cover
Contact Name
eko maulana syaputra
Contact Email
ekomaulanasyaputra@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afiasi@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 24425885     EISSN : 26223392     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Afiasi merupakan Jurnal Kesehatan Masyarakat yang memuat naskah hasil penelitian maupun naskah konsep di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan setiap 4 (empat) bulan.
Arjuna Subject : -
Articles 241 Documents
Hubungan Pola Asuh Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita Wilayah Kerja Puskesmas Rias 2022 Lestari, Ewi; Kusmadeni, Deri; Sutinbuk, Dedek
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v8i3.306

Abstract

Stunting dapat mengancam bagi masa depan anak-anak di Indonesia karena menyebabkan terjadinya penurunan pada pertumbuhan dan perkembangan anak. Kejadian Stunting pada balita berhubungan dengan peran orang tua terutama ibu dalam keluarga seperti praktik pemberian makan, rangsangan psikososial, praktik kebersihan diri, sanitasi lingkungan, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan. Penelitan ini untuk mengetahui hubungan pola asuh ibu dengan kejadian Stunting pada balita usia 0-59 bulan di wilayah kerja puskesmas Rias kecamatan Toboali kabupaten Bangka Selatan tahun 2022. Penelitian ini menggunakan desain studi Case Control yang memiliki populasi kasus 137 balita Stunting dan populasi kontrol 998 balita tidak Stunting dengan sampel kasus 60 balita Stunting dan sampel kontrol 60 balita tidak Stunting. Pengambilan sampel ini menggunakan teknik Simple Random Sampling. Penelitian menunjukan hubungan pola asuh ibu dengan kejadian Stunting pada balita usia 0-59 bulan di wilayah kerja puskesmas Rias adalah praktik pemberian makan p(0,000), rangsangan psikososial p(0,000), praktik kebersihan diri p(0,000), sanitasi lingkungan p(0,000), dan pemanfaatan pelayanan kesehatan p(0,006). Ada hubungan yang bermakna antara pola asuh ibu berdasarkan praktik pemberian makan, rangsangan psikososial, praktik kebersihan diri, sanitasi lingkungan, dan pemanfaatan pelayanan kesehatan.  
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan: Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan Velanda, Velanda; Sutinbuk, Dedek; Wahab, Sabda
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v8i3.308

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien adalah hasil penilaian pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan dengan membandingkan apa yang diharapkan sesuai dengan pelayanan kesehatan yang sesungguhnya. Berdasarkan data jumlah kunjungan pasien di Puskesmas se-Kabupaten Bangka Selatan pada tahun 2020 dan 2021 memperoleh peringkat ke tiga dari sepuluh Puskesmas dan tahun 2022 memperoleh peringkat ke 4 dari sepuluh Puskesmas untuk jumlah kunjungan pasien terendah. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan. Metode: Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional melalui metode survey analitik, sampel sebanyak 150 responden. Hasil: Analisis univariat pada dimensi Tangible 52% menyatakan kurang baik, dimensi Reliability 54% menyatakan baik, dimensi Responsiveness 52,7% menyatakan kurang baik, dimensi Assurance 58% menyatakan baik, dimensi Empathy 56,7% menyatakan baik, dan Kepuasan Pasien 51,3% menyatakan kurang puas terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Rias. Hasil analisis bivariat terdapat hubungan antara dimensi Tangible dengan kepuasan pasien dan nilai p = 0,000 < 0,05, nilai OR = 1,901. Terdapat hubungan antara dimensi Reliability dengan kepuasan pasien dan nilai p = 0,000 < 0,05, nilai OR = 1,185. Terdapat hubungan antara dimensi Responsiveness dengan kepuasan pasien dan nilai p = 0,000 < 0,05, nilai OR = 1,448. Terdapat hubungan antara dimensi Assurance dengan kepuasan pasien dan nilai p = 0,000 < 0,05, nilai OR = 4,297 dan terdapat. Terdapat hubungan antara dimensi Assurance dengan kepuasan pasien dan nilai p = 0,000 < 0,05, nilai OR = 8,266. Kesimpulan: Pada Dimensi Tangible sebesar 52% dan Responsiveness sebesar 52,7 menyatakn kurang puas sedangkan pada dimensi Reliability sebesar 54%, Assurance sebesar 58% dan Empathy 56,7% pasien menyatakan puas terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan. Serta terdapat hubungan antara aspek Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy dengan Kepuasan Pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan dengan nilai p = 0,000 < 0,05.
Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit, Implementation of Patient Safety Culture in Hospitals: Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit, Implementation of Patient Safety Culture in Hospitals Sari, Desi Wulan; Rosyidah , Rosyidah; Rulyandari, Rochana
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v8i3.316

Abstract

Abstrak Budaya keselamatan pasien merupakan sebuah produk dari nilai, sikap, kompetensi dan pola perilaku individu atau kelompok yang menentukan komitmen, style dan kemampuan suatu organisasi pelayanan kesehatan terhadap program keselamatan pasien (3). Rumah sakit perlu menerapkan budaya keselamatan pasien, dikarenakan budaya keselamatan pasien merupakan hal pokok dan mendasar dalam melaksanakan program keselamatan pasien di rumah sakit dan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi keselamatan pasien (7). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan budaya keselamatan pasien di rumah sakit pada database Sinta yang dilakukan dengan menganalisis pada tema/topik penelitian, metode penelitian, dan hasil penelitian yang digunakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui narrative literature review pada sepuluh rujukan yang terindeks database Sinta dengan rentang terbit dari 2018 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya keselamatan pasien sudah diterapkan oleh setiap rumah sakit meskipun belum sepenuhnya optimal. Meskipun begitu, ada juga rumah sakit yang penerapan budaya keselamatan pasiennya sudah baik. Penelitian penerapan budaya keselamatan pasien di rumah sakit merupakan penelitian yang banyak diteliti di beragam jurnal. Adapun analisis metode penelitiannya, budaya keselamatan pasien banyak diteliti menggunakan metode kuantitatif, kualitatif dan mix method. Abstract Culture safety patient is a product from values, attitudes, competencies and pattern behavior individual or decisive group commitment, style and ability something organization service health to the safety program patient. Home sick need apply culture safety patients (3), due to patient safety culture is Thing tree and deep fundamental implement a safety program _ patient at home sick and is wrong one factor important influences _ safety patient (7). This study aims to determine the application of patient safety culture in hospitals to the Sinta database by analyzing the research themes/topics, research methods, and research results used. The research method uses a qualitative approach through a narrative literature review on ten references indexed by the Sinta database with a range of publications from 2018 to 2023. The results showed that a patient safety culture has been implemented by every hospital even though it is not fully optimal. Even so, there are also hospitals that have a good patient safety culture. Study application patient safety culture in the hospital lots of research researched in various ways journal. As for analysis method his research, patient safety culture a lot researched use method quantitative, qualitative and mix method.
Faktor yang Berhubungan dengan Safety Driving pada Operator Forklift di PT X Indramayu Tahun 2022 Lestari, Epriati; Nurbaeti, Tayong Siti; Nisa, Roifatun
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v8i3.330

Abstract

Safety driving adalah suatu usaha yang dilakukan untuk meminimalisisr tingkat bahaya dan memaksimalkan keadaan aman dalam berkendara demi menciptakan suatu kondisi yang mana berada pada titik tidak membahayakan pengendara lain dan menyadari kemungkinan bahaya yang dapat terjadi di sekitar kita. Forklift adalah salah satu alat berat yang digunakan seseorang untuk mengangkat dan menempatkan barang dengan beban yang berat dan besar. Namun, ada resiko cidera atau bahkan kematian apabila operator forklift belum terlatih mengenndarai forklift. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan safety driving pada operator forklift di PT X Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini sebanyak 30 orang dengan menggunakan Teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan masa kerja, pengetahuan dengan Safety Driving pada Operator Forklift (p-value 0,000). Tidak ada hubungan umur, Pendidikan dengan Safety Driving pada Operator Forklift (p-value 0,919, p-value 0,654).
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Personal Hygiene Organ Reproduksi Saat Menstruasi Pada Siswi SMAN 1 Lhoknga Kecamatan Lhoknga Tahun 2023 Aufa, Rizqa; Zakaria , Radhiah; Andria , Dedi
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i1.333

Abstract

Personal Hygiene organ reproduksi merupakan perawatan khusus pada alat kelamin luar yang dilakukan oleh wanita untuk memelihara kesehatannya terutama saat menstruasi. Dampak yang akan terjadi apabila perilaku personal hygiene tidak dilakukan antara lain remaja putri tidak dapat memenuhi kebersihan alat reproduksinya sehingga dapat terkena infeksi saluran kemih, keputihan dan gangguan kesehatan reproduksi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku personal hygiene alat reproduksi. Jenis penelitian ini ialah kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi seluruh siswi kelas 1 dan 2 SMAN 1 Lhoknga yang berjumlah 97 siswi dan sampel berjumlah 97siswi. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariate dengan menggunakan analisis chi-square melalui SPSS. Hasil penelitian menunjukkan sumber (p-value=0.264), peran orang tua (p-value=0.000), pengetahuan (p-value=0.324), sikap (p-value=0.002) dan peran teman sebaya (p-value=456). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan peran orang tua dan sikap dengan perilaku personal hygiene alat reproduksi saat menstruasi pada siswi SMAN1 lhoknga dan tidak adanya hubungan antara sumber informasi, pengetahuan dan sikap terhadap perilaku personal hygiene alat reproduksi saat menstruasi pada siswi SMAN 1 Lhoknga. Pihak sekolah diharapkan dapat bekerja sama dengan tenaga kesehatan agar dapat memberikan penyuluhan kesehatan terutama tentang kesehatan reproduksi kepada siswi-siswi.
Autokorelasi Spasial ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Mentaya Seberang Kabupaten Kotawaringin Timur Rifaldi, Rifaldi; Cahyani, Lenny Indah; Rahmah, Rayhanaddinoor; Chairunnisa, Aulia Rizka; Khuzaimah, Khuzaimah
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i1.336

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit menular yang memicu kematian pada balita di Indonesia. Prevalensi ISPA di wilayah kerja Puskesmas Mentaya Seberang berada di ambang batas prevalensi Kabupaten Kotawaringin Timur. Pencegahan ISPA dapat dikaji melalui epidemiologi spasial menggunakan analisis autokorelasi spasial. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis autokorelasi spasial ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mentaya Seberang Kabupaten Kotawaringin Timur. Metode penelitian ini merupakan rancangan studi ekologi menggunakan metode spasial seperti Moran’s I, Differential Moran’s I, Local Indicator of Spasial Autocorrelation (LISA) dan Getis Ord Gi* melalui aplikasi GeoDa. Unit analisis spasial yang digunakan pada tingkat rukun tetangga (RT). Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat autokorelasi spasial global ISPA pada balita, Adanya autokorelasi spasial lokal dengan 2 wilayah High-Low pada periode januari – juni sedangkan pada periode juli – desember terdapat 1 wilayah High-Low dan 1 wilayah Low-High. Tidak ditemukan hotspot dan coldspot ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Mentaya Seberang.
Analisis Peran Psychological Climate dalam Pelayanan Kesehatan Petugas Administrasi Rawat Jalan di RSUD Masohi di Kabubapten Maluku Tengah: Analisis Peran Psychological Climate dalam Pelayanan Kesehatan Petugas Administrasi Rawat Jalan di RSUD Masohi di Kabubapten Maluku Tengah Rosyidah, Rosyidah; Amalia, Dian Riskha; Ruliyandari , Rochana
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i1.341

Abstract

ANALISIS PERAN PSYCHOLOGICAL CLIMATE DALAM PELAYANAN KESEHATAN PETUGAS ADMINISTRASI RAWAT JALAN DI RSUD MASOHI KABUPATEN MALUKU TENGAH Analysis The Role Of Psychological Climate In The Health Services Outpatient Administrative Workers at The Masohi Hospital, Central Maluku District Dian Riskha Amalia1, Rosyidah 2*, Rochana Ruliyandari 3 Abstrak Pendahuluan: Psychological climate atau iklim psikologis ditempat kerja memainkan peran penting dalam membentuk kualitas layanan yang diberikan. Peran Psychological Climate petugas administrasi di RSUD Masohi memiliki dampak terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien. Psychological climate yang positif menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mempengaruhi berbagai aspek pelayanan. Tujuan: Mengetahui peran psychological climate dalam pelayanan kesehatan dan pengaruh mutu pelayanan kesehatan administrasi rawat jalan di RSUD Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Metode: Penelitian ini menggunkan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk pengamatan secara mendalam terkait iklim psikologis petugas administrasi rawat jalan di RSUD Masohi. Hasil: Iklim psikologis di RSUD Masohi memainkan peran utama dalam membentuk lingkungan kerja yang positif terutama bagi petugas administrasi rawat jalan. Faktor-faktor seperti dukungan manajemen, pengakuan terhadap kinerja, dan tantangan dalam pekerjaan mempengaruhi motivasi dan kinerja petugas. Walaupun role clarity terjamin, masih ditemukan kebutuhan untuk meningkatkan kinerja petugas agar sesuai menurut PERMENKES RI Nomor 30 Tahun 2022 tentang mutu pelayanan kesehatan. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan Iklim psikologis petugas administrasi rawat jalan di RSUD Masohi melalui faktor-faktor seperti dukungan manajemen, kejelasan peran, kebebasan berekspresi, pengakuan, kontribusi, dan tantangan. RSUD Masohi juga sebaiknya Meningkatkan role clarity melalui sosialisasi dan pelatihan yang intensif tentang SOP, melibatkan petugas dalam pengambilan keputusan terkait pemindahan tugas, dan memberikan penjelasan spesifik tentang kriteria evaluasi kinerja berbasis peran. Kata Kunci: Psychological climate , Petugas Administrasi Rwat Jalan, Mutu Pelayanan. Abstract Introduction: Workplace psychological climate have a significant impact on the caliber of services rendered. The psychological climate of administrative staff members at Masohi Regional Hospital affects the standard of care given to patients. A favorable mental atmosphere fosters a productive workplace and affects many facets of customer service. Objective: Knowing the role of psychological climate in health services and the influence of the quality of outpatient administrative health services at Masohi Hospital, Central Maluku Regency. Method: The psychological environment of the outpatient administration personnel at Masohi Regional Hospital is thoroughly investigated or examined in this research using a qualitative technique and case study methodology. Results: Particularly for outpatient administration workers, Masohi Hospital's psychological climate has a significant impact on a happy work environment. Performance evaluations and management assistance are two factors that affect officer motivation and output. In order to satisfy the seven criteria of highquality health care, officers' performance still has to be enhanced, even though job clarity is assured. Conclusion: This study shows that elements such as management support, role clarity, freedom of speech, recognition, contribution, and challenge shape the psychological environment of outpatient administrative officers at Masohi Regional Hospital. To increase role clarity, explanations regarding assignments must be clear and detailed, especially regarding role-based performance evaluation criteria, and Masohi Regional Hospital should routinely carry out extensive socialization and training regarding SOPs. Keywords: Psychological Climate, outpatient of the Administrative Officers, Service Quality.
Pengaruh Status Gizi Kehamilan, ASI Eksklusif, dan Imunisasi Dasar dengan Stunting Pasca Pandemi Covid-19 di Kabupaten Balangan: Pengaruh Status Gizi Kehamilan, ASI Eksklusif, dan Imunisasi Dasar dengan Stunting Pasca Pandemi Covid-19 di Kabupaten Balangan Khaira, Dicky Septiannoor; Hidayat, Rahmat; Ramadhani, Aulia
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i1.349

Abstract

Abstrak Pada bulan Juni 2023 Indonesia telah resmi lepas dari masa pandemi Covid-19 dan menjadi masa endemi. Masa peralihan dari pandemi ke endemi tentunya akan ada dampak baik maupun buruk terutama pada aspek kesehatan yaitu stunting. Terjadi perburukan stunting ketika masa pandemi Covid-19 dan dampak dari stunting sudah tentu buruk bagi masa depan anak secara fisik maupun motorik. Penelitian ini dilaksanakan 2 Kecamatan dan 6 Desa lokasi fokus stunting Kabupaten Balangan pada bulan Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan desain case control. Sampel dengan perbandingan 1:2 maka total sampel untuk kelompok kasus sebanyak 22 balita usia 24-59 bulan yang stunting dan kelompok kontrol sebanyak 44 balita usia 24-59 bulan yang normal. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh status gizi kehamilan, ASI eksklusif, dan imunisasi dasar dengan stunting pasca pandemi Covid-19 di Kabupaten Balangan. Hasil analisis statistik chi square menunjukkan bahwa status gizi kehamilan, ASI eksklusif, dan imunisasi dasar berpengaruh dengan stunting pasca pandemi Covid-19 di Kabupaten Balangan. Para calon ibu dan para ibu agar lebih memperhatikan kesehatan yaitu aspek keseimbangan status gizi, pemberian ASI secara eksklusif, dan pemberian imunisasi dasar yang lengkap sesuai dengan umur anak. Kata kunci: ASI Eksklusif, Imunisasi Dasar, Pasca Pandemi, Status Gizi Kehamilan, Stunting Abstract In June 2023, Indonesia officially emerged from the COVID-19 pandemic and has become an endemic period. The transition period from pandemic to endemic will of course have both good and bad impacts, especially on the health aspect, namely stunting. Stunting worsened during the Covid-19 pandemic and the impact of stunting is certainly bad for children's future physically and motorically. This research was carried out in 2 sub-districts and 6 villages where the stunting focus was located in Balangan Regency in October 2023. This research used a case-control design. With a sample ratio of 1:2, the total sample for the case group was 22 toddlers aged 24-59 months who were stunted and the control group was 44 toddlers aged 24-59 months who were normal. This research aims to analyze the effect of pregnancy nutritional status, exclusive breastfeeding, and basic immunization on stunting after the COVID-19 pandemic in Balangan Regency. The results of the chi-square statistical analysis show that the nutritional status of pregnancy, exclusive breastfeeding, and basic immunization influence stunting after the COVID-19 pandemic in Balangan Regency. Expectant mothers and mothers should pay more attention to health, namely aspects of balancing nutritional status, exclusive breastfeeding, and providing complete basic immunization according to the child's age. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Basic Immunization, Post-Pandemic, Pregnancy Nutritional Status, Stunting
Memanfaatkan Data untuk Meningkatkan Pengambilan Keputusan Berbasis Bukti dalam Sistem Kesehatan Indonesia : Memanfaatkan Data untuk Meningkatkan Pengambilan Keputusan Berbasis Bukti dalam Sistem Kesehatan Indonesia Zain, Nabiilah Salsa; Ulya, Nadiyatul; Wasir, Riswandy; Istanti, Novita Dwi
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i1.352

Abstract

Abstrak Sistem kesehatan Indonesia menghadapi beberapa masalah salah satunya yaitu proses pengambilan keputusan. Untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi pengelolaan sistem kesehatan, pengambilan keputusan yang tepat dan efektif sangat penting untuk dilakukan. Pendekatan berbasis bukti data, juga dikenal sebagai praktik berbasis bukti (EBP), menekankan penggunaan bukti ilmiah yang kuat, seperti hasil penelitian dan data kesehatan, dalam proses pengambilan keputusan dalam sistem kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan data untuk meningkatkan pengambilan keputusan berbasis bukti dalam sistem kesehatan Indonesia. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur. Sumber data tinjauan literatur ini didapatkan dari PubMed dan Google Scholar. Data penelitian diambil dari tahun 2019-2024. Berdasarkan tinjauan literatur yang telah dilakukan menghasilkan sistem kesehatan Indonesia sedang meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanannya, meskipun terdapat tantangan seperti keterbatasan fasilitas, sumber daya yang terbatas, serta kemampuan pengumpulan dan analisis data yang tidak memadai. Kata kunci: Analisis, Evaluasi, Pengambilan keputusan berbasis bukti, Sistem informasi kesehatan, Strategi untuk meningkatkan penggunaan data Abstract The Indonesian health system faces several problems, one of which is the decision-making process. In order to improve the quality of services and the efficiency of the management of the health system, proper and effective decision-making is essential. The data-based approach, also known as evidence-based practice (EBP), emphasizes the use of strong scientific evidence, such as research results and health data, in the decision-making process in the health system. This research is a literature review. This literature survey data source is obtained from PubMed and Google Scholar. The research data is from the years 2019-2024. Based on the literature review that has been carried out, it shows that the Indonesian health system is improving the accessibility and quality of its services, even though there are challenges such as limited facilities, limited resources, and inadequate data collection and analysis capabilities. Keywords: Analysis, Evaluation, Evidence-based decision making, Health information systems, Strategies to improve data use
Analisis Pelaksanaan Program Penanggulangan Tuberkulosis pada Puskesmas Kuta Alam Tahun 2023. Kamalurrijal, Kamalurrijal; Fahdhienie, Farrah; Aramico, Basri
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i2.356

Abstract

Tuberculosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia. Menurut WHO secara global pada tahu 2022 diperkirakan 10 juta orang meninggal dengan Tuberculosis (TB). setara dengan 132 kasus per 100.000 penduduk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi pelaksanaan program penanggulangan TBC di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Tahun 2023. Penelitian ini bersifat kualitatif yang dilaksanakan pada tanggal 24-31 Juli tahun 2023 dengan jumlah informan 4 orang. Data utama penelitian ini adalah data primer dilengkapi dengan data sekunder. Data sekunder di ambil dari Puskesmas Kuta Alam. Data primer didapatkan dengan melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview) kepada Kepala Puskesmas, PJ Program TBC dan pasien penderita TBC, dianalisis menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat kebijakan khusus di Puskesmas Kuta Alam, pendanaan kegiatan Program berasal dari dana BOK, angka keberhasilan pengobatan sudah 100%, tidak mencapai standar nasional pada Angka Penemuan Kasus (CDR), ketidakstabilan Angka Notifikasi Kasus (CNR), penurunan Angka Penjaringan Kasus dari tahun ke tahun yang mengakibatkan kurang optimalnya pelaksanaan program penanggulangan TBC yang berjalan di Puskesmas Kuta Alam. Kepada pihak Puskesmas yaitu meningkatkan pelaksanaan program penanggulangan TBC khususnya pada penyuluhan tentang TBC, menambah jumlah SDM agar memadai dan fokus dalam penanganan TBC. Pada Dinas Kesehatan perlu memperbanyak sosialisasi langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat sehingga mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat secara umum tentang TBC dan bahayanya TBC.