cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
jpds.journal@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jpds.journal@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial
ISSN : -     EISSN : 26552469     DOI : https://doi.org/10.17977
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) is a journal focused on articles of research and community service in the field of social science (Ideology, Citizenship, Human Geography, History, Social Studies, Sociology, Politics, Education and Humaniora).
Articles 280 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES (CUPS) TERHADAP KEMAMPUAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DAN METACOGNITIVE SKILL PESERTA DIDIK Nurhidayati, Eka; Sumarmi, Sumarmi; Sahrina, Alfi; Wiwoho, Bagus Setiabudi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

THE EFFECT OF THE CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCESS (CUP) LEARNING MODEL ON STUDENTS' CREATIVE PROBLEM SOLVING AND METACOGNITIVE SKILLSThe current curriculum changes anticipate that students will possess problem-solving skills, metacognitive skills, and critical and creative thinking. One of the principal challenges currently facing educators is the lack of comprehension of the concepts being taught and the methods for solving problems. It is, therefore, necessary to adopt a learning approach that emphasises deeper conceptual understanding. The research was conducted at MAN Kota Mojokerto to determine the impact of the CUPs learning model on students' creative problem-solving abilities and metacognitive skills. This research employs a quasi-experimental pretest-posttest control group design. The sampling technique employed was purposive sampling, whereby class XI F7 was selected as the experimental class and class XI F8 was designated as the control class for comparison purposes. The research instruments comprised a description question for creative problem-solving ability, an inventory questionnaire for the measurement of metacognitive ability, and an observation sheet. The results of the MANOVA test indicate a significance value of 0.000, which is less than 0.05. Consequently, the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative hypothesis (H1) is accepted. The results demonstrate that the implementation of the CUPs learning model has a notable impact on enhancing creative problem-solving abilities and metacognitive skills in students from class XI F7 of MAN Kota Mojokerto. The considerable effect can be substantiated by the improvement in test outcomes, indicating that the CUPs model effectively activates indicators on both dependent variables.Perubahan kurikulum saat ini mengharapkan kemampuan memecahkan masalah, keterampilan metakognitif, dan berpikir secara kritis serta kreatif dapat dimiliki oleh peserta didik. Salah satu hambatan utama sekarang ini adalah kurangnya pemahaman terhadap konsep yang diajarkan dan cara mengatasi permasalahan. Oleh karena itu, model CUPs dipilih sebab menekankan pemahaman konseptual yang lebih mendalam. Penelitian dilakukan di MAN Kota Mojokerto dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CUPs terhadap kemampuan creative problem solving dan metacognitive skill peserta didik. Metode penelitian ini menggunakan quasi eksperimen pretest posttest control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, di mana kelas XI F7 dipilih sebagai kelas eksperimen, dan kelas XI F8 menjadi kelas kontrol untuk perbandingan. Instrumen penelitian melibatkan soal uraian untuk kemampuan pemecahan masalah secara kreatif, angket inventori untuk mengukur kemampuan metakognitif, dan lembar observasi. Hasil uji MANOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran CUPs secara bersamaan memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan creative problem solving dan keterampilan metakognitif pada peserta didik dari kelas XI F7 MAN Kota Mojokerto. Pengaruh signifikan tersebut dapat dibuktikan melalui peningkatan hasil pengujian, menunjukkan bahwa model CUPs berhasil mengaktifkan indikator-indikator pada kedua variabel dependen.
PELATIHAN PENGOPERASIAN PLATFORM PEMBELAJARAN ONLINE DALAM MASA PANDEMI COVID-19 BAGI ANAK-ANAK DESA BATUAJI KECAMATAN RINGINREJO KABUPATEN KEDIRI Aprilia, Riska; Damayanti, Tri Intan; Sari, Ninik Yustina; Putri, Lifa Rosiana
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

TRAINING OF ONLINE LEARNING PLATFORM OPERATIONALPROCEDURE FOR CHILDREN IN BATUAJI, KEDIRI, DURING THE COVID19 PANDEMIC Online learning is commonly carried out. Especially during the COVID-19 pandemic, onlinelearning is implemented to prevent the extensive spread of COVID-19. However, during itsimplementation, online learning faces a number of hindrances, such as the student’s inability tooperate the online learning platform, which reflects the unpreparedness for online learning.Therefore, we conducted training on online learning platform operations for children from Batuaji,Kediri, Indonesia. This training aimed to help students operate a number of online learningplatforms, such as google classroom, zoom, google meet, edmodo, quizizzz, and whatsapp. Theelementary school and junior high school-age children participated in this training. The trainingprocess was initiated by introduction, short material delivery related to the online learningplatforms, quizzes, and evaluation. This training is helpful for the participants, as reflected by theirgreat enthusiasm during the training activities and great understanding of online learningplatforms’ operation procedures after attending the training. Pembelajaran online merupakan kegiatan yang sedang dilaksanakan selama pandemi COVID19. Hal ini dilakukan guna menghindari penyebaran COVID-19 yang semakin meluas. Sesuaidengan praktiknya kegiatan pembelajaran online menemui beberapa hambatan, salah satunyayakni banyaknya anak-anak yang belum menguasai penggunaan platform pembelajaran onlinesehingga menimbulkan ketidaksiapan dalam pembelajaran online. Oleh karena itu, kegiatan inibertujuan untuk memberikan solusi dengan mengadakan pelatihan pengoperasian platformpembelajaran online dalam masa pandemi COVID-19 bagi anak-anak di Desa Batuaji KecamatanRinginrejo Kabupaten Kediri guna membantu agar mereka memahami cara mengoperasikanbeberapa platform pembelajaran online seperti google classroom, zoom, google meet, edmodo,quizizz dan whatsapp. Pelatihan ini dilakukan bagi anak-anak SD dan SMP dengan rangkaiankegiatannya diawali perkenalan, pemaparan materi tentang platform pembelajaran online secarasingkat, praktik kuis, dan evaluasi pelatihan. Hasil pelatihan ini sangat bermanfaat, bahkansemua peserta pelatihan sangat antusias selama kegiatan berlangsung serta mereka jugamemahami beberapa aplikasi yang baru mereka kenal selama pelatihan.
INVENTARISASI SUMBER DAYA ALAM BERBASIS MASYARAKAT DENGAN MENGGUNAKAN SMARTPHONE Sahrina, Alfi; Sumarmi, Sumarmi; Yudha Irawan, Listyo; Arianti Wirahayu, Yuswanti; Tanjung, Ardyanto; Fitriani, Dwi; Fajar Sukoco, Galih
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COMMUNITY-BASED INVENTORY OF NATURAL RESOURCES USINGSMARTPHONE Tambakrejo Village has a unique landscape appearance. The landscape’s appearance needs to be identified to determine the potential of natural resources. The purpose of this study is to inventory the potential of natural resources using smartphones so they can be used sustainably by local communities. The method used in this study is a field survey by collecting data related to natural resources with a spatial approach. The applications used are Avenza Maps and Kobo Collect. The results showed that Tambakrejo Village has several types of landforms, including karst, coastal, old volcanic hills, and alluvial plains (fluvial). These landforms have different natural resource potentials from other landforms. The karst area has land, water, landscape, mineral, and biological resources. Alluvial plains have water and land resources. Meanwhile, in the old volcanic hills, there are forest and land resources, and the coastal areas are in the form of mangrove resources, coral reefs, and seagrass beds. These resources must be managed wisely and carefully so that their sustainability can be maintained. This is because inappropriate natural resource management can cause drought in limestone areas, flooding in alluvial plains, and land degradation in limestone and hilly areas. Desa Tambakrejo memiliki kenampakan bentang alam yang cukup unik. Kenampakan bentang alam tersebut perlu diidentifikasi untuk mengetahui potensi sumber daya alam. Tujuan penelitian ini untuk menginventarisasi potensi sumber daya alam dengan menggunakan telepon pintar agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat lokal. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah survei lapangan dengan melakukan pendataan terkait sumber daya alam dengan pendekatan keruangan. Aplikasi yang digunakan yaitu Avenza Maps dan Kobo Collect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Tambakrejo memiliki beberapa jenis bentuk lahan antara lain karst, kepesisiran, perbukitan vulkanik tua, dan dataran aluvial (fluvial). Bentuk lahan tersebut memiliki potensi sumber daya alam yang berbeda dengan bentuk lahan yang lain. Adapun daerah karst memiliki sumber daya lahan, air, lanskap, mineral, dan sumber daya hayati. Pada dataran aluvial memiliki sumber daya air dan lahan. Sementara pada perbukitan vulkanik tua berupa sumber daya hutan dan lahan, dan daerah kepesisiran berupa sumber daya mangrove, terumbu karang, dan padang lamun. Sumber daya tersebut harus dikelola bijaksana dan penuh kehati-hatian agar kelestariannya dapat terjaga. Hal ini dikarenakan pengelolaan sumber daya alam yang tidak sesuai dapat menyebabkan bencana kekeringan pada daerah batu gamping, banjir pada dataran aluvial, dan degradasi lahan pada daerah batu gamping dan daerah perbukitan.
MENGGAUNGKAN WISATA PEDESAAN MELALUI KULINER YELLOW CHIPS PUMPKIN (YECHIPUM) KHAS DESA PADUSAN, MOJOKERTO Ridhoi, Ronal; Oktaviani, Rosyida; Nuriansyah, Jati Saputra; Putri, Dhika Maha
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ECHOING RURAL TOURISM THROUGH CULINARY YELLOW CHIPSPUMPKIN (YECHIPUM) TYPICAL OF PADUSAN VILLAGE, MOJOKERTO Pumpkin can be used as a basic ingredient for making typical village culinary in the form ofcookies. However, pumpkin has not been used optimally by rural communities as a traditionalregional culinary product, in this case, Padusan Village, Mojokerto Regency. This paper aims to:(1) provide education on the potential utilization of pumpkin as the main raw material for Padusanspecial culinary; (2) developing an innovative micro business at Padusan Village; (3) provideinformation on how unique and attractive branding is. By using the training method, this papertries to help and assist the residents of Padusan Village to take advantage of the opportunity tocreate a culinary industry made from pumpkin. In this study, pumpkin is processed into drycookies called Yechipum, an acronym for Yellow Chips Pumpkin. After conducting training andpractice with culinary practitioners, it can be concluded that Yechipum can be a typical souvenirof Padusan Village as a culinary support for rural tourism. In addition, the branding that has beenmade also has a novelty that can produce HKI for Padusan Village and also State University ofMalang. Labu kuning dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kuliner khas desa dalam bentukcookies. Meski demikian, labu kuning belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakatpedesaan sebagai produk kuliner tradisional khas daerah, dalam hal ini yaitu Desa PadusanKabupaten Mojokerto. Tulisan ini bertujuan untuk: (1) memberikan edukasi pemanfaatan potensilabu kuning sebagai bahan baku utama kuliner khas Padusan; (2) mengembangkan bibit-bibitUMKM baru di Desa Padusan yang inovatif; (3) memberikan informasi bagaimana branding yangunik dan menarik. Dengan menggunakan metode pelatihan, tulisan ini berusaha membantu danmendampingi warga Desa Padusan memanfaatkan peluang untuk membuat industri kulinerberbahan dasar labu kuning. Dalam kajian ini, labu kuning diproses menjadi cookies kering yangdiberi nama Yechipum, akronim dari Yellow Chips Pumpkin. Setelah melakukan pelatihan danpraktik bersama praktisi kuliner, dapat disimpulkan bahwa Yechipum bisa menjadi oleh-oleh khasDesa Padusan sebagai kuliner penunjang wisata pedesaan. Selain itu, branding yang telah dibuatjuga mempunyai novelty yang dapat menghasilkan HKI untuk Desa Padusan dan UniversitasNegeri Malang.
EVALUASI KEGIATAN PENDAMPINGAN LITERASI DIGITAL “HOAKS” PADA KELOMPOK PENGAJIAN PEREMPUAN Alfianistiawati, Rohmatin; Herjati Putra Dionchi, Pramana; Bararah, Hasna; Noer Fatanti, Megasari
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EVALUATION OF “HOAX” DIGITAL LITERATURE ASSISTANCEACTIVITIES IN WOMEN'S RECITATION GROUP The increasing circulation of false/hoax information amid the increasing number of internet users in Indonesia is why understanding media literacy, especially digital information, needs to be given to all levels of society, including housewives (IRT), who are often actors who spread hoaxes and affected victims. This article discusses efforts to increase the understanding of the study group about "hoaxes" by providing digital literacy assistance. This research is intended to increase awareness of information literacy in digital media for women, especially mothers who are members of the recitation group in Jatirejoyoso Village, Kepanjen District, Malang Regency. The aims of this study are: (1) to find out what the Jatirejoyoso recitation groups use on social media, (2) can participants distinguish between true and false information after the service activity?, (3) how can the participants avoid hoax news?. The research uses descriptive qualitative data collection techniques through observation, semi-structured interviews, and focused group discussions. The activity results show that Whatsapp and Facebook are favourite platforms for mothers to find and disseminate information. On the other hand, the post-test results show that the informants can distinguish between accurate and hoax information, such as fraudulent messages received via SMS/Whatsapp or information with bombastic titles without source information. One of the informants admitted that the effort to avoid hoaxes or news was to ask family members at home, religious leaders (Ustad/Ustadzah), or even tell each other about a community meeting. So far, this strategy has effectively prevented mothers from the threat of fake news or hoaxes. Peredaran informasi palsu/hoaks yang semakin tinggi ditengah peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia menjadi alasan bahwa pemahaman literasi media khususnya informasi digital perlu diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali para ibu rumah tangga (IRT) yang kerapkali menjadi aktor penyebar hoaks maupun korban terdampak. Artikel ini membahas mengenai upaya peningkatan pemahaman kelompok pengajian tentang hoaks melalui kegiatan pendampingan literasi digital. Penelitian ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran literasi informasi media digital bagi perempuan, khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok pengajian di Desa Jatirejoyoso, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui media sosial apa yang digunakan oleh para kelompok pengajian Jatirejoyoso, (2) apakah pasca kegiatan pengabdian peserta dapat membedakan informasi benar dan hoaks?, (3) bagaimana para peserta agar terhindar dari berita hoaks?. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan focus group discussions. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Whatsapp dan Facebook menjadi platform favorit bagi ibu-ibu untuk mencari dan menyebarkan informasi. Di lain sisi, hasil post test menunjukkan bahwa informan memiliki kemampuan dasar membedakan antara informasi yang benar dan hoaks, seperti misalnya pesan penipuan yang diterima melalui SMS/Whatsapp maupun informasi dengan judul bombastis tanpa keterangan sumber. Salah satu informan mengakui bahwa upaya terhindar dari hoaks atau berita yaitu bertanya kepada anggota keluarga se rumah, pemuka agama (Ustad/Ustadzah), atau bahkan saling menyampaikan ketika ada pertemuan warga. Selama ini strategi tersebut cukup efektif menghindarkan ibu-ibu dari ancaman berita palsu atau hoaks.
PENGARUH DIGITAL LEARNING AND DIGITAL GAMES TRAINING TERHADAP KOMPETENSI TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE GURU SMA Putra, Alfyananda Kurnia; Sumarmi, Sumarmi; Handoyo, Budi; Fajrilia, Azni; Islam, Muhammad Naufal; Attamimi, Muhammad Rafi
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(EFFECTS OF DIGITAL LEARNING AND DIGITAL GAMES TRAINING ON THE SENIOR HIGH SCHOOL TEACHERS' TECHNOLOGICAL PEDAGOGY CONTENT KNOWLEDGE SKILLS) The development of digital technology requires teachers to present a sustainable learning process without the limitations of space and time. The presentation of digital learning provides opportunities for students to prepare for work competencies in the 21st Century and provides learning experiences that generate enthusiasm and a positive learning environment for students. This study aims to reveal the effect of digital learning and digital games in education training on the technological pedagogical content knowledge of teachers at SMAN Kepanjen Malang Regency. This type of research is experimental research packaged in a training program with pretest and posttest to measure the competence of TPACK teachers. The implementation method is carried out in stages, namely (1) needs and situation analysis, (2) program socialization and training implementation, (3) evaluation. The research subjects were SMAN 1 Kepanjen teachers with different scientific backgrounds. The analysis in this study used the N-gain score test, which was carried out by calculating the difference between the pretest and posttest scores. The training facilities use gamification media and the Learning Management System (LMS). The results of this training influence knowledge, competence, and capability related to technological pedagogical content knowledge. This is because teachers are getting used to and taking advantage of modern features in the LMS, namely user management, course management, forums, lessons, big blue buttons, and others. Perkembangan teknologi digital menuntut guru untuk menghadirkan proses pembelajaran yang berkelanjutan tanpa batasan ruang dan waktu. Penyajian pembelajaran digital memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempersiapkan kompetensi kerja di abad 21 dan memberikan pengalaman belajar yang membangkitkan semangat dan lingkungan belajar yang positif bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh pembelajaran digital dan permainan digital dalam pelatihan pendidikan terhadap pengetahuan konten pedagogik teknologi guru di SMAN Kepanjen Kabupaten Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dikemas dalam program pelatihan dengan pretest dan postest untuk mengukur kompetensi guru TPACK. Metode pelaksanaan dilakukan secara bertahap, yaitu (1) analisis kebutuhan dan situasi, (2) sosialisasi program dan pelaksanaan pelatihan, (3) evaluasi. Subjek penelitian adalah guru SMAN 1 Kepanjen dengan latar belakang keilmuan yang berbeda. Analisis dalam penelitian ini menggunakan tes skor N-gain yang dilakukan dengan menghitung selisih skor pretest dan postest. Fasilitas pelatihan menggunakan media gamifikasi dan Learning Management System (LMS). Hasil pelatihan ini mempengaruhi pengetahuan, kompetensi, dan kapabilitas terkait dengan technological pedagogical content knowledge. Hal ini karena para guru mulai terbiasa dan memanfaatkan fitur-fitur modern di LMS, yaitu manajemen pengguna, manajemen kursus, forum, pelajaran, tombol biru besar, dan lain-lain.
ADAPTASI PENDIDIKAN ERA 4.0: COVID-19 MOMENTUM MENGKONSTRUKSI SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA Maharani, Adinda; Putra, Rahmat Hardian
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ADAPTATION TO EDUCATION ERA 4.0: COVID-19 MOMENTUM FORCONSTRUCTING THE EDUCATION SYSTEM IN INDONESIA The world of education has become one of the sectors created due to the COVID-19 pandemic,ranging from basic education to higher education. This situation causes a digital-based distancelearning system by utilizing advanced technology. This is certainly one of the right moments forthe implementation of education in the 4.0 era. However, what is interesting is that when theCOVID-19 pandemic situation began to develop, various online courses provided by variouseducational institutions and communities aimed at improving their life skills. Of course, thisbecomes interesting because of the construction of the education system in Indonesia whichfocuses more on the cognitive aspect alone. This study uses a literature review by analyzing theconstruction of the education system in Indonesia with the adaptation of education in the 4.0 era.The research findings show that the phenomenon of the development of the education systemand the education community shows a significant increase in interest. The online program is aform of training and support for young people to continue to develop their skills and mindset ashigh as possible so that they can build their confidence and potential. It can be said that theconstruction of education by directing the need to increase life skills will become a form ofcommunity development effort. Dunia pendidikan menjadi salah satu sektor yang terdampak karena adanya pandemi COVID-19,mulai dari pendidikan dasar hingga level perguruan tinggi. Situasi ini menyebabkan sistempembelajaran dituntut melaksanakan pembelajaran jarak jauh berbasis digital denganmemanfaatkan kecanggihan teknologi. Hal ini tentu menjadi salah satu momentum adaptasiterlaksananya pendidikan di era 4.0. Namun, yang menarik adalah saat pandemi COVID-19 inibanyak berkembang berbagai kursus online yang disediakan berbagai institusi maupunkomunitas pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan life skill mereka. Tentu ini menjadimenarik karena adanya konstruksi mengenai sistem pendidikan di Indonesia yang lebihmenekankan aspek kognitif semata. Penelitian ini menggunakan kajian literatur denganmenganalisis konstruksi sistem pendidikan di Indonesia dikaitkan dengan adaptasi pendidikanera 4.0. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, fenomena berkembangnya kursus onlinebanyak diselenggarakan institusi pendidikan maupun komunitas pendidikan menunjukkanpeningkatan minat yang signifikan. Program kursus online menjadi bentuk pelatihan dan upayadukungan bagi para generasi muda untuk terus mengembangkan keterampilan dan pola pikirmereka ke tingkat setinggi mungkin sehingga mereka dapat membangun kepercayaan diri dan potensi mereka. Dapat disimpulkan bahwa adanya konstruksi pendidikan dengan mengarahkanpada peningkatan kebutuhan akan peningkatan life skill menjadi bentuk upaya pembangunanmasyarakat.
TRAINING OF TRAINERS (TOT) PENGAJARAN DAN BACA TULIS AKSARA KAGANGA BAGI GURU DAN PENGGIAT BUDAYA DI PROVINSI BENGKULU Syaputra, Een; Mentari, Gaya; Nugraha, Bachtiar A
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(TRAINING OF TRAINERS (TOT): A TEACHING OF READING AND WRITING OF KAGANGA LETTER FOR TEACHERS AND CULTURAL ACTIVIST IN BENGKULU, INDONESIA) The Kaganga Script is one of the ancient scripts that existed in Bengkulu in the past. The existence of the Kaganga Script in the past can be proven by the discovery of hundreds of manuscripts in the media of bamboo, bamboo blades, bark, rattan, horns, paper, and so on. The Kaganga Script stores a lot of important information about the Bengkulu people in the past such as medicine, customary law, religion, and others. However, it is unfortunate that currently the number of Bengkulu people who master the reading and writing technique of the Kaganga Script is very rare, so some training is needed in the field of reading, writing, and teaching the Kaganga Script. The training was carried out for two intensive days at Mercure Hotel Bengkulu by presenting competent trainers. The results of the training show that: 1) more than 90 percent of participants understands the history of Kaganga script in Bengkulu; 2) 75 percent of participants can read and write basic using Kaganga script; 3) the majority of participants were declared competent to teach the Kaganga Script to the students. Aksara Kaganga merupakan salah satu aksara kuno yang di masa lalu pernah eksis di Bengkulu. Eksistensi Aksara Kaganga di Bengkulu pada masa lalu dapat dibuktikan dengan ditemukannya ratusan manuskrip dalam media bambu, bilah bambu, kulit kayu, rotan, tanduk, kertas, dan lain sebagainya. Aksara Kaganga menyimpan begitu banyak informasi penting tentang masyarakat Bengkulu di masa lalu seperti ilmu pengobatan, hukum adat, keagamaan, dan lain-lain. Namun demikian, sangat disayangkan saat ini jumlah masyarakat Bengkulu yang menguasai teknik baca tulis Aksara Kaganga sangat jarang ditemukan, sehingga diperlukan pelatihan dalam bidang baca tulis dan pengajaran Aksara Kaganga. Kegiatan ini berupa Training of Trainer yang dilakukan kepada 30 orang peserta dari guru dan penggiat budaya yang bertujuan untuk menghasilan ahli baru dalam bidang baca tulis dan pengajaran Aksara Kaganga. Pelatihan dilakukan selama dua hari secara intensif bertempat di Mercure Hotel Bengkulu dengan menghadirkan trainer yang kompeten. Adapun hasil pelatihan adalah: 1) lebih dari 90 persen peserta pelatihan dapat memahami dengan baik sejarah Aksara Kaganga di Bengkulu, 2) 75 persen peserta pelatihan dapat membaca dan menulis dasar menggunakan Aksara Kaganga; 3) secara umum sebagian besar peserta pelatihan dapat dinyatakan kompeten untuk mengajarkan Aksara Kaganga kepada para peserta didik.
ATI KAREP BONDO CUPET: STUDI ETNOGRAFI IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA (BSPS) DI DESA SAMBIGEDE KABUPATEN MALANG Andriado, Ifan
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

(ATI KAREP BONDO CUPET: AN ETHNOGRAPHIC STUDY OF FREE HOUSING ASSISSTANCE PROGRAM IMPLEMENTATION IN SAMBIGEDE VILLAGE, MALANG, INDONESIA) Poverty is a big problem that needs to be solved in Malang Regency. One form of poverty experienced by the community is the quality of housing/houses. Self-help Housing Stimulant Assistance (BSPS) is one of the government assistance programs for Low-Income Communities (MBR) to encourage self-reliance in improving the quality of houses and building new homes. The aims of this research are to describe the implementation of the Self-help Housing Stimulant Assistance (BSPS) program and to describe the impact of the Self-help Housing Stimulant Assistance (BSPS) program in Sambigede Village, Sumberpucung District, Malang Regency. This study uses a qualitative method with a realist ethnographic approach. The techniques used in collecting data are observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data collection, reduction, presentation, and conclusion. The research subjects consisted of eleven informants determined using purposive and snowball sampling techniques. At the same time, the theory used in this study is the theory of rational choice by James S. Coleman. The results of this study are the implementation of the BSPS program in Sambigede village is based on the rationale of the goals of the recipient community, which are considered rational, including maximizing the existence of assistance by taking advantage of opportunities to become BSPS recipients, people's desire to live independently, and the desire of the community to improve the quality of housing. Meanwhile, the impact felt by the community receiving the BSPS after the program was implemented, namely the emergence of a debt burden that was borne. The rationality in debt is based on two causes, namely internal and external causes. The internal causes include the desire to own a house, self-help limitations, building homes on the provisions and suggestions of the DPKPCK service. External causes, among others are the system for leveling the types of aid materials by the village government and the policy of dealer shops which are deemed detrimental, and the duration of development time is considered quite short. Kemiskinan menjadi masalah besar yang perlu diselesaikan di Kabupaten Malang. Salah satu bentuk kemiskinan yang dialami masyarakat adalah kualitas hunian/rumah. Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) adalah salah satu program bantuan pemerintah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk mendorong keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah dan pembangunan rumah baru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan untuk mendeskripsikan dampak program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan etnografi realis. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri dari sebelas informan yang ditentukan menggunakan teknik purposive dan snowball sampling. Sedangkan teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori pilihan rasional oleh James S. Coleman. Hasil penelitian ini yaitu implementasi program BSPS di desa Sambigede didasarkan atas tujuan masyarakat penerima bantuan yang dianggap rasional, antara lain: memaksimalkan keberadaan bantuan dengan memanfaatkan peluang menjadi penerima BSPS, keinginan masyarakat untuk hidup mandiri, dan keinginan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hunian. Sedangkan dampak yang dirasakan masyarakat penerima BSPS pasca pelaksanaan program yaitu munculnya beban hutang yang ditanggung. Adapun rasionalitas dalam berhutang didasarkan pada dua penyebab yaitu penyebab internal dan eksternal. Penyebab internal tersebut antara lain besarnya keinginan untuk memiliki rumah, keterbatasan swadaya, dan membangun rumah di atas ketentuan dan saran dinas DPKPCK. Penyebab eksternal, antara lain sistem penyamarataan jenis material bantuan oleh pemerintah desa dan kebijakan toko penyalur yang dirasa merugikan serta durasi waktu pembangunan yang dirasa cukup pendek.
MENINGKATKAN PEMBELAJARAN MEMBACA KRITIS MAHASISWA TERHADAP PENGEMBANGAN KETERAMPILAN INDIVIDU MELALUI SQ3R Ilmah, Fadhilatul; Putri, Aguwin Tarissa; Mahesta, Arindra Dwi; Amalia, Lutfi Ana
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IMPROVING STUDENT CRITICAL READING LEARNING TOWARDSINDIVIDUAL SKILL DEVELOPMENT THROUGH SQ3R Science and technology are developing rapidly so that they affect college graduates. Mastery ofscience and technology is needed so that graduates are able to compete in the world of work.Education plays an important role in forming quality human beings with the aim of being able tofollow the development of science and technology. Education emphasizes both cognitive andnon-cognitive aspects as critical thinking skills. By thinking critically, individuals will be able tomake decisions to be taken, be open to differences of opinion, and be able to know anddifferentiate the reasons why other people have different decisions and opinions. For this reason,researchers have efforts to improve students' critical reading learning, towards the developmentof individual skills through SQ3R (survey, question, read, recite, review). The purpose of thisresearch is to find out about SQ3R, develop critical reading skills, and the relationship betweenSQ3R and critical reading for individual skills. In this study using the literature review method, thesource used is Google Scholar in the form of journals and articles. The results of the research areshown from the student learning outcomes that have been achieved through SQ3R, so that theyare able to read critically. Ilmu pengetahuan serta teknologi berkembang cepat sehingga berpengaruh pada lulusanperguruan tinggi. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat diperlukan agar lulusanmampu bersaing di dunia kerja. Pendidikan berperan penting dalam membentuk manusia yangberkualitas dengan tujuan mampu mengikuti perkembangan IPTEK. Pendidikan menekankanbaik pada aspek kognitif maupun non kognitif sebagai kemampuan berpikir kritis. Dengan berpikirkritis individu akan mampu membuat keputusan yang akan diambil, terbuka dengan adanyaperbedaan pendapat, serta bisa mengetahui serta membedakan alasan mengapa orang lainmempunyai keputusan dan pendapat yang berbeda. Untuk itu peneliti memiliki upayameningkatkan pembelajaran membaca kritis pada mahasiswa, terhadap pengembanganketerampilan individu melalui SQ3R (survey, question, read, recite, review). Adanya penelitian inimemiliki tujuan untuk mengetahui tentang SQ3R, mengembangkan kemampuan membaca kritis,dan hubungan SQ3R dengan membaca kritis untuk keterampilan individu. Dalam penelitian inimenggunakan metode literatur review, sumber yang digunakan yakni pada google scholar berupajurnal dan artikel. Hasil penelitian ditunjukkan dari hasil belajar mahasiswa yang telah tercapaimelalui SQ3R, sehingga mampu membaca kritis.