cover
Contact Name
Ta'dib Jurnal pendidikan islam dan isu-isu sosial
Contact Email
jurnaltadib64@gmail.com
Phone
+62376-22566
Journal Mail Official
masjudin@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tadib/TimPenyunting
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu- isu Sosial
ISSN : 20886462     EISSN : 26860228     DOI : -
Tadib Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Jurnal Tadib P ISSN: 2088 6462 EISSN: 2686 0228 adalah jurnal ilmiah yang terbit dua kali setahun. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah IAIH NW Pancor sejak 2010. Dimaksudkan sebagai ruang pemikiran kritis dan terbuka bagi semua kalangan agamawan, pendidik, aktivis, dan mahasiswa dengan studi tentang pemikiran dan implementasi pendidikan sebagai lingkup kajian. semua tulisan yang di tampilkan dalam jurnal ini di review dengan skema double-blind review process
Articles 103 Documents
Model Penanaman Nilai Islami Melalui Program Imtaq Berbasis Pendidikan Karakter Ditingkat Madrasah Tsanawiyah Zakaria, Muh.; Sakdiyah, Siti
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 21 No. 2 (2023): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v21i2.1306

Abstract

Abstrak Peneltian ini bertujuan Untuk mengetahui bagaimana Pendidikan karakter dapat membentuk akhlak siswa dan bentuk internalisasi Pendidikan karakter yg ada di MTs NW Praida kroya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan Internalisasi Nilai. Kemudian hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam Program IMTAQ dapat membentuk karakter siswa sehingga membentuk akhlakul karimah siswa di MTs. NW selain itu juga terbentuknya kemampuan gognitif, apektif serta psikomotorik siswa dilingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah, berikutnya terkait dengan penanaman nilai (Internalisasi) pendidikan karakter melalui beberapa kegiatan keagamaan seperti sholat dhuha, pembacaan Al-Qur’an, ceramah, sholawat yang dilaksanakan mulai dari hari selasa sampai hari jum’at
Implementasi Penggunaan Modul Ajar Pada Pembelajaran Berdisferensiasi dalam Upaya Peningkatan Literasi Siswa di Madrasah Hulaimi, Ahmad; Hadi Saputra, Heri; Halimatuzzuhrotulaini, Baiq
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 1 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i1.1551

Abstract

Kondisi literasi di kabupaten Lombok Timur masih cukup memprihatinkan jika dibandingkan dengan tingkat literasi secara nasional hal tersebut bisa kita lihat dari beberapa hasil raport pendidikan secara nasional, tetapi pada tataran kedaerahan tingkat literasi kabupaten Lombok Timur mengalami peningkatan walaupun agak lambat, hal ini disebabkan karena berbagai faktor, baik internal sekolah itu sendiri maupun faktor eksternal. Penelitian ini mencoba melihat dalam implementasi kurikulum merdeka penggunaan modul ajar diharapkan mampu meningkatkan literasi siswa di Madrasah Ibtidaiyah di kabupaten Lombok Timur melalui kegiatan pembelajaran berdisferensiasi. Prinsip pembelajaran tersebut menekankan tingkat kemampuan siswa dan gaya belajarnya yang keduanya dapat diketahui melalui asessmen. Oleh sebab itu pembelajaran dan asessmen merupakan langkah satu kesatuan yang dilakukan oleh guru-guru untuk melihat tingkat kemampuan siswa yang berbeda-beda yang lantas diimplementasikan ke dalam pembelajaran berdisferensiasi yang selanjutnya proses pembelajarannya disusun menggunakan modul ajar agar sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran berdisferensiasi. Hal ini dapat kita lihat pada Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Lombok Timur yang sudah mengimplementasikan modul ajar pada pembelajaran berdisferensiasi.
Numbered Head Together To Foster Reading Comprehension And Self-Confidence In For Pesantren Students Muda'i, Muda'i; Budhi Ningrum, Ary Setya; Ummah M, S. Sumihatul
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 1 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i1.1553

Abstract

Abstract This study focuses on seeing the effectiveness of the application of Numbered Head Together (NHT) in helping to learn cooperatively and developing students' confidence in their reading comprehension in the English area environment at the secondary level in the Karang Durin Islamic boarding school, the findings of this study showed that the use of the Numbered Head Together (NHT) method was able to encourage and maximize student collaboration, Active participants, able to build students' self-confidence and increase cooperation possessed by students in groups, to build reading learning comprehension more enjoyable. Researchers acknowledge the lack of limitations due to limited sample size and duration, but this study still underlines further research to provide an understanding of the importance of applying cooperative learning methods, Numbered Head Together NHT. This research method used a qualitative approach and proposed a recommendation emphasizing the importance of testing NHT cooperative learning methods in education, as evidenced in proven references.
Learning Motivation Strategies in Islam Rohmah, Lailatur; Muwafiqoh, Millatul; Nurhidayat, Titin
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 1 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i1.1559

Abstract

Abstrak Salah satu unsur kunci yang mempengaruhi kinerja belajar adalah motivasi belajar. Dalam perspektif Islam, motivasi belajar memiliki landasan yang kuat, yaitu perintah Allah SWT untuk menuntut ilmu dan kemuliaan orang yang berilmu. Motivasi belajar dapat dibagi menjadi dua, yaitu motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang berasal dari dalam diri individu, seperti rasa ingin tahu, ingin mengembangkan diri, dan ingin mencapai prestasi. Motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang berasal dari luar diri individu, seperti ingin mendapatkan pujian, ingin mendapatkan hadiah, atau ingin menghindari hukuman. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan tentang pentingnya motivasi belajar dalam kehidupan pribadi, beberapa aspek pemahaman Islam tentang motivasi belajar, dan inisiatif untuk meningkatkan motivasi belajar.
Impelementasi Metode Fenomenologi Dalam Penelitian Pendidikan Islam Hamdani, Sayuti
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 1 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i1.1560

Abstract

Abstrak Salah satu metode yang penting untuk dipelajari dan dipahami seorang peneliti, guru dan akademisi adalah metode fenomenologi, karena memberikan pemahaman secara komprehensif dalam merancang penelitian pendidikan dan pembelajaran. Dalam bidang penelitian, metode fenomenologi dianggap cocok untuk menggali masalah yang kompleks dan efektif untuk menghasilkan pemahaman dari pengalaman hidup manusia. Dalam bidang pendidikan, metode fenomenologi membantu guru untuk mengamati perkembangan kognitif, psikomotor dan afektif peserta didiknya melalui berbagai aspek pengalaman sehari – harinya secara keseluruhan. metode fenomenologi dalam pendidikan Islam dapat dilihat dari pendidikan karakter yang telah diterapkan dalam kurikulum di Indonesia. Guru tidak hanya bertugas mentransmisikan pengetahuan saja kepada siswanya, akan tetapi bertugas memasukkan nilai – nilai karakter pada semua mata pelajaran, tidak hanya mata pelajaran agama Islam dan budi pekerti.
Interdependensi Keluarga Broken Home Terhadap Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Zakaria, Muh.; Aprilia, Ririn
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 1 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i1.1562

Abstract

Abstrak Adapun Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keluarga broken home terhadap motivasi belajar siswa, sesuai dengan permasalahan yang dijadikan dalam kegelisahan akademik peneliti bahwa apakah ada hubungan antara keluarga yang mengalami broken home dengan motivasi belajar siswa. Kuanitatif menjadi pilihan peneliti dalam menggali informasi sehingga data dan pakta dilapangan lebih mendalam dan data dapat teruji dengan akurat, kemudian penelitian ini dalam menganalisa proglem tersebut dengan analisis Uji Normalitas, Uji Linearitas dan Uji Hipotesis. Maka penelitian ini menghasilkan Berdasarkan hasil perhitungan analisis variabel yang dilakukan dimana nilai r hitung lebih kecil dari r tabel dengan taraf signifikasi 5%. Dimana nilai r hitung adalah sebesar 0,192 dan r table yaitu 0,374. Hal ini menunjukkan bahwa r hitung < dari r table maka Ha diterima dan H0 ditolak. Hasil ini menunjukkan bahwa 3,68% motivasi belajar ditentukan oleh keluarga broken home, selebihnya ditentukan oleh hal lain seperti faktor eksternalnya yaitu karena adanya penghargaan dalam belajar. Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2023 di Mts NW Pendem Kecamatan Janapria
Implikasi Penggunaan Platform Media Sosial dalam Pendidikan Agama Rizkiyah, Selly; Rizqin, Indira Zein; Baktiar Putri, Milla Akbarany
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 1 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i1.1563

Abstract

Abstract Nowadays, the era is growing and there is development not only in terms of socio-economics but also in the field of education, Islamic education is also growing rapidly. the utilization of technology as a learning medium for Islamic religious education can make learning more interesting for Gen Z in a increasingly digital era and make the acquisition of knowledge not monotonous. This research utilizes social media as an educational medium in the digital era. this research uses qualitative and quantitative research methods. Social media is main theme and the impact of using social media platforms on religious education is discussed. The information is collected using qualitative and quantitative methods. The study states that the use of social media with its diverse capabilities can serve as an educational tool in the digital era. However, the use of social media does not only provide positive impact but also negative impacts. Therefore, generation Z is expected to follow the training provided so that it can run effectively
Islamic Religious Education Teacher Learning Strategies in the Independent Curriculum to Face The Challenges of Globalisation Rizal, Syamsul; Qudratullah, Ihsan
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1856

Abstract

Abstract The purpose of this study is to find out the Islamic Religious Education Teacher's strategy in the Merdeka Curriculum to face the challenges of globalisation in Class VII of SMP Negeri 2 Batukliang, to find out the school teacher's efforts to improve the Islamic Religious Education learning strategy in the Merdeka Curriculum to face the challenges of globalisation in Class VII of SMP Negeri 2 Batukliang. The research method used is a qualitative research method with a type of descriptive research (field Reseach) field research. The key informants are the principal, vice principal, teacher, homeroom teacher VII of SMPN 2 Batukliang. Techniques used in data collection, researchers use interview techniques, observation, documentation. While data analysis techniques using qualitative descriptive techniques. The results of research on Islamic Religious Education (PAI) learning strategies in the Merdeka Curriculum at SMPN 2 Batukliang reveal the learning strategies implemented by Islamic Religious Education (PAI) teachers in class VII of SMPN 2 Batukliang in order to face the challenges of globalisation, in accordance with the Merdeka Curriculum. The four main strategies found are: cooperative, collaborative, contextual, and project-based learning. Cooperative learning invites students to work together in groups, developing social and communication skills that are essential in the era of globalisation. Other efforts made by teachers include the development of contextualised materials based on Islamic values, linking them to global issues such as the impact of social media and popular culture. Collaboration between students is also enhanced through the application of co-operative and project-based strategies, where students share roles in small groups. In addition, teachers also reinforce the use of project-based learning as well as problem-based learning (PBL) methods to motivate students to develop critical thinking, problem-solving and collaboration skills. In conclusion, these adaptive strategies not only develop students' understanding of religious values but also prepare them for the challenges of globalisation with strong skills and character.
Urgensi dan Problematika Pendidikan Nilai di Era Society 5.0 Farhan Mujib, Muhammad; Nursikin, Mukh
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1857

Abstract

Abstract   Era Society 5.0 ditandai dengan integrasi antara ruang digital dan ruang fisik, menghadirkan peluang dan tantangan baru bagi pendidikan. Salah satu aspek penting yang perlu mendapat perhatian adalah pendidikan nilai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi dan problematika pendidikan nilai di era Society 5.0. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data melalui sumber referensi buku, artikel, karya tulis ilmiah yang berhubungan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan nilai di era Society 5.0 menjadi semakin penting untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi kompleksitas dunia digital. Nilai-nilai seperti keagamaan, nasionalis, kolaborasi, kemandirian, perlu ditanamkan pada peserta didik. Dengan mengatasi problematika dan menerapkan solusi yang tepat, pendidikan nilai di era Society 5.0 diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang berkarakter mulia, cakap dalam menggunakan teknologi, dan mampu berkontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.     The Society 5.0 era is characterized by integration between digital space and physical space, presenting new opportunities and challenges for education. One important aspect that needs attention is values ​​education. This research aims to examine the urgency and problems of values ​​education in the Society 5.0 era. A descriptive qualitative approach is used to collect data through reference sources such as books, articles, scientific papers related to the topic of discussion. The research results show that values ​​education in the Society 5.0 era is becoming increasingly important to prepare the younger generation to face the complexity of the digital world. Values ​​such as religion, nationalism, collaboration, independence, need to be instilled in students. By overcoming problems and implementing appropriate solutions, it is hoped that values ​​education in the Society 5.0 era can produce a young generation with noble character, capable of using technology, and able to contribute positively to society's life.    
Pendidikan Islam dan Lingkungan Hidup: Solusi dan Tantangan Pendidikan Islam Dalam Merespon Isu Lingkungan Hamdani, Sayuti; Wathoni, Nurlaili
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Di era modern, pendidikan Islam berbasis lingkungan telah menjadi alat penting untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup. Pendidikan sangat penting untuk membentuk pemahaman yang mendalam tentang masalah lingkungan dan mendorong perubahan perilaku yang pro-lingkungan di era di mana tantangan lingkungan semakin kompleks dan mendesak. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mempelajari konsep, tujuan, keuntungan, dan metode untuk menerapkan pendidikan berbasis lingkungan untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. Dalam era saat ini, ketika masalah lingkungan menjadi perhatian utama di seluruh dunia, konsep pendidikan berbasis lingkungan alam sangat mendalam dan relevan. Pendidikan ini tidak hanya mencakup hal-hal ilmiah dan teknologi, tetapi juga nilai-nilai moral dan spiritual, yang berasal dari ajaran agama besar, seperti Islam. Sebagai sumber utama ajaran Islam, Al-Quran memberikan arahan yang mengenai hubungan manusia dengan alam semesta. Ayat-ayat suci ini mengajarkan pentingnya menjaga dan menghormati ciptaan Allah, serta tanggung jawab manusia sebagai khalifah atau pemimpin yang diberi amanah untuk merawat bumi. Konsep ini tidak hanya memandang alam sebagai sumber daya, tetapi sebagai entitas yang hidup dan memiliki hak-haknya sendiri.   Abstract Environment-based education has emerged as an important instrument in strengthening awareness and action to maintain environmental sustainability in the contemporary era. In an era where environmental challenges are increasingly complex and urgent, education plays a key role in shaping a deep understanding of environmental issues and driving pro-environmental behavior change. This paper aims to investigate the concepts, objectives, benefits, and implementation strategies of educators and strategies for implementing environment-based education to achieve sustainable development. Natural Environment-Based Education is a profound and relevant concept in today's context, where environmental challenges are increasingly becoming the main global focus. This education includes not only scientific and technological aspects, but also spiritual and ethical values, which have roots in the teachings of major religions, including Islam. The Quran, as the main source of Islam's teachings The Quran, as the main source of Islamic teachings, provides clear guidance regarding the relationship between man and the universe. These holy verses teach the importance of protecting and respecting Allah's creation, as well as the responsibility of humans as caliphs or leaders who are entrusted with caring for the earth. This concept does not only view nature as a resource, but as a living entity that has its own rights.  

Page 9 of 11 | Total Record : 103