cover
Contact Name
Fauzi Abdillah
Contact Email
abdillah@unj.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmd@unj.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI
ISSN : 14121875     EISSN : 25974513     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Scientific Journal of Pulpit of Democracy is a forum for publication of the field of Social-Political, Legal, and Educational Sciences in the form of theoretical studies, research results, and related scientific papers. First published in 2001, with frequencies published 2 times a year in October and April.
Arjuna Subject : -
Articles 185 Documents
Kekuatan Gerakan Virtual Mahasiswa Universitas Andalas Pada Masa Pandemi Covid 19 Fachri Rahmad Aulia
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 1 Oktober 2022
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v22i1.29358

Abstract

Mahasiswa turut serta terlibat dalam gerakan sosial pada dasarnya dilatarbelakangi oleh respon mereka melihat adanya bentuk penyimpangan terhadap kebijakan-kebijakan dan kekuasaan yang dilakukan oleh pihak penguasa. Penelitian ini mengkaji tentang bentuk gerakan mahasiswa di masa pandemi covid 19. Penelitian ini menggunakan teori gerakan sosial, gerakan mahasiswa, kekuatan politik dan mahasiswa sebagai kekuatan politik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini memiliki subjek yaitu informan yang dinilai mempunyai pengaruh signifikan dalam gerakan mahasiswa ini. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode study literature dan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penjabaran data penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini bentuk gerakan mahasiswa Unand pada masa pandemi covid 19 adalah gerakan yang berbentuk gerakan cyber yang dinamakan dengan gerakan hastag #unandjanganpelit. Gerakan ini dilatarbelakangi oleh tidak adanya bentuk pemberian bantuan dari pihak kampus kepada mahasiswa Unand dalam hal memberikan bantuan pulsa internet kepada mahasiswanya. Sementara Dirjen Kemendikbud telah memberikan surat edaran agar kampus memberikan bantuan subsidi pulsa internet kepada mahasiswanya. Gerakan yang dilakukan oleh mahasiswa Unand ini memiliki kekuatan yang kuat dalam hal mempengaruhi kampus dalam membuat kebijakan. Hal ini terlihat dengan adanya kebijakan kampus memberikan bantuan subsidi pulsa internet kepada mahasiswa Unand yang berkategori mahasiswa Bidik Misi dan UKT level 1 dan 2.
Sikap politik mahasiswa UNJ terhadap undang-undang ibukota negara tahun 2022 Iqbal Syafrudin; Mohammad Maiwan; Raharjo
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 1 Oktober 2022
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v22i1.30391

Abstract

Tujuan penelitian ini guna untuk meneliti dan mendeskripsikan sikap mahasiswa terhadap pemindahan ibukota Negara serta Undang-undang ibukota Negara (IKN) tahun 2022, pada penelitian ini sikap mahasiswa diwakili oleh para ketua badan eksekutif mahasiswa (BEM) fakultas yang berjumlah 8 orang sebagai elite politik yang merupakan representasi sikap mahasiswa dari masing-masing fakultasnya. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan campuran antara kuantitatif dan kualitatif yang mana untuk lebih memahami masalah penelitian dengan mengonvergensi (atau mentriangulasi) data kuantitatif yang berupa angka-angka dan data kualitatif yang berupa rincian-rincian deskriptif. Hasil dari penelitian ini ialah 75% atau 6 orang dari 8 orang ketua BEM fakultas setuju terhadap kebijakan pemindahan ibukota. Sedangkan, 60% atau 5 orang ketua BEM fakultas menerima Undang-undang (UU) IKN. Alasan 6 orang ketua BEM setuju pemindahan ibukota karena Jakarta dirasa sudah terlalu padat serta alasan 5 orang ketua BEM menerima UU IKN karena dirasa pemindahan ibukota memerlukan konstitusi yang jelas. Kesimpulan pada penelitian ini ialah Mahasiswa yang diwakili para ketua BEM mayoritas setuju dengan kebijakan pemindahan ibukota Negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur serta menerima UU IKN sebagai konstitusi yang menjadi landasan pemindahan ibukota dengan memberikan saran perbaikan terhadap perencanaan pemindahan ibukota serta isi dari UU IKN.
Pendidikan Karakter Melalui Peran Pemuda Dalam Melestarikan Kesenian Jathilan Dhiya'ulhaq, Adham Faishal
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 2 April 2023
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v22i2.25421

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk menganalis peran pemuda dalam pelestarian budaya khususnya kesenian jathilan di Sanggar Jathilan Ngaran I Borobudur, dalam mengembangkan pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, dan wawancara untuk memperoleh data yang diinginkan. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dn menarik kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan metode triangulasi data. Peran pemuda dalam melestarikan kesenian jathilan dengan melakukan inovasi pada tarian dan pelatihan kepada anak. Pelestarian kesenian jathilan dapat menanamkan pendidikan karakter kepada pemuda dengan gerakan tarian yang meng implementasikan nilai-nilai karakter. 1) Nilai religius didapat melaui gerakan pembuka 2) nilai tanggung jawab bisa diambil saat gerakan pemimpin pasukan memberikan arahan serangan kepada musuh 3)nilai kerjasama ditunjukan pada saat tarian perang 4) nilai nasionalisme ditunjukan melalui peperangan 5) nilai toleransi ditunjukan saat penari ada yang trance atau kerasukan.
Peran Komunitas Hopeeducation dalam Pengembangan Civic Virtue Generasi Muda Bangka Belitung Suntara, Reza Adriantika
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 2 April 2023
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v22i2.29725

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran yang dilakukan komunitas hopeeducation dalam pengembangan civic virtue pada generasi muda di Bangka Belitung. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Metode ini peneliti lakukan melalui proses observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian ini memuat penjelasan mengenai strategi dan proses pengembangan civic virtue bagi generasi muda melalui aktivitas yang dijalankan dalam komunitas hopeeducation. Selain itu, penelitian ini juga menjelaskan temuan mengenai nilai-nilai civic virtue yang tumbuh dalam diri anggota hopeeducation, yakni nilai kesukarelaan, nilai altruistis, dan nilai peduli sosial. Civic virtue dalam diri generasi muda dikembangkan melalui rangkaian kegiatan yang berbasis sosial pada komunitas hopeeducation, kegiatan tersebut dilakukan dengan kunjungan ke sekolah, karang taruna, hingga panti asuhan. Pengembangan civic virtue dalam diri generasi muda menjadi hal yang sangat penting guna mengeskalasi sikap-sikap sosial dengan berlandaskan tindakan yang senantiasa mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Adapun temuan masalah yang menjadi tantangan dalam pengembangan civic virtue adalah sering terjadinya fluktuasi keaktifan dalam diri beberapa generasi muda Bangka Belitung. Upaya yang dapat dilakukan dalam menghadapi tantangan tersebut adalah dengan optimalisasi manajemen organisasi sesuai dinamika situasi dalam komunitas hopeeducation. Penelitian ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan urgensi pengembangan civic virtue bagi generasi muda. Abstract This study aims to explain the role played by the hopeeducation community in the development of civic virtue in the younger generation in Bangka Belitung. The approach used is a qualitative approach with qualitative descriptive research methods. This method the researchers did through the process of observation, interviews, and documents studies. The results of this study contain an explanation of the strategy and process of developing civic virtue for the younger generation through activities carried out in the hopeeducation community. In addition, this study also explains the findings regarding civic virtue values ​​that grow in hopeeducation members, namely the value of volunteerism, altruistic values, and social care values. Civic virtue in the younger generation is developed through a series of social-based activities in the hopeeducation community, these activities are carried out by visiting schools, youth organizations, and orphanages. The development of civic virtue in the younger generation is very important in order to escalate social attitudes based on actions that always prioritize common interests above personal interests. The findings of the problem that become a challenge in the development of civic virtue are frequent fluctuations in activeness in several the younger generation of Bangka Belitung. Efforts that can be made in dealing with these challenges are by optimizing organizational management according to the dynamics of the situation in the hopeeducation community. This research is expected to increase awareness of the urgency of developing civic virtue for the younger generation.
Dampak Isu-Isu Global Dalam Perkembangan Pendidikan Kewarganegaraan Di Indonesia basit, abdul; Komalasari, Kokom
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 2 April 2023
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v22i2.31671

Abstract

Berbagai isu-isu global yang terus menghantui negara-negara di dunia menjadi kekhawatiran bersama terutama berkenaan dengan eksistensi warga negaranya. Kehidupan yang semakin dinamis dan kontekstual menyebabkan warga negara dunia harus menyesuaikan dengan lingkungan dengan berbagai macama isu-oisu global dan persoalan yang kompeks. Hal ini berdampak pada berbagai sektor kehidupan diantaranya meliputi bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, kemiskinan, dan kesenjangan sosial lainnya. Berbicara mengenai sektor pendidikan tidak terlepas dari pembelajaran pendidikan kewarganegaraan yang menekankan pada isu-isu global dan cara mengatasinya melalui diskusi kelas. Pendidikan kewarganegaraan dalam perspektif global menawarkan solusi yang menarik bagi warga negara muda khususnya di lingkungan formal untuk terlibat secara aktif, kritis, dan mampu memecahkan masalah. Penelitan ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur berkenaan dengan dampak isu-isu global terhadap perkembangan pendidikan kewarganegaraan khususnya di negara Indonesia. Berdasarkan kajian literatur yang ditemukan oleh penulis bahwa pendidikan kewarganegaraan global dapat dalam pembelajaran di kelas dapat memecahkan berbagai persoalan dan isu-isu global yang actual. Hal ini disebabkan karena pendidikan kewarganegaraan pada hakikatnya merupakan program pembelajaran yang multifaset. Dengan pendidikan kewarganegaraan, peserta didik mampu memiliki komitmen dalam memecahkan isu-isu lokal, nasional bahkan global melalui tanggung jawab sosial, berkompetensi global, dan keterlibatan yang aktif.
Fenomena human trafficking pada perempuan yang dilacurkan di ruang SPA di wilayah Jabodetabek Hisyam, Ciek Julyati; Sarkadi; Syaifudin
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 2 April 2023
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v22i2.33969

Abstract

Tujuan penelitian menjelaskan fenomena human trafficking khususnya perempuan di Indonesia yang dilacurkan di ruang SPA hotel wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi. Metode penelitian dilakukan dengan deskriftif kualitatif, jenis penelitian adalah penelitian fenomenologi. Lokasi penelitian di wilayah Jabodetabek. Hasil penelitian, human trafficking di Indonesia merupakan salah satu kejahatan yang sampai saat ini belum terselesaikan. Data International Organization for Migration (IOM), mencatat tahun 2005-2017 ada 8.876 korban trafficking di Indonesia. Ada dua cara kerja pelaku dalam mencari korbannya yaitu menawarkan korban kerja dengan gaji yang tinggi dan menawarkan kerja yang tidak perlu ada tes dan ijasah. Bentuk jaringan sosial pada kasus human trafficking pada perempuan yang dilacurkan di Jabodetabek adalah jaringan sosial parsial dan jaringan sosial kepentingan. Menurut Barnes (dalam Clyde, 1971) jaringan sosial parsial adalah jaringan yang dimiliki oleh individu terbatas pada bidang kehidupan tertentu. Sedangkan jaringan sosial kepentingan (interest) merupakan jaringan dimana hubungan sosial terbentuk karena bermuatan kepentingan. Jaringan kepentingan terbentuk oleh hubungan yang bermakna pada tujuan tertentu. Pada jaringan sosial parsial, para informan menjadi korban human trafficking karena mereka melakukan kontak sosial dengan orang yang mengajak mereka bekerja, karena terkait dengan bidang ekonomi dan sosial. Human trafficking terjadi disebabkan beberapa faktor yaitu: Pertama, kemiskinan. Kedua, sulitnya akses lapangan kerja. Ketiga, pendidikan yang rendah. Keempat, masalah keluarga. Kelima, praktek budaya pernikahan dini yang berdampak pada perceraian.
Pengaruh Penilaian Psikomotor Terhadap Pembentukan Participatory Skills Siswa: Pengaruh Penilaian Psikomotor terhadap Pembentukan Participatory Skills Siswa pada Mata Pelajaran PPKn Fani Kardina; Yogi Nugraha; Nadya Putri Saylendra
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 2 April 2023
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v22i2.34177

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan atas dasar penilaian keterampilan siswa pada mata pelajaran PPKn sulit terkontrol oleh guru dan kurang efektif dalam proses pembelajaran yang bersifat daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penilaian psikomotor terhadap pembentukan participatory skills siswa mata pelajaran PPKn kelas VIII SMP Negeri 2 Telukjambe Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 481 siswa dengan jumlah sampel 218 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan tahapan uji normalitas, uji homogenitas, dan analisis regresi linear sederhana. Tahapan uji hipotesis dengan uji determinasi, uji T, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penilaian psikomotor terhadap pembentukan participatory skills siswa, (thitung= 17,362 > ttabel= 1,970; nilai signifikansi= 0,000 < nilai alpha= 0,05) maka Hα diterima sedangkan Ho ditolak, dan presentase tingkat pengaruh penilaian psikomotor terhadap pembentukan participatory skills siswa sebesar 58,3%. Rekomendasi penelitian ini yaitu siswa lebih aktif dalam berpartisipasi saat proses pembelajaran dengan harapan dapat mengeksplor pengalaman keterampilan belajarnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dan guru diharapkan dapat memberikan apresiasi segala bentuk kompetensi yang dimiliki oleh siswa termasuk dalam keterampilan partisipasi siswa. Abstract The effect of psychomotor assessment on the forming Of student participatory skills in Civic Education.This research was conducted on the basis of assessing student skills in Civics subjects that are difficult to control by teachers and less effective in online learning processes. This study aims to determine the effect of psychomotor assessment on the formation of participatory skills of the VIII grade Civics students in SMP Negeri 2 Telukjambe Timur. This study uses a quantitative approach with a survey method. The population in this study amounted to 481 students with a sample of 218 students. Data collection techniques using a questionnaire. The data analysis technique used was the stages of normality test, homogeneity test, and simple linear regression analysis. Stages of hypothesis testing with determination test, T test, and F test. The results show that is an influence of psychomotor assessment on the formation of student participatory skills, (tcount = 17,362 > ttable = 1,970; significance value = 0.000 < alpha value = 0.05) then H_α is accepted whil H_o is rejected, and the percentage level of influence of psychomotor assessment on the formation of student participatory skills is 58.3%. The recommendation of this research is that students are more active in participating in the learning process in the hope of exploring the experience of learning skills to be applied in daily activities, and teachers are expected to be able to appreciate all forms of competence possessed by students, including student participation skills.
Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Melaksanakan Keterbukaan Informasi Publik: Studi Kasus di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang Wiska, Nofal; Asrinaldi, Asrinaldi; Zetra, Aidinil
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 2 April 2023
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v22i2.34243

Abstract

Abstrak Titik lemah dari implementasi keterbukaan informasi publik, berada di kebijakan pemerintah dan kepala daerah. Khusus kepala daerah memiliki kewenangan dalam hal mengeluarkan regulasi, politik anggaran yang pro dengan pengembangan sistim dan budaya keterbukaan dan strategi dalam menggerakkan stakeholders untuk keterbukaan informasi publik.Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan dan menganalisis kebijakan pemerintah daerah di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini, peneliti menemukan bahwa dalam melihat kebijakan kepala daerah sebagai political will di Pesisir Selatan dan Kota Padang dilihat dari (a) aspek regulasi dan perangkat keputusan yang dibuat merupakan titik tolak bagaimana sebuah kebijakan bisa diimplementasikan dengan baik, (b) pemahaman yang sama pada agenda formal, sehingga masalah yang muncul menjadi masalah publik untuk diagendakan menjadi kebijakan publik. ( c) Insentif dan disinsentif pendukung terkait dengan kepatuhan implementator dalam menerapkan kebijakan publik dan (d) bagaimana kepala daerah mengorkestrasi komitmen bersama melalui pendanaan dan sanksi dan penerapan kebijakan, mekanisme penegakan hukum disertai sanksi yang jelas, serta ada dukungan dari pelaksana kebijakan atau birokrat. Abstract Local Government Policies in Implementing Public Information Disclosure: Case Studies in Pesisir Selatan Regency and Padang City. The weak point of the implementation of public information disclosure is in the policies of regional heads. Regional heads have authority in terms of issuing regulations, pro-budgetary politics with system development and a culture of openness and strategies in mobilizing stakeholders for public information disclosure. The purpose of this study is to explain and analyze the policies of regional heads in Pesisir Selatan Regency and Padang City in implementing public information disclosure. This study uses a qualitative approach with a case study research type. Data collection techniques were carried out using interviews and documentation methods. From the results of this study, researchers found that in viewing regional head policies as political will in Pesisir Selatan and Padang City seen from (a) the regulatory aspects and the decision tools made are the starting point for how a policy can be implemented properly, (b) a good understanding the same on the formal agenda, so that problems that arise become public issues to be scheduled to become public policies. (c) Supporting incentives and disincentives related to implementer compliance in implementing public policies and (d) how regional heads orchestrate shared commitments through funding and sanctions and implementation of policies, law enforcement mechanisms accompanied by clear sanctions, and support from policy implementers or bureaucrats.
Strategi Peningkatan Usulan Aspirasi Masyarakat dan Daerah Dalam Perencanaan Pembangunan Nasional Riansyah, Reza Pratama; Nurdin, Nurliah; Sutrisno, Edy
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 2 April 2023
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v22i2.35034

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengapa usulan aspirasi masyarakat dan daerah dalam perencanaan pembangunan secara nasional belum optimal; dan menelaah bagaimana strategi peningkatan usulan aspirasi masyarakat dan daerah dalam perencanaan pembangunan nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman and Saldana (2014). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa usulan aspirasi masyarakat dan daerah dalam perencanaan pembangunan secara nasional belum optimal antara lain disebabkan oleh (1) Belum optimalnya pengembangan sistem usulan aspirasi masyarakat dan daerah yang sesuai dengan kebutuhan anggota serta kebutuhan masyarakat; (2) Belum adanya regulasi yang mengatur sebagai pedoman untuk melakukan pengolahan Aspirasi Masyarakat dan Daerah, (3) Belum maksimalnya SDM yang tersedia, khususnya tenaga fungsional; dan (4) Belum maksimalnya dukungan anggaran untuk menghasilkan output dalam rangka pelaksanaan tugas Puskadaran tergolong sangat minim. Untuk itu, Strategi Peningkatan Usulan Aspirasi Masyarakat dan Daerah dalam Perencanaan pembangunan di daerah harus memperhatikan adanya sinkronisasi, koordinasi dan integrasi dengan perencanaan pembangunan nasional, karena capaian tujuan pembangunan daerah harus bersifat mendukung pencapaian tujuan pembangunan secara nasional. Abstract Strategy for Increasing Community and Regional Aspiration Proposals in National Development Planning. This study aims to investigate why proposals for community and regional aspirations in national development planning have not been optimal and how the strategy for increasing community and regional aspirations in national development planning can be improved. This research employs a qualitative approach with a descriptive approach. The interactive model Miles, Huberman, and Saldana were used to analyze the data (2014). The research findings indicate that the proposals for community and regional aspirations in national development planning are not yet optimal, among other reasons, because (1) the proposed system for community and regional aspirations is not yet optimally developed following the needs of members and the needs of the community; (2) no regulation regulates as a guideline for processing Community and Regional Aspirations; and (3) the available human resources are insufficient. For this reason, as a result, the Strategy for Enhancing Proposed Community and Regional Aspirations in Regional Development Planning must prioritize synchronization, coordination, and integration with national development planning because regional development goals must support national development goals.
Analisis perbandingan pendidikan multikultural Indonesia dengan Negara Amerika, Kanada dan Inggris Ervista Eries, Avril Aura; Fridayanti, Alyah; Fachira , Niken
Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 23 No. 1 Oktober 2023
Publisher : Program Studi PPKn FIS UNJ & Asosiasi Profesi PPKn Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jimd.v23i1.36834

Abstract

ABSTRAK Pendidikan multikultural di negara maju  menginginkan pendidikan yang menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia dengan cara menghargai dan memahami perbedaan-perbedaan yang dimiliki masing-masing individu. Perbandingan pendidikan multikultural Pertama dari masing-masing negara maju  ini memiliki persamaan dalam pendidikan multikultural yaitu ingin membratas adanya tindakantindakan diskriminasi dan ingin menegakkan hak-hak asasi manusia secara adil, Kedua Perbedaan pendidikan multikultural di Indonesia memberikan peran kepada Kepala Sekolah dalam memantau keberagaman yang dimiliki masing-masing siswa, di Amerika Serikat menerapkan pendidikan multikultural dengan cara memberikan edukasi kepada siswa mengenai keberagaman, di Inggris menerapkan pendidikan multikultural dengan cara sistem penerapan Bahasa, Bahasa inggris bukan menjadi Bahasa satu-satunya. Di Kanada menerapkan pendidikan multikultural dengan cara menerapkan model pendidikan yang merekonstruksi dari keanekaanragaraman budaya. Kata kunci : multikultural, negara maju, pendidikan

Filter by Year

2011 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 25 No.1 Oktober 2025 Vol. 24 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No.2 April 2025 Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 24 No. 1 Oktober 2024 Vol. 23 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 23 No. 2 April 2024 Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 23 No. 1 Oktober 2023 Vol. 22 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 2 April 2023 Vol 22 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 22 No. 1 Oktober 2022 Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 21 No. 2 April 2022 Vol 21 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 21 No. 1 October 2021 Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 20 No. 2 April 2021 Vol 19 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 19 No. 2 April 2020 Vol 20 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 20 No. 1 Oktober 2020 Vol 19 No 01 (2019): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 19 No. 1 Oktober 2019 Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 18 No. 2 April 2019 Vol 18 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 18 No. 1 Oktober 2018 Vol 17 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 17 No. 2 April 2018 Vol 17 No 1 (2017): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 17 No. 1 Oktober 2017 Vol 16 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 16 No. 2 April 2017 Vol 16 No 1 (2016): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, Vol 16 No 1 Oktober 2016 Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 15 No. 2 April 2016 Vol 15 No 1 (2015): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 15 No. 1 Oktober 2015 Vol 14 No 2 (2015): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 14 No. 2 April 2015 Vol 14 No 1 (2014): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi Volume 14 No.1 Oktober 2014 Vol 13 No 2 (2014): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi: Volume 13 No. 2 April 2014 Vol 13 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi: Volume 13 No. 1 Oktober 2013 Vol 12 No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi: Volume 12 No. 2 April 2013 Vol 11 No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi: Volume 11 No. 2 April 2012 Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, Vol 10 No 2 April 2011 More Issue