cover
Contact Name
Agus Herianto
Contact Email
agusherianto.ummat@gmail.com
Phone
+6287864593560
Journal Mail Official
geography.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23392835     EISSN : 26145529     DOI : https://doi.org/10.31764/geography
Core Subject : Science, Education,
Geography : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan was founded upon the conviction that the development of learning and teaching was vitally important to higher education. It is committed to promote, enhance and share geography learning and teaching in all institutions of higher education throughout the world, and provides a forum for geographers and others, regardless of their specialisms, to discuss common educational interests, to present the results of educational research, and to advocate new ideas.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2022): APRIL" : 11 Documents clear
ANALISIS KONDISI KUALITAS AIR BERSIH DI KOTA PONTIANAK Alfin, Muhammad; Akbar, Aji Ali; Jati, Dian Rahayu; Ibrahim, Ibrahim
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.6638

Abstract

Abstrak: Pontianak merupakan kawasan perkotaan yang dihadapkan pada isu kerawanan air. Tingginya pertumbuhan penduduk dan urbanisasi menuntut besarnya penyediaan air bersih. Penyediaan air yang besar tidak dapat terpenuhi mengingat cakupan pelayanan air perpipaan di Kota Pontianak masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air tanah dan air permukaan di Kota Pontianak secara spasial agar didapatkan data kualitas air guna membantu pemerintah dalam menentukan daerah yang memiliki kualitas air tanah dan air permukaan yang rendah sehingga perlu dilakukan suplai air bersih.  Dengan sampel air tanah dan air permukaan dengan parameter yang digunakan kekeruhan, warna, pH, Fe(besi), dan zat organik dan digambarkan secara spasial agar pemerintah dapat mengoptimalkan suplai air bersih ke daerah yang memiliki tingkat kualitas yang rendah. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan pengambilan sampel sebanyak 36 sampel pada enam kecamatan di Kota Pontianak. Hasil penelitian kondisi kualitas air terdapat sampel yang bersumber dari air tanah dan air permukaan yang melebihi baku mutu yaitu 69,4% berada di atas baku mutu untuk parameter kekeruhan, 0% untuk warna, 25% untuk pH, 72,2% untuk Fe, dan sebesar 91,6% untuk Zat Organik. Diharapkan dari penelitian ini pemerintah dapat meningkatkan jangkauan pelayanan air bersih ke kawasan pemukiman yang jauh dari sumber air bersih.Abstract:  Pontianak is an urban area that is faced with the issue of water insecurity. The high population growth and urbanization demand a large supply of clean water. The large supply of water cannot be fulfilled considering that the coverage of piped water services in Pontianak City is still not optimal. This study aims to determine the quality of groundwater and surface water in Pontianak City spatially in order to obtain water quality data to assist the government in determining areas that have low groundwater and surface water quality, so it is necessary to supply clean water. With groundwater and surface water samples, the parameters used are turbidity, color, pH, Fe(iron), and organic matter and are described spatially so that the government can optimize the supply of clean water to areas with low-quality levels. This research was conducted by taking 36 samples in six sub-districts in Pontianak City. The results of the research on water quality conditions contained samples from groundwater and surface water that exceeded the quality standard, namely 69.4%, which was above the quality standard for the turbidity parameter, 0% for color, 25% for pH, 72.2% for Fe, and 91.6% for Organic Substances. It is hoped that from this research the government can increase the reach of clean water services to residential areas that are far from clean water sources.
EVALUASI PELAKSANAAN FORMULASI KEBIJAKAN ANGGARAN PENDIDIKAN Sanisah, Siti
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.8277

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pelaksanaan formulasi kebijakan anggaran pendidikan pada lingkup pemerintah daerah yaitu Kabupaten Lombok Tengah dengan mengembangkan metode evaluasi shadow control. Data penelitian diperoleh dari administrative records, direct observations of program operation, interviews with participants and interviews with relevant context serta dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap formulasi kebijakan anggaran pendidikan di Lombok Tengah meliputi problem identification, agenda setting, policy formulation, policy decision dan policy legitimation. Formulasi menggunakan pendekatan participatory planning, technocratic planning dan political planning yang diikuti oleh aktor resmi (pemerintah) dan tidak resmi (interest group, perguruan tinggi, LSM, media massa dan warga secara individu) dengan preferensi keterlibatan berbeda. Output formulasi berupa dokumen kebijakan anggaran (KUA, PPA, RKA-SKPM, RAPBD, APBD dan DPA Pendidikan) dan menjadi acuan tahap berikut, cenderung menjadi dokumen private dan nyaris tanpa sosialisasi. Guna memaksimalkan proses formulasi, education planner dapat melakukan analisis capaian kinerja tahun lalu, membuat benchmark dengan pendekatan asset based approach meminimalisir kepentingan dan keuntungan pihak atau golongan tertentu, menghindari intervensi politik yang berlebihan, menutup peluang mark up anggaran serta memperhatikan keterlibatan masyarakat.Abstract:  This study aims to determine the process of implementing the education budget policy formulation in the local government scope, namely the Central Lombok Regency by developing a shadow control evaluation method. The research data were obtained from administrative records, direct observations of program operations, interviews with participants, and interviews with relevant contexts and were analyzed using a qualitative approach. The results showed that the education budget policy formulation stage in Central Lombok included problem identification, agenda-setting, policy formulation, policy decisions, and policy legitimacy. The formulation uses a participatory planning approach, technocratic planning, and political planning followed by an official (government) and informal actors (interest groups, universities, NGOs, mass media, and individual citizens) with different preferences for involvement. The output of the formulation is in the form of budget policy documents (KUA, PPA, RKA-SKPM, RAPBD, APBD, and DPA Pendidikan) and becomes a reference for the next stage, tends to be a private document and almost without socialization. To maximize the formulation process, education planners can analyze last year's performance achievements, make benchmarks with an asset-based approach to minimize the interests and benefits of certain parties or groups, avoid excessive political intervention, close opportunities for budget mark-ups and pay attention to community involvement.
PENGGUNAAN WEBSITE GEOHEPI DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Zamroh, M. Rifky Abu; Suharini, Erni; Aji, Ananto
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.7010

Abstract

Abstrak: Masa pandemi Covid-19 membuat sebuah tantangan dalam pelaksanaan pembelajaran online. Permasalahan kurangnya kemampuan guru dalam membuat media online serta kurangnya motivasi belajar peserta didik saat pembelajaran geografi secara online. Tujuan dari penelitian ini menganalisis pemanfaatan website GeoHepi dalam pembelajaran geografi bagi guru serta peserta didik dan menganalisis motivasi belajar peserta didik saat menggunakan website GeoHepi dalam pembelajaran geografi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengumpulan data observasi, angket dan dokumentasi online. Teknik sampling menggunakan purposive sampling  dan analisis data berupa content analysis. Hasil penelitian memperlihatkan pengunjung website selama Januri-Maret 2021 sebesar 11.056 visitor dan 22.192 visit, beberapa pengguna didominasi dengan android sebesar 74%. Hasil data responden kebermanfaatan website GeoHepi bagi guru setuju sebesar 92%, mungkin 7% dan hanya 1% tidak setuju, sedangkan tanggapan dari peserta didik setuju sebesar 73%, mungkin 18% dan yang tidak hanya 8%. Data tersebut memperlihatkan guru dan peserta didik merasa terbantu saat pembelajaran geografi secara online, para peserta didik terlihat lebih termotivasi dalam belajar karena hampir seluruh responden 92% peserta didik mengunjungi website untuk belajar geografi. Abstract:  The Covid-19 pandemic has created a challenge in the implementation of online learning. The problems are the teacher's lack of ability in making online media and the lack of students' learning motivation when learning geography online. The purpose of this study is to analyze the use of the GeoHepi website in geography learning for teachers and students and analyze the learning motivation of students when using the GeoHepi website in learning geography. This type of research is qualitative research by collecting observational data, questionnaires, and online documentation. The sampling technique uses purposive sampling and data analysis in the form of content analysis. The results showed that website visitors during January-March 2021 were 11,056 visitors and 22,192 visits, the dominant users were Android users 74%. The results of respondent data on the usefulness of the GeoHepi website for teachers; agree by 92%, maybe 7%, and only 1% disagree, while the responses from students; agree by 73%, maybe 18% and not agree only 8%. The data shows that teachers and students find it helpful when learning geography online. The students looked more motivated in learning because almost all of the respondents 92% of students visit the website to learn geography.
PERSEPSI GURU TENTANG PENDIDIKAN BAGI PENYENDANG DISABILITAS Rochayati, Nurin; Sanisah, Siti; masad, Masad; arif, Arif
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.8279

Abstract

Abstrak: Penelitian survei ini bertujuan untuk mengelaborasi isu disability dalam perspektif guru dengan subfokus survei terdiri dari pemahaman guru tentang disability, keberpihakan guru terhadap hak ABK untuk sekolah, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan partisipasi sekolah ABK, kemampuan guru mengajar ABK dan urgensi pendidikan inklusi. Survei melibatkan 250 orang guru sebagai responden yang terpilih secara purposive di Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur. Hasil survei menunjukkan bahwa (1) guru memiliki pemahaman yang cukup baik tentang disabilitas; (2) guru belum berperan penting mendorong pendidikan untuk ABK; (3) guru belum melakukan upaya maksimal dalam melakukan pendampingan kepada ABK; (4) kemampuan guru mengajar ABK masih kurang dan (5) pelaksanaan pendidikan inklusi masih dihadapkan pada berbagai tantangan yang harus diupayakan penyelesaiannya agar dapat memberi manfaat maksimal.Abstract:  This survey research aims to elaborate on the issue of disability from a teacher's perspective with a survey sub-focus consisting of teachers' understanding of disability, the alignment of teachers with the rights of children with special school needs, the efforts made to increase the participation of children with special needs schools, the ability of teachers to teach children with special needs and the urgency of inclusive education. The survey involved 250 teachers as respondents who were selected purposively in the districts of Central Lombok and East Lombok. The survey results show that (1) teachers have a fairly good understanding of disability; (2) teachers have not played an important role in encouraging education for ABK; (3) teachers have not made maximum efforts in assisting ABK; (4) the ability of teachers to teach children with special needs is still lacking and (5) the implementation of inclusive education is still faced with various challenges that must be resolved to provide maximum benefits.
PENDEKATAN INTERPRETASI VISUAL DAN DIGITAL CITRA PLEIADES UNTUK KLASIFIKASI PENUTUP LAHAN Utami, Westi; Rahman, Azimur; Sutaryono, Sutaryono
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.7028

Abstract

Abstrak: Citra Pleiades sebagai citra resolusi tinggi mampu menyediakan ketersediaan  data penggunaan lahan secara lengkap, efektif, efisien, dan akurat. Dalam hal ini, pemilihan pendekatan interpretasi menjadi bagian penting karena berpengaruh pada kualitas data yang dihasilkan. Kajian ini bertujuan membandingkan kualitas data hasil interpretasi citra secara digital dengan interpretasi visual. Pendekatan interpretasi digital dilakukan melalui klasifikasi supervised maximum likelihood sementara interpretasi visual melalui 9 kunci interpretasi. Analisis hasil interpretasi selanjutnya dilakukan perbandingan terhadap kualitas data meliputi aspek kelengkapan data, keakuratan data melalui confusion matrix, konsistensi data, dan ketepatan waktu. Hasil analisis menunjukkan pendekatan interpretasi citra secara visual menghasilkan data penggunaan lahan yang lebih baik dari aspek kelengkapan data dan keakuratan data  hingga mencapai 97,83 %, sementara pada analisis digital tingkat akurasi hanya 70,65 %. Dari hasil analisis ini maka interpretasi visual  lebih tepat digunakan pada wilayah sempit karena memiliki akurasi lebih tinggi serta kelengkapan data dan ketelitian perhitungan luas lebih baik, sedangkan interpretasi citra secara digital dinilai lebih baik dari segi konsistensi data dan ketepatan waktu sehingga lebih baik digunakan pada wilayah yang luas untuk penyusunan peta skala menengah dengan lingkup kabupaten/provinsi. Abstract:  Pleiades image as a high-resolution image is able to provide complete, effective, efficient, and accurate land use data availability. In this case, the choice of interpretation method becomes an important part because it affects the quality of the data produced. This study aims to compare the quality of data resulting from digital image interpretation with visual interpretation. The digital interpretation method is carried out through the supervised maximum likelihood classification while visual interpretation is carried out through 9 interpretation keys. Analysis of the results of interpretation is then performed to compare the quality of the data including aspects of data completeness, data accuracy through a confusion matrix, data consistency, and timeliness. The results of the analysis show that the visual image interpretation method produces better land use data in terms of data completeness and data accuracy up to 97.83%, while in digital analysis the accuracy rate is only 70.65%. From the results of this analysis, visual interpretation is more appropriate to use in narrow areas, while digital image interpretation is considered better in terms of data consistency and timeliness so that it is better used in large areas for medium-scale map preparation with district / provincial scope.
URGENSI PENDIDIKAN KARAKTER TOLERANSI SEBAGAI PENUNJANG PROGRAM PARIWISATA HALAL LOMBOK-NTB Syafril, Syafril; mas'ad, Mas'ad; Nuraini, Nuraini
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.8303

Abstract

Abstrak: Pendidikan sebagai pintu bagi setiap orang yang berkeinginan berubah ke arah yang lebih baik. Peradaban manusia mengalami perubahan tatkala proses pendidikan terselenggaran dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya penguatan pendidikan karakter toleransi pada masyarakat Pesisir Pantai Kuta untuk menunjang program pariwisata halal di Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. Jenis penelitian ini yakni kuantitatif survey para pihak dengan model proportional random sampling. Para pihak yang ditunjuk adalah tokoh adat, agama, perwakilan pemuda, dan  parawisatawan sebagai responden. Lokasi survey  di Pantai Kuta Lombok Tengah sebagai lokasi yang ditunjuk sebagai tujuan wisata halal. Hasil penelitian menggunakan angket  likert scale 5 pilihan, diperoleh data bahwa respon tokoh lokal terhadap sikap toleran masyarakat lokal berada pada skor 68. Skor tersebut lebih dekat dengan skor 64 (katagori toleran). Namun cukup jauh dari skor 80 (diinginkan). Hal itu, menjadi perhatian agar pemerintah terus menerus melakukan upaya meningkatkan pemahaman masyarakat setempat. Dan disadari bahwa pendidikan sebagai cara yang efektif untuk membangun sikap toleransi masyarakat. Jika sikap toleransi sudah terbangun dengan baik, maka program pariwisata halal akan berjalan dengan baik dan sukses. Abstract:  Education is a door for everyone who wants to change for the better. Human civilization changes when the educational process is well organized. This study aims to describe the importance of strengthening tolerance character education in the coastal community of Kuta Beach to support the halal tourism program in Central Lombok, West Nusa Tenggara. This type of research is a quantitative survey of the parties with a proportional random sampling model. The parties appointed were traditional, religious leaders, youth representatives, and tourist respondents. The survey location is on Kuta Beach, Central Lombok as a designated location as a halal tourism destination. The results of the study obtained data that the response of local leaders to the tolerant attitude of the local community was a score of 68. This score was closer to a score of 64 (tolerant category). However, it is quite far from a score of 80 (desirable). It is a concern that the government continues to make efforts to increase the understanding of the local community to realize the importance of tolerance so that the halal tourism program that has been implemented is successful and smooth.
VALUASI MANFAAT TIDAK LANGSUNG MANGROVE DI KECAMATAN JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT Sukuryadi, Sukuryadi; Johari, Harry Irawan; Mas'ad, Mas'ad; Ibrahim, Ibrahim
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.7596

Abstract

Abstrak: Indonesia adalah negara dengan biodiversity melimpah yang memiliki berbagai macam ekosistem, keanekaragaman hayati dan beragam habitat alami yang unik dan khas. Salah satu ekosistem sebagai penyangga kehidupan masyarakat di daerah pesisir dan pantai yang dimiliki adalah ekosistem mangrove. Ekosistem ini memiliki berbagai fungsi dan peran ekonomi dan ekologi. Mangrove menggambarkan suatu kekayaan keanekaragaman hayati yang sangat penting bagi pembangunan di Indonesia.  Adapun tujuan penelitian ini adalah melakukan valuasi manfaat  tidak langsung mangrove di Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur. Pendekatan yang dilakukan dalam menentukan nilai ekonomi produk dan jasa mangrove adalah analisis finansial dan analisis ekonomi. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa nilai manfaat tidak langsung mangrove ± 42.597.267 /ha/th yang berupa manfaat konservasi air tawar, menghalangi intrusi air laut ke darat, mencegah abrasi/erosi pantai dan perlindungan dari topan dan badai, mencegah pencemaran air tambak, penyedia hara/pakan alami bagi tambak, perluasan  lahan ke arah laut, perlindungan laut dan teluk dari pendangkalan, penyimpan karbon, regulasi mikroiklim dan makroiklim, serta keanekaragaman hayati dan spesies langka Abstract:  Indonesia is a country with abundant biodiversity that has various kinds of ecosystems, biodiversity, and a variety of unique and unique natural habitats. One of the ecosystems that support people's lives in coastal and coastal areas that are owned in the mangrove ecosystem. This ecosystem has various economic and ecological functions and roles. Mangroves represent a wealth of biodiversity which is very important for development in Indonesia. The purpose of this study was to evaluate the indirect benefits of mangroves in Jerowaru District, East Lombok Regency. The approach taken in determining the economic value of mangrove products and services is financial analysis and economic analysis. Based on the results of the analysis, it shows that the indirect benefit value of mangroves is ± 42.597,267 /ha/year in the form of freshwater conservation benefits, preventing seawater intrusion into the land, preventing coastal abrasion/erosion, and protection from typhoons and storms, preventing pond water pollution, providing natural nutrients/feed for ponds, expansion of land towards the sea, protection of seas and bays from siltation, carbon storage, microclimate, and macroclimate regulation, as well as biodiversity and endangered species.
PEMANFAATAN PENGINDERAAN JAUH UNTUK DETEKSI PENGGUNAAN LAHAN TAHUN 2005 – 2020 DI KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO Rahman, MS Khabibur; Kusuma Wardana, Bagaskara Fajareto; Rahmawati, Talitha; Kurniaaji, Bayu
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.8328

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian mengetahui perubahan penggunaan lahan pada tahun 2005 - 2020 di Kecamatam Mojolaban Kabupaten Sukoharjo. Metode penelitian menggunakan studi kasus di Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo dengan analisis spasial menggunakan data citra satelit Landsat 5 LTM dan Sentinel 2 LA yang diperoleh dari Google Earth Engine. Data diproses menggunakan ArcGIS Pro untuk mendapatkan jenis dan luas penggunaan lahan. Validasi dilanjutkan dengan survey udara menggunakan pesawat tanpa awak pada daerah yang memiliki perubahan lahan yang signifikan. Hasil penelitian terjadi pengalihan, perubahan maupun penambahan di Kecamatan Mojolaban pada rentang tahun 2005 – 2020 berupa jumlah bangunan (permukiman dan industri) seluas 42,74 ha serta terjadi penurunan atau pengurangan pada lahan sawah seluas 229,37 ha dan lahan tutupan vegetasi seluas 42,74 ha.Abstract:  The purpose of the study was to determine changes in land use in 2005 - 2020 in Mojolaban Sub-district, Sukoharjo Regency. The research method uses a case study in Mojolaban District, Sukoharjo Regency with spatial analysis using Landsat 5 LTM and Sentinel 2 LA satellite image data obtained from Google Earth Engine. The data is processed using ArcGIS Pro to get the type and area of land use. Validation continued with aerial surveys using unmanned aircraft in areas that have significant land changes. The results of the study showed that there were transfers, changes, or additions in Mojolaban District in the range of 2005 - 2020 in the form of the number of buildings (residential and industrial) covering an area of 42.74 ha and a decrease or reduction in rice fields covering an area of 229.37 ha and vegetation cover area of 42, 74 ha.
KARAKTERISTIK MODAL SOSIAL MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA BANGELAN KABUPATEN MALANG Prayitno, Gunawan; Wardani, Lusyana Eka; Sania, Dinda Putri
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.7465

Abstract

Abstrak: Desa bangelan yang terletak di Kabupaten Malang, tepatnya di Kecamatan Wonosari dengan luas wilayah 167,2 Ha memiliki potensi pengembangan desa wisata yang sangat baik. Potensi peternakan dan pertanian didukung dengan sumberdaya alam air dapat dikembangan sebagai destinasi wisata di Kabupaten Malang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik modal sosial masyarakat Desa bangelan dalam mendukung pengembangan desa wisata. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan pertanyaan terstruktur (kuesioner) terhadap responden serta wawancara dan observasi. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif, dengan teknik analisa statistik deskriptif untuk karakteristik masyarakat dan karakteristik modal social. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bangelan memiliki modal sosial yang baik dalam kepercayaan, norma, dan jaringan pengetahuan dan pemahaman dasar terhadap pengambangan desa wisata. Jaringan sosial merupakan factor utama dalam pembentuk modal social dan merupakan faktor dalam utama dalam pengembangan desa wisata. Sedangkan faktor karakteristik masyarakat yang mempengaruhi tingkat modal social diantaranya jenis pekerjaan, pendidikan dan usia produktif dalam pengembangan desa wisata.Abstract:  Bangelan village, located in Malang Regency, precisely in Wonosari District with an area of 167.2 Ha, has excellent tourism village development potential. The development of livestock and agriculture supported by natural water resources could improve tourist destinations in Malang Regency. The purpose of this study was to determine the characteristics of the social capital of the Bangelan Village community in supporting the development of a tourist village. Data was collected using structured questions (questionnaires) to respondents, interviews, and observations. The method used is descriptive quantitative, with descriptive statistical analysis techniques for community and social capital characteristics. The results showed that the people of Bangelan Village had good social capital in beliefs, norms, and social networks and a basic understanding of tourism village development. Social networks are the main factor in forming social capital and are a significant factor in the development of tourist villages. While the characteristics of the community that affect the level of social capital include the type of work, education, and productive age in the development of tourist villages.
PELAKSANAAN SUPERVISI DAN EVALUASI DIRI SEKOLAH SERTA HUBUNGANNYA DENGAN KINERJA GURU Kholidah, Lilik Nur; Ruhiat, Yayat; Suherman, Suherman
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.8030

Abstract

Abstrak: Supervisi dan evaluasi kepala sekolah merupakan hal penting yang harus ditingkatkan agar kinerja guru menjadi lebih baik lagi. Oleh karena itu, artikel ini membahas mengenai hubungan pelaksanaan supervisi dan evaluasi diri sekolah (EDS) terhadap kinerja guru di SMP Negeri kota Serang. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan supervisi dan Evaluasi Diri Sekolah terhadap kinerja guru. Untuk mencapai tujuan tersebut, digunakan analisis deskriptif. Penelitian dilakukan pada guru SMP Negeri se kota Serang dengan sampel sebanyak 227 dari 617 populasi. Selanjutnya, untuk menganalisis hubungan antar variabel digunakan pendekatan kuantitatif serta memakai rancangan deskriptif korelasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan supervisi terhadap kinerja guru sebesar 0,579 dengan indikator tanggung jawab, dorongan untuk berhasil, peningkatan keterampilan, dan menyukai tantangan; (2 Terdapat hubungan yang signifikan antara evaluasi diri sekolah terhadap kinerja guru sebesar 0,722 dengan indikator perencanaan, pengembangan sekolah dan manajemen berbasis sekolah; (3) Pelaksanaan supervisi  dan evaluasi diri sekolah  berhubungan signifikan terhadap kinerja guru sebesar 75,3% dengan indikator kinerja guru kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Abstract:  Supervision and evaluation of school principals is an important thing that must be improved so that teacher performance becomes even better. Therefore, this article discusses the relationship between the implementation of school supervision and self-evaluation (EDS) on teacher performance at SMP Negeri Serang city. The research was conducted with the aim of knowing the relationship between the implementation of supervision and school self-evaluation on teacher performance. To achieve this goal, descriptive analysis is used. The study was conducted on teachers of SMP Negeri in Serang city with a sample of 227 of the 617 population. Furthermore, to analyze the relationship between variables, a quantitative approach is used and a descriptive correlation design is used. The results showed (1) There was a significant relationship between the implementation of supervision on teacher performance of 0.579 with indicators of responsibility, encouragement to succeed, increasing skills, and liking challenges; (2 There is a significant relationship between school self-evaluation on teacher performance of 0.722 with indicators of planning, school development, and school-based management; (3) Implementation of school supervision and self-evaluation is significantly related to teacher performance of 75.3% with teacher competency performance indicators professional competence, pedagogic competence, social competence, and personality competence.

Page 1 of 2 | Total Record : 11