cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN ASUPAN KARBOHIDRAT DAN PERSENTASE LEMAK TUBUH DENGAN KEBUGARAN JASMANI ANGGOTA UKM FUTSAL UNIVERSITAS DI SURAKARTA Fadillah, Kurniawati; Zulaekah, Siti; Mardiyati, Nur Lathifah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47369

Abstract

Futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang menuntut kebugaran jasmani optimal pada pemain. Kebugaran jasmani yang baik akan meningkatkan kemampuan fisik dan produktivitas seorang atlet sehingga prestasi yang maksimal dapat dicapai oleh atlet. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) futsal merupakan salah satu bentuk organisasi di universitas yang memiliki potensi prestasi tinggi. Data Kemenpora menunjukkan bahwa 83,55% laki-laki usia 16-30 tahun memiliki kebugaran jasmani kategori kurang dan kurang sekali. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara asupan karbohidrat dan persentase lemak tubuh dengan kebugaran jasmani anggota UKM Futsal universitas di Surakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah desain observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anggota ukm futsal universitas di Surakarta dengan teknik pengambilan sampel secara convenient sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara recall 3x24 jam, pengukuran komposisi tubuh menggunakan BIA dan pengukuran kebugaran jasmani menggunakan metode beep test. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan karbohidrat dan kebugaran jasmani (p= 0,199) dan terdapat hubungan signifikan antara persentase lemak tubuh dengan kebugaran jasmani (p = 0,036; r= -292) di mana responden yang memiliki persentase lemak tubuh lebih 54,5% memiliki kebugaran jasmani sangat kurang dan responden yang memiliki persentase lemak tubuh obesitas 72,7% memiliki kebugaran jasmani sangat kurang. Tingginya prevalensi kebugaran jasmani yang sangat kurang membuktikan diperlukannya pengaturan persentase lemak tubuh dan konsumsi lemak pada responden untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta penting bagi responden untuk memperhatikan jenis sumber lemak dan karbohidrat yang dikonsumsi.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYAKIT AKIBAT KERJA PADA PEKERJA BENGKEL LAS DI KOTA SIBOLGA Zendrato, Erianto; Sihotang, Widya Yanti; Siregar, Santy Deasy
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47404

Abstract

Penyakit akibat kerja menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, khususnya pada pekerja sektor industry kecil dan menengah seperti pengelasan. Proses pengelasan yang melibatkan berbagai bahaya seperti radiasi, percikan api, dan asap dapat menyebabkan gangguan kesehatan, termasuk penyakit pernafasan, kerusakan mata, dan musculoskeletal disorders. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan penyakit akibat kerja pada pekerja bengkel las di Kota Sibolga. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian yaitu seluruh pekerja dari 10 bengkel las yang ada di Kota Sibolga. Besar sampel sebanyak 92 pekerja yang diperoleh dengan metode total sampling. Pengumpulan data dengan pengisian kuisioner oleh responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square dengan signifikansi 95% dan multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pekerja bengkel las di Kota Sibolga berisiko terkena penyakit akibat kerja yaitu sebanyak 70,7%. Analisis statistik menunjukkan bahwa umur, masa kerja, pengalaman kerja, penggunaan APD, dan beban kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan penyakit akibat kerja dengan nilai p-value di bawah 0,05. Berdasarkan hasil uji regresi logistik dapat diketahui bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap penyakit akibat kerja adalah variabel pengalaman kerja. Usia, lama kerja, pengalaman kerja, penggunaan APD dan beban kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan penyakit akibat kerja pada pekerja bengkel las di Kota Sibolga , dengan pengalaman kerja sebagai variabel yang paling berpengaruh terhadap penyakit akibat kerja pada pekerja bengkel las di Kota Sibolga.
PENGARUH NEURO SENSO DAN SENSORI INTEGRASI TERHADAP PERILAKU HIPERAKTIF PADA ANAK AUTIS DI YAYASAN TUMBUH KEMBANG ANAK PELANGI CENTER NGANJUK Salsabila, Salma Radya; Yulianti, Atika; Lubis, Zidni Imanurrohmah
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47524

Abstract

Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan kondisi perkembangan yang ditandai dengan kesulitan dalam komunikasi dan interaksi sosial, serta sering disertai perilaku eksesif seperti hiperaktivitas. Salah satu upaya intervensi untuk menurunkan perilaku hiperaktif pada anak dengan ASD adalah melalui terapi kombinasi neuro senso dan sensori integrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kombinasi terapi tersebut dalam menurunkan tingkat perilaku hiperaktif pada anak autis. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental one group pre-test and post-test. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 anak dengan ASD yang menunjukkan perilaku hiperaktif. Instrumen yang digunakan adalah ADHD Test untuk mengukur tingkat hiperaktivitas. Intervensi dilakukan selama 1 bulan dengan frekuensi tiga kali per minggu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat perilaku hiperaktif setelah pemberian terapi kombinasi neuro senso dan sensori integrasi, dengan nilai p < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terapi kombinasi ini efektif dalam menurunkan perilaku hiperaktif pada anak dengan ASD. Intervensi ini dapat menjadi salah satu pendekatan non-farmakologis yang direkomendasikan dalam menangani gejala hiperaktif pada anak autis
HUBUNGAN ANTARA USIA KEHAMILAN DAN KEJADIAN KERUSAKAN INTEGRITAS KULIT PADA BAYI PREMATUR Enung, Enung
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47538

Abstract

Bayi prematur memiliki risiko tinggi mengalami kerusakan integritas kulit akibat imaturitas struktur kulit yang belum berkembang sempurna. Usia kehamilan merupakan salah satu determinan penting yang memengaruhi tingkat risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia kehamilan dan kejadian kerusakan integritas kulit pada bayi prematur dengan menggunakan instrumen Neonatal Skin Risk Assessment (NSRA). Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional ini dilakukan pada 62 bayi prematur yang dirawat di NICU Rumah Sakit Hasan Sadikin. Data usia kehamilan diperoleh dari rekam medis, sedangkan integritas kulit dinilai menggunakan instrumen NSRA. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas bayi prematur memiliki usia kehamilan <34 minggu (58%) dan tergolong dalam risiko tinggi berdasarkan skor NSRA ≥15 (61%). Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara usia kehamilan dan skor NSRA (p = 0,000; r = -0,651), yang menunjukkan bahwa semakin muda usia kehamilan, semakin tinggi risiko kerusakan integritas kulit. Kesimpulannya, usia kehamilan berpengaruh secara signifikan terhadap risiko kerusakan kulit pada bayi prematur. Oleh karena itu, penatalaksanaan keperawatan kulit perlu difokuskan pada neonatus dengan usia kehamilan rendah yang memiliki risiko tinggi.
HUBUNGAN USIA, OBESITAS DAN JENIS KELAMIN TERHADAP RISIKO TERJADINYA OSTEOARTHRITIS LUTUT : LITERATURE REVIEW Izzah, Andi Nurul Farah; Sam, Andi Dhedie Prasatia; Abduh, Muhammad
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47567

Abstract

Osteoarthritis (OA) merupakan bentuk arthritis yang paling umum terjadi, terutama pada usia lanjut dan dewasa, serta menjadi salah satu penyebab utama kecacatan di negara berkembang. OA terutama menyerang sendi-sendi besar seperti lutut, yang berperan penting dalam mobilitas dan aktivitas sehari-hari. Faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap terjadinya osteoarthritis lutut meliputi usia, jenis kelamin, dan obesitas, selain faktor lain seperti genetika, aktivitas fisik, pekerjaan yang melibatkan beban sendi, trauma sendi, ras, dan kondisi medis seperti chondrocalcinosis. Usia merupakan faktor yang paling dominan karena degenerasi sendi cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, sementara jenis kelamin wanita memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria, kemungkinan disebabkan oleh pengaruh hormon dan perbedaan anatomi sendi. Obesitas juga secara signifikan meningkatkan risiko osteoarthritis lutut melalui peningkatan beban mekanis pada sendi dan mekanisme inflamasi yang merusak jaringan sendi. Studi literatur yang dilakukan dengan pendekatan narrative review mengonfirmasi bahwa ketiga faktor tersebut usia, obesitas, dan jenis kelamin berperan penting dalam patogenesis osteoarthritis lutut. Oleh karena itu, pemahaman yang lebih baik mengenai hubungan ketiga faktor risiko ini sangat penting untuk upaya pencegahan dan pengelolaan osteoarthritis lutut, terutama dalam populasi dengan prevalensi tinggi. Kesimpulannya, usia, obesitas, dan jenis kelamin adalah faktor utama yang memengaruhi risiko terjadinya osteoarthritis lutut dan perlu mendapat perhatian dalam praktik klinis dan kebijakan kesehatan masyarakat.
EKSISI TOTAL SEBAGAI TERAPI DEFINITIF FIBROKERATOMA : STUDI KASUS DAN PEMBAHASAN Savitri, Dwiana
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.6653

Abstract

Acquired Digital Fibrokeratoma (ADFK) merupakan tumor jinak kulit yang jarang, muncul sebagai lesi tunggal kecil pada jari tangan atau kaki. Meskipun sering tidak menimbulkan keluhan, ukuran besar dapat mengganggu fungsi dan memerlukan tindakan bedah. Laporan ini menyajikan satu kasus ADFK pada jari telunjuk kiri pasien usia lanjut, serta tinjauan literatur terkait diagnosis, terapi, dan diagnosis banding. Pasien wanita 56 tahun dengan lesi oval 1×2×1 cm di jari telunjuk kiri menjalani eksisi total. Histopatologi mengonfirmasi ADFK. Pasien sembuh sempurna tanpa kekambuhan satu tahun pasca-operasi. Eksisi menyeluruh menjadi terapi pilihan utama untuk hasil klinis optimal.
STUDI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG TERKAIT DENGAN INFEKSI SENDI PROSTETIK SETELAH TOTAL KNEE ARTHROPLASTY : TINJAUAN SISTEMATIS SEPULUH TAHUN Pramana, I Kadek Adi Surya; Putri, Ni Nyoman Nila Manta Ary
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.10666

Abstract

Infeksi sendi prostetik (PJI) adalah komplikasi yang jarang namun serius setelah total knee arthroplasty (TKA), yang sering mengakibatkan morbiditas pasien yang signifikan, perpanjangan masa rawat inap, dan biaya finansial yang cukup besar. Tujuan dari tinjauan sistematis ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang terkait dengan infeksi sendi prostetik setelah total knee arthroplasty. Studi ini mengikuti pedoman PRISMA 2020, meninjau publikasi berbahasa Inggris dari tahun 2015 hingga 2025. Editorial, tinjauan duplikat dari jurnal yang sama, dan makalah yang tidak memiliki DOI dikecualikan. Pencarian literatur dilakukan menggunakan PubMed, SagePub, SpringerLink, dan Google Scholar. Hasil: Sebanyak 1.800 artikel awalnya diidentifikasi melalui basis data online (PubMed, SagePub, SpringerLink, dan Google Scholar). Setelah tiga putaran penyaringan, delapan studi relevan dipilih untuk analisis teks lengkap. Kesimpulan: Risiko infeksi sendi prostetik setelah total knee arthroplasty dipengaruhi oleh kompleksitas bedah, obesitas, komorbiditas, dan nutrisi yang buruk. Mengidentifikasi dan mengelola faktor-faktor ini, terutama pada pasien berisiko tinggi, dapat mengurangi angka infeksi. Penelitian di masa depan harus memperbaiki prediksi risiko dan mengevaluasi strategi preventif yang ditargetkan untuk meningkatkan hasil pasien.
LITERATURE REVIEW : EFEKTIVITAS SUPLEMENTASI KALSIUM TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMSIA Pereira, Dilma Suzete Bento Alves; Anwar, Moch; Ismarwati, Ismarwati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47601

Abstract

Kalsium merupakan salah satu elemen krusial dalam isu nutrisi dan pangan. Salah satu metode untuk mencegah hipertensi selama kehamilan adalah dengan mengonsumsi kalsium. Penelitian ini bertujuan untuk mereviw efektifitas suplementasi kalsium terhadap kejadian preeklamsia. Jenis riset melalui tinjauan pustaka/studi literatur merupakan metode yang mengintegrasikan lebih dari satu studi dengan tema yang serupa yang direview untuk menghasilkan penarikan kesimpulan akhir. Basis data yang sesuai dari pencarian literatur di internet melalui database Pubmed, Garuda, Google Scholar. Hasil temukan bahwa dari ke 7 artikel yang direview dimana dari segi pendekatan atau metode penelitian yang dipakai yaitu jenis riset yang sama: kuantitatif namun rancangan yang digunakan menggunakan desain eksperimental dan studi observasional analitik, meskipun metodeologi riset berbeda namun memiliki tujuan riset yang sama yaitu mengukur atau menguji efektivitas suplementasi kalsium pada ibu hamil terhadap kejadian preeklamsia yang mana terbukti efektif kalsium dalam menurunkan tekanan darah pada ibu hamil. Kesimpulan dalam review ini menunjukkan asupan kalsium yang tepat dapat mencegah preeklamsia, dan bahwa ibu hamil perlu mendapatkan jumlah kalsium yang cukup antara 1500 hingga 2000 mg per hari. Kalsium dapat diberikan pada usia kehamilan ibu dua puluh minggu atau trimester kedua, dan 7 jurnal mencatat bahwa ibu hamil menunjukkan penurunan tekanan darah setelah kalsium diberikan.
ANEMIA PADA PEREMPUAN DAN REMAJA PUTRI TINJAUAN MULTIDIMENSIONAL ATAS DETERMINAN GIZI, SOSIAL DAN EKONOMI DI BERBAGAI KONTEKS GLOBAL : LITERATURE REVIEW Poniman, Poniman; Arjunah, Arjunah; Nua, Asni; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47606

Abstract

Anemia, khususnya anemia defisiensi besi (ADB), masih menjadi salah satu permasalahan gizi utama yang berdampak besar terhadap perempuan usia reproduktif dan remaja putri, terutama di negara-negara berkembang. Kondisi ini tidak hanya mencerminkan kekurangan asupan zat besi, tetapi juga menjadi cerminan dari ketimpangan sosial, ekonomi, dan budaya yang memengaruhi akses terhadap pangan bergizi, pendidikan, serta layanan kesehatan. Studi ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis prevalensi, determinan, serta dampak anemia melalui pendekatan tinjauan pustaka berbasis PRISMA. Literatur dikumpulkan dari lima basis data utama, yakni PubMed, Scopus, ScienceDirect, Semantic Scholar, dan Google Scholar, dengan kriteria inklusi artikel terbit dalam rentang 2020–2025, menggunakan desain kuantitatif, dan fokus pada populasi remaja putri serta perempuan usia 10–49 tahun. Dari 420 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa prevalensi anemia sangat bervariasi, mulai dari 8,5% hingga lebih dari 60%, tergantung pada konteks geografis dan kelompok yang diteliti. Faktor utama yang berkontribusi terhadap anemia mencakup asupan gizi yang tidak adekuat, durasi menstruasi, status sosial ekonomi, pendidikan, otonomi perempuan, serta kebiasaan diet yang menghambat penyerapan zat besi. Selain dampak fisiologis, anemia juga memengaruhi aspek kognitif, psikososial, dan kualitas hidup remaja putri. Oleh karena itu, penanggulangan anemia harus dilakukan secara multidimensi melalui intervensi berbasis bukti, yang mencakup edukasi gizi, skrining dini, pemberdayaan perempuan, dan penguatan kebijakan kesehatan yang responsif terhadap konteks lokal dan kesetaraan gender.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG, POLA MAKAN DAN UANG SAKU DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI SMK ASSA’ADAH BUNGAH GRESIK Ulyah, Zahrotul; Lestari, Pudji; Fatmaningrum, Widati
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.47629

Abstract

Permasalahan gizi ganda, yaitu gizi kurang dan gizi lebih, merupakan masalah umum yang terjadi pada remaja dan berdampak negatif terhadap kesehatan serta produktivitas jangka panjang. Secara global, prevalensi remaja yang mengalami masalah gizi mencapai 17%. Salah satu faktor yang memengaruhi status gizi adalah pengetahuan mengenai gizi seimbang dan pola makan yang diterapkan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dan pola makan dengan status gizi pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 89 remaja putri yang diambil melalui teknik total sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi Square dan Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47,2% responden memiliki pengetahuan gizi seimbang yang baik, 65,2% mengonsumsi sayuran setiap hari, 51,7% mengonsumsi buah-buahan, 67,4% mengonsumsi lauk pauk, dan seluruh responden (100%) mengonsumsi makanan pokok setiap hari. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan gizi seimbang (p=0,008), konsumsi sayuran (p=0,042), buah-buahan (p=0,032), lauk pauk (p=0,045), serta frekuensi konsumsi makanan pokok (p=0,000) dengan status gizi. Kesimpulannya, terdapat hubungan antara pengetahuan gizi seimbang dan pola makan (jenis dan frekuensi konsumsi makanan) dengan status gizi pada remaja putri.