cover
Contact Name
Khambali
Contact Email
khambali1989@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltadib@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 14118173     EISSN : 25285092     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Ta'dib : Jurnal Pendidikan Islam focuses on research results relating to the issue of Islamic religious education. The scope of Journal (but not limited) are: Philosophy of Islamic Education; History of Islamic Education; Theological Foundation of Education; Policies of Islamic Education; Politics of Islamic Education; Management of Islamic Education; Islamic Education Professionalism; Islamic Education Curriculum; ICT in Islamic Education; E-Learning in Islamic Education; Islamic Education Institution; Teaching and Learning in Islamic Education; Ethnography on Islamic Education; Local Wisdom-Based Islamic Education; Development of Learning Theory and Design; Psychology of Islamic Education; Islamic Education Paradigms; Character of Islamic Education; Gender in Islamic Education; And so on.
Arjuna Subject : -
Articles 314 Documents
THE THOUGHT OF MUSLIM STUDENTS OF JAMBI UNIVERSITY IN RELATIONSHIP TO THE LIFE OF THE NATION AND THE STATE Supian Supian; K. A. Rahman
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 9, No 1 (2020): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v9i1.5998

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui corak pemikiran mahasiswa aktif Universitas Jambi dengan mengajukan 16 pertanyaan atau pernyataan yang berhubungan dengan pemahaman keislaman dan hubungannya dengan kehidupan berbangsa dan bernegara. Jumlah sampel atau responden 2012 orang, yang berarti hampir 10 % dari sekitar 24.100 mahasiswa Muslim aktif yang ada di Universitas Jambi, melalui siakad Universitas Jambi (online). Berdasarkan jenis kelamin terdiri dari 970 orang responden laki-laki (48,21%) dan 1.043 orang responden perempuan (51,84 %). Responden mewakili setiap prodi dan Fakultas yang ada di Universitas Jambi yang telah menyempatkan diri untuk mengisi kuesioner tersebut, ini merupakan bentuk simple random sampling, yakni teknik pengambilan sampel dari anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu. Secara umum dari 16 pertanyaan tersebut tergambar bahwa mayoritas mahasiswa masih berada pada koridor yang sesuai dengan masyarakat Islam Indonesia pada umumnya, mahasiswa yang berpikir moderat berkisar antara 75-85 %, sedangkan yang masih berada di garis abu-abu atau berada pada jawaban keraguan berkisar antara 7-12 %, dan yang konsisten jawabannya pada garis yang radikal berkisar antara 0-3 %. Temuan ini terjadi pada 15 pertanyaan. Tetapi pada satu pertanyaan atau pernyataan yang berhubungan dengan pelarangan HTI ada peningkatan prosentase dari pemahaman yang berlawanan dengan pemahaman yang moderat. Hal ini menunjukkan adanya intensitas, pemahaman dan propaganda yang banyak berkembang dan difahami oleh mahasiswa sehingga pemahamannya cenderung lebih besar kepada tidak setuju terhadap pelarangan HTI (10,19 %). Kata Kunci: Corak Pemikiran; Mahasiswa Muslim; Moderat; Radikal.
IMPACT OF TEACHER WELFARE ON IMPROVING THE QUALITY OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION Aidil Akhyar; Hasbiyallah Hasbiyallah; Aan Hasanah; Hasan Basri; Uus Ruswandi
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 10, No 1 (2021): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v10i1.7583

Abstract

Teacher welfare is indeed an important thing, because teachers need guarantees for the work they do. To Teachers need appreciation for their duties. Teachers have the responsibility to create quality learning in order to facilitate the achievement of the objectives of the subjects. The research method used in this research is a qualitative method. Teacher welfare is a guide for teachers to continue to be enthusiastic in carrying out their duties. Teachers of Islamic Religious Education subjects, will be happy if the clarity of the welfare of their work is guaranteed either by the government, or by the private sector if they are committed. The indicators of learning quality consist of: appropriate learning design and focus on standards, delivery of high quality learning, learner-centered, increasing students' activeness in learning, evaluating students, implementing positive behavior management strategies, clarity of learning for students. Learning has clear objectives, if the teacher can organize it well, the learning objectives will be achieved, otherwise it will not be achieved. With the existence of teacher welfare prepared by the government and the private, teacher must be more enthusiastic in teaching, learning will be more interesting, not boring. Innovation in learning Islamic Religious Education needs to be done so that it is of higher quality.
MADRASAH LEADERSHIP IN IMPROVING THE QUALITY OF STUDENTS IN MAN 2 MODEL MEDAN Nur Azizah; Candra Wijaya; Muhayya Meutia; Muhammad Fuad Zaini
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 9, No 2 (2020): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v9i2.6485

Abstract

The focus of research is: 1) the example of the headmaster of madrasas to teachers, staff and madrasah residents; 2) the head of madrasa in motivating teachers, staff and madrasa citizens; 3) madrasa head in improving the quality of students. The formulation of the problem in this study is how the leadership of the head of state madrasah aliyah in improving the quality of students and the purpose of this study is to find out the leadership of the head of the state madrasa aliyah in improving the quality of students. This type of research is a qualitative research and data collection techniques are observation, interviews and documentation. The results of the study show the leadership of the Madrasah MAN 2 Medan Model as a leader who listens to the opinions and ideas of teachers and madrasa staff who aim to improve the quality of students. The madrasa head gives exemplary values of morality and values of worship to teachers, madrasah staff and residents and the madrasa head gives the example of courtesy in dressing for teachers and students. Efforts to improve the quality of students carried out in madrassas by offering several excellent programs and daily programs. Evaluations conducted by the teacher every day, month and year, this goal is done to see the learning outcomes. AbstrakFokus penelitian merupakan : 1) keteladanan kepala madrasah kepada guru, staf dan warga madrasah; 2) kepal madrasah dalam memotivasi guru, staf dan warga madrasah; 3) kepala madrasah dalam peningkatan mutu peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana kepemimpinan kepala madrasah aliyah negeri dalam peningkatan mutu peserta didik dan tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui  kepemimpinan kepala madrasah aliyah negeri dalam peningkatan mutu peserta didik. Jenis penelitian ini merupakn penelitian kualitatif dan teknik pengumpulan data ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan kepemimpinan madrasah MAN 2 Model Medan sebagai seorang pemimpin yang mendengarkan pendapat dan ide-ide dari guru dan staf madrasah yang bertujuan untuk peningkatan mutu peserta didik. Kepala madrasah memberikan keteladanan yang bernilai akhlakul karimah dan nilai-nilai ibadah kepada guru, staf dan warga madrasah dan kepala madrasah memberikan keteladana berupa sopan santun dalam berpakaian kepada guru dan peserta didik. Upaya peningkatan mutu peserta didik yang dilakukan di madrasah dengan menawarkan beberapa program unggulan dan program harian. Evaluasi yang dilakukan guru setiap hari, bulan dan tahun, tujuan ini dilakukan untuk melihat hasil pembelajaran.
TERTIARY STUDENTS' ACADEMIC CHEATING IN PALEMBANG BASED ON SELF-REPORTING CHEATING SCALE (SRCS) Muhamad Uyun; Idi Warsah
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 9, No 2 (2020): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v9i2.6783

Abstract

This study aimed to determine students’ behavior, especially at three campuses in Palembang, regarding academic cheating. This study used a mixed approach. The samples incorporated students of three campuses, namely UIN Raden Fatah, Universitas Sriwijaya, and Universitas Bina Darma Palembang, with a total of 612 students. The data comprised both qualitative and quantitative data. Academic cheating was measured using the self-reporting cheating scale (SRCS) developed by Newstead and adopted by Lim with a total of 20 items having been adapted as to reveal the quantitative data, while the qualitative data were obtained from interviews and observations. This study concluded that cheating behavior was demonstrated by working together with other students to get answers during quizzes and exams, collaborating with other students to complete individual assignments, doing other students’ assignments, writing out by quoting from books or other publication media without including references properly, concluding or summarizing others’ written works without including the authors as references, and allowing ones’ own works to be copied or imitated by other students. AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui perilaku mahasiswa khususnya di tiga kampus Palembang tentang kecurangan akademik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Sampel menggunakan tiga (3) tiga kampus yaitu UIN Raden Fatah, Universitas Sriwijaya, dan Universitas Bina Darma Palembang dengan jumlah Responden 612 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan gabungan. Data terdiri dari data kualitatif  dan data kuantitatrif. Kecurangan akademik diukur menggunakan skala self reporting cheating scale (SRCS) yang dikembangkan dari Newstead dan diadopsi oleh Lim dengan jumlah 20 item yang sudah diadaptasi sebagai data kuantitatifnya sedangkan data kualitatif adalah data yang diperoleh dari intervie dan observasi. Penelitian ini memperoleh simpulan bahwa perilaku curang yaitu bekerjasama dengan mahasiswa lain untuk mendapatkan jawaban pada saat kuis maupun ujian, bekerjasama dengan mahasiswa lain untuk menyelesaikan tugas individual, mengerjakan tugas untuk orang lain, membuat tulisan dengan mengutip dari buku atapun media publikasi lainnya tanpa mencantumkan sumber referensi, menyimpulkan ataupun merangkum tulisan orang lain tanpa mencantumkan pengarang sebagai referensi dan mengizinkan tulisan sendiri untuk disalin ataupun dicontoh oleh mahasiswa lain.
MANAGEMENT OF INTEGRATED MADRASAH DINIYAH CURRICULUM DEVELOPMENT AT SD KHAZANAH ILMU SIDOARJO Mohamad Rojii; Istikomah Istikomah; Choirul Mahfud; Moh. Saifulloh; Muhammad Zuhair
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 9, No 1 (2020): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v9i1.6286

Abstract

Madrasah Diniyah emerged as a place for religious education for people who wanted a portion of their children's religious education. If this Diniyah Madrasah can be run according to its function and managed with good management, then the Diniyah Madrasah can be one solution to the problems of Religious Education in Indonesia. This study aims to reveal how the management of Madrasah Diniyah curriculum development is integrated into primary education institutions. This research includes qualitative research; data collection is done by collecting documents, conducting interviews, and observing at the research site. This study's data were analyzed using analytical techniques, including reduction, presentation of data, and concluding. The results of this study stated that the management of the integrated Madrasah Diniyah curriculum at SD Khazanah Sciences was carried out with a process including planning, organizing, implementing, monitoring, and evaluating the founders as initiators of curriculum development ideas at the institution. After that, a curriculum development team was formed with specific tasks according to their respective responsibilities to start the curriculum development process based on philosophical, psychological, sociological, and juridical foundations.Keywords: Management Curriculum Development, Integrated Madrasah Diniyah, Basic Education Institutions. Abstrak Madrasah Diniyah muncul sebagai wadah pendidikan Agama bagi masyarakat yang menginginkan porsi pendidikan Agama yang lebih banyak bagi anak-anak mereka. Jika Madrasah Diniyah ini dapat dijalankan sesuai dengan fungsinya dan dikelola dengan manajemen yang baik, maka Madrasah Diniyah dapat menjadi salah satu solusi bagi permasalahan Pendidikan Agama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana bentuk manajemen pengembangan kurikulum Madrasah Diniyah yang terintegrasi pada lembaga pendidikan dasar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan dokumen-dokumen, melakukan wawancara, dan juga melakukan observasi di tempat penelitian. Adapun data pada penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis yang meliputi reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa manajemen pengembangan kurikulum Madrasah Diniyah terintegrasi di SD Khazanah Ilmu dilaksanakan dengan proses meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi para pendiri sebagai inisiator ide pengembangan kurikulum di lembaga tersebut. Setelah itu, dibentuklah tim pengembang kurikulum dengan tugas-tugas khusus sesuai tanggung jawab masing-masing untuk memulai proses pengembangan kurikulum dengan berlandaskan pada landasan filosofis, psikologis, sosiologis, dan yuridis.Kata Kunci: Manajemen Pengembangan Kurikulum, Madrasah Diniyah Terintegrasi, Lembaga Pendidikan Dasar. 
CURRICULUM DEVELOPMENT STRATEGIC MANAGEMENT MODEL ISLAMIC INTERNATIONAL BOARDING SCHOOL (IIBS) IN THURSINA IIBS MALANG Dwi Fitri Wiyono
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 10, No 1 (2021): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v10i1.8232

Abstract

The aims of this study to find the process of formulating, implementation and evaluation of the curriculum strategy strategy for the International Islamic Boarding School Islamic education model at the Thursina IIBS Islamic Education Institute Malang Regency. The method in this study uses a qualitative approach, case study research with multi-site design, data collection techniques, namely: interviews, observations, and document studies, analysis techniques using single cases and cross-cases. The results of this study are: (1) Formulation of the curriculum development strategy of the International Islamic Boarding School model through the following stages: first, the input strategy: combining the Islamic boarding school curriculum, the national curriculum and the international curriculum namely the Coumbridge Curriculum, graduates from the International Islamic Boarding School (IIBS) will have a charter Coumbbrige, Second, process strategy: developing curriculum through language strengthening and self-development with global insight (enrichment and extension), third, output strategy: commitment to the quality of graduates who have an Islamic personality (morally excelent), globally minded (internationally minded) , and spirited leader (an inspiring leader). (2) Implementation of the strategy of developing Islamic education curriculum model International Islamic Boarding School (IIBS), implementation of the curriculum through the process of organizational culture and refocusing the organization and specialization class (Moslem scholar, entrepreneur, sciencepreneur, professional) (3) Evaluation of strategy development of Islamic education curriculum the International Islamic Boarding School model, the evaluation adapts to the standard curriculum blending the pesantren curriculum, national, and international, the evaluation is carried out holistically starting from the input, process, output, and outcome by involving all stakeholders in curriculum development.
HUMAN CONCEPT OF THE ENVIRONMENT AND THE UNIVERSE PERSPECTIVE OF THE QURAN Tian Khusni Akbar; Mhd. Lailan Arqam
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 10, No 1 (2021): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v10i1.7481

Abstract

This article examines the human concept of the environment and the universe from the point of view of the Qur'an. This study is based on the lack of human concern for the environment. Several verses in the Al-Qur'an emphasize prohibitions and reprisals for those who damage the environment and those who protect it. The research approach is qualitative type of literature. The data sources are literature in the field of environment, Al-Qur'an and Tafseer. Data engineering is carried out with related references, both manually and digitally, especially in the Google Scholar database with the keyword used is the Concept of Humans Against the Environment and the Universe in the Perspective of the Qur'an. The collected data were then analyzed using inductive thinking patterns. The results of the research show that humans and the environment have a relationship where humans as caliphs on earth must always think about what has been bestowed by Allah SWT, so that they are able to make real natural resources, and the creation of the natural environment makes humans always remember the main purpose of being created on earth, namely to pronunciation to Allah SWT.
MANAGEMENT OF FIQH LEARNING IN SCHOOL AN MADRASAH FOR ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHER Firman Mansir
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 9, No 2 (2020): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v9i2.6797

Abstract

The aim of this study examines the importance of Islamic Religious Education (PAI) teachers in managing classroom learning, especially fiqh learning in schools and madrasah. Research method used is literature study. Method of literature study is method of collecting some data obtained through notes, works, or pictures. Thus, discussion or data obtained are the result of exploration from several relevant reading sources. This is an effort, action and method taken by Islamic Religious Education teachers in realizing dynamic and interesting fiqh learning. The management of fiqh learning is very important. Thus, there are no mistakes in understanding fiqh materials which are full of Ulama/theologians’ thoughts, views of mazhab and good and correct worship procedures. Therefore, a fiqh learning approach in schools and madrasa needs to be present using a contextual approach that relates to the context of daily life. One way to make this happen was by using various methods, such as lecture method, the question and answer method, the based method, the recitation method and the drill method. The results explain that the management of fiqh learning in schools and madrasahs consists of lesson planning, learning implementation and learning evaluation. AbstrakPenelitian ini bertujuan menjelaskan tentang pentingnya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatur sebuah pembelajaran di kelas khususnya pembelajaran fiqh di sekolah dan Madrasah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, metode ini dilakukan dengan cara pengumpulan data melalui catatan, karya atau gambar, dengan begitu pembahasan atau data yang diperoleh merupakan hasil eksplorasi dari beberapa sumber bacaan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai usaha, tindakan serta cara yang dilakukan oleh guru PAI dalam mewujudkan pembelajaran fiqh yang dinamis, menarik dan tidak membosankan. Manajemen pembelajaran fiqh sangat penting agar tidak terjadi kesalahan dalam memahami materi-materi fiqh yang sarat dengan pemikiran-pemikiran ulama, perbedaan pandangan mazhab serta tata cara ibadah yang baik dan benar. Karena itu, sebuah pendekatan pembelajaran fiqh disekolah dan madrasah perlu hadir dengan menggunakan pendekatan kontekstual yang mengaitkan pada konteks kehidupan sehari-hari. Salah satu cara mewujudkan hal di atas dengan menggunakan berbagai metode, yang terdiri dari metode ceramah, metode tanya jawab, metode demonstrasi, metode resitasi dan metode drill. Hasilnya kemudian menjelaskan bahwa manajemen pembelajaran fiqh yang ada di sekolah dan madrasah terdiri dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran.
CONCEPT OF QUALITY EDUCATION AKHLAKUL KARIMAH BASED SYEKH NAWAWI'S PERSPECTIVE Asep Nuhdi
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 9, No 1 (2020): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v9i1.6219

Abstract

AbstrakPemikiran Pendidikan Keluarga Perspektif Syekh Nawawi Al Bantani “ Pemikiran Pendidikan Keluarga Islami merupakan suatu keniscayaan yang harus dikaji oleh para cendikiawan Muslim karena keluarga merupakan pondasi awal bagi terbentuknya kekuatan ummat dan peradaban manusia dan pendidikan keluarga dalam islam menjadi titik kajian karena Islam merupakan agama yang konprehensif yang melingkupi  hubungan manusia dengan Tuhannya dan hubungan sesama manusia  untuk terciptanya tatanan kelola masyarakat madani dengan dimulai keluarga yang sakinah , mawaddah warahmah dengan didasari atas nilai nilai pendidikan keluarga berdasarkan Islam dengan bersumber kitab kitab karya syekh Nawawi Al Bantani. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah Library Research menggunakan data pustaka yang berkaitan dengan masalah yang sedang dikaji,berupa Al Quran , Tasir Al Quran , Kitab Hadis, Kitab-kitab Syekh Nawawi al Bantani dan buku-buku yang berkaitan dengan pendidikan keluarga , jurnal  dan lain sebagainya. Pendekatan yang penulis gunakan adalah kualitatif yaitu yang berkaitan dengan literature-literatur berupa buku,kitab dan lain sebagainya dengan tidak menggunakan angka-angka. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana konsep pemikiran pendidikan keluarga islam dengan berdasar kitab kitab klasik karya syekh Nawawi Al Bantani yang merupakan ulama yang menjadi rujukan para ulama di Indonesia. Kegunaan penelitian diharapkan berguna bagi penulis , masyarakat dan sebagai khazanah keilmuan yang bermanfaat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah yang termasuk kedalam ranah pemikiran pendidikan keluarga menurut syekh Nawawi Al Bantani diantaranya Tujuan pendidikan keluarga yakni mengajarkan akhlak  yang baik , pendidikan terhadap anak sangat penting karena orang tua sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga akan menentukan karakter ,sikap dan perilaku anaknya di masa mendatang,dan pendidikan istri dalam keluarga memberikan pengajaran tentang syariah Islam dan didiklah mereka tata karma yakni mengajarkan akhlak yang baik dan bagi Syekh Nawawi orang yang paling berat siksaannya pada hari kiamat itu sebab menelantarkan pendidikan keluarganya. Kata Kunci: Konsep Pendidikan, Akhlakul Kariman, An-Nawawi. AbstractSyekh Nawawi Al Bantani's Perspective Family Education Thought "The thought of Islamic Family Education is a necessity that must be studied by Muslim scholars because the family is the initial foundation for the formation of the power of the ummah and human civilization and family education in Islam is a point of study because Islam is a comprehensive religion that is covers the relationship between humans and their God and human relationships to create a civil society management order by starting a sakinah family, mawaddah warahmah based on the values of family education based on Islam based on the books of the works of Sheikh Nawawi Al Bantani. The research method used is Library Research using library data related to the problem being studied, in the form of the Al Quran, Tasir Al Quran, the Hadith Book, the books of Syekh Nawawi al Bantani and books related to family education, journals and others. etc. The approach that the author uses is qualitative, which is related to literature in the form of books, books and so on by not using numbers. The research objective is to find out how the concept of Islamic family education is based on the classical books by Sheikh Nawawi Al Bantani, who is a scholar who is the reference for scholars in Indonesia. The usefulness of research is expected to be useful for writers, society and as a useful scientific treasure. The conclusion of this study is that which is included in the realm of family education thought according to Sheikh Nawawi Al Bantani, including the purpose of family education, namely teaching good morals, education for children is very important because parents as the first and foremost educators in the family will determine the character, attitude and behavior of their children. in the future, and the education of wives in the family provides teachings on Islamic sharia and educate them about karma, namely teaching good morals and for Sheikh Nawawi the person whose torment is the most severe on the Day of Judgment because he neglects his family's education. Keywords: Educational Concept, Akhlakul Kariman, An-Nawawi.
PLANTING THE MORAL VALUES IN INTEGRATED ISLAMIC MIDDLE SCHOOL FITHRAH INSANI Muhamad Imam Pamungkas; Tiara Lidia Kani
TA'DIB: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 9, No 1 (2020): Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/tjpi.v9i1.6256

Abstract

Moral is the most important part of the pillars of Islam besides monotheism (tawhid) and the Shari'a. These three aspects are used as the basis of implementation for adherents, both in the application in the family environment, work environment, community environment, even wider environment, namely nation and state. For that reason, of course it is very important for us to know the details related to this character. The focus of this research is on the application and inculcation of moral values in Integrated Islamic Middle School Fithrah Insani, which until now has two branches of education units. This research uses a descriptive-analytic method with qualitative case study type. This research uses primary and secondary data sources. Data collection techniques carried out by interview , observation, literature, and documentation. As a conclusion, it was found that inculcation of moral values in Integrated Islamic Middle School Fithrah Insani was implemented in the activities of Recitation of the Qur'an (TTQ), Mentoring / Character Building, MABIT / CAMP, Assigning Students to Learn and Look for Teachers to Teach Themselves Outside School, and Public Lecture .  Keywords: Moral Value, Akhlak, Integrated Islamic School, Fithrah Insani