cover
Contact Name
Ta'dib Jurnal pendidikan islam dan isu-isu sosial
Contact Email
jurnaltadib64@gmail.com
Phone
+62376-22566
Journal Mail Official
masjudin@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal.iaihnwpancor.ac.id/index.php/tadib/TimPenyunting
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu- isu Sosial
ISSN : 20886462     EISSN : 26860228     DOI : -
Tadib Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Jurnal Tadib P ISSN: 2088 6462 EISSN: 2686 0228 adalah jurnal ilmiah yang terbit dua kali setahun. Jurnal ini diterbitkan oleh Fakultas Tarbiyah IAIH NW Pancor sejak 2010. Dimaksudkan sebagai ruang pemikiran kritis dan terbuka bagi semua kalangan agamawan, pendidik, aktivis, dan mahasiswa dengan studi tentang pemikiran dan implementasi pendidikan sebagai lingkup kajian. semua tulisan yang di tampilkan dalam jurnal ini di review dengan skema double-blind review process
Articles 103 Documents
Analisis Pemikiran Pendidikan Ibnu Rajab Al-Hanbali: ( Relevansi dan Aplikasinya dalam Pembaharuan Pendidikan Islam Modern ) Sapiuddin; akaria, Muh. Z
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1859

Abstract

Abstrak Sebagai orang yang menghargai jasa para pendahulunya, setidaknya kita tahu dan memahami apa yang telah dicurahkan oleh para pemikir dan ulama’ besar Islam terdahulu. Menggali Kembali permata Pendidikan yang telah lama terkubur dalam sejarah peradaban Islam. Ibnu Rajab al-Hanbali adalah salah satu pemikir Islam klasik yang mashur pada abad IIV M. Ibnu Rajab terkenal sebagai ahli fiqih mazhab Hanbali yang hidup di Bagdad. Walaupun ia adalah seorang ilmuan yang concern pada masalah fiqih (praktik-praktik keislaman), akan tetapi beliau juga ahli dalam bidang Pendidikan khususnya, Pendidikan Islam. Gagasan-gagasanya mengenai Pendidikan Islam bisa menambah khazanah pemikiran dan cara pandang kita sebagai pendidik. Oleh sebab itu tulisan ini akan membahas pemikiran pendidikan Islam Ibnu Rajab al-Hanbali.
Kebutuhan Media Ular Tangga Dengan Canva Pada Materi Asmaul-Husna As-Sami’, Al-Khabir, Al-Alim Dan Al-Basir Andri Astuti, Reza; Marhamah
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1860

Abstract

Abstract The research on snake and ladder learning media aims to meet students' needs in creating an interactive and enjoyable learning atmosphere, and to be able to understand the learning of the material of Asmaul Husna as-Sami', Al-Khabir, Al-Alim and Al-Basir in class VII of SMP NU Palangka Raya. The method used in this study is a mixed method, namely quantitative and qualitative. Data collection techniques by distributing questionnaires to 21 students of class VII for quantitative and based on the results of interviews with Islamic religious education teachers regarding students' needs for learning media for qualitative. The results of the study on students' needs related to snake and ladder learning media show that 23.81% of students really need snake and ladder media, while 76.19% of students stated that they needed the media. The results of the study on students' needs related to snake and ladder media on the material of Asmaul Husna as-Sami', Al-Khabir, Al-Alim and Al-Basir showed that they really needed 85.71%, students who needed 14.29%.   Abstrak Penelitian media pembelajaran ular tangga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan siswa dalam menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, dan dapat memahami pembelajaran materi asmaul husna as-sami’, al-khabir, al-alim dan al-basir di kelas VII SMP NU Palangka Raya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode campuran (mix method), yaitu kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan penyebaran angket kepada 21 siswa kelas VII untuk kuantitatif dan berdasarkan hasil wawancara guru Pendidikan agama islam mengenai kebutuhan siswa terhadap media pembelajaran untuk kualitatif. Hasil penelitian mengenai Kebutuhan siswa terkait media pembelajaran ular tangga menunjukkan bahwa 23,81% siswa sangat membutuhkan media ular tangga, sementara 76,19% siswa menyatakan bahwa mereka membutuhkan media tersebut. Adapun hasil penelitian kebutuhan siswa terkait media ular tangga pada materi asmaul-husna as-sami’, al-khabir, al-alim dan al-basir menujukkan sangat membutuhkan sebesar 85,71%, siswa yang membutuhkan 14,29%.  
Penguatan Hafalan Al-Qur’an Siswa Melalui Metode Talaqqi Annisatul wafa, Early; Abdurrohim; Mustofa, Taufik
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1861

Abstract

Abstract This research aims to (1) To determine the process of strengthening students' memorization of the Qur'an through the talaqqi method in class VIII SMPIT Insan Harapan (2) To determine the supporting factors and inhibiting factors in the process of strengthening students' memorization of the Qur'an through the talaqqi method in class VIII SMPIT Insan Harapan. (3) To find out the results of strengthening students' memorization of the Koran through the talaqqi method in class VIII SMPIT Insan Harapan. This research uses a qualitative approach with descriptive qualitative methods. The type of data used in this research is qualitative data. Qualitative data is data that can only be measured indirectly. Data collection techniques were carried out using observation, interviews, documentation and tests. Data analysis techniques use data collection, data reduction, data presentation, and verification.The results of this research show that strengthening students' memorization of the Koran through the talaqqi method in class VIII SMPIT Insan Harapan shows better and smoother results. The process of strengthening students' memorization through the talaqqi method such as the teacher reading verses from the Koran and students repeating the reading until they are memorized, or students reading first and the teacher correcting the students' reading. The supporting factors are teacher commitment and patience, student consistency, family support, and a conducive learning environment. The inhibiting factors include limited time, lack of motivation, limited facilitation. The results of strengthening students' memorization of the Qur'an through the talaqqi method in class VIII SMPIT Insan Harapan shows that they can read the Qur'an fluently and in accordance with the laws of recitation and makharijul letters.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui proses penguatan hafalan al-qur’an siswa melalui metode talaqqi di kelas VIII SMPIT Insan Harapan (2) Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat proses penguatan hafalan al-qur’an siswa melalui metode talaqqi di kelas VIII SMPIT Insan Harapan. (3) Untuk mengetahui hasil penguatan hafalan al-qur’an siswa melalui metode talaqqi di kelas VIII SMPIT Insan Harapan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif dengan Jenis data yang digunakan oleh penelitian ini adalah data kualitatif. Data kualitatif yaitu data yang hanya dapat diukur secara tidak langsung. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan Verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan hafalan al-qur’an siswa melalui metode talaqqi di kelas VIII SMPIT Insan harapan menunjukkan hasil yang lebih baik dan lancar. Proses penguatan hafalan siswa melalui metode talaqqi seperti guru membacakan ayat al-qur’an dan siswa mengulangi bacaan hingga hafal, atau siswa membaca terlebih dahulu dan guru mengoreksi bacaan siswa. Faktor pendukungnya yaitu komitmen dan kesabaran guru, konsistensi siswa, dukungan keluarga, lingkungan belajar yang kondusif. Faktor penghambatnya yaitu meliputi keterbatasan waktu, kurangnya motivasi, keterbatasan fasilitasi. Hasil dari penguatan hafalan al-qur’an siswa melalui metode talaqqi di kelas VIII SMPIT Insan Harapan menunjukkan bahwa mereka dapat membaca al-qur’an dengan lancar dan sesuai dengan hukum tajwid serta makharijul hurufnya.  
Aliran Khawarij Dalam Perspektif Ilmu Kalam Syawal Karo-Karo, Muhammad; Maulana, Iqbal; Lubis, Zulfahmi
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1863

Abstract

Abstrak Aliran-aliran dalam Islam sangat banyak, penting kita untuk mengetahui aliran-aliran tersebut guna untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita bersama agar kita bisa memilih yang mana kebenaran yang sesuai dengan ajaran-ajaran Nabi Muhammad Saw. Aliran Dalam tulisan ini, hanya satu aliran yang penulis bahas, karena menurut penulis aliran ini merupakan salah satu aliran dalam Islam yang sangat menyimpang dari tuntunan dan ajaran agama Islam sesungguhnya. Aliran Khawarij dalam ilmu kalam yaitu suatu sekte/kelompok/aliran pengikut Ali bin Abi Thalib yang keluar meninggalkan barisan karena tidak setuju terhadap Ali bin Abi Thalib yang menerima arbitrase/tahkim dalam perang Siffin pada tahun 37 H/648 M dengan kelompok pemberontak Muawiyah bin Abi Sufyan. Kemudian metode penelitian dalam artikel ini yaitu menggunakan metode studi pustaka, yaitu dengan mencari sumber-sumber referensi pembahasan dari buku-buku dan artikel jurnal lainnya. Dalam tulisan ini akan membahas definisi, sejarah perkembangan, pokok pemikiran, sekte-sekte, serta ajaran yang ada didalam aliran khawarij.
The Impact of Changes in Teacher Attitudes and Learning Methods on Student Performance Hafbi, Najwa; Sidik, Muhammad; Taufik, Muhammad; Zumaekal, Ahmad; Irfansyah; Wahyunengsih
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This issue is driven by the evolution of the education landscape, where traditional teaching methods meet the need for more dynamic and student-centered methodologies. The research problem focuses on understanding how teacher attitudes toward learning change with innovative teaching methods, affecting learning outcomes. This reflects the increasing concern among educators about the gap between traditional teaching practices and the diverse needs of today's students. Using a quantitative approach by distributing surveys to students and teachers in different schools, this research explores the relationship between teachers and teaching methods and student activities. The results show a significant relationship between positive changes in teacher attitudes, the introduction of interactive and adaptive teaching methods, and improvements in student performance metrics. The conclusion drawn from the study emphasizes the importance of teacher attitudes and teaching methods in shaping student success. It underscores the importance of creating a positive, student-centered classroom environment where teachers can adapt and respond to individual learning needs. Additionally, the findings emphasize the need for continuous professional development initiatives to enhance teacher competencies in innovative pedagogical practices. The novelty of this scholarly work lies in comprehensively examining the correlation between teacher attitudes, teaching methods, and student performance. By providing a clear picture of this dynamic relationship, the study offers valuable insights for education policymakers, school leaders, and teachers striving to improve the quality of teaching and learning experiences in post-secondary education environments.     Abstrak Efektivitas pembelajaran dalam membentuk kinerja siswa telah menjadi perhatian utama dalam penelitian pendidikan. Penelitian ini menguji pengaruh perubahan sikap guru dan metode pengajaran terhadap kinerja siswa di pendidikan menengah. Masalah ini dilatarbelakangi oleh evolusi dunia pendidikan, dimana metode pengajaran tradisional memenuhi kebutuhan metodologi yang lebih dinamis dan berpusat pada siswa. Masalah penelitian ini berfokus pada pemahaman bagaimana sikap guru terhadap pembelajaran berubah dengan inovasi yang inovatif. Metode pengajaran, mempengaruhi hasil belajar. Hal ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran di kalangan pendidik tentang kesenjangan antara praktik pengajaran tradisional dan beragamnya kebutuhan siswa saat ini. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan mendistribusikan survei kepada siswa dan guru di sekolah yang berbeda, penelitian ini mengkaji hubungan antara guru dan guru . . metode pembelajaran dan aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan penting antara perubahan positif sikap guru dan pengenalan metode pembelajaran interaktif dan adaptif serta peningkatan metrik kinerja siswa. Kesimpulan yang diambil dari penelitian menekankan pentingnya sikap guru dan metode pembelajaran dalam pembentukan . siswa ' kesuksesan Hal ini menekankan pentingnya menciptakan ruang kelas yang positif dan berpusat pada siswa di mana guru dapat beradaptasi dan merespons kebutuhan pembelajaran individu. Selain itu, temuan ini menekankan perlunya inisiatif pengembangan profesional berkelanjutan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam praktik pedagogi inovatif. Kebaruan karya ilmiah ini adalah mengkaji secara komprehensif korelasi sikap guru, metode pengajaran, dan kinerja siswa. . Dengan memberikan gambaran yang jelas tentang hubungan dinamis ini, penelitian ini memberikan informasi berharga bagi para pembuat kebijakan pendidikan, pemimpin sekolah, dan guru yang berupaya meningkatkan kualitas pengalaman belajar mengajar di lingkungan pendidikan pasca sekolah menengah.  
Pengaruh Literasi Digital Terhadap Minat Membaca Al-Quran Digital Pada Mahasiswa Forum Komunikasi Dakwah Kampus (FKDK) UNSIKA Awaliah , S. Koidatul; Abdurrohim; Mustofa, Taufik
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1865

Abstract

Abstract To be able to use, operate, and read the digital Quran, digital literacy skills are required. This study aims to: 1) find out how digital literacy is among students of the Campus Da'wah Communication Forum (FKDK) of Singaperbangsa University, Karawang, 2) find out how the interest in reading the digital Al-Quran is among students of the Campus Da'wah Communication Forum (FKDK) of Singaperbangsa University, Karawang, 3) find out whether there is an influence of digital literacy on the interest in reading the digital Al-Quran among students of the Campus Da'wah Communication Forum (FKDK) of Singaperbangsa University, Karawang. This study uses a quantitative approach with a correlational method. Data collection techniques used questionnaires, documentation, and observation. In this study, the population was 40 students, and the sample tested was 40 students with a probability sampling technique. The data analysis technique used descriptive analysis and inferential statistical analysis. Based on the results of the processed data, it was found that the digital literacy of FKDK UNSIKA students was in the moderate category with a percentage of 55.00% and the interest in reading the digital Al-Quran of FKDK UNSIKA students was in the moderate category with a percentage of 75.00% and there was a positive influence of digital literacy on the interest in reading the digital Al-Quran of FKDK UNSIKA students. This can be seen that the Sig value is 0.000 <0.05 with a percentage value of 61.4% while 38.6% is influenced by other variables. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bagaimana literasi digital pada mahasiswa Forum Komunikasi Dakwah Kampus (FKDK) Universitas Singaperbangsa Karawang, 2) mengetahui bagaimana minat membaca Al-Quran digital pada mahasiswa Forum Komunikasi Dakwah Kampus (FKDK) Universitas Singaperbangsa Karawang, 3) mengetahui adakah pengaruh literasi digital terhadap minat membaca Al-Quran digital pada mahasiswa Forum Komunikasi Dakwah Kampus (FKDK) Universitas Singaperbangsa Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuanntitatif dengan metode korelasional. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan angket, dokumentasi, dan observasi. Pada penelitian ini jumlah populasi sebanyak 40 mahasiswa, dan sampel yang diuji sebanyak 40 mahasiswa dengan teknik pengambilan sampel probability sampling. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Berdasarkan hasil dari data yang sudah diolah, maka didapatkan bahwa literasi digital mahasiswa FKDK UNSIKA berada pada kategorisasi sedang dengan presentase sebesar 55,00% dan minat membaca Al-Quran digital mahasiswa FKDK UNSIKA berada pada kategorisasi sedang dengan presentase sebesar 75,00% serta adanya pengaruh yang positif literasi digital terhadap minat membaca Al-Quran digital pada mahasiswa FKDK UNSIKA. Hal tersebut dapat dilihat bahwa nilai Sig 0,000 < 0,05 dengan nilai presentase sebesar 61,4% sedangkan 38,6% dipengaruhi oleh variabel lain.
Implementasi Model Kooperatif Tipe Time Token Untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Peserta Didik Zahrotul Afiah , Bunga Yuliana; Abdurrohim; Mustofa , Taufik
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 22 No. 2 (2024): Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v22i2.1866

Abstract

Abstract Self-confidence can be defined as the belief that each person has about themselves in life and how they view themselves as a whole, referring to their self-concept. The lack of student activity and the high number of passive students during the learning process significantly affects the understandingand self-confidence of students in the classroom. This study aims to determine the activities of teachers and students using the Time Token learning model to increase students' self-confidence. The research method used is a qualitative method with the type of research being Classroom Action Research (CAR), which consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The implementation of the Time Token learning model to increase students' self-confidence was conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings. The subjects of this study were 39 eighth-grade students from SMPN 1 Karawang Timur. The data collection techniques included observing teacher activities in implementing the Time Token learning model and observing student activities to increase their self-confidence. Based on data analysis results, it was found that teacher activity in the first cycle was 62.50% with a sufficient category, and it increased in the second cycle to 88.75% with a very good category. Meanwhile, the increase in student self-confidence in the first cycle obtained an average score of 56.73% with a poor category, and after improvements in the subsequent meeting, it increased in the second cycle to 81.41% with a good category. Thus, it can be concluded that the implementation of the Time Token learning model can increase the self-confidence of eighth-grade students at SMPN 1 Karawang Timur. Abstrak Rasa percaya diri dapat diartikan sebagai keyakinan yang dimiliki setiap orang tentang dirinya dalam kehidupan dan bagaimana ia memandang dirinya secara keseluruhan dengan mengacu pada konsep dirinya. Kurangnya keaktifan peserta didik dan banyaknya peserta didik yang pasif pada saat pembelajaran berlangsung sangat mempengaruhi pada pemahaman dan rasa percaya diri peserta didik ketika didalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru dan aktivitas peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Time Token untuk meningkatan rasa percaya diri peserta didik Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Penerapan model pembelajaran Time Token untuk meningkatkan rasa percaya diri peserta didik dilakukan dalam dua siklus, setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 1 Karawang Timur yang berjumlah 39 orang. Adapun teknik pengumpulan data adalah melalui observasi aktivitas guru dalam menerapkan model pembelajaran Time Token dan observasi aktivitas peserta didik untuk meningkatkan rasa percaya diri peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini dapat diketahui bahwa aktivitas guru pada siklus 1 62,50% dengan kategori cukup, dan mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 88,75% dengan kategori sangat baik Sedangkan peningkatan rasa percaya diri peserta didik pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 56,73% dengan kategori kurang dan setelah melakukan perbaikan pada pertemuan selanjutnya kemudian mengalami peningkatan pada siklus II mencapai 81,41% dengan kategori baik Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Time Token dapat meningkatkan rasa percaya diri peserta didik kelas VIII di SMPN I Karawang Timur.
Rancang Bangun Aplikasi Hafalan Qur’an Untuk Generasi Z Satria Kaunang, David; Yaumil Achir akub, Abdul; Astuti Simbuang, Gita
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 23 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v23i1.1937

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang baru untuk meningkatkan metode pembelajaran tradisional, termasuk dalam menghafal Al-Qur'an. Artikel ini mengusulkan pengembangan aplikasi hafalan Al-Qur'an berbasis Android yang dirancang khusus untuk Generasi Z, yang cenderung menggunakan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode Design and Development (D&D) untuk merancang aplikasi dengan fitur-fitur interaktif, seperti evaluasi hafalan otomatis, penanda tajwid, alarm pengingat waktu revisi, dan integrasi audiovisual yang memungkinkan pengguna untuk mendengarkan dan memahami bacaan Al-Qur'an. Aplikasi ini dirancang untuk mengatasi tantangan dalam metode hafalan konvensional, seperti keterbatasan waktu, kurangnya akses ke guru, dan motivasi rendah karena metode pembelajaran yang tidak menarik. Dengan fitur-fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, aplikasi ini menawarkan fleksibilitas dalam mengatur jadwal belajar dan mendukung pengguna dalam memantau kemajuan hafalan mereka secara berkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses menghafal, serta memberikan pengalaman yang lebih menarik dan relevan bagi Generasi Z. Oleh karena itu, aplikasi ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif yang memadukan kemajuan teknologi dengan pembelajaran agama, serta mendukung upaya menjaga kemurnian Al-Qur'an di era digital.
Pendidikan Islam Sebagai Tanggung Jawab dalam Keluarga Jamaah Tabligh irpan, irpan
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 23 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v23i1.2084

Abstract

Islam mengajarkan bahwa seorang suami bertanggung jawab penuh dalam memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani keluarga, dan salah satu bentuk tanggung jawab tersebut adalah ia wajib menanamkan pendidikan Islam dalam keluarganya. Namun, salah satu ajaran Jamaah Tabligh adalah mewajibkan anggotanya untuk khuruj fii sabiilillah. Ketika seorang suami khuruj fii sabiilillah, maka tanggung jawab pendidikan Islam sepenuhnya dilimpahkan kepada istri. Dengan adanya pelimpahan tanggung jawab tersebut dan seringnya suami meninggalkan keluarga, sebagian umat Islam lainnya menganggap mereka telah melalaikan tanggung jawabnya sebagai kepala keluarga. Untuk itu, artikel ini bertujuan untuk mengungkap alasan mengapa para suami lebih mengutamakan khuruj fii sabilillah daripada mengemban tanggung jawab pendidikan Islam bagi keluarganya, dan mengungkap alasan mengapa para istri rela ditinggal suami dan rela menerima tanggung jawab untuk mengemban pendidikan Islam bagi keluarganya. Untuk mengungkap hal tersebut, penulis telah melakukan penelitian lapangan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan pengumpulan data dokumentasi. Hasil penelitian ini, para istri menerima tanggung jawab tersebut atas dasar keyakinan bahwa tanggung jawab pendidikan Islam bagi keluarga sama wajibnya dengan tanggung jawab pendidikan Islam bagi masyarakat. Suami istri memiliki pandangan yang sama bahwa tanggung jawab pendidikan Islam dalam keluarga dan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama bagi setiap muslim. Bukan berarti kepergian suami secara khuruj fii sabiilillah merupakan kelalaian atas tanggung jawabnya sebagai suami dalam mengemban pendidikan Islam, akan tetapi tanggung jawab tersebut telah dilimpahkan kepada istri. Sebelum berangkat, suami telah mempersiapkan istri untuk menggantikannya dalam mengemban pendidikan Islam bagi anak-anaknya selama ia pergi.
Analisis Tingkat Penguasaan Keterampilan Sholat dan Membaca Al-Qur’an Pada Siswa Sekolah Dasar Marzoan, Marzoan; Raden Sumiadi; Ramzi, Muhajirin; Sukarto; Arum F, Maulida
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 23 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v23i1.2239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penguasaan keterampilan sholat dan membaca Al-Qur'an pada siswa kelas V Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lombok Utara. Keterampilan sholat dan membaca Al-Qur'an merupakan kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh setiap siswa muslim, namun berbagai laporan menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai kedua keterampilan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, melibatkan 777 siswa dari 30 SD yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Lombok Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan  stratified random sampling  untuk memastikan representasi yang seimbang dari berbagai tingkat kualitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62% siswa sudah lancar dalam melaksanakan sholat, sementara 38% masih mengalami kesulitan. Untuk keterampilan membaca Al-Qur'an, 53% siswa mampu membaca dengan lancar, sedangkan 47% masih mengalami kesulitan, terutama dalam aspek tajwid dan kelancaran bacaan. Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dalam kemampuan sholat dan membaca Al-Qur'an antara siswa di sekolah tingkat atas, menengah, dan bawah, yang mengindikasikan bahwa faktor lingkungan keluarga dan keikutsertaan siswa dalam Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) memiliki pengaruh yang lebih besar. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru, keterbatasan waktu pembelajaran agama di sekolah dan kurangnya praktik langsung menjadi faktor utama rendahnya keterampilan ibadah siswa. Keikutsertaan siswa dalam TPQ terbukti secara signifikan meningkatkan kemampuan mereka dalam sholat dan membaca Al-Qur'an. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan metode pembelajaran berbasis praktik, kolaborasi antara sekolah dan TPQ, serta pelibatan orang tua dalam membimbing anak di rumah. Selain itu, diperlukan evaluasi berkala oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran agama di sekolah dasar.

Page 10 of 11 | Total Record : 103