cover
Contact Name
Eka Jelita Lubis
Contact Email
ekajelita14@gmail.com
Phone
+6281215445700
Journal Mail Official
rifajuniartika@gmail.com
Editorial Address
kecamatan kotanopan kabupaten mandailing natal, Sumatera Utara Medan
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam
ISSN : 20858647     EISSN : 2686326x     DOI : https://doi.org/10.15548/alqalb
This journal accepts scientific articles or research reports in general areas of psychology such as education, clinical, industrial and organizational, and religious social psychology. However, the main focus of this journal is the development of Islamic psychology so that this topic will dominate the articles in Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam
Articles 154 Documents
Poliandri Drupadi dalam Perspektif Psikologi Islam Akbar Nur Aziz; Azam Syukur Rahmatullah; Titi Anjasari; Awang Dhany Armansyah; Munirul Amin; Sita Anna Janti
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v14i1.4813

Abstract

Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana pandangan Psikologi Islam mengenai wanita poliandri? Serta bagaimana hukum dan dampak yang ditimbulkan dari wanita poliandri bagi dirinya sendiri, bagi suami dan anaknya. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari buku dan artikel jurnal. Analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesis, menyusun pola dan menarik kesimpulan. Hasil tulisan ini menunjukkan bahwa praktik poliandri di Indonesia masih terjadi di berbagai daerah, menurut hukum Islam poliandri diharamkan sesuai dengan QS. An-Nisa: 24. Poliandri juga menimbulkan banyak masalah seperti psikologi, kesehatan, serta dampak negatif bagi dirinya sendiri, suami dan anak. Drupadi sebagai tokoh poliandri dalam kisah Mahabarata dapat dijadikan contoh pendidikan masyarakat melalui pertunjukkan wayang mengenai larangan serta dampak dari poliandri.
Phenomenology: Meaning and Benefits of Salat Tahajud in Early, Middle, and Late Adult Women Erico Pratama Nugraha
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v14i1.4511

Abstract

In adulthood and old age, every individual is forced to go through a very difficult life transition period, especially for women. There are two ways that can be done to avoid failure in facing demands, namely focusing on dealing with demands (focused problem solving) and focusing on dealing with the emotions behind the demands (focused emotion solving). The success of these two methods can be strengthened by a sense of gratitude that comes from positive experiences when worshiping, especially salat tahajud. Based on the previous explanation, this study aims to obtain a comprehensive picture of the experience of praying tahajud, especially in early, middle, and late adult women. The method used in this study is a qualitative phenomenological research method with a post-positivism paradigm. The number of participants in this experiment was three people. From the results of the thematic analysis, it was found that there were two main themes, namely, (1) worship activities with sub-themes (obligatory prayers, sunnah prayers, sunnah fasting worship, and reading qur'an) and (2) salat tahajud with sub-themes (intensity of tahajud, the reason for the midnight prayer, spiritual experience, the meaning of the midnight prayer, and the benefits of the midnight prayer). The conclusion from the results of this study, salat tahajud, which is used as a routine in worship, can give its own meaning depending on the problems that are being faced by the person who performs salat tahajud. In addition to providing meaning, salat tahajud also provides many benefits for people who carry it out. The perceived benefits can have an impact on psychological, physiological, and behavioral aspects
Measurement of the Cognitive Domain Using HOTs in Indonesian Class VIII SMP Iskandar Said Raiza Aulia; Pramesti Pradna Paramita
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 14, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v14i1.4572

Abstract

The cognitive domain in Bloom's Taxonomy serves as a framework for categorizing educational goals, curriculum and designing assessments. After a journey of fifty years, Bloom was revised by Kratwohl and Anderson to produce (1) remember, (2) understand, (3) apply, (4) analyze, (5) evaluate, and (6) create. This study aims to describe the implementation of measurement through the cognitive domain. This study uses a quantitative approach, because this research approach can describe cognitive learning outcomes into numbers so that it is easy to analyze the data statistically. The subjects in this study were seventh grade students of SMP Iskandar Said Surabaya. The variable in this study is the cognitive domain. The method or technique of data collection is using the question method or in the form of a test. While the instruments used in this research are in the form of tests to measure the ability of the beginning or end of learning, and observations during the learning process. To measure the cognitive domain using a measuring instrument in the form of a multiple choice test. Where from the results of 40 cognitive questions given to seventh grade students of SMP Iskandar Said Surabaya in Indonesian subjects, 7 questions were retained, 18 questions were revised, and 15 questions were discarded.
Bimbingan Orang Tua Dalam Menumbuhkan Kesadaran Berpuasa Pada Anak Di Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara Olianda Adistiana
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v14i2.6475

Abstract

Bimbingan orang tua merupakan hal yang sangat penting bagi perkembangan anak khususnya dalam membentuk kesadaran melaksanakan kegiatan keagamaan terutama ibadah puasa. Hal ini karena keluarga merupakan lembaga pendidikan yang pertama bagi anak. Anak yang berada dalam posisi tingkat Sekolah Dasar (7-12 tahun) memiliki pengalaman agama yang dikatakan bebas, bisa bergaul dengan teman dari berbagai macam latar belakang agama, belum bisa membedakan sesuatu yang baik maupun tidak baik, bahkan anak-anak mendapatkan pelajaran agama lebih sedikit dari pelajaran umum. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami tentang bimbingan orang tua dalam menumbuhkan kesadaran berpuasa pada anak di kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena yang terjadi di lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa bimbingan orang tua dalam menumbuhkan kesadaran berpuasa pada anak dilakukan dengan dua tahap, yaitu yang pertama memperkenalkan puasa kepada anak dan yang kedua membiasakan anak dalam berpuasa. Dalam memperkenalkan puasa kepada anak orang tua memberikan penjelasan tentang makna puasa, memberikan contoh teladan yang baik dan memberikan media berupa tontonan film anak-anak yang berhubungan dengan puasa. Dalam tahap membiasakan puasa pada anak, orang tua menerapkan puasa secara bertahap dengan puasa beberapa jam, atau puasa setengah hari sesuai kemampuan anak tersebut.
Pengaruh Cyberbulling Terhadap Harga Diri Pada Dewasa Awal Korban Cyberbulling di Twitter Rafli Pribadi
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v14i2.6829

Abstract

Cyberbullying adalah perilaku seseorang atau suatu kelompok secara berulang kali dalam jangka waktu tertentu yang sengaja mengintimidasi, menghina, dan mengancam orang lain yang dilakukan pelaku secara tidak langsung melalui penggunaan internet, komputer, ponsel, atau perangkat digital lainnya dalam kasus penelitian ini dilakukan melalui Twitter. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh cyberbullying terhadap harga diri pada dewasa awal korban cyberbullying di Twitter. Sampel penilitian ini terdiri dari 145 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Hasil uji hipotesis penelitian ini dengan menggunakan teknik regresi sederahana dan diperoleh nilai regresi dengan signifikansi sebesar 0,000 (p
Empty Nest Syndrome pada Dewasa Madya Ditinjau dari Kecerdasan Spiritual Goval Mahendra; Ruaidah Ruaidah; Mai Tiza Husna
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v14i2.7079

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada dewasa madya yang menunjukkan gejala empty nest syndrome. Gejala ini muncul ketika anak tidak tinggal lagi dengan orang tua atau pergi merantau. Hal ini dapat menimbulkan gejala-gejala seperti kesepian kehilangan dan kekosongan. Berdasarkan permasalahan tersebut perlu kemampuan atau cara dalam mengatasi dan mencegah perilaku tersebut diantaranya yaitu dengan meningkatkan kecerdasan spiritual pada dewasa madya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara tingkat kecerdasan spiritual dengan gejala empty nest syndrome. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 110 dewasa madya di Lubuk Sarik Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan dengan jumlah sampel 86 orang. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Data dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan dua skala yaitu skala psikologi dengan menggunakan model empat pilihan jawaban. Penelitian ini menggunakan dua skala sebagai alat ukur yaitu skala kecerdasan spiritual dan gejala empty nest syndrome. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara kecerdasan spiritual dengan gejala empty nest syndrome. Data ini mengacu pada nilai signifikansi sebesar 0.227>0.05 sehingga hipotesis penelitian ditolak.
Kesepian pada Lansia yang Mengikuti Organisasi di Nagari Limbanang Kecamatan Suliki Suhendri, Ilham Asyraf; Bakhtiar, Bakhtiar; Octavia, Indah Andika
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v14i2.6058

Abstract

Usia lansia merupakan perkembanga akhir dari manusia. Pada usia lanjut banyak terjadi penurunan kualitas pada diri individu baik fisik maupun psikis. Salah satu permasalahan psikis yang dialami oleh lansia yaitu perasaan kesepian. Penyebab dari kesepian yang terjadi pada lansia diantaranya adalah karena ditinggal anak ataupun karena ditinggal mati oleh pasangan dan juga berkurangnya hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika konsep kesepian yang terjadi pada lansia yang masih mengikuti organisasi di Nagari Limbanang Kecamatan Suliki. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah dua orang lansia terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Teknik pengumpulan data dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah teknik menurut Moustakas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kesepian terjadi disaat lansia merasa minder dan ditinggalkan disaat teman-temannya bepergian. Kesepian juga terjadi karena tidak adanya hubungan yang akrab walaupun lansia mengikuti organisasi. Motivasi lansia mengikuti organisasi adalah karena ada kepuasan tersendiri yang dirasakan disaat masih bisa berkumpul dengan teman-teman.
Analisis Perilaku Konsumtif dalam Perspektif Psikologi Islam Riskawati Saleh; Wantini Wantini; Ahmad Muhammad Diponegoro
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 14, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v14i2.5688

Abstract

Consumption patterns at this time began to change towards consumptive behavior; this was influenced by the pace of technological development at the time, both in terms of technology and the internet, which provide various conveniences for shopping, as well as the industrial and production sectors, which offer various types of goods in shopping centers. The purpose of this research is to analyze consumptive behavior from the perspective of Islamic psychology. This research uses descriptive qualitative methods in the form of library research. Data collection was carried out by identifying key terms in a literature search, tracing and finding various sources of literature, both books and journal articles, and selecting their suitability for inclusion in the writing review. Data analysis is done by analyzing the contents of documents. The results of this study indicate that consumptive behavior in Islam is born from an instinct or urge to have something, and if this urge is not controlled, it will lead to the emergence of consumptive behavior. In the study of Islamic psychology, there are two concepts that can be instilled in individuals so they can control the emergence of consumptive behavior, namely, patience, which includes the ability to self-control, and gratitude, which evokes attitudes and behaviors of gratitude for all conditions, so that this minimizes impulsive behavior in shopping and forms individual personalities that can think long before engaging in consumption activities, namely, thinking about fulfilling needs and wants.
Efektivitas Dzikir untuk Menurunkan Stress Akademik pada Mahasiswa Tingkat Akhir Suku Melayu di Pontianak baroroh, Ema zati; Azzahrah, Syarifah Fathiyyah
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v15i1.6986

Abstract

Idealnya masyarakat suku Melayu menjalankan nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup pendidikan, sosial, dan sebagainya. Pemuda Melayu yang mengenyam pendidikan hingga menjadi mahasiswa juga berperan penting dalam mewujudkan hal tersebut. Umumnya mahasiswa ketika telah mencapai tingkat akhir kerap kali merasakan stres yang disebabkan tuntutan penyelesaian tugas dan tanggung jawab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi dzikir ini sendiri, setelah dilakukan intervensi dzikir yang diberikan kepada mahasiswa melayu. Pemilihan subjek penelitian ini menggunakan purposive sampling kepada mahasiswa melayu di IAIN Pontianak. Adapun kriteria khusus dalam menentukan subjek yaitu mahasiswa yang berumur 20 sampai dengan 23 tahun, berjenis kelamin perempuan, mahasiswa yang sedang menempuh perkulihan S1, sedang mengerjakan skripsi dan mengalami stress akademik. Subjek pada penelitian ini berjumlah 3 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan skala Stress Akademik Mahasiswa Akhir dengan nilai α 0.687. Analisa data mengunakan metode paired sample of t test. Berdasarkan hasil uji hipotesis Berdasarkan hasil pengujian hipotesis didapatkan tingkat signifikansi sebesar 0,025 (p
Child-Marriage: Knowledge, Parent-Child Communication In Kubu Raya, Kalimantan Barat Charisma, Putri Anisa; Hayati, Risna; Filya, Rizki
Al-Qalb : Jurnal Psikologi Islam Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/alqalb.v15i1.7310

Abstract

Knowledge is needed to filter social media’s information so social media users are not plunged into risky action. Therefore, reasoning skills are needed to prevent this action. One of the risky actions is promiscuity, which can lead to child-marriage. Child marriage is a serious issue, especially in West Kalimantan, as the province with the fourth highest rate of child-marriage in Indonesia. The role of parent-child communication is essential in the psychological development of adolescents in order to provide proper attention for them. Parent-child communication needs to have an understanding to find out the effect and factors of child-marriage. This study explores the contribution of knowledge and parent-child communication related to child-marriage. Using a qualitative approach, this study was analyzed with qualitative descriptive design. The respondents were 10 parents with children who decided to have a child-marriage. The study indicates that parent-child communication is limited to small talk, not related to the substance of preventing child-marriage. Some parents rarely even communicate with their children. The lack of communication is due to lack of access to education from both parents and teenagers. Respondents are unaware of the impacts or risks they would experience from the decision to marry their children. This happened because most of respondents' education was only limited to elementary school and some even dropped out of school.