cover
Contact Name
Marudin
Contact Email
markmarudin88@gmail.com
Phone
+6287762226534
Journal Mail Official
jurnalbadaa@gmail.com
Editorial Address
Jl. TGKH M. Zainuddin Abdul Majid No. 134 Pancor, Kec. Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
ISSN : 23563192     EISSN : 27147711     DOI : -
Core Subject : Education,
Badaa: Jurnal Pendidikan Dasar terbit sebagai sarana publikasi hasil pemikiran kritis dan ilmiah bagi semua kalangan dalam lingkup pendidikan dasar yang berisi gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis serta hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar.
Articles 278 Documents
Pengembangan Media Pembelajaran Magic Shapes Pada Materi Bangun Datar Kelas IV SD Negeri 11 Payaraman Aulia Muslimah; Ramanata Disurya
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Media Pembelajaran Magic Shapes pada materi bangun datar kelas IV SD yang valid, praktis dan efektif media pembelajaran yang telah dikembangkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation). Objek penelitian ini merupakan kualitas media pembelajaran magic shapes pada materi bangun datar kelas IV SD yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket validasi ahli, angket respon siswa, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diperoleh 91,66% ahli media, 93,33% ahli materi, 86,66% ahli bahasa, sehingga media pembelajaran magic shapes dikategorikan sangat valid dengan revisi. Angket respon siswa mendapatkan hasil yaitu untuk one to one (perorangan) 86,73% dan untuk kelompok kecil (small group) 90,00% sehingga media pembelajaran magic shapes dianyatakan sangat praktis. Tes soal mendapatkan hasil yaitu untuk kelas IV 88,47%, sehingga media pembelajaran magic shapes dinyatakan efektif. Maka dengan demikian, media pembelajaran magic shapes pada materi bangun datar sangat layak digunakan pada saat proses belajar mengajar di SD. Kata kunci: Media Pembelajaran; Magic Shapes; pada materi bangun datar
Analisis Kebijakan Pemerintah Tentang Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini/Raudlatul Athfal Mamnun; Irmayani; Muhammad
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2058

Abstract

Artikel ini menganalisis kebijakan Pemerintah tentang manajemen Pendidikan Anak Usia Dini/Raudlatul Atfhal. Analisis bersifat deskriptif analisis terapan, dengan fokus pada analisis isi. Sasarannya adalah untuk menganalisis manajemen Pendidikan Anak Usia Dini/Raudlatul Athfal, mengidentifikasi berbagai kebijakan yang berhubungan dengan Pendidikan Anak Usia Dini/Raudlatul Athfal, mengidentifikasi kelemahan dan kelebihan yang terdapat dalam kebijakan tentang manajemen Pendidikan Anak Usia Dini/Raudlatul Athfal dan memecahkan masalah yang terdapat dalam kebijakan tentang manajemen Pendidikan Anak Usia Dini/Raudlatul Athfal.
Implementasi Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Keaktifan Dan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN Srijaya I Slamet Kusnadi; Joko Sutarto; Decky Avrilianda; Ellianawati Ellianawati
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar, terutama pada materi bangun datar, kerap menghadapi kendala dalam meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar siswa. Penggunaan metode pembelajaran yang kurang melibatkan siswa secara aktif, seperti metode ceramah, dapat berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan motivasi belajar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning/PBL) dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa dibandingkan dengan metode ceramah. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan desain quasi-experimental, melibatkan siswa kelas IV SDN Srijaya I dalam pembelajaran materi bangun datar. Sampel penelitian terdiri dari 41 siswa, yang dibagi menjadi dua kelas, yaitu kelas IVA dengan 20 siswa sebagai kelompok eksperimen yang menerapkan model PBL, serta kelas IVB dengan 21 siswa sebagai kelompok kontrol yang menggunakan metode ceramah. Instrumen penelitian mencakup tes hasil belajar dan instrumen sikap untuk mengukur tingkat keaktifan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa di kelas yang menerapkan model PBL mengalami peningkatan hasil belajar yang lebih signifikan dibandingkan dengan siswa yang belajar menggunakan metode ceramah. Selain itu, keaktifan siswa dalam kelas PBL lebih tinggi, sebagaimana terlihat dari keterlibatan mereka dalam diskusi, pemecahan masalah, serta interaksi selama pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis masalah terbukti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan partisipasi aktif siswa dibandingkan metode ceramah.
Evaluasi Program Literasi Al-Qur’an Di MI Rujak Ngalun: Studi Kasus Di Desa Mekar Sari Kecamatan Praya Barat Saputra, Heri Hadi; Muhamad Zainudin
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2071

Abstract

Program literasi Al-Qur’an bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an di kalangan peserta didik. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program literasi Al-Qur’an di MI Rujak Ngalun menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) dengan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini relevan dengan kebutuhan peserta didik dan lingkungan madrasah (Context), namun masih terdapat kekurangan dalam perencanaan yang sistematis serta keterbatasan waktu pelaksanaan (Input). Dari aspek proses, pelaksanaan program berjalan cukup baik, tetapi menghadapi kendala dalam standar materi ajar dan kompetensi guru yang beragam. Dari aspek hasil (Product), program ini berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan membaca Al-Qur’an dan pembentukan karakter religius siswa, meskipun masih terdapat tantangan dalam pelafalan huruf dan penerapan tajwid. Secara keseluruhan, program literasi Al-Qur’an di MI Rujak Ngalun telah memberikan kontribusi positif bagi peningkatan keterampilan membaca Al-Qur’an siswa, namun masih perlu perbaikan dalam perencanaan, peningkatan kompetensi guru, serta sistem evaluasi agar hasil yang dicapai lebih optimal.
Pengembangan Media Pemebelajaran Misteri Box Sebagai Peningkatan Kognisi IPAS Siswa Madrasah Ibtidaiyah Khusnul Qomariah; Mar’atus Sholihah
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i2.2112

Abstract

Penelitian di tujukan ini untuk meningkatkan kemampuan kognisi siswa dalam pembelajaran IPAS melalui pengembangan media pembelajaran inovatif berupa Mystery Box. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya tingkat pengetahuan dan pemahaman siswa terhadap materi IPAS yang berdampak pada rendahnya kognisi siswa. Penelitian dilakukan di MI Assuniyyah Kencong dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas IV dan V serta guru mata pelajaran IPAS. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan analisis data melalui tahapan reduksi, penyajian, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Mystery Box mampu meningkatkan aspek pengetahuan siswa dari 55% menjadi 85% dan aspek pemahaman dari 52% menjadi 80%. Selain itu, sebanyak 87% siswa menyatakan bahwa pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, dan 78% merasa lebih percaya diri saat menjelaskan materi. Temuan ini mengindikasikan bahwa Mystery Box merupakan media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa secara interaktif, menyenangkan, dan bermakna..
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II SDN 82 Prabumulih Ardiyah; Esti Susiloningsih
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2113

Abstract

Realistic Mathematic Education (RME) merupakan pendekatan matematika yang pembelajaran dan penanaman konsepnya secara nyata dengan pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas II. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian One Grup Pretest-Posttest Design . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tekni tes yang berupa 10 soal pilihan ganda. Teknik analisis yang dipakai meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan menggunakan uji T menggunakan Microsoft Excel. Hasil rata-rata pretest adalah 40,9 yang termasuk katagori rendah, dan hasil posttest menunjukan peningkatan yaitu 81,3. Hasil analisis uji T menunjukan T hitung 29,05 > 2, 07 T tabel yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Terdapat pengarauh pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) terhadap hasil belajar kognitif siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas V SD Negeri 13 Trans Rangkang Ali; Felisitas Victoria Melati
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian ini dimaksudkan untuk menganalisis dampak implementasi model Jigsaw mengenai prestasi akademik PKn murid kelas V SD 13 Trans Rangkang. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya pencapaian nilai PKn sebagian besar siswa, yang disinyalir disebabkan oleh pendekatan pengajaran yang monoton dan kurang variatif. Penelitian ini memakai pendekatan eksperimen dengan rancangan satu kelompok uji awal dan akhir, melibatkan 27 peserta didik. Instrumen pengumpulan data dengan instrumen soal objektif yang dikerjakan sebelum dan setelah perlakuan pembelajaran. Pengolahan data dilakukan dengan metode T-test satu sampel. Temuan dari uji distribusi dan keseragaman data menyatakan bahwa data memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas. Uji hipotesis mengindikasikan bahwa terjadi peningkatan nyata dalam performa belajar siswa pasca implementasi model Jigsaw, ditunjukkan oleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) karena nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05, maka disimpulkan bahwa pendekatan Jigsaw berkontribusi positif terhadap peningkatan nilai PKn siswa V di SDN 13 Trans Rangkang.
Pembentukan Karakter Dalam Pembelajaran IPS Di era Revolusi Industri 5.0 Di MI Ma’arif NU Metenggeng Purbalingga Sundari, Dewi
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i2.2144

Abstract

In the era of Industrial Revolution 5.0, both challenges and opportunities have emerged in primary education due to the integration of smart technologies and human-centered values. This study explores the development of students' character through Social Studies (IPS) learning at MI Ma’arif NU Metenggeng, Purbalingga. Employing a qualitative-descriptive approach, data were collected through participatory observation, semi-structured interviews with teachers and students, and analysis of lesson plan documents. Using an interactive analysis model comprising data reduction, presentation, and verification, the study identified best practices such as the integration of locally relevant project-based learning, reflective discussions, and the use of digital media—such as interactive social maps and online collaboration platforms—to instill values of discipline, empathy, social responsibility, and honesty. The findings indicate that this approach not only enhances intellectual abilities but also strengthens students' character as a foundation for navigating the complexities of the modern era. The study recommends ongoing professional development for teachers in designing innovative Social Studies activities and involving parents in providing feedback on students' character development. This learning model is expected to serve as a reference for other madrasahs and primary schools in fostering character education in the 5.0 era. Keywords: Industrial Revolution 5.0; Social Studies Learning; Character Education; Madrasah Ibtidaiyah; Technology Integration.
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Pemahaman Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Agustav, Faizal; Dwi Cahaya Nurani; Esti Susiloningsih
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2148

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menginvestigasi dampak Pembelajaran Berdiferensiasi terhadap pemahaman siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eksperiment dengan desain Non Equivalent Control Group Design. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan sampel penelitian yaitu kelas IVA dan IVC SD Negeri 11 Indralaya, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis Non Parametrik dengan Uji Mann-Whitney U dan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Berdiferensiasi memiliki pengaruh signifikan terhadap pemahaman siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,021 (sig. < 0,05). Oleh karena itu, hipotesis awal (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Dengan demikian, Pembelajaran Berdiferensiasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran IPAS di kelas IV Sekolah Dasar. Kata kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi; Pemahaman Konsep; IPAS
Penerapan Model Quick On The Draw Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Ayu Ajizah; Asep Tutun Usman; Ani Siti Anisah; Ade Holis
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2150

Abstract

Studi ini dilakukan dengan maksud untuk mengkaji efektivitas penerapan model Quick on the Draw dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPA. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental dalam bentuk non-equipalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di MIN 4 GARUT dengan subjek 27 siswa kelas VA dan 25 kelas VB. Instrumen penelitian meliputi tes berpikir kreatif dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukan peningkatan signifikan pada keterampilan berpikir kreatif siswa, dengan rata-rata nilai meningkat dari 37,08 (pretest) menjadi 78,48 (posttest). Hasil presentasi menunjukan 32% siswa verkategori sangat kratif dan 68% siswa bendapatkan kategori kreatif. Analisis statistic independent sample t-test dengan nilai signifikasi 0,000 (≤ 0,05). Hasil N-Gain menunjukan pembelajaran Quick on the Draw cukup efektif dalam meningkatkan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPA dengan skor 65,0179. Tingkat keterlaksanaan model pembelajaran mencapai 100%. Studi ini membuktikan bahwa model Quick On The Draw cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPA. Kata kunci ; Quick On The Draw, Kerampilan Berpikir kreatif, Mata Pelajaran IPA.