cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Studi Literature: Analisis Perbandingan Penerapan ISO 9001 pada Rumah Sakit di Indonesia Nandya Silvalinda; Agustin Kusumayati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42434

Abstract

Penelitian ini mengkaji perbedaan implementasi ISO 9001 di seluruh rumah sakit di Indonesia, dengan menyoroti kontribusi Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001:2015 dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. ISO 9001:2015 adalah standar internasional yang bertujuan untuk memastikan kualitas layanan dan kepuasan pelanggan melalui evaluasi proses yang berkesinambungan dan peningkatan kendali mutu, serta kepuasan pasien, meskipun dampaknya terhadap keselamatan pasien tidak signifikan. Perbandingan dengan rumah sakit yang telah terakreditasi menunjukkan bahwa, meskipun ISO 9001 berfokus pada manajemen mutu secara umum, implementasi yang dikombinasikan dengan standar kesehatan tertentu lebih efektif dalam meningkatkan keselamatan pasien. Penelitian ini juga menyoroti bahwa audit operasional dan keterlibatan staf dalam peningkatan berkelanjutan sangat penting untuk keberhasilan implementasi ISO 9001. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya komitmen dan dukungan manajemen dalam memastikan implementasi ISO 9001 yang efektif di rumah sakit untuk mencapai hasil kualitas yang optimal.
The Impact of Reliability on Patient Satisfaction in The Unit of Hemodialysis Hajj Hospital Jakarta Dinnisa Haura Zhafira Hidayat; Valiant Zahirul Azmi; Liaramadanty Liaramadanty; Putri Nadira Khairani; Yuyun Umniyatun; Yona Mimanda; Mahesa Paranadipa Maikel
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42532

Abstract

Healthcare services quality in the modern era has become a central concern for both public and private healthcare sectors. Healthcare services are evaluated based on several key dimensions including tangibility, responsiveness, reliability, assurance, and empathy. Among these dimensions, reliability plays a crucial role in ensuring that healthcare services are delivered accurately and consistently. This study intends to investigate the impact of reliability on patient satisfaction among patient satisfaction in the unit of hemodialysis at Hajj Hospital Jakarta. It is hypothesized that service reliability has a positive impact on the level of hemodialysis patient satisfaction. The study used a cross-sectional study design and a quantitative research method. All patients undergoing hemodialysis at Hajj Hospital Jakarta were included in the target population. A consecutive sampling technique was used to carry out the sampling procedure, resulting 118 participants in total. Data collection was carried out through a structured questionnaire over a one-month period. The collected data were analyzed utilizing SPSS 26 software to perform simple linear regression. The results of this study show that the impact of reliability on hemodialysis patient satisfaction at Hajj Hospital Jakarta is statistically significant and positive.
Efektivitas Stress Management dan Low Intensity Psychological Intervention terhadap Kecemasan dan Depresi Perawat: Tinjauan Sistematis Oriza Sativa Manurung; Budi Anna Keliat; Giur Hargiana; Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42590

Abstract

Stres kerja perawat mengakibatkan tekanan yang mempengaruhi kondisi kesehatan secara umum, yang paling umum terjadi adalah kecemasan dan depresi. Upaya mengatasi kecemasan dan depresi adalah dengan memberikan intervensi dan promosi kesehatan yang efektif yaitu pemberian manajemen stres dan intervensi psikologis. Slow deep breathing/relaksasi napas dalam juga disebutkan sangat efektif menurunkan kecemasan pada orang dewasa begitu pula dengan low intensity pschological intervention seperti yang berfokus pada pengurangan penghindaran penguatan negatif seperti seseorang yang mengalami kecemasan dan depresi dengan terlibat dalam aktivitas yang bertujuan meningkatkan suasana hati. Tinjauan sistemmatis ini bertujuan untuk melakukan tinjauan analisis dan sintesa dari beberapa artikel terpilih mengenai efektifitas management stress dan low intensity pschological intervention terhadap kecemasan dan depresi pada perawat. penelusuran literatur melalui beberapa database yaitu ProQuest, Scince Direct, Wiley online Library dan google Scholar pada 10 tahun terakhir. Pencarian menggunakan english keywords (1) stress management or low intensity pschological intervention (2) nurses or nurse or health workers (3) anxiety and depression or mentah health. terdapat 5 artikel penelitian, diantaranya 3 artikel menggunakan randomized controlled trial dan 2 artikel menggunakan quasy experiment study. metode manajemen stres yang sederhana dan efektif adalah mindfullness baik dalam bentuk aplikasi digital maupun dalam bentuk relaksasi yang dapat menurunkan gejala kecemasan dan depresi pada perawat yang bekerja di rumah sakit dan dapat dikembangkan dengan memperhatikan prinsip-prinsip keperawatan dan psychological intervention.
Pengaruh Relapse Prevention Therapy dan Problem-Solve Therapy terhadap Kekambuhan Pasien Penyalahguna Napza: Tinjauan Sistematis Rusmai Triaswati; Mustikasari Mustikasari; Herni Susanti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42594

Abstract

Dampak penyalahgunaan Napza secara global mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat dilihat dari aspek biologis, psikologis dan sosial sehingga untuk memperbaiki kualitas hidup penyalahguna Napza sangat dibutuhkan terapi rehabilitasi. Penyalahguna Napza yang telah mengikuti program rehabilitasi tetap memiliki risiko terjadinya kekambuhan. Beberapa intervensi yang dapat diberikan dalam pencegahan kekambuhan diantaranya psychofarmacology therapy dan psychological therapy. Intervensi terapi psikologis seperti relapse prevention therapy (RPT) dan problem solve therapy (PST) saat ini sudah banyak diaplikasikan dalam pelayanan keperawatan jiwa Napza. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk melakukan tinjauan analisis dan sintesa dari beberapa artikel terpilih mengenai efek pemberian RPT dan PST dalam pencegahan kekambuhan sehingga prinsip, metode serta pendekatan terapi dapat menjadi acuan dalam pelayanan. Penelusuran literatur melalui beberapa database yaitu ProQuest, Science Direct, Wiley Online Library dan Google Scholar pada 5 tahun terakhir. Pencarian menggunakan English keywords: (1) drug abuse or drug dependence, (2) relapse prevention therapy, (3) problem solve therapy, (4) substance abuse relapse. Terdapat delapan artikel penelitian, diantaranya tiga artikel menggunakan randomized control trials dan lima artikel lainnya menggunakan quasy experimental design. Pemberian RPT dan PST dalam pelayanan keperawatan jiwa Napza merupakan gagasan baru yang dapat dikembangkan dengan memperhatikan prinsip dan metode psikoterapi. Kedua psikoterapi tersebut dinilai memberikan pengaruh yang baik dalam memperbaiki berbagai aspek.
Pengaruh Kualitas Komunikasi Terhadap Keselamatan Pasien pada Perawat di RSUD I.A Moeis Samarinda Rustina Rustina; Nurhasanah Nurhasanah; Erwin Purwaningsih; Ahmad Hasan Hadi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.42603

Abstract

Pendahuluan : Keselamatan pasien merupakan isu krusial dalam layanan kesehatan global, berfokus pada pencegahan cedera pasien dan mitigasi dampak negatif tindakan medis. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk meneliti korelasi antara kualitas komunikasi tenaga kesehatan dan keselamatan pasien di RSUD I.A Moeis Samarinda. Metode : yang digunakan ialah kuantitatif dengan desain cross-sectional ini melibatkan 305 perawat sebagai populasi dan 129 perawat sebagai sampel, ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik random sampling. Pangumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kemudian dilakukan analisis dengan Mengguanakn Uji Spearman. Hasil dan Pembahasan : hasil univariat menunjukkan mayoritas responden berusia 18-27 tahun (45,7%) dengan pendidikan terakhir Diploma (46,5%). Mayoritas responden (71,1%) memiliki masa kerja 0-5 tahun, dan lebih dari separuhnya (52,7%) bekerja di unit rawat inap. Kelompok berpenghasilan tertinggi (28,1%) berpenghasilan antara 2-2,9 juta rupiah. Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan antara keselamatan pasien (skor rata-rata: 38,914, SD: 5,654) dan kualitas komunikasi (skor rata-rata: 25,217, SD: 42,842). Data tidak terdistribusi normal (p > 0,001) dan tidak ada korelasi signifikan antara kedua variabel (koefisien korelasi: 0,001, p: 0,989). Karena p-value > 0,05, hipotesis nol diterima, artinya kualitas komunikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap keselamatan pasien. Hal ini mengindikasikan bahwa faktor lain mungkin berperan dalam menjaga keselamatan pasien. Meskipun demikian, penelitian ini menekankan pentingnya komunikasi efektif dalam layanan kesehatan. Komunikasi yang baik antar perawat, dokter, dan tenaga kesehatan lain dapat mengurangi risiko kesalahan medis dan meningkatkan keselamatan pasien. Kesimpulan: Disimpulkan bahwa kualitas komunikasi dan keselamatan pasien memiliki hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan. Oleh karena itu, manajemen rumah sakit disarankan untuk mengembangkan program pelatihan komunikasi dan kebijakan yang mendukung komunikasi efektif antar tenaga kesehatan guna meningkatkan keselamatan pasien secara keseluruhan. Penelitian ini merekomendasikan manajemen rumah sakit untuk meningkatkan kualitas komunikasi melalui pelatihan, pengembangan standar komunikasi, dan menciptakan budaya kerja yang mendukung komunikasi terbuka dan transparan.
Pengaruh Ekstrak Etanol Kubis Ungu terhadap Kadar Malondialdehida, Superoksida Dismutase dan Derajat Steatosis Hati pada Tikus Model NAFLD Ni Made Gita Kusuma Dewi; I Wayan Sugiritama; I Gusti Ayu Widianti; I Nyoman Gede Wardana; Desak Ketut Ernawati; I Putu Bayu Mayura
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43013

Abstract

Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) adalah gangguan hati kronis yang ditandai dengan akumulasi lemak berlebih dalam hepatosit dan berkaitan dengan sindrom metabolik. Stres oksidatif berperan dalam progresi NAFLD, dengan kadar malondialdehida (MDA) dan aktivitas superoksida dismutase (SOD) sebagai biomarker. Kubis ungu (Brassica oleracea var. capitata L.) memiliki kandungan antosianin tinggi yang bersifat antioksidan, namun efek hepatoprotektifnya terhadap NAFLD masih perlu diteliti lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efek hepatoprotektif ekstrak etanol kubis ungu terhadap kadar MDA dan SOD serta derajat steatosis hati pada tikus Wistar jantan yang diinduksi dengan diet tinggi lemak dan karbon tetraklorida (CCl₄). Studi ini menggunakan desain post-test only control group dengan empat kelompok: kontrol negatif dan tiga kelompok perlakuan yang menerima ekstrak etanol kubis ungu dengan dosis 100 mg/kg BB, 200 mg/kg BB, dan 400 mg/kg BB. Analisis menggunakan ANOVA dan uji post-hoc Tukey HSD menunjukkan bahwa ekstrak kubis ungu secara signifikan mencegah peningkatan kadar MDA (p < 0,05), mencegah penurunan aktivitas SOD (p < 0,05), serta mencegah peningkatan derajat steatosis, dengan dosis paling efektif 200 mg/kg BB. Hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol kubis ungu memiliki efek hepatoprotektif dan berpotensi sebagai agen terapeutik alami untuk pencegahan NAFLD.
Internal Factors Associated with the Tendency of Lesbians in Women's Correctional Institutions in Bandar Lampung in 2024 Nadya Salsabilla; Wayan Aryawati; Nurul Aryastuti; Anita Bustami; Octa Reni Setiawati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43060

Abstract

Lesbianism refers to women who are physically, emotionally, spiritually, and sexually attracted to other women. Indonesia ranks as the fifth-largest country in the world contributing to the spread of LGBT (lesbian, gay, bisexual, and transgender) populations, following China, India, Europe, and America. Independent survey institutions, both domestic and international, estimate that 3% of Indonesia's total population identifies as LGBT. This equates to approximately 7.5 million individuals, meaning that in a gathering of 100 people, around three may be LGBT. This phenomenon is also observed in confined environments such as women's correctional institutions, where internal factors may influence the tendency toward lesbianism. This study aims to analyze internal factors associated with the tendency toward lesbianism in the Class IIA Way Hui Women's Correctional Institution in Bandar Lampung. This research employs a descriptive-analytical approach with a cross-sectional study design. The population consists of 182 female inmates, selected using a total sampling technique. Data were collected through a questionnaire and analyzed using univariate (frequency distribution), bivariate (chi-square test), and multivariate (multiple logistic regression) analyses. Results The study found that 36 respondents (19.8%) exhibited a tendency toward lesbianism. Psychological problems were reported by 37 respondents (20.3%), while 145 (79.7%) did not experience such issues. Additionally, 74 respondents (40.7%) had biological factors contributing to their behavior, whereas 108 (59.3%) did not. Educational background also played a role, with 102 respondents (56.0%) having lower education levels and 80 (45.5%) having higher education. Furthermore, 77 respondents (42.3%) had experienced traumatic or negative past events, while 105 (57.7%) had not. Age was also analyzed, with 117 respondents (64.3%) considered at-risk and 65 (35.7%) not at-risk. Statistical analysis revealed significant associations between lesbian tendencies and physical factors (p-value = 0.000), psychological factors (p-value = 0.026), past experiences (p-value = 0.000), and education (p-value = 0.000). However, no significant relationship was found between age and lesbian tendencies (p-value = 0.091). The most dominant influencing factor was physical factors (p-value = 0.003, OR = 4.010). Conclusion Internal factors, particularly physical and psychological aspects, play a dominant role in the tendency toward lesbianism in correctional institutions. Therefore, it is recommended that the Bandar Lampung Women's Correctional Institution enhance educational, counseling, religious, and therapy programs focusing on prevention and psychological well-being.
The Effect of Climate Conditions on COVID-19: A Modelling Study in The Indonesian Epicenter Yoerdy Agusmal Saputra; Disa Hijratul Muharramah; Ayu Novitrie; Ladyka Viola Armawan; Maurend Yayank Lewinsca; Putri Utami
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.43086

Abstract

Over 200 countries have experienced a further increase in COVID-19 cases and this has been considered to be influenced by climatic conditions. The most vulnerable countries to this increase are those with low vaccination rates. This study aims to determine the influence of climate on COVID-19 cases in Indonesia. Furthermore, an ecological study design based on time conducted in Jakarta was used to obtain secondary data from March to September 2020. These data include maximum, minimum and average temperature, humidity, precipitation, maximum, and average wind speed, and solar radiation. The multiple linear regression test results showed that high humidity significantly affects the decrease in COVID-19 cases and 66.5% of the variations can be explained by this factor. For every 1% increase in humidity, there will be a decrease of 4 cases per week. However, the high humidity environment was reported to have the ability to suppress cases since transmission is still possible. Therefore, SARS-CoV-2 can still survive in humid conditions but in a relatively short time. Kata Kunci: Climate, COVID-19, epicenter, humidity.
Pengaruh Self Care Management Education Terhadap Kualitas Hidup Pasien TB Paru Siti Fauziah Nur Panjaitan; Yusni Darwati Br Sianipar; Solideo Gloria Nduru; Muhammad Habib Asmad; Yohana Notris Telaumbanua; Afeus Halawa
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43284

Abstract

Tuberkulosis paru adalah masalah yang berdampak besar di dunia, terutama di Indonesia. Penyakit ini dapat mempengaruhi fisik dan kualitas hidup pasien. Perawatan diri termasuk cara yang penting dalam menaikkan kualitas hidup pasien tuberkulosis paru. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh self care management education terhadap kualitas hidup pasien TB Paru di RSU Royal Prima Medan. Penelitian ini termasuk jenis kuantitatif dengan mengaplikasikan desain quasi experimental yang memanfaatkan pendekatan satu kelompok pretest post-test, mengadakan pengukuran kualitas hidup pasien sebelum juga sesudah melakukan self care management dengan populasi 30 orang. Sampel penelitian ini yaitu 30 responden. Data dikumpulkan dengan melihat pasien secara langsung. Hasilnya menunjukkan bahwa pendidikan manajemen perawatan diri dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien. Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki, berpendidikan SMA, dan berusia ≥31 tahun. Kualitas hidup pasien TB paru meningkat setelah menerima self care. Ada pengaruh yang bermakna antara self care management education terhadap kualitas hidup pasien TB paru.
Uji Fungsi Khusus Automated Hematology Analyzer Sysmex Xn-2000 Harny Edward; Linny Luciana; Yemmy Yemmy; Dominica Pita Sari; Martina Rentauli Sihombing; Sinsanta Sinsanta
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43590

Abstract

Hematologi merupakan salah satu parameter diagnostik laboratorium yang berperan penting dalam evaluasi kesehatan dan deteksi berbagai kondisi patologis. Setiap alat hematologi memiliki metode kerja, prinsip pengukuran, dan tingkat akurasi yang berbeda, sehingga perlu dilakukan uji fungsi untuk memastikan kesesuaian dan konsistensi hasil antara alat yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa dua alat hematologi analyzer dalam mengukur parameter darah utama, seperti jumlah hemoglobin, leukosit, dan trombosit. Uji banding dilakukan untuk menilai akurasi, presisi, dan kesesuaian hasil antara kedua alat, sehingga dapat memastikan hasil laboratorium yang valid. Metode penelitian menggunakan jumlah sampel minimal untuk uji banding sebesar 20 subjek meliputi 10 sampel normal dan 10 sampel abnormal. Hasil yang diperoleh dibandingkan menggunakan uji statistik korelasi Pearson untuk menilai kesesuaian dan hubungan kedua alat. Selain itu dilakukan uji performa alat berupa uji within run dan between day menggunakan tiga level kontrol kemudian dianalisis CV dan SD. Kedua alat Hematology analyzer mempunyai CV yang baik dan tidak melampaui batas yang ditentukan CLSI dan literatur masing-masing parameter yaitu hemoglobin <1%, leukosit <3%, trombosit <4%. Uji komparasi menunjukkan korelasi kuat antara kedua alat dalam menguji sampel untuk ketiga parameter tersebut dengan r > 0,99 dan p<0,05. Penelitian ini menunjukkan bahwa Sysmex XN-2000 dan XN-1000 mempunyai presisi dan akurasi yang baik. Dengan hasil korelasi yang baik maka kedua alat ini dapat saling menggantikan.