Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra
Onoma adalah jurnal akademik yang diterbitkan pada bulan Mei dan November oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Cokroaminoto Palopo. Jurnal ini menyajikan artikel-artikel ilmiah tentang pendidikan, bahasa dan sastra Indonesia.
Articles
211 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 10 No. 1 (2024)"
:
211 Documents
clear
Students’ Performance in Cultural Text Writing Based on Situational Context and Cohesive Devices: A case study of Discourse Analysis
Usman Sidabutar;
Sahlan Tampubolon
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3438
This research is described to classify cohesive devices and contextualize the cohesive devices on the English Students Writing at HKBP Nommensen University Medan. There is a role that creates importance and urgency regarding the development of writing skills which can be considered a mode related to problems that often arise in writing. Classification and contextualization are polarities for determining the type of text as student writing. Research that applies qualitative methods is considered scientifically to obtain more valid results. The subjects of this study were 50 students on the sixth semester of English Education with research locations at HKBP Nommensen University, Medan. Specifically, for situational context and cohesive devices, the data were comprised to context A, context B and context C. Based on the research results, the classification of cohesive devices is found in varying amounts of student writing, but the totality of the use of Lexical Cohesion tends to be more dominant in student writing, especially in context A with 33 percent. Meanwhile, in context B the use of references accounts for 28 percent of student writing. Context becomes the prompt performance in the teaching process including cohesive devices and context formed by teacher-student interactions in the classroom
Kalimat Transformasi Siswa Sekolah Menengah Pertama
Nurul Laili Rohmatin;
Nurchasanah Nurchasanah;
Roekhan Roekhan
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3447
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perbedaan bahasa ibu atau bahasa pertama pada siswa SMP BSS. Hal tersebut, menyebabkan keterampilan berbahasa secara tulis setiap siswa kelas VII dan VIII SMP BSS berbeda-beda. Kemampuan keterampilan berbahasa secara tulis siswa SMP BSS terlihat kurang mampu produksi tulisan dengan minimal tepat penggunaan tanda baca dan kurang mampu memproduksi kalimat transformasi dengan tepat sehingga bahasa tulis siswa SMP BSS kelas VII dan VIII masih tercampur dengan bahasa lisan yang ditemukan dalam karangan siswa. Dengan begitu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan pola kalimat transformasi yang telah dan belum dikuasai anak pada kelas VII & VIII SMP BSS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VII dan VIII SMP BSS. Adapun teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah crosssectional. Hasil karangan siswa-siswi kemudian dianalisis dengan mengklasifikasikan kalimat transformasi secara umum. Kemudian, dikategorikan menjadi kalimat transformasi sematan. Hasil menunjukan bahwa terdapat empat jenis kalimat transformasi sematan, yakni klausa relatif, pelengkap frasa nomina, pelengkap frasa adjektiva, dan pelengkap frasa verba. Karakteristik kalimat transformasi semataan yang sering dijumpai dalam karangan siswa kelas VII dan VII SMP BSS meliputi S+yang, P (FV Intrans/Trans wajib pelengkap + untuk), S+sangat, dan P (FV) + b. berdasarkan penelitian ini, peneliti berharap penelitian ini dapat menjadi refrensi bagi peneliti dengan topik sejenis dan hasil penelitian ini dapat dikembangkan menjadi bahan ajar dan dikembangkan dalam media pembelejaran bagi guru bahasa Indonesia.
Kekerasan Verbal Melabeli Siswa SMP Negeri 4 Tommo Mamuju
Hasmiati Hasmiati;
Kembong Daeng;
Azis Azis
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3448
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kekerasan verbal melabeli siswa SMP Negeri 4 Tommo Mamuju. Permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah terdapat perubahan makna bahasa yang digunakan dalam ruang pendidikan seperti bahasa makian, menghina, mengejek yang dianggap biasa dan dipergunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari. Penelitian dilakukan dengan model deskriptif kualitatif, Data dalam penelitian ini meliputi dua macam, yaitu data primer dan data sekunder. Data primer dalam penelitian ini berupa penggalan tuturan atau bagian tuturan lisan dari berbagai peristiwa tutur pada siswa di SMP Negeri 4 Tommo Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju. Data sekunder berupa informasi atau keterangan tentang latar belakang sosial budaya dan situasional sebagai hasil pengamatan dan observasi. Data yang diperoleh tersebut kemudian dianalisis dalam kartu data. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah berupa ujaran yang bersumber dari siswa SMP Negeri 4 Tommo. Hasil Penelitian menunjukkan adanya kekerasan verbal berupa kekerasan verbal memberi julukan/melabeli.
Analisis Tingkat Bilingualisme Penutur Bahasa Makassar di Ambon
Abd Rahim;
Nursalam;
Akhiruddin;
Asia M;
Suhartatik
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3449
Artikel ini bertujuan untuk membahas tingkat penguasaan bilingualisme penutur bahasa Makassar yang tinggal di Ambon. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik. Sumber data penelitian ialah penutur bahasa Makassar yang tinggal di Ambon. Jenis data penelitian ini adalah tuturan verbal dan teks hasil uji kompetensi penutur. Pengumpulan data yang dilakukan mencakup studi dokumentasi dan wawancara mendalam. Tahap penelitian ini ada tiga tahap yaitu, tahap (1) reduksi, (2) penyajian, dan (3) penarikan kesimpulan. Kesimpulan hasil penelitian ini ditemukan bahwa tingkat bilingualisme penutur bahasa Makassar di Ambon ialah bilingualisme koordinatif. Sebagai penutur bilingualisme koordinatif, penutur mampu menggunakan dua bahasa yang sama baiknya secara lisan maupun secara tertulis yaitu, bahasa Makassar dan bahasa melayu Ambon. Adapun faktor yang mempengaruhi penguasaan bilingualisme penutur yakni, faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal ialah faktor yang ada dalam diri penutur dan pengalaman pemerolehan bahasa penutur. Faktor eksternal ialah faktor lingkungan sosial, keluarga, dan penggunaan alat komunikasi handphone.
Peningkatkan Kemampuan Menulis Puisi pada Mahasiswa Semester I PBSI UNHASY pada Kuliah Apresiasi Sastra Menggunakan Model Pedagogi Genre
Arisni Kholifatu Amalia Shofiani;
Alfian Setya Nugraha;
Eko Hardinanto
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3161
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi mahasiswa PBSI Semester I Universitas Hasyim Asy’ari dengan menerapkan model pembelajaran genre pedagogi pada pembelajaran puisi. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran pedagogi genre, proses dan hasil pembelajaran puisi meningkat. Siswa menjadi lebih aktif dan kreatif dalam belajar, komunikatif, scaffolding, dan kemampuan menulis puisi meningkat. Nilai KKM Puisi 80, kesempurnaan klasikal 80%. Pada siklus sebelumnya nilai rata-rata siswa adalah 70 dan tingkat kelulusan 0%. Setelah penerapan model pedagogi genre pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 78 atau setara dengan KKM minimal 25%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa sebesar 84 sama dengan atau lebih besar dari KKM sebesar 87%. Oleh karena itu penerapan model pembelajaran pedagogi genre dapat meningkatkan proses pembelajaran dan hasil menulis puisi mahasiswa PBSI.
Daya Pragmatik Video Review Makan di Warung Madun Oseng Nyak Kopsah Lur pada Saluran Media Sosial Tiktok
Eka Malinda R;
Yeti Mulyati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i2.3260
Seiring perkembangan zaman, dunia kuliner mengalami inovasi dan perubahan. Peran food vlogger sebagai media marketing pun turut mewarnai digital marketing pasar kuliner. Tak dapat disangkal arah selera konsumen dipengaruhi ulasan-ulasan food vlogger tanah air. Penelitian ini mengidentifikasi jenis dan fungsi tindak tutur dalam video food-vlogger Aa Juju pada saluran media sosial Tiktok Makanlurr. Teknik sadap, teknik rekam, teknik transkripsi, dan teknik catat merupakan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti. Peneliti kemudian mengunakan metode deskriptif kualitatif serta pendekatan pragmatis dalam menguraikan hasil dari penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis, jenis tindak tutur yang terdapat dalam video berdurasi empat menit sebelas detik adalah tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi. Jenis tindak tutur yang ditemukan dalam video food-vlogger Aa Juju pada saluran media sosial Tiktok Makanlurr adalah ilokusi interogratif dan informatif. Selanjutnya tindak tutur ilokusi bertipe ekspresif dan representatif. Kemudian tindak tutur perlokusi ditemukan tipe direktif dan ekspresif. Tindak tutur yang dominan pada video ini adalah lokusi tipe ekspresif jenis keluhan, mengkrtitik, dan menyalahkan.
Manifestasi Ideologi Sosial dalam Cerita Pendek Majalah Horison Tahun 1988─1998
Hasbi, Nur;
Siswanto, Wahyudi;
Sulistyorini, Dwi
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2398
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manifestasi ideologi sosial dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1998─1988 melalui tindakan rasional instrumental, tindakan rasionalitas nilai, tindakan afektif, dan tindakan tradisional. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa unit teks yang berwujud kalimat dan paragraf cerita dalam cerita pendek. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita pendek majalah Horison tahun 1988─1998. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menyusun panduan dokumentasi studi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Manifestasi ideologi sosial yang ditemukan dalam cerita pendek majalah Horison tahun 1988-1998 terbagi menjadi empat, meliputi perwujudan ideologi sosial melalui (1) tindakan rasional instrumental dalam kehidupan bermasyarakat, kehidupan keluarga, dan kehidupan beragama. (2) tindakan rasional nilai yang ditunjukkan dalam bekerja, mengambil keputusan, dan pendidikan. (3) tindakan afektif yang ditunjukkan melalui hubungan seksual, rumah tangga, dan lingkungan masyarakat. (4) tindakan tradisional yang ditunjukkan terhadap anak, orang tua, dan masyarakat.
Pengembangan Model Media Circle Of Fun Terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar
Nikmah, Khairu;
Murtadlo, Murtadlo;
Juhana, Juhana
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2695
Penguasaan bahasa menjadi penting karena akses dunia digital sebagian besar menggunakan bahasa sebagai pengantarnya. Penelitian ini merupakan pengembangan media pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ADDIE. Sedangkan jenis pengumpulan data yang dipakai yaitu jenis data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari validasi ahli media, ahli pembelajaran, ahli bahasa, guru, hasil tes siswa. Sedangkan data kualitatif bersumber dari validasi tiga ahli tersebut, kuisoner siswa, guru, observer. Data yang diperoleh akan dianalisis secara deskriptif. Data tersebut selanjutnya direkap, dievaluasi kemudian digunakan sebagai acuan untuk melakukan revisi pada media pembelajaran circle of fun. Hasil analisis menunjukan media circle of fun layak di terapkan saat pembelajaran pada materi fruit and vegetables. Implikasi dari penelitian ini adalah seorang guru harus lebih kreatif dalam memanfaatkan media pada saat proses pembelajaran.
Analisis Makna Poster Karya Siswa Kelas X SMA Frater Makassar
Maria Inviolata Tamur;
Akmal Hamsa;
Salam, Salam
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2804
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan: (a) makna konotasi dan referen (b) makna denotasi dan referen poster karya siswa kelas X SMA Frater Makassar. Penelitian ini dilakukan sejak bulan April hingga Mei 2023. Sumber data penelitian ini adalah poster karya siswa kelas X SMA Frater Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi dengan berpedoman pada indikator pemilihan poster yang telah ditetapkan. Poster dianalisis melalui lima tahapan, yaitu (1) membaca data, (2) mereduksi data, (3) mengklasifikasikan data, (4) menginterpretasi data, dan (5) melaporkan data.Hasil temuan mengungkapkan terdapat sepuluh poster bermakna konotasi, lima diantaranya memiliki referen atau acuan dan lima posternya lagi tidak memiliki referen atau acuan. Selain itu, terdapat sembilan poster bermakna denotasi, lima diantaranya memiliki referen atau acuan dan empat diantaranya tidak memiliki referen atau acuan.
Pengembangan Model Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Pendekatan Komunikatif Berbasis Keunggulan Lokal (Implementasi Kampus Merdeka di Unugiri Bojonegoro)
Nilna Indriana;
Ida Fauziatun Nisa’;
Devi Eka Diantika
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30605/onoma.v10i1.2960
Pendekatan komunikatif adalah pendekatan yang bertujuan bahwa kemampuan menggunakan bahasa merupakan tujuan yang harus dicapai dalam pembelajaran sebuah bahasa. Pembelajaran komunikatif memungkinkan mahasiswa memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan berbahasa secara produktif maupun reseptif sesuai dengan situasi nyata, bukan situasi buatan yang terlepas dari konteks. Sayangnya, pemahaman terhadap keunggulan lokal dalam pendidikan masih terbatas, walaupun istilah "muatan lokal" ada dalam kurikulum, pemahamannya seringkali terbatas pada bahasa dan tarian daerah. Kehadiran keunggulan lokal memiliki peran penting dalam meningkatkan ketahanan nasional sebagai sebuah bangsa. Keanekaragaman dan perubahan budaya Indonesia membuat keunggulan lokal menjadi bagian integral dari realitas kehidupan yang harus diperhatikan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengikuti model ADDIE dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia dengan pendekatan komunikatif berbasis keunggulan lokal Bojonegoro. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pemilik dan pengrajin Batik Lukis Bojonegoro. Model pengembangan ADDIE terdiri dari lima langkah: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil dari penerapan produk ini adalah model pembelajaran Bahasa Indonesia dengan pendekatan komunikatif berbasis keunggulan lokal Bojonegoro yang diterapkan di Kampus Unugiri Bojonegoro sebagai bagian dari kurikulum Merdeka. Hasil ini menunjukkan bahwa kompetensi mendengarkan dan berbicara mencapai hasil tertinggi, mengindikasikan bahwa metode komunikatif sangat cocok untuk kurikulum MBKM pada generasi saat ini. Analisis juga menunjukkan bahwa penggabungan keunggulan lokal dengan pembelajaran Bahasa Indonesia adalah kombinasi yang sangat efektif, sesuai dengan tujuan Bahasa Indonesia untuk membantu mahasiswa mengembangkan potensi, berkomunikasi dengan baik, dan mematuhi kaidah bahasa yang telah ditetapkan. Pembelajaran berbasis keunggulan lokal dapat diimplementasikan melalui tiga pendekatan, yaitu pengintegrasian ke dalam mata pelajaran, melalui mata pelajaran muatan lokal, dan dengan pengembangan diri mahasiswa.