cover
Contact Name
Syahrial Ayub
Contact Email
syahrial_ayub@unram.ac.id
Phone
+6281803711284
Journal Mail Official
syahrial_ayub@unram.ac.id
Editorial Address
https://jpfis.unram.ac.id/index.php/jpmsi/about/editorialTeam
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services)
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27152545     EISSN : 27152537     DOI : https://doi.org/10.29303/jpmsi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (JPMSI) | p-ISSN : 2715-2545, e-ISSN : 2715-2537 |merupakan salah satu jurnal Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Jurnal ini diterbitkan oleh Universitas Mataram. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia diterbitkan dua kali dalam setahun (Periode Juni dan Desember) dan dimulai pada bulan Desember 2019 oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Mataram. Artikel dapat diterima dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. JPMSI merupakan wadah publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan kegiatan social kemasyarakatan untuk dosen, guru, mahasiswa, dan masyarakat umum. Cakupan dari jurnal ini, adalah pengabdian kepada Masyarakat, kegiatan Sosial Kemasyarakatan, dan Community Service Responsibility.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 257 Documents
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Terhadap Aromaterapi Sebagai Alternatif Pengobatan TBC Paru-Paru Rahmatullah, St.; Irnawati, Irnawati; Wahyu Permadi, Yulian; Muthoharoh, Ainun; Rahmadhani, Aulia; Saadatina, Nilna
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i1.282

Abstract

Indonesia merupakan salah satu diantara beberapa negara dengan kasus penyakit Tuberkolosis tertinggi untuk saat ini. Tuberkolosis merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang ditularkan melalaui droplet (cairan yang keluar dari hidung ataupun mulut) seseorang yang menderita penyakit ini, baik pada saat batuk, bersin, bahkan berbicara. Salah satu terapi alami untuk dapat mengurangi gejala respiratorik pada pasien TBC PARU yaitu dengan menggunakan aromaterapi. Intervensi aromaterapi yang menggunakan bahan-bahan alam ini, dapat dijadikan terapi pendamping pengobatan farmakologis pada pasien TBC PARU Paru dengan gejala utama sesak napas. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara pemberian edukasi menggunakan metode talkshow. Pemberian pretest dan postest dilakukan kemudian uji statistik menggunakan paired t-test. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan tentang TBC PARU serta signifikan secara statistic terdapat pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan.
Pendampingan Diskusi Kelompok Kecil Guna Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Kelas II SDN 28 Mataram Chairunnisa, Lulu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i1.320

Abstract

This service to the community is motivated by observations that show students' lack of interest and enthusiasm for learning during the learning process. There are several things that influence students' interest and enthusiasm to decrease, including less effective learning models and methods and a lack of approach or attention given by educators during the learning process. The learning process should be able to encourage students to always be active in interaction and communication between educators and other students so that the learning process can run effectively. There are several goals to be achieved in this service, including increasing the learning motivation of class II students at SDN 28 Mataram through accompanying small group discussions and it is hoped that these students can always be active in the learning process. The method used in this service is the service learning method with three stages, namely; planning stage, implementation stage, and reflection stage. The results of the mentoring show that the implementation of activities from the initial stage to the final stage went well, students began to be interested in participating in the learning process and showed an attitude of confidence, enthusiasm and motivation to learn.
Pelatihan Gerakan Tari Kreasi Dalam Meningkatkan Keterampilan Menari Siswa Kelas V SDN 28 Mataram Chairunnisa, Lulu; Alifia Rahman, Najwa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i1.329

Abstract

Dance is an effective art form for increasing students' creativity. Creativity in dance is an educational tool that is useful for expressing emotions and expressions in creativity. This service activity is carried out in class V or high class using methods in the form of observing, trying and practicing. This method is the process of students understanding the dance movements taught by the teacher or educator. In the process of implementing service activities, there are 3 stages that must be carried out, namely the planning/preparation stage, the implementation stage and the reflection stage. The creative dance movement training activity that was carried out included 5 students who took part in the activity from start to finish. The training was carried out in three meetings. The training activities went according to expectations and objectives and received a good and positive response from the entire school community.
Penyuluhan Pengelolaan Botol Bekas Menjadi Pot Bunga Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Kesadaran Siswa di SDN 4 Cakranegara Ahmad, Nuraihan; Nurmekasari, Nurmekasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i1.335

Abstract

Plastic bottle waste is still considered as less useful waste. Plastic bottle waste can be used in various forms of goods that are useful and have selling value. This activity aims to reduce used plastic bottle waste in the school environment into useful items with selling value. The methods used in this research are survey, discussion, and training or practice. The results of this research are that Teaching Assistance (AM) students provide theoretical explanations, and then students are allowed to try making products from used plastic bottles according to the techniques taught and the equipment provided. During manufacturing practice, students are also encouraged to look at each other's work, so they can evaluate their work and at the same time make judgments about the correct work process and results. This research suggests follow-up in the form of training and assistance regarding waste and waste management, especially plastic bottles into products with higher economic value or more useful. Contains outside suggestions for further research.
Sosialisasi Program Pencegahan Perundungan (Roots) Bagi Siswa SMPN 1 Terara: Indonesia Busyairi, Ahmad; Harjono, Ahmad; A, Syahrial; Zuhdi, Muhammad; Makhrus, Muh; Jaswadi, Jaswadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i2.433

Abstract

Salah satu masalah serius yang terjadi dalam dunia pendidikan di Indonesia adalah meningkatnya kasus perundungan atau bullying. Data pada tahun 2023 menunjukkan bahwa sebanyak 87 kasus perundungan yang terjadi di sekolah. Angka-angka ini merupakan jumlah kasus perundungan yang terlapor dan berhasil didata oleh KPAI. Diyakini, jauh lebih banyak lagi kasus real yang terjadi di sekolah. Oleh karena itu, perlu penjadi perhatian khusus bagi pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk menekan angka kasus perundungan yang terjadi di sekolah. Salah satu program pemerintan terkait dengan pencegahan kasus perundungan di lingkungan sekolah yang melibatkan keterlibatan siswa dalam pengimpelementasiannya yaitu program Roots. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi program Roots bagi siswa di SMPN 1 Terara Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini dilakukan pada hari rabu, 31 Januari 2024 dan diikuti oleh 32 siswa yang merupakan pengurus osis di SMPN 1 Terara. Kegiatan sosialisasi secara umum dilakukan dalam 4 (empat) tahapan yaitu; (1) pemilihan siswa sebagai agen perubahan, (2) penyampaian materi, (3) pelatihan membuat materi kampanye, dan (4) membentuk struktur organisasi. Seluruh kegiatan berjalan dengan baik. Sebanyak 100% peserta menyatakan bahwa mereka siap melakukan pencegakan perundungan di sekolah.
Sosialisasi Bahaya Perundungan Dan Pencegahannya Di SMA Negeri 1 Terare Kabupaten Lombok Tengah Wahyudi, Wahyudi; Doyan, Aris; Sri Putu Verawati, Ni Nyoman; ‘Ardhuha, Jannatin; Gunada, I Wayan; Handrianto, Handrianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i2.435

Abstract

Salah satu masalah di institusi pendidikan adalah semakin maraknya perilaku perundungan di kalangan peserta didik. Untuk mengatasinya, perlu diadakan sosialisasi betapa berbahayanya perundungan dan cara mencegahnya. Kegiatan ini penting dilakukan dengan harapan kesadaran peserta didik meningkat betapa berbahayanya perundungan di kalangan pelajar, yang berdampak jangka panjang terhadap kesehatan fisik dan mental. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dan diskusi. Setelah mengikuti seluruh kegiatan pengabdian ini, peserta didik di SMA Negeri 1 Terare menyadari betapa berbahayanya akibat tindakan perundungan, karena berdampak panjang terhadap kesehatan fisik dan mental.
Meningkatkan Kemampuan Literasi Dasar Melalui Program Literasi Dusun Menggunakan Empat Teknik Menentukan Level Kemampuan Membaca pada Siswa Sekolah Dasar di Desa Jenggala Kurniawan, Azril; Musafir, Musafir; Habiburrahman, Lalu; Akrom, Muhamad; Huryati, Huryati; Hotimah, Nurul; Zulfiani, Nila
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i2.473

Abstract

The purpose of this community service is to improve students' basic literacy skills through a hamlet literacy program using four techniques to determine the level of reading ability of elementary school students in Jenggala Village in 2024. The research method used in this community service is qualitative descriptive. The subjects guided by KKN STKIP Hamzar students in Jenggala Village were 15 elementary school students. Data collection techniques used observation, interview, and documentation techniques. The results of the community service show that the basic literacy skills of 15 elementary school students in Jenggala Village have increased, where the 15 children are able to read letters, words, stories and paragraphs. This success is due to the routine of KKN STKIP Hamzar students in guiding and precisely the tools used through the hamlet literacy program that is implemented.
Upaya Mahasiswa KKN STKIP Hamzar Mewujudkan Zero Stunting di Dusun Langgar Sari dan Nyangget Desa Jenggala Kabupaten Lombok Utara Sartika, Amelia; Musafir, Musafir; Habiburrahman, Lalu; Jannah, Rauhun; Juniarti, Tina; Susianti, Emi; Aini, Finatul; Islamiah, Nilatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i2.474

Abstract

Stunting is a national problem, in addition to national problems, it was also raised as the theme of KKN STKIP Hamzar 2024. This stunting is one of the foundations of community service. Community service located in Jenggala village. Jenggala village is one of the villages with a high stunting rate. Most of the people (parents) of Jenggala village are busy which results in no time to pay attention to their children's eating patterns. To overcome this, KKN STKIP Hamzar Jenggala village students carried out several work programs as an effort to overcome problems in society regarding stunting, namely, socialization of stunting prevention, training in Making Simple Additional Food (PMT), with simple ingredients that do not require much time but are rich in nutrients as well as distribution to children and pregnant women, planting moringa trees, introducing the benefits of moringa leaves. Moringa leaves or Moringa oleifera have long been known in Indonesia as a rich source of nutrition and have various benefits. In the context of preventing stunting, moringa leaves offer interesting potential because of their complete nutritional content. This activity cannot be separated from the collaboration of KKN STKIP Hamzar students with the Jenggala Village government, Tanjung District, North Lombok Utara.
Penerapan Program Pendampingan dalam Meningkatkan Kemampuan Numerasi Siswa Menggunakan Media Kartu Angka di SDN 2 Jenggala Kabupaten Lombok Utara Miyati, Hijiul; Musafir, Musafir; Habiburrahman, Lalu; Jannah, Rauhun; Akrom, Muhamad; Yani, Rindi; Hariati, Endang; Islahudin, Islahudin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i2.520

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah meningkatkan kemampuan numerasi siswa menggunakan media kartu angka di kelas rendah SDN 2 Jenggala. Dimana masih ditemukan sejumlah tujuh orang siswa di kelas 2, 3, dan 4 yang belum mampu mengenal simbol angka, berhitung dan menjumlahkan bilangan. Sehingga program pendampingan numerasi menggunakan media kartu angka oleh mahasiswa KKN STKIP Hamzar berfokus pada tujuh orang siswa tersebut. Teknik pendampingan numerasi ini diadakan di dua lokasi yakni, di dalam sekolah maupun di luar sekolah khususnya dusun Montong Gedeng Desa Jenggala. Metode yang digunakan yaitu kualitatif jenis deskripsi, dan cara atau teknik dalam mengumpulkan data dengan menggunakan teknik observasi atau mengamati, dokumentasi dan tes. Setelah mahasiswa KKN STKIP Hamzar menerapkan program pendampingan numerasi selama satu bulan menggunakan media kartu angka, menunjukkan hasil bahwa kemampuan numerasi tujuh siswa yang didampingi mengalami peningkatan, dimana anak sudah mampu mengenal simbol angka, mampu berhitung, dan mampu menjumlahkan bilangan. Anak juga terlihat sangat tertarik pada saat belajar menggunakan media kartu angka.
Foam Chuck Glider: Sarana Pelatihan untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Karang Taruna Junaidin, Buyung; Wahju Santoso , Djarot; Sudibya, Bambang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v6i2.558

Abstract

Entrepreneurship is one of the main focuses of Karang Taruna’s activities in an effort to improve community welfare. Karang Taruna in Jaden Village, Mranggen, Jatinom, Klaten, offers a variety of programs that the community can participate in. However, aeromodeling has not yet been included as part of the development activities in Karang Taruna of Jaden Village, Mranggen, Jatinom, Klaten, due to a lack of knowledge and information about aeromodeling, even though Klaten is very close to the Adisutjipto Airport and the Indonesian Air Force Base, both of which frequently hold aeromodelling events and activities. A training program on making simple aeromodelling planes, such as foam chuck gliders, could become a source of independence and a foundation for further understanding of aeromodelling, which has the potential to develop into a wider business field. In this training, the OID (Observe-Imitate-Do) method is applied to accelerate and strengthen the learning process. The results of the training demonstrate the effectiveness of the activity through indicators such as: participants showing great enthusiasm in following the entire program, as evidenced by their active participation and high level of involvement in all activities, the application of the OID method providing effective and comprehensive learning experiences for the participants, and the training successfully sparking participants’ interest in exploring entrepreneurship.

Page 10 of 26 | Total Record : 257