cover
Contact Name
Zurrahmi
Contact Email
zurrahmi10@gmail.com
Phone
+6285265992150
Journal Mail Official
zurrahmi10@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ners
ISSN : -     EISSN : 25802194     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ners meliputi bidang kajian riset keperawatan diantaranya Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Gawat Darurat, Keperawatan Anak, Keperawatan Lansia, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Keluarga, Keperawatan Masyarakat, Manajemen Keperawatan dan Terapi Komplementer yang dapat menunjang tindakan keperawatan Jurnal Ners dikelola dan diterbitkan oleh Program Studi Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jurnal Ners adalah pengembangan dari Jurnal Program Studi Keperawatan STIKes Tuanku Tambusai yang mulai melakukan publikasi cetak tahun 2012 seiring dengan perubahan bentuk Institusi menjadi Universitas Pahlawan
Articles 2,415 Documents
Antimicrobial Test of Dayak Onions (Eleutherine Palmifolia (L.) Merr) Leaves on The Growth Of Streptococcus Mutans Sumarni Sumarni; Indah Kumalasari
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41304

Abstract

Streptococcus mutans bacteria is a gram-positive bacterium that can cause infective endocarditis. In USA, the incidence of endocarditis ranges from 3 to 10 cases per 100,000 population per year. Infections caused by bacteria can be treated with antibiotics. Dayak onion leaves have been used as medicinal ingredients because they contain phytochemicals such as flavonoids, saponins, alkaloids, tannins and triterpenoids which act as antibacterial. This study aims to identify the antibacterial properties of Dayak onion leaaves extract against Streptococcus mutans bacteria in vitro. This study used a true experimental design with the treatment of Dayak onion leaves against Streptococcus mutans bacteria to test its antibacterial activity using the well diffusion method with concentrations of 25%, 50%, and 75%. The average measurement results with concentrations of 75%, 50%, and 25% were 25,41 mm, 23,20 mm, and 22,32 mm respectively. The positive control used in the experiment was the Amoxicillin antibiotic with an average inhibition of 18,02 mm and the negative control was Ampicillin antibiotic with an average inhibition of 10,14 mm. Meanwhile, the placebo control was 10% DMSO without an inhibition zone for bacteria. Based on the study results, the extract of Dayak onion leaves with a concentration of 25%, 50%, and 75% have antibacterial activity against Streptococcus mutans bacteria.
Edukasi Gizi dan Tablet Tambah Darah Dalam Mencegah Anemia Pada Remaja Putri Di SMAN Kota Kupang Yohanes Don Bosko Demu; Taufiqurraman Taufiqurraman; Inne Soesanti; Asmulyati S. Saleh; Maria Helena Duanita
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41308

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menegetahui Pemberian Edukasi Gizi, Tablet Tambah Darah Dalam Mencegah Anemia Pada Remaja Putri di SMA Kota Kupang. Jenis penelitian ini adalah Quasi Ekperimen (rancangan eksperimen semu) dengan Pretest and Post test one group design. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan kadar hemoglobin setelah diberikan tablet tambah darah dengan p_value .000 , serta peningkatan tingkat pengetahuan setelah pemberian edukasi gizi dengan p_ value .033. Kesimpulan penelitian ini yakni Pemberian Tablet tambah darah pada remaja putri di SMA Kota Kupang dimana memberikan dampak adanya peningkatan pada pengukuran HB awal dan akhir sebanyak 13 point dengan P.value .000. Pengetahuan remaja putri mengalami peningkatan sebanyak 14,8 point dengan p-value .033, Pola konsumsi makanan remaja putri SMA di Kota Kupang dengan kategori baik sebanyak 58 sampel (58%), FFQ kategori cukup sebanyak 27 sampel (27%) dan FFQ kategori kurang sebanyak 15 sampel (15%).
Hubungan Asupan Vitamin (B6) Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Di Sukoharjo Azizah Al Mar’atus Sholikhah; Siti Zulaekah; Firmansyah Firmansyah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41309

Abstract

Kualitas tidur yang buruk pada mahasiswa dapat meningkatkan stres, kecemasan, dan gangguan kesehatan fisik serta mental. Faktor-faktor seperti stres, gaya hidup, nutrisi, dan paparan gadget memengaruhi kualitas tidur. Asupan vitamin B kompleks juga penting untuk menjaga kualitas tidur yang optimal. Selain itu, rendahnya literasi gizi dan kebiasaan makan yang tidak sehat menjadi tantangan bagi pemenuhan gizi seimbang pada mahasiswa. Oleh karena itu, pola tidur yang baik, nutrisi yang tepat, dan aktivitas fisik yang cukup sangat penting untuk kesehatan mahasiswa. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan vitamin B6 dengan kualitas tidur pada mahasiswa di Sukoharjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional yang bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dan asupan vitamin B6 pada mahasiswa di Sukoharjo. Penelitian dilaksanakan dari November hingga Desember 2024 dengan melibatkan 190 mahasiswa dari empat perguruan tinggi di Sukoharjo, dengan metode multistage random sampling untuk memastikan representasi sampel yang sesuai. Instrumen penelitian meliputi informed consent, kuesioner PSQI untuk mengevaluasi kualitas tidur, dan formulir SQ-FFQ untuk mengukur asupan vitamin B6. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik variabel secara terpisah, sementara analisis bivariat menguji hubungan antara asupan vitamin B6 dan kualitas tidur menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov dan uji korelasi (Pearson atau Spearman). Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan vitamin B6 dan kualitas tidur mahasiswa di Sukoharjo. Sebagian besar mahasiswa memiliki asupan vitamin B6 yang tergolong baik, meskipun terdapat variasi dengan kelompok tertentu yang mengonsumsi vitamin B6 di bawah atau melebihi rekomendasi. Namun, kualitas tidur mahasiswa secara umum tergolong buruk, terutama pada mahasiswa perempuan dan mereka yang tinggal di kost. Hasil uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga digunakan uji Spearman untuk menguji hubungan antara kedua variabel. Dengan p-value sebesar 0,801, tidak ditemukan korelasi yang signifikan antara asupan vitamin B6 dan kualitas tidur. Temuan ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain, seperti gaya hidup, stres, dan pola makan secara keseluruhan, kemungkinan lebih memengaruhi kualitas tidur mahasiswa. Penting untuk menyoroti perlunya perhatian terhadap kondisi kualitas tidur mahasiswa, mengingat dampaknya pada kesehatan fisik, mental, dan performa akademik mahasiswa.
Hubungan Asupan Lemak Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Di Wilayah Sukoharjo Prayoga Putri Perdana Sari; Siti Zulaekah; Firmansyah Firmansyah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41311

Abstract

Mahasiswa sering mengalami gangguan tidur akibat aktivitas yang padat, yang dapat meningkatkan konsumsi makanan pada malam hari. Kualitas tidur yang buruk berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis, serta mempengaruhi keseimbangan hormon yang mengatur nafsu makan. Kekurangan tidur dapat meningkatkan konsumsi makanan berlemak dan berkarbohidrat, yang berisiko menyebabkan obesitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara asupan lemak dan kualitas tidur pada mahasiswa yang berada di wilayah Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross-sectional yang bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kualitas tidur dan asupan lemak pada mahasiswa di wilayah Sukoharjo. Penelitian dilakukan pada empat universitas di Sukoharjo, yaitu Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, dan Universitas Sugeng Hartono, pada periode Mei hingga November 2024. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa di wilayah tersebut, dan sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan, dengan jumlah sampel minimal 171 mahasiswa yang kemudian ditambah 10% untuk mengantisipasi drop out, menghasilkan total sampel 190 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, dengan 55 responden dari setiap universitas. Analisis data dilakukan dengan uji univariat untuk mengetahui rata-rata asupan lemak dan kualitas tidur, serta uji bivariat untuk menganalisis hubungan antara kedua variabel. Uji normalitas dilakukan terlebih dahulu menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, dan hubungan antara variabel diuji dengan Pearson Product Moment jika data berdistribusi normal atau Rank Spearman jika data tidak berdistribusi normal. Interpretasi hasil analisis didasarkan pada nilai p, dengan p < 0,05 menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kedua variabel. Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan antara asupan lemak dan kualitas tidur pada mahasiswa di wilayah Sukoharjo, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara keduanya. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan p-value yang lebih besar dari 0,05, yang mengindikasikan bahwa asupan lemak tidak mempengaruhi kualitas tidur. Sebagian besar mahasiswa, sekitar 78,9%, mengalami kualitas tidur yang buruk, sementara mayoritas distribusi asupan lemak berada pada kategori defisit berat dan baik, dengan masing-masing sekitar 28%. Selain itu, faktor-faktor lain seperti stres akademik, kebiasaan makan, dan aktivitas fisik diperkirakan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kualitas tidur dibandingkan dengan asupan lemak.
Penatalaksanaan Pengolesan Minyak Zaitun Untuk Mengatasi Pruritus Pada Pasien Hemodialisa Case Study Afifah Dian Sari; Ekky Puspita Sonia; Burhanudin Ashar; Yossina Vatanjani; Arina Maliya; Puji Kristini
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41393

Abstract

Gagal ginjal kronis (Chronic Kidney Disease/CKD) merupakan kondisi progresif yang dapat menurunkan kualitas hidup pasien, terutama dengan munculnya pruritus uremik pada pasien yang menjalani hemodialisis. Pruritus yang tidak tertangani dapat menyebabkan gangguan tidur, ketidaknyamanan, serta peningkatan risiko infeksi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas minyak zaitun dalam mengatasi pruritus pada pasien hemodialisis. Metode penelitian menggunakan studi kasus dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol, melibatkan enam responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat pruritus diukur menggunakan instrumen 5-D Itch Scale sebelum dan setelah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengolesan minyak zaitun selama tiga hari berturut-turut secara signifikan menurunkan tingkat pruritus dari kondisi berat menjadi sedang dan ringan. Minyak zaitun diketahui meningkatkan kelembapan kulit, mengurangi rasa gatal, serta memperbaiki kualitas tidur pasien. Dengan demikian, minyak zaitun dapat menjadi intervensi non-farmakologis yang aman dan efektif dalam mengatasi pruritus pada pasien hemodialisis. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi dasar bagi tenaga medis dalam memberikan perawatan suportif bagi pasien CKD yang mengalami pruritus.
Hubungan Lama Duduk dengan Low Back Pain Pada Operator CC (Container Crane) di PT. X Anggi Febrian; Siti Khadijah; Fatma Sri Ramadhan Lubis; Keysha Febri Dhanty; Amelia Apriyuni; Rizka Aulia; Reni Agustina Harahap
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41466

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang sering dialami oleh pekerja, terutama mereka yang bekerja dalam posisi duduk dalam waktu yang lama, seperti operator CC (Container Crane) di PT. X. Posisi duduk yang statis dan tidak ergonomis dapat meningkatkan risiko LBP, yang berdampak pada penurunan produktivitas dan kualitas hidup pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lama duduk dengan kejadian low back pain pada pekerja operator CC di PT. X. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pengambilan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada 32 operator CC di PT. X. Analisis data dilakukan dengan uji chis quare untuk melihat hubungan antara lama duduk dan kejadian low back pain. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara lama duduk dan kejadian low back pain pada pekerja operator CC (p < 0,05). Semakin lama durasi duduk, semakin tinggi intensitas keluhan low back pain yang dilaporkan oleh responden. Lama duduk berhubungan signifikan dengan kejadian low back pain pada pekerja operator CC di PT. X. Disarankan untuk menerapkan program intervensi ergonomi dan peregangan rutin guna mengurangi risiko LBP serta meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja.
Hubungan Kebiasaan Makan Sayur Buah Dan Kualitas Tidur Terhadap Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di SMP Pondok Modern Selamat Kendal Talitha Eka Maulinda; Luluk Ria Rakhma; Muwakhidah Muwakhidah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kebiasaan Makan Sayur Buah dan Kualitas Tidur Terhadap Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri di SMP Pondok Modern Selamat Kendal. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan desain cross-sectional yang dilakukan selama enam bulan di SMP Pondok Modern Selamat Kendal. Sampel penelitian terdiri dari remaja putri kelas VII, VIII, dan IX dengan jumlah sampel sebanyak 59 subjek. Tekniik analisis data dilakukan menggunakan SPSS versi 20, meliputi analisis univariat untuk mendeskripsikan karakteristik variabel penelitian dan analisis bivariat untuk menguji hubungan antara kebiasaan makan, kualitas tidur, dan siklus menstruasi menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mayoritas siswi SMP Pondok Modern Selamat Kendal memiliki kebiasaan makan sayur yang baik, dengan 113 siswi (91,1%) sering mengonsumsi sayur, sementara 11 siswi (8,9%) jarang mengonsumsinya. Untuk kebiasaan makan buah, 83 siswi (66,9%) sering mengonsumsi buah, sedangkan 41 siswi (33,1%) jarang melakukannya. Dalam hal kualitas tidur, sebagian besar siswi, yaitu 108 siswi (87,1%), memiliki kualitas tidur yang buruk, dan hanya 16 siswi (12,9%) yang memiliki kualitas tidur baik. Dari segi siklus menstruasi, 87 siswi (70,2%) memiliki siklus yang normal, sementara 37 siswi (29,8%) memiliki siklus yang tidak normal. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya hubungan signifikan antara konsumsi sayur dan siklus menstruasi (P-Value 0,003), serta antara konsumsi buah dan siklus menstruasi (P-Value 0,002). Namun, kualitas tidur tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan siklus menstruasi (P-Value 0,145).
Evaluasi Sistem Pengelolaan Obat dan Strategi Perbaikan Dengan Metode Swot di Instalasi Farmasi Rsud Pandan Arang Boyolali Dewi Kartika Yulien
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41498

Abstract

Pengelolaan obat merupakan faktor penting dalam menjamin tingkat ketersediaan obat dan penunjang mutu pelayanan kefarmasian. Pengelolaan obat yang kurang optimal di rumah sakit dapat mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan dan menurunkan nilai kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis serta memberikan strategi perbaikan pengelolaan obat di Instalasi Farmasi RSUD Pandan Arang Boyolali dengan metode SWOT. Rancangan penelitian bersifat deskriptif berdasarkan data retrospektif dan concurrent. Seluruh data kuantitatif dibandingkan dengan indikator Depkes RI (2010), WHO (1993) dan Permenkes RI (2016). Selanjutnya dilakukan analisis kualitatif dengan pendekatan SWOT sebagai alternatif strategi perbaikan di instalasi farmasi berdasarkan luaran data kuantitatif dan modal internal serta pengaruh eksternal. Hasil penelitian tingkat kesesuaian pengelolaan obat menunjukkan 3 indikator yang belum memenuhi nilai standar yaitu kesesuaian obat dengan Fornas sebesar 72%, jumlah item obat perlembar resep sebesar 6,3% dan persentase peresepan obat generik 47%. Sedangkan 6 indikator telah sesuai nilai standar yaitu frekuensi pengadaan obat sebanyak 4 kali pertahun, tidak ada tertundanya pembayaran oleh rumah sakit, alokasi dana pengadaan obat sebesar 51%, ketepatan obat pada kartu stok 100%, persentase obat rusak maupun ED sebesar 0% dan waktu tunggu resep non racikan 12 menit dan 25 menit untuk resep racikan. Berdasarkan analisis SWOT, prioritas strategi perbaikannya adalah membuat dan memanfaatkan perencanaan jangka panjang seperti pengembangan sarana dan prasarana di instalasi farmasi, peningkatan mutu pelayanan dalam bentuk integral horizontal atau vertikal yaitu bentuk kerjasama di ruang lingkup instalasi farmasi hingga ke bidang lainnya.
Hubungan Kepemimpinan dan Gaji Dengan Kepuasan Kerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap Rsud Pariaman Hilma Yessi; Rika Armalini; Mike Asmaria; Kheniva Diah Anggita; Hasmita Hasmita
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41508

Abstract

Nurses' dissatisfaction with hospital policies and administration can lead to serious consequences for the hospital, as nearly 80% of care is provided by nurses. The aim of this study is to analyze the factors related to job satisfaction among nurses in the inpatient wards of RSUD Pariaman. This is a descriptive correlational study with a cross-sectional design, using a questionnaire for data collection. Data analysis was conducted using univariate, bivariate, and multivariate analysis. There was no relationship between nurses' characteristics and promotion opportunities with job satisfaction. However, leadership, the nature of the job, salary, and feedback were found to have a relationship with job satisfaction. The most dominant factor influencing job satisfaction is feedback. Recommendations for the hospital management to enhance job satisfaction include paying more attention to feedback: responding to suggestions made by nurses, monitoring job development, providing positive encouragement, and evaluating nurses' performance.
The effectiveness of soybean juice in reducing insomnia in premenopausal mothers Sandiya Ferlina; Ellyda Rizki Wijhati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.41951

Abstract

Women entering premenopause will experience a decrease in the hormone estrogen. This causes problems with premenopausal syndrome, especially physical complaints such as insomnia. Insomnia is a sleep disorder that makes it difficult for a person to sleep even though they have the desire to do so. Preliminary studies show that 73.3% of premenopausal mothers complained of sleep disorders such as difficulty falling asleep, waking up too early and feeling unrefreshed when they woke up. The aim of this study is to determine the effectiveness of soybean juice in reducing insomnia in premenopausal mothers. The research design used was a pre-experimental method with a one group pre-test post-test design type. The data analysis was carried out using the Wilcoxon Signed Ranks Test statistical test. The sampling technique used was purposive sampling with a total sample of 31 premenopausal mothers. The results of the study showed that consumption of soybean juice had an effect on reducing insomnia experienced by premenopausal mothers with a significance value of 0.000 (ρ < 0.05). This showed that there was a significant effect before and after giving soybean juice. Isoflavones in soybean juice have biological activity similar to estrogen and bind to estrogen receptors (ERs) as agonists. Stimulated estrogen receptor ERα by isoflavones, the interaction affects the cell transcription process so that there was stimulation of neurons in the central nervous system and resulted in a reduction in insomnia

Page 99 of 242 | Total Record : 2415