Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal
Jurnal ilmiah permas: jurnal ilmiah stikes kendal (JIPJISK) merupakan bagian integral dari jurnal yang diterbitkan oleh LPPM STIKES Kendal. JIPJISK merupakan sarana pengembangan dan publikasi karya ilmiah bagi para peneliti, dosen dan praktisi. JIPJISK menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian, studi kasus, hasil studi literatur, konsep keilmuan, pengetahuan dan teknologi yang inovatif dan terbaharu yang berfokus pada delapan (8) pilar kesehatan masyarakat, meliputi Biostatiska dan Kependudukan, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Gizi Masyarakat, Kesehatan Reproduksi. JIPJISK mulai Januari 2019 akan terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Januari, April, Juli, dan Oktober.
Articles
1,175 Documents
Identifikasi Pola Sebaran Spasial Dengan Metode Getis Ord Gi* Pada Kasus Tuberkulosis Di Kota Jambi 2018-2021
Muhammad Syukri;
Helmi Suryani Nasution
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v12i4.712
Pemetaan pola spasial kasus Tuberkulosis merupakan hal yang penting sebagai upaya pengendalian kasus dan acuan alokasi sumber daya. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pola spasial sebaran kasus Tuberkulosis pada tingkat desa/kelurahan di Kabupaten Sarolangun tahun 2018 sampai 2021. Data semua kasus TB tahun 2018-2020 diperoleh dari Sistem Informasi Tuberkulosis Terpadu (SITB) Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. Pada studi ini Getis Ord G* digunakan untuk mengidentifikasi pola spasial (hotsposts) kasus TB. Analisis Getis Ord G* dijalankan menggunakan aplikasi tidak berbayar Geoda 10.2. Total kasus TB selama empat tahun adalah 3.320 kasus. Hasil studi menunjukkan hotspots ditemukan konsisten terjadi di Kecamatan Alam Barajo, Telanaipura, dan Paal Merah. Penguatan sistem surveilans berbasis active case-finding pada wilayah yang telah teridentifikasi hostspot.
Determinan Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan
Kartika Kartika;
Adhin Al Hasanah;
Karina Nur Ramadhaningtyas
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i1.751
Pertumbuhan penduduk di Indonesia mengalami peningkatan dan diprediksi akan mengalami penurunan proporsi kelompok usia muda dan peningkatan proporsi kelompok usia tua. Kelompok usia muda ini diharapkan dapat membawa Indonesia ke kondisi yang lebih baik pada tahun 2025. Stunting merupakan masalah pertumbuhan yang menjadi masalah nasional dan dapat berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Kejadian stunting juga menjadi masalah terkait status gizi pada anak. Status gizi pada anak dipengaruhi oleh asupan gizi dan riwayat kesehatan selama 1000 hari pertama kelahiran. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara jenis kelamin, riwayat menyusui, ketepatan waktu pemberian MP-ASI, riwayat infeksi berulang dalam sebulan terakhir, dan pendidikan ibu. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di daerah Tulakan, Kabupaten Pacitan. Sampel kasus dalam penelitian ini adalah balita usia 24-59 bulan. Data diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner sedangkan status gizi stunting diperoleh melalui pengukuran tinggi badan balita menggunakan microtoise dan wawancara dengan balita. Hasil uji validitas angket dengan memodifikasi setiap pertanyaan yang terdapat dalam angket. Sedangkan hasil uji reliabilitas menggunakan Alpha Cronbach's dengan hasil 0,673. Hasil penelitian menunjukkan stunting pada anak usia 24-59 bulan diketahui berhubungan dengan jenis kelamin, riwayat pemberian ASI, riwayat ketepatan waktu pemberian MP-ASI, riwayat infeksi berulang dalam sebulan terakhir, dan pendidikan ibu dengan nilai p < 0,05.
Kualitas Hidup Domain Mental Pasien Tuberkulosis Paru
Ari Athiutama;
Dwi Nopa Saputra;
Aldella Trulianty
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Supp Oktober 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (256.334 KB)
Tuberkulosis paru menyebabkan masalah pada kualitas hidup penderitanya. Pengendalian dan pengobatan tuberkulosis paru berfokus pada kualitas hidup domain fisik saja, namun ada hal yang tidak kalah penting yaitu kualitas hidup domain mental. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melihat hubungan antara faktor-faktor dengan kualitas hidup domain mental pada pasien yang menderita penyakit tuberkulosis paru. Desain pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan survei analitik menggunakan rancangan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien TB paru yang menjalani pengobatan tiga bulan terakhir dengan jumlah sampel sebanyak 63 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner SF-36. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan lama pengobatan dengan kualitas hidup domain mental (p value = 0,009), penyakit penyerta kronik dengan kualitas hidup domain mental (p value = 0,001), status sekonomi dengan kualitas hidup domain mental (p value = 1,000), dan status pekerjaan dengan kualitas hidup domain mental (p value = 1,000). Ada hubungan yang signifikan antara lama pengobatan dan penyakit penyerta kronik dengan kualitas hidup domain mental pasien TB paru. Tidak ada hubungan yang signifikan antara status ekonomi dan status pekerjaan dengan kualitas hidup domain mental pasien TB paru.
Gambaran Penggunaan Kontrasepsi pada Masa Pandemi Covid-19 di Kalimantan Utara: Descriptive Study
Rahmi Padlilah;
Elfanda Sholihah;
Ika Yulianti;
Aris Widiyanto;
Joko Tri Atmojo;
Anggun Fitri Handayani
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i1.766
World Health Organization (WHO) menyatakan penyakit bahwa virus korona (COVID-19) sebagai darurat kesehatan global. Pemerintah Indonesia telah menetapkan bencana non alam penyebaran COVID-19 sebagai Bencana Nasional dan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pencegahan penularan COVID-19. Kondisi ini menyebabkan dampak terhadap kelangsungan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan kontrasepsi pada masa pandemic COVID-19 di Kalimantan Utara. Penelitian deskriptif kuantitatif dilakukan di Kalimantan Utara tahun 2021. Sebanyak 1915 akseptor KB yang terdiri atas 883 akseptor KB sebelum pandemi dan 1032 akseptor KB pada masa pandemi. Data dikumpulkan menggunakan laporan bulanan pengendalian lapangan tingkat Desa/Kelurahan sistem informasi kependudukan dan keluarga. Data di analisis secara deskriptif. Terdapat peningkatan penggunakan KB suntik pada masa pandemic COVID-19 (56.4%) dibandingkan sebelum masa pandemic COVID-19 (51.6%), penggunaan pil 24.9%, IUD 6.2%, kondom 4.8%, implant 4.4%, MOW 3.1%, dan MOP 0.2%. Pada masa pandemi COVID-19 jumlah akseptor KB tertinggi adalah KB suntik.
Faktor Risiko Gangguan Muskuloskeletal pada Tenaga Kesehatan: Meta Analisis
Rejo Rejo;
Ahmad Zamani;
Kiki Puspitasari;
Joko Tri Atmojo;
Aris Widiyanto;
HAkim Anasulfalah
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i1.767
Petugas kesehatan berisiko tinggi mengalami gejala gangguan muskuloskeletal seperti nyeri, cedera, trauma, dan penyakit lainnya. Menurut World Health Organization (WHO), Work Related Musculoskeletal Disorders (WRMD) adalah cedera yang mencakup berbagai kondisi inflamasi atau degeneratif yang berhubungan dengan nyeri atau disfungsi fisik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui factor risiko gangguan musculoskeletal pada tenaga Kesehatan. Penelitian ini menggunakan penelitian systematic review dan meta analisis dengan PICO sebagai berikut, Populasi: Tenaga kesehatan. Intervensi: frekuensi angkat berat yang tinggi. Comparison: frekuensi angkat berat yang rendah. Outcome: Low Back Pain. Artikel yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari tiga database yaitu Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct. Kata kunci untuk mencari artikel “Low Back Pain” AND “Lifting Heavy Loads” AND “Health Worker” Artikel yang disertakan adalah full-text berbahasa Inggris dengan desain cross sectional tahun 2007 hingga 2022 dengan menggunakan pelaporan adjusted Odds Ratio (aOR) dalam analisis multivariat. PRISMA flow diagram digunakan sebagai metode untuk pemilihan artikel. Artikel dianalisis menggunakan aplikasi Review Manager 5.3. Sebanyak 7 cross sectional, Tujuh Artikel mengambil responden penelitian perawat, lokasi penelitian adalah di Negara Asia . Dapat disimpulkan bahwa petugas medis dengan frekuensi angkat berat yang sering memiliki risiko mengalami nyeri punggung sebanyak 1.66 kali dibandingkan dengan petugas medis dengan frekuensi angkat berat yang jarang (aOR= 1.66; 95% CI 1.41 hingga 1.96; p = 0.001). Petugas medis dengan level stres pekerjaan yang tinggi dan frekuensi angkat berat yang sering memiliki risiko mengalami nyeri punggung.
Pengaruh Hydrotherapy terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi
Ulfa Hasana;
Asniati Asniati;
Ayu Azzahra Djohan
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i1.681
Hipertensi adalah gangguan sistem pembuluh darah yang menyebabkan kenaikan tekanan darah di dalam arteri diatas normal. Pencegahan hipertensi bisa diatasi dengan pengobatan Non Farmakologis Hydrotherapy. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan Hydrotherapy. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang menggunakan desain Quassy Eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sebelum dilakukan hydrotherapy tekanan darah responden diukur terlebih dahulu kemudian setelah dilakukan hydrotherapy tekanan darah responden diukur kembali. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata tekanan darah responden setelah dilakukan Hydrotherapy turun, yang bisa dilihat dari nilai mean pre-test sistolik yaitu 152,80 turun menjadi 127,93 dan nilai mean post-test diastolik juga turun yaitu dari 97,07 menjadi 82,93 dan nilai P-value 0,000. Ada Pengaruh Hydrotherapy terhadap tekanan darah (sistolik dan diastolik) sebelum dan sesudah diberikan perlakuan.
Persepsi Kegunaan dan Kemudahan Penggunaan terhadap Penerimaan Teknologi Sistem Informasi Rumah Sakit di Instalasi Farmasi
Jamroni Jamroni
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Januari 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i1.800
Sebuah sistem teknologi informasi yang efektif dan efisien sangat dibutuhkan untuk menunjang kualitas pelayanan di Rumah sakit. Penggunaan software (program) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah awalnya menggunakan program Under DOS kemudian diganti dengan program My Hospital dari ICS. Tujuan penelitian ini menganalisa persepsi kegunaan dan kemudahan penggunaan terhadap penerimaan teknologi sistem informasi rumah sakit di instalasi farmasi. Penelitian kuantitatif ini menggunakan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh pegawai di Instalasi Farmasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta berjumlah 41 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner TAM. Uji kuesioner validitas dan reliabilitas didapatkan hasil valid dan reliable yaitu > 0,06. Pengujian hipotesis dilakukan dengan Uji Kruskal-Wallis). Mayoritas responden menerima teknologi sistem informasi rumah sakit (75,6%) dan dinilai berguna (61%). Pada persepsi kemudahan penggunaan diketahui mayoritas responden responden mengatakan mudah digunakan (65,8%). Kesimpulan yang diperoleh dari nilai Asymp Sig 0,001 sehingga dapat dikatakan secara bersama-sama variabel persepsi kegunaan dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh terhadap penerimaan teknologi dalam penerapan sistem informasi Rumah Sakit di instalasi farmasi RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Efektivitas Intrument D-Cacth sebagai Alat Ukur Dokumentasi Keperawatan: Scoping Review
Deni Susanto;
Muliantika Muliantika;
Kurniawan Kurniawan
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i2.393
Dokumentasi keperawatan merupakan salah satu aspek penting yang menunjang proses keperawatan, maka perlu adanya audit dokumentasi yang tepat dalam mengukur kualitas dokumen tersebut. D-Cacth merupakan salah satu inovasi dalam bentuk instrumen yang diharapkan mampu mengaudit dokumen keperawatan. Tujuan dari review ini adalah untuk mengetahui keakuratan dari instrumen D-Cacth dalam mengukur kualitas dokumentasi keperawatan. Metode yang digunakan adalah scoping review yang terdiri dari 5 tahap yaitu: mengidentifikasi pertanyaan penelitian, mengidentifikasi sumber yang relevan yaitu mencari artikel dibeberapa database seperti ProQuest, ScienceDirect dan Google Scholar dengan menggunakan framework PICO, melakukan seleksi literatur yang digambarkan melalui diagram PRISMA, melakukan pemetaan dan mengumpulkan literatur serta menyusun dan melaporkan hasil. Hasil Penelusuran artikel diperoleh 3 artikel yang relevan dan sesuai dengan topik yang dibahas. Hasil tinjauan literature menunjukkan bahwa instrument D-Cacth telah terbukti mampu secara akurat dalam mengukur kualitas dan kuantitas dokumentasi keperawatan.
Intervensi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Spiritual pada Pasien Dewasa dengan Kanker: A Scoping Review
Efri Widianti;
Rohman Hikmat;
Shofura Kamil Pasya;
Salma Hanifah;
Nur Oktavia Hidayati
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i2.396
Kanker mengancam makna hidup pasien yang terkadang mengarah pada munculnya rasa disintegrasi. Disintegrasi muncul akibat permasalahan distress spiritual sehingga menunjukkan perlunya pemenuhan kebutuhan spiritual. Mengatasi kebutuhan spiritual pasien kanker penting dalam mempercepat pemulihan dan mencapai kesejahteraan spiritual. Tujuan untuk mengeksplorasi intervensi yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kesejahteraan spiritual pada pasien kanker. Studi ini menggunakan desain scoping review. Pencarian artikel dari 2 database PubMed dan EBSCOHost serta 1 search engine yaitu Google Scholar dengan waktu publikasi pada 5 tahun terakhir (2018 – 2022) berdasarkan kata kunci “Intervention” AND “Spiritual Well-being” AND “Patient Cancer”. Hasilnya sebanyak 9 artikel diperoleh dan dianalisis dengan analisis tematik. Berdasarkan hasil tinjauan literatur pada 9 artikel, ditemukan 6 intervensi spiritual yaitu spiritual therapy, spiritual group therapy, mindfulness, spiritual counseling, meditation, dan islami-based caring. Intervensi-intervensi tersebut terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan spiritual pada pasien kanker.
Manajemen Pengelolaan Linen di Instalasi Laundry Rumah Sakit di Indonesia
Sari Ningsih;
Ayun Sriatmi;
Suhartono
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Permas: jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/pskm.v13i2.695
Linen merupakan istilah yang mengacu pada semua tekstil yang ada di rumah sakit, seperti linen ruang rawat dan ruang bedah operasi. Peran manajemen linen di rumah sakit sangat penting. Dalam penelitian ini peneliti bermaksud untuk melakukan suatu kajian yang intensif pada beberapa penelitian terdahulu guna mengetahui bagaimana manajemen linen di instalasi laundry rumah sakit yang ada di Indonesia serta kendala apa saja yang menyebabkan tata kelola linen belum maksimal yang akan ditinjau dari berbagai aspek. Penulisan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan metode literature review, berdasarkan kriteria inklusi, artikel yang memenuhi kriteria ada sebanyak 17 artikel yang terdiri dari: PubMed 6 artikel, Scopus 1 artikel, Spinger Link 2 artikel, JSTOR 4 artikel dan Undip E-jurnal 2 artikel, yang diterbitkan pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2022. Penanganan linen di berbagai rumah sakit di Indonesia umumnya masih kurang optimal dan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan. Dilihat dari aspek masukan sarana prasarana yang masih kurang memadai, dari segi SDM kualitas dan kuantitas masih kurang, penerapan SOP yang belum terlaksana dengan baik masih ada petugas yang tidak menggunakan APD saat melakukan kegiatan pengelolaan linen. Dari aspek proses terlihat perbedaan dari setiap rumah sakit di Indonesia mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan yang meliputi; pemisahan, pengangkutan, pencucian dan penyimpanan hingga pada penditribusian sampai pada pengendalian. Kurang optimalnya aspek masukan dan proses menyebabkan pemberian pelayanan terkait linen kurang maksimal, hal ini dapat mempengaruhi mutu pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit serta berdampak pada kepuasan pasien.