cover
Contact Name
sudirman
Contact Email
sudirmanunwir@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
edumjournal@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Edum Journal
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 26204363     EISSN : 26221098     DOI : -
Core Subject : Social,
Focus artikel on the edum journal that is on the education management and humoniora. While the scope of articles that are published in the fields of education and social.
Arjuna Subject : -
Articles 199 Documents
MENINGKATKAN KETERAMPILAN SAINS ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN EKSPERIMEN HUJAN PELANGI Murniati, Wa Ode; Usman, Usman; Risnajayanti, Risnajayanti; Rohmiati, Rohmiati; Hermanto, Hermanto; Amaluddin, Roni
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.295

Abstract

Keterampilan sains anak usia dini adalah keterampilan yang melibatkan kemampuan anak untuk mengeksplorasi, mengamati, dan memahami dunia di sekitar mereka melalui pengalaman langsung. Keterampilan ini sering dikembangkan melalui permainan, percobaan sederhana, dan interaksi dengan lingkungan. Berdasarkan observasi awal yang di lakukan peneliti mengenai keterampilan sains anak usia 5-6 tahun di TK PGRI Wary Desa Lamanu Kecamatan Kabawo Kabupaten Muna yang seluruhnya berjumlah 16 orang anak didik dari jumlah tersebut hanya 18,75% atau sekitar 3 orang anak didik yang mampu meningkatkan keterampilan sainsnya sementara 81,25% atau sekitar 13 orang anak didik masih kurang atau belum optimal dalam keterampilan sains sehingg masih perlu ditingkatkan oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sains anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan eksperimen hujan pelangi di TK PGRI Wary dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini 16 orang anak didik dari 11 orang anak perempuan dan 5 orang anak laki-laki anak usia 5-6 tahun yang dilakukan pada bulan oktober 2024. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pada siklus I, tingkat keberhasilan peserta didik dalam menguasai keterampilan sains mencapai 68,75%, sedangkan pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan pencapaian sebesar 93,75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan eksperimen hujan pelangi dapat meningkatkan keterampilan sains anak, terutama dalam hal pengamatan, pengenalan fenomena alam, dan pemecahan masalah sederhana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode eksperimen berbasis tindakan kelas dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan keterampilan sains pada anak usia dini.
MANAJEMEN INOVASI PENDIDIKAN DALAM MENGINTEGRASIKAN TEKNOLOGI DIGITAL DI SEKOLAH DASAR: PELUANG DAN TANTANGAN SDN 1 BUMI DIPASENA MULYA Saman, Saman; Wahyudi, Apri
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.296

Abstract

Penelitian dilakukan di SDN 1 Bumi Dipasena Mulya karena sekolah ini terletak di daerah terpencil dengan keterbatasan infrastruktur dan sumber daya, namun tetap berupaya mengintegrasikan teknologi digital dalam pembelajaran. Kondisi unik tersebut menjadikan sekolah ini sebagai lokasi yang relevan untuk mengkaji secara mendalam strategi manajemen inovasi dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang integrasi teknologi​. Penelitian ini mengkaji manajemen inovasi pendidikan dalam mengintegrasikan teknologi digital di SDN 1 Bumi Dipasena Mulya. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi dalam proses integrasi teknologi digital. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengambilan partisipan menggunakan purposive sampling, yaitu sebanyak 6 partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peluang utama integrasi teknologi meliputi peningkatan kualitas pembelajaran, akses ke sumber belajar yang lebih luas, dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Namun, tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, kurangnya kompetensi guru dalam teknologi, dan resistensi terhadap perubahan. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas manajemen inovasi pendidikan di sekolah dasar.
PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SD-SMP NEGERI SATAP 8 KONAWE SELATAN Endriani, Endriani; Razilu, Zila; Lilianti, Lilianti
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.298

Abstract

Penelitian ini dilakukan mengingat teknologi informasi sangat penting dalam mendukung proses pembelajaran yang efektif di SD-SMP Negeri Satap 8 Konawe Selatan, di mana akses terhadap teknologi masih terbatas. Selain itu, pengintegrasian TI dalam pendidikandi sekolah tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pendidikan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi teknologi informasi (TI) dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran di sekolah tersebut. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi kendala, strategi optimalisasi, serta implikasi penerapan TI dalam konteks sekolah terpencil. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TI masih menghadapi berbagai kendala, termasuk keterbatasan infrastruktur, kompetensi guru, dan akses internet, dengan hanya 30% guru merasa cukup terampil menggunakan TI dalam pembelajaran. Namun, strategi seperti peningkatan pelatihan guru, pengadaan infrastruktur, serta kolaborasi dengan komunitas lokal mampu mendukung optimalisasi penerapan TI. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan pendidikan yang berfokus pada peningkatan aksesibilitas teknologi dan penguatan kompetensi guru. Temuan ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan berbasis TI di daerah terpencil serta peluang aplikasi lebih lanjut dalam konteks serupa.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH UNTUK PENGEMBANGAN PROFESIONAL GURU: TANTANGAN DAN PELUANG Herliani, Herliani; Lilianti, Lilianti; Halima, Halima
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.303

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam pengembangan profesional guru di SMA Negeri 11 Kendari. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana persepsi guru terhadap implementasi MBS dan dampaknya terhadap pengembangan profesional mereka. Tujuan penelitian adalah menganalisis persepsi guru terhadap implementasi MBS dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya dalam pengembangan profesional guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap guru-guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBS memberikan fleksibilitas dan otonomi yang lebih besar kepada guru dalam pengembangan pembelajaran, namun juga menimbulkan tantangan berupa peningkatan beban administratif. Temuan utama mengindikasikan bahwa keberhasilan implementasi MBS bergantung pada dukungan sistem, kepemimpinan sekolah yang efektif, dan partisipasi aktif komunitas sekolah. Selain itu, kolaborasi antara guru, orang tua, serta pemangku kepentingan lainnya turut memperkuat keberlanjutan program. Kejelasan regulasi, alokasi sumber daya yang memadai, serta evaluasi berkala juga menjadi faktor kunci dalam mencapai tujuan pendidikan yang optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah MBS dapat meningkatkan profesionalisme guru ketika didukung oleh strategi yang tepat dan keseimbangan antara otonomi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sekolah.
MENGOPTIMALKAN PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Ningsih, Sindi Eka; Lilianti, Lilianti; Nurzaima, Nurzaima
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.306

Abstract

Penelitian ini adalah kondisi pengelolaan sarana prasarana yang belum optimal, yang berdampak pada kualitas pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sarana prasarana dapat ditingkatkan dan bagaimana dampaknya terhadap kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana prasarana di SDN 28 Kendari masih menghadapi beberapa kendala, seperti perencanaan pengadaan yang belum berbasis analisis kebutuhan, keterbatasan pendanaan, inventarisasi yang tidak rutin, pemeliharaan yang belum terprogram, dan pemanfaatan sarana prasarana yang belum maksimal. Namun, ditemukan juga beberapa praktik inovatif seperti sistem rotasi penggunaan fasilitas pembelajaran dan kemitraan antar sekolah yang menunjukkan potensi positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa optimalisasi pengelolaan sarana prasarana memerlukan pendekatan sistemik yang mengintegrasikan aspek perencanaan berbasis data, pengadaan yang efisien, pemeliharaan preventif, monitoring evaluasi terstruktur, dan pengembangan kapasitas pengelola. Penelitian ini juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan dan penguatan program pemeliharaan berbasis komunitas. Rekomendasi utama adalah pengembangan model pengelolaan sarana prasarana yang adaptif dengan konteks dan kebutuhan sekolah dasar, penguatan sistem perencanaan berbasis data, pengembangan program pemeliharaan preventif, peningkatan kapasitas pengelola dalam pemanfaatan teknologi, dan pengembangan mekanisme monitoring evaluasi yang lebih terstruktur.
PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENDUKUNG KUALITAS PEMBELAJARAN Octaviany, Rini; Bagea, Ishak; M, Rahmwati
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sarana dan prasarana dalam mendukung kualitas pembelajaran di SMAN 2 Kendari. Sarana dan prasarana pendidikan merupakan sumber daya penting yang berperan dalam proses pembelajaran di sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif yang melibatkan wakil kepala sekolah bagian sarana dan prasarana dengan fokus pada teknik pengumpulan data melalui pengamatan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana memberikan dampak besar terhadap kualitas pendidikan, yang dapat meningkatkan motivasi guru serta meningkatkan kepuasan peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan manajemen sarana dan prasarana di sekolah-sekolah lain di Indonesia, serta meningkatkan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya dilakukan manajemen yang baik dalam sarana dan prasarana pendidikan untuk mendukung kualitas pembelajaran di SMAN 2 Kendari.
DESIGNING A STAKEHOLDER ENGAGEMENT MODEL IN EDUCATIONAL POLICY DECISION-MAKING: A CRITICAL LITERATURE REVIEW Cahyanto, Iman; Natsir, Luthfi Faisal; Hidayat, Tofan
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang model keterlibatan pemangku kepentingan dalam pengambilan keputusan kebijakan pendidikan melalui pendekatan kajian literatur kritis. Pengumpulan data fokus pada literatur yang bereputasi scopus. Hasil dari analisis terhadap lima artikel utama yang mengungkapkan bahwa keterlibatan stakeholders yang bersifat transformatif, terstruktur secara multi-level, dan berbasis bukti kontekstual menjadi faktor kunci dalam meningkatkan legitimasi dan efektivitas kebijakan. Model Transformative Stakeholder Engagement Framework (TSEF) yang diusulkan dalam studi ini mengintegrasikan prinsip kolaborasi substantif, tata kelola multi-level, berdasarkan data empiris lokal dengan mempertimbangkan prinsip keadilan sosial. Model ini menawarkan pendekatan partisipatif yang adaptif terhadap dinamika sosial serta mampu menjawab kebutuhan dalam penyusunan kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Rekomendasi untuk penelitian mendatang adalah menguji penerapan TSEF di berbagai konteks lokal Indonesia melalui studi lapangan berbasis metode campuran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya wacana akademik dan memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan kebijakan pendidikan di Indonesia. Kunci : keterlibatan pemangku kepentingan, kebijakan pendidikan, model transformative
PERAN MOTIVASI GURU PENGGERAK DALAM PELAKSANAAN TRANSFORMASI PEMBELAJARAN DI SMA KOLAKA UTARA Junawati, Junawati; Rasid, Rasid; Lilianti, Lilianti
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.305

Abstract

Transformasi pembelajaran memerlukan agen perubahan yang dapat memotivasi dan membimbing implementasi inovasi pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran motivasi guru penggerak dalam pelaksanaan transformasi pembelajaran di SMA Negeri 1 Kodeoha dan SMA Negeri 1 Pakue. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana strategi guru penggerak dalam membangun kesadaran, memberikan dukungan, dan memastikan keberlanjutan transformasi pembelajaran. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen serta informannya meliputi guru penggerak, kepala sekolah, guru mitra, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa guru penggerak berhasil membangun kesadaran kolektif dan momentum perubahan melalui pendekatan adaptif yang mencakup refleksi praktik, sharing pengalaman, dan pendampingan bertahap. Sistem dukungan komprehensif yang dikembangkan meliputi aspek teknis, pedagogis, dan psikologis melalui buddy teaching dan komunitas pembelajaran profesional. Transformasi pembelajaran berdampak pada meningkatnya partisipasi aktif siswa dan berkembangnya kemampuan berpikir kritis. Kesimpulannya, keberhasilan transformasi pembelajaran bergantung pada kemampuan guru penggerak dalam membangun motivasi intrinsik dan mengembangkan sistem dukungan berkelanjutan
PENGARUH MANAJEMEN KONFLIK DAN PENGEMBANGAN DIRI TERHADAP MUTU PELAYANAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Sukarma, Momo; Dekawati, Ipong; Yudaningsih, Nunik; Tamam, Badrud; Supriadi, Andri; Ruhita, Ruhita
Edum Journal Vol. 8 No. 1 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i1.315

Abstract

Abstrak- Keberadaan sekolah dasar memiliki peran penting sebagaimana diterangkan di atas. Oleh karenanya, sekolah dasar senantiasa harus berbenah diri agar dapat memberikan pelayanan kependidikan sesuai harapan penggunanya. Pemerintah telah memanjakan pendidikan dasar melalui pengembangan kurikulum, ketersediaan berbagai sarana prasarana. Ketika sekolah-sekolah tersebut memiliki kurikulum dan sarana yang memadai, maka pelayanan pendidikan menjadi faktor penentu menjadi dasar pilihan para orangtua untuk menyekolahkan anaknya. Banyak faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan pendidikan, di antaranya manajemen konlik dan pengembangan diri guru. Dalam penelitian ini ingin mengetahui dan menganalisis besaran pengaruh manajemen konflik dan pengembangan diri guru terhadap mutu pelayanan pendidikan baik secara parsial maupun simultan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert, terhadap 50 orang guru. Pengolahan hasil penelitian menggunakan teknik analisis regresi. Uji signifikansi menggunakan uji-F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan manajemen konflik terhadap mutu pelayanan pendidikan. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pengembangan diri guru terhadap mutu pelayanan pendidikan. (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan manajemen konflik dan pengembangan diri guru secara simultan terhadap mutu pelayanan pendidikan. Beranjak dari kondisi tersebut, penulis menyarankan: (1) Dalam rangka memperbaiki kondisi kedua dimensi yang masih mendapat skor rendah tersebut, untuk memperbaiki suasana toleransi dapat dilakukan dengan cara memberikan pencerahan kepada para guru untuk lebih fleksibel dalam menerima perbedaan pendapat, nilai, atau pandangan. Hal ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan kerja sama meskipun adanya perbedaan. Guna lebih kompromistik, Ketika terjadi konflik hendaknya melibatkan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik untuk mencapai kesepakatan di mana setiap pihak memberikan atau menahan sebagian dari keinginan atau tuntutannya. Kompromi diterapkan untuk mencapai solusi yang dapat diterima oleh semua pihak. (2) Bagi guru pengembangan diri melalui pelatihan merupakan suatu keniscayaan, karena ilmu pengetahuan terus berkembang seiring dengan tuntutan kemajuan dari masyarakatpun meningkat. Untuk mengimbangi dinamika kemajuan tersebut pelatihan bagi guru menjadi penting. Guna memaksimalkan hasil dari pengembangan diri melalui pelatihan dimaksud hendaknya pelatihan disesuaikan dengan melihat gap atau kesenjangan antara kemampuan yang harus dimiliki dengan kemampuan yang dimiliki saat ini. Metodenya yang terkenal dengan istilah SGTNA atau skill gap training need analysis. Melalui analisis tersebut dapat diketahui training apa yang sebaiknya diberikan kepada guru.