cover
Contact Name
Selvi Qomariah
Contact Email
selviadp09@gmail.com
Phone
+6282231230066
Journal Mail Official
lppmnhm@yahoo.com
Editorial Address
Jl. RE. Martadinata No. 45 Bangkalan Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan
ISSN : 19793340     EISSN : 26857987     DOI : https://doi.org/10.36089/job
Core Subject : Health, Science,
JURNAL ILMIAH OBSGIN is a national midwifery journal which publishes scientific works for midwives, academic people and practitioners. Welcomes and invites original research article in midwifery, including : Birth | Pregnancy | Newborn | Adolescence | Family Planning | Climacterium | Midwifery Community | Education in midwifery | complementary therapy in midwifery
Articles 942 Documents
Efektivitas Pemberian Sari Kacang Kedelai (glycine max) dan Sari Kacang Hijau (vigna radiata) Terhadap Kelancaran Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Danaz Nst, Atika Fadhilah; Nuraidah, Nuraidah; Maria, Ulfa
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2658

Abstract

Cakupan pemberian ASI Eksklusif di Provinsi Jambi pada tahun 2020 sebesar 65,22%, pada tahun 2021 sebesar 71,37%, pada tahun 2022 sebesar 27,14%. Angka tersebut belum mencapai target program tahun 2022 yaitu 50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian sari kacang kedelai dan sari kacang hijau terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui di Desa Koto Majidin Kabupaten Kerinci. Desain penelitian Quasi ekperiment. Populasi penelitian ini semua ibu menyusui bayi usia 1-3 bulan di Desa Koto Majidin, teknik pengambilan sampel total sampling sampel 30 responden, 15 untuk kelompok konsumsi sari kacang kedelai dan 15 responden kelompok konsumsi sari kacang hijau selama 7 hari sebanyak 250 ml perhari saat pagi hari. Data di analisis menggunakan uji Wilcoxon dan uji mann-whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Rata-rata produksi ASI sebesar 54,47 sebelum diberikan sari kacang kedelai, (2) Rata-rata produksi ASI sebesar 90,20 sesudah diberikan sari kacang kedelai, (3) Rata-rata produksi ASI sebesar 52,27 sebelum diberikan sari kacang hijau, (4) Rata-rata produksi ASI sebesar 70,87 sesudah diberikan sari kacang hijau, (5) Ada pengaruh pemberian sari kacang kedelai terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui dengan diperoleh (p=0,000), (6) Ada pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui dengan diperoleh (p=0,001), (7) Ada perbedaan rerata pemberian sari kacang kedelai dan sari kacang hijau terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui di Desa Koto Majidin Kabupaten Kerinci (p=0,015). Kesimpulan penelitianbahwa pemberian sari kacang kedelai dan sari kacang hijau dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.
Efektivitas Kombinasi Sari Kurma dengan Jeruk Lemon dan Jeruk Nipis Terhadap Kadar Hemoglobin Mahasiswa Kebidanan Poltekkes Kemenkes Jambi Herawati, Netti; Nurmisih, Nurmisih; Hairunnisya, Hairunnisya
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2674

Abstract

Anemia remains a public health concern, especially among adolescents and women of reproductive age. Midwifery students are a high-risk group due to intense academic demands and irregular eating habits. Natural-based interventions such as date extract and citrus fruits may help improve hemoglobin levels. The aimeds to determine the effectiveness of date extract combined with lemon and lime in increasing hemoglobin levels among midwifery students at Poltekkes Kemenkes Jambi.This study used a quasi-experimental design with a two-group pretest-posttest approach. A total of 40 students were divided into two groups: date-lemon and date-lime combinations. The intervention lasted for 7 days, and hemoglobin levels were measured before and after using a digital Hb set (Easy Touch). Data analysis used Wilcoxon and Mann-Whitney tests with a significance level of 5%. Both groups showed significant increases in hemoglobin levels after the intervention. The increase in the date-lemon group (from 11.505 to 12.890 g/dL) was higher than in the date-lime group (from 11.425 to 12.145 g/dL). Statistical analysis revealed p-values < 0.05 for both groups, indicating a significant effect, with the lemon combination being more effective. Both date-lemon and date-lime combinations effectively increased hemoglobin levels, but the combination with lemon showed greater effectiveness. This natural intervention may serve as an alternative approach to managing mild anemia among young adults
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN LAMANYA PELEPASAN TALI PUSAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAMENANG KABUPATEN MERANGIN Rosmaria, Rosmaria; Imelda, Imelda; Kusmaryati, Pauline; Rama, Rama
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2675

Abstract

Umbilical cord care is a crucial aspect of newborn health, as improper treatment can delay cord separation and increase the risk of infection. This study aimed to determine the factors associated with the duration of umbilical cord separation among newborns in the working area of Pamenang Public Health Center, Merangin Regency. This was a quantitative analytic study using a cross-sectional design, involving 50 mothers with newborns aged 15–30 days selected through total sampling. The variables examined included umbilical cord care practices, cord moisture, and environmental sanitation conditions. Data were collected using structured questionnaires and direct observations, then analyzed using the Chi-Square test with a significance level of 5%. The results showed significant relationships between the duration of cord separation and the three factors studied: cord care practices (p=0.000), cord moisture (p=0.000), and environmental sanitation (p=0.000). It can be concluded that proper cord care, keeping the cord dry, and maintaining a clean environment contribute to faster umbilical cord separation in newborns.
Terapi Musik Pada Pasien Pre Operasi dengan Masalah Ansietas Onibala, Franly; Parapaga, Noviyanti; Mandiaga, Sesilia
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2691

Abstract

Periode pre operasi sering terjadi perubahan emosional seperti ansietas atau kecemasan. Ansietas terjadi karena beberapa hal contohnya rasa sakit yang akan dialami, bagaimana keadaan dan situasi di dalam ruangan operasi, bagaimana proses berjalannya operasi dan hasil dari tindakan operasi apakah akan berhasil atau sebaliknya. Peran perawat pada pre operasi dapat membantu mempersiapkan pasien untuk menghadapi tindakan pembedahan juga dapat mengurangi ansietas pasien. Menurunkan tingkat ansietas pada pasien pre operasi merupakan tugas dari perawat, salah satunya memberikan terapi musik. Penelitian ini bertujuan menganalisis seberapa jauh manfaat implementasi terapi musik sebagai upaya non farmakologi mengurangi ansietas pasien pre operasi. Desain studi kasus digunakan pada penelitian ini. Subjek penelitian dipilih dengan metode purposive sampling, yang berjumlah 2 subjek sesuai kriteria. Intervensi terapi musik dilakukan sehari sebelum tindakan operasi di RSU GMIM Pancaran Kasih Manado. Setelah dilakukan intervensi terapi musik selama 1 hari terbukti dapat menurunkan ansietas pada pasien pre operasi. Hasil studi kasus ini disarankan dapat menjadi pedoman dalam pemberian asuhan keperawatan pasien pre operasi lebih khusus yang mengalami ansietas.
Hubungan antara Aktivitas Enzim Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase SGOT) dan Serum Glutamic Pyruvate Transaminase (SGPT) dengan Kadar Bilirubin Total Pada Pasien TB Resisten Obat Sitompuol, Akhirul Jumaisal; Rotua Simanjuntak, Norma; Andriany, Selviana
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 3 (2024): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2692

Abstract

Dalam upaya mengatasi efek samping tersebut, diperlukan kontrol yang rutin terhadap pasien TB RO terkait fungsi hatinya melalui pemeriksaan enzim hati SGOT, SGPT dan Bilirubin total. SGOT, SGPT dan Bilirubin total merupakan salah satu produksi dari hati. Ketika sel-sel hati mengalami kerusakan atau inflamasi,maka akan terjadi kelainan pada enzim hati dan bilirubin total. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas enzim SGOT dan SGPT dengan kadar Bilirubin total pada pasien TB Resisten Obat di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Kota Palembang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan uji Kolerasi Spearman. Dari 59 responden diperoleh hasil nilai rata-rata SGOT 31,81 U/L, nilai rata-rata SGPT 22,34 U/L dan nilai rata-rata Bilirubin total 0,61 mg/dl. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan berkorelasi sedang antara aktivitas enzim SGOT dengan kadar Bilirubin total dengan nilai p = 0,014 dan nilai koefisien korelasi (r) = 0,317, dan juga adanya hubungan yang signifikan berkorelasi sedang antara aktivitas enzim SGPT dengan kadar Bilirubin total dengan nilai p = 0,04 dan nilai koefisien korelasi (r) = 0,263. Adanya hubungan antara aktivitas enzim SGOT dan SGPT dengan kadar Bilirubin total pada pasien TB Resisten Obat di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Kota Palembang.
Pengalaman Ibu Hamil dalam Mengelola Stres Berdampak pada Risiko Penyakit Jantung di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pasarwajo Halijah, Halijah; Hasan, Sitti Hasriati
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2703

Abstract

Faktor-faktor risiko penyakit jantung merupakan kondisi yang telah dikenal berkontribusi terhadap peningkatan risiko penyakit jantung. Namun, aspek psikologis seperti stres pada ibu hamil yang juga berperan penting dalam memperburuk kondisi fisik. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengalaman ibu hamil dalam mengelola stres berdampak pada risiko penyakit jantung di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pasarwajo. Adapun penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan desain studi fenomenologis deskriptif. Sumber penelitian yang digunakan adalah data primer melalui wawancara. Penelitian ini dilaksanankan dari bulan Mei 2025 sampai dengan bulan Juni 2025 di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pasarwajo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Desa Kancinaa dan Kabawakole yang tercatat di UPTD Puskesmas wilayah kecamatan Pasarwajo dari bulan Januari sampai bulan Mei 2025 serta jumlah sampel penelitian sebanyak 4 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan stres pada ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pasarwajo yaitu terdiri dari kurangnya dukungan suami dan keluarga, faktor ekonomi, trauma akibat kehamilan sebelumnya, beban pekerjaan, serta kekhawatiran dalam menghadapi persalinan. Dampak stres terhadap kondisi fisik ibu hamil yang memengaruhi penyakit jantung, yaitu antara lain tekanan darah naik gula darah naik, sulit tidur malam, serta jantung berdebar. Strategi yang digunakan ibu hamil dalam mengelola stres, yaitu antara lain dengan melakukan teknik relaksasi, melakukan aktivitas spiritual, melakukan aktivitas fisik ringan, serta melalui media digital. Ibu hamil memiliki pengalaman yang beragam dalam mengelola stres berdampak pada risiko penyakit jantung.
IDENTIFIKASI MUTASI GEN VOLTAGE-GATED SODIUM CHANNEL SEBAGAI PENANDA RESISTENSI INSEKTISIDA SIPERMETRIN PADA Aedes aegypti DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO-LEPO, KOTA KENDARI Arimaswati, Arimaswati; Lasaima, Hasyiatul Rahmi; Mubarak, Mubarak
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2707

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes spp. dan telah menyebabkan kejadian luar biasa di berbagai wilayah. Pemerintah Kota Kendari telah menggunakan sipermetrin sebagai bahan utama fogging selama enam tahun terakhir. Penggunaan insektisida yang berkepanjangan berpotensi menyebabkan resistensi melalui mutasi gen VGSC (Voltage-Gated Sodium Channel). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi mutasi gen VGSC pada Aedes aegypti sebagai penanda resistensi terhadap insektisida sipermetrin di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo, Kota Kendari. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan laboratorium. Penelitian dilakukan di Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo menggunakan sampel nyamuk Aedes aegypti dari wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo. Sampel dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Teknik PCR dan elektroforesis digunakan untuk mendeteksi mutasi pada domain IIS6 gen VGSC. Tidak ditemukan pita pada hasil elektroforesis, menunjukkan tidak adanya mutasi pada domain IIS6 gen VGSC pada nyamuk Aedes aegypti, sehingga nyamuk masih rentan terhadap insektisida sipermetrin. Hal ini diperkuat oleh hasil Uji Bioassay WHO yang menunjukkan angka kematian nyamuk 100% di setiap kelurahan. Tidak ditemukan mutasi gen VGSC domain IIS6 pada nyamuk Aedes aegypti sebagai penanda resistensi terhadap insektisida sipermetrin menggunakan teknik PCR dan elektroforesis di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo, Kota Kendari.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MEKAR MUKTI Noviyanti, Lusi; Habibah, Ummu; Hermawan, Dinda Ramadanti
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2709

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan proses menyusui bayi hanya dengan ASI tanpa tambahan makanan maupun minuman lainnya. Kandungan gizi dalam ASI sangat lengkap, mencakup karbohidrat, protein, vitamin, serta air yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Praktik pemberian ASI eksklusif dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri ibu (internal) maupun dari lingkungan sekitarnya (eksternal), salah satunya adalah dukungan keluarga. Di Kabupaten Bekasi, cakupan ASI eksklusif pada tahun 2021 tercatat sebesar 72,59%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara dukungan keluarga dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan jenis penelitian Cross Sectional Analytical Observational. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan Accidental Sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 orang yang berada di wilayah kerja puskesmas dan analisis menggunakan Uji Chi-Square. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 26 orang (52,0%) mendapatkan dukungan keluarga baik dan sebanyak 28 orang (56,0%) masuk dalam kategori pemberian ASI Eksklusif. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p yang signifikan (0,025, OR 4,524, 95% CI 1,366-14,981), artinya responden yang memperoleh dukungan keluarga baik lebih besar kemungkinannya untuk memberikan ASI eksklusif dibandingkan dengan responden yang memperoleh dukungan keluarga kurang baik. Penelitian selanjutnya diharapkan mampu memperluas kajian ini dengan mengidentifikasi secara spesifik bentuk-bentuk dukungan keluarga yang berperan dalam pemberian ASI eksklusif., dan Puskesmas Mekar Mukti diharapkan dapat memberikan edukasi tentang pentingnya dukungan keluarga bagi keberhasilan pemberian ASI eksklusif
Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Desa Bringen Sukolilo Handayani, Nor Indah; Wulandari, Novita; Wiji Astutik, Vivin
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2708

Abstract

Diare adalah suatu keadaan dimana buang air besar (BAB) yang tidak normal atau tidak seperti biasanya, ditandai dengan BAB lebih dari 3 kali sehari (Depkes RI, 2011). Tingginya angka kejadian diare disebabkan oleh banyak faktor diantaranya makanan dan minuman yang terkontaminasi akibat kebersihan yang buruk, infeksi virus dan bakteri (Subagyo & Santoso, 2011). Disamping itu juga dipengaruhi oleh faktor dari anak balita yang rentan terhadap penyakit karena belum memiliki sistem kekebalan tubuh (Yogasmara & Lestari, 2010). Salah satu peran tenaga kesehatan adalah memberikan edukasi atau pendidikan kepada masyarakat berupa pendidikan kesehatan. Tujuan dari pendidikan kesehatan adalah untuk mengubah pengetahuan & kebiasaan masyarakat dengan berperan aktif untuk meningkatkan kesehatan yang optimal (Nursalam & Effendi, 2008). Berdasarkan hasil observasi dari survey pendahuluan yang dilakukan peneliti di pustu Desa Bringin Sukolilo , didapatkan bahwa daerah ini pemukimannya padat penduduk, Sebagian besar sebagai buruh tani, pemukiman warga dekat dengan sungai, dan banyak anak-anak yang bermain di sungai, sehingga hal ini yang membuat masyarakat sangat rentan terhadap penyakit. Dari kasus di atas, tenaga kesehatan mempunyai peranan sangat penting dalam pencegahan terhadap meningkatnya penyakit diare. Informasi yang didapatkan oleh masyarakat, terutama ibu yang mempunyai anak balita sangat berpengaruh kepada tingkat pengetahuan dalam merawat anaknya, oleh sebab itu peneliti tertarik untuk meneliti tentang factor resiko yang mempengaruhi terjadinya diare pada anak usia sekolah di Desa Bringin Sukolilo.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Puskesmas Karang Mukti Tahun 2024 sunarmi, sunarmi; Aisyah, Siti; Sari, Intant
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 17 No 1 (2025): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v17i1.2711

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) is a condition in which pregnant women suffer from prolonged (chronic) food deficiency, leading to various health disturbances during pregnancy. This study aims to determine the relationship between knowledge, parity, and attitude with the incidence of Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women at Karang Mukti Health Center, Musi Banyuasin in 2024. The research method used was an analytic survey with a case-control approach. The population of this study comprised 150 respondents, and the sample size was 54 pregnant women who visited Karang Mukti Health Center during the study period. The data type used in this research was primary data. The statistical test employed was the chi-square test. The results of the statistical analysis showed a significant relationship between knowledge and the incidence of Chronic Energy Deficiency, with a bivariate analysis yielding a chi-square test result of P value (0.02) ≤ α (0.05). Similarly, a significant relationship was found between parity and the incidence of Chronic Energy Deficiency, with a P value (0.01) ≤ α (0.05), and between attitude and the incidence of Chronic Energy Deficiency, with a P value (0.02) ≤ α (0.05). The findings of this study are expected to contribute to references, insights, and knowledge related to chronic energy deficiency during pregnancy.