cover
Contact Name
Hasrul Hadi, M.Pd.
Contact Email
hasrulhadi299@gmail.com
Phone
+6281997905824
Journal Mail Official
geodikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidika Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi Jln.TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid No.132 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25491830     DOI : ttp://dx.doi.org/10.29408/geodika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan lingkungan.
Articles 278 Documents
Resiliensi Masyarakat Pasca Pandemi Berbasis Aset Penghidupan di Desa Tegaltirto Kabupaten Sleman Yogyakarta Fathin Aulia Rahman
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i2.19794

Abstract

Masyarakat Desa Tegaltirto sebagian besar bermata pencaharian di sektor informal yang menjadi komponen paling rentan terhadap dampak Pandemi Covid-19. Resiliensi masyarakat diperlukan dalam menghadapi krisis pasca Pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui tingkat resiliensi masyarakat pasca Pandemi menurut aset penghidupan; dan 2) mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi resiliensi masyarakat Desa Tegaltirto pasca Pandemi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berdasarkan dusun yang dianggap mewakili Desa Tegaltirto menurut keragaman pekerjaan masyarakat yaitu Dusun Kadisono, Sompilan dan Semoya. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling dengan proporsional sampel sebanding jumlah populasi. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk analisis tingkat resiliensi, dan analisis faktor untuk identifikasi faktor yang memengaruhi resiliensi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Resiliensi masyarakat Desa Tegaltirto menurut kepemilikan aset didominasi oleh tingkat resiliensi sedang, kategori tinggi 9 rumah tangga, kategori sedang 75 rumah tangga, dan kategori rendah 16 rumah tangga. (2) Terbentuk 7 faktor yang memengaruhi resiliensi masyarakat yaitu; faktor pendidikan dan perekonomian, pengetahuan dan akses informasi, alam, ketersediaan sarana dan prasarana, pencegahan risiko krisis pasca Pandemi Covid-19, bantuan dari pihak luar, dan kesehatan dan sosial masyarakat.
Analisis Spasial dan Faktor-Faktor Berpengaruh Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Pulau Jawa Yetti Anita Sari; Khaerunisa Khaerunisa; Ramlah Ramlah
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i2.21366

Abstract

Pembangunan ekonomi melibatkan dari berbagai interaksi mencakup sumberdaya alam, sumberdaya manusia, modal, dan teknologi. Sumberdaya manusia adalah indikator dari angkatan kerja yang memiliki kontribusi terhadap hasil pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui perkembangan penyerapan tenaga kerja, belanja modal, penanaman modal dalam negeri, penanaman modal, dan upah minimum provinsi; 2) mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja. Teknik analisis menggunakan analisis kuantitatif dengan regresi data panel dan sistem informasi geografi. Analisis spasial dari perkembangan penyerapan tenaga kerja paling tinggi diduduki oleh Provinsi Jawa Barat. Provinsi yang memiliki belanja modal paling tinggi adalah Provinsi DKI Jakarta. Provinsi Jawa Timur menduduki paling tinggi penanaman modal dalam negeri tahun 2014-2020. Penanaman modal asing nilai paling tinggi adalah Provinsi Jawa Barat. Nilai upah minimum provinsi tinggi adalah Provinsi DKI Jakarta. Hasil analisis regresi Fixed Effect Model adalah kontribusi belanja modal dan penanaman modal asing berpengaruh negatif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Variabel penanaman modal dalam negeri berpengaruh positif tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Upah minimum berpengaruh positif signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.
Analisis Daya Dukung Kawasan Wisata Pantai Telaga Nita Kecamatan Ternate Barat Kota Ternate Hernita Pasongli; Vrita Tri Aryuni; Yuni Andriyani Safitri; Syarifuddin Adjam; Eko Hariyadi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i2.23008

Abstract

Kota Ternate memiliki banyak objek wisata pantai salah satunya adalah pantai Telaga Nita. Objek wisata Telaga Nita merupakan objek wisata baru, yang mana kawasan ini dahulunya merupakan tempat peristirahatan Sultan Ternate. Keberadaan objek wisata pantai ini belum banyak diketahui oleh masyarakat, hal ini disebabkan karena lokasi pantai yang jauh dengan jalan raya dan tertutup oleh pepohonan. Akan tetapi kawasan ini memiliki panorama yang indah dan dapat dijadikan sebagai spots bagi wisatan yang datang berlibur. Keberadaan pantai Telaga Nita dapat mengancam keberlanjutan ekosistem pesisir dan pengalaman wisata. Oleh karena itu, penting untuk memahami dan menilai daya dukung lahan (DDL) wisata pantai untuk memastikan bahwa aktivitas wisata dapat dilakukan secara berkelanjutan tanpa merusak lingkungan alam. Tujuan Penelitian yaitu; untuk menganalisis daya dukung (Carrying Capacity) objek Wisata Pantai Telaga Nita untuk kegiatan wisata pantai. Metode yang digunakan adalah survey dengan pengumpulan data menggunakan data primer dan sekurder. Analisis data menggunakan rumus Daya Dukung Kawasan (DDK). Hasil  yang diperoleh yakni; Kawasan wisata pantai Telaga Nita memiliki Daya dukung Kawasan (DDK) sebanyak 58 orang perhari, terdiri dari wisata rekreasi pantai sebanyak 11orang perhari dan renang sebanyak 42 orang per hari. Dengan adanya informasi tentang kapasitas jumlah pengunjung di pantai Telaga nita, maka dapat menjadikan sebuah usulan batas usulan rekomendasi jumlah pengunjung sehingga sehingga kelestarian ekosistem tetap terjaga
Sistem Informasi Geografis untuk Strategi Pengembangan Taman Wisata Alam Gunung Tunak Berdasarkan Evaluasi Indeks Kelayakan Apriyeni, Baiq Ahda Razula; Mubarokah, Nurlaila; Alimran, Lalu Agil; Nisa, Jannatun
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i2.24347

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kawasan TWA Gunung Tunak Desa Mertak, Pujut, Kabupaten Lombok Tengah yang bertujuan untuk menganalisis berbagai parameter kelayakan potensi destinasi wisata TWA Gunung Tunak untuk dapat dijadikan sebagai dasar pertimbangan dalam menyusun sebuah strategi pengembangan guna mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriftif kualitatif yang dianalisis menggunakan metode ADO-ODTWA dan SWOT. Sedangkan untuk pemetaan distribusi spasial kelayakan menggunakan Sistem Informasi Geografis. Berdasarkan hasil evaluasi kelayakan menggunakan metode ADO-DTWA, indeks masing-masing variabel menunjukkan bahwa secara keseluruhan kelayakan destinasi yang ada di TWA Gunung Tunak desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat masuk pada kategori “Layak dikembangkan”. Strategi pengembangan kawasan melibatkan pemanfaatan potensi, meningkatkan kerjasama untuk layanan dan fasilitas, serta memanfaatkan lokasi dan potensi wilayah untuk meningkatkan kunjungan. Fokusnya pada sosialisasi pengelolaan sampah, keamanan pengunjung, peringatan bencana, dan promosi melalui event besar agar kawasan dapat bersaing dengan destinasi wisata lainnya serta mampu menjaga keberlanjutan lingkungan.
Mitigasi Bencana Alam Gempa Bumi pada Komunitas Sekolah di Pondok Pesantren Raudatul Jannah Lombok Utara Zulhan Hadi; Hasrul Hadi; Suroso Suroso; Armin Subhani
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v7i2.24599

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui upaya mitigasi struktural bencana alam gempa bumi pada komunitas sekolah, 2) Mengetahui upaya mitigasi non-struktural bencana alam gempa bumi pada komunitas sekolah. Penelitian di Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Karang Raden Lombok Utara ini  merupakan Jenis deskriptif Kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data penelitian terdiri dari tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Upaya mitigasi struktural bencana alam gempa bumi pada komunitas sekolah di Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Karang Raden Lombok Utara masih terbatas pada bangunan sekolah yang sudah sesuai standar bangunan tahan gempa, namun sistem informasi kedaruratan, literatur kebencanaan, peralatan keselamatan darurat dan rambu-rambu kebencanaan belum ada dan atau belum dilaksanakan secara maksimal; 2) Upaya mitigasi non-struktural bencana alam gempa bumi pada komunitas sekolah di Pondok Pesantren Raudhatul Jannah Karang Raden Lombok Utara belum maksimal dilakukan, karena kebijakan hukum pemerintah daerah untuk mitigasi bencana gempa bumi di sekolah masih belum ada, serta belum dilakukannya kegiatan pendidikan dan pelatihan mitigasi bencana gempa bumi dengan maksimal. 
Pendugaan Daerah Rawan Bencana Tanah Longsor Berbantuan Sistem Informasi Geografis di Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Setiawan, Akemat Rio
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.17187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan bencana tanah longsor dan upaya mitigasi bencana berbasis masyarakat Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Metode penelitian ini dilakukan dengan survei pada lokasi terpilih yaitu Kecamatan Pujon. Survei dilakukan dengan mengidentifikasi berbagai kondisi wilayah sesuai dengan parameter faktor pengaruh terjadinya bencana tanah longsor. Dalam melakukan analisis dibutuhkan data seperti jenis tanah, kemiringan lereng, tutupan lahan, dan curah hujan yang selanjutnya di skoring sesuai dengan klasifikasi, kemudian dioverlay atau penggabungan yang diolah dengan menggunakan software QGIS menjadi peta kerawanan bencana tanah longsor Kecamatan Pujon. Akumulasi dari pengolahan data tersebut menghasilkan klasifikasi tingkat kerawanan bencana tanah longsor yang terbagi dalam berbagai kelas yaitu Kelas 1 dengan kriteria tingkat rawan paling tinggi sampai dengan Kelas 5 dengan kriteria kriteria tingkat rawan paling rendah. Hasil dari klasifikasi berbasis Sistem Informasi Geografis kemudian dilakukan validasi lapangan sesuai dengan titik koordinat yang ada di QGIS. Peta kerawanan tanah longsor yang telah diperoleh tersebut dapat digunakan dalam upaya mitigasi bencama masyarakat Kecamatan Pujon dengan melihat data tingkat kerawan tanah longsor dengan kelas yang sangat rawan, masyarakat bisa mengantisipasi ketika daerah tersebut mengalami hujan dengan intensitas tinggi yang memungkinkan terjadinya tanah longsor.  
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Palembang Sobirin, Ahmad; Asiyah, Siti; Hartono, Deni Puji
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.21325

Abstract

SMA Negeri 5 Palembang merupakan salah satu institusi pendidikan yang telah menerapkan kurikulum merdeka. Sebelum penerapan kurikulum merdeka, khususnya pada mata pelajaran geografi,  sebagian besar peserta didik menganggap mata pelajaran geografi cukup sulit. Penerapan kurikulum merdeka diharapkan mampu membawa perubahan besar dalam pembelajaran geografi karena adanya tuntutan menjalankan berbagai inovasi pembelajaran bagi para guru geografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran geografi pada kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Narasumber dipilih dengan teknik purposive sampling meliputi kepala sekolah, wakil kepala bidang kurikulum, guru mata pelajaran geografi dan siswa-siswi SMA Negeri 5 Palembang. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif model Milles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka pada pembelajaran geografi dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi di SMA Negeri 5 Kota Palembang telah berjalan dengan baik. Namun, masih terdapat beberapa kendala dalam implementasi kurikulum merdeka, diantaranya keterbatasan kemampuan guru dalam proyek penguatan profil pelajar pancasila, terbatasnya waktu pelaksanaan pembelajaran geografi, serta keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai.  
Analisis Tingkat Kesesuaian Kualitas Air Pada Lahan Budidaya Ikan Air Tawar Berbasis SIG di Kabupaten Purbalingga Jagad, Nimas Ayu Sekar Kinasih; Suwarsito, Suwarsito; Nirwansyah, Anang Widhi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.25448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian kualitas air pada lahan budidaya ikan air tawar untuk menentukan lokasi dan karakteristik kualitas air di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara in-situ. Penelitian ini mengabungkan metode multikriteria dengan basis Sistem Informasi Geografi (SIG) dan Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot parameter kualitas air dan visualisasi pemetaan tingkat kesesuaian kualitas air pada lahan budidaya ikan air tawar di Kabupaten Purbalingga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kabupaten Purbalingga didominasi oleh tingkat kesesuaian kualitas air pada kategori Sangat Sesuai (S1), dengan nilai 85,7 % meliputi wilayah Kecamatan Bobotsari, Mbrebet, Kutasari, Bojongsari, Padamara, Karanganyar, Rembang, Kejobong, Kemangkon dan Kaligondang. Pada tingkat kesesuaian kualitas air dengan kategori Sesuai (S2) memiliki nilai 4,7% meliputi satu lokasi budidaya, yaitu di Kecamatan Bukateja. Selanjutnya, pada tingkat kesesuaian kualitas air dengan kategori Cukup Sesuai (S3) memiliki nilai 9,5% meliputi dua lokasi budidaya yaitu di wilayah Kecamatan Kertanegara dan Kecamatan Bukateja. Terakhir, pada tingkat kesesuaian kualitas air dengan kategori Tidak Sesuai (N) memiliki nilai 4,7% hanya berada di wilayah Kecamatan Kutasari.
Efektivitas dan Kelemahan Pembelajaran Interaktif Berbasis Articulate Storyline 3 Pada Mata Pelajaran Geografi di Kelas XII IPS SMA Wisuda Pontianak Norsidi, Norsidi; Suwarno, Agus
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.25728

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keefektifan dan keterbatasan pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 pada pembelajaran geografi kelas XII IPS SMA Wisuda Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan kuesioner sebagai alat mengumpulkan data. Informasi dikumpulkan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena atau variabel tertentu dalam populasi tertentu. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik persentase. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) efektifitas pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 masuk dalam kategori tergolong sangat baik, artinya penggunaan teknologi ini efektif dalam mengelola dan meningkatkan efektivitas pembelajaran, serta mampu menarik minat belajar siswa. Teknologi Articulate Storyline 3 mampu menampilkan konten pembelajaran dengan menarik dan interaktif; 2) berdasarkan hasil penelitian ini kelemahan pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline 3 yaitu guru tidak sepenuhnya menguasai semua fitur layanan dalam pembelajaran berbasis Articulate Storyline 3 ini dikarenakan guru kesulitan untuk menyesuaikan metode pengajaran tradisional dengan elemen-elemen interaktif.
Penggunaan Aplikasi QGIS Processing Modeler dalam Menentukan Potensi Bencana Tanah Longsor di Kabupaten Bogor Ezrahayu, Priska; Julius, Admiral Musa; Aritonang, Sovian
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i1.25729

Abstract

Kabupaten Bogor merupakan salah satu wilayah yang rawan terhadap terjadinya bencana tanah longsor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil penerapan aplikasi QGIS Processing Modeler dalam menentukan potensi bencana tanah longsor di Kabupaten Bogor. Data yang digunakan adalah data curah hujan harian yang diekstraksi dari citra satelit Himawari-8 dan data area rawan longsor dari BNPB. Teknik pengumpulan data menggunakan citra satelit dan SIG, sedangkan teknik analisis data menggunakan QGIS Processing Modeler untuk mengekstrak area berpotensi longsor berdasarkan curah hujan, dengan klasifikasi rentang nilai yang berpotensi menyebabkan bencana tanah longsor yaitu ≥120 mm. Geologi wilayah penelitian tersusun atas batu lempung dan batupasir, material tersebut bersifat lepas dan tidak stabil.  Berdasarkan klasifikasi kemiringan lereng wilayah ini daerah yang curam dengan kemiringan >40%. Berdasarkan kondisi tersebut bahwa wilayah ini merupakan wilayah yang rawan tejadi bencana tanah longsor. Hasil penelitian ini menunjukkan penggunaan QGIS Processing Modeler efektif digunakan dibandingkan model pada aplikasi lain. Dengan memahami icon pada aplikasi tersebut maka dapat dibentuk modeler-nya, dan bisa langsung membuat peta untuk menentukan lokasi bencana tanah longsor pada Kabupaten Bogor tanpa eksport script ke aplikasi lain, sehingga modeler tersebut dapat digunakan berkali-kali dengan input data curah hujan dengan waktu dan lokasi yang berbeda.