JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL
Jurnal Penelitian Perawat Profesional merupakan sarana publikasi karya ilmiah bagi para peneliti kesehatan khususnya perawat profesional. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan oleh Global Health Science Group. Jurnal Penelitian Perawat Profesional menerbitkan artikel-artikel yang merupakan hasil penelitian dalam lingkup keperawatan yang berfokus pada (10) pilar keperawatan, meliputi: keperawatan anak; keperawatan maternitas; keperawatan medikal-bedah; keperawatan kritis; keperawatan gawat darurat; keperawatan jiwa; keperawatan komunitas; keperawatan gerontik; keperawatan keluarga; dan kepemimpinan dan manajemen keperawatan. Jurnal Penelitian Perawat Profesional diterbitkan pertama kali pada Volume 1 No 1 November 2019. Jurnal Penelitian Perawat Profesional terbit 4x dalam setahun, yaitu bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Artikel penelitian yang dikirimkan ke jurnal online ini akan di-peer-review setidaknya 2 (dua) reviwer. Artikel penelitian yang diterima akan tersedia online setelah proses peer-review jurnal. Bahasa yang digunakan dalam jurnal ini adalah bahasa Inggris atau Indonesia
Articles
1,568 Documents
Pegaruh Menonton Video Kartun terhadap Tingkat Kecemasan pada Anak Hospitalisasi
Sinaga, Berlina;
Nurvinanda, Rezka;
Lestari, Indri Puji
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4367
Kecemasan yang timbul pada anak selama dirawat di rumah sakit merupakan dampak dari hospitalisasi. Perlu adanya pengalihan untuk anak terhadap penyakit dan nyeri yang dirasakan yaitu dengan media menonton video. Menonton video yang efektif selain memberikan kesenangan (relaksasi) pada anak juga mampu mengekspresikan perasaan frustasi, permusuhan, kemarahan sehingga anak dapat melepaskan ketegangan dan beradaptasi dengan stressor dan lingkungan rumah sakit.Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya pengaruh menonton video kartun terhadap tingkat kecemasan pada anak dengan hospitalisasi di ruang rawat inap RSUD Depati Bahrin tahun 2024.Desain pada penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan one grup pretest postest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling yaitu tehnik purposiv sampling dengan jumlah sampel 17 responden. Alat pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan data di analisis mempergunakan uji normalitas dan uji Paired-t Test.Hasil penelitin ini dalam uji normalitas paired t-test didapatkan nilai signifikasi (2 tailed) 0,000 hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara tingkat kecemasan sebelum dan sesudah menonton video kartun terhadap tingkat kecemasan anak di RSUD Depati Bahrin tahun 2024.Dari penelitian ini diharapkan bagi institusi pelayanan rumah sakit untuk menjadikan terapi menonton video sebagai alternatif dalam mengurangi kecemasan yang dialami anak ketika mengalami kecemasan akibat hospitalisasi.
Hubungan Lama Puasa dengan Kejadian Hipotensi pada Pasien Intra Anestesi Spinal
Lova, Anggita Noprati;
Suryani, Roro Lintang;
Burhan, Asmat
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4374
Komplikasi pada spinal anestesi umumnya terkait dengan blokade saraf simpatis, yaitu hipotensi, bradikardi, mual dan muntah, dan peninggian blockade saraf. Salah satu komplikasi yang paling sering terjadi adalah hipotensi. Hipotensi dapat membahayakan perfusi organ, menyebakan cedera dan hasil yang buruk setelah operasi. Hipotensi juga dapat disebabkan karena adanya perubahan hemodinamik akibat tidak makan dan tidak minum selama puasa pra operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama puasa dengan kejadian hipotensi pada pasien intra anestesi spinal di RSI Banjarnegara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 83 sampel sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Uji analisis yang digunakan yaitu analisis Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 32 (38,6%) responden dengan waktu lama puasa > 8 jam mengalami hipotensi dengan nilai signifikasi 0,006 (< 0,05). Hal ini menunjukkan ada hubungan antara lama puasa dengan kejadian hipotensi pada pasien intra anestesi spinal di RSI Banjarnegara.
Asuhan Keperawatan Posisi Semi Fowler Pasca Craniotomy Evakuasi ICH
Melinda, Rahma;
Wirakhmi, Ikit Netra
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4376
Intracerebral Hemorrhage (ICH) yaitu suatu pendarahan nontraumatik di dalam jaringan otak (Yunus dkk., 2021). Kasus ICH terjadi saat adanya pendarahan di dalam jaringan otak, sehingga akan meningkatkan tekanan intracranial dan kerusakan otak. American Stroke Association (ASA) menjelaskan bahwa pasien dengan gejala stroke, termasuk stroke hemoragik harus segera dibawa ke rumah sakit dalam waktu 3-4,5 jam dari munculnya gejala awal, maka dari itu Intracerebral Haemorrhage (ICH) yang disebabkan oleh stroke hemoragik harus mendapatkan tindakan bedah yang disebut dengan tindakan bedah kraniotomi. Kraniotomi merupakan prosedur bedah yang bertujuan untuk mengatasi pendarahan, mengangkat jaringan atau bekuan darah yang dapat menyebabkan komplikasi lebih lanjut, dan mengurangi tekanan pada otak (Dewi dkk., 2024). Metode yang digunakan dalam studi kasus ini adalah metode studi kasus deskriptif. Subyek studi kasus ini adalah pasien dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif dengan diagnosa medis perdarahan intracerebral post op kraniotomi, yang dilakukan selama 3 hari. Hasil dari tindakan pemberian memposisikan semi fowler yang sudah dilakukan selama 3 hari dari tanggal 18 Desember 2023 – 20 Desember 2023, produksi sputum dan suara tambahan ronchi sebelum dilakukannya posisi semi fowler meningkat dan setelah dilakukannya posisi semi fowler produksi sputum dan suara tambahan ronchi berkurang.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penyembuhan Luka Post Operasi
Oktalio, Oktalio;
Faizal, Kgs. M.;
Maryana, Maryana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4397
Laparatomi merupakan prosedur yang membuat irisan vertikal yang besar pada dinding perut ke dalam rongga perut. Setelah bedah laparatomi, sayatan menyebabkan luka yang dalam dan besar yang membutuhkan waktu penyembuhan dan perawatan yang berkelanjutan. Perawatan luka dapat dilakukan perawatan dengan baik tetapi ada beberapa faktor yang menghambat dalam penyembuhan luka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka post operasi. Jenis penelitian dilakukan dengan desain cross sectional. Populasi semua pasien yang selesai menjalani tindakan operasi di RSUD Drs. H. Abu Hanifah Bangka Tengah tahun 2023 seabanyak 279. Cara menentukan sampel menggunakan rumus Slovin didapatkan 83 responden. Teknik yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah data sekunder dari rekam medis pasien. Analisa data yang digunakan adalah analsis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil uji statistik Chi-square didapatkan usia (p-value=0,000) dan status gizi (p-value=0,000). Kesimpulan ada hubungan usia dan status gizi dengan penyembuhan luka post operasi di RSUD Drs. H. Abu Hanifah tahun 2024.
Implementasi Pijat Refleksi Kaki untuk Menurunkan Hiperglikemi pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2
Istiqomah, Istiqomah;
Masya, Rafita
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i4.4458
Diabetes melitus tipe 2 adalah salah satu jenis diabetes melitus yang ditandai dengan sering buang air kecil, cepat merasa lapar, banyak minum, pada diabetes melitus tipe 2 umumnya terjadi hiperglikemi atau peningkatan kadar glukosa dalam darah hal ini akan mengakibatkan penderita mengalami gangguan sirkulasi darah pada kaki sehingga perlu dilakukan tindakan alternatif salah satunya dengan terapi pijat refleksi kaki untuk menurunkan hiperglikemi. Tujuan: Mendeskripsikan bagaimana Implementasi Terapi Pijat Refleksi Kaki Untuk Menurunkan Hiperglikemi Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Metode: Pengumpulan data dengan wawancara dan observasi kadar gula darah sebelum dan sesudah Implementasi Terapi Pijat Refleksi Kaki yang dilakukan 2 kali sehari selama 3 hari dari tanggal 31 Mei – 2 Juni 2024 Hasil: Didapatkan hasil hari pertama kadar gula darah 445 mg/dl menjadi 402 mg/dl, hari kedua kadar gula darah 313 mg/dl menjadi 239 mg/dl, hari ketiga kadar gula darah 228 mg/dl menjadi 219 mg/dl. Hasil rata-rata kadar gula sebelum dilakukan Implementasi Terapi Pijat Refleksi Kaki 328,67 mg/dl dan sesudah dilakukan terapi pijat refleksi kaki 286,67 mg/dl. Kesimpulan: Implementasi Terapi Pijat Refleksi Kaki mampu membantu terapi farmakologi dalam menurunkan hyperglikemi, dan dapat dijadikan sebagai alternatif untuk menurunkan hiperglikemi pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2.
Gambaran Kepatuhan Kontrol Tekanan Darah Penderita Hipertensi
Kumalasari, Dian Novita;
Purwaningsih, Eni;
Supatmi, Supatmi;
Pranawati, Erma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i4.4459
Di Indonesia, hipertensi menduduki peringkat pertama dengan prevalensi yang tinggi pada usia 55-64 tahun (45,9%), 65-74 tahun (57,6%), dan 75 tahun ke atas (63,8%). Kepatuhan pengendalian tekanan darah pada pra-lansia dan lansia dengan hipertensi merupakan isu penting dalam manajemen kesehatan, mengingat hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Tujuan penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan kontrol tekanan darah Penderita hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Pundong, Metode penelitian:Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah Responden penderita hipertensi yang berada di wilayah kerja puskesmas pundong serta yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Pundong yang berjumlah 1373 Responden. Pengambilan data dengan cara Convenience sampling kemudian dianalisa dengan menggunakan uji Korelasi Bivariate Hasil penelitian: dari 1373 responden yang mengalami hipertensi yang patuh melakukan kontrol tekanan darah di puskesmas pundong sebanyak 7,6%. sedangkan yang tidak patuh melakukan kontrok sebanyak 29,8%. Hasil tersebut menggambarkan bahwa tidak semua pasien hipertensi melakukan kontrol rutin ke puskesmas Pundong.
Pengaruh Senam Lansia terhadap Resiko Jatuh pada Lansia
Fajria, Siti Hanifatun;
Purwaningsih, Eni
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i4.4460
Di Indonesia jumlah kejadian cidera pada penduduk usia lebih dari 55 tahun mencapai 22 % dimana 65 % diantaranya dikarenakan kejadian jatuh. Sedangkan menurut KemenKes RI di Indonesia prevalensi cidera jatuh pada penduduk diatas usia 55 tahun mencapai 49,4%, umur diatas 65 tahun keatas 67,1%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh senam lansia terhadap resiko jatuh pada lansia di Kalurahan Bangunjiwo Bantul. Metode Penelitian: Metode kuantitatif, penelitian ini menggunakan pre-experimental design, penelitian ini menggunakan pendekatan one-group pretest-posttest design, menggunakan tehnik Purposive Sampling dengan 15 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi Berg Balance Scale. Hasil penelitian: Uji normalitas menggunakan shapiro wilk dengan hasil 0,060 > 0,05 artinya data berdistribusi normal, setelah itu untuk uji hipotesis menggunakan Paired T test dengan hasil 0,000 < 0,05 artinya Ho ditolak Ha diterima, jadi terdapat pengaruh senam lansia terhadap resiko jatuh pada lansia di Kalurahan Bangunjiwo Bantul. Simpulan: Pada penelitian ini disebutkan adanya pengaruh senam lansia terhadap resiko jatuh pada lansia di Kalurahan Bangunjiwo Bantul.
Studi Kasus: Pre dan Post Pemuntiran Atas Indikasi Polip Serviks pada Kehamilan 8 Minggu 5 Hari
Purwaningsih, Eni;
Khasanah, Anisa Nur
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i4.4461
Polip serviks atau polip rahim adalah massa atau jaringan lunak yang tumbuh pada lapisan dinding bagian dalam rahim dan menonjol ke dalam rongga rahim. Studi yang dilakukan oleh Ekine dkk (2015) menyebutkan bahwa angka kejadian kelainan organ reproduksi di negara berkembang mencapai 36% dari total beban sakit yang diderita selama masa reproduktif. Salah satu kelainan dari organ reproduksi tersebut adalah polip serviks. Hasil kajian data di RSUD Panembahan Senopati Bantul dari bulan Januari sampai bulan Juni tahun 2023 didapatkan data 3 kasus kehamilan dengan polip serviks. Tujuan untuk mendapatkan pengalaman nyata dalam melaksanakan Asuhan Keperawatan pada pasien Ny. “E” dengan pre dan post pemuntiran atas indikasi polip serviks pada kehamilan 8 minggu 5 hari dengan menggunakan metode pendekatan proses keperawatan, yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan tindakan keperawatan, pelaksanaan tindakan keperawatan dan evaluasi keperawatan. dalam penyusunan karya ilmiah ini penulis menggunakan metode deskriptif dengan pemaparan kasus sesuai dengan pasien Ny “E”, data dikumpulkan secara langsung Ny “E”yang mengalami polip serviks pada kehamilan 8 minggu 5 hari. Data yang dikumpulkan berupa riwayat kesehatan, hasil pemeriksaan fisik, hasil USG, serta rekam medis sebelum dan sesudah prosedur pemuntiran. Diagnosa keperawatan yang muncul pada pasien Ny “E” yaitu terdapat enam diagnosis keperawatan, dua diagnosis keperawatan sesuai dengan teori dan empat diagnosis keperawatan tidak sesuai dengan teori. Dari hasil evaluasi didapatkan dua diagnosis keperawatan tidak teratasi, satu diagnosis keperawatan teratasi sebagian, dan tiga diagnosis keperawatan teratasi. Dari enam diagnosis keperawatan yang muncul pada kasus ini, satu teratasi sebagian, dua tidak teratasi, dan tiga diagnosis keperawatan teratasi, karena kondisi pasien yang sudah membaik sehingga pasien diperbolehkan pulang.
Profil Penggunaan Obat dengan Sifat Antikolinergik dan Korelasinya terhadap Fungsi Kognitif Pasien Lanjut Usia
Dhaneswari, Pradhani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i4.4463
Perubahan fisiologis pada lansia dapat memengaruhi respon pengobatan, sehingga berpotensi muncul efek samping dari penggunaan obat. Dalam hal ini, obat antikolinergik diketahui berdampak pada fungsi kognitif, terutama pada pasien lansia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui korelasi tingkat beban antikolinergik terhadap status fungsi kognitif pada pasien lansia yang menjalani perawatan rawat jalan. Penelitian ini merupakan studi deskriptif non-eksperimental dengan metode cross sectional pada pasien lansia (≥60 tahun) yang menjalani perawatan di Poliklinik Rawat Jalan Penyakit Dalam dan Geriatri RSUP Dr. Sardjito Data profil pasien dan profil penggunaan obat didapatkan dari wawancara dan pengambilan data rekam medis. Penentuan tingkat beban obat antikolinergik menggunakan Anticholinergic Drugs Scale (ADS) dan penentuan status fungsi kognitif menggunakan Mini-Mental State Examination (MMSE). Korelasi antara variabel bebas (variabel utama dan variabel perancu) dengan variable terikat (status fungsi kognitif) didapatkan dengan menggunakan analisis multivariat regresi linier. Prevalensi penggunaan antikolinergik dari 102 pasien adalah 56,9% (n=58). Hasil regresi linier multivariat menunjukkan bahwa tingkat beban antikolinergik memiliki hubungan signifikan terhadap status fungsi kognitif pasien (p < 0,005; p = 0,013) dengan nilai R = -0,226 (95% Confidence Interval, CI: -0,968 - (- 0,118)). Peningkatan beban antikolinergik memiliki korelasi yang signifikan dengan status fungsi kognitif pada pasien lansia.
Analisa Penggunaan Obat Antihipertens
Pratiwi, Arie Dwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 4 (2024): Agustus 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37287/jppp.v6i4.4465
Hipertensi penyakit yang memerlukan penanganan yang adekuat karena dapat menimbulkan penyakit yang berujung pada kematian. Pasien hipertensi memerlukan terapi jangka panjang agar mengontrol tekanan darah sehingga tidak tercetus komplikasi penyakit hipertensi. Banyaknya golongan obat antihipertensi, perlunya pemilihan obat yang tepat dan dilakukan pemeriksaan pada resep yang didapat pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Klinik Pratama Bunga Arsari. Penelitian ini termasuk penelitian observasional dengan penelitian deskriptif non analitik dengan pengambilan data secara retrospektif berupa data rekam medik pasien hipertensi di Klinik Pratama Bunga Arsari pada Juli-Agustus 2024. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan dihitung dari jumlah kasus yang diteliti lalu di bagi dengan seluruh jumlah kasus dan dikalikan 100%. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 51 rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan pola peresepan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Klinik Pratama Bunga Arsari Tahun 2024 yaitu 28 resep (54.90%) menggunakan terapi tunggal dan 23 resep (45.10%) menggunakan terapi kombinasi. Jenis obat yang paling banyak digunakan yaitu amlodipine sebanyak 12 resep (23.53%) serta golongan obat yang paling banyak digunakan yaitu golongan Calcium Channel Blocker 15 resep (29.41%). Berdasarkan hasil penelitian obat-obat antihipertensi yang digunakan pada pasien hipertensi di Klinik Pratama Bunga Arsari meliputi amlodipine, nifedipine, captopril, lisinopril, Hydroclortiazid, furosemide, dan bisoprolol.