cover
Contact Name
Endra Ubaidillah
Contact Email
jamp.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jamp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No.5 Malang 65145, Telepon (0341) 551312 psw. 224 Sambungan Langsung/Fax. (0341) 557202
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : 10.17977
Core Subject : Education, Social,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management
Articles 343 Documents
Pengelolaan Kantin Sekolah Untuk Pembelajaran Hidup Sehat dan Inspirasi Kewirausahaan Fathurrahman, Fathurrahman; Asmoni, Asmoni; Setyo, R. Chusnu Yuli
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p559

Abstract

Abstract: This study reveals the experience of SMPN 3 Lamongan (Lamongan State Junior High School 3) in managing a healthy school canteen, giving entrepreneurship learning, and giving inspiration of economic activity towards both the school community and the surrounding community to cooperate in the canteen, all of which are as the Implementation of Independent Curriculum. The method of this study is designed in a qualitative approach, in which the data are collected by interview, observation, and documentation. The data are then analyzed through these steps: data condensation, data display, and conclusion drawing. The result shows that 1) the location of the canteen is beautiful and comfortable; 2) canteens are part of the implementation of the independent curriculum which is used for learning to live a healthy and clean life through the provision of nutritious, healthy and free from preservatives, dyes, sweeteners, and flavorings; 3) The canteen provides motivation and inspiration for the cultivation of students' entrepreneurial spirit. As well as collaborating with school residents and parents to provide food, snacks, and drinks with nutritious, healthy, and attractive criteria; and 4) canteens are also as a Adiwiyata School program which is implemented by the principles of environmental conservation. Keywords: school canteen, healthy behavior learning, entrepreneurial inspiration Abstrak: Penelitian ini mengungkap pengalaman SMPN 3 Lamongan dalam mengelola kantin sekolah sehat mandiri, memberikan pembelajaran kewirausahaan, dan memberikan inspirasi kegiatan ekonomi baik kepada warga sekolah maupun masyarakat sekitar untuk bekerjasama dalam kantin. yang kesemuanya merupakan Implementasi Kurikulum Mandiri. Metode penelitian ini dirancang dengan pendekatan kualitatif, dimana pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data tersebut kemudian dianalisis melalui langkah-langkah berikut: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) lokasi kantin asri dan nyaman; 2) kantin merupakan bagian dari Penerapan Kurikulum merdeka yang digunakan untuk pembelajaran hidup sehat dan bersih melalui penyediaan asupan jajanan, dan minuman yang bergizi , sehat dan bebas dari bahan pengawet, pewarna, pemanis, dan penyedap rasa,; 3) kantin memberikan motivasi dan inspirasi penanaman jiwa kewirausahaan peserta didik. Serta bekerjasama dengan warga sekolah dan wali murid untuk menyediakan makanan, jajanan, dan minuman dengan kriteria bergizi, sehat, dan menarik; dan 4) kantin juga merupakan bagian dari program sekolah Adiwiyata Sekolah yang dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip pelestarian lingkungan hidup. Kata kunci: Kantin sekolah; Pembiasaan Hidup sehat, inspirasi kewirausahaan
Kepemimpinan Transformasional di Sekolah: Analisis Bibliometrik Database Scopus Taufiq, Muhammad; Satori, Djaman; Sururi, Sururi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p634

Abstract

Abstract: This study presents a bibliometric analysis of research on transformational leadership in schools using data from the Scopus database between 2014 and 2024. Using VOSviewer and R Studio Biblioshiny for analysis, we examined publication trends, influential contributors, and research themes within this field. The findings revealed significant growth in publications, with an annual increase of 16.65%, indicating increasing scientific interest, especially during the COVID-19 pandemic. Influential contributions were identified through the most cited documents and a three-field plot, which highlighted lead authors, countries such as Indonesia and Malaysia, and leading journals such as the Journal of Educational Administration. Keyword co-occurrence analysis revealed six thematic clusters, including school leadership, teacher performance, organizational outcomes and innovation, demonstrating the multidimensional nature of the field. This analysis provides valuable insights into the global research landscape on transformational leadership in education, emphasizing its critical role in addressing contemporary educational challenges and informing future research directions. Keywords: Bibliometrics, School, scopus, transformational leadership. Abstrak: Studi ini menyajikan analisis penelitian bibliometrik tentang kepemimpinan transformasional di sekolah menggunakan data dari database Scopus antara tahun 2014 dan 2024. Dengan menggunakan VOSviewer dan R Studio Biblioshiny untuk analisis, kami memeriksa tren publikasi, kontributor pengaruh, dan tema penelitian dalam bidang ini. Temuan ini menunjukkan adanya pertumbuhan publikasi yang signifikan, dengan peningkatan tahunan sebesar 16,65%, yang menunjukkan meningkatnya minat ilmiah, terutama selama pandemi COVID-19. Kontribusi yang berpengaruh diindentifikasi melalui dokumen yang paling banyak dikutip dan plot tiga bidang, yang menyoroti penulis utama, negara-negara seperti Indonesia dan Malaysia, dan jurnal terkemuka seperti Journal of Educational Administration. Analisis kejadian bersama kata kunci mengungkap enam kelompok tematik, termasuk kepemimpinan sekolah, kinerja guru, hasil organisasi, dan inovasi, yang menunjukkan sifat multidimensi dari bidang ini. Analisis ini memberikan wawasan berharga mengenai lanskap penelitian global mengenai kepemimpinan transformasional dalam pendidikan, menekankan peran penting kepemimpinan transformasional dalam mengatasi tantangan pendidikan kontemporer dan memberikan informasi arah penelitian di masa depan. Kata kunci: Bibliometrik, kepemimpinan transformasional, Scopus, sekolah
Analisis Layanan BKD SISTER dalam Mempengaruhi Kinerja Dosen Melalui Manajemen Dokumen dan Motivasi Melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi Kamaluddin, Laode Amijaya; Widiawati, Andi; Mubyl, Mutiarini; Alhamdi, Agil; Ramadhan, Wahyu
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p509

Abstract

Abstract: This study examines the impact of the BKD SISTER Application Service on lecturer performance in higher education institutions in South Sulawesi, mediated by lecturer motivation and document management. The research sample consisted of 134 lecturers selected using accidental sampling. The analysis results indicate that the BKD SISTER Application Service positively and significantly influences lecturer motivation and document management, but does not directly impact lecturer performance. Lecturer motivation demonstrates a positive and significant influence on lecturer performance, whereas document management does not show a significant influence. The analysis of indirect effects reveals that the BKD SISTER Application Service has a positive and significant impact on lecturer performance through lecturer motivation, but not significantly through document management. Keywords: BKD_SISTER_Services; Document_Management; Motivation; Performance Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Pelayanan Aplikasi BKD SISTER terhadap Kinerja Dosen di perguruan tinggi Sulawesi Selatan, dengan Motivasi Dosen dan Manajemen Dokumen sebagai variabel perantara. Sampel penelitian terdiri dari 134 dosen yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pelayanan Aplikasi BKD SISTER memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Motivasi Dosen dan Manajemen Dokumen, namun tidak berpengaruh langsung terhadap Kinerja Dosen. Motivasi Dosen terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Dosen, sementara Manajemen Dokumen tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Analisis pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa Pelayanan Aplikasi BKD SISTER memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Dosen melalui Motivasi Dosen, tetapi tidak signifikan melalui Manajemen Dokumen. Kata kunci: Layanan_BKD_SISTER; Manajemen_Dokumen; Motivasi; Kinerja
Hotspot Stres Pada Guru Sekolah Dasar: Analisis Faktor-Faktor Pemicu dan Implikasinya Terhadap Kesejahteraan Pendidikan Dawous, Gilang Gumilang; Satori, Djam’an; Munir, Munir; Suharto, Nugraha
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p588

Abstract

Abstract: Stress and burnout among elementary school teachers in Indonesia are critical issues impacting not only the well-being of educators but also the quality of education delivered to students. This study identifies multiple factors contributing to teacher stress, including high workloads, administrative demands, frequent curriculum changes, and socio-economic challenges. The impact of the COVID-19 pandemic further exacerbated these issues by introducing new challenges, such as the sudden transition to remote learning. Using a descriptive quantitative approach, data were collected from 175 elementary school teachers in Garut Regency through a semantic differential scale to measure stress levels. The findings revealed that the curriculum is the primary source of stress for teachers, followed by gender, age, school accreditation, employment status, and the presence of "Sekolah Penggerak" (Movement Schools). Female teachers and those in the 25-35 age range experienced the highest stress levels, particularly in schools with lower accreditation. Additionally, honorary teachers faced significant stress due to job insecurity and insufficient income, highlighting socio-economic disparities within the teaching profession. The study underscores the urgency of addressing systemic issues, including providing robust professional development programs, enhancing teacher support systems, and ensuring equitable policies for all educators. Effective strategies to manage teacher stress must adopt a holistic approach, integrating institutional and individual interventions. By improving teacher well-being, schools can foster a more supportive environment that enhances both educator satisfaction and student learning outcomes. The study's insights contribute to the broader discourse on improving teacher retention and elevating the standards of education in Indonesia. Keywords: Teacher stress, burnout, elementary education, COVID-19 pandemic, curriculum, teacher well-being, Indonesia Abstrak: Stres dan burnout di kalangan guru sekolah dasar di Indonesia merupakan masalah krusial yang memengaruhi kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus kualitas pendidikan yang diberikan kepada siswa. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai faktor penyebab stres guru, seperti beban kerja yang tinggi, tuntutan administratif, perubahan kurikulum yang sering terjadi, serta tantangan sosial-ekonomi. Pandemi COVID-19 memperburuk situasi dengan menambahkan tantangan baru, seperti peralihan mendadak ke pembelajaran jarak jauh. Melalui pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan dari 175 guru sekolah dasar di Kabupaten Garut menggunakan skala diferensial semantik untuk mengukur tingkat stres. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum menjadi sumber stres utama bagi guru, diikuti oleh faktor jenis kelamin, usia, akreditasi sekolah, status kepegawaian, dan status sekolah sebagai "Sekolah Penggerak." Guru perempuan dan mereka yang berada dalam rentang usia 25–35 tahun mengalami tingkat stres tertinggi, terutama di sekolah dengan akreditasi rendah. Selain itu, guru honorer menghadapi stres yang signifikan akibat ketidakpastian pekerjaan dan pendapatan yang tidak mencukupi, menyoroti kesenjangan sosial-ekonomi dalam profesi ini. Studi ini menekankan pentingnya mengatasi isu-isu sistemik, termasuk menyediakan program pengembangan profesional yang memadai, memperkuat sistem dukungan bagi guru, serta memastikan kebijakan yang adil bagi seluruh tenaga pendidik. Strategi efektif untuk mengelola stres guru harus mengadopsi pendekatan holistik yang mencakup intervensi institusional dan individual. Dengan meningkatkan kesejahteraan guru, sekolah dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih mendukung, yang pada akhirnya meningkatkan kepuasan pendidik dan hasil belajar siswa. Temuan penelitian ini memberikan kontribusi pada wacana yang lebih luas tentang upaya mempertahankan guru dan meningkatkan standar pendidikan di Indonesia. Kata kunci: Stres guru, burnout, pendidikan dasar, pandemi COVID-19, kurikulum, kesejahteraan guru, Indonesia
Analisis Implementasi Kebijakan Perpres No 68 Tahun 2022 Tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi Bidandari, Aroum; Chumaini, Doddy Faisal; Budiyanto, Budiyanto; Hazin, Mufarrikhul
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p651

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the Implementation of Presidential Regulation Number 68 of 2022 concerning the Revitalization of Vocational Education and Vocational Training in Indonesia. The method used in this study is the Systematic Literature Review (SLR) with a qualitative approach. The stages of this SLR include identifying, evaluating, and interpreting all available research, relevant to a particular research question, or topic area, or phenomenon of interest. all findings on a research topic to answer previously established research questions (Kitchenham & Charters, 2007). The results of the study indicate that the implementation of Presidential Regulation Number 68 of 2022 has been running well in the community. However, there are still challenges in several regions in the implementation of the policy, such as: 1) lack of coordination between related Ministries, Central and Regional Institutions, stakeholders and other institutions as implementers in strengthening collaboration with related parties that support cooperation between educational institutions and DUDIKA; 2) The formation and performance of the Vocational Regional Coordination Team (TKDV) are not yet optimal so that the implementation of the Presidential Regulation is not optimal; 3) limited resources ready to be employed due to several factors including parental approval that does not allow working away from home, 4) gaps between the Vocational Education curriculum and world needs; 5) lack of qualified and competent vocational educators and trainers; 6) lack of incentives for educators and trainers in certain areas; 7) limited facilities and infrastructure in several areas, resulting in the level of absorption of Vocational Education graduates not being maximized in several areas in Indonesia. Presidential Regulation Number 68 of 2022 is one of the government's steps forward to improve the quality of Indonesian human resources through Vocational Education and Vocational Training with mutually beneficial collaboration and partnerships between the World of Education and DUDIKA so as to produce quality graduates who are able to contribute to national development. Keywords: Policy Implementation; Vocational Education; Vocational Training Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Perpres Nomor 68 Tahun 2022 tentang Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi yang ada di Indonesia. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literatur Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif. Adapun tahapan SLR ini diataranya adalah dengan cara mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menafsirkan semua penelitian yang tersedia, relevan dengan pertanyaan penelitian tertentu, atau area topik, atau fenomena yang menarik.seluruh temuan-temuan pada suatu topik penelitian untuk menjawab pertanyaan penelitian yang telah ditetapkan sebelumnya (Kitchenham&Charters, 2007). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perpres Nomor 68 Tahun 2022 sudah berjalan dengan baik di masyarakat. Akan tetapi masih terdapat tantangan di beberapa daerah dalam implementasi kebijakan tersebut, seperti: 1) kurangnya koordinasi antar Kementerian terkait, Lembaga Pusat dan Daerah, stakeholder dan lembaga lain sebagai pelaksana dalam memperkuat kolaborasi dengan pihak terkait yang mendukung kerjasama antara lembaga Pendidikan dengan DUDIKA; 2) Belum optimalnya pembentukan dan kinerja Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV) sehingga implementasi Perpres belum maksimal; 3) keterbatasan sumber daya yang siap untuk dipekerjakan karena beberapa faktor diantaranya adalah restu dari orang tua yang tidak mengizinkan bekerja jauh dari rumah, 4) kesenjangan antar kurikulum Pendidikan Vokasi dengan kebutuhan dunia; 5) kurangnya tenaga pendidik dan pelatih vokasi yang berkualitas dan kompeten; 6) kurangnya intensif bagi tenaga pendidik dan pelatih pada daerah-daerah tertentu; 7) keterbatasan sarana dan prasarana di beberapa daerah sehingga menyebabkan tingkat keterserapan lulusan Pendidikan Vokasi belum dapat maksimal dibeberapa daerah di Indonesia. Perpres Nomor 68 Tahun 2022 merupakah salah satu langkah maju dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia melalui Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi dengan adanya kolaborasi dan kemitraan yang saling menguntungkan antara Dunia Pendidikan dan DUDIKA sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas dan mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Kata kunci: Implementasi Kebijakan;Pendidikan Vokasi; Pelatihan Vokasi
Evaluasi Tingkat Kepuasan Mahasiswa Universitas Almuslim Terhadap Kualitas Pelayanan Pendidikan Tinggi dengan Model HEdPERF Rahmawati, Rahmawati; Permana, Johar; Rahyasih, Yayah; Triatna, Cepi; Wahyuni, Sri
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v7i42024p526

Abstract

Abstract: This study evaluates student satisfaction at Universitas Almuslim concerning the quality of higher education services using the Higher Education Performance (HEdPERF) model. The research aims to assess the impact of six HEdPERF dimensions, which are non-academic, academic, university reputation, access, program issues, and understanding, on student satisfaction levels. Employing a non-experimental, correlational approach, the study gathered cross-sectional data from 572 students using a structured questionnaire. Validity and reliability of the instrument were tested via Pearson’s correlation and Cronbach’s Alpha. Data analysis was conducted with non-parametric tests, including Chi-Square and Spearman’s correlation, to establish the relationships between perceived service quality and satisfaction. Results indicate a significant positive correlation between all six HEdPERF dimensions and student satisfaction, with stronger associations for dimensions such as university reputation, access, and program issues. The findings suggest that service quality directly influences student satisfaction, supporting HEdPERF as a suitable model for evaluating educational services in higher education. Consequently, enhancing these dimensions could bolster student satisfaction and improve institutional competitiveness. This study highlights the importance of tailored service strategies that address both academic and non-academic aspects, contributing to the broader discourse on quality assurance in higher education. Keywords: Student Satisfaction; higher education services, HEdPERF model, service quality. Abstrak: Penelitian ini mengevaluasi kepuasan mahasiswa di Universitas Almuslim terkait kualitas layanan pendidikan tinggi dengan menggunakan model Higher Education Performance (HEdPERF). Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak enam dimensi HEdPERF, yaitu non-akademik, akademik, reputasi universitas, akses, isu program, dan pemahaman, terhadap tingkat kepuasan mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan korelasional non-eksperimental, penelitian ini mengumpulkan data cross-sectional dari 572 mahasiswa menggunakan kuesioner terstruktur. Validitas dan reliabilitas instrumen diuji melalui korelasi Pearson dan Cronbach’s Alpha. Analisis data dilakukan dengan uji non-parametrik, termasuk Chi-Square dan korelasi Spearman, untuk menetapkan hubungan antara kualitas layanan yang dirasakan dan kepuasan. Hasil penelitian menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara keenam dimensi HEdPERF dan kepuasan mahasiswa, dengan asosiasi yang lebih kuat untuk dimensi seperti reputasi universitas, akses, dan isu program. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan secara langsung memengaruhi kepuasan mahasiswa, mendukung HEdPERF sebagai model yang sesuai untuk mengevaluasi layanan pendidikan di pendidikan tinggi. Oleh karena itu, peningkatan dimensi-dimensi ini dapat meningkatkan kepuasan mahasiswa dan meningkatkan daya saing institusi. Studi ini menyoroti pentingnya
Analisis Pengaruh Iklim Kerja Terhadap Kinerja Guru Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Labuhanbatu Utara Darlina, Wannisyah; Restu, Restu; Darwin, Darwin
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze and explain the effect of work climate on teacher performance in public junior high schools in Labuhanbatu Utara Regency. The research employed a quantitative approach with correlational survey method to determine the relationship between work climate and teacher performance. The population consisted of 718 public junior high school teachers in Labuhanbatu Utara Regency, with a sample of 88 teachers selected using random sampling technique with Slovin formula and 10% error rate. Data were collected using closed questionnaires based on theoretical indicators for each variable, measured using a five-point Likert scale. Data analysis was conducted through descriptive and inferential statistics, utilizing simple linear regression and Pearson correlation with SPSS version 25. The results showed that work climate has no significant effect on teacher performance, as indicated by a significance value of p = 0.415 (> 0.05). The regression equation Y = 75.33 - 0.13X demonstrates that work climate can only explain 0.77% of the variation in teacher performance, while 99.23% is explained by other factors outside the research model. The study concludes that work climate is not a significant determining factor for teacher performance in public junior high schools in Labuhanbatu Utara Regency, suggesting that other factors such as professional competence, intrinsic motivation, and commitment to the profession may play more dominant roles in determining teacher performance levels. Keywords: educational management; Labuhanbatu Utara; teacher performance; work climate; work environment Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh iklim kerja terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional untuk mengetahui hubungan antara iklim kerja dan kinerja guru. Populasi penelitian adalah guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara yang berjumlah 718 orang, dengan sampel sebanyak 88 guru yang dipilih menggunakan teknik random sampling dengan rumus Slovin dan tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan menggunakan angket tertutup berdasarkan indikator teoritis masing-masing variabel yang diukur dengan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan inferensial dengan teknik regresi linear sederhana dan korelasi Pearson menggunakan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi p = 0,415 (> 0,05). Persamaan regresi Y = 75,33 - 0,13X menunjukkan bahwa iklim kerja hanya mampu menjelaskan 0,77% variasi kinerja guru, sedangkan 99,23% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa iklim kerja bukanlah faktor penentu signifikan terhadap kinerja guru SMP Negeri di Kabupaten Labuhanbatu Utara, mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain seperti kompetensi profesional, motivasi intrinsik, dan komitmen terhadap profesi kemungkinan memiliki peran yang lebih dominan dalam menentukan tingkat kinerja guru. Kata kunci: iklim kerja; kinerja guru; Labuhanbatu Utara; lingkungan kerja; manajemen pendidikan
Efektivitas Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMP Islam Terpadu Ad Durrah Medan Kholizah, Nur Alfiana; Fadhli, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the principal's supervision in improving teacher performance at SMP IT Ad Durrah Medan. Teacher performance is very important to improve the quality of education in schools. One way that can be done to improve teacher performance is through supervision carried out by the principal. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that supervision is carried out through three stages, namely planning, implementation, and evaluation. At the planning stage, the principal prepares a supervision program, determines the focus of supervision based on data, and prepares assessment instruments. At the implementation stage, supervision is carried out by visiting classes, observing learning, checking lesson plans, and seeing student learning outcomes. Furthermore, at the evaluation stage, the principal meets with teachers to discuss the results of supervision and carry out follow-up in the form of coaching or training. Supervision that is carried out regularly and openly has a positive impact on improving teacher performance. Teachers become more enthusiastic, focused, and assisted in carrying out their duties. Keywords: supervision, improving, principal, teacher performance Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis supervisi kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMP IT Ad Durrah Medan. Kinerja guru sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kinerja guru adalah melalui supervisi yang dilakukan oleh kepala sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap perencanaan, kepala sekolah menyusun program supervisi, menentukan fokus supervisi berdasarkan data, dan menyiapkan instrumen penilaian. Pada tahap pelaksanaan, supervisi dilakukan dengan cara mengunjungi kelas, mengamati pembelajaran, memeriksa RPP, dan melihat hasil belajar siswa. Selanjutnya, pada tahap evaluasi, kepala sekolah melakukan pertemuan dengan guru untuk membahas hasil supervisi dan melakukan tindak lanjut dalam bentuk pembinaan atau pelatihan. Supervisi yang dilakukan secara teratur dan terbuka ini berdampak positif terhadap peningkatan kinerja guru. Guru menjadi lebih semangat, terarah, dan terbantu dalam melaksanakan tugasnya Kata kunci: supervisi, meningkatkan, kepala sekolah, kinerja guru
Pengaruh Servant Leadership dan Beban Kerja Terhadap Efektivitas Kerja Guru dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Intervening di Sekolah Dasar dan Menengah Pertama Kecamatan Kaubun Haryanti, Nur; Nurlaili, Nurlaili; Azainil, Azainil; Mulawarman, Widyatmike Gede; Komariyah, Laili; Warman, Warman
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The demand to improve the quality of education at the elementary and junior high school levels has made teacher work effectiveness a critical indicator of institutional success. In this context, the principal's leadership and the workload faced by teachers are dominant factors influencing their motivation and performance. Principals who apply servant leadership are believed to be capable of creating a supportive and collaborative work environment, thereby potentially increasing teachers' motivation and work effectiveness. However, on the other hand, the high workload serves as a serious obstacle that can reduce teacher enthusiasm. This study aims to determine how servant leadership and workload affect teacher work effectiveness, both directly and indirectly, through work motivation as an intervening variable. This research is limited to elementary and junior high school teachers in Kaubun District. It employs a quantitative approach with a survey method. The population consists of all elementary and junior high school teachers in Kaubun District, totaling 207 teachers. The sample was determined using proportionate random sampling based on the Slovin formula, resulting in 137 respondents. Data analysis tools included SPSS and the Sobel calculator to test the intervening variable. The findings reveal that servant leadership has a positive and significant effect on teacher work effectiveness (0.174), while workload has a significant negative effect (-0.325). The indirect influence tested using the Sobel calculator shows that work motivation mediates the effect of servant leadership and workload on teacher work effectiveness. The significance values for the mediation of servant leadership and workload through work motivation were both 0.000 (Path I and Path II), indicating that work motivation successfully mediates these effects. The conclusion of this study is that servant leadership directly has a positive effect on teacher work effectiveness, while workload directly has a negative effect. Indirectly, work motivation is able to mediate the influence of both servant leadership and workload on teacher work effectiveness. Keywords: servant leadership, workload, work motivatio, teacher effectiveness, mediation. Abstrak Tuntutan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama membuat efektivitas kerja guru menjadi indikator penting dalam keberhasilan institusi pendidikan. Dalam konteks ini, kepemimpinan kepala sekolah dan beban kerja yang dihadapi guru menjadi faktor dominan yang memengaruhi motivasi serta kinerja mereka. Kepala sekolah yang menerapkan servant leadership diyakini mampu menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan kolaboratif, sehingga berpotensi meningkatkan motivasi dan efektivitas kerja guru. Namun, di sisi lain, tingginya beban kerja menjadi hambatan serius yang dapat menurunkan semangat kerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh servant leadership dan beban kerja terhadap efektivitas kerja guru baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening. Penelitian ini terbatas pada guru Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kecamatan Kaubun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh guru SD dan SMP di Kecamatan Kaubun yang berjumlah 207 guru. Sampel ditentukan menggunakan metode proportionate random sampling berdasarkan rumus Slovin, sehingga diperoleh 137 responden. Alat bantu analisis data menggunakan SPSS dan Kalkulator Sobel untuk menguji variabel intervening. Penelitian ini mendapatkan hasil servant leadership memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja guru dengan sebesar 0,174 dan beban kerja memberikan pengaruh negatif signifikan terhadap efektivitas kerja guru sebesar -0,325. Pada pengaruh tidak langsung yang di uji dengan kalkulator sobel didapatkan hasil bahwa motivasi kerja mampu memediasi pengaruh servant leadership dan beban kerja terhadap efektivitas kerja guru. Nilai Signifikansi pada servant leadership dan beban kerja terhadap efektivitas kerja guru melalui motivasi kerja sebesar 0.000 (Jalur I) dan 0,000 (Jalur II) mengidikasikan bahwa motivasi kerja memediasi pengaruh tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini adalah servant leadership dan secara langsung berpengaruh positif terhadap efektivitas kerja guru dan beban kerja secara langsung berpengaruh negatif terhadap efektivitas kerja guru. Pada pengaruh tidak langsung motivasi kerja mampu memediasi pengaruh servant leadership dan beban kerja terhadap efektivitas kerja guru. Kata kunci: servant leadership; beban kerja; motivasi kerja; efektivitas guru; mediasi
Implementasi Manajemen Kesiswaan dalam Pembinaan Prestasi Non Akademik Siswa di SMPN 1 Percut Sei Tuan Zulna, Ryan Fazli; Rifa’i, Muhammad
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research explores the implementation of student affairs management in supporting students’ achievements in non-academic domains at SMPN 1 Percut Sei Tuan. The study highlights how planning, execution, and evaluation of extracurricular activities are carried out to foster students' interests and talents. Employing a descriptive qualitative approach, the data were gathered through observations, interviews, and document analysis. The study found that planning takes place at the start of each academic term, beginning with identifying students’ preferences and abilities through an introductory orientation. Activities are then implemented based on coordinated schedules between students and activity coaches, with logistical and financial support provided by the school. Evaluations are conducted regularly during school coordination meetings to monitor progress and resolve implementation challenges. Although time constraints and overlapping with academic lessons are recurring issues, the school strives to maintain balance between formal and extracurricular learning. The findings also show that students have attained notable achievements in competitions across district, regional, and provincial levels. In summary, student management plays a vital role in advancing non-academic development. Key success factors include strategic planning, consistent coaching support, and continuous evaluation, all of which contribute to holistic student growth. Keywords: Student Management, Student Development, Non-Academic Achievements Abstrak: Penelitian ini membahas implementasi manajemen kesiswaan dalam mendukung pencapaian prestasi siswa di bidang non akademik di SMPN 1 Percut Sei Tuan. Kajian ini menitikberatkan pada proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan ekstrakurikuler sebagai bentuk pengembangan minat dan bakat peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, serta analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa proses perencanaan dimulai pada awal tahun ajaran dengan mengenali potensi dan minat siswa melalui kegiatan orientasi ekstrakurikuler. Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan berdasarkan kesepakatan jadwal antara siswa dan pembina, dengan dukungan fasilitas, pendanaan, dan sarana dari pihak sekolah. Evaluasi dilakukan secara rutin dalam forum koordinasi sekolah untuk mengkaji perkembangan serta mengatasi kendala pelaksanaan. Meskipun terdapat hambatan seperti terbatasnya waktu latihan dan benturan dengan jadwal pelajaran, sekolah tetap berupaya menjaga sinergi antara kegiatan akademik dan non akademik. Hasilnya, siswa berhasil meraih prestasi di berbagai kompetisi tingkat kecamatan, kabupaten, hingga provinsi. Secara keseluruhan, manajemen kesiswaan terbukti memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan potensi siswa secara non akademik. Faktor kunci keberhasilan mencakup perencanaan yang sistematis, dukungan pembina yang berkelanjutan, serta proses evaluasi yang konsisten dalam membina karakter dan kompetensi siswa secara menyeluruh. Kata kunci: Manajemen Kesiswaan,Pembinaan Siswa,Prestasi Non-Akademik

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026 Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025 Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025 Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Juni 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Juni 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Maret 2022 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 No 3 September 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018 More Issue