J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)
J-Adimas; Pengabdian Kepada Masyarakat menerbitkan karya ilmiah seputar Pengabdian Kepada Masyarakat. J-Adimas mendukung analisis kegiatan yang berkaitan dengan hilirisasi dari hasil penelitian menjadi segala sesuatu yang berdayaguna secara langsung kepada masyarakat sesuai kaidah pengabdian kepada masyarakat. J-Adimas ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 12, No 1 (2024)"
:
12 Documents
clear
Peningkatan Akreditasi Melalui Sosialisasi Pada PKBM Pondok Belajar
Aulia, Shafrina;
Yudianti, Dewi;
Nurfitriah, Huswatun Hasanah;
Mulyaningsih, Dewi;
Karmilah, Talitha;
Rosmilawati, Ila
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v12i1.6000
Pendidikan Non Formal merupakan sektor pendidikan di luar ranah formal, di mana Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menjadi salah satu entitasnya yang menjalani proses akreditasi, sebagaimana halnya lembaga pendidikan formal, untuk menilai kualitasnya. Tingkat akreditasi yang rendah di kecamatan Kasemen menjadi perhatian serius, terutama mengingat bahwa beberapa PKBM di sana memiliki kapasitas yang memadai dalam program, partisipasi warga belajar, dan fasilitas. Salah satu contohnya adalah PKBM Pondok Belajar, yang saat ini memiliki akreditasi tingkat C. Kendala utama yang dihadapi lembaga ini dalam proses re-akreditasi adalah masih adanya dokumen-dokumen akreditasi yang belum memenuhi persyaratan serta pemahaman yang kurang dari pengelola PKBM tentang proses akreditasi itu sendiri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu pengelola PKBM memperdalam pemahaman mereka tentang proses akreditasi pendidikan non formal. Melalui pelatihan intensif, pendampingan berkelanjutan, dan integrasi yang komprehensif, kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu dalam penyusunan dan persiapan dokumen akreditasi berdasarkan delapan standar yang telah ditetapkan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pengelola PKBM telah memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan akreditasi mereka. Mereka juga menjadi lebih sadar akan pentingnya pembaharuan kurikulum dan standar pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka tawarkan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini dapat dianggap berhasil, membantu PKBM Pondok Belajar untuk mengembangkan dan memperbarui status akreditasinya setelah mengikuti pelatihan ini.
Diseminasi Penanaman Tanaman Buah dan Hias Sebagai Penaung Lahan Bukaan Baru di Perumahan Sungai Sipai
Nurlaila, Nurlaila;
Mulyawan, Ronny;
Sari, Nukhak Nufita;
Ellya, Hikma;
Apriani, Rila Rahma;
Abduh, Andin Muhammad;
Rizqiana, Sista
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v12i1.4781
Pembukaan lahan menyebabkan berkurang dan hilangnya populasi vegetasi tanaman mengakibatkan kemampuan tanah dalam proses peresapan air ke dalam tanah akan menjadi terbatas. Hal tersebut merupakan salah satu faktor yang memengaruhi proses infiltrasi air ke dalam tanah. Penanaman tanaman buah dan hias yang dihasilkan oleh UPTD Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) Provinsi Kalimantan Selatan di lahan bukaan baru yang kosong diantara pembangunan perumahan di Sungai Sipai sebagai salah satu usaha diseminasi kepada peserta yang merupakan warga perumahan terhadap arti penting penanaman tanaman buah maupun hias pada lahan kosong tersebut. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan salah satu wujud pelaksanaa Tri Dharma Perguruan Tinggi kepada masyarakat disekitar lingkungan kampus. Melalui pelaksanaan PKM ini, diharapkan terjadi perbaikan kondisi lingkungan, peningkatan pemahaman dan kesadaran untuk peduli dan ikut bertanggung jawab terhadap pelestarian lingkungan hidup. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah memberikan pengatahuan sehingga terjadi peningkatan pemahaman terhadap pelestarian lingkungan hidup melalui penanaman tanaman buah dan hias disekitar tempat tinggal peserta di perumahan Berlian Permai di Sungai Sipai Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Peserta menyatakan 92% sangat paham, 78% sangat bermanfaat, 80% sangat puas dan 95% mengharapkan sangat bisa dilanjutkan.
Sosialisasi Pendidikan Melalui Kegiatan Parenting Mendidik Anak Era Digital Di Kelurahan Ringinanom Kota Kediri
Nur Laili, Novita Happy;
Arya, Pengageng;
Fadilah, Seila Noor;
Ansyah, Dian Ardi;
Rini, Eky Setyo;
Fitriani, Umi Fitriani;
Al Mauludin, Nadhif Ridwan;
Lestariningrum, Anik
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v12i1.5500
Pengandian masyarakat ini ini dilatar belakangi oleh adanya perkembangan anak di era digital dan peran peting orangtua dalam pertumbuhan anak serta proses pengasuhan orangtua didalam keluarga yang tidak sesuai, hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman orangtua dalam proses mendidik dan pengawasan anak di dalam keluarga. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mendeskripsikan proses perencanaan sosialiasi parenting, 2) mendeskripsikan proses pelaksanaan sosialisasi parenting, 3) mendeskripsikan proses evaluasi sosialisasi parenting. 4) hasil pelaksanaan sosialisasi parenting bagi orangtua. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah pengelola, pendidik dan orang tua peserta didik yang terlibat dalam pelaksanaan sosialisai parenting di Kelurahan Ringinanom. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari minggu, 18 Februari 2024, bertujuan untuk mengadakan seminar parenting mengenai pengasuhan anak di era digital dengan fokus pada pendidikan karakter bagi orang tua yang tinggal di Kelurahan Ringin Anom, yang dilakukan selama satu hari. Suatu kebutuhan yang paling esensial bagi anak adalah panduan untuk dibimbing yang memungkinkannya belajar sejalan dengan norma-norma sosial yang ada, kondisi keluarga dan pergaulan anak. Masyarakat Kelurahan Ringin Anom merupakan salah satu kelurahan yang ada di kota Kediri pun termasuk kedalam salah satu kelurahan yang terancam dari dampak negatif perkembangan digital bagi proses tumbuh kembang anak. Sedangkan proses tumbuh kembang anak dalam kelurahan Ringin Anom Kota Kediri saat ini sudah mulai stabil. Untuk mempersiapkan tumbuh kembang anak dalam memasuki era digital dengan tepat memerlukan bimbingan orang tua. Dalam keluarga, peranan orang tua sebagai pendidik utama (pertama) sangatlah penting. Mereka memiliki tanggung jawab dan peran tersendiri dalam menjalani peran untuk membimbing perkembangan anak-anak dalam keluarga.
Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi di Kampung Pawirodirjan Gondomanan Yogyakarta
Anggreini, Dewi;
Cahyandaru, Pramudya;
Nugroho, Irfan Adi
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v12i1.6029
Minyak jelantah merupakan limbah yang sering dihasilkan dari sisa penggorengan rumah tangga maupun pedagang. Tepatnya di Dusun Pawirodirjan, Gondomanan, Yogyakarta mayoritas masyarakat yang masih membuang limbah rumah tangga minyak jelantah begitu saja tanpa adanya pengelolaan kembali agar lebih ramah lingkungan. Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan minyak jelantah menyebabkan limbah ini sering terbuang begitu saja. Limbah minyak jelantah yang dibuang begitu saja tanpa diolah kembali akan mencemari lingkungan dan kesehatan. Berdasarkan permasalahan yang ada penulis memiliki tujuan yaitu dengan diberikannya pemahaman dan pelatihan mengenai pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi di Dusun Pawirodirjan, Gondomanan,Yogyakarta masyarakat dapat lebih menjaga kelestarian lingkungan serta mampu merubah limbah minyak jelantah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan untuk melaksanakan projek yaitu dengan (1) pelatihan; (2) demonstrasi; (3) pendampingan; (4) evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2024. Lokasi projek berada di Dusun Pawirodirjan, Gondomanan,Yogyakarta. Hasil kegiatan Abdimas ini yaitu masyarakat menjadi memiliki pengetahuan mengenai bahaya minyak jelantah bagi lingkungan dan kesehatan serta dapat memanfaatkan limbah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu PKK untuk menambah pendapatan setiap harinya sehingga mampu menciptakan ruang UMKM bagi ibu-ibu PKK Dusun Pawirodirjan. Kata kunci: Lilin aroma terapi, Minyak jelantah, Pengelolaan limbah, Pelatihan.
Pendampingan Pendidikan Anak-Anak Dalam Meningkatkan Minat Belajar dan Menabung Sejak Dini di Desa Kemlakagede
Darwan, Darwan;
Pikri, Neni Hani Patul
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v12i1.4733
Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu para anak-anak sekolah dasar dalam pembelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan sehingga bisa meningkatkan minat belajar anak untuk terus mendalami pembelajaran seperti bahasa inggris, bahasa arab, serta mengaji al-quran. Selain itu pengabdian ini juga memberikan motivasi kepada anak untuk belajar menabung sejak dini. Supaya nanti besar tidak menjadi sosok yang konsumtif. Pendampingan pembelajaran ini diharapkan dapat meningkatnya minat belajar dan motivasi para anak-anak di Desa Kemlakagede. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu : a. Melaksanakan Kegiatan secara Langsung. b. Menggunakan pendekatan secara persuasif pada anak dan masyarakat. c. Pembelajaran secara langsung setiap hari fokus di satu tempat (masjid/mushola). d. Serta menerapkan metode reward tiap akhir pekan yang diharapkan dapat meningkatkan minat belajar anak. Setelah kegiatan dilaksanakan dilakukan analisis dan evaluasi, terlihat bahwa anak- anak mengalami peningkatan dalam pemahaman nya terkait bahasa inggris, bahasa arab, mengaji al-quran. Motivasi mereka untuk menabung juga meningkat, Kegiatan ini mendapatkan respon yang baik dari para anak-anak desa Kemlakagede dan diharapkan bisa terus berlanjut.
Peningkatan Kreativitas Guru Sekolah Dasar Melalui Modul Digital STEAMALUS (Steam Local Genius) Magelang
Istiningsih, Galih;
Sukmarani, Dhuta;
Widyanto, Arri;
Rahmawati, Puji;
Rochmayanti, Sri;
Putri, Nurul Utami
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v12i1.4845
Kemampuan kreatif menjadi kewajiban bagi seorang guru dalam proses Pendidikan, terutama dalam membuat modul ajar dalam kurikulum merdeka. Kreativitas guru sangat penting untukmenciptkan materi pembelajaran yang menarik dan interaktif terutama era revolusi society 5.0 yang terintegrasi berbasis digital. Sebagai guru, harus memiliki kemampuan merancang membuat modul ajar digital pada kurikulum merdeka. Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkaya dan mengasah kreativitas guru dalam pembuatan modul ajar digital melalui flipbook. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan berbasis pelayanan (service learning) dengan empat tahapan yang berbeda. Subjek dari proyek pengabdian ini adalah guru-guru di SDN Gelangan 3 berjumlah 12 guru. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa kreativitas guru dalam pembuatan digital sebagai sumber belajar mengalami peningkatan. Selain itu, peserta pelatihan merasa semangat untuk menginovasi lingkungan hidup dan profesional di SD.
Pelatihan Pemanfaatan E-Commerce Untuk Peningkatan Penjualan Pengrajin Bambu di Kelurahan Kinilow, Kecamatan Tomohon Utara
Pontoh, Fransisca Joanet;
Adinata, Harni Seven
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v12i1.5383
Penjualan secara konvensional atau sambil menunggu pelanggan datang dan membeli barang yang dijual, sampai saat ini masih terus dilakukan. Hal ini juga terjadi pada pengrajin bambu di Kelurahan Kinilow. Sebelum terjadi pandemi Covid-19, banyak warga sekitar ataupun wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang membeli hasil kerajinan ini. Tetapi dengan adanya pandemi Covid-19 menyebabkan turunnya hasil penjualan. Tentunya hal ini menyebabkan para pengrajin bambu ini harus berusaha melakukan inovasi baik dari produk ataupun strategi pemasaran agar boleh meningkatkan hasil penjualan, karna ini merupakan sumber pendapatan utama keluarga dan juga sebagai penunjang perputaran roda ekonomi di era adaptasi kebiasaan baru. E-commerce merupakan cara bagi konsumen untuk dapat membeli barang yang diinginkan dengan memanfaatkan teknologi internet. Pemanfaatan teknologi e-commerce dapat dirasakan oleh konsumen, maupun oleh pelaku usaha. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pelatihan pemanfaatan e-commerce kepada pengrajin bambu di Kelurahan Kinilow sebagai pelaku usaha. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi pemberian pengetahuan tentang perubahan tren usaha secara elektronik di era industri 4.0, pelatihan pemanfaatan e-commerce untuk penjualan online, dan pendampingan pemanfaaan e-commerce dalam penjualan dimedia sosial, juga pada market place seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, WA dan Facebook. Kegiatan pengabdian ini dapat memberikan pemahaman dan keterampilan kepada mitra tentang media internet khususnya e-commerce sebagai sarana penjualan / promosi produk yang efektif dan efisien, dapat memanfaatkan berbagai market place berbasis internet sebagai sarana penjualan produk dan meningkatnya omzet penjualan kerajinan bambu yang diperoleh dengan memanfaatkan e-commerce.
Bekerja Sama Untuk Menjaga Kebersihan Pantai Wonogoro: Aksi Nyata Untuk Konservasi Bersama LPPM STIE Malangkucecwara dan Mitra Internasional
Hariadi, Sugeng;
Rahmawati, Rina;
Maria, Evi;
Pudjiastuti, Widanarni;
Aryani, Dwi Nita
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v12i1.5533
Kebersihan lingkungan pantai merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelestarian alam dan keberlangsungan pariwisata. Pantai Wonogoro, meskipun memiliki potensi wisata yang besar, masih menghadapi permasalahan terkait sampah organik dan anorganik yang mencemari lingkungan pantai. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat STIE Malangkucecwara bekerja sama dengan mahasiswa asing dari International Community Service (ICS) melakukan aksi bersih sampah di Pantai Wonogoro. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan pantai, menanamkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta menjadi contoh aksi nyata dalam pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, Pantai Wonogoro menjadi lebih bersih dari sampah organik dan non-organik, masyarakat mendapatkan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, dan tim pengabdian menyumbangkan 6 tong sampah untuk memudahkan warga dalam membuang sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan area wisata Pantai Wonogoro
Pengenalan PLTS Sebagai Pembangkit Listrik Energi Terbarukan Bagi Siswa dan Guru SD Negeri Kalibanteng Kulon 01 Semarang
Kusmantoro, Adhi;
Farikhah, Irna;
Wardani, Theodora Indriati
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v12i1.4926
Dengan semakin bertambahnya penduduk di Indonesia dan perkembangan teknologi maka kebutuhan energi listrik juga mengalami peningkatan. Pada saat sekarang banyak kegiatan atau pekerjaan yang membutuhkan sumber energi listrik. Dengan terputusnya sumber energi listrik maka banyak kegiatan yang terganggu. Namun pembangkit listrik di Indonesia masih menggunakan sumber fosil atau sumber energi tidak terbarukan, yang semakiin lama semakin menipis ketersediaannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka penggunaan energi terbarukan pada pembangkit listrik mulai ditingkatkan. Salah satu energi terbarukan yang melimpah di Indonesia adalah energi matahari. Pada kegiatan pengabdian masyarakat di SD Negeri Kalibanteng Kulon 01 Semarang diperkenalkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan menggunakan komponen utama panel surya. Tujuannya untuk mengenalkan potensi energi matahari sebagai salah satu energi terbarukan untuk pembangkit listrik. Kegiatan diikuti seluruh Guru dan siswa kelas 6 SD Negeri Kalibanteng Kulon 01 Semarang. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pemberian materi PLTS di kelas dan demo perangkat PLTS di luar kelas. Dalam melakukan demo dilaksanakan pada jam 9 hingga jam 12 siang, karena pada waktu tersebut iradiasi matahari sangat besar, sehingga terlihat proses konversi dari iradiasi matahari menjadi listrik DC.
Pelatihan Batik Jumputan Dengan Pewarna Alami
Nurvidia, Heni;
Yuwono, Timbul;
Murniasih, Tatik Retno;
Suwanti, Vivi
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v12i1.5055
Masyarakat nasional maupun internasional memiliki daya tarik yang tinggi terhadap batik. Ada berbagai teknik dalam membatiki, jumputan merupakan teknik batik yang mudah dibuat, dan mempunyai daya jual yang tinggi. Teknik pewarnaan yang ramah lingkungan adalah dengan menggunakan pewarna alami. Selain ramah lingkungan, pewarna alami juga banyak di sekitar lingkungan kita. Bahkan kita juga bisa memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai sebagai pewarna alami. Sehingga batik jumputan dengan menggunakan pewarna alami lebih meningkatkan harga jual batik jumputan. Kembang tanjung sebagai mitra peneliti sudah menghasilkan berbagai macam produk batik jumputan dengan pewarnaan alami. Dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam pembuatan batik jumputan dengan pewarna alami diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Khususnya masyakakat kota Batu. Pelatihan dilakukan menggunakan metode paparan materi, pendampingan dan diakhiri dengan evaluasi. Setelah melalui pelatihan, ibu-ibu PKK di kota Batu diharapkan memiliki ketrampilan membuat batik jumputan dengan pewarna alami untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Dan dapat melestarikan batik jumputan dengan pewarna alami.