cover
Contact Name
asriyadin@gmail.com
Contact Email
asriyadin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
asriyadin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880294     EISSN : 26219166     DOI : https://doi.org/10.37630/jpm
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan MIPA STKIP Taman Siswa Bima, terbit 2 kali setahun dengan edisi Januari–Juni dan Juli-Desember. Sebagai media informasi, pemikiran dan hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ilmu pengetahuan alam.
Arjuna Subject : -
Articles 1,046 Documents
Systematic Literature Review Pengaruh Penggunaan Aplikasi Matematika Interaktif (Seperti Geogebra) terhadap Minat dan Hasil Belajar Siswa Sayuningsi A.E. Sartika; Maria Editha Bela
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4197

Abstract

Kemudahan dalam mengakses informasi secara leluasa berkat AI dan perangkat mobile telah menggeser produktivitas menjadi sebuah ketergantungan digital. Pembelajaran di sekolah tidak hanya dilakukan dikelas tetapi diluar kelas juga. Banyak masalah pembelajaran yang mudah diselesaikan berkat penggunaan aplikasi pada alat elektronik. Geogebra salah satu aplikasi yang digunakan pada pembelajaran matematika Aplikasi matematika berbasis digital menawarkan kemudahan untuk memahami konsep-konsep rumit serta menawarkan interaksi yang lebih menarik bagi siswa dan guru Penggunaan GeoGebra tidak hanya berpengaruh terhadap minat belajar, tetapi juga berkontribusi dalam mendongkrak hasil belajar matematika siswa. Minat belajar siswa yang tinggi dapat berpengaruh positf pada peningkatan hasil belajar.  Melalui pendekatan systematic literature review (SLR), penelitian ini bertujuan untuk menelaah pengaruh penerapan GeoGebra terhadap minat serta pencapaian belajar matematika. Studi ini dilakukan menggunakan pendekatan tinjauan Pustaka dengan menelusuri artikel-artikel jurnal ilmiah yang relevan dari berbagai sumber diterbitkan dalam 5 tahun terakhir, kemudian dianalisis secara sistematis untuk memperoleh sintesis temuan penelitian. Hasil kajian dari beberapa artikel menunjukkan bahwa secara umum penggunaan GeoGebra memiliki pengaruh positif terhadap terhadap peningkatan pemahaman konsep serta motivasi belajar matematika siswa di kelas.
Implementasi PjBL Terinterasi TPACK dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Waluyo, Edy
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4204

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif seseorang dalam belajar akan menentukan hasil belajarnya. Sementara itu,kemampuan berpikir kreatif yang dimiliki oleh mahasiswa di Indonesia masih tergolong rendah. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan ini adalah penerapan model project based Learning (PjBL). Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa dengan menerapkan PjBL terintegrasi Technological, Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) melalui lesson study. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas melalui lesson studi dengan tiga open class dengan subyek berjumlah 32 orang mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Hamzanwadi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Skor aktivitas mahasiswa selama proses pembelajaran dari open class pertama, kedua dan ketiga terdapat peningkatan rata rata aktivitas sebesar 6,83%. Data rata rata persentase mahasiswa yang mendapat skor kemampuan berpikir kreatif diatas 75 pada open class pertama sampai ketiga sebesar 84,38%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan PjBL terintegrasi TPACK melalui lesson study dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Siti Maisaroh; Erman Erman
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4207

Abstract

Pada pembelajaran IPA hasil belajar menjadi indikator utama yang menunjukkan sejauh mana siswa mampu menguasai konsep-konsep ilmiah. Namun, hasil PISA dan pra-penelitian hasil belajar siswa Indonesia khususnya pada bidang sains masih tergolong rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament (TGT) pada materi klasifikasi makhluk hidup untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif jenis pre-experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design. Analisis hipotesis diukur menggunakan uji Wilcoxon dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dari nilai pretest 38% kategori sangat rendah ke posttest 81% kategori tinggi, didukung hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Sig. < 0,01 atau < 0,05 dan perhitungan nilai effect size juga menunjukkan 0,84 kategori besar. Selain itu, keterampilan sosial siswa meningkat (89%, sangat baik), pembelajaran terlaksana dengan sangat baik, dan respon siswa positif (81%, sangat baik). Dapat disimpulkan bahwa penerapan model kooperatif TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama pada materi klasifikasi makhluk hidup.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa pada Materi Elastisitas Bahan Venty Sopacua; Sally E Untajana; Ashari Bayu P. Dulhasyim; Fryan Sopacua
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4208

Abstract

Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya keterampilan abad ke-21, termasuk keterampilan proses sains (KPS). Namun, dalam praktik pembelajaran, KPS masih jarang dikembangkan sehingga pembelajaran fisika menjadi kurang menarik dan bermakna. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan model pembelajaran yang mampu mengintegrasikan indikator KPS, salah satunya adalah model inkuiri terbimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model inkuiri terbimbing terhadap KPS siswa pada materi elastisitas bahan di kelas XI SMA Negeri 5 Ambon. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan jenis quasi eksperimen dan desain pre-test post-test control group. Sampel terdiri dari 60 siswa yang dibagi menjadi kelas kontrol dan kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan meliputi tes untuk mengukur pengetahuan KPS dan LKPD untuk menilai KPS berdasarkan indikator. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan inferensial menggunakan uji independent t-test, regresi sederhana, serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model inkuiri terbimbing memberikan pengaruh sebesar 23,7% terhadap peningkatan KPS siswa. Selain itu, diperoleh nilai N-Gain sebesar 0,76 dengan kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa siswa menjadi lebih aktif dan terbiasa menerapkan KPS dalam pembelajaran, sehingga dapat disimpulkan Penerapan model inkuiri terbimbing memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan keterampilan proses sains pada materi elastisitas bahan kelas XI-IPA 2 SMA Negeri 5 Ambon.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Literasi Sains dan Hasil Belajar Murid pada Materi Termokimia Rahmawati Fajri; Muhammd Naswir; Yusnaidar Yusnaidar; Muhammad Haris Effendi Hasibuan; Firdiawan Ekaputra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4209

Abstract

Penelitian ini muncul karena masalah rendahnya kemampuan membaca dan memahami ilmu pengetahuan (literasi sains) serta hasil belajar siswa di topik termokimia. Hal ini disebabkan pembelajaran yang masih banyak bergantung pada guru sebagai pusatnya. Sebagai solusi, salah satu cara yang bisa dicoba adalah pendekatan belajar inkuiri terbimbing, di mana siswa lebih aktif ikut serta mencari tahu konsep sendiri lewat proses penelusuran seperti ilmuwan sungguhan.Tujuan utama penelitian ini adalah mengukur dampak penggunaan model inkuiri terbimbing terhadap literasi sains dan hasil belajar siswa di materi termokimia. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, pakai metode quasi-eksperimen bentuk only posttest control group (tanpa pretest). Populasi penelitian adalah semua siswa kelas XI Fase F di SMA Negeri 17 Muaro Jambi pada tahun ajaran 2025/2026. Sampel diambil pakai teknik purposive sampling, lalu dibagi dua kelompok: kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berisi 26 siswa. Instrumen yang dipakai meliputi tes literasi sains dan ujian hasil belajar. Data diolah lewat uji normalitas, uji keseragaman, serta uji hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasilnya, kelas eksperimen unggul dengan skor rata-rata literasi sains 69,23, lebih tinggi dari kelas kontrol yang 62,05 (nilai signifikansi 0,037 < 0,05). Begitu juga hasil belajar: kelas eksperimen rata-rata 64,39, lawan kelas kontrol 59,83 (signifikansi 0,044 < 0,05). Dengan demikian, model inkuiri terbimbing ini berdampak positif dan nyata pada kemampuan literasi sains serta hasil belajar siswa di termokimia.
Eksplorasi Proses Berpikir Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Berbasis Pendidikan Matematika Realistik (PMR) Bernadus Bin Frans Resi; Florianus Aloysius Nay
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4212

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual mengindikasikan bahwa proses berpikir matematis belum berkembang secara optimal. Siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami permasalahan, membangun model matematis, serta melakukan refleksi terhadap hasil yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses berpikir matematis siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual berbasis Pendidikan Matematika Realistik (PMR). Proses berpikir matematis yang dikaji mencakup empat indikator, yaitu pemahaman masalah, pemodelan matematis, penyelesaian, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi eksploratif. Subjek dipilih secara purposif berdasarkan variasi kemampuan matematis. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir matematis siswa berlangsung bertahap dan dipengaruhi oleh kemampuan awal. Siswa berkemampuan tinggi menunjukkan pola berpikir yang lebih sistematis dan reflektif, sedangkan siswa berkemampuan sedang dan rendah mengalami kendala terutama pada tahap pemodelan dan refleksi. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan dinamika proses berpikir matematis siswa secara kontekstual dalam pembelajaran berbasis PMR. Implikasinya, pembelajaran matematika perlu dirancang dengan menekankan penggunaan masalah kontekstual, pemanfaatan representasi visual, serta penguatan aktivitas reflektif secara terstruktur
Pengembangan e-Modul Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Faktor Laju Reaksi Berorientasi Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kasidah Solin; M. Naswir; Asmiyunda Asmiyunda; Yusnidar Yusnidar; Kriswantoro Kriswantoro
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4215

Abstract

Materi faktor laju reaksi dalam pembelajaran kimia sering dianggap sulit oleh peserta didik karena memerlukan pemahaman konsep yang mendalam serta keterkaitan antara teori dan fenomena nyata. Berdasarkan hasil wawancara serta analisis kebutuhan di SMAN 5 Kota Jambi mengungkapkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik masih tergolong rendah, ditambah bahan ajar konveksional berbentuk buku cetak yang minim interaktivitas. Hal ini menggarisbawahi kebutuhan pengembangan bahan ajar berbasis teknologi yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-Modul berbasis inkuiri terbimbing yang layak digunakan dalam pembelajaran kimia. Metode yang digunakan adalah Research & Development yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA, dengan instrumen berupa angket validasi ahli, angket respon guru, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Modul memperoleh nilai rata-rata 4,23 dari ahli materi dan 4,47 dari ahli media dengan kategori sangat layak, serta penilaian sebesar 4,6 dan respon peserta didik 84,40% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, e-Modul yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbantuan Google Sites Pada Materi Sistem Periodik Unsur Tria Ismiani; Yusnidar Yusnidar; Firdiawan Ekaputra; Wilda Syahri; Kriswantoro Kriswantoro
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4216

Abstract

Peserta didik sering merasa materi sistem periodik unsur menantang karena memuat konsep yang abstrak. Hasil wawancara dan analisis kebutuhan di SMA Negeri 10 Kota Jambi mengungkapkan kesulitan memahami hubungan konfigurasi elektron dengan posisi unsur serta sifat-sifat keperiodikan. Media pembelajaran yang digunakan masih bersifat satu arah sehingga kurang optimal meningkatkan partisipasi dan minat belajar. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan media ajar yang lebih variatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, tingkat kelayakan, serta respon peserta didik terhadap multimedia interaktif berbantuan google sites. Metode yang diterapkan yaitu Research & Development dengan model Leee & Owens yang mencangkup analysis, design, development, implementation dan evaluation. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner validasi ahli materi dan media, kuesioner penilaian guru, dan tanggapan peserta didik. Penelitian ini mengindikasikan bahwa multimedia interaktif yang dihasilkan menunjukkan keriteria sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dengan persentase 88%, ahli media 90,1%, penilaian guru 84%, tanggapan peserta didik 91%. Dengan demikian, hasil tersebut mengindikasikan bahwa multimedia tidak hanya memenuhi keriteria kelayakan sebagai sarana pembelajaran, tetapi dapat menarik minat dan meningkatkan motivasi belajar. Selain itu multimedia interaktif ini memiliki keunggulan dalam penyajian materi yang lebih variatif, mendorong keterlibatan aktif peserta didik, serta membantu memvisualisasikan konsep abstrak, sehingga lebih mudah dipahami.
Pengaruh Penggunaan Artificial Intelligence Berbasis Chatbot pada Mata Kuliah Fisika Inti terhadap Hasil Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Pendidikan Fisika Don Jaya Putra; Algiranto Algiranto
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4227

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) berbasis chatbot terhadap peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pendidikan fisika pada mata kuliah Fisika Inti. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa pretest-posttest control group design. Subjek penelitian berjumlah 24 mahasiswa yang terbagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen berupa tes hasil belajar dan tes berpikir kritis yang telah melalui uji validitas serta reliabilitas. Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, independent sample t-test, perhitungan N-Gain, effect size (Cohen’s d), serta uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) dengan nilai effect size sebesar 0,85 (kategori tinggi). Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan chatbot berbasis AI efektif dalam meningkatkan hasil belajar sekaligus kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Pengembangan Komik Video Digital sebagai Media Pembelajaran pada Materi Simbiosis di Kelas VII Dela Anugrah Husain; Arda Arda; Indri Pratiwi
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4229

Abstract

Kurangnya minat dan pemahaman peserta didik terhadap materi pembelajaran menuntut adanya inovasi media yang lebih kreatif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media komik video digital bagi siswa kelas VII serta menguji tingkat validitas dan respons pengguna terhadap media tersebut. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang diadaptasi menjadi empat tahap, yaitu Analysis, Design, Development, dan Implementation, tanpa melaksanakan tahap Evaluation. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi oleh ahli materi dan ahli media serta angket respons peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi, dengan persentase sebesar 92,50% dan 95% dari ahli materi, serta 93,33% dan 78,33% dari ahli media. Selain itu, hasil uji coba terhadap 47 peserta didik menunjukkan respons positif dengan persentase sebesar 82,13% dalam kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan bahwa komik video digital yang dikembangkan valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif di tingkat sekolah menengah pertama.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 4 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 13 No. 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 2 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 1 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 4 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 2 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 12 No 1 (2022): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 11 No 1 (2021): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 10 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 2 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 8 No 1 (2018): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 2 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 7 No 1 (2017): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 6 No 1 (2016): JURNAL PENDIDIKAN MIPA More Issue