cover
Contact Name
Ilham Mirzaya Putra
Contact Email
ilhammirzaya@uinsu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalpemberdayaanmasyarakat@uinsu.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Jln. Williem Iskandar, Pasar V Medan Estate 20371
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 23558679     EISSN : 26552558     DOI : http://dx.doi.org/10.37064/jpm.v7i2.5827
Core Subject : Education,
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat adalah jurnal akses terbuka oleh Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia. Jurnal ini memfokuskan Pada publikasi artikel-artikel serta hasil penelitian ilmiah di bidang Pengembangan Masyarakat Islam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 127 Documents
Peningkatan Kapasitas Usaha Kecil Masyarakat Informal saat Pandemi Covid-19 di Kepulauan Riau Rafika Afriyanti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.28908

Abstract

Meningkatnya angka pengangguran, resesi ekonomi serta kemunculan kelompok marjinal lainnya menjadi suatu keniscahyaan sebagai akibat dari adanya pandemi Covid-19. Pemerintah daerah sebagai perpanjangan pemerintah pusat di daerah mengeluarkan kebijakan untuk memulihkan perekonomian namun hal ini dipandang tidak cukup suportif dan menyentuh dalam membantu usaha kecil masyarakat terutama yang tergolong dalam sektor informal di tengah pandemi Covid-19. Kerangka kebijakan yang dibangun baru sebatas kebijakan yang reaktif untuk menjaga stabilitas ekonomi sesaat yaitu dengan menjaga daya beli masyarakat, namun tidak dengan adanya upaya peningkatan kapasitas yang bertujuan untuk mempertahankan keberlanjutan hidup masyarakat. Pelatihan Manajemen pembukuan dan digital marketing oleh Yakesma Kepulauan Riau merupakan bentuk pemberdayaan untuk meningkatkan kapasitas usaha kecil masyarakat yang kesulitan dikarenakan adanya pandemi Covid-19. Dengan adanya kegiatan ini masyarakat yang memiliki usaha kecil bisa tetap produktif ditengan pandemi, dimana selain mendapatkan modal dan material, masyarakat juga mampu melakukan pembukuan dalam pencatatan kasnya sertadapat melakukan promosi produk melalui media sosial. Hasil dari penelitian ini bisa menjadi refleksi dan gambaran terkait alternatif kebijakan yang bisa menjaga dan meningkatkan produktifitas usaha kecil masyarakat ditengah pandemi Covid-19 
Gerakan PeKa Ramah Lingkungan: Literasi Inklusif dan Pemberdayaan Perempuan Difabel Melalui Pembalut Kain Berbasis Komunitas Siti Aminah; Abdul Jalil; Istiqomah Istiqomah; Alfiyyah Yasmin Mumtaz; Ariby Aulia Fitri
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29755

Abstract

Gerakan PeKa (Pembalut Kain Ramah Lingkungan) merupakan inovasi sosial-lingkungan berbasis komunitas yang secara simultan menjawab tiga persoalan mendesak: krisis sampah pembalut sekali pakai, kesenjangan aksesibilitas produk menstruasi bagi perempuan difabel, dan rendahnya literasi lingkungan di masyarakat. Penelitian pengabdian ini bertujuan menganalisis efektivitas Gerakan PeKa dalam memberdayakan komunitas difabel melalui pendekatan literasi inklusif. Metode yang digunakan adalah Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan pelibatan aktif komunitas penyandang difabel (P3Y Yogyakarta), pesantren, dan lembaga pendidikan tinggi. Hasil menunjukkan bahwa program ini berhasil menjangkau lebih dari 1.300 peserta workshop, melatih komunitas paraplegia menjadi produsen utama PeKa, dan mendorong kemandirian ekonomi perempuan difabel. Pembalut kain terbukti lebih aksesibel bagi difabel fisik karena penggunaan kancing cetet menggantikan perekat konvensional. Gerakan PeKa membuktikan bahwa model sosial disabilitas dapat diintegrasikan dalam program pemberdayaan lingkungan berbasis nilai Islam.Kata kunci: pembalut kain; difabel berdaya; literasi lingkungan; model sosial disabilitas; pemberdayaan perempuan
Strengthening Community-Based Disaster Literacy and Psychosocial Support Through Community Learning Centers (TBM): A Participatory Approach in Post-Disaster Areas in Kampung Darussalam, Langkat Regency Mahfuzi Irwan; Artha Mahindra Diputera; Asiah Asiah; Dimas Istiqo Anggoro; Serasi Zendrato; Fira Aprilia
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.28994

Abstract

This study demonstrates the effectiveness of a participatory, TBM-based approach in strengthening disaster literacy and psychosocial well-being in post-disaster communities. The findings show a significant improvement in disaster literacy, with most participants progressing from low baseline understanding to moderate and high levels, and around 75% able to identify risks, explain evacuation procedures, and demonstrate basic preparedness. Community participation also increased substantially, particularly among children and youth, indicating that interactive and contextual learning approaches enhance engagement and learning outcomes. Beyond cognitive gains, the study reveals important psychosocial improvements, including reduced anxiety, increased emotional stability, and stronger social interaction. The integration of trauma healing and community-based counseling within learning activities proved effective in supporting emotional recovery and rebuilding social cohesion. These findings confirm that combining disaster literacy and psychosocial support within a participatory framework produces more comprehensive outcomes than fragmented interventions. The study contributes by offering a contextual, integrative, and sustainable model that strengthens both cognitive and socio-emotional capacities. It also highlights the evolving role of TBM as a community resilience hub, demonstrating its strategic potential in supporting post-disaster recovery and long-term community empowerment.
Analisis Implementasi Kebijakan Akselerasi UMKM melalui Program PKT Jospol di Provinsi Kalimantan Timur Dariska Nur Laila Sifa; Iman Surya
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.30138

Abstract

Transformasi ekonomi di Provinsi Kalimantan Timur untuk menjadi daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menuntut kesiapan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah Kalimantan Timur melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPPKUKM) menyampaikan hal ini melalui Program Pengembangan Kewirausahaan Terpadu (PKT) Jospol guna mengakselerasi UMKM Naik Kelas. Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan tersebut menggunakan teori George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, watak/sikap, dan struktur birokrasi. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan triangulasi data primer dari wawancara aparatur dinas dan hasil kuisioner peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi kebijakan berjalan sangat baik dan memahami sasaran secara jelas. Disposisi pelaksana juga sangat responsif, yang berdampak langsung pada peningkatan ragam produksi dan omzet peserta. Namun implementasi ini menghadapi kendala pada variabel sumber daya, seperti server pendaftaran yang sempat mengalami eror dan kualitas bahan alat (seperti oven) yang kurang optimal pada sebagian peserta meskipun alat tersebut tetap dapat dimanfaatkan dan adanya jaminan garansi. Diperlukan peningkatan kapasitas pendaftaran server untuk mengantisipasi kehadiran peserta dan evaluasi pengadaan barang serta pelibatan aparat kelurahan untuk memperluas jangkauan program di masa depan .
Faktor Faktor Yang Memengaruhi Minat Petani Dalam Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Pupuk Organik Padat Di Kalurahan Sriharjo Muhammad Khaldun; Fitria Naimatu Sadiyah; Ina Fitria Ismarlin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.30034

Abstract

Pemanfaatan limbah ternak sapi menjadi pupuk organik padat merupakan upaya mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi polusi lingkungan. Namun pemanfaatan limbah ternak di Kalurahan Sriharjo masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor internal dan eksternal terhadap minat petani dalam pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik padat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 51 orang petani. Faktor yang diteliti meliputi persepsi kontrol perilaku (X1), persepsi manfaat (X2), partisipasi petani dalam pembuatan pupuk organik padat (X3), peran ketua gapoktan (X4), dan demplot pupuk organik padat (X5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat petani. Namun secara parsial, hanya satu variabel yang berpengaruh signifikan, yaitu demplot pupuk organik padat. Temuan ini menunjukkan bahwa demplot pupuk organik padat merupakan faktor dominan dalam mendorong minat petani. Melalui demplot, petani dapat memahami dan menyebarkan pupuk organik padat dari limbah ternak secara langsung.
Strategi Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Berbasis Participatory Learning and Action (PLA) melalui Pemanfaatan Bonggol Pisang di Kalurahan Imogiri Sakha Fadil Dzikry; Endah Puspitojati; Ina Fitria Ismarlin
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.29699

Abstract

Pemanfaatan bonggol pisang di masyarakat masih relatif rendah karena sebagian besar dianggap sebagai limbah pertanian, padahal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk pangan bernilai ekonomis. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Bersemi melalui pemanfaatan bonggol pisang di Kalurahan Imogiri, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode Participatory Learning and Action (PLA). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil identifikasi partisipatif digunakan untuk menyusun faktor internal dan eksternal yang kemudian dianalisis menggunakan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama kelompok terletak pada tingginya partisipasi anggota, motivasi dalam mengembangkan produk inovatif, legalitas kelompok, serta ketersediaan sarana produksi. Kelemahan utamanya meliputi keterbatasan kemampuan pemasaran, pemanfaatan teknologi digital, teknik dekolorisasi, dan pengemasan produk. Dari sisi eksternal, kelompok didukung oleh ketersediaan bahan baku lokal yang melimpah, potensi pasar oleh-oleh lokal, dukungan pemangku kepentingan, dan kemudahan akses pemasaran digital. Analisis SWOT menunjukkan posisi kelompok berada pada Kuadran III dengan nilai koordinat X = -0,72 dan Y = 1,12 sehingga prioritas strategi yang direkomendasikan adalah strategi Weakness–Opportunity (W–O). Strategi tersebut meliputi peningkatan kemampuan teknis pengolahan dan pengemasan produk, penguatan kapasitas pemasaran berbasis digital, serta penguatan kelembagaan melalui pendampingan berkelanjutan. Integrasi pendekatan analisis PLA dan SWOT menghasilkan strategi pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan kelompok serta berpotensi meningkatkan nilai tambah bonggol pisang dan mengundang usaha berbasis sumber daya lokal.
Analisis Spasial-Temporal Keseimbangan Air Bersih dan Persepsi Masyarakat: Proyeksi Kebutuhan Air Kota Batam 2026–2035 Riki Rahmad; Muhammad Miftahurridlo; Naila Elfira Sari; Nurintan Nasution; Shintia Malau; Septian Prayogi; Abdi Eralisasi Harefa
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37064/jpm.v14i1.30222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proyeksi kebutuhan air bersih berdasarkan pertumbuhan penduduk serta pemanfaatan waduk di Kota Batam periode 2026–2035. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitik yang dipadukan dengan wawancara kualitatif. Proyeksi penduduk dihitung menggunakan metode geometrik, sedangkan kebutuhan air bersih dianalisis menggunakan standar 190 liter/orang/hari. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik, instansi sumber daya air, jurnal ilmiah, observasi lapangan, dan wawancara masyarakat. Analisis dilakukan melalui proyeksi penduduk, kebutuhan air bersih, ketersediaan air waduk, dan keseimbangan supply-demand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk Kota Batam diproyeksikan meningkat dari 1.307.775 jiwa pada tahun 2026 menjadi 1.450.491 jiwa pada tahun 2035. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan air bersih meningkat dari 248.477.281 liter/hari menjadi 275.593.259 liter/hari. Ketersediaan air waduk masih berada pada kondisi surplus dengan total supply sebesar 404.524.800 liter/hari, meskipun jumlah surplus terus menurun setiap tahun. Beberapa waduk juga mengalami penurunan kapasitas akibat sedimentasi dan kerusakan daerah tangkapan air. Penelitian ini berkontribusi dalam perencanaan pengelolaan sumber daya air berkelanjutan melalui analisis terpadu antara pertumbuhan penduduk, kebutuhan air bersih, kapasitas waduk, dan persepsi masyarakat

Page 13 of 13 | Total Record : 127