cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Siswa Tentang Bahaya Rokok Bagi Kesehatan di Sekolah Swasta Yayasan Nasional Sidikalang Tahun 2020 Yerni Mariani Sitompul; Hengki Frengki Manullang; Herawati Br Bukit
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5235

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai orang-orang yang merokok di sekitar kita, baik di kantor, di pasar, di tempat umum lain atau bahkan di antara rumah tangga kita sendiri. Kebiasaan merokok di Indonesia dan di banyak negara berkembang lainnya cukup luas, bahkan ada kecenderungan untuk berkembang dari waktu ke waktu. Sedangkan di negara maju merokok justru mulai ditinggalkan oleh masyarakat yang telah sadar akan bahaya merokok bagi kesehatan. Tujuan penelitian Menganalisis gambaran pengetahuan dan sikap siswa tentang bahaya merokok di sekolah swasta yayasan nasional kecamatan Sidikalang kabupaten Dairi tahun 2020. Metode penelitian adalah deskriptif, dengan sampel penelitian ini adalah 69 orang yang diambil secara simple random sampling. Sampelnya adalah siswa laki-laki. Data yang dikumpulkan adalah pengetahuan dan sikap siswa yang diperoleh dengan menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan siswa tentang bahaya rokok pada kategori cukup sebanyak 43 orang (62,3%) dari 69 siswa, sedangkan siswa ' pengetahuan dalam kategori setuju 53 orang (76,8%). Disarankan kepada yayasan nasional agar menyatukan siswa laki-laki agar mampu mengurangi konsumsi rokok.
Faktor Yang Berhubungan Dengan MSDS Pada Petugas Cleaning Service Di RSU Sembiring Tahun 2021 Armanda Prima; Muhraza Siddiq; Ripai Siregar; Sindi Ilmasari Lase
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5236

Abstract

Musculoskeletal disorders (MSDs) adalah keluhan nyeri, pegal-pegal dan lain-lain pada sistem otot rangka seperti pembuluh darah, sendi, tendon, akibat aktivitas kerja. Faktor pekerjaan yang dapat meningkatkan kejadian MSDs antara lain postur tubuh yang tidak wajar, pengerahan tenaga yang berlebihan, pengulangan yang berulang, dan lamanya waktu kerja, faktor pekerja meliputi usia, jenis kelamin, masa kerja, kebiasaan merokok, kebiasaan olahraga, dan indeks massa tubuh. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Petugas Cleaning Service RSUD Sembiring Deli Tua Tahun 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah Sembiring Deli Tua pada bulan Juni sampai Juli 2021. Teknik yang digunakan adalah Total Sampling dimana seluruh populasi dijadikan sampel yaitu 34 orang petugas kebersihan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, Nordic Body Map (NBM), REBA dan observasi. Analisis data menggunakan Chi-Square dengan p0,05. Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara keluhan MSDs dengan variabel postur tubuh pekerja (p value = 0,007) dan variabel gerakan berulang (p value = 0,007). Kesimpulan: Ada hubungan postur tubuh dengan keluhan MSDs pada petugas cleaning service RSUD Sembiring Deli Tua tahun 2021 dengan nilai P = 0,007 = 0,05
Formulasi Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Kitolod (Isotoma longiflora L.) Terhadap Penyembuhan Luka Bakar Pada Kelinci (Oryctolagus cuniculus) Masria Phetheresia Sianipar; Delima Marsauli Simorangkir
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5246

Abstract

Luka bakar adalah luka yang terjadi akibat kontak permukaan tubuh dengan benda yang menghasilkan panas atau zat yang terbakar. Salah satu tanaman yang dapat menyembuhkan luka bakar adalah daun kitolod. Daun kitolod memiliki senyawa saponin dan flavonoid yang berfungsi sebagai anti bakteri dan meningkatkan pertumbuhan jaringan baru sehingga mempercepat penyembuhan luka. Metode untuk mengetahui efektivitas sediaan gel ekstrak etanolik kitolod (Isotoma longiflora L.) terhadap penyembuhan luka bakar. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental, sampel diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh sebagai zat aktif dibuat menjadi sediaan gel dengan konsentrasi 5%, 7,5% dan 10%. Persiapan pengujian meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, pengamatan pH, uji dispersi, uji adhesi dan pengamatan penyembuhan luka. Pengujian sediaan gel luka bakar dilakukan selama 14 hari dengan 5 kelompok yaitu kontrol positif (preparat pasaran), kontrol negatif (basis gel), dan preparat gel EEDK 5%, 7,5% dan 10%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kitolod dapat diformulasikan sebagai sediaan gel yang homogen, tidak berubah warna, dan memiliki pH yang stabil. Pengamatan terhadap penyembuhan luka bakar menunjukkan bahwa sediaan yang beredar di pasaran lebih efektif dan tidak jauh berbeda dengan gel EEDK 10% dengan perbandingan penutupan luka hari ke-14 sebesar 0,20 dan 0,25 cm. Ekstrak etanol daun kitolod 10% dalam sediaan gel paling efektif dalam penyembuhan luka bakar dibandingkan ekstrak etanol daun kitolod 5% dan 7,5%.
Isolasi, Identifikasi dan Karakteristik Antimicrobial Resistance Staphylococcus cohnii dari Perairan Semarang Siti Nur Kholishah; Diah Permata Wijayanti; Mada Triandala Sibero
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5295

Abstract

Resistensi bakteri terhadap antibiotik merupakan salah satu masalah utama di bidang kesehatan saat ini, salah satunya adalah bakteri Staphylococcus cohnii. Bakteri tersebut dapat hidup di berbagai habitat termasuk lingkungan perairan. Cemaran antibiotik di lingkungan perairan adalah salah satu faktor yang meningkatkan resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil resistensi bakteri Staphylococcus cohnii dari perairan Semarang. Isolat didapat dari koleksi Laboratorium Natural Product Universitas Diponegoro. Isolat kemudian dikarakterisasi secara morfologi dan diidentifikasi secara molekuler. Selanjutnya resistensi isolat terhadap antibiotik diuji dengan metode Antimicrobial Susceptibility Test (AST). Diameter zona bening kemudian diukur setelah 24 jam dan disesuaikan dengan standar CLSI 2021. Karakteristik morfologi koloni ATL.215 yaitu berbentuk cicular atau bulat dengan elevasi convex atau cembung di bagian tengah dan margin entire atau tepian yang halus. Warna isolat pada kedua media adalah putih. Isolat diidentifikasi sebagai Staphylococcus cohnii berdasarkan identifikasi molekuler sekuens 16s rRNA dengan percent identity 99,93% dan query cover 100%. Berdasarkan hasil AST, isolat menunjukkan resistensi terhadap satu dari delapan antibiotik yaitu chloramphenicol dengan diameter zona bening 8,55 mm. Sedangkan pada tujuh antibiotik lain diameter zona bening yang didapatkan termasuk dalam kriteria susceptible.
UPAYA GURU DALAM MEMOTIVASI BELAJAR SISWA MELALUI REINFORCEMENT PADA MATERI PECAHAN DI KELAS IV SEKOLAH DASAR (SD) DALAM MASA PANDEMI COVID-19 Muhammad Isa; Widia Astuti; Hambali Hambali; Muchsin Muchsin4
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam memotivasi belajar siswa melalui reinforcement pada materi pecahan di kelas IV Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini dilakukan di  kelas IV SD Negeri 43 Banda Aceh. dengan jumlah subjek 7 orang  siswa sebagai subjek penelitian. Subjek dan sumber data yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini yaitu guru kelas IV dan siswa kelas IV SD Negeri 43 Banda Aceh yaitu SPA, TZF, AM, KCF, WK, ZN, IS. Subjek penelitian ini ditentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah observasi dan wawancara secara daring dan ofline.  Penelitian ini dilakukan terhadap guru matematika dalam pembelajaran materi pecahan dan bilangan pecahan karena sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, contohnya ketika membagi suatu benda maupun makanan, materi pecahan tidak pernah terlepas dari operasi hitung baik dari penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. Namun masih banyak siswa yang merasa kesulitan memahami materi pecahan tersebut dikarenakan kurangnya minat siswa dalam memahami materi pecahan serta kurangnya motivasi yang ada pada siswa. Oleh karena itu guru harus menanamkan konsep-konsep dan pengalaman mendalam agar siswa dapat memahami soal-soal matematika berbentuk pecahan dengan baik. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Covid-19 tidak mempengaruhi upaya guru dalam memberikan penguatan (reinforcement) kepada siswa. guru selalu berupaya untuk menerapkan keterampilan memberikan penguatan kepada siswa baik secara langsung maupun melalui whatsApp kepada siswa kelas IV SD  . Hal ini terlihat ketika proses pembelajaran guru memberikan kata-kata pujian ketika ada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan dan juga memberikan tepuk tangan ketika ada siswa yang salah menjawab pertanyaan yang diberikan, penguatan tersebut diberikan untuk memotivasi agar iya dapat belajar lebih giat lagi sehingga memperoleh prestasi yang bagus.
Media Alternatif Pertumbuhan Bakteri dari Daging Buah Kelapa (Cocos nucifera) Terhadap Bakteri Escherichia Coli dan Staphylococcus aureus Thoibah Sinaga; Kartika Manalu; Ulfayani Mayasari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5207

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan daging buah kelapa (Cocos nucifera) sebagai media alternatif pertumbuhan bakteri. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dimana variabel bebas adalah konsentrasi tepung daging buah kelapa dengan variasi 16%, 18%, 20%, 22% dan 24% yang masing-masing konsentrasi diulang sebanyak lima kali. Hasil yang diperoleh jumlah populasi koloni bakteri Escherichia coli pada tepung daging buah kelapa konsentrasi 16% sebanyak 137 x 106, 18% sebanyak 119 x 106, 20% sebanyak 74 x 106, 22% sebanyak 93 x 106  dan 24% sebanyak 74 x 106. Jumlah populasi koloni bakteri Staphylococcus aureus pada tepung daging buah kelapa konsentrasi 16% sebanyak 187 x 106, 18% sebanyak 20 x 106, 20% sebanyak 65 x 106, 22% sebanyak 23 x 106 dan 24% sebanyak 34 x 106. Pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus yang paling baik adalah pada media daging buah kelapa konsentrasi 16%. Hasil data dianalisis menggunakan SPSS 25 dengan metode uji one way ANOVA. Hasil data dianalisis menggunakan SPSS 25 dengan metode uji one way ANOVA. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna pada setiap kelompok perlakuan ( p0,05) dan didapat Fhitung Ftabel menyatakan bahwa tidak ada pengaruh nyata antara variasi konsentrasi terhadap pertumbuhan Escherichia coli, sedangkan hasil analisis statistik pada pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus menunjukkan ada perbedaan yang bermakna pada setiap kelompok perlakuan ( p  0,05) dan didapat Fhitung Ftabel menyatakan bahwa ada pengaruh nyata antara variasi konsentrasi terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
Analisis Respon Mahasiswa terhadap Proses dan Kendala Pembelajaran Biologi di Masa Pandemi Covid-19 Suyud Abadi; Sulton Nawawi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5300

Abstract

Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang telah memberlakukan pembelajaran daring sebagai upaya memastikan perkuliahan tetap berjalan di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan kendala pembelajaran biologi di masa pandemi COVID-19 berdasarkan respon mahasiswa. Jenis Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, Pengambilan data dilakukan dengan membagikan Google form yang berisi 11 item pernyataan kepada mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses perkuliahan daring di Program studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang berjalan cukup baik, pelaksanaan perkuliahan daring di Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Muhammdiyah Palembang telah sesuai dengan Jadwal (93.22%). Pemahaman materi selama perkualiahan daring cukup dapat dipahami oleh mahasiswa (47.46%). Semangat atau antusiasme mahasiswa mengikuti perkuliahan daring cukup baik (49.15%), dimana telah terbangun komunikasi antara dosen dengan mahasiswa dengan baik (66.1%). Diketahui bahwa media perkuliahan online yang digunakan yang banyak digunakan mahasiswa adalah WhatsApp (84.75%) yang kebanyakan mahasiswa menggunakan alat elektronik berupa Handphone (HP; 86.44%). Dengan demikian diharapkan agar mahasiswa akan terbiasa mengikuti perkuliahan daring selama masa pandemik dengan metode perkuliahan yaitu dengan melakukan diskusi online. Kebanyakan mahasiswa koneksi internet yang digunakan adalah data (94.92%), yang selain adanya kendala jaringan internet lemah, mahasiswa juga lebih menyukai sistem perkuliahan tatap muka langsung. Beberapa kendala diantaranya banyak menghabiskan kuota serta jaringan internet lemah. Proses perkuliahan daring masih harus terus dioptimalkan dan terus dilakukan evaluasi sebagai perbaikan perkuliahan daring pada semester-semester selanjutnya. 
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATERI JARINGAN TUMBUHAN DI KELAS XI SMA NEGERI 13 MEDAN T.P 2021/2022 Monica Rosephine Afriyanti Sitanggang; Hudson Sidabutar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5331

Abstract

This study aims to determine: (1) the feasibility of integrated interactive multimedia learning materials for character education for class XI MIA SMA Negeri 13 Medan T.P 2021/2022; (2) The feasibility of integrated interactive multimedia learning media for character education for class XI MIA SMA Negeri 13 Medan T.P 2021/2022; (3) Biology teacher's response to interactive multimedia integrated character education on plant tissue material in class XI MIA SMA Negeri 13 Medan; (4) Student responses to interactive multimedia integrated character education in plant tissue material in class XI MIA SMA Negeri 13 Medan T.P 2021/2022; (5) the effectiveness of the use of Integrated Interactive Multimedia Character Education on plant tissue material developed to improve learning outcomes; (6) implementation of character values applied to interactive multimedia integrated character education developed in the learning process. This type of research is development research with a modified 4-D product development model as needed. The test subjects consisted of material experts, media experts, biology teacher assessments, responses from class XI MIA 7 students at SMA Negeri 13 Medan, 6 students from class XI MIA 7 at SMA Negeri 13 Medan in the small group test, and 30 students from class XI MIA 7 at SMA Negeri 13 Medan in a limited group trial. Product development quality data were collected by questionnaire. Data were analyzed by quantitative and qualitative descriptive techniques. The results showed that: (1) Material expert validation was in the "Very Eligible" criteria (88.32%); (2) Validation of media experts is in the criteria of "Very Eligible" (93.6%); (3) The assessment of biology teachers is in the "very appropriate" criteria (92.6%); (4) The small group trial was met with the criteria of "Very Good" (89.16%); (6) In the limited group trial, the criteria were "Very Good" (92.5 %). 
Uji Aktivitas Antibakteri pada Ekstrak Etanolik Teripang Kering dari Ujung Pangkah Gresik M. Ainul Mahbubillah; Putri Ayu Ika Setiyowati; Muhammad Badrut Tamam; Fika Nur Fitriana Putri Bukhori
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5233

Abstract

Sea cucumber is a potential fishery sub-sector, but its use still not popular because of its unfavorable physical form. However, from its unfavorable form, sea cucumbers contain many benefits as nutrition and medicine, including the presence of antimicrobial activity. The use of sea cucumbers as a nutrient is used by the people of Ujung Pangkah Gresik village as crackers. This study aims to prove the antimicrobial potential of dried sea cucumbers with crackers from Ujung Pangkah village, Gresik. The sea cucumbers have been boiled first before drying in the sun. The dried sea cucumbers were blended and then extracted using 96% ethanol. The extract was then sterilized by filtration using a 0.2 m PTFE filter. Extracts were tested using the Kirby-Bauer method on Mueller-Hinton Agar medium inoculated with Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella typhimurium, Burkholderia cepacia, and yeast Candida albicans. The control antibiotic tetracycline 30 µg/ml and antifungal 2,5 µg/ml fluconazole were used as comparisons. The results of this study showed that all ethanolic extracts of dry sea cucumber with concentrations of 5%, 10%, and 15% did not show any clear zone. While the clear zone was shown in the control of tetracycline and fluconazole. This was caused by the loss of antimicrobial activity in the ethanolic extract of dried sea cucumbers derived from antimicrobial peptides which were damaged by heating during boiling process.
Skrining Bakteri yang Bersimbiosis dengan Spons dari Pulau Bakar dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Ulfayani Mayasari; Rizki Amelia Nasution
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 5, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v5i1.5319

Abstract

 Simbiosis mutualisme spons dengan bakteri mampu menghasilkan senyawa bioaktif salah satunya ialah sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengisolasi dan melakukan pencarian bakteri yang bersimbiosis dengan spons di Pulau Bakar yang mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. Tahapan penelitian ini yaitu isolasi dan identifikasi bakteri simbions spons selanjutnya pengujian aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram. Pada hasil penelitian ini ditemukan 16 jenis bakteri yang bersimbiosis dengan spons. Isolat terbaik yang mampu menghambat bakteri Escherichia coli ialah SPS4(2)B dengan diameter zona hambat yang ditimbulkan ialah  12,01 mm dan tergolong ke dalam kategori kuat. Dapat disimpulkan bahwa bakteri yang bersimbiosis dengan spons di perairan Pulau Bakaran mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli Kata Kunci: antibakteri, bakteri bersimbiosis,  spons, Escherichia coli

Page 22 of 161 | Total Record : 1602