J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat)
J-Adimas; Pengabdian Kepada Masyarakat menerbitkan karya ilmiah seputar Pengabdian Kepada Masyarakat. J-Adimas mendukung analisis kegiatan yang berkaitan dengan hilirisasi dari hasil penelitian menjadi segala sesuatu yang berdayaguna secara langsung kepada masyarakat sesuai kaidah pengabdian kepada masyarakat. J-Adimas ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal.
Articles
305 Documents
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KARYA ILMIAH GURU MELALUI PENYUSUNAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI MGMP BAHASA INGGRIS TINGKAT SMA KABUPATEN BLITAR
Kartikawati, Dina
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v3i1.307
Penelitian Tindakan Kelas dipandang sebagai bentuk penelitian peningkatan kualitas pembelajaran yang palingtepat karena selain sebagai peneliti guru juga bertindak sebagai pelaksana PBM sehingga tahu betul permasala-han yang dihadapi, dan kondisi yang ingin dicapai.Tujuan pengabdian keada masyarakat adalah meningkatkanpemahaman dan keterampilan guru SMA dalam menyusun proposal dan melaksanakan Penelitian Tindakan Ke-las melalui pelatihan di sekolah. Sedangkan Manfaat Kegiatan Menumbuh kembangkan budaya meneliti disekolah dan meningkatkan partisipasi kegiatan PTK yang dilakukan di dalam kelas tanpa harus meninggalkankegiatan PBM di kelasKata Kunci: Produktivitas, penelitian Tindakan Kelas
Pelatihan Pembuatan Penelitian Tindakan Kelas Pada Guru SDN 3 Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung
RAKHMAWATI, IKA
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v5i1.624
ABSTRAK           STKIP PGRI Tulungagung adalah salah satu lembaga pendidikan tinggi yang ada di Tulungagung, Jawa Timur. Sebagai sebuah lembaga penyelenggara pendidikan tinggi tentunya akan melakukan hal – hal memberi pendewasan kepada setiap dosen dan tenaga pengajar melalui berbagai program. Salah satunya adalah kegiatan Pengabdian pada Masyarakat, hal ini dilakukan untuk memenuhi tuntutan Tri Darma Perguruan Tinggi yaitu darma yang ketiga “darma pengabdian kepada masyarakatâ€. Kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat ini merupakan kegiatan yang berlaku bagi setiap Dosen dan Tenaga Pengajar di STKIP PGRI Tulungagung. Penelitian dilakukan di SDN 3 Bolorejo Kecamatan Kauman. Subjek penelitian adalah guru-guru yang ada pada sekolah tersebut, dengan pertimbangan guru-guru di sekolah ini perlu mendapatkan pelatihan PTK dan penulisan karya tulis ilmiah. Rancangan dalam penelitian ini adalah rancangan one group pretest-posttest. Dalam rancangan pretest-posttest satu kelompok ini, kelompok diukur atau diamati tidak hanya setelah dikenai perlakuan, tetapi juga sebelum dikenai perlakuan. “Guru dan Tenaga Kependidian Mulia karena Karya†adalah tema dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat pelatihan pembuatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru-guru SD. Sehingga dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari selalu memiliki inovasi-inovasi baru. Dengan peningkatan kreatifitas guru maka secara langsung akan meningkatkan profesionalitas guru tersebut. Pengajaran yang menarik dan memudahkan siswa dalam pemahaman saat proses belajar mengajar sehingga tercapai kriteria ketuntasan minimum, maka kegiatan KBM dinyatakan berhasil. Kata Kunci: Pembuatan PTK, Guru SDN 3 Bolorejo
PKM Keripik Pare dan Stik Lidah Buaya di Desa Wisata Kampung Lawas Maspati Kota Surabaya
Novaria, Rachmawati;
Rohimah, Afifatur;
Norhabiba, Fitri;
Sujianto, Agus Eko
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2019): In Press
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v7i1.1156
ABSTRAKPerkembangan desa wisata menjadi salah satu program pemerintah untuk bisa menjadi salah satu sendi pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di desa wisata Kampung Lawas Maspati terdapat Usaha Kecil Menengah (UKM) keripik pare dan stik lidah buaya yang menyediakan makanan ringan bagi pengunjungnya. Permasalahannya adalah masih minimnya peralatan, kurangnya soft skill dan hard skill dalam mengembangkan produk dan kemasan. UKM ini mengalami hambatan produksi karena kurangnya peralatan, mereka awalnya hanya menggunakan peralatan sederhana dan seadanya, lalu kemampuan skill pegawai juga sangat terbatas di bidang produksi, sehingga tidak bisa mengembangkan pasar secara profesional serta kemasannya masih sederhana. Solusi yang diberikan pada UKM ini antara lain: ketersediaan tambahan peralatan produksi dari segi kualitas dan kuantitas, dan pengembangan kemasan yang lebih menarik. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan kegiatan pendampingan, UKM keripik pare dan stik lidah buaya mampu menguasai pasar yang lebih luas dengan produk yang bervariasi serta menjadi produk unggulan serta iconic oleh-oleh khas dari desa wisata Kampung Lawas Maspati Kota Surabaya, dan UKM ini diharapkan akan selalu mengembangkan produk keripik pare dan stik lidah buaya sebagai produk unggulan yang memiliki banyak manfaat secara kesehatan, mampu meningkatkan pengetahuan tentang produksi berbasis alat, serta mengembangkan varian produknya. Kata-kata Kunci: Keripik Pare, Stik Lidah Buaya, Produk Unggulan, UKM
PENERAPAN ENJOY LEARNING FOR CHILD (PEMBELAJARAN MENYENANGKAN UNTUK ANAK USIA PRA-SEKOLAH) DI LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI KABUPATEN TRENGGALEK
Nugrahini, Yulia
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v2i1.298
Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru PAUD Tulungagung khususnya pada pengajaran bahasa Inggris. Materi pelatihan ini meliputi: Pembelajaran Bahasa Inggris di TK, Pembelajaran melalui Lagu dan Cerita, Pembelajaran melalui Crafting, Pembelajaran melalui Permainan, Pembelajaran Performance. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2013- 25 September 2013 dengan diikuti 20 peserta. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah,diskusi, pemberian tugas dan bimbingan. Kemudian para peserta dituntut untuk melakukan performance dan membuat RPP dari masing – masing pembelajaran, selanjutnya diberikan feedback. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa Guru PAUD Tulungagung masih membutuhkan pelatihan semacam ini untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam pengajaran bahasa inggris. Pelatihan mempunyai efektivitas dan efisiensi yang tinggi karena para guru dituntut untuk memahami pengajaran Bahasa Inggris untuk penerepan sehari hari.
Pelatihan Aplikasi Hot Potatoes Sebagai Bahan Ajar Berbasis Ict Guna Meningkatkan Profesionalisme Guru Sdit Telukjambe Timur Dan Sekolah Islam At-Taubah Karawang
Puspitaloka, Nina;
Budiana, Lia Meidina
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v6i2.886
ABSTRAKBerdasarkan hasil analisis wawancara terhadap guru-guru di SDIT NU Telukjambe Timur dan Sekolah Islam At-Taubah Karawang yang dilakukan pada bulan Maret 2018 di sekolah masing-masing teridentifikasi beberapa masalah pembelajaran di kelas, yakni: 1) rendahnya kesadaran guru akan pentingnya Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK) dalam pembelajaran; 2) kurangnya pemanfaatan media pembelajaran di kelas; 3) rendahnya paparan (exposure) siswa terhadap akses materi ajar dan latihan yang interaktif dan menyenangkan; dan 4) Metode belajar konvensional yang kurang memotivasi siswa untuk belajar. Permasalahan yang teridentifikasi tersebut merupakan permasalahan yang mendesak untuk segera diatasi terutama mengenai rendahnya keasadaran guru dalam penguasaan teknologi dan menciptakan kelas multimedia. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan ketrampilan bagi guru-guru dalam mengembangkan bahan ajar berbasis ICT menggunankan  Hot Potatoes. Hot Potatoes merupakan tool atau aplikasi untuk membuat Bank Soal interaktif berbasis web. Program Hot Potatoes terdiri atas enam program yang dapat digunakan untuk membuat materi pengajaran secara interaktif berbasis web. Aplikasi ini memungkinkan siswa untuk untuk mengakses soal-soal latihan materi pembelajaran. Metode pelatihan adalah dengan ceramah tentang Hot Potatoes, praktek secara langsung dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis Hot Potatoes.Pelatihan ini telah berhasil memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut dengan memperkenalkan media yang memuat soal-soal yang interaktif, kreatif, dan menyenangkan sebagai media untuk berlatih siswa. Kata Kunci : Bahan ajar ICT, Hot Potatoes
PELATIHAN JARITMATIKA BAGI IBU-IBU DI BENDOAGUNG KAB. TRENGGALEK SEBAGAI BEKAL MENDAMPINGI SISWA BELAJAR MATEMATIKA DI RUMAH
RAHAYU, DWI SHINTA
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v4i1.600
Abstrak: Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan kepada peserta didik sejak jenjang sekolah dasar sampai sekolah menengah atas mengikuti program Wajib Belajar 9 Tahun yang dicanangkan pemerintah. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kualitas proses belajar dan hasil belajar matematika, mulai dari penyesuaian kurikulum matematika yang selalu dinamis mengikuti kebutuhan dan perkembangan jaman, sampai meningkatkan kualitas tenaga pendidik mata pelajaran matematika di sekolah-sekolah. Namun, upaya tersebut belum optimal tanpa peran aktif orang tua sebagai pihak yang lebih banyak menghabiskan waktu bersama peserta didik. Namun, banyak orang tua yang terkendala untuk mendampingi anaknya belajar karena kurangnya wawasan dan pengetahuan tentang hal tersebut salah satunya hal-hal sederhana seperti kemampuan berhitung. Hal tersebut juga dialami oleh ibu-ibu yang memiliki anak usia dini di RT 14 Desa Bendoagung Kab. Trenggalek. Untuk itu, perlu diadakan “Pelatihan Jaritmatika bagi Ibu-Ibu di Bendoagung Kab. Trenggalek sebagai Bekal Mendampingi Siswa Belajar Matematika di Rumahâ€. Pelatihan ini akan dilaksanakan melalui penyampaian materi tentang metode jarimatika terlebih dahulu, yang dilanjutkan dengan demonstrasi metode jaritmatika, lalun praktek metodejaritmatika oleh peserta pelatihan, dan diakhiri dengan pembinaan dalam mengajarkan metode jaritmatika kepada anak  yang sejenis tentang parenting dan inovasi metode mendampingi anak belajar di rumah di SDN 2 Bendoagung pada ibu-ibu yang memiliki anak usia dini di RT 14 Desa Bendoagung Kec. Kampak, Kab. Trenggalek dan disarankan diadakan pelatihan jaritmatika pada lingkup yang lebih luas untuk membantu orang tua mendidik dan mendampingi anak belajar di rumah. Kata Kunci: jaritmatika, ibu, matematika
Pelatihan Pengembangan Produk Bakery Berbasis Steaming Di Panti Asuhan Lksa Darul Hadlonah 2 Boyolali
Hasbullah, Umar Hafidz Asy’ari;
Ferdiansyah, Moh Khoiron;
Affandi, Arief Rakhman;
Nurdyansyah, Fafa
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 6, No 2
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v6i2.878
ABSTRAKPantia Asuhan LKSA Darul Hadlonah 2 Boyolali mengasuh anak-anak putri yang rata-rata berusia remaja. Kegiatan yang berkaitan dengan kewirausahaan belum tergarap dengan baik sehingga perlu banyak pelatihan dan keterampilan berwirausaha. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kepada anggota Panti Asuhan LKSA Darul Hadlonah 2 Boyolali melalui introduksi produk bakery berbasis steaming. Luaran yang dihasilkan meliputi panduan cara pembuatan produk bakery berbasis steaming, produk-produk bakery berbasis steaming, dan publikasi jurnal. Metode kegiatan pada saat pelaksanaan yang dilakukan antara lain dengan presentasi, praktik, diskusi tanya jawab, evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum mengetahui dan belum bisa melakukan pengolahan bakery dengan steaming sebelum pelatihan diberikan yang terlihat dari data evaluasi pretes. Keberhasilan kegiatan pengabdian ini dibuktikan dengan hasil posttest yang menunjukkan sebagian besar peserta menjadi meningkat pengetahuannya dan bisa melakukan pengolahan bakery dengan steaming. Antusiasme peserta sangat tinggi yang dibuktikan dengan aktif bertanya dan mengikuti praktik. Hasil monitoring tim pengabdi menunjukkan bahwa khalayak sasaran sudah berhasil memproduksi dan menjual produk bakery yang dihasilkannya. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Pengembangan Produk Bakery, Panti Asuhan
PELATIHAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMPN 1 DURENAN
Purwananti, Yepi Sedya
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v2i2.312
Salah satu langkah penting diantara tujuh langkah dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran(RPP) adalah mengidentifikasi materi ajar atau bahan ajar. Identifikasi bahan ajar yang dimaksud adalahpenentuan materi pembelajaran yang sesuai dengan standar kompetensi, kompetensi dasar, tujuan maupun indi-kator yang ingin dicapai. Selain itu materi juga harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti misalnyamenarik (baik dari segi tampilan maupun konten), memeberi peluang pada siswa untuk berfikir logis, aktif, kritisdan kreatif serta mengembangkan rasa keingintahuan siswa untukbelajar lebih lanjut. Tujuan dari pengabdianini adalah sebagai salah satu upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pada guru-guru SMP 1 DurenanTrenggalek dalam hal ini guru Bahasa Inggris, terutama dalam hal kemampuan mengembangkan bahan ajar.Berdasarkan hasil umpan balik didapatkan informasi bahwa kegiatan ini sangat relefvan dengan kebutuhanGuru SMPN 1 Durenan Kabupaten Trenggalek. Mereka merasa mendapat wawasan dan skill yang aplikatif danbermanfaat. Selain itu mereka juga merasa senang dengan teknik dan metode pelatihan yang diterapkan selamapelatihan.Kemampuan yang dilatihkan dan dimiliki peserta diantaranya adalah: 1) Pengetahuan skill tentangcara pengajaran dan memperoleh bahan ajar bahasa Inggris melalui lagu, cerita, permainan dan craftingsekaligus pengetahuan tentang cara mencari sumber belajar yang menarik dan interaktifKata Kunci: Pengembangan Bahan Ajar, Guru, Bahasa Inggris, SMP.
Pelatihan Bidang ICT (Information And Communication Technology) Sebagai Sarana Publikasi Untuk Ibu Rumah Tangga Kecamatan Kalidawir
P, Nurna Listya;
Panggayuh, Vertika;
Elmasari, Yandria
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2019): 2019
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v7i2.1455
ABSTRAKPelatihan ICT diharapkan mempermudah ibu rumah tangga untuk dapat meningkatkan pemasukan finansial sehingga memperbaiki kondisi ekonomi keluarga. Setelah usahanya berkembang kemudian dapat memberdayakan masyarakat sekitar dan memberikan dampak signifikan pada peningkatan kesejahteraan sosial ekonomi khususnya di wilayah kecamatan Kalidawir. Pelatihan ini juga turut membuktikan bahwa teknologi yang semakin canggih salah satunya internet dapat dipelajari oleh siapapun tanpa memandang latar belakang usia, gender dan pendidikan. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada para ibu rumah tangga tentang mencari informasi menggunakan internet, menghitung biaya produksi dan harga jual, memasarkan produk menggunakan media sosial dalam rangka mempromosikan potensi daerah dan pengembangan usaha industri rumahan. Teknik pelaksanaan Pelatihan Bidang ICT (Information and Communication Technology) sebagai Sarana Publikasi untuk Ibu Rumah Tangga Kecamatan Kalidawir ini dapat dijelaskan sebagaimana tahapan berikut: 1) Tahap Observasi. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dibuat dengan langsung melihat kondisi di kecamatan Kalidawir. Kemudian meminta persetujuan dengan pihak kecamatan sekaligus masing-masing desa dan dilanjutkan menyusun judul yang sesuai dengan permasalahan yang ada di lingkungan. 2) Tahap pengajuan proposal. Pelaksana pengabdian terlebih dahulu membuat dan mengajukan proposal kegiatan kepada Unit Penelitian dan Pengabdian Masyakat STKIP PGRI Tulungagung. 3) Tahap Persiapan Pelatihan. Ditahapan ini pelaksana pengabdian melakukan pendataan peserta yang akan mengikuti pelatihan, dimana setiap desa mengirimkan 2 peserta perwakilan. 4) Tahap pelaksanaan kegiatan. Tahapan inti dari pengabdian ini adalah tahapan pelatihan pembuatan email dan sosial media. Durasi pelaksanaan kegiatan selama satu hari. 5) Tahap evaluasi kegiatan. Dari evaluasi ini didapatkan informasi bagaimana respon ibu rumah tangga setelah melaksanakan pelatihan, hal apa saja yang telah diperoleh dari kegiatan ini, serta kekurangan dan apa yang harus diperbaiki dari kegiatan ini.Kata Kunci: pelatihan, ICT
Pelatihan Pembelajaran IPS Terpadu Dengan Mengintegrasikan Nilai-Nilai Karakter di SD Kristen Petra Tulungagung
Umami, Nailariza
J-ADIMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2019): 2019
Publisher : (STKIP) PGRI Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29100/j-adimas.v7i2.1446
Abstrak Dalam praktiknya, pendidikan karakter yang diberikan melalui mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPS) baru menyentuh pada tingkatan pengenalan norma atau nilai-nilai, dan belum pada tingkatan integrasi dan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini merupakan tugas besar guru mata pelajaran IPS yang harus bisa menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Dalam kegiatan ini pengetahuan guru tentang pengintegrasian nilai-nilai karakter dalam pembelajaran IPS, meningkatkan ketrampilan guru dalam menyususun RPP yang mengintegrasian nilai karakter dalam pembelajaran IPS diharapkan meningkat, memberikan pengetahuan guru bagaimana menerapkan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai karakter dalam pembelajaran IPS. Yang menjadi sasaran dalam kegiatan PPM ini adalah guru-guru Sd Kristen Petra Tulungagung yang berjumlah 15 orang. Pelatihan pembelajaran ips terpadu dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran dilakukan adalah sebagia berikut (1) metode ceramah, (2) metode demonstrasi, (3) metode latihan, dan (4) metode tanya jawab. Kendala yang dihadapi adalah para guru memiliki hanya sedikit pengetahuan awal penyusunan perangkat yang mengintegrasikan nilai-nilai karakter dan keterbatasan waktu untuk pelatihan. Kata kunci: pengintegrasian, nilai-nilai karakter, pembelajaran IPS