cover
Contact Name
Marudin
Contact Email
markmarudin88@gmail.com
Phone
+6287762226534
Journal Mail Official
jurnalbadaa@gmail.com
Editorial Address
Jl. TGKH M. Zainuddin Abdul Majid No. 134 Pancor, Kec. Selong Lombok Timur Nusa Tenggara Barat
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bada'a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
ISSN : 23563192     EISSN : 27147711     DOI : -
Core Subject : Education,
Badaa: Jurnal Pendidikan Dasar terbit sebagai sarana publikasi hasil pemikiran kritis dan ilmiah bagi semua kalangan dalam lingkup pendidikan dasar yang berisi gagasan konseptual, kajian dan aplikasi teori, tulisan praktis serta hasil penelitian pendidikan dan pengajaran sekolah dasar.
Articles 278 Documents
Faktor Penghambat Pelaksakan Program Literasi Membaca Di Sekolah Dasar Inpres Bungawaru Yermia S Wabang; Petrus Mau Tellu Dony; Alboin Selly; Yessy Mata; Halena Muna Bekata
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2111

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada Faktor Penghambat Pelaksanakan Program Literasi Membaca Di Sekolah Dasar Inpres Bungawaru ini bertujuan untuk; a). Mendeskripsikan proses pelaksanaan program literasi membaca Disekolah; b). Mengetahui Dan Mendeskripsikan Faktor Penghambat Pelaksanakan. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Inpres Bungawaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendedekatan deskriptif. Metode penelitian yang digunakan yakni observasi wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data yakni data reduction (reduksi data ), display data (penyajian data), clonclusion drawing/verivication. Hasil dari penelitian ini sebagai berikut; Program literasi membaca di Sekolah Dasar Inpres Bungawaru dilakukan dengan penyediaan perpustakaan, penyediaan buku-buku bacaan, pembuatan sudut baca, taman baca, membaca 15 menit sebelum pembelajaran, dan reading camp, perkunjungan perpustakaan keliling dan penjadwalan perkunjungan setiap kelas keperpustakaan kemudian dalam Penelitian ini juga ditemukan beberapa faktor penghambat yang menjadi penghambat program literasi membaca yaitu: 1). Peserta didik tidak serius dalam kegiatan literasi membaca; 2). Tingkat kemampuan membaca peserta didik yang masih rendah; 3). rendahnya minat baca peserta didik; 4). Perkunjungan kelas ke perpustakaan dan juga waktu yang ditetapkan tidak cukup dalam melaksanakan program lietrasi membaca di perpustakaan yang hanya satu minggu satu kali; 5). kondisi perpustakaan tidak luas untuk menampung peserta didik dalam satu kelas.
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas II SDN 82 Prabumulih Ardiyah
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2115

Abstract

Realistic Mathematic Education (RME) merupakan pendekatan matematika yang pembelajaran dan penanaman konsepnya secara nyata dengan pengalaman langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas II. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian One Grup Pretest-Posttest Design . Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tekni tes yang berupa 10 soal pilihan ganda. Teknik analisis yang dipakai meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan menggunakan uji T menggunakan Microsoft Excel. Hasil rata-rata pretest adalah 40,9 yang termasuk katagori rendah, dan hasil posttest menunjukan peningkatan yaitu 81,3. Hasil analisis uji T menunjukan T hitung 29,05 > 2, 07 T tabel yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Terdapat pengarauh pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) terhadap hasil belajar kognitif siswa
Pengaruh Program Kampus Mengajar Terhadap Kompetensi Pedagogik Mahasiswa FKIP Universitas Tribuana Kalabahi Alboin Selly
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Program Kampus Mengajar terhadap kompetensi pedagogik mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tribuana Kalabahi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex post facto dengan metode kuantitatif, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 68 mahasiswa peserta Program Kampus Mengajar angkatan 1 hingga 7. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis regresi linear untuk mengukur hubungan antara variabel Program Kampus Mengajar dan kompetensi pedagogik mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas responden menilai program tersebut berpengaruh pada kategori sedang, dengan nilai rata-rata kompetensi pedagogik mahasiswa sebesar 37,94 dan standar deviasi sebesar 5,838. Uji normalitas dan linearitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan hubungan antar variabel bersifat linear. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa Program Kampus Mengajar memiliki pengaruh signifikan terhadap kompetensi pedagogik mahasiswa dengan koefisien regresi sebesar 0,480. Hal ini menunjukkan bahwa setiap peningkatan program berkontribusi positif pada peningkatan kompetensi pedagogik mahasiswa, meskipun terdapat ruang untuk peningkatan lebih lanjut dalam efektivitas program ini.
Pengembangan Konten Virtual Reality Untuk Topik Sejarah Di Sekolah Dasar Santosa, Donald Samuel Slamet
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2126

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kesulitan guru dalam mengembangkan konten pembelajaran, khususnya pada topik sejarah di Sekolah Dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan konten Virtual Reality (VR) untuk topik sejarah di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan (Research and Development) yang mengadopsi model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pada tahap define, dilakukan FGD dengan 3 orang guru untuk menganalisis topik yang akan dikembangkan melalui Virtual Reality. Berdasarkan tahap design ditetapkan bahwa topik yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah detik-detik proklamasi. Pada tahap design, disusun kerangka konsep konten detik-detik proklamasi yang akan dibuat dalam Virtual Reality. Pada tahap develop, programer dan desainer menyusun konten untuk diaplikasikan di Virtual Reality. Selanjutnya, pada tahap disseminate, hasil pengembangan didemonstrasikan pada para guru dan siswa untuk selanjutnya mendapatkan balikan dari para pengguna tersebut. Sebanyak 30 orang guru dan siswa berpartisipasi dalam demonstrasi ini. Setelah mencoba poduk, pengguna mengisi kuesioner yang berisikan daftar pernyataan yang diukur dalam skala Likert. Berdasarkan balikan yang diperoleh dari para pengguna, ditemukan bahwa konten VR cocok digunakan pada pembelajaran sejarah di Sekolah Dasar, khususnya untuk topik detik-detik proklamasi. Untuk itu disarankan kepada pengguna untuk menggunakan produk ini pada pembelajaran sejarah.
Peran Guru Dalam Identifikasi Dan Penanganan Gangguan Bahasa Ekspresif Melalui Metode Komunikatif Pada Anak Sekolah Dasar Muhammad Ma’sum; Bagas Rio Muhammad Hattak; Intan Fa'izatul Mahmudah
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.1992

Abstract

Gangguan bahasa ekspresif pada anak usia sekolah dasar dapat memengaruhi kemampuan akademik, interaksi sosial, dan kepercayaan diri mereka. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran guru dalam mendeteksi dan menangani gangguan bahasa ekspresif melalui metode komunikatif, khususnya di MIN 03 Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan guru kelas, kepala sekolah, orang tua, dan siswa dengan gangguan bahasa ekspresif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematik untuk menemukan pola dan strategi yang digunakan dalam penanganan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun guru telah berupaya mengimplementasikan metode komunikatif dengan baik, mereka menghadapi tantangan besar terkait keterbatasan waktu dan kurangnya pelatihan profesional. Untuk meningkatkan penanganan gangguan bahasa ekspresif, disarankan adanya pelatihan intensif bagi guru, peningkatan kerja sama dengan ahli seperti psikolog dan terapis wicara, serta kesadaran orang tua tentang pentingnya deteksi dini. Keberhasilan intervensi sangat bergantung pada konsistensi penerapan metode komunikatif, yang dapat lebih optimal jika didukung oleh motivasi guru, fasilitas yang memadai, serta kolaborasi yang erat antara sekolah, orang tua, dan tenaga ahli.
Penerapan Pembelajaran Diferensiasi Produk Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Pada Pembelajaran IPA Sopi Susanti; Masripah; Ani Siti Anisah; Ade Holis
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.2132

Abstract

Pengembangan kemampuan berpikir kreatif sejak usia dini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi abad ke-21 pada peserta didik. Penelitian ini diklasifikasikan sebagai penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimental berdesain Nonequivalent Control Group, dua rombongan belajar yaitu kelompok uji dan kelompok pembanding digunakan sebagai objek dalam penelitian guna menyelidiki pengaruh penerapan strategi pembelajaran diferensiasi produk dalam meningkatkan kompetensi berpikir kreatif peserta didik pada materi sistem pernapasan manusia pada pembelajaran IPA kelas V. Data yang diperlukan dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kreatif, kuesioner peserta didik dan pendidik berupa pernyataan terkait dengan pembelajaran diferensiasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan berbagai metode statistik, termasuk validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran soal, daya pembeda, uji normalitas, homogenitas, uji-t, serta penghitungan N-gain. Hasil analisis mengindikasikan jika strategi pembelajaran diferensiasi produk dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik. Kelompok uji memiliki rerata evaluasi akhir sebesar 81,67, lebih signifikan dari kelompok pembanding sebesar 72,58. Tanggapan peserta didik sangat positif, dengan 92,38% menunjukkan persetujuan mereka terhadap strategi pembelajaran tersebut. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi pembelajaran diferensiasi produk yang lebih luas, didukung oleh pelatihan guru, untuk membantu peserta didik mengembangkan keterampilan ini lebih lanjut.
Metode Token Ekonomi Dalam Membantu Mengurangi Sikap Emosional Dan Agresif Pada Siswa Nindy Amita
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 2 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i2.826

Abstract

Kemampuan anak dalam menaati peraturan dan mampu mengelola emosi serta perilaku adalah hal yang sangat di idamkan oleh guru atau orang tua. Namun, saat anak merasakan marah, perlu untuk diajarkan dalam mengeskpresikan emosi serta memvalidasi emosi anak dengan cara yang tepat. Anak yang cukup agresif sehingga mempengaruhi sikap dan perilaku perlu mendapatkan penanganan, salah satunya adalah teknik token economy. Penelitian ini bertujuan dalam membantu mengurani sikap emosional serta agresif anak di sekolah dan di rumah. Subjek penelitian adalah seorang anak berusia 9 tahun, kelas 3 sekolah dasar swasta. Peneliti melakukan observasi dan melakukan tes intelegensi kepada subjek sebelum diberikannya perlakuan. Penelitian menggunakan dilakukan menggunakan single case dengan teknik eksperimen menggunakan desain penelitian A-B. Hasil penelitian ini mendapatkan adanya perubahan sikap agresif verbal dan fisik yang dilakukan anak serta adanya pembangkangan di rumah dan di sekolah. Metode token economy dapat digunakan oleh guru dan orang tua dalam mengurangi perilaku agresif anak dengan cara melakukan modifikasi proses pemberian perlakuan.
Analisis Program Madrasah Unggul Anak Hebat (MaUlAna) Dalam Meningkatkan Literasi Dasar Inklusif di MI/SD Kecamatan Selong Marudin; Syahratul Mubarokah; Muhammad Ihsan; M. Ramdani
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2024): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v6i2.1191

Abstract

Penelitian Analisis Program Madrasah Unggul Anak Hebat (MaUlAna) Dalam Meningkatkan Literasi Dasar Inklusif SD/MI Kecamatan Selong di MI Hamzanwadi No.1, MI 2 Pancor, MI 4 Pancor. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Program Literasi (MaUlAna) di madrasah dilaksanakan. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian di analisis menggunakan metode analisis data kualitatif Miles & Huberman yang terdiri dari empat tahap yaitu, reduksi data, penyajian data, data collection dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah pelaksanaan Program Literasi (MaUlAna) di sekolah berjalan lancar dan membuat siswa semangat belajar, pelaksanaan Program Literasi (MaUlAna) dapat dilaksanakan kapan saja. Dengan dilaksanakannya Program Literasi (MaUlAna) memudahkan guru dalam mengetahui siswa mana yang belum bisa membaca dengan menggunakan metode yang dijelaskan oleh tim literasi (MaUlAna).
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Gamifikasi Terhadapa Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Di Sekolah Dasar Fegi Nopriani; Rohana; Aldora Pratama
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/badaa.v7i1.1582

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif berbantuan gamifikasi terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian True Experimental Design dengan desain penelitian PostTest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 200 Palembang yang terdiri dari 47 peserta didik. Sampel pada penelitian ini adalah kelas V.A dengan jumlah 23 peserta didik sebagai kelas kontrol, sedangkan kelas V.B dengan jumlah 24 peserta didik sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yaitu tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Instrumen tes yang digunakan yaitu soal essay dengan jumlah 10 butir yang sudah melalui uji validitas, reliabilitas, daya pembeda dan tingkat kesukaran serta dinyatakan layak untuk penelitian. Data hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 81,8 dan kelas kontrol sebesar 65,9. Berdasarkan hasil dari uji indepedent sample t-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < (α = 0,05) maka Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan Model Pembelajaran Kooperatif berbantuan Gamifikasi terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Siswa Kelas V SDN 200 Palembang. Kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif berbantuan Gamifikasi, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis, Materi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan.
Analisis Faktor-Faktor Kesulitan Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Kelas IV SD Negeri 43 Palembang Ria Rezki; Bukman Lian; Henni Riyanti
BADA'A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 7 No. 1 (2025): Badaa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : Fakultas Tarbiah Institut Agama Islam (IAI) Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 43 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV.A dan guru IPA di SD Negeri 43 Palembang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran IPA. Faktor-faktor tersebut meliputi faktor internal seperti motivasi, minat belajar, dan pemahaman konsep dasar yang lemah. Selain itu, faktor eksternal seperti metode pembelajaran yang digunakan oleh guru, kurangnya alat peraga atau media pembelajaran, serta lingkungan belajar yang kurang kondusif juga berpengaruh signifikan terhadap kesulitan belajar siswa. Dari hasil analisis data, ditemukan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang dominan ceramah dan kurang melibatkan siswa secara aktif menjadi salah satu penyebab utama kesulitan belajar. Guru diharapkan dapat mengintegrasikan metode pembelajaran yang lebih variatif dan interaktif serta memanfaatkan alat peraga untuk membantu siswa memahami konsep-konsep abstrak dalam IPA. Penelitian ini menyarankan agar guru meningkatkan penggunaan media pembelajaran interaktif dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih mendukung agar siswa dapat lebih mudah memahami materi pelajaran dan meningkatkan hasil belajar siswa.