cover
Contact Name
Yunda Maymanah Rahmadewi
Contact Email
yunda.maymanah@culinary.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
yunda.maymanah@culinary.uad.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Food and Culinary
ISSN : 26218437     EISSN : 26218445     DOI : 10.12928
Journal of Food and Culinary (JFC) is a peer-reviewed open access journal published twice in a year (June and Desember). The JFC focuses on the publication in food service industry and management.
Arjuna Subject : -
Articles 95 Documents
Persepsi Generasi Z Terhadap Pengaruh Media Sosial dalam Intensi Pembelian Makanan Vegetarian ala Korea Pada Bisnis Rice Bowl In.yo Marcella Amanda Genady; Cynthia Michellita
Journal of Food and Culinary Vol. 4 No. 1 [Juni 2021]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v4i1.4128

Abstract

Pesatnya perubahan tren makanan dan minuman menjadi tantangan besar bagi industri kuliner. Dengan adanya pandemi COVID-19, mulai muncul tren makanan vegetarian dan makanan sehat, selain itu makanan Korea juga kian digemari oleh Generasi Z. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui persepsi Generasi Z khususnya konsumen In.yo, sebuah bisnis lokal bertemakan Korea yang menyediakan berbagai varian makanan dengan protein nabati yang diolah dengan cita rasa ala Korea, terhadap pengaruh media sosial dalam intensi pembelian makanan vegetarian ala Korea, meskipun konsumen tidak menjalankan pola hidup vegetarian jenis apapun. Penelitian dilakukan secara daring pada 4 (empat) konsumen In.yo di kota Surabaya, Jombang, dan Samarinda. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Generasi Z meskipun memiliki pengetahuan yang sangat rendah mengenai jenis-jenis vegetarian maupun protein nabati sebagai alternatif daging, memiliki intensi pembelian makanan vegetarian ala Korea  karena  rasa penasaran ingin mencoba karena melihat iklan yang ada di media sosial, ingin menurunkan berat badan,serta karena harga yang lebih murah dibandingkan dengan menu berprotein daging ayam. Sehingga usaha In.yo untuk mengedukasi Generasi Z mengenai pola makan vegetarian melalui media sosial, serta menyediakan pilihan makanan vegetarian memiliki pengaruh besar untuk mengubah persepsi Generasi Z terhadap makanan vegetarian ala Korea.
Potensi Penambahan Aerami (Air Rendaman Abu Jerami) Sebagai Pengawet Alami Untuk Bahan Makanan Siti Umaira; Agil Dhiemitra Aulia Dewi; Astari Puruhita Ansokowati
Journal of Food and Culinary Vol. 4 No. 1 [Juni 2021]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v4i1.4129

Abstract

Penerapan aturan baru yaitu Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dilakukan oleh pemerintah untuk menekan angka positif Covid-19 akibat dari dampak kenaikan kasus yang sangat tinggi di Indonesia menuntut masyarakat agar membatasi kegiatan diluar rumah. Adanya pembatasan kegiatan masyarakat diluar rumah membuat masyarakat harus menyimpan dan mengolah makanan dengan benar dan mengurangi frekuensi belanja ke pasar atau keluar rumah sekadar untuk membeli makanan. Pengawetan makanan adalah salah satu teknik yang digunakan untuk meningkatkan daya simpan suatu makanan. Ada banyak cara yang digunakan untuk mengawetkan makanan baik secara alami atau dengan menggunakan bahan kimia. Salah satu contohnya adalah pengawetan menggunakan air rendaman abu jerami atau lebih dikenal dengan air ki. Tujuan dari artikel ini adalah menganalisis efektifitas penggunaan air rendaman abu jerami sebagai pengawet alternatif dan sebagai pengawet alami pada makanan.  Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengkaji dan melakukan analisis berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Berdasarkan analisis data yang dilakukan diperoleh bahwa penambahan konsentrasi air rendaman abu jerami kedalam bahan makanan terbukti menghambat pertumbuhan mikroorganisme dan efektif untuk mengawetkan makanan dengan memperpanjang daya simpan makanan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk dilakukannya penelitian yang lebih lanjut mengenai pengaruh penambahan air rendaman abu jerami terhadap daya simpan suatu bahan  makanan.
Analisis Strategi Pemasaran Usaha Catering Makanan Sehat untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) Sudarti Sudarti; Rima Wardiana
Journal of Food and Culinary Vol. 4 No. 2 [Desember 2021]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v4i2.4124

Abstract

COVID-19 telah merubah tatanan kehidupan dalam waktu yang sangat singkat di dunia. Indonesia yang merupakan salah satu  negara dengan menduduki peringkat serius dalam terdampak merebaknya COVID-19 membuat pemerintah mengambil kebijakan pembatasan interaksi masyarakat. Pembatasan interaksi masyarakat ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 di level terendah. Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui faktor lingkungan internal yang berpengaruh terhadap strategi pemasaran usaha Catering makanan sehat untuk Orang Tanpa Gejala (OTG); 2) Mengetahui faktor lingkungan eksternal yang berpengaruh terhadap strategi usaha Catering makanan sehat untuk OTG, dan 3) Mengetahui sistem pemasaran yang sesuai untuk usaha Catering makanan sehat untuk OTG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dimana data diperoleh dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan di secara random dimana terdapat OTG pada kampung yang berada di wilayah Kota Yogyakarta.. Hasil lapangan digunakan untuk analisis SWOT yang terdiri dari tabel IFAS, tabel EFAS, matriks IE, dan matriks SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor internal yang berpengaruh berupa Lokasi Strategis, Inovasi makanan up to date, Takaran gizi pada makanan sesuai kebutuhan, pemesanan harga produk makanan menyesuaikan kebutuhan, kurang promosi, keterbatasan armada pengiriman, Sumber Daya Manusia (SDM) dengan kemampuan terbatas. Faktor eksternal: jumlah pesaing sedikit, suplai tenaga kerja banyak, daya beli konsumen (OTG), suplai bahan pokok, respon masyarakat di sekitar baik, menu makanan mudah ditiru, faktor alergi makanan pada konsumen (OTG), harga bahan pokok yang tidak stabil.
Analisis Strategi dan Pengembangan Usaha Tria Cake & Catering Di Kota Rembang pada Saat Pandemi Covid-19 Zenny Zanuba Arifah; Farid Jabbar Al Alif
Journal of Food and Culinary Vol. 4 No. 2 [Desember 2021]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v4i2.5042

Abstract

Keberadaan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) memberikan kontribusi terhadap terciptanya investasi nasional karena berpotensi untuk perekonomian negara melalui penurunan tingkat pengangguran dan kemiskinan. UMKM tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak diterapkan strategi manajemen, seperti produksi, manajemen keuangan dan pemasaran, apalagi seperti saat ini yang tengah terjadi pandemi Covid-19 banyak UMKM yang terdampak dan mengalami kerugian. Penelitian ini merupakan menggunakan pendekatan observasi melalui wawancara secara online kepada pemilik UMKM. Dengan adanya penerapan strategi manajemen yang baik dan tepat UMKM Tria Cake & Catering mampu bertahan dan berkembang dengan baik sampai saat ini. Dapat disebutkan bahwa UMKM tersebut tidak terdampak pandemi. UMKM tersebut melakukan penerapan strategi pemasaran dengan membaca peluang bisnis yang tersedia seperti penjualan bahan-bahan penunjang kesehatan seperti jahe, madu dan buah buahan, atau penambahan usaha penunjang pada usaha sebelumnya seperti party planner. Selain itu diadakannya diskon 10% saat penjualan awal bulan dapat menambah daya tarik tersendiri Terhadap UMKM Tria Cake & Catering. Metode pemasaran UMKM tersebut memanfaatkan sosial media seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram untuk mempromosikan usahanya pada jam khusus promosi, sekitar 17.00-20.00 WIB karena pada jam-jam tersebut banyak konsumen yang sedang beristirahat dan sedang menggunakan gadget.
Efek Jenis Jahe dan Pre Treatment Blansing Terhadap Karakteristik Fisikokimia Minuman Jahe Instan Zahra Fidela; Iffah Muflihati; Enny Purwati Nurlaili; Arief Rakhman Affandi
Journal of Food and Culinary Vol. 4 No. 2 [Desember 2021]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v4i2.5425

Abstract

Jahe merupakan salah satu tanaman rimpang yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat. Salah satu pemanfaatan jahe adalah diolah menjadi minuman instan. Namun, selama ini pengolahan minuman jahe instan menggunakan rimpang jahe langsung tanpa diberikan perlakuan pendahuluan terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis jahe dan penambahan perlakuan pendahuluan blansing dengan asam sitrat 0,05% terhadap sifat fisikokimia dan sensoris minuman jahe instan. Penelitian ini menggunakan rancangan percobaan faktorial dengan dasar Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan dua faktor yaitu jenis jahe (jahe merah, jahe gajah, jahe emprit) dan ada tidaknya perlakuan pendahuluan blansing dengan asam sitrat 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai L*, a*, b* jahe instan perlakuan pendahuluan blansing dan jahe instan tanpa perlakuan pendahuluan menunjukkan nilai yang berbeda nyata. Nilai total fenol akan meningkat setelah jahe ditambahkan perlakuan pendahuluan blansing, dengan nilai total fenol tertinggi pada jahe merah perlakuan pendahuluan blansing sebesar 18,18%. Jenis jahe dan penambahan perlakuan pendahuluan blansing tidak memberikan pengaruh pada kelarutan dan waktu rehidrasi minuman jahe instan.
Pengaruh Ekuitas Merek (Brand Equity) Terhadap Keputusan Pembelian Produk Starbucks Coffee pada Masa Pandemi (Studi Kasus di Starbucks Coffeee XXI Empire Yogyakarta) Nida Khaerunnisya; Marsudi Endang Sri Rejeki
Journal of Food and Culinary Vol. 5 No. 1 [Juni 2022]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v5i1.5424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh ekuitas merek (brand equity) dalam keputusan pembelian pelanggan pada gerai Starbucks XXI Empire Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan observasional. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kuesioner dengan Skala Likert pada 100 responden pelanggan Starbucks Coffee Yogyakarta XXI Empire yang dipilih secara acak dengan simple random sampling. Penelitian dilaksanakan pada bulan April - Juni 2021 dengan kriteria inklusi konsumen yang membeli produk Starbucks minimal 2 kali selama masa pandemi COVID-19. Hasil penelitian menyatakan adanya pengaruh yang positif dan signifikan antara brand equity terhadap keputusan pembelian, antara brand awareness terhadap keputusan pembelian, antara brand loyalty terhadap keputusan pembelian. Semakin meningkatnya brand equity dari Starbucks Coffee maka semakin tinggi pula keputusan konsumen untuk melakukan pembelian pada Starbucks Coffee di masa pandemi COVID-19 ini.
Pembuatan Cendol dari Tepung Jerami Nangka dengan Rasio Bahan yang Berbeda Indah Sari; Shintiya Diyah Ayu Mayang Sari; Sopiyan Amir; Iffah Muflihati; Sari Suhendriani
Journal of Food and Culinary Vol. 5 No. 1 [Juni 2022]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v5i1.5642

Abstract

Buah nangka memiliki limbah berupa jerami. Jerami nangka memiliki karakteristik yang hampir mirip dengan buah nangka serta memilki kandungan karbohidrat dan serat sehingga dapat diolah menjadi tepung. Tujuan dari penelitian ini untuk memanfaatkan limbah dan mengkaji penggunaan tepung jerami nangka terhadap karakteristik cendol. Metode yang digunakan untuk membuat tepung jerami nangka melalui proses blanching selama 5 menit kemudian pengeringan selama 24 jam dan penghalusan hingga diperoleh tepung jerami nangka. Tepung yang dihasilkan menjadi bahan dasar pembuatan cendol yang dicampurkan dengan tepung tapioka. Rasio tepung jerami nangka dan tapioka yang digunakan adalah 2:1, 3:1, dan 4:1. Hasil menunjukkan bahwa rasio 2:1 menghasilkan kadar air cendol tertinggi. Penggunaan tepung jerami nangka yang lebih banyak akan meningkatkan kecerahan cendol. Sifat sensoris dan tingkat kesukaan panelis dari ketiga rasio yang berbeda menunjukkan hasil yang tidak berbeda secara nyata.
Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Biji Cempedak (Artocarpus champeden) terhadap Karakteristik Fisikokimia Kue Semprit Lucky Hartanti; Selviana Putri Herawati; Tri Rahayuni
Journal of Food and Culinary Vol. 5 No. 1 [Juni 2022]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v5i1.6293

Abstract

Kue semprit adalah salah satu kue kering jenis biskuit berlemak dan termasuk dalam klasifikasi kue kering dengan teknik semprot. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kecenderungan mutu dari kue semprit dengan adanya substitusi tepung biji cempedak, serta mendapatkan substitusi terbaik dari tepung terigu dengan tepung biji cempedak berdasarkan karakteristik fisikokimia dan sensori. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor, yaitu substitusi tepung terigu dan tepung biji cempedak (P) yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dengan 4 kali ulangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan tepung biji cempedak sebagai bahan pensubstitusi tepung terigu dalam pembuatan kue semprit berpengaruh terhadap kadar air, kadar abu, protein, dan karbohidrat, namun tidak berpengaruh terhadap kadar lemak kue semprit. Perlakuan terbaik diperoleh dari substitusi tepung terigu dengan 60% tepung biji cempedak dengan hasil uji karakteristik fisikokimia berupa kadar air 2,51%, kadar abu 1,48%, kadar lemak 30,28%, kadar protein 7,99%, dan kadar karbohidrat 57,74%.
Kajian Literatur: Peran Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Bisnis Jasa Makanan Ririn Yuzarni; Sri Nova Deltu; Aldo Anugrah
Journal of Food and Culinary Vol. 5 No. 1 [Juni 2022]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v5i1.6580

Abstract

Peran dari fungsi manajemen sumber daya manusia selalu menjadi topik menarik dimana saja, diseluruh dunia, terutama di dunia wirausaha. Pada dasarnya tujuan dari penelitian literatur ini adalah untuk mendapatkan hasil yang konsisten, tentang korelasi peran dari fungsi manajemen sumber daya manusia terhadap bisnis jasa makanan secara kronologis yang bersumber dari jurnal dan buku yang terkait. Lebih lanjut, penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan metode observasi literatur yang bersumber dari beberapa jurnal terkait bisnis jasa makanan. Tentu saja, tulisan ini menciptakan kontribusi orisinalitas untuk pengembangan hubungan kedua variabel itu sendiri. Poin terakhir dari penelitian ini adalah dalam bentuk kesimpulan yang menunjukkan fakta bahwa fungsi manajemen sumber daya manusia memiliki peran dan sangat berpengaruh terhadap jalannya suatu usaha, khususnya pada bisnis jasa makanan.
Analisis Kadar Tanin, Saponin, dan Flavonoid Teh Herbal Daun Nangka dan Rempah Eka Ayu Mentari Putri; Mazarina Devi; Soenar Soekopitojo
Journal of Food and Culinary Vol. 5 No. 1 [Juni 2022]
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jfc.v5i1.6589

Abstract

Daun nangka dan rempah-rempah seperti kapulaga, cengkeh, dan pekak diketahui memiliki kandungan antioksidan berupa tanin, saponin dan flavonoid. Tanin merupakan senyawa antioksidan sekaligus senyawa yang menjadi ciri khas rasa sepat pada teh. Pemanfaatan daun nangka dan rempah yang diolah menjadi teh herbal diharapkan mampu menjadi produk teh herbal yang kaya antioksidan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis teh herbal dengan perbandingan daun nangka dibanding rempah 5:3, 6:2 dan 7:1 terhadap, kadar tanin, saponin, dan flavonoid. Metode penelitian ini yaitu eksperimen dengan menggunakan RAL, terdapat tiga perlakuan dengan dua pengulangan. Data dianalisis menggunakan One Way ANOVA dan dengan uji lanjut DMRT. Hasil penelitian menunjukkan teh herbal yang memiliki kadar tanin tertinggi 520,563 mg/l pada perbandingan 7:1, kadar saponin tertinggi 62,590 mg/l pada perbandingan 7:1, dan kadar flavonoid tertinggi 2906,793 mg/l pada perbandingan 7:1.

Page 6 of 10 | Total Record : 95