cover
Contact Name
Budi Hermawan
Contact Email
-
Phone
+6281703408296
Journal Mail Official
info@kdi.or.id
Editorial Address
Jl. Flamboyan 2 Blok B3 No. 26 Griya Sangiang Mas - Tangerang 15132
Location
Kab. tangerang,
Banten
INDONESIA
eCo-Buss
ISSN : 26224291     EISSN : 26224305     DOI : https://doi.org/10.32877/eb
Core Subject : Economy, Science,
Focus on the development of economic sciences especially ECommerce and Business, both scientific and practical review, so it is expected to become a scientific medium for the creation of integration between theoretical studies and practical studies for the development of economic science in various social aspects.
Articles 719 Documents
Pengaruh Perceived Security dan Perceived Ease of Use Pada Repurchase Intention Melalui Customer Satisfaction Pada Aplikasi Dana di Kota Semarang Putri Ochtaviana Mulandari; Asyhari Asyhari
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3253

Abstract

Studi ini mengkaji hubungan antara persepsi keamanan dan kemudahan penggunaan aplikasi DANA dalam mendorong keputusan pengguna melakukan transaksi ulang, dengan mempertimbangkan kepuasan sebagai mediator. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari seratus responden aktif. Uji validitas, reliabilitas, regresi berganda, dan uji Sobel dipakai sebagai pendekatan analitis. Hasil regresi memperlihatkan bahwa persepsi keamanan dan kemudahan dalam navigasi aplikasi memiliki kontribusi pada tingkat kepuasan. Selanjutnya, ketiga aspek yaitu keamanan, kemudahan, dan kepuasan memberikan kontribusi dalam membentuk kecenderungan pengguna untuk tetap memakai aplikasi dalam transaksi selanjutnya. Nilai Adjusted R Square sebesar 57,1 persen pada model awal meningkat menjadi 70,5 persen setelah memasukkan kepuasan sebagai variabel perantara. Uji Sobel memberikan nilai Z sebesar 3,951 dengan tingkat signifikansi tinggi, yang mengindikasikan adanya jalur mediasi yang kuat. Implikasi praktis mencakup penyempurnaan fitur autentikasi, desain antarmuka yang efisien, serta penguatan interaksi berbasis pengalaman pengguna. Untuk memperluas cakupan, studi lanjutan dapat mengintegrasikan aspek lain seperti persepsi nilai, kepercayaan, atau fitur personalisasi layanan guna memahami kecenderungan repurchase secara lebih mendalam dalam ekosistem dompet digital.
Motivasi Kerja Sebagai Mediator Dalam Hubungan Soft Skill dan Hard Skill Dengan Kesiapan Kerja Mahasiswa Lailatul Nurul Azizah; Widodo Widodo
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3261

Abstract

Studi ini menekankan kesiapan kerja sebagai tantangan utama bagi mahasiswa tahun akhir dan lulusan baru di tengah persaingan kerja yang ketat. Megetahui hubungan antara soft skills dan hard skills dalam kaitannya dengan kesiapan kerja, serta menguji motivasi kerja sebagai variabel mediasi menjadi salah satu tujuan dari penelitia ini. Pendekatan kuantitatif merupakan metode yang dipilih dengan memanfaatkan 200 data responden yang dikumpulkan melalui kuesioner, yang terdiri dari mahasiswa tahun akhir dan lulusan baru. Untuk menguji hubugan antar variabel secara statistik, analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Studi ini memberikan hasil berupa soft skills dan hard skills memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja, baik secara langsung maupun melalui mediasi motivasi kerja. Motivasi kerja menjadi faktor penting yang memperkuat pengaruh kedua keterampilan tersebut dalam upaya mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kurikulum dan program pelatihan yang berfokus pada soft skill, hard skill, serta motivasi kerja untuk meningkat kesiapan kerja secara optimal.
Analisis Customer Value Index Terhadap Preferensi Konsumen Dalam Memilih Atribut Produk Kosmetik Perawatan Kulit (Skincare) Natasya Baby Suchita
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Customer Value Index (CVI) dalam memilih atribut kosmetik perawatan kulit (skincare) serta menentukan atribut yang paling berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis konjoin terhadap 386 responden pengguna skincare di Indonesia. Empat atribut yang dianalisis meliputi harga, kualitas produk, eco-label, dan keamanan produk, dengan sembilan kombinasi kartu stimulus hasil orthogonal design pada SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen dinyatakan valid (r hitung > r tabel 0,0838) dan reliabel (Cronbach’s Alpha = 0,769). Model konjoin memiliki akurasi prediksi yang baik dengan nilai Pearson’s R = 0,805 dan Kendall’s Tau = 0,556 (p < 0,05). Atribut kualitas produk memiliki tingkat kepentingan tertinggi (32,625%), diikuti oleh harga, keamanan produk, dan eco-label. Nilai CVI tertinggi terdapat pada kombinasi harga terjangkau, kualitas sangat baik, label aman bagi lingkungan, dan berlabel BPOM, yang menunjukkan preferensi konsumen terhadap produk berkualitas tinggi, aman, dan terjangkau. Implikasinya, produsen perlu menekankan kualitas, keamanan, dan keberlanjutan produk serta menyesuaikan harga dengan manfaat yang dirasakan konsumen untuk meningkatkan nilai pelanggan (customer value).
Efektivitas Penggunaan Influencer, Brand Image, dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Konsumen Menginap di Hotel Como Shambhala Estate Payangan Anak Agung Istri Nanda Triyanova; Anak Agung Istri Agung Maheswari
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3303

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menelaah efektivitas penggunaan influencer, brand image, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan menginap di Hotel COMO Shambhala Estate Payangan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya penggunaan influencer dalam promosi digital di industri perhotelan, namun efektivitasnya terhadap perilaku keputusan menginap konsumen masih belum konsisten. Memakai pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda, data didapatkan melalui pembagian kuesioner kepada 197 responden yang pernah menginap di Hotel COMO Shambhala Estate Payangan. Hasil penelitian menampilkan bahwa variabel influencer ternyata tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap keputusan menginap, sementara itu brand image dan kualitas pelayanan menunjukkan pengaruh yang positif dan signifikan. Merujuk pada hasil telaah ketiga variabel tersebut dapat diidentifikasikan jika kualitas pelayanan merupakan faktor kunci dominan yang memengaruhi keputusan responden untuk menginap. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,227, yang artinya 22,7% variasi keputusan menginap dapat diinterpretasikan dengan ketiga variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan hotel dalam menarik minat konsumen tidak semata ditentukan oleh strategi promosi melalui influencer, melainkan lebih dipengaruhi oleh kekuatan citra merek dan keunggulan pelayanan. Oleh karena itu, manajemen hotel perlu mengarahkan strategi pemasaran pada peningkatan kualitas layanan dan penguatan brand image yang konsisten agar dapat meningkatkan kepercayaan dan loyalitas pelanggan.
Pengaruh Promosi dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Diamond Mobile Legends dengan Keunggulan Bersaing sebagai Variabel Mediasi pada Website Drazen Top Up I Made Ari Candra Paramadana; I Gusti Ayu Tirtayani
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3315

Abstract

Studi ini menelaah pengaruh promosi dan harga terhadap keputusan pembelian diamond Mobile Legends pada platform Drazen Top Up, dengan keunggulan bersaing sebagai variabel mediasi. Penelitian berangkat dari tingkat konversi pembelian yang rendah (0,82%) sehingga promosi dan penetapan harga perlu dianalisis ulang. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik PLS-SEM melalui SmartPLS. Data dikumpulkan dari 160 pengguna yang pernah melakukan transaksi diamond. Hasil menunjukkan promosi dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keunggulan bersaing serta keputusan pembelian. Keunggulan bersaing juga berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Efek mediasi terbukti parsial, dengan nilai VAF 59,58% pada jalur promosi dan 58,21% pada jalur harga. Temuan ini menegaskan peran keunggulan bersaing dalam memperkuat dampak promosi dan harga. Strategi promosi yang jelas serta harga yang dinilai layak mendorong persepsi positif konsumen terhadap kecepatan layanan, keamanan transaksi, dan kenyamanan sistem. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi platform top-up digital untuk memperkuat promosi dan strategi harga berbasis nilai agar meningkatkan konversi pembelian dan mempertahankan preferensi konsumen.
Impulse Buying Era Sustainable Fashion: Peran Green Atmosphere dan Positive Emotion pada Generasi Z di Toko Pakaian Bekas Risnawati Risnawati; Tri Wahyu Septyani; Maududi Lamparawi Magenda; Andi Indra Saputra Alamsyah; Kurniati Asmar
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3321

Abstract

The background of this study is grounded in the fluctuating trend of second-hand clothing purchases, which is marked by unplanned buying among teenagers when visiting second-hand stores. Preliminary findings indicate that low impulse buying is not driven by frugal lifestyles but is influenced by store services and the overall store atmosphere. This is in line with with several studies showing, which states that shopping experience and store atmosphere are key factors in the second-hand clothing market, especially for Generation Z, who use fashion as a means of expressing themselves. This study seeks to address the existing research gap related to the relationship between store environment and impulse buying by focusing on the effect of atmosphere on impulse buying through positive emotion. The study employs an explanatory research approach with a sample of 267 customers of second-hand clothing stores in Makassar. The data were analyzed with WarpPLS version 7.0. The results show that green atmosphere has a positive yet insignificant impact on positive emotion, and also a positive but insignificant impact on impulse buying. Meanwhile, positive emotion has a positive and significant impact on impulse buying. The study concludes that although atmosphere does not produce a significant effect, consumers’ emotional factors remain the main driver of impulse buying.
Pengaruh Promosi Media Sosial Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pada Toko Magic Vape Sidakarya Dengan Electronic Word of Mouth (e-WOM) Sebagai Variabel Mediasi I Gede Jaya Putra; I Gusti Ayu Tirtayani; I Gusti Ngurah Oka Ariwangsa; Putu Irma Yunita
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3323

Abstract

enurunan penjualan pada Toko Magic Vape Sidakarya sepanjang 2024 menunjukkan perlunya evaluasi terhadap efektivitas promosi digital dan peran Electronic Word of Mouth (e-WOM) dalam mendorong keputusan pembelian. Penelitian ini menilai pengaruh promosi media sosial terhadap keputusan pembelian dengan memasukkan e-WOM sebagai variabel mediasi. Pendekatan kuantitatif digunakan melalui metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 110 responden yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria pernah membeli produk vape, aktif di media sosial, dan terpapar konten promosi. Analisis menunjukkan bahwa promosi media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap e-WOM dan keputusan pembelian. e-WOM juga memberi pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian serta berperan sebagai mediator dalam hubungan antara promosi media sosial dan keputusan pembelian. Hasil ini menegaskan bahwa promosi berbasis media sosial tidak hanya bekerja melalui paparan langsung, tetapi juga melalui komunikasi antar konsumen yang memperkuat persepsi dan keyakinan terhadap produk. Temuan penelitian memberikan dasar empiris bahwa integrasi promosi digital dan e-WOM dapat meningkatkan efektivitas pemasaran, khususnya pada sektor ritel vape yang bergantung pada interaksi konsumen dan kredibilitas informasi di platform digital.
Hambatan Minat Beli Kosmetik Hijau Generasi Z di Denpasar: Analisis Pengaruh Hambatan Psikologis dan Fungsional Ni Luh Gede Putri Antari; Kadek Devi Kalfika Anggria Wardani; Nilna Muna; Ida Bagus Raka Suardana
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3324

Abstract

Perubahan preferensi konsumen menuju produk berkelanjutan mendorong pertumbuhan industri kosmetik hijau. Namun, adopsi produk ini di kalangan Generasi Z, khususnya di Denpasar, masih rendah. Studi ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh hambatan psikologis dan hambatan fungsional pada minat beli produk kosmetik ramah lingkungan. Sampel terdiri dari 100 responden berusia 15–24 tahun yang memahami dan pernah menggunakan produk kosmetik hijau. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert 1–5. Analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil mengindikasikan bahwa hambatan psikologis dan hambatan fungsional berkontribusi positif dan signifikan pada minat beli, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,506 mengindikasikan bahwa kedua variabel independen menjelaskan 50,6% variasi minat beli. Temuan ini menegaskan bahwa meskipun hambatan dianggap sebagai penghalang adopsi, persepsi pada hambatan tersebut justru dapat memicu evaluasi rasional yang mendorong niat membeli. Penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel lain seperti kesadaran lingkungan, citra merek, atau kepercayaan konsumen guna memperkaya pemodelan perilaku pro-lingkungan di sektor kosmetik.
Pengaruh Customer Satisfaction dan Switching Cost Dengan Brand Preference Sebagai Variabel Intervening Pada Pembelian Ulang Platform Takapedia Muhammad Akmal Hakim; Farikha Amilahaq
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3334

Abstract

Studi ini membahas peran kepuasan pelanggan dan biaya perpindahan dalam membentuk preferensi merek serta mendorong niat pembelian ulang pada pengguna platform Takapedia. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang dijawab oleh 100 responden aktif. Seluruh data dianalisis menggunakan SPSS versi 26 melalui serangkaian uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, serta pengujian signifikansi parsial dan koefisien determinasi. Hasil analisis regresi mengindikasikan bahwa kepuasan pelanggan dan biaya perpindahan secara konsisten berkorelasi positif dengan preferensi merek dan niat pembelian ulang. Selain itu, preferensi merek memiliki kontribusi langsung pada peningkatan niat pembelian ulang dan terbukti memainkan peran sebagai mediator dalam hubungan antara variabel awal dan akhir. Nilai Adjusted R-Square pada model pertama tercatat sebesar 0,382 dan model kedua sebesar 0,433, mencerminkan proporsi variabilitas yang dapat dijelaskan secara substansial. Temuan ini memperkuat urgensi pendekatan strategis yang tidak hanya fokus pada pengalaman pelanggan, tetapi juga mengelola hambatan perpindahan agar tercipta preferensi merek yang kuat dan loyalitas konsumen berkelanjutan di ekosistem digital Takapedia.
Peran Electronic Word of Mouth dalam Memoderasi Hubungan antara Food Quality pada Keputusan Pembelian Konsumen Pizza Hut Pematangsiantar Onita Sari Sinaga; Novita Butarbutar; Acai Sudirman
eCo-Buss Vol. 8 No. 2 (2025): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v8i2.3336

Abstract

Mutu makanan menjadi faktor inti saat konsumen memilih produk di Pizza Hut Pematangsiantar. Respons pelanggan bergeser mengikuti persepsi rasa, tampilan, kebersihan, serta konsistensi menu. Dalam konteks digital, e-WOM membantu memperkuat atau melemahkan keyakinan konsumen melalui ulasan, komentar, dan rating. Paparan informasi tersebut dapat mendorong konsumen semakin yakin atau justru ragu. Penjelasan ini menempatkan mutu produk sebagai titik awal, lalu melihat bagaimana percakapan daring membentuk keputusan akhir. Data diperoleh dengan metode survei, yang melibatkan distribusi kuesioner kepada 40 pelanggan Pizza Hut di Pematangsiantar. Kualitas makanan berkontribusi positif dan signifikan pada keputusan pembelian konsumen. Dengan kata lain, jika perusahaan dapat menyajikan kualitas makanan yang unggul dari aspek porsi, rasa, tekstur, aroma, warna, suhu, dan penyajian, hal ini akan berdampak pada keputusan pembelian konsumen. e-WOM memiliki peran yang signifikan sebagai moderasi dalam hubungan antara kualitas makanan dan keputusan pembelian di Pizza Hut Pematangsiantar. Penelitian merekomendasikan agar perusahaan fokus pada peningkatan kualitas makanan dan memanfaatkan e-WOM secara optimal sebagai strategi pemasaran guna mendorong keputusan pembelian oleh konsumen.