cover
Contact Name
Endra Ubaidillah
Contact Email
jamp.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jamp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No.5 Malang 65145, Telepon (0341) 551312 psw. 224 Sambungan Langsung/Fax. (0341) 557202
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : 10.17977
Core Subject : Education, Social,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management
Articles 343 Documents
Sinergi Manajerial dan Kepemimpinan Transformasional dalam Mendorong Kinerja Guru Sekolah Dasar Prihatono, Yuda; Komariah, Aan; Kadarsah, Deni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to examine the effects of principals’ managerial competence and transformational leadership on the performance of elementary school teachers in Purwakarta District. The research employed a quantitative approach using an explanatory research design. The sample consisted of 290 elementary school teachers selected through proportional random sampling. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) and Multi-Group Analysis (MGA) to identify differences in effects between public and private schools. The results indicate that elementary school teachers’ performance is generally in the good category, as reflected in lesson planning, instructional implementation, classroom management, student participation, and learning assessment. Structurally, principals’ managerial competence has a positive and dominant effect on teacher performance, with a path coefficient of 0.512, while transformational leadership also shows a positive effect with a coefficient of 0.245. Together, both leadership dimensions explain 62.2% of the variance in teacher performance. The MGA results reveal differences based on school type, showing that managerial competence is more dominant in public schools, whereas transformational leadership has a stronger influence in private schools. This study concludes that improving teacher performance is most effective when school principals are able to integrate strong managerial competence as the foundation of school governance with transformational leadership as a driver of motivation and school culture. Therefore, leadership development programs for school principals should be designed holistically and contextually, taking into account the characteristics and needs of different school types. Keywords: Managerial capability, School principal, Teacher performance, Transformational leadership. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan manajerial dan kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar di Kecamatan Purwakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Sampel penelitian terdiri atas 290 guru sekolah dasar yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) serta Multi-Group Analysis (MGA) untuk mengidentifikasi perbedaan pengaruh berdasarkan jenis sekolah (negeri dan swasta). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja guru sekolah dasar berada pada kategori baik, ditinjau dari aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, pengelolaan kelas, partisipasi siswa, dan penilaian pembelajaran. Secara struktural, kemampuan manajerial kepala sekolah berpengaruh positif dan paling dominan terhadap kinerja guru dengan koefisien jalur sebesar 0,512, sedangkan kepemimpinan transformasional juga berpengaruh positif dengan koefisien sebesar 0,245. Kedua variabel tersebut secara simultan menjelaskan 62,2% variabilitas kinerja guru. Hasil analisis MGA menunjukkan adanya perbedaan dominansi pengaruh berdasarkan jenis sekolah, di mana kemampuan manajerial lebih dominan pada sekolah negeri, sementara kepemimpinan transformasional lebih berpengaruh pada sekolah swasta. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kinerja guru akan optimal apabila kepala sekolah mampu mengintegrasikan kemampuan manajerial sebagai fondasi tata kelola sekolah dan kepemimpinan transformasional sebagai penggerak motivasi serta budaya kerja. Oleh karena itu, pengembangan kepemimpinan kepala sekolah perlu dirancang secara holistik dan kontekstual sesuai karakteristik sekolah. Kata kunci: Kepala sekolah, Kemampuan manajerial, Kepemimpinan transformasional, Kinerja guru.
Pengaruh Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah dan Budaya Sekolah Terhadap Disiplin Kerja Guru SD Negeri di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang Lasminto, Lasminto; Khoiri, Nur; Ariyanto, Lilik
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to determine and analyze the influence of principal leadership and work culture on the work discipline of elementary school teachers in Tembalang District, Semarang City. This study uses quantitative methods. The population in this study was 382 teachers with proportional random sampling techniques to 195 elementary school teachers in Tembalang District, Semarang City. Data collection techniques used observation, questionnaires and documentation methods. Data analysis techniques used classical assumption tests, namely normality tests, linearity tests, multicollinearity tests, heteroscedasticity tests, multiple linear analysis, T-test (Partial), F-test (Simultaneous) and coefficient of determination (r2) tests. The results of the first test are a positive and significant influence of principal leadership on the work discipline of elementary school teachers in Tembalang District, Semarang City. The results of the second test are a positive and significant influence of work culture on the work discipline of elementary school teachers in Tembalang District, Semarang City. The results of the third test are a positive and significant influence of principal leadership and work culture simultaneously on the performance of elementary school teachers in Tembalang District, Semarang City. Keywords: Instructional Leadership; Work Culture; Work Discipline. Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah dan budaya kerja terhadap disiplin kerja guru SD Negeri se-Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 382 guru dengan teknik proportional random sampling menjadi 195 guru sd negeri se-kecamatan Tembalang kota Semarang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji liniearitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, analisis linear berganda, uji T (Parsial), uji F (Simultan) serta uji koefisien determinasi (r2). Hasil pengujian pertama adalah adanya pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah terhadap disiplin kerja guru SD Negeri se-Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Hasil pengujian kedua adalah adanya pengaruh positif dan signifikan budaya kerja terhadap disiplin kerja guru SD Negeri se-Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Hasil pengujian ketiga adalah adanya pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan kepala sekolah dan budaya kerja secara simultan terhadap kinerja guru SD Negeri se-Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Kata kunci: Kepemimpinan Intruksional; Budaya Kerja ; Disiplin Kerja
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kualitas Pembelajaran Guru Terhadap Hasil Belajar Siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri Se-Kabupaten Luwu Utara Herman, Herman; Saleh, Sirajuddin; Ardiansyah, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of school principal leadership style and teacher teaching quality on student learning outcomes in public high schools in Luwu Utara Regency. This research uses a quantitative approach with an associative causal design, aimed at examining the relationship between two independent variables, namely the school principal's leadership style and the quality of teaching, with one dependent variable, student learning outcomes. Data were collected using questionnaires distributed to 142 teachers and 187 students from four public high schools in Luwu Utara Regency. The results of the study show that the school principal's leadership style has a positive influence on student learning outcomes, with a regression coefficient of 0.575, indicating that improvements in leadership style will enhance student learning outcomes. Meanwhile, the quality of teaching also has a positive impact on student learning outcomes, although the influence is smaller, with a coefficient of 0.131. Based on simultaneous testing, these two variables together have a significant effect on student learning outcomes, with an F-value of 166.790 and a p-value of 0.005. This study provides practical implications that school principals should apply a democratic and participative leadership style, and teachers need to improve the quality of teaching to promote better student learning outcomes. The findings are expected to provide recommendations for the development of leadership and teaching practices in schools. Keywords: leadership style, teaching quality, student learning outcomes Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah dan kualitas pembelajaran guru terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri Se-Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal, yang bertujuan untuk menguji hubungan antara dua variabel independen, yaitu gaya kepemimpinan kepala sekolah dan kualitas pembelajaran guru, terhadap satu variabel dependen, yaitu hasil belajar siswa. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 142 guru dan 187 siswa di empat SMA Negeri di Kabupaten Luwu Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa, dengan koefisien regresi sebesar 0.575, yang berarti peningkatan kualitas gaya kepemimpinan akan meningkatkan hasil belajar siswa. Sementara itu, kualitas pembelajaran guru juga berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa, meskipun pengaruhnya lebih kecil, yaitu 0.131. Berdasarkan uji simultan, kedua variabel ini secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa, dengan nilai F hitung 166.790 dan p-value 0.005. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa kepala sekolah perlu menerapkan gaya kepemimpinan yang demokratis dan partisipatif, serta guru perlu meningkatkan kualitas pembelajaran agar dapat mendorong hasil belajar siswa yang lebih baik. Temuan ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi pengembangan kepemimpinan dan pembelajaran di sekolah. Kata kunci: gaya kepemimpinan, kualitas pembelajaran, hasil belajar
Implementasi Komunikasi Internal Berbasis Kepemimpinan Transformasional di SMP Negeri 3 Purwakarta Iswandi, Andi; Komariah, Aan; Abubakar, Abubakar
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to describe and analyze the implementation of internal communication within the framework of the principal’s transformational leadership and its implications for teacher performance and participation at SMP Negeri 3 Purwakarta. This research employed a qualitative approach with a descriptive case study design. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation involving the principal, vice principals, and teachers. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing, with data validity ensured through source and technique triangulation. The results of the study indicate that the principal implements an open, dialogical, and participative two-way communication pattern, which aligns with the dimensions of transformational leadership, particularly inspirational motivation, idealized influence, and individualized consideration. Effective internal communication is proven to enhance teachers’ work motivation, involvement in decision-making processes, and the development of a collaborative work culture within the school. In addition, the utilization of digital communication media supports the smooth flow of information and work coordination. The findings confirm that the success of transformational leadership is strongly influenced by the quality of internal communication that is built in a humanistic, open, and sustainable manner. Therefore, it is recommended that school principals continuously develop adaptive communication strategies, expand teacher participation in every school policy, and optimize the use of communication technology to improve the performance of educational organizations in a sustainable way. Keywords: transformational leadership, internal communication, teacher performance, school management, participation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi komunikasi internal dalam bingkai kepemimpinan transformasional kepala sekolah serta implikasinya terhadap kinerja dan partisipasi guru di SMP Negeri 3 Purwakarta. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala sekolah, serta guru. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan pola komunikasi dua arah yang terbuka, dialogis, dan partisipatif, yang selaras dengan dimensi kepemimpinan transformasional, khususnya pada aspek inspirational motivation, idealized influence, dan individualized consideration. Komunikasi internal yang efektif terbukti mampu meningkatkan motivasi kerja, keterlibatan guru dalam pengambilan keputusan, serta memperkuat budaya kerja kolaboratif di sekolah. Selain itu, pemanfaatan media komunikasi digital turut mendukung kelancaran arus informasi dan koordinasi kerja. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan kepemimpinan transformasional sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi internal yang dibangun secara humanis, terbuka, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar kepala sekolah terus mengembangkan strategi komunikasi yang adaptif terhadap perubahan, memperluas partisipasi guru dalam setiap kebijakan sekolah, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi komunikasi untuk meningkatkan kinerja organisasi pendidikan secara berkelanjutan. Kata kunci: kepemimpinan transformasional, komunikasi internal, kinerja guru, manajemen sekolah, partisipasi guru
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi Dan Kemampuan Manajemen Stres Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Takalar Sucianti, Sucianti; Hasan, Kamaruddin; Ardiansyah, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the influence of leadership style, motivation, and work stress management skills on employee performance at the Takalar Regency Education and Culture Office. The study uses a quantitative approach to examine the relationship between three independent variables leadership style, motivation, and work stress management skills and the dependent variable, namely employee performance. Data were collected through questionnaires distributed to 76 employees. The results showed that leadership style did not significantly influence employee performance with a regression coefficient B = 0.135 and a significance of 0.00, so this variable was not able to explain changes in performance partially. The motivation variable also did not significantly influence performance, with a regression coefficient B = –0.88 and a significance of 0.351. The negative coefficient cannot be generalized because it is not statistically significant. Conversely, work stress management skills had a positive and significant effect on employee performance, with a regression coefficient B = 0.442 and a significance of 0.000, which indicates that the better an employee's ability to manage stress, the higher the resulting performance. Based on a simultaneous test, the three independent variables significantly influenced employee performance, with an R² value of 0.396 and an F value of 15.730 (p < 0.05). This finding underscores the importance of strengthening stress management programs in the workplace and the need for organizational support to help employees cope with work pressure to optimally improve performance. Keywords: Academic Supervision, Pedagogical Competency, Teacher Professionalism, Multi-Site Study, Bantaeng Regency. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi, dan kemampuan manajemen stres kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hubungan tiga variabel independent: gaya kepemimpinan, motivasi, dan kemampuan manajemen stres kerja terhadap variabel dependen yaitu kinerja pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 76 pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan koefisien regresi B = 0,135 dan signifikansi 0,00, sehingga variabel ini belum mampu menjelaskan perubahan kinerja secara parsial. Variabel motivasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja, dengan koefisien regresi B = –0,88 dan signifikansi 0,351. Koefisien yang bernilai negatif tidak dapat digeneralisasikan karena tidak signifikan secara statistik. Sebaliknya, kemampuan manajemen stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien regresi B = 0,442 dan signifikansi 0,000, yang menunjukkan bahwa semakin baik kemampuan pegawai mengelola stres, semakin tinggi kinerja yang dihasilkan. Berdasarkan uji simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai R² = 0,396 dan F = 15,730 (p < 0,05). Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan program pengelolaan stres di lingkungan kerja serta perlunya dukungan organisasi dalam membantu pegawai menghadapi tekanan kerja agar kinerja dapat meningkat secara optimal. Kata kunci: Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Kemampuan Manajemen Stres Kerja, Kinerja Pegawai.
Efektifitas Manajemen Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Sungai Tabuk Muthiah, Shafa; Kurniawan, Gilang Dwi; Lailawati, Siti Mulkaf; Raisyah, Siti; Setiyani, Tri Ananda; Nurwidayati, Puji; Suhaimi, Suhaimi; Saleh, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study examines the effectiveness of the management of the Merdeka Curriculum (Independent Curriculum) at SMKN 1 Sungai Tabuk through a qualitative case study approach. Data collection techniques included semi-structured interviews, observation, and documentation analysis involving the school principal and two teachers at SMKN 1 Sungai Tabuk. The results indicate that the cycle of planning, development, monitoring, and evaluation operates responsively, based on the principles of link and match and human resource empowerment. Planning involves analyzing the needs of students, local potential, and the Business and Industrial World (DUDI) for curriculum relevance. Development engages teachers actively through internal training, external upskilling, and industrial collaboration, enhancing a sense of ownership and improving pedagogical-technical competence. Continuous monitoring employs tiered frequency with participatory supervision, building a reflective culture supported by visionary leadership. Comprehensive evaluation integrates theoretical exams, practical assessments, industrial projects, and feedback from the business sector for accountability and continuous improvement. These findings represent a best practice in overcoming limitations such as inadequate facilities, varying teacher comprehension, and resource imbalances through flexible innovations, including rotational fieldwork (PKL) schedules, elective subjects, and structured character building. This approach successfully produces vocational graduates who are competent, creative, disciplined, and job-ready.. Keywords: Merdeka Curriculum, Curriculum Management, Link And Match, Best Practice Abstrak: Penelitian ini mengkaji efektivitas manajemen Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Sungai Tabuk melalui pendekatan kajian kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara semi-terstruktur, observasi, dan analisis dokumentasi pada kepala sekolah dan dua guru di SMKN 1 Sungai Tabuk. Hasil menunjukkan siklus perencanaan, pengembangan, monitoring, dan evaluasi berjalan responsif berbasis prinsip link and match serta pemberdayaan sumber daya manusia. Perencanaan menganalisis kebutuhan peserta didik, potensi lokal, dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) untuk relevansi kurikulum. Pengembangan melibatkan guru aktif melalui pelatihan internal, upskilling eksternal, dan kolaborasi industri, meningkatkan rasa kepemilikan serta kompetensi pedagogik-teknis. Monitoring berkelanjutan berfrekuensi berjenjang dengan supervisi partisipatif membangun budaya reflektif didukung kepemimpinan visioner. Evaluasi komprehensif mengintegrasikan ujian teori, praktik, proyek industri, dan umpan balik dunia usaha untuk akuntabilitas serta perbaikan berkelanjutan. Temuan ini bersifat best practice mengatasi keterbatasan sarana, pemahaman guru, dan ketidakseimbangan sumber daya melalui inovasi fleksibel seperti jadwal PKL rotasional, mata pelajaran pilihan, dan pembinaan karakter terstruktur, menghasilkan lulusan vokasi kompeten, kreatif, disiplin, dan siap kerja Kata kunci: Kurikulum Merdeka, manajemen kurikulum, link and match, best practice
Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran PAI di MI Qita Ummah, Ana Faidatul; Farizi, Manarul Alam Al; Zuhro, Fa’izah Darotul; Ali, Nur; Asrori, Mohammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum in Islamic Religious Education (PAI) subjects at Madrasah Ibtidaiyah QITA, Malang City, covering aspects of understanding, implementation, impact, challenges, and solutions. The study is grounded in the urgency of integrating the Merdeka Curriculum as an educational reform that promotes value-oriented learning, student autonomy, and the strengthening of students’ religious character. A descriptive qualitative approach was employed using an educational policy case study design. The participants consisted of the school principal, one Islamic education teacher, and four students selected purposively. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis, and validated through triangulation of sources and methods to ensure data credibility. The findings reveal that the principal and teachers demonstrated comprehensive understanding and strong commitment to the principles of the Merdeka Curriculum, fostering innovation in value-based Islamic learning. Curriculum implementation emphasized reflective, collaborative, and contextual learning activities that strengthened students’ spirituality and independence. The curriculum’s impact was evident in the improvement of students’ cognitive, affective, and psychomotor abilities, as well as teachers’ professional competence in adaptive instruction. The main obstacles identified were limitations in human resources, facilities, and authentic assessment practices, yet these were mitigated through continuous training, academic supervision, and external partnerships. Overall, the implementation of the Merdeka Curriculum at MI QITA has proven effective, contextually relevant to Islamic values, and serves as a model for developing innovative and sustainable Islamic education policy. Keywords: Merdeka Curriculum; Islamic Religious Education; Policy Implementation; Religious Character. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Madrasah Ibtidaiyah QITA Kota Malang, yang meliputi aspek pemahaman, pelaksanaan, dampak, hambatan, dan solusi pelaksanaan kebijakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh urgensi penerapan Kurikulum Merdeka dalam membangun paradigma pembelajaran yang berorientasi pada nilai, kemandirian, dan penguatan karakter religius peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus kebijakan pendidikan. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, satu guru PAI, dan empat peserta didik yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen pembelajaran, kemudian divalidasi menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman kepala madrasah dan guru terhadap Kurikulum Merdeka telah berkembang menjadi kesadaran kolektif yang mendorong inovasi pembelajaran berbasis nilai Islam. Pelaksanaan kurikulum berfokus pada aktivitas reflektif, kolaboratif, dan kontekstual yang memperkuat spiritualitas serta kemandirian peserta didik. Dampak penerapan kurikulum terlihat dari peningkatan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa serta profesionalisme guru dalam merancang pembelajaran adaptif. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, sarana, dan asesmen autentik, namun berhasil diatasi melalui pelatihan, supervisi akademik, dan kemitraan eksternal. Secara keseluruhan, implementasi Kurikulum Merdeka di MI QITA berlangsung efektif, relevan dengan nilai-nilai Islam, dan dapat menjadi model pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang inovatif dan berkelanjutan. Kata kunci: Kurikulum Merdeka; Pendidikan Agama Islam; Implementasi Kebijakan; Karakter Religius.
Kajian TPACK Framework Sebagai Dasar Pengembangan Model Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan Bagi Guru Ariyana, Yoki; Komariah, Aan; Permana, Johar; Suryana, Asep
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to examine the Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) framework as a conceptual foundation for developing a Continuous Professional Development (CPD) model for teachers that is adaptive, collaborative, and sustainable. The study employs a qualitative approach using a literature-based research design, drawing on international scholarly articles, policy documents, and research reports published between 2020 and 2025 related to teacher professional development, TPACK, flexible delivery, and learning communities. Data were analyzed using thematic and content analysis to identify key patterns, conceptual gaps, and directions for model development. The findings indicate that effective CPD requires integration of technological, pedagogical, and content knowledge supported by flexible multimodal delivery and professional learning communities to ensure relevance and sustainability. Furthermore, the literature reveals a conceptual gap in existing CPD models, which often overlook the role of teachers’ professional attitudes and character in sustaining pedagogical change. Based on these findings, this study proposes an extended TPACK framework (TPACK-ChA) that integrates attitude and character knowledge as a basis for developing a more comprehensive CPD model for teachers. Keywords: TPACK, CPD, flexible delivery, learning community, teacher professional development. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kerangka Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) sebagai dasar konseptual dalam pengembangan model Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) bagi guru yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kepustakaan, dengan sumber data berupa artikel jurnal ilmiah internasional, dokumen kebijakan, dan laporan penelitian periode 2020–2025 yang relevan dengan PKB guru, TPACK, pendekatan flexible delivery, dan komunitas belajar. Analisis data dilakukan melalui analisis tematik dan analisis isi untuk mengidentifikasi pola temuan, kesenjangan konseptual, serta arah pengembangan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKB yang efektif memerlukan integrasi pengetahuan teknologi, pedagogik, dan konten yang didukung oleh pendekatan multimoda yang fleksibel serta komunitas belajar profesional untuk menjamin keberlanjutan implementasi. Temuan studi literatur juga mengungkap bahwa sebagian besar model PKB belum mengintegrasikan dimensi sikap profesional dan karakter guru secara eksplisit. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan pengembangan kerangka TPACK yang diperluas dengan integrasi pengetahuan sikap dan karakter (TPACK-ChA) sebagai dasar pengembangan model PKB guru yang lebih komprehensif. Kata kunci: TPACK, PKB, flexible delivery, komunitas belajar, pengembangan profesional guru.
ANALISIS KEBIJAKAN DALAM PENINGKATAN MUTU PENGAJAR TAHFIDZ DI MADRASAH DINIYAH AR-ROHMAH PUTRI IBS MALANG Muazzomah, Ulfa; Hosin, Zainal Muhammad; Nur Rochim, Muhammad Andy; Izulhaq, Muhammad; Ali, Nur
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the policy implementation for improving the quality of tahfidz teachers at Madrasah Diniyah Ar-Rohmah Putri IBS Malang through a structured quality assurance system. The focus of the research includes policy formulation, implementation mechanisms, and supporting as well as inhibiting factors in strengthening teacher professionalism in Qur’anic instruction. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, observation of tahfidz activities, and documentation, and analyzed using the Miles & Huberman interactive model. The findings show that the institution has implemented a comprehensive quality management system consisting of standardized teacher qualifications, tahfidz Standard Operating Procedures (SOP), and a multi-layered evaluation structure. Continuous teacher development is carried out through weekly coaching, periodic training, halaqah musyafahah, and peer supervision, reflecting a systematic application of continuous quality improvement. Data-driven evaluation through structured teacher performance reports ensures accuracy in monitoring recitation quality, discipline, methodology, and Qur’anic competence. The supporting factors include strong Qur’anic culture, institutional commitment, and adequate teacher competence, while the inhibiting factors involve uneven teacher skills, workload intensity, and limited infrastructure. The study concludes that quality improvement policies for tahfidz teachers at Ar-Rohmah are not merely technical programs, but operate as an integrated policy system combining pedagogical competence, institutional culture, and spiritual ethics. This model demonstrates strong potential for replication in other diniyah-based tahfidz institutions. Keywords: tahfidz teacher; quality assurance; policy implementation; teacher development; Qur’anic education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan peningkatan mutu pengajar tahfidz di Madrasah Diniyah Ar-Rohmah Putri IBS Malang melalui sistem penjaminan mutu yang terstruktur. Fokus kajian meliputi perumusan kebijakan, mekanisme pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambat dalam peningkatan profesionalitas pengajar Al-Qur’an. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan tahfidz, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah telah menerapkan sistem manajemen mutu komprehensif berupa standar kualifikasi guru, SOP tahfidz, evaluasi berlapis, dan program pembinaan berkelanjutan. Pengembangan kompetensi dilakukan melalui pembinaan mingguan, pelatihan berkala, musyafahah, dan supervisi sejawat sebagai bentuk penerapan continuous quality improvement. Evaluasi kinerja pengajar dilakukan secara terukur melalui rapor tahfidz yang memuat indikator ketepatan bacaan, kedisiplinan, metode pengajaran, dan capaian tahfidz, sehingga keputusan pengelolaan mutu berbasis data dapat dilakukan secara objektif. Faktor pendukung utama keberhasilan kebijakan meliputi kultur Qur’ani komitmen kelembagaan, dan kompetensi guru, sedangkan hambatan mencakup ketimpangan kemampuan teknis, beban kerja ganda, dan keterbatasan sarana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kebijakan peningkatan mutu pengajar tahfidz tidak hanya bersifat teknis, tetapi merupakan desain kebijakan terpadu yang menggabungkan kualitas pedagogis, tata kelola lembaga, dan pembinaan spiritual sebagai fondasi pembentukan profesionalisme pengajar Qur’ani berkelanjutan. Kata kunci: mutu pengajar tahfidz; penjaminan mutu; implementasi kebijakan; pembinaan guru; pendidikan Qur’ani
Program Sekolah Mengaji dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Muramar, Aam; Permana, Johar; Meirawan, Danny; Prihatin, Eka
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The aim of this study is to analyze the influence of the Implementation of the Sekolah Mengaji Policy on the Competence of Ngaji Teachers and the Religious Character of Students, as well as to examine the mediating role of in the relationship between and. This quantitative research utilizes an explanatory survey design, involving 260 students and 20 teachers in Bandung Regency, and was analyzed using Structural Equation Modeling based on Partial Least Square (SEM-PLS). The results demonstrate that the Implementation of the Sekolah Mengaji Policy has a positive and significant influence on the Competence of Ngaji Teachers (path coefficient = 0.824; ρ =0.000), and also has a direct, positive, and significant influence on the Religious Character of Student (path coefficient = 0.353; ρ =0.000). Furthermore, the Competence of Ngaji Teachers is proven to have a positive and significant influence on the Religious Character of Students (path coefficient = 0.548; ρ =0.000). The main conclusion is that both the Sekolah Mengaji Policy and the Competence of Ngaji Teachers are important factors that contribute significantly to the formation of students' religious character. However, the indirect influence of on through was not statistically significant (coefficient = 0.005; ρ =0.610$). Therefore, it is recommended that policymakers evaluate and strengthen program implementation, with particular attention to enhancing the role of Ngaji teachers as mediators in value education. Keywords: Sekolah Mengaji Policy, Teacher Competence, Students Religious Character. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Implementasi Kebijakan Sekolah Mengaji terhadap Kompetensi Guru Ngaji dan Karakter Religius Peserta Didik, sekaligus menguji peran mediasi dalam hubungan antara dan. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain explanatory survey dengan melibatkan 260 siswa dan 20 guru di Kabupaten Bandung, dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Sekolah Mengaji berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kompetensi Guru Ngaji (koefisien jalur = 0,824; ρ =0,000), dan juga berpengaruh positif signifikan secara langsung terhadap Karakter Religius Peserta Didik (koefisien jalur = 0,353; ρ =0,000). Selain itu, Kompetensi Guru Ngaji terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap Karakter Religius Peserta Didik (koefisien jalur = 0,548; ρ =0,000). Simpulan utama adalah bahwa baik Kebijakan Sekolah Mengaji maupun Kompetensi Guru Ngaji merupakan faktor penting yang berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter religius siswa, meskipun pengaruh tidak langsung terhadap melalui belum signifikan secara statistik (koefisien = 0,005; ρ =0,610$). Oleh karena itu, disarankan agar pemangku kebijakan mengevaluasi dan memperkuat implementasi program, dengan memberikan perhatian khusus pada penguatan peran guru ngaji sebagai mediator dalam pendidikan nilai. Kata kunci: Kebijakan Sekolah Mengaji, Kompetensi Guru Ngaji, Karakter Religius Peserta Didik.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026 Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025 Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025 Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Juni 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Juni 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Maret 2022 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 No 3 September 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018 More Issue