cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal (BNJ)
ISSN : 26548453     EISSN : 26855054     DOI : -
Core Subject : Health,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Dalam Kehamilan Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Asmiyanti Barham; Evi Wahyuntari; Nurul Soimah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.164

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan salah satu komplikasi kehamilan paling umum dan berkontribusi besar terhadap angka kematian ibu dan bayi di Indonesia. Penyebab kematian ibu terbanyak pada tahun 2023 adalah hipertensi dalam kehamilan sebanyak 412 kasus. Jumlah kematian Ibu di DIY tahun 2021 mencapai 131 kasus dengan penyumbang terbanyak adalah kabupaten Sleman (45 kasus), yang salah satunya disebabkan oleh hipertensi dalam kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi dalam kehamilan di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode case control dan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 162 ibu hamil. Hasil analisa uji statistik Chi Square diperoleh nilai p-value <0,05 yaitu usia (0,000), paritas (0,014), riwayat hipertensi keluarga (0,003), dan riwayat hipertensi ibu (0,000).
Pengaruh Pemberian Hotpack Terhadap Penurunan Derajat Shivering Pada Pasien Pasca Anestesi Di RSUD Cilacap Mutiara Ustia Nengsih; Roro Lintang Suryani; Tophan Heri Wibowo; Amin Susanto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.169

Abstract

Shivering pasca anestesi merupakan komplikasi yang sering terjadi dan dapat mengganggu kenyamanan serta meningkatkan kebutuhan metabolik pasien. Pemberian hotpack sebagai intervensi nonfarmakologis menjadi salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengurangi shivering. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian hotpack terhadap penurunan derajat shivering pada pasien pasca anestesi di RSUD Cilacap. Desain penelitian menggunakan Quasi eksperiment dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sebanyak 40 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan hotpack dan kelompok kontrol yang diberikan selimut biasa. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan skala derajat shivering Alfonsi dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian responden terbanyak mengalami derajat shivering 3, terdapat 8 responden (40%) pada kelompok kontrol dan 7 responden (35%) pada kelompok eksperimen mengalami derajat shivering 4. Hasil uji Mann-Whitney didapatkan hasil p = 0.143 (p>0.05) menjelaskan bahwa tidak ada pengaruh pemberian hotpack terhadap penurunan derajat shivering sehingga ha ditolak. Kesimpulannya, ada pengaruh hotpack terhadap penurunan derajat shivering pada pasien pasca anestesi di RSUD Cilacap.
Asuhan Keperawatan Pada Ny. A Post Sectio Caesaria Dengan Intervensi Mobilisasi Dini Di RSUD Kardinah Kota Tegal Nurwina, Isabella Josephine; Atun Raudotul Ma’rifah; Elok Faola
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.170

Abstract

Sectio caesarea (SC) yaitu proses pengeluaran bayi dengan tindakan pembedahan pada perut ibu dikarenakan ibu tidak bisa melahirkan normal karena adanya indikasi medis meliputi preeclampsia, letak janin ataupun plasenta previa. Dalam mengurangi nyeri post SC dilakukan 2 teknik yaitu Teknik farmakologi dengan pemberian analgetic dan teknik non farmakologi dengan mobilisasi dini mobilisasi dini post SC adalah  suatu kegiatan aktivitas  ibu atau adanya aktivitasyang dilakukan ibu segera setelah proses persalinan SC. Latihan mobilisasi bertujuan untuk membuat pasien dapat berkonsentrasi atau memfokuskan pikiran pada gerakan  yang dilakukan dibandingkan pada rasa nyeri yang dialami. Tujuan penelitian untuk mengetahui asuhan keperawatan Post SC dengan penerapan latihan mobilisasi. Metode yang digunakan yaitu case study menggunakan pendekatan proses keperawatan. Sample yang dipakai Ny. A berusia 34 tahun. Hasil penelitian yaitu setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3  x 24 jam gangguan mobilisasi dapat teratasi. Kesimpulannya ada pengaruh dari mobilisasi dini terhadap skala nyeri dan mobilitas pasien.
Hubungan Mean Arterial Pressure Dengan Kejadian Preeklamsi Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Kasihan I Bantul Yogyakarta Yeyen Puspita Sari; Evi Wahyuntari; Sholaikha Sulistyoningtyas
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.171

Abstract

Latar Belakang: Mean Arterial Pressure (MAP) adalah rata-rata nilai tekanan arterial dinilai dari pengukuran diastol dan sistol, kemudian ditentukan nilai rata-rata atreri. MAP dikatakan positif jika hasil > 90 mmHg, dan negatif jika hasilnya <90 mmHg. Preeklampsia adalah hipertensi yang terjadi pada ibu hamil dengan usia kehamilan ≥20 minggu atau setelah persalinan di tandai dengan meningkatnya tekanan darah menjadi ≥140/90 mmHg. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara MAP dan kejadian preeklamsi di Puskesmas Kasihan I Bantul Yogyakarta. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode case control dan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dan simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 60 ibu hamil. Hasil: Hasil analisis statistik menggunakan Chi-square menunjukkan p-value 0,000, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara Mean Arterial Pressure dan kejadian preeklamsi pada ibu hamil. Ibu yang mengalami preeklamsi memiliki risiko 15.167 kali lebih besar mengalami Preeklamsi dibandingkan dengan MAP normal, dengan koefisien korelasi 0,000 yang menunjukkan keeratan hubungan. Kesimpulan: Terdapat  hubungan antara Mean Arterial Pressure dengan kejadian preeklamsi pada ibu hamil, di mana ibu yang mengalami preeklamsi lebih berisiko melahirkan.
Dukungan Suami Saat Persalinan Dengan Kualitas Hidup Ibu Nifas Fitriyani, Dian; Puspita, Riri Diah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.173

Abstract

Masa nifas merupakan salah satu masa transisi yang krusial dalam kehidupan wanita, baik secara fisik maupun psikologis. Rendahnya kualitas hidup wanita, khususnya ibu nifas, Keberadaan pendamping sangat diperlukan untuk mendampingi seorang ibu dalam membimbing persalinan. Dukungan yang dapat diberikan oleh suami berupa motivasi bagi istri secara fisik maupun psikologis. Dukungan yang diberikan dapat membuat ibu yang mengalami proses melahirkan merasa aman dan nyaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan pengaruhnya terhadap kualitas hidup ibu nifas di 6 klinik di Kota Bekasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 ibu nifas. Penelitian ini menggunakan instrumen untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami saat persalinan dengan kesejahteraan ibu nifas yaitu Postpartum Quality of Life (PQOL) kuesioner , kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mendapatkan dukungan suami baik yaitu sebanyak 37 responden (61,7%), sebanyak 22 responden (36,7%) mendapatkan dukungan suami cukup dan sebanyak 1 responden (1,7%) mendapatkan dukungan suami kurang. Hasil analisis data menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,003< α=0,005 yang berarti terdapat hubungan antara dukungan suami saat persalinan dengan kesejahteraan ibu nifas. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan suami maka semakin baik pula kesejahteraan ibu nifas.
Identifikasi Kandungan Formalin Dan Boraks Pada Bakso Tusuk Di Area SD Muhammadiyah Dan TK ABA Kota Yogyakarta Rahman, Aufa Nurfiana; Puspitasari, Diah; Dewi, Agil Dhiemitra Aulia
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.201

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan pendidikan dasar dan pra-sekolah, yaitu SD Muhammadiyah dan TK ABA yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pemilihan lokasi didasarkan pada kepadatan penduduk dengan aktivitas pendidikan yang tinggi serta tingginya peredaran jajanan kaki lima yang dikonsumsi oleh anak-anak sekolah, salah satunya yaitu bakso tusuk. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya formalin dan boraks pada produk bakso tusuk yang dijajakan di sekitar area SD Muhammadiyah dan TK ABA yang berada di wilayah Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode uji laboratorium, serta teknik pengambilan sampel menggunakan metode cluster random sampling. Analisis data dilakukan secara univariat terhadap 25 sampel bakso tusuk yang diperoleh dari 10 kecamatan dan 2 institusi pendidikan (SD Muhammadiyah dan TK ABA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh sampel mengandung formalin, sedangkan tidak ditemukan kandungan boraks pada seluruh sampel. Distribusi sampel positif formalin tertinggi ditemukan di Kecamatan Kotagede (20%), diikuti Mergangsan (16%), serta Tegalrejo, Mantrijeron, dan Wirobrajan (masing-masing 12%). Kecamatan lainnya menyumbang 1-2 sampel (4-8%). Sebanyak 68% sampel positif formalin berasal dari SD Muhammadiyah dan 32% dari TK ABA. Kesimpulannya, seluruh sampel yang diuji terbukti mengandung formalin, sementara tidak ditemukan adanya kandungan boraks pada seluruh sampel yang diteliti.
Pengaruh Pemberian Jus Kurma Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Di Rumah Sakit Bhayangkara Lemdiklat Polri Jakarta Selatan Tahun 2025 Udur Diana Tumanggor; Asma Alfiah Khoerunnisa; Maria Eufrasia Laura Se; Meilina Sinaga; Lenni Romaida Purba; Debby Ratna Utama; Fien Gustin Nive; Chindy Patricia Ludji Leo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.210

Abstract

Produksi ASI yang cukup sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan bayi, namun banyak ibu yang mengalami masalah dengan produksi ASI yang kurang. Salah satu pendekatan alami yang sering digunakan untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan mengonsumsi jus kurma. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kurma terhadap produksi ASI pada ibu post partum di Rumah Sakit Bhayangkara Lemdiklat Polri Tahun 2025. Studi dilakukan pada 40 responden ibu post partum dua minggu. Data dianalisis dengan menggunakan Uji T test. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh pemberian jus kurma terhadap produksi ASI pada ibu ibu post partum di Rumah Sakit Bhayangkara Lemdiklat Polri Jakarta Selatan tahun 2025 dengan nilai p=0,024. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi ibu menyusui yang mengalami produksi ASI kurang, sehingga dapat dilakukan pengobatan tradisional menggunakan jus kurma sebagai alternatif untuk meningkatkan produksi ASI.
Korelasi Konsumsi Tablet Tambah Darah Dengan Anemia Pada Remaja Putri Di SMPN 2 Peukan Bada Aceh Besar Rahma Dalila Fitri; Yolla Asmaul Nufra; Siti Hasanah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.214

Abstract

Masa remaja salah satu siklus kehidupan yang dilewati manusia. Pertumbuhan terjadi dengan cepat sehingga kebutuhan gizi pada masa ini ikut meningkat. Kebutuhan gizi yang tidak terpenuhi akan menimbulkan berbaga penyakit salah satunya anemia. Anemia rentan terjadi pada kelompok remaja perempuan dengan prevalensi 6% lebih tinggi dari pada laki-laki. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui korelasi konsumsi tablet tambah darah dengan anemia pada remaja putri di SMPN 2 Peukan Bada Aceh Besar. Jenis penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian survei analitik menggunakan metode cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh remaja putri di SMP Negeri 2 Peukan Bada yang berjumlah 83 orang. Hasil uji statistik dengan menggunakan chi square didapatkan p- value 0,4 ( > α = 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada korelasi antara mengkonsumsi tablet tambah darah dengan anemia pada remaja putri di SMP Negeri 2 Peukan Bada. Hasil penelitian 100 % remaja mengkonsumsi makan dengan lauk pauk ikan, telur, bebek, ayam. Penanggulangan dan pencegahan anemia pada remaja dapat dilakukan dengan beberapa hal salah satunya dengan mengkonsumsi sumber protein hewani yang bersumber dari ikan.
Pengaruh Kelas Ibu Hamil Terhadap Tingkat Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan Ibu Hamil Di Puskesmas Mlati II Nurul Sabillah; Sri Ratna Ningsih; Elika Puspitasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.145

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi sekitar 287.000 perempuan yang meninggal selama kehamilan dan persalinan. Salah satu upaya penurunan AKI yaitu melakukan program kelas ibu hamil. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh kelas ibu hamil terhadap tingkat pengetahuan tanda bahaya kehamilan pada ibu hamil di Puskesmas Mlati II. Metode penelitian ini adalah Pre-Experimental Design dengan menggunakan rancangan one grup pretest-posttest terhadap ibu hamil wilayah kerja Puskesmas Mlati II sebanyak 47 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Hasil penelitian ini sesuai uji statistik menggunakan uji wilcoxon terdapat nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0.00<0.05 yang artinya ada pengaruh kelas ibu hamil terhadap tingkat pengetahuan tanda bahaya kehamilan ibu hamil di Puskesmas Mlati II tahun 2025, serta pengetahuan yang masih rendah pada post-test yaitu mual muntah berlebihan (50%) dan ketuban pecah dini (50%). Saran utama ibu hamil diharapkan dapat meningkatkan kesadaran untuk aktif mengikuti kelas ibu hamil, membaca buku KIA, aktif melakukan kunjungan ANC agar dapat menentukan sikap dan perilaku yang tepat.
Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Klinik Aminah Amin Rianta 1 Kota Samarinda Nur, Fajrian; Achmad Lukman Hakim; Siti Aminah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v7i2.156

Abstract

Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor kunci yang menentukan kinerja dan produktivitas karyawan dalam suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja, beban kerja, gaya kepemimpinan, kompensasi kerja, dan Organizational Citizenship Behavior (OCB) terhadap kepuasan kerja karyawan di Klinik Aminah Amin Rianta 1, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh karyawan klinik sebanyak 31 orang yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert yang mengukur enam variabel utama. Analisis data dilakukan melalui uji univariat, bivariat (korelasi Pearson), dan multivariat (regresi linier berganda). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, kelima variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja (p < 0,05) dengan koefisien determinasi sebesar 96,1%. Secara parsial, seluruh variabel independen juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan faktor-faktor organisasi seperti lingkungan kerja yang kondusif, sistem kompensasi yang adil, gaya kepemimpinan yang suportif, serta dorongan terhadap perilaku OCB dalam meningkatkan kepuasan kerja, kinerja, dan retensi karyawan