cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Perbandingan Pengaruh Sari Kacang Hijau dan Jus Buah Apel Sebagai Alternatif Peningkatan Produksi Air Susu Ibu (ASI) Pada Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Kiri Hilir Tahun 2022 Dhilon, Dhini Anggraini; Bintari, Fuja Rezki
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.19749

Abstract

ASI adalah cairan alami pertama yang dihasilkan oleh payudara ibu (ASI). Banyak nutrisi penting yang diproduksi tubuh terutama untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dapat ditemukan dalam ASI. Selain menawarkan nutrisi yang tepat untuk anak, ASI melindungi anak dari penyakit dan infeksi. Air Susu Ibu (ASI) yang dihasilkan oleh kelenjar susu ibu dan digunakan sebagai sumber makanan bagi bayinya, merupakan emulsi lemak dalam larutan protein, laktosa, dan garam anorganik. Bila diberikan dalam jumlah yang cukup, Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi dan dapat memenuhi semua kebutuhan nutrisi mereka selama enam bulan pertama kehidupan, suatu periode yang dikenal sebagai pemberian ASI eksklusif.ASI sumber nutrisi alami pertama dan terpenting. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa Perbandingan Pengaruh Sari Kacang Hijau Dan Jus Buah Apel Sebagai Peningkatan Produksi Air Susu Ibu (ASI) Pada Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesms Kampar Kiri Hilir Tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah metode eksperimen menggunakan rancangan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan dua kelompok. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 26 September – 05 Oktober 2022 menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 0-7 hari di wilayah kerja puskesmas kampar kiri hilir. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariat. Berdasarkan hasil mean antara kelompok eksperimen sari kacang hijau dan jus buah apel didapatkan selisih mean lebih besar adalah sari kacang hijau yaitu sebesar 4,4 yang artinya rata-rata produksi ASI pada kelompok sari kacang hijau jauh lebih besar dibandingkan rata-rata produksi ASI pada kelompok jus buah apel.
Analisis Program Pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Gangguan Mental Emosional Tatisina, Cut Mutia; Nasela, Siti Johri; Tubalawony, Fransina
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.19783

Abstract

Mental emotional disorders (GME) are mental health problems that affect a person's performance and quality of life. In Indonesia, the prevalence of GME and depression is quite high, but health services for sufferers are still low. In an effort to prevent and control GME, the Maluku Provincial Health Office has conducted a GME Prevention and Control Orientation Workshop. However, GME prevention and control efforts at the Ambon City Health Center have not been running well. This research used a qualitative approach with a multiple case study design. The research informants were the person in charge of mental health and the Head of Puskesmas in Ambon City, with a total of 22 informants. Data collection was conducted through in-depth interviews, observation, and document review. The collected data were analyzed using data reduction techniques to identify emerging patterns and themes. Analysis of the implementation of the GME prevention and control program at the Ambon City Puskesmas involved 12 mental health program holders as informants. Evaluation of program implementation includes the basis of program policy, resources, and supporting and inhibiting factors. The results of the analysis show that the implementation of the GME prevention and control program still needs to be improved. Based on the results of research conducted at the Ambon City Health Center, the implementation of the Mental Emotional Disorder (GME) prevention and control program has not run optimally.
Tetanus Generalisata Rachmatullah, Fahmi; Mulyono, Eddy; Danarko, Ian
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.19917

Abstract

Tetanus generalisata adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani dan dapat menyebabkan gejala serius pada sistem saraf. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai aspek tetanus generalisata, termasuk gejala, penularan, faktor risiko, diagnosis, pengobatan, dan pencegahan. Studi ini menyajikan hasil penelitian berdasarkan analisis data medis dan epidemiologi dari sejumlah kasus tetanus generalisata yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Ditemukan bahwa gejala khas tetanus generalisata melibatkan kekakuan otot, kejang, dan gangguan sistem saraf. Penularan penyakit ini terjadi melalui luka terbuka atau luka sayatan yang terkontaminasi oleh spora C. tetani. Faktor risiko utama yang diidentifikasi dalam penelitian ini termasuk ketidaklengkapan vaksinasi tetanus, perawatan luka yang tidak adekuat, dan kondisi sosial ekonomi yang rendah. Diagnosis tetanus generalisata didasarkan pada gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium. Pengobatan melibatkan pemberian antitoksin tetanus, perawatan luka yang baik, serta manajemen gejala dan komplikasi yang mungkin timbul. Pencegahan tetanus generalisata sangat penting melalui vaksinasi rutin dan perawatan luka yang tepat. Upaya edukasi masyarakat tentang pentingnya vaksinasi tetanus dan perawatan luka yang baik perlu ditingkatkan untuk mengurangi risiko penyakit ini. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami epidemiologi dan perubahan tren tetanus generalisata dalam populasi yang berbeda. Kesimpulannya, tetanus generalisata tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan. Upaya pencegahan dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mengurangi angka kejadian dan dampak negatif penyakit ini pada individu dan masyarakat secara keseluruhan.
Perbandingan Hasil Pemeriksaan Kimia Darah pada Beberapa Tabung Vakum pada Pasien Tuberkulosis Paru Sakdiah, Siti; Sitanggang, Fardiah Tilawati; Simanjuntak, James P
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.19922

Abstract

Clinical laboratories are required to produce accurate laboratory examination results so that patient diagnoses are correct. Laboratory examination results are greatly influenced by pre-analytical stages such as the performance of the blood collection tube. Blood collection tubes used in laboratories vary in terms of brand, type and additives in them. Additives in blood collection tubes can affect the accuracy of laboratory test results. To prevent this situation, every laboratory must carry out validation before using blood collection tubes. Almost all clinical laboratories have not carried out collection tube validation activities blood before use. The study aimed to analyze differences in creatinine, GGT, HDL and LDH levels in serum collected in several blood collection tubes used in the laboratory. The research design is analytical descriptive. The sample consisted of 40 healthy adult respondents aged between 18 and 55 years (based on CLSI GP34-A). The parameters studied were creatinine, GGT, HDL and LDH levels from serum collected from blood collection tubes of different types and brands. The research was conducted in the clinical chemistry laboratory, medical laboratory technology department, Health Polytechnic, Ministry of Health, Jambi. in vitro diagnostic technology, namely validation of blood collection tubes. The resulting data from the research was tested using statistical tests.
Studi Perbandingan : Penapisan Fitokimia Serta Aktivitas Antioksidan Daun dan Batang Ketepeng Cina (Senna Alata (L.) Roxb) Wibowo, Diki Prayugo; Mariani, Ria; Yusuf, Aldy Fadlillah
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.20082

Abstract

Antioksidan sangat penting dalam kehidupan kita karena antioksidan dapat menetralkan radikal bebas sehingga dapat mencegah penuaan dini dan penyakit degeneratif. Salah satu tumbuhan obat yang memiliki aktivitas antioksidan adalah ketepeng cina atau Senna alata. Ekstrak daun ketepeng Cina memiliki aktivitas antioskidan lebih kuat daripada ekstrak bunga dan polong. Pada ekstrak daun juga telah berhasil diisolasi senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Berdasarkan penapisan fitokimia, daun ketepeng cina teridentifikasi senyawa glikosida, tanin, flavonoid, antrakuinon, saponin dan triterpenoid/steroid. Sedangkan pada bunga teridentifikasi senyawa flavonoid, fenolik, saponin dan tanin. Penelitian mengenai identifikasi fitokimia pada batang ketepeng cina serta uji membandingkan aktivitas antioksidan daun dan batang ketepeng cina belum ada. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penapisan fitokimia, aktivitas antioksidan daun dan batang ketepeng cina. Penapisan fitokimia dilakukan dengan menggunakan beberapa perekasi identifikasi sedangkan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2 difenil-1-pikrilhidrazil). Berdasarkan hasil penapisan fitokimia daun ketepeng cina teridentifikasi senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, kuinon, saponin dan steroid/triterpenoid. Sedangkan pada batang ketepeng cina teridentifikasi alkaloid, flavonoid, kuinon, saponin dan triterpenoid/steroid. Berdasarkan hasil uji aktivitas antioksidan dengan DPPH, IC50 ekstrak daun ketepeng cina adalah 18,524 µg/ml dan IC50 ekstrak batang adalah 26,437 µg/ml. Aktivitas antioksidan ekstrak daun dan batang ketepeng cina dikategorikan antioksidan sangat kuat.
Formulasi Gargarisma Kombinasi Ekstrak Daun Jamblang (Syzygium Cumini) dan Daun Cengkeh (Syzygium Aromaticum) Serta Uji Aktivitas Antibakteri Terhadap Streptococcus Mutans Putri , Yola Desnera; Najwa, Najwa; Wibowo, Diki Prayugo
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.20096

Abstract

Prevalensi karies gigi di Indonesia cukup besar, yaitu sekitar 60%. Karies gigi disebabkan fermentasi karbohidrat oleh bakteri Streptococcus mutans. Solusi yang digunakan untuk mencegah karies gigi adalah kombinasi ektrak daun jamblang (Syzygium cumini) dan daun cengkeh (Syzygium aromaticum). Data awal peneliti terdahulu, hasil kombinasi antara Syzygium aromaticum dan Syzygium cumini diperoleh KHM pada konsentrasi 0,5% dan 0,37% dengan diameter 1,2 mm. Kombinasi antara Syzygium aromaticum dan Syzygium cumini dapat mempengaruhi aktivitas keduanya dengan meningkatkan potensi aktivitas hambat terhadap bakteri Streptococcus mutans. Tujuan penelitian ini adalah untuk memformulasikan sediaan gargarisma antibakteri dari kombinasi ekstrak etanol daun jamblang (Syzygium cumini) dan daun cengkeh (Syzygium aromaticum) serta uji aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Penentuan aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar. Formulasi gargarisma dibuat dalam tiga formula, dimana dilakukan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 2%, 4% 6% dan dievaluasi meliputi uji organoleptis, pH dan uji aktivitas antibakteri. Hasil evaluasi diperoleh sediaan gargarisma tidak mengalami perubahan warna selama penyimpanan. Formulasi gargarisma yang paling tinggi dalam menghambat pertumbuhan bakteri yaitu formula tiga yang mengandung kombinasi ekstrak etanol daun jamblang dan daun cengkeh sebesar 6% yang ditunjukkan dengan diameter hambat pertumbuhan bakteri Streptopcoccus mutans sebesar 8,6 mm.
Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis Infeksi Measles Pada Anak Perempuan 3 Tahun Rifani, Muhammad; Pelupessy, Ninny Meutia; Artati, Ratna Dewi; Baso, Aidah Juliaty A.
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.20190

Abstract

Measles is a highly contagious infection that spreading especially in populations that are dense with exhibit low immunity. The best protection is active immunization during childhood. Without vaccination, measles morbidity and mortality is very high. Here, we report a case of a 3-year-old child presenting with fever, malaise, productive cough, runny nose, conjunctivitis with Koplik's spot and maculopapular rash. Suspected measles infection is confirmed by positive measles virus IgM antibody and reverse transcriptase polymerase chain reaction in blood and urine. The patients are isolated and treated symptomatically. Management is given to these patients includes educating the patient's parents about the patient's illness and complications of the disease and the provision of medical form of infusion RL 16 ml / hour, Paracetamol 150 mg / hour, Ambroxol 7 mg / 8 hours, and Vitamin A 200.000 IU for 2 days. Guidelines for measles immunization in infants given one at the age of 9 months given the measles antibody toddlers whose mothers had decreased at the age of 9 months. Methode : This case study was researched only in the form of a single unit, but was analyzed in depth covering a fairly wide range of aspects. Conclution : In young patients, complete recovery was achieved within two weeks. In patients with fever and maculopapular rash and fatigue, measles should be considered even in all children patients. Early diagnosis, followed by isolation and patient registration are important measures to prevent local outbreaks.
Determinan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan di Kelurahan Pesisir Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru Agnesia, Yoana; Nopianto, Nopianto
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.20199

Abstract

Survey awal yang dilakukan oleh peneliti di Kelurahan Pesisir pada lima orang keluarga yang menunjukkan hasil bahwasannya rata- rata tidak mengetahui apa efek yang disebabkan dari perilaku BABS terhadap lingkungan sekitar serta peneliti tidak menemukan adanya fasilitas WC umum untuk BAB. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku Buang Air Besar Sembarangan di Kelurahan Pesisir Kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah masyarakat dikelurahan pesisir kecamatan Lima Puluh Kota Pekanbaru tahun 2021 yang berjumlah 2.103 KK dengan jumlah sampel 96 orang yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian yaitu terdapat hubungan pengetahuan (p value 0,042), kepemilikan jamban (p value 0,019) sedangkan dukungan tenaga kesehatan (p value 0,078). Disarankan kepada Puskesmas Lima Puluh memberikan penyuluhan tentang pola hidup bersih dan sehat serta pemberian informasi mengenai jamban sehat serta melakukan upaya pengembangan program STBM dari Puskesmas Lima Puluh kepada masyarakat yang belum memiliki jamban dengan sistem pemicuan untuk meningkatkan kepemilikan jamban di wilayah kerja puskesmas Lima Puluh.
Analisis Terapan Persetujuan Tindakan Medik Pada Pasien Anak dan Dewasa di RSU Cut Mutia Khairunnisa, Cut; Fardian, Nur; Mauliza, Mauliza; Rizaldy, Muhammad Bayu
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.20236

Abstract

Medical approval is part of the therapeutic agreement that occurs between doctors and patients. Approval of medical procedures is carried out on high-risk medical procedures by doctors such as surgery and anesthesia. After both parties agree, the approval of medical action must be signed by both parties, both doctors and patients. This study aims to analyze the implementation of medical action approval carried out at RSU Cut Mutia, North Aceh Regency. This study involved 30 participants who conducted indept interviews, and the data was analyzed qualitatively. The results of the study found four themes in the application of medical action approval at RSU Cut Mutia, namely: The level of understanding and knowledge that is lacking on the part of patients and their families, the use of medical language or terms by doctors, the clarity of information provided by doctors, the absence of witnesses from the patient in signing medical action approvals.
Hubungan Psychological Well Being dengan Hipertensi Pada Lansia Penderita Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Gugak Panjang Izzati, Wisnatul; Damaiyanti, Siska; Irwan, Ersha Meita
Jurnal Ners Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i1.20245

Abstract

Hypertension is an increase in systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic blood pressure of more than 90 mmHg. One of the factors causing hypertension can be a person's psychological condition. Psychological problems such as stress and unstable emotions. Stress and unstable emotional states can have an effect on high blood pressure because they affect the immune system. Psychological well being is the state of a person who has positive behavior towards himself and others, is able to control the environment, and has a goal in life. A preliminary study carried out at the Guguak Panjang Community Health Center found that the number of elderly people suffering from hypertension was 172 people. The aim of the research is to find out "Relationship Psychological Well Being With Hypertension in Elderly People Suffering from Hypertension in the Guguak Panjang Community Health Center Work Area in 2023”. This type of research is correlational descriptive with the approach method cross sectional. The population of this study was 172 elderly people with hypertension in the Guguak Panjang Community Health Center working area. The sample in this study was 172 respondents, using sampling technique total sampling. Data collection psychological well being using a questionnaire scale of psychological well being and hypertension using blood pressure measurements, with univariate and bivariate analysis using SPSS using tests spearmen’s rank. The research results show that the level psychological well being namely low frequency, 112 respondents (65,1%), elderly hypertension, namely grade 1 hypertension was 97 respondents (56,4%). The conclusion of the analysis results shows that there is a significant relationship between psychological well being with hypertension in the elderly with a PValue 0.000 < 0.005. It is recommended for hypertension sufferers to increase it pscholigical well being so that he can control his hypertension. Keywords: Psychological Well Being, Hypertension, Elderly

Page 50 of 242 | Total Record : 2415