cover
Contact Name
Hasrul Hadi, M.Pd.
Contact Email
hasrulhadi299@gmail.com
Phone
+6281997905824
Journal Mail Official
geodikajurnal@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidika Geografi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ekonomi, Universitas Hamzanwadi Jln.TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid No.132 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. 83612
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : -     EISSN : 25491830     DOI : ttp://dx.doi.org/10.29408/geodika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi merupakan jurnal yang mempublikasikan artikel ilmiah dengan cakupan hasil penelitian geografi bidang pendidikan dan pembelajaran, sistem informasi geografi dan penginderaan jauh, kependudukan, pengembangan wilayah, kebencanaan serta pengelolaan lingkungan.
Articles 267 Documents
Analisis Spasial Faktor-Faktor Pengguna KB di Provinsi DKI Jakarta Tahun 2023 Handawati, Rayuna; Ramadhan, Dandi; Fanny, Evita; Hafiz, Mochamad; Nugroho, Noval Tri
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.26731

Abstract

Pengguna program keluarga berencana (KB) di Provinsi DKI Jakarta belum merata, terdapat ketimpangan di setiap kota. Ketimpangan ini disebabkan oleh fasilitas kesehatan yang tidak merata. Oleh karena itu, pembangunan fasilitas kesehatan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan akses dan jumlah pengguna program KB. Penelitian ini bertujuan menentukan kota prioritas untuk pembangunan fasilitas kesehatan penunjang program KB dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode autokorelasi spasial Indeks Moran Global dan Lokal berbasis Sistem Informasi Geografis. Hasil menunjukkan nilai Indeks Moran I = 0,042, yang menunjukkan autokorelasi spasial positif, namun korelasinya lemah karena mendekati nol. Uji signifikansi Indeks Moran menunjukkan bahwa pola sebaran pengguna KB di kota-kota bersifat acak dan tidak saling mempengaruhi. Berdasarkan analisis Local Indicator Spatial Autocorrelation pada tiga indikator pengguna KB, Klinik KB, dan PPKBD Jakarta Utara memiliki nilai indikator sangat rendah, mirip dengan Jakarta Selatan yang cukup rendah. Sementara kota lainnya tidak signifikan. Hasil overlay dari ketiga analisis ini menghasilkan rekomendasi wilayah prioritas untuk peningkatan fasilitas penunjang KB. Pemerintah perlu memperhatikan kota-kota tersebut untuk meningkatkan angka pengguna KB secara menyeluruh.
Evaluasi Kesesuaian Lahan Tanaman Cabai Merah Menggunakan Logika Fuzzy di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur Gusrianda, Ilham; Dwi, Masita; Manesa, Mandini; Setiadi, Hafid
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.26841

Abstract

cabai merah (capsicum annum) adalah komoditas sayuran dengan nilai ekonomis tinggi yang semakin diminati. Permintaan terus tumbuh seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan industri, terutama untuk bumbu masakan, industri makanan, dan obat-obatan. Oleh karena itu, diperlukan kajian kesesuaian lahan untuk mengidentifikasi potensi lahan yang sesuai guna mencapai hasil panen yang optimal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan mengevaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman cabai merah di Desa Ciputri. Metode yang digunakan dalam analisis kesesuaian lahan menggunakan pendekatan fuzzy dan evaluasi kesesuaian lahan menggunakan Boolean. Hasil penelitian menunjukkan hasil kesesuaian lahan cabai merah dengan metode fuzzy mendapatkan hasil nilai dengan kesesuaian paling tinggi yaitu 0,856 dan nilai terendah 0,1456 dimana nilai fuzzy berada pada rentang nilai 0 sampai 1. Hasil evaluasi kesesuaian lahan cabai merah menghasilkan 3 kelas yaitu sangat sesuai dengan luas 261,63 hektar (30,0 %), cukup sesuai dengan luas 177,18 hektar (20,31 %) dan tidak sesuai dengan luas 433,19 hektar (49,69 %). Metode fuzzy logic memberikan hasil yang lebih terperinci dan fleksibel dalam menggambarkan kesesuaian lahan, menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian yang lebih tinggi berbanding lurus dengan nilai fuzzy yang lebih tinggi, sementara tingkat kesesuaian yang rendah berhubungan dengan nilai fuzzy yang lebih rendah.
Identifikasi Interaksi Penduduk Terhadap Ruang Bentuklahan Vulkanik di Gunungapi Merapi Bagian Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta Sitohang, Lidya Lestari; Nisma, Septia Illa; Putra, Firdan Dimas Ivana; Aineviska, Shierlyra Fedrani; Alfitri, Rahmatika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.26991

Abstract

Bentang budaya meliputi segala fenomena di permukaan bumi yang berhubungan dengan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara empiris interaksi penduduk terhadap ruang bentuklahan asal proses vulkanik di Gunungapi Merapi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan survei cepat terpadu dengan menerapkan prinsip triangulasi data. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan pengumpulan data sekunder. Hasil penelitian menujukkan interaksi penduduk dengan bentuklahan asal proses vulkanik di sekitar Gunungapi Daerah Istimewa Yogyakarta menunjukkan bentang budaya yang didasarkan atas sumber daya dan bencanaa. Terkait sumber daya, bentang budaya didominasi oleh pemanfaatan lahan pertanian dan wisata. Penduduk lokal sering menanam padi, sayuran, dan tanaman holtikultura lainnya. Aspek perekonomian, keindahan alam dan fenomena vulkanik banyak menarik wisatawan. Sementara itu, bentang budaya terkait bencana yang dapat ditemui pada studi ini berkaitan erat dengan mitigasi bencana sebagai contoh tiang sirine, konstruksi dam sabo dan museum bencana.
Analisis Kemampuan Technological Pedagogical And Content Knowledge (TPACK) Guru Geografi di Kota Banda Aceh Batubara, Dinda Zillatul Munawaroh; Furqan, M. Hafizul; Azis, Daska
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.27083

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan kerangka kognitif Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) guru geografi dan perbedaan kemampuan TPACK pada guru geografi di Kota Banda Aceh berdasarkan jenis kelamin, usia, latar belakang pendidikan dan lama pengalaman mengajar. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka dikumpulkan data dari seluruh guru geografi yang tergabung dalam MGMP Geografi di Kota Banda Aceh menggunakan metode survei dan dokumentasi dengan instrumen kuesioner. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis statistik deskriptif untuk menghasilkan kategori jenjang kemampuan TPACK dan kategori jenjang kemampuan TPACK berdasarkan komponen pada guru geografi. Data kemudian dianalisis dengan teknik analisis inferensial non parametrik untuk menghasilkan perbedaan kemampuan TPACK guru geografi berdasarkan jenis kelamin, usia, latar belakang pendidikan dan lama pengalaman mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan TPACK guru geografi tergolong tinggi ditunjukkan oleh skor rata-rata empirik sebesar 158,31. Kemampuan TPACK guru geografi diukur berdasarkan komponen yaitu Technological Knowledge (TK), Pedagogical Knowledge (PK), Content Knowledge (CK), Technological Pedagogical Knowledge (TPK), Technological Content Knowledge (TCK), Pedagogical Content Knowledge (PCK), dan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) tergolong tinggi. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata kemampuan TPACK guru geografi di Kota Banda Aceh berdasarkan jenis kelamin, usia, latar belakang pendidikan dan lama pengalaman mengajar.
Analisis Spasial Kerawanan Banjir Menggunakan Metode Spatial Multi Criteria Analysis di Desa Ciputri Jawa Barat Alyudin, Dyah Rizky; Manessa, Masita Dwi Mandini; Purwaningsih, Yuli; Yuningsih, Yuningsih
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.27097

Abstract

Banjir merupakan fenomena yang seringkali menganggu kehidupan masyarakat. Banjir dalam pandangan masyarakat dianggap sebagai bencana yang dikarenakan meluapnya air dari sungai akibat hujan deras dimana tidak hanya menyebabkan kerugian secara materil, namun juga dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerawanan banjir menggunakan metode Spatial Multi Criteria Analysis (SMCA) di Desa Ciputri, Cianjur, Jawa Barat. Berbagai variabel pembentuk banjir seperti curah hujan, elevasi, kelerengan, jarak dari sungai dan tutupan lahan digunakan untuk membuat peta kerawanan banjir melalui tiga skenario pembobotan. Pembobotan variabel terbaik menggunakan skema jarak dari sungai sebesar 30%, tutupan lahan 20%, elevasi 20%, curah hujan 15%, dan kelerengan 15%. Ketika dibandingkan dengan peta kerawanan banjir hasil wawancara masyarakat Ciputri mengenai histori banjir, pemetaan ini dapat menghasilkan nilai validasi PRC sebesar 60%. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa skenario pembobotan variabel ini dapat digunakan dengan cukup baik untuk melakukan pemetaan kerawanan banjir di tingkat pedesaan. Walaupu begitu, penambahan variabel dan pengembangan dalam pembobotan disarankan untuk perkembangan studi lebih lanjut.
Analisis Daya Dukung Lingkungan Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) untuk Pengembangan Wisata di Kota Pariaman Vivil Gusvira Zhona; Juita, Erna; Zuriyani, Elvi
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.27181

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengembangkan pariwisata yang sesuai dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Analisis daya dukung lingkungan pada objek wisata di kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) Kota Pariaman merupakan langkah penting dalam memastikan jumlah wisatawan tidak melebihi kapasitas objek wisata tersebut. Melalui analisis ini, diharapkan dapat dihasilkan rekomendasi dan strategi pengembangan kawasan wisata yang sesuai dengan kapasitas dan kondisi objek wisata, sehingga dapat berjalan secara berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, dan menjaga kelestarian lingkungan serta keanekaragaman hayati di KKPD Kota Pariaman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriptif Kuantitatif dengan populasi objek wisata di KKPD Desa Apar, Kecamatan Pariaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Daya Dukung Fisik objek wisata adalah 3.207 pengunjung/hari, yang diklasifikasikan sebagai Daya Dukung Besar dan dapat dikembangkan. 2) Daya Dukung Efektif adalah 68.406 pengunjung/hari, diklasifikasikan sebagai Daya Dukung Besar dan dapat dikembangkan. Rekomendasi dari penelitian ini menekankan pada pengembangan yang berkelanjutan dan pengelolaan yang tepat agar dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Bentuk dan Fungsi Spasial Rumah di Permukiman Tepian Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya Nindito, Dwi Anung; Hamidah, Noor; Syahrozi, Syahrozi; Santoso, Mahdi; Maulana, Muhammad Iqbal; Rusdanisari, Anna; Mahmudah, Noor
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.27201

Abstract

Kajian rumah di tinjau dari bentuk fisik saja, sedangkan ada fungsi tambahan rumah di tinjau dari sisi ekonomi dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan fungsi spasial rumah sebagai tempat tinggal secara fisik dan ruang ekonomi. Pola ruang diidentifikasi dari rumah-rumah yang terletak di tepian Sungai Kahayan, Kelurahan Pahandut Seberang, Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pengumpulan data primer yaitu observasi dan kuesioner dengan responden pemilik rumah yang memiliki bentuk dan fungsi spasial sebagai rumah tinggal dan fungsi usaha. Data sekunder dari artikel jurnal, buku terkait bentuk dan fungsi bangunan rumah. Hasil penelitian menunjukan bahwa fungsi rumah di Kelurahan Pahandut Seberang mempunyai bentuk dan ruang spasial. Bentuk yaitu rumah lanting dan rumah panggung. Fungsi spasial yaitu rumah dan ruang usaha, sedangkan tinjauan aktivitas antara lain: ruang bersama, ruang bermain, dan ruang usaha.
Analisis Konsolidasi Jalan Terhadap Faktor Lalu Lintas pada Jalan Khatib Sulaiman Desa Situjuah Batua Kecamatan Situjuah Limo Nagari Yudanegara, Rizky Ahmad; Aprilia, Adhira Wima; Anggara, Ongky; Yuliyanto, Andry; Sari, Ratna Mustika
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.27205

Abstract

Infrastruktur memegang peranan penting dalam pembangunan nasional, salah satunya adalah infrastruktur jalan. Dalam meningkatkan kualitas jalan dengan adanya penataan ulang kondisi sekitar jalan seperti pembebasan lahan, pengadaan lahan, maupun konsolidasi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis jalan yang terletak di Jalan Khatib Sulaiman Situjuh Batua yang di dekat Madrasah Tsanawiyah Negeri Situjuh dan menganalisis potensi dilakukannya konsolidasi tanah. Analisis ini mencakup penentuan luas area jalan yang perlu dikonsolidasi, estimasi biaya pengadaan tanah, serta proyeksi kenaikan harga tanah di masa mendatang berdasarkan konsep time value of money. Penelitian ini menghasilkan model konseptual berupa estimasi luasan jalan yang dikonsolidasi dan data hasil biaya ganti rugi serta peramalan kenaikan harga tanah, yaitu berupa konsolidasi lahan dengan 71 bidang yang terdiri dari bidang hak milik sebanyak 40 bidang dan sebanyak 31 bidang akta jual beli, dengan estimasi pelebaran jalan yaitu 6 m dengan 3 m jalan bagian kanan dan kiri. Biaya ganti rugi dengan harga tanah dari website bhumi.atrbpn memiliki rentang harga Rp1.083.787.288-Rp2.709.468.220, sedangkan dari harga tanah survei memiliki rentang harga Rp4.335.148.151-Rp6.502.723.727.
Pemanfaatan Teknologi Geospasial Sebagai Media Pembelajaran Geografi di SMA Negeri 5 Sigi Khairurraziq, Khairurraziq; Muis, Arifuddin Abdul; Hasan, Haslita Rahmawati
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 8 No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v8i2.27286

Abstract

Pembelajaran geografi pada sebagian sekolah di Indonesia masih jauh dari sentuhan teknologi geospasial. Keberadaan teknologi geospasial yang dapat diakses secara gratis belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui bagaimana pemanfaatan teknologi geospasial sebagai media pembelajaran geografi di SMA Negeri 5 Sigi; dan 2) mengetahui apa saja kendala yang menghambat dalam pemanfaatan teknologi geospasial sebagai media pembelajaran geografi di SMA Negeri 5 Sigi. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriftif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket dan observasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan varifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) pemanfaatan teknologi geospasial sudah digunakan sebagai media pembelajaran geografi di SMA Negeri 5 Sigi dan menybabkan tingginya tingkat pemahaman siswa terkait materi pembelajaran geografi (85,6% siswa berada pada kategori pemahaman tinggi); 2) kendala yang dihadapi dalam pemanfaatan teknologi geospasial sebagai media pembelajaran geografi di SMA Negeri 5 Sigi antara lain keterbatasan keterampilan guru dalam penggunaan teknologi geospasial, keterbatasan sarana prasarana praktik di sekolah seperti teodolit, stereoskop, serta keterbatasan unit komputer dan internet di sekolah.
Kajian Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan Terhadap Temperatur Suhu Permukaan Kota Mataram Ridha, Rasyid; Vipriyanti, Nyoman Utari; Susanti, Febrita
Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/geodika.v9i1.25540

Abstract

Perubahan tutupan lahan umumnya sering terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia, khsusnya wilayah Kota Mataram. Fenomena ini disebabkan peningkatan jumlah pendudukan sehingga kebutuhan akan lahan tempat masyarakat untuk beraktivitas semakin meningkat yang menimbulkan kepadatan di ruang kota. Fenomena ini dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkangan salah satunya yaitu peningkatan temperatur permukaan tanah. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini yaitu deskriptif kuantitatif, dengan merujuk teori literatur dan menginterpetasikan data spasial berupa citra landsat 8. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode Normalized Difference Vegetation Index untuk mengukur perubahan tutupan lahan dan metode Land Surface Temperature untuk mengukur pengingkatan temperatur permukaan tanah. Hasil yang di peroleh yaitu adanya perubahan tutupan lahan dalam kurun waktu 10 tahun dari tahun 2013 sampai 2023. Pada jenis tutupan lahan pertanian mengalami penurunan luas sebanyak 76% sedangkan kawasan permukiman mengalami peningkatan luas sebanyak 68%. Selain itu temperatur permukaan tanah juga mengalami kenaikan sebanyak 2,25 oC dimana temperatur tertinggi pada tahun 2013 yaitu 33 oC dan di tahun 2023 menjadi 35 oC. Sedangkan untuk tingkat pengaruh peruhahan tutupan lahan terhadap kenaikan temperatur permukaan tanah mencapai 84% dan 16% sisanya disebabkan oleh faktor lainnya.