cover
Contact Name
Budi Hermawan
Contact Email
-
Phone
+6281703408296
Journal Mail Official
info@kdi.or.id
Editorial Address
Jl. Flamboyan 2 Blok B3 No. 26 Griya Sangiang Mas - Tangerang 15132
Location
Kab. tangerang,
Banten
INDONESIA
eCo-Buss
ISSN : 26224291     EISSN : 26224305     DOI : https://doi.org/10.32877/eb
Core Subject : Economy, Science,
Focus on the development of economic sciences especially ECommerce and Business, both scientific and practical review, so it is expected to become a scientific medium for the creation of integration between theoretical studies and practical studies for the development of economic science in various social aspects.
Articles 719 Documents
Determinan Purchase Intention Busana Adat Bali (Study Case pada Laki-Laki Bali) I Putu Satria Bintara Yuda; I Gusti Ayu Tirtayani; I.A. Oka Martini; Made Suidarma
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3350

Abstract

Kajian ini mengulas kontribusi social influence pada purchase intention, baik secara langsung maupun melalui peran mediasi perceived value. Hubungan langsung antara social influence dan perceived value, serta antara perceived value dan purchase intention, juga menjadi fokus utama. Sampel berjumlah 120 responden diambil dari wilayah Provinsi Bali. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner tersusun dari indikator terukur yang relevan. Analisis dengan pendekatan PLS-SEM untuk menguji hubungan antar konstruk serta efek mediasi. Temuan analitis menunjukkan bahwa social influence memiliki kontribusi positif dan signifikan pada purchase intention maupun perceived value. Selain itu, perceived value turut memberi kontribusi signifikan pada peningkatan purchase intention. Peran mediasi perceived value pada hubungan antara social influence dan purchase intention juga terverifikasi secara statistik. Implikasinya, masyarakat Bali, terutama pria, disarankan untuk lebih selektif dalam menerima kontribusi dari figur publik atau influencer. Prioritas pada kualitas bahan pakaian adat juga perlu diperhatikan sebagai bentuk penghargaan pada nilai budaya. Selain itu, penting pula mendorong partisipasi sosial dalam pelestarian pakaian adat melalui ajakan kepada lingkungan sekitar untuk turut menggunakannya dalam kegiatan sehari-hari.
Kontribusi Kualitas Produk dan Electronic Word of Mouth (e-WOM) Pada Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Emina di Kalangan Gen Z di Kuta Utara Ni Komang Ayu Arum Puspitarini; Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani; I Made Suidarma; Komang Sri Widiantari
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3351

Abstract

Kajian ini menelaah peran kualitas produk dan e-WOM sebagai dua elemen yang membentuk keputusan pembelian kosmetik Emina di kalangan Generasi Z di Kecamatan Kuta Utara. Kajian memakai pendekatan kuantitatif dengan 130 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen diuji melalui validitas, reliabilitas, dan pemeriksaan asumsi klasik untuk memastikan akurasi data sebelum masuk ke tahap regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Analisis memperlihatkan bahwa kualitas produk memberi kontribusi positif dan signifikan dalam mendorong keputusan pembelian, sementara e-WOM juga memberi kontribusi positif dengan tingkat signifikansi kuat. Ketika dua variabel tersebut dievaluasi secara simultan, total kontribusinya mencapai 53,5%, sehingga memberi gambaran jelas bahwa mutu produk dan opini digital memegang peran sentral dalam preferensi Gen Z. Temuan ini menegaskan pentingnya konsistensi mutu formula, kemasan, dan fungsionalitas produk, serta kebutuhan untuk mengelola ulasan digital secara aktif. Upaya tersebut dapat meningkatkan kepercayaan konsumen muda yang banyak bergantung pada rekomendasi online dan membantu memperkuat posisi Emina dalam pasar kosmetik yang dinamis dan kompetitif.
Pengaruh Perceived Risk, Customer Experience terhadap Online Shopping Behavior dengan E-trust sebagai intervening pada Generasi Z pengguna Tokopedia di Semarang Airin Fitriana Rosanti; Widodo Widodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Perceived Risk dan Customer Experience terhadap Online Shopping Behavior dengan E-trust sebagai variabel intervening pada Generasi Z pengguna Tokopedia di Semarang. Latar belakang penelitian ini di dasari oleh meningkatnya penggunaan e-commerce, salah satunya Tokopedia yang mempermudah kegiatan belanja online, sehingga penting untuk memahami faktor faktor yang memengaruhi perilaku pengguna. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Risk dan Customer Experience memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap E-trust dan Online Shopping Behavior. Selain itu, E-trust juga memberikan pengaruh positif signifikan terhadap Online Shopping Behavior. Temuan ini menunjukkan bahwa dengan pengelolaan persepsi risiko, peningkatan kualitas pengalaman pengguna, serta penguatan dalam hal kepercayaan digital merupakan landasan penting yang harus menjadi perhatian utama bagi platform e-commerce dalam meningkatkan keputusan belanja pengguna.
Pengaruh Fasilitas dan Kualitas Layanan Terhadap Minat Berkunjung Kembali Pantai Dalegan Gresik Melalui Pengalaman Wisatawan Sebagai Mediasi Galang Berlyne Ramadhan; Achmad Yanu Alif Fianto; Abdul Halik
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3361

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fasilitas dan kualitas layanan pada minat berkunjung kembali ke Pantai Dalegan Gresik, dengan pengalaman wisatawan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Sebanyak 100 responden yang pernah berkunjung ke Pantai Dalegan dalam satu tahun terakhir dipilih melalui teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, dan metode SEM digunakan untuk analisis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa fasilitas memberikan dampak positif dan bermakna pada niat wisatawan untuk berkunjung kembali serta pengalaman mereka selama berwisata. Kualitas pelayanan terbukti memiliki pengaruh bermakna pada pengalaman wisatawan, tetapi tidak secara langsung memengaruhi niat berkunjung kembali. Sebaliknya, pengalaman wisatawan tidak menunjukkan pengaruh bermakna pada niat berkunjung kembali dan gagal berperan sebagai mediator dalam hubungan antara fasilitas atau kualitas pelayanan dengan niat berkunjung ulang. Temuan ini menegaskan bahwa fasilitas merupakan elemen utama yang mendorong keputusan wisatawan untuk kembali, sehingga meningkatkan kualitas fasilitas harus menjadi prioritas utama dalam pengembangan destinasi Pantai Dalegan Gresik.
Model for Increasing SMEs' Cultural Competitiveness through Authenticity, Brand Image, and Human Capital with Adaptive Capacity as a Moderator Muhammad Yasir Arafat Pohan; Acai Sudirman; Iskandar Muda
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3383

Abstract

The main objective of this study is to analyse the influence of authenticity, brand image, and human capital on the competitiveness of cultural SMEs, with adaptive capacity as a moderating variable. A quantitative approach model was employed, utilizing 200 samples of cultural SMEs in North Sumatra, selected through a purposive sampling method. The data obtained were analyzed using the SEM-PLS method, which includes both the outer model and the inner model. According to the data analysis, the results obtained confirmed that authenticity, brand image, and adaptive capacity have a positive and significant impact on the competitiveness of cultural SMEs. The results of other studies have found that human capital does not have a significant effect on the competitiveness of cultural SMEs. Then, for moderation analysis, it was found that adaptive capacity only strengthens the relationship between brand image and cultural SMEs' competitiveness but does not moderate the relationship between authenticity and human capital. These findings suggest that to enhance the brand image and authenticity of cultural products, MSMES must possess adaptive capabilities that enable them to respond to market changes and maintain the relevance of their products.
Pengaruh Harapan Lama Sekolah, Umur Harapan Hidup dan Tingkat Kemiskinan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Jawa Timur Tahun 2023 Jihan Nur Fadila; Atiawati Atiawati; Arida Putri Khuzaeri; Gus Rajan; Muhammad Izzudin
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3386

Abstract

Studi ini memiliki tujuan  menganalisis dampak Harapan Lama Sekolah (HLS), Umur Harapan Hidup (UHH), dan Tingkat Kemiskinan (TK) terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Jawa Timur tahun 2023. Kajian ini dilandasi dengan kebutuhan untuk memahami faktor-faktor utama yang menentukan kualitas pembangunan manusia sebagai dasar formulasi kebijakan publik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melalui penerapan regresi linear berganda (OLS) dengan menggunakan perangkat lunak SPSS, memanfaatkan data cross-section hasil publikasi Badan Pusat Statistik serta dokumen statistik resmi lainnya pada tingkat kabupaten/kota. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel HLS, UHH, dan TK secara bersama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap IPM. Secara terpisah, HLS dan UHH memberikan pengaruh. positif signifikan, mencerminkan peningkatan akses pendidikan dan perbaikan kondisi kesehatan masyarakat merupakan faktor esensial dalam mendorong capaian pembangunan manusia. Sebaliknya, tingkat kemiskinan memiliki pengaruh negatif signifikan, menandakan bahwa tingginya angka kemiskinan menjadi hambatan utama dalam peningkatan kesejahteraan sosial. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya intervensi pemerintah pada tiga sektor strategis tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara luas. Oleh karena itu, implikasi kebijakan penelitian diarahkan pada perlunya pemerataan layanan pendidikan, penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai, serta pelaksanaan program pengentasan kemiskinan yang bersifat inklusif, adaptif, dan berkelanjutan. Dengan penguatan ketiga sektor tersebut, diharapkan pembangunan manusia di Jawa Timur dapat meningkat secara bertahap, berkeadilan, dan mampu mendukung daya saing daerah di masa mendatang.
Pengaruh Kualitas Interaksi Penjual-Pembeli dan Atmosfer Pasar Tradisional Terhadap Minat Berkunjung Kembali Melalui Pengalaman Berbelanja Wiranatha I Gusti Putu Satrya; Luh Putu Mahyuni
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3407

Abstract

This study investigates the influence of seller-buyer interaction quality and traditional market atmosphere on revisit intention, mediated by shopping experience. Conducted in four traditional markets in Denpasar, Bali, this research adopts a quantitative approach using a closed-ended questionnaire distributed to 100 purposively selected respondents. Data were analysed using Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM). The results demonstrate that both seller-buyer interaction and market atmosphere significantly influence shopping experience and revisit intention. Furthermore, shopping experience plays a mediating role in strengthening the effect of market atmosphere on revisit intention. These findings support the Stimulus-Organism-Response (S-O-R) framework, indicating that external stimuli (interaction quality and atmosphere) affect internal responses (shopping experience), which subsequently influence behavioural outcomes (revisit intention). The study highlights the importance of enhancing interpersonal service quality and environmental factors in traditional markets to foster consumer loyalty. Practical implications include the need for revitalization strategies that integrate emotional engagement and experiential values to increase competitiveness amid modern retail growth. This study contributes to the limited literature that simultaneously examines interaction quality, market atmosphere, and revisit intention through a mediated consumer behaviour model within the context of local traditional markets.
Generasi "Coming Soon": Mengapa Gen Z Sulit Konsisten Berwirausaha? Ni Putu Putri Setiari; I Putu Dharmawan Pradhana
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3410

Abstract

Fenomena “Coming Soon” pada Gen Z merujuk pada maraknya unggahan rencana bisnis yang tidak berlanjut ke tahap eksekusi. Penelitian ini bertujuan menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan ketidakonsistenan tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretif. Data diperoleh melalui observasi digital, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap delapan informan Gen Z di kawasan SARBAGITA. Analisis menggunakan model Miles dan Huberman menghasilkan tiga tema utama: motivasi berwirausaha, faktor pendorong, dan faktor penghambat. Temuan memperlihatkan bahwa motivasi Gen Z bersifat impulsif dan dipengaruhi tren digital, FOMO, dan harapan memperoleh keuntungan cepat. Namun, motivasi tersebut tidak didukung oleh perencanaan bisnis yang memadai, lemahnya manajemen keuangan, serta minimnya pengetahuan teknis. Hambatan psikologis seperti fear of failure, perfectionism, overthinking, dan tekanan sosial memperkuat pola penundaan yang menyebabkan usaha berhenti pada tahap promosi awal. Tekanan akademik dan keterbatasan resourcefulness memperburuk ketidakkonsistenan perilaku. Integrasi temuan menunjukkan adanya kesenjangan antara niat dan tindakan, sesuai kerangka Theory of Planned Behavior. Penelitian ini menegaskan perlunya pendidikan kewirausahaan yang menekankan perencanaan, manajemen risiko, dan penguatan kontrol perilaku untuk membantu Gen Z mempertahankan konsistensi dalam memulai usaha.
Dilema Psikologis dan Kecemasan Karier Generasi Z dalam Pusaran Job Hopping: “Sebuah Analisis Fenomenologis untuk Strategi Retensi Berbasis Kesejahteraan I Nyoman Dede Diva Prasetia; I Putu Dharmawan Pradhana; Putu Irma Yunita; I.A. Oka Martini
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3411

Abstract

Penelitian ini menelaah pengalaman Generasi Z yang melakukan job hopping dengan pendekatan fenomenologi. Studi ini memfokuskan analisis pada dilema psikologis dan kecemasan karier yang muncul selama proses berpindah kerja. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi untuk memahami cara informan memaknai tekanan psikologis dalam pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job hopping muncul sebagai respons terhadap burnout, beban kerja yang tidak seimbang, kurangnya apresiasi, serta ketidakpastian arah karier. Informan menggambarkan kecemasan terkait stagnasi, penurunan motivasi, dan ketidaksesuaian nilai kerja. Quarter life crisis memperkuat tekanan tersebut dan mendorong pencarian lingkungan kerja yang lebih selaras dengan kebutuhan emosional dan tujuan pribadi. Studi ini mengidentifikasi tiga pola utama: anti-stuck syndrome, kebutuhan validasi emosional personal, dan orientasi pada keseimbangan hidup. Ketiga pola ini membentuk ekspektasi hasil dan tujuan karier sesuai Social Cognitive Career Theory. Temuan menegaskan perlunya strategi retensi berbasis kesejahteraan melalui sistem umpan balik yang konsisten, peluang pengembangan, dan fleksibilitas kerja agar organisasi dapat merespons kebutuhan psikologis Generasi Z.
Peran Trust Dalam Memediasi Pengaruh Service Quality dan Store Atmosphere Terhadap Loyalitas Pelanggan Nilna Muna; Ni Kadek Vera Dwi Lestari
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3412

Abstract

Industri salon kecantikan mengalami pertumbuhan pesat di tengah tingkat persaingan yang semakin intens. Tujuan penelitian untuk mengkaji pengaruh kualitas pelayanan dan suasana toko terhadap kepercayaan merek dan loyalitas pelanggan, dengan kepercayaan merek sebagai variabel mediasi. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner pada 120 pelanggan She Glow Beauty Salon di Bali menggunakan metode purposive sampling, kemudian dianalisis dengan SEM – PLS melalui SmartPLS.  Hasil penelitian membuktikan bahwa kualitas pelayanan dan suasana toko berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan merek dan tingkat loyalitas pelanggan. Kepercayaan merek juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, serta memiliki fungsi mediasi yang memperkuat hubungan kualitas layanan dengan loyalitas pelanggan. Namun demikian, fungsi mediasi kepercayaan merek belum menunjukkan efektivitas yang kuat pada hubungan antara suasana toko dan loyalitas pelanggan. Secara komprehensif, dapat diambil kesimpulan bahwa temuan penelitian menegaskan pentingnya penyedia layanan untuk memberikan pengalaman terbaik dan menciptakan suasana nyaman agar dapat membangun kepercayaan dan tingkat loyalitas jangka panjang di pasar yang kompetitif.