cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 24433918     EISSN : 25804766     DOI : -
Jurnal Membaca memuat hasil penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
DISFEMISME KEBAHASAAN KOLOM KOMENTAR AKUN INSTAGRAM @PUANMAHARANIRI SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP Agnes Christina Napitupulu; Dase Erwin Juansah; farid ibnu wahid
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v7i2.18413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk unit gramatikal disfemisme, serta fungsi penggunaan disfemisme dalam kolom komentar akun media sosial Instagram @puanmaharaniri dan hubungannya dengan pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Metode penelitian ini penelitian deskriptif kualitatif yang memberikan data akurat tentang penggunaan kebahasaan disfemisme dan fungsi disfemisme. Data pada penelitian ini adalah ungkapan warganet yang mengandung disfemisme dalam kolom komentar akun media sosial Instagram Puan Maharani. Metode penyediaan data dalam penelitian ini adalah studi pustaka, metode simak, dokumentasi, dan teknik catat. Klasifikasi data pada penelitian ini berdasakan bentuk dan fungsi. Metode penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk unit gramatikal disfemisme dalam kolom komentar akun media sosial Instagram Puan Maharani terdiri dari kata, frasa, dan kalimat. Fungsi penggunaan disfemisme dalam kolom komentar akun media sosial Instagram Puan Maharani yang di antaranya adalah (1) fungsi disfemisme sebagai perantara untuk menyatakan hal yang tabu atau senonoh, (2) fungsi disfemisme sebagai petunjuk rasa tidak suka terhadap seseorang, (3) fungsi disfemisme sebagai penggambaran negatif tentang suatu tindakan, (4) fungsi disfemisme sebagai sarana mengolok-olok; mencela; atau menghina, dan fungsi disfemisme sebagai sarana untuk mengkritik. Hasil penelitian ini akan diimplikasikan ke dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMP, khususnya berkaitan dengan materi teks diskusi.
Meningkatkan Pemahaman Majas dengan Teknik Membaca Lirik Lagu: Eksplorasi Lagu-Lagu pada Album Monokrom Karya Tulus Hafsah Dwiyanti; Dewi Kusumaningsih; Titik Sudiatmi
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v7i2.16791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pemahaman majas dengan teknik membaca lirik lagu-lagu dalam album Monokrom karya Tulus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang digunakan dengan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini ialah lagu-lagu dalam album Monokrom karya Tulus. Bentuk data berupa potongan-potongan lirik lagu ditinjau dari kata dan kalimat yang mengandung majas. Teknik pengumpulan data  menggunakan teknik simak, teknik baca dan teknik catat. Rangkaian analisis data menggunakan urutan deskripsi data, interprestasi data, identifikasi data, klasifikasi data, analisis data. Teknik penyajian hasil analisis menggunakan teknik informal. Hasil penelitian, terdapat 88 data majas dalam album Monokrom karya Tulus, diantaranya 37 majas pertentangan, 31 majas perulangan, 14 data majas perbandingan, 4 data majas pertautan dan 2 data majas sindiran.
INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PERMAINAN KARTU KATA BERGAMBAR Didah Nurhamidah
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v7i2.17656

Abstract

Penelitian ini berisi bahasan internalisasi pendidikan karakter melalui permainan kartu kata bergambar sebagai media sumber belajar mandiri peserta didik pada beberapa sekolah SD/MI yang ada di wilayah Cibinong-Bogor. Oleh karena itu, untuk mencapai hasil pendidikan secara maksimal terutama menginternalisasikan Pendidikan karakter kedalam jiwa peserta didik demi tercapainya tujuan pendidikan yaitu memanusiakan manusia. Tujuan dalam penelitian ini adalah menanamkan nilai-nilai karakter keagamaan sejak dini di antaranya nilai akhlak melalui media kartu kata bergambar untuk menjadikan peserta didik yang terpuji hingga terefleksi dalam prilaku, sikap dan pemikiran yang berdampak dalam kehidupan sehari-hari serta memberikan rangsangan untuk berkembangnya potensi daya pikir peserta didik secara maksimal. Penelitian ini menggunakan Jenis penelitian kualitatif, dengan mendeskripsikan peristiwa, perilaku, atau keadaan pada tepat tertentu secara rinsi dan mendalam dalam bentuk narasi. Hasil penelitian ini yaitu penerapan pendidikan karakter melalui permainan kartu kata bergambar dapat menjadi bahan alternatif media dan strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas karekter siswa menjadi lebih baik. Hasil penelitian ini sudah mencapai indikator yang diharapkan, dengan penerapan permainan kartu kata bergambar ini dapat meningkatkan kebiasaan karakter yang baik peserta didik dalam keseharian.
ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 4 TAHUN BERDOMISILI DI KOTA KARAWANG Hani Handayani; Hendra Setiawan
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v7i2.13766

Abstract

AbstractThis study intends or aims to explain or describe the language acquisition of children at the age of 4 years. This language barrier is seen from the aspect of daily life with the vocabulary that the 4 year old child has, without any help from others. This study uses a qualitative descriptive method, because it is taken from factual data from everyday life. The data were taken from the technique of observing and interviewing the child. And generated or issued with the vocabulary as it is. The researcher took research data from the child, namely the aspect of the child's vocabulary or seen from the syntactic language. From the data above, it can be concluded that the language or language acquisition of children at the age of 4 years can be obtained as is without any engineering or artificiality from the parents or the researcher himself.Keywords: Language acquisition, Vocabulary, Toddler
KAJIAN DAN APLIKASI FORENSIK DALAM PERSPEKTIF LINGUISTIK Dodi Firmansyah
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v7i2.18415

Abstract

Linguistik forensik merupakan bagian dari sains forensik (forensic science) yang semakin berperan penting dalam proses penegakan hukum. Di Indonesia peran dari ilmu ini begitu signifikan saat diberlakukannya Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE. Linguistik forensik berusaha mengungkap bukti-bukti tindak pidana yang berkaitan dengan fakta bahasa, baik tertulis maupun lisan. Kontribusi linguistik dalam bidang forensik mencakup area kajian yang sangat berkembang termasuk membuat kajian tentang latar belakang dan profil para pelaku kejahatan, tindak kejahatan verbal murni, tindak kejahatan semi-verbal, tindakan kejahatan murni nonverbal, dan lain-lain. Dalam penggunaan linguistik forensik, terdapat beberapa kontroversi tentang begitu banyaknya perbedaan keterangan dan pandangan serta syarat yang mengikat (qualifier), keberlakuan fakta-fakta tidak mudah diinterpretasikan secara dikotomis (benar-salah, pasti-tidak pasti). Inilah yang kadangkala menyebabkan hasil kerja ahli linguistik forensik sulit diterima oleh hakim. Namun peran dari ilmu ini tidak dapat dibantah semakin penting dalam penegakan keadilan, termasuk di Indonesia.
PENGARUH METODE DEMONSTRASI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 1 KOTA JAMBI Sofia Anggelina; Herman Budiyono; Hilman Yusra
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v7i2.15242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mendeskripsikan pengaruh metode demonstrasi terhadap pembelajaran menulis teks prosedur pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Data penelitian diperoleh dengan melakukan tes tertulis pada siswa yaitu dari hasil pretest dan posttest. Setelah hasil tes dikumpulkan, data dianalisis menggunakan output SPSS versi 25. Sampel dalam penelitian ini melibatkan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode demonstrasi yang diterapkan pada kelas eksperimen dapat mempengaruhi hasil belajar siswa dalam pembelajaran menulis teks prosedur. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil belajar siswa yang menggunakan metode demonstrasi. Siswa kelas eksperimen pada saat pretest sebelum diberikan perlakuan memperoleh skor rata-rata 60,41 dan rata-rata pretest kelas kontrol 51,04. Setelah dilakukan posttest dengan pemberian perlakuan metode demonstrasi, siswa kelas eksperimen memperoleh skor rata-rata 85,41 sedangkan skor rata-rata posttest kelas kontrol adalah 78,12. Berdasarkan uji statistik independent sample t test, hasil posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai signifikansi kurang dari 0,05 yaitu 0,002 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks prosedur siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Kota Jambi.
CAMPUR KODE DALAM INTERAKSI PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SEKOLAH MENEGAH PERTAMA DI KOTA SERANG Erwin Salpa Riansi; Desma Yuliadi Saputra; Ade Juanto
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7, No 2 (2022): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v7i2.18417

Abstract

Penelitian ini berbicara tentang campur kode yang dilakukan guru dan murid dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah menengah Kota Serang Propinsi Banten. Dalam hal ini ditemukan beberapa temuan mengenai gejala campur kode. Situasi formal bisa menyebabkan gejala alih kode dan campur kode. Faktor guru yang kurang dalam penguasaan kosa kata bahasa Indonesia menjadi penyebab timbulnya gejala campur kode. Faktor sosial antara guru dan murid menjadi penyebab gejala campur kode, selain itu faktor kebiasaan dalam pelafalan bahasa Jawa serang akan menimbulkan gejala penyimpangan bahasa.
VERBA BERMORF MENG- PADA BAHASA GAUL MEDSOS Ade Anggraini Kartika Devi; Dodi Firmansyah
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v8i1.19706

Abstract

Pengguna media sosial acapkali menciptakan bahasa yang bentuk dan maknanya berubah dari fungsi awal bahkan menyimpang dari kaidah pembentukan. Misalnya, mereka menambahankan morf meng- pada semua morfem dasar berkategori adjektiva dan nomina. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan verba bermorf meng- pada bahasa gaul dalam media sosial dari perspektif morfologi dan semantik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deksriptif. Data dalam penelitian berupa kosakata gaul bermorf meng- yang diperoleh dari media sosial. Data dikumpulkan menggunakan metode simak dengan teknik sadap dan catat. Analisis data dilakukan menggunakan metode padan intralingual yang dilanjutkan dengan hubung banding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutur bahasa gaul melekatkan morf meng- pada segala bentuk dasar adjektiva dan nomina untuk membentuk verba, tanpa memperhatikan bangun fonemisnya. Secara semantis, verba meng- menyatakan tindakan, proses, dan keadaan. Peran semantis yang muncul ialah pengalam-stimulus, pasien, dan pelaku.
NILAI BUDAYA DALAM NAMA UPACARA ADAT MASYARAKAT BETAWI Neneng Nurjanah; Dwi Agustin
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v8i1.19840

Abstract

This study aims to examine the cultural values contained in the names of Betawi traditional ceremonies. This research uses qualitative descriptive methods with the type of documentation. The data in this study, namely the cultural lexicon related to the names of Betawi traditional ceremonies. Data collection techniques in this study are interviews, observations, and documents. As for the findings of this study, namely the cultural values contained in the Betawi traditional ceremony contain the most cultural values that are related and oriented to human relations, among the 19 names of traditional ceremonies, nine ceremonies were found, namely puput puser, selametan ngasih nama, malem mangkat, ijab kabul, tepak dangdang, sungkem, duduk di taman pengantèn, selametan tiga ari and sedekahan ngawinin.
PERBANDINGAN KARAKTERISTIK BAHASA IKLAN PADA SITUS BELANJA ONLINE SHOPEE DAN TOKOPEDIA Dewi Pertiwi Kusumawati; Dewi Kusumaningsih; Mukti Widayanti
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v8i1.16792

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa iklan dan perbandingan karakteristik bahasa iklan yang digunakan pada situs belanja online Shopee dan Tokopedia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik simak, teknik catat dan teknik dokumentasi. Metode teknik menyimak semua tulisan-tulisan yang ada pada iklan Shopee dan Tokopedia, teknik mencatat data yang sudah dispesifikan dalam sumber data, mengkalsifikasikan data yang terdapat pada penggunaan bahasa iklan dan teknik dokumen yang berbentuk gambar/foto, yang digunakan peneliti berbentuk gambar screenshoot iklan-iklan situs belanja online Shopee dan Tokopedia. Dengan penggunaan kata dan kalimat sebagai unsur dasarnya. Bahasa yang berhubungan dengan tata cara penulisan kosa kata atau kalimat yang menuntut adanya kelengkapan struktur bahasa iklan. Hasil penelitian penggunaan bahasa iklan pada kedua situs belanja online dengan penggunaan kata dan kalimat yang hampir sama untuk memikat konsumen. Karakteristik bahasa iklan pada situs belanja online Shopee dan Tokopedia menunjukan adanya kata atau kalimat yang menggugah, informatif, persuasif dan komunikatif.