cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mandiri
ISSN : 25984241     EISSN : 2598425X     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Abdimas Mandiri merupakan jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat atau kajian dalam penuntasan masalah sosial di Masyarakat,mencakup bidang Informatika, Ekonomi, Teknik, Humaniora, Bahasa, Seni dan Desain grafis. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun, yaitu bulan November dan Mei.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2026)" : 18 Documents clear
PKM Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk meningkatkan pengetahuan menolong korban henti jantung di Pondok Pesantren Modern IGM AL-Ihsaniyah Palembang.  Mastan, Soraya Sagita Desmaradd; Rizki, Aulia Annisa; Kurniawati, Nyiayu Fauziah; Oktari, Desyani; Ramkita, Nora
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6817

Abstract

Henti jantung merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat apabila tidak segera ditangani. Tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terbukti mampu meningkatkan peluang keselamatan korban henti jantung, namun pengetahuan dan keterampilan masyarakat awam, termasuk santri di lingkungan pondok pesantren, masih terbatas. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan sebagai bagian dari peringatan International Pathology Day dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri, ustad, dan ustadzah mengenai Bantuan Hidup Dasar sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dalam menolong korban henti jantung di Pondok Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah Palembang. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi kesehatan melalui ceramah interaktif, demonstrasi audiovisual, serta praktik langsung Bantuan Hidup Dasar menggunakan manekin. Evaluasi keberhasilan kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilakukannya edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan kategori pengetahuan baik dari 14,7% sebelum edukasi menjadi 66,2% setelah edukasi, serta penurunan kategori pengetahuan kurang dari 58,8% menjadi 4,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi Bantuan Hidup Dasar yang disertai demonstrasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan peserta. Kegiatan ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan masyarakat pondok pesantren dalam memberikan pertolongan awal pada kejadian henti jantung sebelum bantuan medis lanjutan tiba.
Pemeriksaan Gula Darah untuk Meningkatkan Kesadaran Pencegahan Diabetes mellitus di Desa Sungsang IV Iqbal, Muhammad; Widayanti, Gusti Ayu; Sari, Diah Komala; Arifah, Nur; Aprillia, Ina
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6827

Abstract

Diabetes mellitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya tinggi di masyarakat, namun sering luput dikenali pada tahap dini. Kondisi ini berpotensi menyebabkan komplikasi serius jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak awal. Masyarakat pesisir, termasuk Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, memiliki keterbatasan akses terhadap pemeriksaan kesehatan rutin sehingga upaya deteksi dini menjadi sangat penting. Program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan diabetes melalui pemeriksaan gula darah dan penyuluhan kesehatan. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), pengisian kuesioner terkait identitas dan riwayat kesehatan, serta edukasi langsung berdasarkan hasil pemeriksaan. Sebanyak 32 peserta berusia 22–70 tahun mengikuti kegiatan ini. Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta memiliki kadar gula darah normal, namun terdapat beberapa dengan kadar tinggi dan rendah yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Edukasi yang diberikan membantu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kondisi kesehatannya serta pentingnya pola makan dan gaya hidup sehat. Kegiatan ini turut meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan gula darah rutin sebagai langkah pencegahan diabetes dan mendukung SDG 3.
Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Desa Sungsang IV melalui Skrining Tekanan Darah untuk Pencegahan Hipertensi dan Hipotensi Ayu, Gusti; Arifah, Nur; Aprillia, Ina; Sari, Diah Komala; Iqbal, Muhammad
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6844

Abstract

Kelainan tekanan darah, baik hipertensi maupun hipotensi, merupakan masalah kesehatan yang sering tidak disadari dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak terdeteksi sejak dini. Masyarakat pesisir memiliki risiko lebih tinggi terhadap gangguan tekanan darah akibat pola konsumsi dan gaya hidup tertentu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sungsang IV, Kecamatan Banyuasin II, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui skrining tekanan darah dan edukasi kesehatan. Kegiatan dilakukan pada hari Minggu pagi dan diikuti oleh 32 orang masyarakat dengan rentang usia 22–70 tahun. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter serta pemberian edukasi secara langsung berdasarkan hasil pemeriksaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 21,9% peserta terindikasi mengalami hipertensi dan 3,1% hipotensi, sementara 75% lainnya berada pada kategori tekanan darah normal. Peserta dengan hipertensi umumnya berada pada usia lanjut dan memiliki riwayat penyakit penyerta, sedangkan hipotensi ditemukan pada usia muda dengan faktor risiko tertentu. Antusiasme dan partisipasi aktif masyarakat selama kegiatan menunjukkan respons yang positif terhadap program ini. Kegiatan skrining dan edukasi tekanan darah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan penerapan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kelainan tekanan darah. 
Dari Pengabdian Menuju Pendataan dan Evaluasi yang Berkelanjutan: Penerapan PAR pada Cakupan UMKM Purwadi, Purwadi; Y., Syaharuddin; Pratiwi, Resi; Sampeliling, Alexander; Darma, Dio Caisar; Nurhikmat, Muhammad; Widaryo, Chandika Mahendra; Purwaningsih, Fita
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6870

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini ditujukan untuk mendata karakteristik UMKM dan menjadikannya sebagai evaluasi bagi kebijakan pemerintah. Metode PkM diterapkan dengan PAR dengan mengidentifikasi aspek-aspek yang menentukan keberhasilan kinerja UMKM di lima kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu. Beberapa hasil penting mengacu survei ditemukan. UMKM di Kabupaten Mahakam Ulu memiliki profil demografis yang seimbang, dengan 56% pemilik laki-laki dan 44% pemilik perempuan, mayoritas berusia antara 26–30 dan 36–40 tahun. Sebagian besar usaha diklasifikasikan sebagai mikro (40%) atau kecil (32%) dan beroperasi terutama di bidang agribisnis (48%) dan perdagangan (36%). Pendidikan formal memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM, karena pemilik memiliki pendidikan yang baik, dengan hampir setengah di antaranya pernah mengikuti pelatihan bisnis. Sebanyak 52% UMKM didirikan antara tahun 2019 dan 2023, dengan 36% di antaranya telah beroperasi selama 1–3 tahun. Modal usaha sebagian besar berasal dari dana pribadi (40%) dan pinjaman dari lembaga keuangan (52%). Kebanyakan UMKM mempekerjakan 1–4 orang dan membayar gaji bulanan berkisar antara Rp 3,6 hingga 4,5 juta. Kinerja diukur dengan Net Profit Margin (NPM), dengan sepertiga UMKM mencapai margin antara 5% dan 15%. Mengenai segmen pasar, 44% menargetkan pasar lokal, 32% pasar internasional, dan 24% pasar nasional. Namun, hanya satu UMKM yang memiliki akses ke kredit bank. Adopsi teknologi relatif tinggi (76%), dengan lebih dari setengah UMKM menggunakan sistem pembayaran digital dan media sosial untuk pemasaran, yang meningkatkan kinerja sebesar 30–50%. Terakhir, Focus Group Discussion (FGD) dalam PkM ini diarahkan sebagai pilot project pemberdayaan UMKM yang menitikberatkan pada sinergi multipihak.
Sosialisasi Pemanfaatan Digital Marketing Untuk Pemasaran Dan Promosi Kain Jumputan Khas Kota Palembang Praditya, NI Wayan Priscila Yuni; Dhamayanti; Ariati, Nining
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6903

Abstract

Kain jumputan merupakan kain tradisional khas Kota Palembang yang dibuat menggunakan teknik mengikat dan mewarnai (tie-dye). Desa Burai merupakan salah satu sentra produksi kain jumputan dengan kualitas baik dan motif yang beragam. Namun, pemasaran produk kain jumputan yang dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata Burai Indah masih terbatas, karena sebagian besar penjualan dilakukan melalui pengepul sehingga jangkauan pasar menjadi sempit dan nilai jual produk relatif rendah. Oleh karena itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Universitas Indo Global Mandiri melaksanakan kegiatan sosialisasi pemanfaatan digital marketing sebagai upaya meningkatkan kemampuan pemasaran dan promosi produk kain jumputan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Sadar Wisata Burai Indah dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi pembentukan tim, identifikasi stakeholder, analisis kebutuhan, perumusan solusi, persiapan, implementasi kegiatan, pendampingan, serta evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 20 peserta dengan instrumen kuesioner yang terdiri dari 13 pertanyaan terkait pemahaman digital marketing. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebelum kegiatan berlangsung sebagian besar peserta belum memahami konsep digital marketing dan belum pernah memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Setelah kegiatan sosialisasi dan pendampingan dilaksanakan, seluruh peserta telah memahami konsep digital marketing serta mampu membuat akun e-commerce dan media sosial sebagai media promosi. Berdasarkan perbandingan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman peserta sebesar 100% dari kondisi awal yang belum memahami menjadi memahami. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi digital marketing ini efektif dalam meningkatkan kemampuan peserta dalam memasarkan kain jumputan serta memperluas jangkauan pasar secara lebih luas.
Uji Beban (Load Test) Pelat Lantai dan Balok Pada Gedung GKI Gading Serpong Jakarta Kristianto, Anang; Pranata, Yosafat; Wiyono, Daud Rahmat; Suhanda, Felix; Shidney Rapar, Keysie Chelsie
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6960

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini merupakan hasil pemanfaatan teknologi uji beban dengan mitra PkM pengurus Gereja Kristen Indonesia (GKI) Gading Serpong. Metode kegiatan PkM yaitu pengujian eksperimental non-destruktif untuk mendapatkan data mutu material pada bangunan eksisting. Dalam proses pembangunan Gedung Gereja GKI Gading Serpong ditemukan ketidaksesuaian antara mutu beton hasil pengecoran di lapangan dengan mutu beton yang direncanakan. Untuk memastikan keamanan dan kemampuan struktur sesuai standar perencanaan, dilakukan pengujian beban (load test) sebagai bagian dari evaluasi teknis berbasis kondisi aktual lapangan. Pengujian dilakukan dengan metode pembebanan statistik monotonik selama periode pengamatan tertentu untuk merepresentasikan beban layanan. Hasil pengolahan data lendutan kemudian dibandingkan dengan batas layan yang dipersyaratkan dalam standar perencanaan struktur. Selanjutnya hasil pengujian menunjukkan bahwa lendutan maksimum yang terjadi pada balok kantilever maupun pelat masih berada dalam batas layan yang diizinkan. Setelah beban dikurangi, terjadi pemulihan deformasi yang signifikan sehingga elemen struktur kembali mendekati kondisi awal. Hasil kegiatan PkM memberikan informasi dan rekomendasi kepada mitra bahwa elemen struktur yang diuji dinyatakan aman dan layak untuk dilanjutkan sesuai tahapan konstruksi.
PEMETAAN BATAS WILAYAH DALAM RANGKA TERTIB ADMINISTRASI DESA DI DUSUN TALANG BAYUR DESA SUKANEGARA, KECAMATAN TANJUNG BINTANG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TIka Christy Novianti; Fauzan Murdapa; Sumanjaya, Erlan; Rahayu, Safri Yanti
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.7046

Abstract

Penegasan batas wilayah merupakan aspek fundamental dalam mewujudkan tertib administrasi dan tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel. Dusun Talang Bayur, yang merupakan bagian dari Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, hingga saat ini belum memiliki peta batas wilayah yang sah dan terukur secara teknis. Kondisi ini berpotensi menimbulkan konflik batas, ketidaktepatan sasaran pembangunan, serta hambatan dalam pengelolaan aset dan pelayanan publik berbasis wilayah. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemetaan batas wilayah Dusun Talang Bayur dengan pendekatan teknis dan partisipatif, menggunakan kombinasi metode survei Global Navigation Satellite System (GNSS), kartometrik, dan survei toponim. Survei GNSS digunakan untuk memperoleh koordinat titik-titik batas secara presisi. Metode kartometrik dilakukan sebagai langkah pengolahan data spasial dari peta dasar sesuai aturan Permendagri No. 45 Tahun 2016., sedangkan survei toponim dilaksanakan guna mengidentifikasi dan memverifikasi nama-nama geografis lokal berdasarkan pengetahuan masyarakat. Hasil kegiatan ini berupa peta batas dusun yang akurat dan terdokumentasi, lengkap dengan daftar koordinat dan unsur toponim, yang dapat dijadikan dasar legal dan administratif oleh pemerintah desa. Dengan demikian, pemetaan ini menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi desa, mencegah konflik batas, serta memperkuat integrasi data geospasial dalam sistem informasi desa.
Permainan Edukasi Sigimbang Begesah: Literasi Pengenalan Aktivitas Fisik pada Anak Usia Dini di PAUD KB Al Hidayah Gasing Kabupaten Banyuasin Pratiwi, Rini; Kusumasari, Peni; Widyastuti
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i1.6329

Abstract

Aktivitas fisik merupakan komponen penting dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini, namun perubahan pola bermain akibat peningkatan penggunaan gawai menyebabkan menurunnya aktivitas gerak anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi aktivitas fisik dan keterampilan motorik anak usia 3–6 tahun melalui Permainan Edukasi Sigimbang Begesah di PAUD KB Al Hidayah Gasing, Kabupaten Banyuasin. Metode pelaksanaan meliputi literasi cerita edukatif melalui buku serial Sigimbang Begesah berjudul “Aktivitas Fisik”, permainan ular tangga edukatif, demonstrasi gerak sederhana, serta keterlibatan guru dalam integrasi aktivitas fisik ke dalam pembelajaran harian. Sebanyak 73 anak dan 6 guru berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan motorik: 90% anak mampu mengikuti gerakan dengan benar, 93% menunjukkan peningkatan koordinasi tubuh, dan 96% mampu melakukan gerakan melompat dan berlari kecil secara stabil. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman guru mengenai pentingnya aktivitas fisik serta strategi penerapannya di lingkungan PAUD. Program pengabdian ini membuktikan bahwa pendekatan literasi dan permainan edukatif efektif membangun kebiasaan hidup aktif serta mendukung perkembangan motorik, kognitif, dan sosial-emosional anak. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan sederhana berbasis literasi dan permainan edukatif memiliki potensi besar sebagai intervensi efektif, berkelanjutan, dan mudah diadaptasi untuk membentuk perilaku hidup aktif sejak usia dini. 

Page 2 of 2 | Total Record : 18