuaikan tuntutan dalam tranformasi pendidikan berbasis digital yang menarik, efektif dan efisien sesuai capaian pembelajaran yang diharapkan.
Analysis of How Critical Thinking Skills Affect Students' Essay Writing Ability Satuti, Retno; Winarni, Retno; Santosa, Eka Budhi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109461

Abstract

This study aims to analyze the influence of critical thinking skills on the essay writing ability of elementary school students. The research was conducted at SDN Gugus Gajah Mada Giriwoyo using a quantitative ex post facto approach. The research sample consisted of 52 students determined through cluster random sampling techniques. Critical thinking skills data were obtained based on scores on several essay questions, while essay writing skills were measured based on indicators of coherence, cohesion, sentence structure, and idea development. Data analysis employed descriptive statistics, normality tests, validity tests, and simple regression analyses. The results showed that critical thinking skills had a significant impact on the ability to write essays, accounting for 37% of the variance. These findings confirm the importance of integrating critical thinking-based learning in literacy learning in elementary schools.
Kecerdasan Emosional Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan Tahun 2023 Di Unwira Berdasarkan Jenis Kelamin Harapan, Yohana Imelda; Bulor, Rosa Mustika; Lejap, Gracianus Edwin T. P.
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.110370

Abstract

Perbedaan kecerdasan emosional antara mahasiswa laki-laki dan perempuan masih menjadi permasalahan yang perlu dikaji lebih mendalam, mengingat kecerdasan emosional berperan penting dalam keberhasilan akademik, pengelolaan stres, dan hubungan sosial di lingkungan perguruan tingg. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kecerdasan emosional Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Angkatan Tahun 2023 di Universitas Katolik Widya Mandira. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2023 yang berjumlah 85 mahasiswa. Alat pengumpul data berupa angket. Teknik analisis data menggunakan uji T. Hasil uji independent Samples T- Test menunjukan nilai signifikan sebesar 0,015 (p<0,05), yang berarti hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kecerdasaan emosional pada mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling angkatan tahun 2023 berdasarkan jenis kelamin.
Integration of Puppet Story Cultural Values in Strengthening the Character of Elementary School Students Nuryanti, Nuryanti; Slamet, St. Y.; Daryanto, Joko
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i4.109818

Abstract

This study aims to analyze the form of integration of the cultural value of wayang stories in Indonesian learning in elementary schools, describe the perception of teachers and students of the character values contained in the puppet story, and identify the challenges of its implementation as a character strengthening strategy. The research uses a descriptive qualitative approach with a staked case study design focused on grade IV of SDN 1 Tawangharjo involving 1 classroom teacher and 25 fourth-grade students as research subjects. Data was collected through in-depth interviews, participant observations, and documentation, and analyzed using thematic-interactive analysis techniques with data triangulation. The results of the study show that wayang stories are used contextually in the planning and implementation of learning that contains character values such as responsibility, courage, and mutual cooperation. Teachers develop thematic modules based on local stories, but still face obstacles in the formulation of value indicators, limitations in visual media, and students' symbolic understanding. The implications of these findings underscore the need to develop a curriculum based on local culture, value literacy training for teachers, and continuous evaluation of students' character. This research contributes significantly to strengthening culturally and contextually relevant character learning in elementary schools by providing a practical framework for integrating local cultural values into formal education curricula.
Hubungan Dukungan Sosial dengan Kesejahteraan Psikologis pada Komunitas Vespa Gembel Oktafia, Putri Rahma; Primanita, Rida Yanna
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.115035

Abstract

Keberadaan komunitas Vespa Gembel kerap dihadapkan pada stigma sosial yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis anggotanya, sehingga dukungan sosial memungkinkan faktor penting dalam menjaga kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan agar menganalisis hubungan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pada anggota komunitas Vespa Gembel di Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Metode sampling incidental digunakan untuk memilih 50 anggota komunitas Vespa Gembel untuk penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala yang mengukur variabel kesejahteraan psikologis dan dukungan sosial. Korelasi Pearson Product Moment digunakan untuk menganalisis data. Ada hubungan positif yang signifikan dan kuat antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis (r = 0,922; p = 0,001; p < 0,05). Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat dukungan sosial yang diterima seseorang terkait dengan tingkat kesejahteraan psikologisnya.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Materi Sendi dan Otot pada Peserta Didik Kelas VIC SDIT Insan Mulia Surakarta Tahun Ajaran 2024/2025 Khotimah, Khusnul; Citra, Wilis Erila; Atmojo, Idam Ragil Widianto; Widyarini, Tri
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v7i4.97081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hasil belajar peserta didik menggunakan model Problem Based Learning (PBL) mata pelajaran IPAS materi sendi dan otot kelas VIC SDIT Insan Mulia. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIC SDIT Insan Mulia yang berjumlah 28 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes. Tes dilaksanakan 3 kali yakni 1 kali tes awal untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik dalam memahami materi pembelajaran, dan 2 kali tes dengan tingkatan soal yang lebih tinggi untuk menilai peningkatan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PBL  mampu meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik yang dibuktikan dengan adanya peningkatan persentase hasil belajar peserta didik. Persentase tersebut yaitu dari pra tindakan 42,86% menjadi 67,86% pada siklus I, dan meningkat kembali sebanyak 89,29% pada siklus II. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran menggunakan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik.
Peningkatan Keterampilan Penggunaan Software Quantum Gis (QGIS) pada Kelompok Guru Geografi Madrasah Aliyah (MA) Se Kabupaten Batang Indrayati, Ariyani; Aji, Ananto; Narendra, Alfa; Setyaningsih, Wahyu; Aji, Halim Sukma
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107329

Abstract

Improving the quality of teachers must and must always be improved in order to support learning activities in schools, especially geography teachers. In geography subjects, teachers must be able to teach students directly how to make thematic maps digitally, therefore, learning in class is not only limited to theory but also directly practiced so that students can understand more easily and learning in class becomes effective. However, the conditions in the field are that teachers still experience difficulties and obstacles in teaching students how to practice making maps digitally using software. One of the obstacles faced by teachers is because the price of the software is so expensive, therefore our community service team tries to use free software (open source), namely Quantum GIS (QGIS). The development of geographic information system technology, especially software, is developing very rapidly and quickly. therefore it is important for teachers to be able to follow technological developments in the field of geographic information systems, especially Quantum GIS (QGIS) software. This community service activity aims to improve practical skills and also update the development of geographic information system technology, especially using Quantum GIS (QGIS) software in the geography teacher group in the Madrasah Aliyah environment in Batang Regency. The activity will be carried out in the form of socialization to provide knowledge for geography teachers regarding updates on the development of geographic information system technology, as well as workshop activities and practical training in data processing and digital map making using Quantum GIS (QGIS) software..Peningkatan kualitas guru harus dan wajib selalu ditingkatkan dalam rangka mendukung kegiatan pembelajaran disekolah dalam hal ini khususnya guru geografi. Pada mata pelajaran geografi guru harus mampu mengajarkan kepada siswa secara langsung bagaimana cara membuat peta tematik secara digital oleh karena itu pembelajaran dikelas bukan hanya sebatas teori namun juga langsung dipraktikan sehingga siswa lebih mudah memahami dan pembelajaran dikelas menjadi efektif. Namun kondisi dilapangan faktanya para guru masih mengalami kesusahan dan kendala dalam mengajarkan kepada siswa bagaimana praktik membuat peta secara digital menggunakan software. Kendala yag dihadapi guru salah satunya adalah karena harga software yang begitu mahal, oleh karena itu kami tim pengabdi mencoba untuk menggunakan software yang tidak berbayar (opensource) yaitu Quantum GIS (QGIS) Perkembangangan teknologi sistem informasi geografis khususnya pada software sangat berkembang pesat dan cepat. oleh karena itu hal ini menjadi penting bagi guru untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi dibidang sistem informasi geografis khususnya software Quantum GIS (QGIS) . Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan praktek dan juga update perkembangan teknologi sistem informasi geografis khususnya menggunakan software Quantum GIS (QGIS) pada kelompok guru geografi di lingkungan Madrasah Aliyah di Kabupaten Batang. Kegiatan akan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi untuk memberikan pengetahuan bagi guru-guru geografi terkait update perkembangan teknologi sistem informasi geografis, serta kegiatan workshop dan pelatihan praktek pengolahan data dan pembuatan peta digital menggunakan software Quantum GIS (QGIS).

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 2 (2026): Article in Press Vol 9, No 2 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 4 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 8, No 1 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 4 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 3 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 2 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 7, No 1 (2024): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 4 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 2 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 6, No 1 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5, No 2 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 5 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 1 Vol 4 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series (Special Issue 2 Vol 4, No 1 (2021): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 3, No 4 (2020): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Vol 1, No 2 (2018): 3rd National Seminar on Educational Innovation (SNIP 2018) More Issue