cover
Contact Name
eko maulana syaputra
Contact Email
ekomaulanasyaputra@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afiasi@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 24425885     EISSN : 26223392     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Afiasi merupakan Jurnal Kesehatan Masyarakat yang memuat naskah hasil penelitian maupun naskah konsep di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan setiap 4 (empat) bulan.
Arjuna Subject : -
Articles 249 Documents
Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit, Implementation of Patient Safety Culture in Hospitals: Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Di Rumah Sakit, Implementation of Patient Safety Culture in Hospitals Sari, Desi Wulan; Rosyidah , Rosyidah; Rulyandari, Rochana
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v8i3.316

Abstract

Abstrak Budaya keselamatan pasien merupakan sebuah produk dari nilai, sikap, kompetensi dan pola perilaku individu atau kelompok yang menentukan komitmen, style dan kemampuan suatu organisasi pelayanan kesehatan terhadap program keselamatan pasien (3). Rumah sakit perlu menerapkan budaya keselamatan pasien, dikarenakan budaya keselamatan pasien merupakan hal pokok dan mendasar dalam melaksanakan program keselamatan pasien di rumah sakit dan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi keselamatan pasien (7). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan budaya keselamatan pasien di rumah sakit pada database Sinta yang dilakukan dengan menganalisis pada tema/topik penelitian, metode penelitian, dan hasil penelitian yang digunakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui narrative literature review pada sepuluh rujukan yang terindeks database Sinta dengan rentang terbit dari 2018 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya keselamatan pasien sudah diterapkan oleh setiap rumah sakit meskipun belum sepenuhnya optimal. Meskipun begitu, ada juga rumah sakit yang penerapan budaya keselamatan pasiennya sudah baik. Penelitian penerapan budaya keselamatan pasien di rumah sakit merupakan penelitian yang banyak diteliti di beragam jurnal. Adapun analisis metode penelitiannya, budaya keselamatan pasien banyak diteliti menggunakan metode kuantitatif, kualitatif dan mix method. Abstract Culture safety patient is a product from values, attitudes, competencies and pattern behavior individual or decisive group commitment, style and ability something organization service health to the safety program patient. Home sick need apply culture safety patients (3), due to patient safety culture is Thing tree and deep fundamental implement a safety program _ patient at home sick and is wrong one factor important influences _ safety patient (7). This study aims to determine the application of patient safety culture in hospitals to the Sinta database by analyzing the research themes/topics, research methods, and research results used. The research method uses a qualitative approach through a narrative literature review on ten references indexed by the Sinta database with a range of publications from 2018 to 2023. The results showed that a patient safety culture has been implemented by every hospital even though it is not fully optimal. Even so, there are also hospitals that have a good patient safety culture. Study application patient safety culture in the hospital lots of research researched in various ways journal. As for analysis method his research, patient safety culture a lot researched use method quantitative, qualitative and mix method.
Faktor yang Berhubungan dengan Safety Driving pada Operator Forklift di PT X Indramayu Tahun 2022 Lestari, Epriati; Nurbaeti, Tayong Siti; Nisa, Roifatun
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2023): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v8i3.330

Abstract

Safety driving adalah suatu usaha yang dilakukan untuk meminimalisisr tingkat bahaya dan memaksimalkan keadaan aman dalam berkendara demi menciptakan suatu kondisi yang mana berada pada titik tidak membahayakan pengendara lain dan menyadari kemungkinan bahaya yang dapat terjadi di sekitar kita. Forklift adalah salah satu alat berat yang digunakan seseorang untuk mengangkat dan menempatkan barang dengan beban yang berat dan besar. Namun, ada resiko cidera atau bahkan kematian apabila operator forklift belum terlatih mengenndarai forklift. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan safety driving pada operator forklift di PT X Indramayu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini sebanyak 30 orang dengan menggunakan Teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan masa kerja, pengetahuan dengan Safety Driving pada Operator Forklift (p-value 0,000). Tidak ada hubungan umur, Pendidikan dengan Safety Driving pada Operator Forklift (p-value 0,919, p-value 0,654).
Analisis Pelaksanaan Program Penanggulangan Tuberkulosis pada Puskesmas Kuta Alam Tahun 2023. Kamalurrijal, Kamalurrijal; Fahdhienie, Farrah; Aramico, Basri
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i2.356

Abstract

Tuberculosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia. Menurut WHO secara global pada tahu 2022 diperkirakan 10 juta orang meninggal dengan Tuberculosis (TB). setara dengan 132 kasus per 100.000 penduduk. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi pelaksanaan program penanggulangan TBC di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Tahun 2023. Penelitian ini bersifat kualitatif yang dilaksanakan pada tanggal 24-31 Juli tahun 2023 dengan jumlah informan 4 orang. Data utama penelitian ini adalah data primer dilengkapi dengan data sekunder. Data sekunder di ambil dari Puskesmas Kuta Alam. Data primer didapatkan dengan melakukan wawancara mendalam (Indepth Interview) kepada Kepala Puskesmas, PJ Program TBC dan pasien penderita TBC, dianalisis menggunakan metode triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat kebijakan khusus di Puskesmas Kuta Alam, pendanaan kegiatan Program berasal dari dana BOK, angka keberhasilan pengobatan sudah 100%, tidak mencapai standar nasional pada Angka Penemuan Kasus (CDR), ketidakstabilan Angka Notifikasi Kasus (CNR), penurunan Angka Penjaringan Kasus dari tahun ke tahun yang mengakibatkan kurang optimalnya pelaksanaan program penanggulangan TBC yang berjalan di Puskesmas Kuta Alam. Kepada pihak Puskesmas yaitu meningkatkan pelaksanaan program penanggulangan TBC khususnya pada penyuluhan tentang TBC, menambah jumlah SDM agar memadai dan fokus dalam penanganan TBC. Pada Dinas Kesehatan perlu memperbanyak sosialisasi langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat sehingga mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat secara umum tentang TBC dan bahayanya TBC.
Menantang Paradigma : Citra Tubuh dan Obesitas pada Remaja Akhir di Indonesia Sokang, Yasinta Astin; Sidharta, Novetania
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i2.358

Abstract

The adolescent perspective on body image is influenced by individual experiences and mass media portrayals. Considering society's perception that being thin and having fair skin defines beauty, this research aimed to explore the body image of late adolescents in Indonesia. The researchers hypothesized that adolescents with obesity would have a negative body image, while non-obese adolescents would have a positive body image. The Body Appreciation Scale-2 (BAS-2) was used for measurement. A total of 421 late adolescent respondents (aged 18-21) from various islands in Indonesia participated in the study. The research findings rejected the initial hypothesis. Based on categorization according to Body Mass Index (BMI), respondents categorized as underweight, normal weight, overweight, and obesity type I exhibited high body image categories. Meanwhile, respondents classified as obesity type II had a moderate body image category. These results are discussed in detail in the discussion section.
Faktor Petugas Kesehatan dalam Keberhasilan Pengobatan Penyakit Kusta di Tingkat Puskesmas Kabupaten Indramayu Rahmah, Alifia Nur; Santik, Yunita Dyah Puspita
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i2.361

Abstract

Jumlah kasus baru kusta di Kabupaten Indramayu pada tahun 2022 sebanyak 377 kasus (21,37 per 100.000 penduduk) dan RFT Rate PB sebesar 88,889 sedangkan RFT Rate MB sebesar 79,17. Sedangkan pada tahun 2023 jumlah kasus kusta sebanyak 299 kasus (12,92 per 100.000 penduduk) dan RFT Rate PB sebesar 84,85 sedangkan RFT Rate MB sebesar 76,7. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor keberhasilan pengobatan dari segi faktor pendorong petugas pemegang program kusta di Kabupaten Indramayu. Jenis penelitian ini menggunakan metode analitik observasional (mencari hubungan antar variabel) dengan pendekatan cross sectional. Kasus dalam penelitian ini yaitu faktor pendorong keberhasilan pengobatan dari sigi petugas pemegang program, kriteria inklusi yaitu petugas kusta yang bekerja di puskesmas wilayah kerja Dinkes Kabupaten Indramayu dan memiliki angka keberhasilan pengobatan (RFT). Sampel yang ditetapkan sebesar 33, dengan teknik purposive sampling, instrumen yang digunakan yaitu kuisioner terstruktur. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara pengalaman kerja (p value=0,009), tingkat pengetahuan (p value=0,023), motivasi kerja (p value=0,024), dan tidak ada hubungan antara usia (p value=1,000), pelatihan kusta (p value=0,601), jenis profesi (p value= 0,485). Saran kepada petugas kusta di puskesmas untuk meningkatkan motivasi kerja, pengetahuan kusta dan aktif dalam kegiatan CFR serta pemberian obat kepada penderita, supaya dapat menaikkan angka keberhasilan pengobatan kusta.
Faktor-faktor yang mempengaruhi literasi kesehatan pada Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Moncongloe: Faktor-faktor yang mempengaruhi literasi kesehatan pada Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Moncongloe Jariyah, Ainun; Sudiamin, Fitri H.; Syahridayanti, Syahridayanti; Arliatin, Arliatin; Astuti, Astuti
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i2.363

Abstract

Latar Belakang: Literasi kesehatan memiliki peran yang sangat penting dan cukup besar dalam kesehatan. Literasi kesehatan juga sanga penting dimiliki oleh seorang ibu hamil, mengingat AKI yang semakin bertambah setiap harinya karena proses kehamilan dan persalinan. Sehingga ibu hamil diperlukan literasi baik agar dapat mencari, mengakses, dan memahami informasi mengenai masalah-masalah pada kehamilan nya sehingga dapat mengambil keputusan terhadap permasalahan yang dialaminya. Oleh karena itu, perlu diketahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi literasi kesehatan terutama pada ibu hamil karena ibu hamil rentan terhadap penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang dapat mempengaruhi literasi kesehatan pada ibu hamil. Metode: penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Moncongloe pada bulan september sebanyak 77 ibu hamil. Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 56 orang. Uji analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: hasil analisis bivariat di dapatkan terdapat hubungan yang signifikan antara usia dengan literasi kesehatandengan nilai siggnifikan (0,001), terdapat hubungan antara pendidikan dengan literasi kesehatan dengan nilai signifikan (0,00), terdapat hubungan dengan akses informasi kesehatan dengan literasi kesehatan dengan nilai signifikan (0,011), terdapat hubungan gravida dengan literasi kesehatan dengan nilai signifikan (0,00), terdapat hubungan antara paritas dengan literasi kesehatan dengan nilai signifikan (0,00).
Pengembangan Aplikasi Android Berbasis Ai untuk Kader Institusi Masyarakat Perdesaan (IMP) Sebagai Strategi Peningkatan Penanganan Stunting Basrowi, Basrowi; Utami, Pertiwi; Daryuni, Popi; Rifayanto, Rania Permata; Mahendra, Yoga
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i2.364

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, terutama aplikasi berbasis Android, menawarkan potensi besar untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi kader IMP. Pengembangan aplikasi stunting berbasis kecerdasan buatan (AI) merupakan inovasi penting dalam upaya penanganan stunting secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi Android berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dapat membantu kader IMP dalam melakukan pemantauan dan penanganan stunting secara lebih efektif. Metode pengembangan yang digunakan pada penelitian ini terdapat empat fase yaitu riset dasar, pengembangan konsep, pembuatan prototipe, uji coba produk dan peluncuran produk. Hasil penelitian menunjukkan aplikasi ini memiliki potensi besar dalam mendukung kader Institusi Masyarakat Perdesaan (IMP). Fitur-fitur dalam aplikasi tersebut membantu kader IMP untuk mendeteksi, memantau, dan menangani kasus stunting secara lebih efektif dan efisien. Penggunaan AI dalam aplikasi ini juga membantu dalam pengumpulan dan analisis data secara real-time, yang sangat berguna bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran
Perbandingan Literasi Kesehatan Mahasiswa Aktif Fakultas Kesehatan dengan Non Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro Semarang Butar, Hotma Akelina Butar; Aryani, Lenci; Hartini, Eko; Wulandari, Fitria
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i2.368

Abstract

Literasi kesehatan merupakan hal yang penting bagi siswa kesehatan karena mereka akan menjadi model bagi orang untuk melakukan perilaku sehat dan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, hasil pencarian kembali pada tahun 2016 terhadap mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro menunjukkan 40,3% responden memiliki tingkat literasi kesehatan yang rendah (likely inadequate dan likely peoblematic) sehingga perlu dilakukan penelitian tentang perbandingan literasi kesehatan pada mahasiswa kesehatan dan non kesehatan sebagai dasar tindak lanjut edukasi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan tingkat literasi kesehatan pada mahasiswa fakultas kesehatan dengan non kesehatan di Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner menggunakan instrument HLS-EU-SQ10-IDN. Sampel penelitian sebanyak 100 mahasiswa yang terdiri dari 50 mahasiswa fakultas kesehatan dan 50 mahasiswa fakultas non kesehatan dengan metode “quota sampling”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan uji statistik independent t-test. Adapun rata rata indeks literasi kesehatan mahasiswa non fkes sebesar 29,58 hal ini lebih rendah dibandingkan mahasiswa fkes yaitu sebesar 33,94, sebanyak 48% mahasiswa fakultas kesehatan memiliki tingkat literasi kesehatan yang baik dan sebesar 38% pada mahasiswa fakultas non kesehatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara literasi kesehatan mahasiswa fakultas kesehatan dengan non kesehatan (p value 0.003 < 0,05).
Analisis Implementasi Kebijakan Manajemen Tata Kelola Di Rumah Sakit Mitra Medika Medan Amplas Hutajulu, Setia Megawati; Nuraini, Nuraini; Nasution, Ramadhani Syafitri
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i2.383

Abstract

Tata kelola merupakan sistem tata kelola dalam melaksanakan manajemen yang baik dan dapat membantu dalam uapaya meningkatkan kinerja perusahaan dan kualitas pelayanan khususnya perusahaan rumah sakit yang memberikan pelayanan jasa kesehatan kepada masyarakat, penerapan tata kelola yang baik pada perusahaan menjadi salah satu faktor yang mendukung perusahaan dalam meningkatkan pelayanan dan inovasi manajemen, Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan aspek tata kelola seperti aspek transparansi, akuntabilitas, responslibilitas, kemandirian, kewajaran dan hambatan yang dighadapi, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan membuktikan fenomena dalam permasalahan penelitian Informan penelitian sebanyak 6 orang termasuk direktur, kepala bagian keuangan, SDM, komite mutu, kepala keperawatan dan perawat, Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pelaksanaan tata kelola di rumah sakit Mitra Medika Amplas pada aspek transparansi sudah berjalan namun belum dilakukan secara keseluruhan karena banyak aspek yang bersifat privasi rumah sakit, dalam pelaksanaan akuntabilitas rumah sakit sudah menjalankan sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku, dalam pelaksanaan aspek responsibilitas bahwa rumah sakit sudah melaksanakan aseperti SDM kesehatan sudah melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan profesinya masing-masing, pada aspek kemandirian bahwa rumah sakit dapat melaksanakan segala sesuatu secara mandiri, dalam aspek kewajaran bahwa rumah sakit sudah melaksanakan dan memperlakukan seluruh karyawan dengan wajar dan adil. Saran dalam penelitian ini adalah perlu melaksanakan aspek transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, kemandirian dan kewajaran dapat lebih dilaksanakan lebih baik lagi dan secara keseluruhan serta dapat sebagai sasaran dalam pelaksanaan audit internal rumah sakit Mitra Medika Amplas.
Upaya Pengelola Yogyakarta International Airport dalam Menekan Angka Perilaku Merokok Melalui Ketersediaan Smoking Room: Upaya Pengelola Yogyakarta International Airport dalam Menekan Angka Perilaku Merokok Melalui Ketersediaan Smoking Room Legoningsih, Astri Nine; Pratiwi, Firdha Yovianti; Khalidah, Karimatul; Setiawati, Sulis; Afifah, Yusriyyah Nur; Reza, Muhammad Dhimas Alfa; Setiawan, Andri; Kodriati, Nurul
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2024): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v9i3.337

Abstract

Rokok merupakan zat adiktif yang apabila dihisap secara rutin dapat menimbulkan kerugian bagi kesehatan individu dan masyarakat. Berdasarkan data Riskesdas 2023, jumlah perokok yang ada di Yogyakarta sebesar 232.346,63 jiwa. Peningkatan jumlah perokok di Indonesia mendorong pemerintah membuat kebijakan terkait rokok. Salah satunya adalah penerapan ruang khusus merokok di ruang publik seperti Yogyakarta International Airport (YIA) guna memastikan bandara sehat bebas asap rokok. Kebijakan ini meliputi larangan merokok di sembarang tempat, tersedia ruangan khusus untuk merokok, bebas dari iklan rokok, serta terdapat himbauan larangan merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya dari pengelola YIA dalam mengoptimalkan ruangan khusus merokok sebagai salah satu cara menekan perilaku merokok di YIA. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Terdapat 4 informan yang dipilih di area check in YIA yang ditentukan dengan teknik penentuan sampel yaitu purposive sampling. Hasil dari penelitian ini adalah adanya penyediaan smoking room di YIA dikelola oleh masing-masing tenant di ruang check-in dan ruang tunggu pengunjung. Namun, belum semua pengunjung memahami sepenuhnya tentang keberadaan smoking room. Akibatnya, masih terdapat pengunjung yang merokok di luar area smoking room. Tingkat kesadaran pengunjung dalam menegur pelanggaran tersebut masih rendah karena beberapa pengunjung cenderung menghindari konflik dengan menjauh daripada mengingatkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah cara pengelola bandara dalam mengoptimalkan smoking room di YIA adalah dengan menyerahkan pengelolaan smoking room kepada masing-masing tenant. Pihak pengelola bandara YIA tidak memiliki program yang dikhususkan untuk menekan angka perilaku merokok di YIA. Pengelola hanya menyediakan fasilitas smoking room.