cover
Contact Name
Endra Ubaidillah
Contact Email
jamp.journal@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jamp.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No.5 Malang 65145, Telepon (0341) 551312 psw. 224 Sambungan Langsung/Fax. (0341) 557202
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 26158574     DOI : 10.17977
Core Subject : Education, Social,
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan [e-ISSN 2615-8574] was first published in 2018 by the Department of Educational Administration Faculty of Education State University of Malang. Published four times a year, March, June, September, and December. We accept research articles within the scope of the study of educational administration and educational management
Articles 343 Documents
Kepemimpinan Kepala Sekolah Perempuan Berbasis Gender Abeng, Andi Tenri; Faridah, Faridah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study examines the leadership of gender-based female principals at the primary school level in Barebbo Sub-district, Bone Regency, South Sulawesi. The purpose of this study is to describe how gender-based principal leadership is based on the character and context of leadership. The study was adopted from the Gender and Leadership approach based on the FourC-PITO concept. Character is an individual trait or personality and the values that a person believes in. Character in educational leadership relates to self-confidence, independence, responsibility, gender stereotypes, interpersonal relationships, and team management. Context is the physical, psychological, social, economic environment and various situations. Context in leadership is related to stress management, differences in gender relations, socio-cultural conditions, the number of human resources, and work status. The sampling methodology used purposive sampling with informants as many as 5 female principals. This research uses a qualitative descriptive method. The research data were obtained using interviews, observation and documentation. Checking the validity of the data using triangulation techniques. The results showed that: (1) The leadership character of elementary school principals in Barebbo Subdistrict, Bone Regency, generally has confidence, is responsible, open to other people's ideas, maintains interpersonal relationships, is democratic, and has good management. (2) The most prominent contexts for gender-based principal leadership are educational strata, gender equality, family relationships, number of resources, work status, regional origin, and teacher adaptability. Keywords: gender, female principal, leadership Abstrak: Penelitian ini mengkaji tentang kepemimpinan kepala sekolah perempuan berbasis gender jenjang SD Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan bagaimana kepemimpinan kepala sekolah berbasis gender berdasarkan karakter dan konteks kepemimpinan. Kajian tersebut diadopsi dari pendekatan Gender and Leadership yang berdasar pada konsep FourC-PITO. Karakter merupakan sifat individu atau kepribadian dan nilai-nilai yang diyakini seseorang. Karakter berkaitan dalam kepemimpinan pendidikan berkaitan dengan kepercayaan diri, kemandirian, tanggung jawab, stereotip gender, hubungan interpersonal, dan pengelolaan tim. Konteks merupakan lingkungan fisik, psikologis, sosial, ekonomi, dan berbagai situasi. Konteks dalam kepemimpinan berkaitan dengan pengelolaan stres, perbedaan relasi gender, kondisi sosial budaya, jumlah SDM, hingga status kerja. Metodologi pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan informan sebanyak 5 kepala sekolah perempuan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data hasil penelitian diperoleh dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Karakter kepemimpinan kepala sekolah SD di Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone pada umumnya memiliki kepercayaan diri, bertanggung jawab, terbuka terhadap gagasan orang lain, menjaga relasi interpersonal, demokratis, dan memiliki manajemen yang baik. (2) Konteks yang paling menonjol pada kepemimpinan kepala sekolah berbasis gender berupa, strata pendidikan, kesamaan gender, hubungan kekeluargaan, jumlah sumberdaya, status kerja, asal daerah, dan kemampuan adaptasi guru. Kata kunci: gender, kepala sekolah perempuan, kepemimpinan
Review Manajemen, Kurikulum, Budaya Sekolah, dan Dampaknya terhadap Karakter Siswa dalam Pelaksanaan Green School Gunarso, Teguh; Wuryandini, Endang; Muhtarom, Muhtarom
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to review the implementation of the Green School program at primary and secondary education levels by examining school management, curriculum integration, school culture, and their impacts on students’ character development. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted following the PRISMA model. Data were collected from accredited national journal articles published between 2010 and 2025 and analyzed using thematic synthesis. The findings indicate that the success of Green School implementation is strongly influenced by participatory and collaborative school leadership, supportive managerial policies, and the consistent integration of environmental values into the curriculum and learning processes. Furthermore, a school culture that promotes environmentally friendly habits, such as waste management, greening activities, and energy conservation, plays a crucial role in shaping students’ environmental character. The availability of simple supporting facilities, including school gardens, hydroponic systems, and waste separation tools, not only strengthens the green culture but also serves as contextual learning media. The implementation of the Green School program positively impacts students’ ecological awareness, responsibility, discipline, intrinsic learning motivation, and pro-environmental behavior. However, most of the reviewed studies remain descriptive in nature and lack robust longitudinal measurements. This indicates the need for further research employing quantitative or mixed-method approaches to evaluate the sustainability and long-term impacts of Green School initiatives on students’ character development and overall educational quality in a more comprehensive manner. Keywords: character education; curriculum integration; environmental awareness; green school; learning motivation; school culture; sustainable education Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mereview implementasi Program Green School pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dengan menelaah aspek manajemen sekolah, kurikulum, budaya sekolah, serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada model PRISMA. Data diperoleh dari artikel jurnal nasional terakreditasi yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2010 hingga 2025 dan dianalisis melalui pendekatan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan pelaksanaan Green School sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan sekolah yang partisipatif dan kolaboratif, dukungan kebijakan manajerial, serta integrasi nilai-nilai kepedulian lingkungan secara konsisten dalam kurikulum dan proses pembelajaran. Selain itu, budaya sekolah yang menanamkan kebiasaan ramah lingkungan, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, dan hemat energi, berperan penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa. Keberadaan fasilitas pendukung sederhana, seperti kebun sekolah, sistem hidroponik, dan sarana pemilahan sampah, tidak hanya memperkuat budaya hijau, tetapi juga berfungsi sebagai media pembelajaran kontekstual. Dampak implementasi Green School tercermin pada meningkatnya kesadaran ekologis, tanggung jawab, disiplin, serta motivasi belajar intrinsik siswa. Meskipun demikian, sebagian besar penelitian yang direview masih bersifat deskriptif dan belum didukung oleh pengukuran longitudinal yang kuat. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif atau metode campuran untuk mengevaluasi keberlanjutan program serta dampak jangka panjang Green School terhadap karakter siswa dan mutu pendidikan secara komprehensif. Kata kunci: pendidikan karakter; integrasi kurikulum; kesadaran lingkungan; green school; motivasi belajar; budaya sekolah; pendidikan berkelanjutan
Manajemen Humas dalam Peningkatan Citra Sekolah Studi di SMA Negeri 8 Mandau Riau Mustika, Hannisa; Setyaningsih, Rini
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aimed at knowing 1) the planning of public relations management in maintaining the school image, 2) organizing of public relations management in maintaining the school image, 3) the implementation of public relations management in maintaining the school image, and 4) the supervision of public relations management in maintaining the school image at State Senior High School 8 Mandau, Bengkalis Regency. It was a qualitative research with descriptive method. The subjects of this research were the school principal, the vice of public relations, school committee, and 2 students. The object of this research was the public relations management in maintaining school image at State Senior High School 8 Mandau. Interview, observation, and documentation techniques were used for collecting the data. Collecting, filtering, presenting, and drawing conclusions techniques were used for analyzing the data. The findings of this research showed that 1) the planning of public relations management was conducted well: the planning was conducted by the beginning of the school year and grouped based on the timeframe that has been made. 2) The organization of public relations management was conducted well: selection according to ability and divided into 3: external, internal and publication relations. 3) The implementation of public relations management was conducted quite well, by implementation of timely work programs and collaboration between school residents and parties outside the school, and publishing activities on social media, but the process of uploading activities to social media was a little late. 4) The supervision of public relations management was conducted properly: incidentally and periodically once a month that could see the implementation of each section of public relations in maximizing activities at school. Keywords: Management; Public Relation; School Image Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perencanaan manajemen humas dalam menjaga citra sekolah di SMAN 8 Mandau, 2) Pengorganisasian manajemen humas dalam menjaga citra sekolah di SMAN 8 Mandau, 3) Pelaksanaan manajemen humas dalam menjaga citra sekolah di SMAN 8 Mandau, dan 4) Pengawasan manajemen humas dalam menjaga citra sekolah di SMAN 8 Mandau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Wakil Kepala Bagian Humas, Komite Sekolah dan 2 orang peserta didik. Objek penelitian ini adalah manajemen humas dalam menjaga citra sekolah di SMAN 8 Mandau. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan tahapan pengumpulan data, penyaringan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Perencanaan manajemen humas di SMAN 8 Mandau sudah dilakukan dengan baik, yaitu perencanaan dilakukan pada awal tahun ajaran dan dikelompokkan berdasarkan jangka waktu yang telah dibuat. 2) Pengorganisasian manajemen humas di SMAN 8 Mandau sudah dilakukan dengan baik, yaitu dilakukan pemilihan sesuai dengan kemampuan dan dibagi menjadi 3 ada hubungan eksternal, internal dan publikasi. 3) Pelaksanaan manajemen humas di SMAN 8 Mandau sudah dilakukan dengan cukup baik dengan terlaksananya program kerja yang sesuai dengan waktu dan terlaksananya kerjasama dengan warga sekolah dan pihak luar sekolah serta mempublikasikan kegiatan di media sosial, namun proses penguplodan kegiatan ke media sosial sedikit terlambat. 4) Pengawasan manajemen humas di SMAN 8 Mandau sudah dilaksanakan dengan baik, yaitu secara insidentil dan berkala dalam satu kali dalam sebulan sehingga dapat melihat pelaksanaan setiap bagian humas dalam memaksimalkan kegiatan di sekolah. Kata kunci: Manajemen; Humas; Citra Sekolah
Strategi Branding, Marketing dan Reputasi dalam Meningkatkan Daya Saing Sekolah Astuti, Puji; Trianung, Teguh; Santosa, Heru
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: In the digital era, significant transformations have taken place within the education sector, particularly in how institutions manage and organize their operations. With the rapid advancement of technology and the increasing reliance on digital tools, educational institutions are presented with new opportunities to boost their competitiveness. One of the key ways they can achieve this is through the strategic use of branding, marketing, and reputation management. These elements play a crucial role in shaping a school’s public image and enhancing its attractiveness to potential students and stakeholders. This article delves into the synergistic roles of branding, marketing, and reputation management strategies in strengthening a school’s competitive position. The research employs a qualitative approach, utilizing a case study method to explore how these strategies are implemented in real-world educational settings. Data collection methods include in-depth interviews with key stakeholders, participant observations, and documentary analysis, ensuring a comprehensive understanding of the subject. The findings of this research indicate that the integration of branding, marketing, and reputation management strategies can significantly elevate a school’s ability to stand out in a competitive market. Institutions that successfully highlight their unique identity, effectively utilize technology for promotional activities, and maintain a positive reputation are better positioned to attract prospective students and parents. Additionally, the study suggests that these strategies must work in harmony to achieve the desired outcomes, as each element complements the others. Ultimately, schools that adopt a holistic approach to these strategies are more likely to succeed in an increasingly competitive educational environment, where reputation and visibility play pivotal roles in attracting students and fostering institutional growth. Keywords: Branding, Marketing, Reputasi Sekolah Abstrak: Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam sektor pendidikan, terutama dalam cara institusi mengelola dan menyelenggarakan operasional mereka. Dengan pesatnya perkembangan teknologi dan ketergantungan yang semakin besar pada alat digital, institusi pendidikan memiliki peluang baru untuk meningkatkan daya saingnya. Salah satu cara utama untuk mencapai hal ini adalah melalui penggunaan strategi merek, pemasaran, dan manajemen reputasi yang efektif. Elemen-elemen ini memiliki peran penting dalam membentuk citra publik sekolah dan meningkatkan daya tariknya bagi calon siswa dan pemangku kepentingan. Artikel ini membahas peran sinergis dari strategi merek, pemasaran, dan manajemen reputasi dalam memperkuat posisi kompetitif sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengeksplorasi bagaimana strategi-strategi ini diterapkan dalam pengaturan pendidikan dunia nyata. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan utama, observasi partisipan, dan analisis dokumentasi, guna memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai topik ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi strategi merek, pemasaran, dan manajemen reputasi dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan sekolah untuk menonjol di pasar yang kompetitif. Institusi yang berhasil menonjolkan identitas unik mereka, memanfaatkan teknologi untuk kegiatan promosi, dan menjaga reputasi yang baik di mata publik lebih berpotensi untuk menarik calon siswa dan orang tua. Selain itu, penelitian ini menyarankan bahwa strategi-strategi ini harus bekerja secara harmonis untuk mencapai hasil yang diinginkan, karena masing-masing elemen saling melengkapi. Pada akhirnya, sekolah-sekolah yang mengadopsi pendekatan holistik terhadap strategi-strategi ini lebih mungkin untuk berhasil di lingkungan pendidikan yang semakin kompetitif, di mana reputasi dan visibilitas memainkan peran penting dalam menarik siswa dan mendukung pertumbuhan institusi. Kata kunci: Branding, Marketing, Reputasi Sekolah
Peran Program Repatriasi Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Community Learning Center (CLC) Sabah Malaysia Anggraeni, Lia; Purwanto, Nurtanio Agus
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The study aims to examine the role of repatriation programs in improving the quality of education in Community Learning Centers (CLCs) in Sabah, Malaysia. The main focus of the research is to investigate the aspects of education quality in CLCs, identify obstacles to improving the quality of education in CLCs, understand the implementation of repatriation, and identify the role of repatriation programs. This research is expected to provide strategic recommendations to improve the quality of education in CLCs in Sabah, Malaysia. This research was descriptive research with a qualitative approach. The location of this research was CLC in the Sabah, Malaysia, region. The subjects in this study were the principal of the Indonesian School of Kota Kinabalu (SIKK), CLC teachers, and CLC alumni. Data collection in this study was carried out by technical observation, documentation, and interviews. The validity of the data was checked using a triangulation technique. Meanwhile, data analysis used qualitative data analysis techniques (Miles and Huberman), with the stages of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The study shows that each CLC seeks to meet the eight national education standards set by the Indonesian government. Because the SNP has not been implemented optimally, SIKK as the parent school of CLC carries out internal standardization through monitoring and evaluation. Obstacles to improve the quality of CLC education are mostly in terms of administration. Besides that, each CLC has different challenges and obstacles. The repatriation program is one of the efforts to improve quality in the form of repatriation of students to continue their education, which is divided into the ADEM repatriation pathway, which is fully financed by the government, and the Foundation repatriation pathway, which the Foundation or partner schools finance. The role of the repatriation program in improving the quality of education in CLC, Sabah, Malaysia, includes increasing students' motivation to learn, increasing parents' awareness of education, improving the quality of CLC graduates, and improving the quality of the educational service process at CLC. Keywords: CLC; quality of education; repatriation Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran program repatriasi dalam peningkatan mutu pendidikan di Community Learning Center (CLC) di Sabah, Malaysia. Fokus utama penelitian adalah mengetahui aspek mutu pendidikan yang ada di CLC, mengidentifikasi hambatan dalam peningkatan mutu pendidikan di CLC, mengetahui pelaksanaan repatriasi serta mengidentifikasi peran program repatriasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah CLC di wilayah, Sabah, Malaysia. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Guru CLC dan Alumni CLC. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Sedangkan analisis data menggunakan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan temuan diantaranya setiap CLC berupaya memenuhi delapan standar nasional pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia. Dikarenakan SNP tidak diterapkan secara maksimal, SIKK sebagai sekolah induk bagi CLC melakukan standarisasi internal melalui monitoring dan evaluasi. Hambatan dalam peningkatan mutu pendidikan CLC sebagian besar dari segi administrasi, selain itu masing-masing CLC memiliki tantangan dan kendala yang berbeda. Program repatriasi menjadi salah satu upaya dalam peningkatan mutu dengan bentuk pemulangan peserta didik untuk melanjutkan pendidikan yang terbagi atas jalur repatriasi ADEM dan jalur repatriasi Yayasan. Peran program repatriasi dalam peningkatan mutu pendidikan di CLC, Sabah, Malaysia diantaranya meliputi meningkatkan motivasi belajar peserta didik, meningkatkan kesadaran orang tua tentang pendidikan, meningkatkan mutu lulusan CLC dan meningkatan mutu proses layanan pendidikan di CLC. Kata kunci: CLC; mutu pendidikan; Repatriasi
Pengembangan Model Aplikasi Manajemen Kehadiran Siswa di Satuan Pendidikan di Indonesia: A Systematic Literature Review Irawan, Alvian Fandi; Supriyanto, Achmad; Timan, Agus; Zulkarnain, Wildan
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Development of many student attendance applications that have been carried out has not received special attention to measuring product quality during development. Application development requires consideration as an effort to meet user needs. Achievement in meeting user needs can be done by measuring product quality such as functional suitability, reliability, performance efficiency, usability, security, maintainability, portability, compatibility through these measurements can provide quality to the application developed. This research aims to integrate ISO 25010 measurements in creating a conceptual model of a quality student attendance management application. This research uses a qualitative approach of the systematic literature review type, adapting the Okoli guide model with steps (1) Determine research questions, (2) Identify relevant search terms, (3) develop a search plan, (4) test the search, (5) select a database and run a search, (6) document and manage search results. The results show that the student attendance management application model consists of several features and contains product quality measurements, features obtained through pattern matching patterns to select popular and essential features with product quality that meets the ISO 25010 product quality model. The model is still conceptual and needs to be followed up with empirical studies and technical development of student attendance management applications. Keywords: student attendance; iso 25010; attendance management; application development; education technology Abstrak: Pengembangan banyak aplikasi absensi siswa yang telah dilakukan belum mendapatkan perhatian khusus dalam mengukur kualitas produk selama pengembangan. Pengembangan aplikasi memerlukan pertimbangan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan pengguna. Pencapaian dalam memenuhi kebutuhan pengguna dapat dilakukan dengan mengukur kualitas produk seperti kesesuaian fungsional, keandalan, efisiensi kinerja, kegunaan, keamanan, pemeliharaan, portabilitas, dan kompatibilitas. Melalui pengukuran ini, dapat memberikan kualitas pada aplikasi yang dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan pengukuran ISO 25010 dalam menciptakan model konseptual aplikasi manajemen absensi siswa yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis tinjauan literatur sistematis, mengadaptasi model panduan Okoli dengan langkah-langkah (1) Menentukan pertanyaan penelitian, (2) Mengidentifikasi istilah pencarian yang relevan, (3) Mengembangkan rencana pencarian, (4) Menguji pencarian, (5) Memilih database dan menjalankan pencarian, (6) Mencatat dan mengelola hasil pencarian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model aplikasi manajemen absensi siswa terdiri dari beberapa fitur dan mengandung pengukuran kualitas produk, fitur yang diperoleh melalui pola pencocokan pola untuk memilih fitur yang populer dan esensial dengan kualitas produk yang memenuhi model kualitas produk ISO 25010. Model ini masih bersifat konseptual dan perlu dilanjutkan dengan studi empiris dan pengembangan teknis aplikasi manajemen absensi siswa. Kata kunci: absensi siswa; ISO 25010; manajemen absensi; pengembangan aplikasi; teknologi pendidikan
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Sebagai Wujud Transformasi Pendidikan Ribudiyanti, F; Reknaningsih, Endah; -, Nurkolis
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Educational transformation is a demand of the times that must be responded to with concrete steps in educational units, particularly in the implementation of the Independent Curriculum. This article describes the strategic efforts undertaken by the Principal of SMP Negeri 3 Satu Atap Kedungjati since the beginning of his leadership in 2023 to improve the quality of learning. Based on the 2022 Education Report Card data showing low achievements in literacy, numeracy, student character, and learning quality, the Principal conducted a reflection with teachers, identified challenges, and developed an improvement strategy focused on strengthening teacher competency as the primary implementers of the Independent Curriculum. This study used a qualitative descriptive method in accordance with the research process, starting with supervision, interviews, and collecting necessary documentation. The Principal took on the role of an agent of change through training, mentoring, and teacher empowerment. The results of this study serve as a foundation for realizing more meaningful, student-centered learning, and oriented towards the Pancasila Student Profile, given the school's remote geographical location and limited human resources and facilities. This change focuses on shifting from simply delivering material to developing student competency and character. Principals and teachers play a crucial role in building an innovative and responsive learning ecosystem. With the support of progressive policies and collaboration from all parties, educational transformation can be realized. SMP Negeri 3 Satu Atap Kedungjati remains committed to providing the best educational services, with a spirit of inclusive and sustainable change. This effort is reflected in the positive achievements of the 2025 Education Report, as concrete evidence that quality education can be achieved through hard work, collaboration, and a focus on student needs, skills training for teachers, a culture of reflection and collaboration, designing targeted quality improvement programs, and prioritizing transformative leadership. Keywords: Educational transformation; Merdeka Curriculum; learning quality; school principal; teacher competence Abstrak: Transformasi pendidikan merupakan tuntutan zaman yang harus direspon dengan langkah nyata di satuan pendidikan, khususnya dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Artikel ini mendeskripsikan upaya strategis yang dilakukan Kepala SMP Negeri 3 Satu Atap Kedungjati sejak awal kepemimpinannya pada tahun 2023 untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Berdasarkan data Rapor Pendidikan tahun 2022 yang menunjukkan rendahnya capaian dalam literasi, numerasi, karakter murid, dan kualitas pembelajaran, Kepala sekolah melakukan refleksi bersama guru, memetakan tantangan, dan menyusun strategi perbaikan yang terfokus pada penguatan kompetensi guru sebagai pelaksana utama Kurikulum Merdeka. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif sesuai pada jalannya penelitian mulai pada ovserbasi, wawancara dan pengambilan dokumentasi yang diperlukan. Kepala sekolah mengambil peran sebagai agen perubahan melalui pelatihan, pendampingan, dan pemberdayaan guru. Hasil dari penelitian ini menjadi fondasi dalam mewujudkan pembelajaran yang lebih bermakna, berpusat pada peserta didik, dan berorientasi pada Profil Pelajar Pancasila terdasarkan letak geografis sekolah yang terpencil serta keterbatasan SDM dan sarana. Perubahan ini fokus dari sekadar penyampaian materi menuju pengembangan kompetensi dan karakter siswa. Kepala sekolah dan guru memainkan peran penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang inovatif dan responsif. Dengan dukungan kebijakan yang progresif serta kolaborasi semua pihak, transformasi pendidikan dapat terwujud.SMP Negeri 3 Satu Atap Kedungjati terus berkomitmen memberikan layanan pendidikan terbaik, dengan semangat perubahan yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya ini tercermin dalam capaian positif Rapor Pendidikan Tahun 2025, sebagai bukti nyata bahwa pendidikan berkualitas dapat dicapai melalui kerja keras, kolaborasi, dan fokus pada kebutuhan murid, pelatihan skill pada guru, budaya refleksi dan kolaborasi, merancang program peningkatan mutu yang tepat sasaran, mengedepankan kepemimpinan transformatif. Kata kunci: Transformasi pendidikan,Kurikulum Merdeka, kualitas pembelajaran, kepala sekolah, kompetensi guru.
Peningkatan Kualitas Penilaian Melalui Supervisi Akademik Guru TK di Gugus Flamboyan Kecamatan Banggae Ulfah, St. Maria
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of school action research is to improve the quality of assessment through academic supervision for teachers of Gugus Flamboyan, Banggae District, Majene Regency. In this study, researchers used data collection tools in the form of observation instruments and thematic learning lesson plan preparation instruments. The research was conducted from March to May 2021, with the consideration that the assessments that have been made can be used to develop the KTSP used in kindergarten in the 2021/2022 academic year. This research was conducted using the school action research method. Researchers always try to obtain optimal results through methods and procedures that are considered the most effective, so that repeated actions are possible to improve classroom management in the teaching and learning process. The researcher conducted two cycles of research. Starting from cycle I, 1) action planning, 2) action implementation, 3) observation, and 4) reflection. Based on the formulation of problems, hypotheses and research results, the researcher concludes that academic supervision can improve the quality of teacher assessment - kindergarten teachers of the Lelebautapa cluster in the 2021/2022 academic year. Keywords: Supervision; Academic; Assessment Abstrak: Tujuan penelitian tindakan sekolah adalah untuk meningkatkan kualitas penilaian melalui supervisi akademik bagi guru-guru Gugus Flamboyan Kecamatan Banggae Kabupaten Majene. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan alat pengumpulan data berupa instrumen observasi dan instrumen penyusunan RPP pembelajaran tematik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei tahun 2021, dengan pertimbangan penilaian yang sudah dibuat dapat digunakan untuk pengembangan KTSP yang digunakan di TK pada tahun pelajaran 2021/2022. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan sekolah. Peneliti senantiasa berupaya memperoleh hasil yang optimal melalui cara dan prosedur yang dinilai paling efektif, sehingga dimungkinkan adanya tindakan yang berulang-ulang untuk meningkatkan pengelolaan kelas dalam proses belajar mengajar. Peneliti melaksanakan penelitian dua siklus. Dimulai siklus I sejak 1) perencanaan tindakan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) Pengamatan, dan 4) Refleksi hingga siklus II.Berdasarkan rumusan masalah, hipotesis dan hasil penelitian, peneliti menyimpulkan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kualitas penilaian guru – guru TK gugus Lelebautapa tahun pelajaran 2021/2022. Kata kunci: Supervisi; Akademik; Penilaian
Manajemen Pendidikan Inklusif di Negara Berkembang: Tantangan dan Peluang dalam Konteks Multukultural Hafizah, Nanda Nur; Tuala, Riyuzen Praja; Dermawan, Oki
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the implementation of inclusive education management in developing countries with multicultural backgrounds, particularly in Indonesia, Malaysia and India. Inclusive education, which emphasizes providing equal opportunities for all learners without exception, including those who have special needs or come from diverse social and cultural backgrounds, is faced with various challenges in these developing countries. The method used in this study is Systematic Literature Review (SLR), by analyzing 35 relevant articles obtained from various sources, such as Scopus, Taylor & Francis, ScienceDirect, and Google Scholar. This study identified various obstacles in the implementation of inclusive education, such as access gaps, infrastructure limitations, lack of teacher training, social stigma, and language and curriculum barriers. However, there are great opportunities to improve the effectiveness of inclusive education through policy strengthening, technology utilization, synergy between government and society, and more flexible curriculum reforms. This research makes an important contribution to the literature on inclusive education in developing countries and offers strategic recommendations to improve the sustainability and equity of access to inclusive education in countries with complex cultural and ethnic diversity. Keywords: Inclusive Education Management; Developing Countries; Multiculturalism Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pendidikan inklusif di negara-negara berkembang dengan latar belakang multikultural, khususnya di Indonesia, Malaysia, dan India. Pendidikan inklusif, yang menekankan pada pemberian kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik tanpa terkecuali, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus atau berasal dari latar belakang sosial dan budaya yang beragam, dihadapkan pada berbagai tantangan di negara-negara berkembang ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), dengan menganalisis 35 artikel relevan yang diperoleh dari berbagai sumber, seperti Scopus, Taylor & Francis, ScienceDirect, dan Google Scholar. penelitian ini mengidentifikasi berbagai kendala dalam implementasi pendidikan inklusif, seperti kesenjangan akses, keterbatasan infrastruktur, kurangnya pelatihan guru, stigma sosial, serta hambatan bahasa dan kurikulum. Meskipun demikian, terdapat peluang besar dalam meningkatkan efektivitas pendidikan inklusif melalui penguatan kebijakan, pemanfaatan teknologi, sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta reformasi kurikulum yang lebih fleksibel. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya literatur mengenai pendidikan inklusif di negara berkembang dan menawarkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan keberlanjutan serta kesetaraan akses pendidikan yang inklusif di negara-negara dengan keragaman budaya dan etnis yang kompleks. Kata kunci: Manajemen Pendidikan Inklusif; Negara Berkembang; Multikulturalisme
Digitalisasi Layanan Administrasi Akademik: Evaluasi Pengalaman, Kendala, dan Kebutuhan Mahasiswa Januaripin, Muhamad; Winarso, Widodo; Sumarna, Cecep; Jubaedah, Ubed
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The digitalization of academic administrative services in higher education has become a significant trend, particularly since the COVID-19 pandemic accelerated technology-driven transformations in education. Institut Miftahul Huda Subang is among the institutions that have implemented a digital system to improve efficiency, transparency, and accessibility of academic services. This study aims to evaluate students’ perceptions of digital administrative services, focusing on user experience, expectations for development, technical challenges, and training needs. The research employs a descriptive quantitative method, with data collected through an online questionnaire distributed to 145 active students. Data analysis was conducted using descriptive statistics and interpreted within the framework of the Technology Acceptance Model (TAM), the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), and the DeLone & McLean Information System Success Model. The findings indicate that most students perceive the campus digital system as beneficial, with an average user experience score of 3.82 on a 5-point scale. However, several technical issues remain, particularly related to system feature comprehension, access speed, and availability of support services. Students also expressed high expectations for system improvement, such as more responsive features, automated notifications, easier access, and better integration of academic services, reflected in an average expectation score of 4.07. Furthermore, the need for training and user assistance emerged as highly significant (mean 4.17), suggesting that the optimal use of digital systems relies heavily on adequate technical support and user guidance. These results emphasize the importance of a holistic approach to the digitalization of academic services, which should not only prioritize technological availability but also ensure service quality, technical support, and user readiness. The study contributes to strategies for developing user-oriented academic information systems and expands the discourse on digital transformation in non-instructional aspects of higher education in Indonesia. Keywords: Academic Digitization, Digital Administration System, Campus Services Abstrak: Digitalisasi layanan administrasi akademik di perguruan tinggi telah menjadi fenomena penting, terutama sejak pandemi COVID-19 mendorong percepatan transformasi pendidikan berbasis teknologi. Institut Miftahul Huda Subang merupakan salah satu institusi yang menerapkan sistem digital untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas layanan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi persepsi mahasiswa terhadap layanan administrasi digital dengan fokus pada pengalaman penggunaan, harapan pengembangan, kendala teknis, dan kebutuhan pelatihan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring dari 145 mahasiswa aktif. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan dikaitkan dengan kerangka teoritis Technology Acceptance Model (TAM), Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), dan Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone & McLean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menilai sistem digital kampus cukup baik dan bermanfaat, dengan rata-rata skor pengalaman penggunaan 3,82 dari skala 5. Namun, terdapat kendala teknis yang masih dihadapi, terutama terkait pemahaman fitur sistem, kecepatan akses, dan ketersediaan layanan bantuan. Mahasiswa menunjukkan harapan tinggi terhadap pengembangan fitur yang lebih responsif, seperti notifikasi otomatis, akses yang lebih mudah, dan integrasi layanan akademik yang lebih efisien, dengan skor rata-rata harapan 4,07. Selain itu, kebutuhan pelatihan dan pendampingan pengguna tercatat signifikan (mean 4,17), menunjukkan bahwa kesiapan mahasiswa dalam memanfaatkan sistem digital optimal bergantung pada dukungan teknis dan bimbingan penggunaan. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam digitalisasi layanan akademik, yang tidak hanya fokus pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kualitas layanan, dukungan teknis, dan kesiapan pengguna. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi strategi pengembangan sistem informasi akademik yang berorientasi pada pengalaman pengguna, serta memperluas kajian transformasi digital non-instruksional di perguruan tinggi Indonesia. Kata kunci: Digitalsiasi Akademik, Sistem Administrasi Digital, Layanan Kampus

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026 Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 Desember 2025 Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025 Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 Desember 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 September 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 Juni 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 Maret 2024 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 Desember 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 September 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Juni 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Maret 2023 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 Desember 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Juni 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Maret 2022 Vol 4, No 4 (2021): Volume 4 No 4 Desember 2021 Vol 4, No 3 (2021): Volume 4 No 3 September 2021 Vol 4, No 2 (2021): Volume 4 No 2 Juni 2021 Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021 Vol 3, No 4 (2020): Volume 3 No 4 Desember 2020 Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020 Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 No 2 Juni 2020 Vol 3, No 1 (2020): Volume 3 No 1 Maret 2020 Vol 2, No 4 (2019): Volume 2 No 4 Desember 2019 Vol 2, No 3 (2019): Volume 2 No 3 September 2019 Vol 2, No 2 (2019): Volume 2 No 2 Juni 2019 Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Maret 2019 Vol 1, No 4 (2018): Volume 1 No 4 Desember 2018 Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 No 3 September 2018 Vol 1, No 2 (2018): Volume 1 No 2 Juni 2018 Vol 1, No 1 (2018): Volume 1 No 1 Maret 2018 More Issue