cover
Contact Name
Bagus Shandy Narmaditya
Contact Email
bagus.shandy.fe@um.ac.id
Phone
+6282234019099
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Graha Rektorat Lantai 6 Universitas Negeri Malang, Jalan Semarang 5 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Karinov
ISSN : -     EISSN : 26206161     DOI : https://doi.org/10.17977
Jurnal Karinov concerns on the scientific enhancements in the context of community services. This journal also involves community and partnership relationship dealing with the existing phenomena. In more detail, the focus of this journal includes, but not limited to (1) Social Humanities, (2) Education, (3) Science and Technology, (4) Regional Development and (5) Community Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2024): Mei" : 12 Documents clear
Pemetaan Potensi dan Pembaruan Model Bisnis dalam Meningkatkan Daya Saing dan Produktivitas BUM Desa Sukorejo Kabupaten Kediri Sumiati, Sumiati; Ikhram, M. Abdi Dzil
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p113

Abstract

BUMDesa pada hakikatnya memiliki tugas utama sebagai mesin perekonomian desa. Meskipun demikian, tidak sedikit dari pengelola BUMDesa menghadapi permasalahan berkaitan dengan pengelolaan dan pelaksanaan aktivitas bisnis BUMDesa. Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang menjadi salah satu program yang bertujuan untuk membantu masyarakat khususnya lembaga ekonomi produktif dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh BUMDesa Sukorejo Kabupaten Kediri, usulan kegiatan pengabdian masyarakat berkaitan dengan pemetaan potensi bisnis dan pembaruan model bisnis dalam mendukung produktivitas dan peningkatan kinerja BUMDesa Sukorejo Kabupaten Kediri. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini diantaranya dibagi kedalam beberapa tahap seperti pemetaan masalah, perumusan konsep, pelaksanaaan kegiatan, serta evaluasi dan monitoring. Pelaksanaan kegiatan merupakan penyelarasan dari permasalahan yang dialami oleh BUMDesa sebagai mitra strategis. Kata kunci— BUMDesa, Ekonomi, Produktivitas, Kinerja BUMDesa Abstract BUMDesa essentially has the main task as the engine of the village economy. Nevertheless, not a few of the BUMDesa managers face problems related to the management and implementation of BUMDesa business activities. The Community Service Program organized by the Faculty of Economics and Business, Brawijaya University Malang is one of the programs that aims to help the community, especially productive economic institutions, in solving the problems faced. Based on the problems faced by BUMDesa Sukorejo Kediri Regency, the proposed community service activities are related to business potential mapping and business model updates in supporting productivity and performance improvement of BUMDesa Sukorejo Kediri Regency. The methods used in this activity include being divided into several stages such as problem mapping, concept formulation, activity implementation, and evaluation and monitoring. The implementation of activities is an alignment of the problems experienced by BUMDesa as a strategic partner. Keywords— BUMDesa, Economy, Productivity, BUMDesa Performance
Diseminasi Akad Transaksi Limbah Berbasis Halal dalam Pupuk Organik Serta Peningkatan Interesting Packaging Olahan Pupuk Merlinda, Santi; Purnamasari, Vidya; Suwanan, Ahmad Fawaiq
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p091

Abstract

Berbagai kajian ilmiah menegaskan bahwa limbah ternak sapi menjadi sumberdaya yang sangat potensial, baik dari segi pertanian, maupun ekonomi apabila dikelola sesuai standar keselamatan dan kesehatan. Namun, berdasarkan Mazhab Syafi’i, hukum muammalah transaksi jual-beli pupuk kotoran sapi adalah haram, sehingga diperlukan program pelatihan untuk diseminasi akad dalam penjualan hasil prdoduksi pupuk tersebut. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peternak sapi di Desa Belung tentang akad transaksi hasil olahan pupuk berbasis halal industri serta memberikan pelatihan dalam pengemasan produk pupuk dari hasil olahan limbah ternak sapi. Kegiatan ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu (1) perencanaan yang meliputi perencanaan anggaran dan langkah kerja strategis, (2) pelaksanaan yang meliputi pelatihan diseminasi akad limbah ternak berbasis halal industri, pelatihan pembuatan pupuk padat, dan pelatihan pengemasan pupuk hasil olahan, dan (3) evaluasi melalui pengamatan partisipasi aktif peserta dan output kemasan pupuk limbah ternak sapi. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan peternak sapi di Desa Belung tentang: akad transaksi pupuk limbah ternak berbasis halal industri, proses pembuatan dan pengemasan pupuk padat. Sebagai kelanjutan dari program ini, diharapkan dapat dilaksanakan pamsaran pupuk limbah sapi agar jangkauannyalebih luas dan kesejahteraan peternak sapi meningkat. Kata kunci— Halal Industri, Limbah Ternak Sapi, Pakcaging Pupuk Abstract Various scientific studies confirm that cattle waste is a potential resource, both in terms of agriculture and the economy, if managed according to safety and health standards. However, based on the Shafi'i Mazhab, the law of transaction cow dung manure is haram, so a training program is needed to disseminate contracts in the sale of fertilizer production results. This Community Service Program aims to provide understanding to cattle farmers in Belung Village about the transaction contract of processed industrial halal-based fertilizers and provide training in packaging fertilizer products. This activity is carried out through three stages, (1) Planning, which includes budget planning and strategic work steps, (2) Implementation, which includes training on dissemination of industrial halal-based livestock waste contracts, training on making and packing solid fertilizers, and (3) Evaluation through observation of active participation of participants and output of cattle waste fertilizer packaging. The result of this activity is an increase in the knowledge of cattle farmers in Belung Village about waste fertilizer transaction-based halal contracts, solid fertilizer manufacturing processes, and attractive fertilizer packaging. As a continuation of this program, it is expected that training can be carried out to market fertilizers processed so that the market reach is more comprehensive and the welfare of cattle farmers increases. Keywords— Halal Industry, Cattle Waste, Packaging Fertilizer
Development of Business Potential Through Promotion of Entrepreneurial Spirit Among University Students Fauzi, Achmad; Usman, Osly; Suparno, Suparno; Prihatni, Rida; Swaramarinda, Darma Rika; Lutfia, Annisa; Riswandi, Riswandi; Indriani, Susi; Indriyana, Saoki
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p118

Abstract

Perkembangan teknologi membawa transformasi dunia bisnis dan kewirausahaan. Menjadikan strategi sebagai elemen krusial untuk meraih profit, pertumbuhan, dan keberlanjutan usaha. Banyak startup baru bermunculan, tetapi tidak sedikit wirausaha baru mengalami kegagalan akibat kurangnya kemampuan membuat perencanaan dan penciptaan nilai produk. Untuk mengatasi tantangan ini, Business Model Canvas (BMC) muncul sebagai alat bisnis yang efektif. Workshop dan kompetisi BMC dirancang khusus untuk mengajarkan mahasiswa mengenai pentingnya kewirausahaan serta penerapan BMC secara praktis. Dalam workshop ini, mahasiswa diperkenalkan dengan elemen-elemen kunci BMC, baik dari aspek internal maupun eksternal. Melalui metode klasikal dan presentasi yang disampaikan oleh narasumber berpengalaman, peserta kegiatan diberikan berbagai perencanaan pengembangan bisnis berbasis digital, peluang, serta pengembangan dan tantangannya. Pada aspek akademik kegiatan pelatihan ini dipublikasikan dalam bentuk artikel ilmiah untuk memberikan informasi kepada masyarakat, serta berfungsi sebagai referensi berharga bagi pengembangan dalam pendidikan kewirausahaan Kata kunci— Business Model, Canvas, Indonesia, Kewirausahaan, Malaysia Abstract The development of Technology has transformed the world of business and entrepreneurship. Making strategy as a crucial element to achieve profit, growth, and sustainability. sustainability. Many new startups have emerged, but not a few new entrepreneurs fail due to lack of planning and value creation skills. and product value creation. To overcome this challenge, the Business Model Canvas (BMC) emerged as an effective business tool. Workshop and competition BMC workshops and competitions are specifically designed to teach students about the importance of entrepreneurship as well as the practical application of BMC. In this workshop, students are introduced to the key elements of BMC, both from internal and external aspects. Through classical methods and presentations delivered by experienced experienced resource persons, participants were given various plans for digital-based business development, opportunities, as well as development and challenges. challenges. In the academic aspect, this training activity was published in in the form of scientific articles to provide information to the community, as well as to serve as a valuable reference for development in entrepreneurship education. Keywords— Business Model, Canvas, Indonesia, Entrepreneurship, Malaysia
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Canva di MA Unggulan Al-Kautsar Kabupaten Mojokerto Martha, Jefry Aulia; Indrawati, Aniek; Fitriana, Fitriana; Wati, Andy Prasetyo; Putri, Dimas
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p097

Abstract

Kegiatan “Klinik Edupreneur” bertujuan untuk mengembangkan wirausaha muda di Indonesia dan anak-anak TKI di Malaysia. Program pengabdian masyarakat ini menekankan pentingnya pendidikan kewirausahaan dalam mengatasi pengangguran sejak dini, meningkatkan stabilitas ekonomi, dan memfasilitasi generasi muda Indonesia yang tertarik dalam bidang kewirausahaan. Klinik Edupreneur dilaksanakan menggunakan metode yang terstuktur dan terukur mulai dari kegiatan persiapan, pembuatan klinik edupreneur, pelatihan dan pendampingan, hingga perbaikan berkelanjutan. Hasil survei awal menunjukkan dampak positif pada keinginan dan kemampuan mitra untuk berwirausaha, namun tidak tahu ilmu dan belum memiliki keterampilan. Hasil survei ini kemudian ditindaklanjuti melalui kegiatan sosialisasi sharing ilmu penguatan konten kewirausahaan, praktik pembuatan produk rintisan usaha (buket bunga dan buket snack) dan pendampingan implemenetasi VLES serta media monopoli ekonomi untuk penguatan wawasan wirausaha dalam hal manajemen bisnis hingga keuangan. Program ini telah memberikan dampak positif kepada mitra mulai dari terbentuknya mental usaha, peningkatan pengetahuan dan keterampilan wirausaha, hingga kemampuan analisis keuangan usaha. Harapannya, program ini dapat berjalan secara berkelanjutan bukan hanya pada anak SMP se-Malang Raya dan anak TKI di Malaysia, namun bisa menebar kebermanfaatannya pada daerah lainnya. Kata kunci— Klinik Edupreneur, Anak TKI di Malaysia, Kewirausahaan Abstract The “Edupreneur Clinic” program aims to develop young entrepreneurs in Indonesia and the children of Indonesian migrant workers in Malaysia. This community service program emphasizes the importance of entrepreneurship education in addressing early unemployment, enhancing economic stability, and guiding young Indonesians interested in entrepreneurship but unsure where to start. The edupreneur clinic uses a structured and measurable method, including preparation, clinic establishment, training, mentoring, and continuous improvement. Initial survey results show a positive impact on the partners' desire and ability to become entrepreneurs. These results were followed by knowledge-sharing activities on entrepreneurship content, practical training in creating startup products (flower and snack bouquets), and assistance with VLES and economic monopoly media to strengthen entrepreneurial insights in business and financial management. This program has impacted to partners, developing entrepreneurial mindsets, increasing entrepreneurial knowledge and skills, and improving business financial analysis capabilities. It is hoped this program can be sustained not only for junior high school students in Malang Raya and Indonesian migrant workers in Malaysia but also extend its benefits to other areas. Keywords— Edupreneur Clinic, Children of Indonesian Migrant Workers in Malaysia, Entrepreneurship
Klinik Edupreneur untuk Menciptakan Entrepreneur Belia Indonesia dan Anak TKI di Malaysia Kusdiyanti, Heny; Prayitno, Putra Hilmi; Agustina, Nur Indah; Bramantya, Alfan
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p073

Abstract

Kegiatan “Klinik Edupreneur” bertujuan untuk mengembangkan wirausaha muda di Indonesia dan anak-anak TKI di Malaysia. Program pengabdian masyarakat ini menekankan pentingnya pendidikan kewirausahaan dalam mengatasi pengangguran sejak dini, meningkatkan stabilitas ekonomi, dan memfasilitasi generasi muda Indonesia yang tertarik dalam bidang kewirausahaan. Klinik Edupreneur dilaksanakan menggunakan metode yang terstuktur dan terukur mulai dari kegiatan persiapan, pembuatan klinik edupreneur, pelatihan dan pendampingan, hingga perbaikan berkelanjutan. Hasil survei awal menunjukkan dampak positif pada keinginan dan kemampuan mitra untuk berwirausaha, namun tidak tahu ilmu dan belum memiliki keterampilan. Hasil survei ini kemudian ditindaklanjuti melalui kegiatan sosialisasi sharing ilmu penguatan konten kewirausahaan, praktik pembuatan produk rintisan usaha (buket bunga dan buket snack) dan pendampingan implemenetasi VLES serta media monopoli ekonomi untuk penguatan wawasan wirausaha dalam hal manajemen bisnis hingga keuangan. Program ini telah memberikan dampak positif kepada mitra mulai dari terbentuknya mental usaha, peningkatan pengetahuan dan keterampilan wirausaha, hingga kemampuan analisis keuangan usaha. Harapannya, program ini dapat berjalan secara berkelanjutan bukan hanya pada anak SMP se-Malang Raya dan anak TKI di Malaysia, namun bisa menebar kebermanfaatannya pada daerah lainnya. Kata kunci— Klinik Edupreneur, Anak TKI di Malaysia, Kewirausahaan Abstract The “Edupreneur Clinic” program aims to develop young entrepreneurs in Indonesia and the children of Indonesian migrant workers in Malaysia. This community service program emphasizes the importance of entrepreneurship education in addressing early unemployment, enhancing economic stability, and guiding young Indonesians interested in entrepreneurship but unsure where to start. The edupreneur clinic uses a structured and measurable method, including preparation, clinic establishment, training, mentoring, and continuous improvement. Initial survey results show a positive impact on the partners' desire and ability to become entrepreneurs. These results were followed by knowledge-sharing activities on entrepreneurship content, practical training in creating startup products (flower and snack bouquets), and assistance with VLES and economic monopoly media to strengthen entrepreneurial insights in business and financial management. This program has impacted to partners, developing entrepreneurial mindsets, increasing entrepreneurial knowledge and skills, and improving business financial analysis capabilities. It is hoped this program can be sustained not only for junior high school students in Malang Raya and Indonesian migrant workers in Malaysia but also extend its benefits to other areas. Keywords— Edupreneur Clinic, Children of Indonesian Migrant Workers in Malaysia, Entrepreneurship
Inovasi Produk Berbasis Potensi Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang Nurjanah, Nunung; Mariana, Rina Rifqie; Kiranawati, Titi Mutiara; Soseco, Thomas; Permatasari, Adisti Putri; Khornaylius, Ester Abigail Theresia; Firyal, Fadila Fikri; Prawesti, Halifia Lintang
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p103

Abstract

Potensi lokal Desa Sumberejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, memiliki sektor budidaya pisang namun masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan dengan memanfaatkan potensi pisang di Desa Sumberejo Kabupaten Malang. Tujuan pelatihan untuk diversivikasi produk olahan berbahan dasar pisang di UMKM Maharani dan Kader PKK. Inovasi yang dilakukan adalah berbahan pisang ambon, pisang candi, pisang kepok, menjadi produk yang bisa menjadi oleh-oleh khas Desa Sumberejo. Peserta pengabdian berjumlah 30 orang yang terdiri dari pelaku UMKM Desa Sumberejo dan Kader PKK. Program pelatihan meliputi pemaparan materi mengenai prosedur P-IRT dan Sertifikasi Halal, prosedur pemasaran digital, dan proedur pengemasan makanan. Dilanjutkan dengan kegiatan pembuatan produk inovasi berbahan dasar pisang dan kegiatan tanya jawab. Hasil dari pelatihan ini menghasilkan Hasil pelatihan berupa peningkatan keterampilan peserta diperoleh dari angket yang disebarkan berturut-turut; 1) Penyampaian materi pembuatan desain kemasan 80%; 2) Pelaksanaan pelatihan meningkatkan produk unggulan berbasis pisang 85%; 3) Pelatihan kemasan meningkatkan nilai jual 80%; 4) Pendampingan Sertifikasi Halal dan P-IRT dapat meningkatkan keamanan dan kepastian produk yang dipasarkan 87%; dan 5) Pemasaran digital melalui sosial media 78%. Kata kunci— Inovasi pisang, UMKM, Tim Penggerak PKK Abstract The local potential of Sumberejo Village, Gedangan District, Malang Regency, includes the banana cultivation sector, which has not yet been fully utilized. This program organized a training program to utilize the banana potential in Sumberejo Village, Malang Regency. The purpose of the training was to diversify banana-based processed products for Maharani SMEs and PKK cadres. The innovation involves using Ambon bananas, Candi bananas, and Kepok bananas to create products that could become Sumberejo Village's unique souvenirs. The training participants consisted of 30 people, including SME actors from Sumberejo Village and PKK cadres. The training program included presentations on P-IRT procedures and Halal Certification, digital marketing procedures, and food packaging procedures. This was followed by activities on making innovative banana-based products and a question-and-answer session. The training outcomes showed an improvement in participants' skills based on the surveys distributed as follows: 1) Presentation of packaging design material 80%; 2) Training implementation increased banana-based flagship products 85%; 3) Packaging training increased product value 80%; 4) Halal Certification and P-IRT assistance improved the safety and certainty of marketed products 87%; 5) Digital marketing through social media 78%. Keywords— Banana Innovation, SMEs, PKK Mobilization Team
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Akuntansi Bagi Guru Sekolah Indonesia Davao Filipina Nuswantara, Dian Anita; Sulistyowati, Raya; Mulyani, Heni; Kurniati, Fitrina; Sari, Wulan Iyhig Ratna; Friyanto, Friyanto; Djoewita, Djoewita; Selfiah, Selfiah; Sugangga, Fannie; Musyaffi, Ayatulloh Michael; Nasution, Hafifah
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p079

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat internasional adalah kegiatan yang melibatkan kolaborasi lintas negara untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui transfer ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan. Program pengabdian kepada masyarakat internasional ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun modul ajar akuntansi jasa di Sekolah Indonesia Davao Filipina. Kegiatan ini melibatkan berbagai workshop dan pendampingan intensif untuk para guru, dengan fokus pada pengembangan materi ajar akuntansi jasa yang sesuai dengan kurikulum dan konteks setempat. Pendekatan yang digunakan mencakup identifikasi masalah, persiapan dan koordinasi, sosialisasi program, pelaksanaan pendampingan secara daring dan luring, diskusi kelompok, serta evaluasi berkelanjutan guna memastikan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan dengan efektif. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan guru untuk merancang modul ajar yang inovatif dan relevan, serta peningkatan pemahaman mereka tentang konsep-konsep akuntansi jasa. Dampak positif lainnya termasuk terbentuknya jaringan kerja sama yang lebih kuat antara pengajar di kedua negara, serta peningkatan kualitas pendidikan akuntansi di Sekolah Indonesia Davao, Filipina. Kata kunci—Pengabdian, Keterampilan guru, Pendampingan, Workshop Abstract An international community service program involves cross-country collaboration to make a tangible contribution to society through the transfer of knowledge, technology, and skills. This international community service program aims to enhance the skills of teachers in developing teaching modules for service accounting at the Indonesian School in Davao, Philippines. This activity includes various workshops and intensive mentoring for teachers, focusing on the development of service accounting teaching materials that are aligned with the local curriculum and context. The approach used encompasses problem identification, preparation and coordination, program socialization, online and offline mentoring implementation, group discussions, and continuous evaluation to ensure the acquired skills can be effectively applied. The results of this program show a significant improvement in teachers' ability to design innovative and relevant teaching modules, as well as an increased understanding of service accounting concepts. Other positive impacts include the formation of stronger collaborative networks between educators in both countries and an improvement in the quality of accounting education at the Indonesian School in Davao, Philippines. Keywords— Community service, Teacher Skill, Mentoring, Workshop
Pengembangan Sosial Media Bisnis sebagai Peningkatan Daya Saing Digital UMKM Kampung Batik Prameka, Adelia Shabrina; Firdausiah, RR Ayu
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p109

Abstract

Kampung Batik laweyan memiliki eksistensi daerah yang dikenal dalam sejarah Batik Indonesia, namun meskipun sudah menjadi salah satu destinasi belanja di Kota Surakarta, masih terdapat permasalahan dasar yang berhubungan dengan pemasaran digital yaitu minimnya penggunaan platform social media yang berbasis bisnis. Program pengabdian masyarakat ini pun diberikan guna menjawab problematika tersebut dan mendukung program pemerintah “UMKM Naik Kelas dan UMKM GO Digital” dengan memberikan pelatihan startegi pembuatan social media bisnis. Metode yang digunakan berupa dalam kegiatan ini berupa: Pertama, memberikan pelatihan oleh pakar; Kedua, monitoring selama dua bulan terkait materi yang disampaikan dalam pelatihan. Hasil pengabdian ini adalah peserta mampu melakukan pemasaran online melalui social media bisnis dengan konten-konten yang bisa menarik minat pembeli. Kegiatan ini diikuti oleh 15 UMKM Desa Laweyan dengan antusias dan efektif. Kata kunci— Daya Saing, Laweyan, Kampung Batik, Sosial Media Bisnis, Strategi Pemasaran Digital Abstract Laweyan Batik Village has a regional existence known in the history of Indonesian Batik, even though it has become one of the shopping destinations in Surakarta City, there are still basic problems related to digital marketing, namely the lack of use of business-based social media platforms. This community service program was also given to answer these problems and support the government's program “UMKM Naik Kelas dan UMKM Go Digital” by providing strategic training on making business social media. The methods used for this program are: First, providing training by experts; Second, monitoring for two months related to the material delivered in the training. The result of this dedication is that participants are able to do online marketing through business social media with content that can attract buyers. This activity was attended by 15 MSMEs in Laweyan Village enthusiastically and effectively. Keywords— Competitiveness, Laweyan, Batik Village, Social Media Business, Digital Marketing Strategy
Peningkatan Daya Saing Pelaku UMKM Melalui Pelatihan Digitalisasi Akuntansi Effendi, Bahtiar
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p087

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan bentuk usaha yang menjadi penopang dalam kegiatan perekonomian suatu daerah dan menjadi barometer keberhasilan dan keberlanjutan tingkat perekonomian suatu daerah. Namun, tidak sedikit UMKM yang menutup kegiatan usaha mereka karena tidak dapat bertahan terhadap kondisi kesulitan keuangan yang dihadapi. Sebagian besar Pelaku UMKM menghadapi kondisi permasalahan yang sama yakni kurangnya pengetahuan yang memadai perihal akuntansi digital dalam mengelola kegiatan usahanya. Berdasarkan permasalahan yang dialami, alternatif solusi yang ditawarkan adalah melalui kegiatan pelatihan akuntansi digital bagi pelaku UMKM Desa Suradiata, Kabupaten Tangerang. Pelatihan yang dilakukan ini bertujuan untuk mempersiapkan para pelaku UMKM agar mampu bertahan menghadapi kondisi yang susah akibat kesulitan keuangan dalam kegiatan usahanya. Adapun metode pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yakni meliputi: tahap persiapan yang terdiri dari observasi, wawancara dengan kepala desa, penyampaian materi, dan penyuluhan materi; tahap pelaksanaan terdiri dari pelaksanaan kegiatan seminar diawali dengan pendekatan dan pendampingan kepada pelaku usaha; tahap evaluasi evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan. Dari hasil kegiatan pelatihan akuntansi digital yang telah dilakukan, para peserta kegiatan memiliki wawasan dan pandangan baru dan melek digitalisasi akuntansi dalam mengelola pembukuan kegiatan usaha dan memaksimalkan pendapatan yang diterima. Kata kunci— Digitalisasi Akuntansi, UMKM, Pelatihan, Peningkatan Kapasitas Abstract Micro, small and medium enterprises (MSMEs) are a form of business that supports the economic activities of a region and is a barometer of the success and sustainability of a region's economic level. However, a number of MSMEs have stopped their operations because they cannot survive the financial difficulties they are facing. Most MSMEs players face the same problem, namely a lack of sufficient knowledge of digital accounting when managing their business activities. Based on the issues encountered, the alternative solution offered is digital accounting training activities for MSMEs in Suradiata Village, Tangerang Regency. The aim of this training is to prepare MSMEs stakeholders to overcome difficult conditions due to financial difficulties in their operations. Community service methods include: Preparatory phase, consisting of observation, interviews with village leaders, delivery of materials and advice on materials; The implementation phase consists of conducting seminar activities, starting with addressing and supporting economic actors. Evaluation phase Assessment of the activities carried out. Based on the results of the digital accounting training conducted, the participants of the activity have gained new insights and views and are familiar with the digitalization of accounting to manage the accounting of business activities and maximize the revenue generated. Keywords— Digitization of Accounting, MSMEs, Training, Capacity Improvement
Digital Transformation for MSMEs: Enhancing Business Growth by Leveraging Financial Inclusion and Social-Media Suryadi, Nanang
Jurnal KARINOV Vol 7, No 2 (2024): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v7i2p131

Abstract

Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan UMKM dalam mengadopsi teknologi digital, khususnya dalam penggunaan QRIS dan strategi pemasaran melalui media sosial. Masalah utama yang dihadapi oleh UMKM Kopi Perempat adalah kurangnya pengetahuan mengenai teknologi digital dan strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan dan penjualan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi berkala. Sosialisasi diberikan untuk memperkenalkan pentingnya QRIS dan media sosial dalam operasional bisnis, sementara pendampingan dilakukan untuk membantu UMKM dalam implementasi teknologi tersebut. Evaluasi berkala dilakukan untuk mengukur efektivitas program dan memahami kebutuhan UMKM secara lebih mendalam. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa UMKM yang didampingi mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam menggunakan QRIS serta mengembangkan strategi pemasaran digital yang lebih efektif. Hal ini terbukti dari peningkatan keterlibatan pelanggan dan penjualan di Kopi Perempat setelah penerapan QRIS dan optimalisasi media sosial. Program ini berhasil memberikan dampak positif dan meningkatkan kesadaran UMKM akan pentingnya adaptasi teknologi dalam keberlanjutan usaha. Kata kunci— UMKM, QRIS, Pemasaran Digital, Media Sosial, Teknologi Digital Abstract This community service program was conducted to enhance the understanding and capabilities of MSMEs in adopting digital technology, particularly in the use of QRIS and social media marketing strategies. The main problem faced by Kopi Perempat, an MSME, was the lack of knowledge about digital technology and effective marketing strategies to increase customer engagement and sales. The methods used in this program included socialization, mentoring, and periodic evaluation. Socialization was provided to introduce the importance of QRIS and social media in business operations, while mentoring was conducted to assist MSMEs in implementing these technologies. Periodic evaluation was carried out to measure the effectiveness of the program and gain a deeper understanding of the needs of MSMEs. The results of the program showed that the MSMEs involved were able to improve their knowledge and skills in using QRIS and develop more effective digital marketing strategies. This was evidenced by the increased customer engagement and sales at Kopi Perempat following the implementation of QRIS and social media optimization. The program successfully created a positive impact and raised awareness among MSMEs about the importance of technology adaptation for business sustainability. Keywords— MSMEs, QRIS, Digital Marketing, Social-Media, Digital Technology

Page 1 of 2 | Total Record : 12