cover
Contact Name
Dinda Rakhma Fitriani
Contact Email
mediakom@gunadarma.ac.id
Phone
+622178881112 ext. 516
Journal Mail Official
mediakom@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100, Depok, Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 25979841     EISSN : 2686469X     DOI : http://dx.doi.org/10.35760/mkm
Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, Juni dan Desember. Jurnal memuat artikel ilmiah hasil penelitian di bidang komunikasi secara luas, yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Jurnal ini diterbitkan oleh Bagian Publikasi Universitas Gunadarma
Articles 135 Documents
MODEL PENGEMBANGAN PARIWISATA PULAU KOMODO SEBAGAI SOCIETY-BASED SUSTAINABLE MARINE TOURISM VILLAGE 5.0 Rahmi Setiawati; Peny Meliaty Hutabarat; Arius Krypton Onarelly; Melisa Bunga Altamira
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2023.v7i1.8863

Abstract

Desa wisata bahari (marine tourism village) membutuhkan paradigma pembangunan yang berkarakter sesuai dengan budaya wilayah maritim, yang berbasis kearifan lokal dan menggunakan pendekatan teknologi serta human capital. Pulau Komodo merupakan salah satu desa wisata bahari. Budaya kemaritiman seyogyanya adalah budaya asli Indonesia sebagai negara kepulauan dan penerapan digitalisasi teknologi serta human capital akan  menghasilkan model blue economic maritime yang inovatif, kreatif dan daya saing, yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di wilayah kepulauan. Konsep yang digunakan adalah model society 5.0, kepariwisataan berkelanjutan, desa wisata bahari dan community development dengan tujuan membangun human capital agar tercipta kapasitas sumber daya  manusia, dalam hal ini masyarakat lokal,   yang  memahami  sikap  dan  nilai-nilai  kemaritiman. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi yang dilakukan di pulau Komodo, Labuan Bajo. Hasil penelitian riset ini diperlukan untuk pembangunan desa wisata bahari. Pendekatan digitalisasi dapat digunakan sebagai pusat informasi yang berisi tentang hasil internalisasi budaya maritim dengan kearifan lokal dan sarana infrastruktur untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi. Penggunaan platform digital oleh masyarakat, diantaranya para nelayan, pelaku usaha bidang pariwisata dan usaha kecil menengah, sehingga dapat menciptakan jaringan data informasi dalam bentuk big data sebagai sarana infrastruktur digitaliasi ekonomi, dan pembangunan human capital melalui pengembangan sumberdaya manusia dan literasi digital.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN JACOB KOFFIE HUIS DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS Haya Khazimah Mega Saniyyah; Ahmad Nasher
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2023.v7i1.8391

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran Jacob Koffie Huis dalam meningkatkan brand awareness. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Komunikasi Pemasaran Terpadu (Integrated Marketing Communication). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Jacob Koffie Huis memadukan elemen-elemen komunikasi pemasaran, seperti periklanan melalui Instgram dan Facebook, penjualan personal secara tatap muka antara barista dengan konsumen, dan melakukan publisitas dengan berkolaborasi bersama brand lain untuk mendapatkan exposure. Sementara, elemen komunikasi pemasaran berbentuk promosi penjualan dan penjualan secara langsung sudah tidak dilakukan karena dianggap tidak efektif. Strategi komunikasi pemasaran yang sudah diterapkan oleh Jacob Koffie Huis berhasil membuat brand awareness mereka berada di tahap brand recall. Artinya, konsumen mampu mengingat brand Jacob Koffie Huis tanpa stimulus ketika mereka diminta menyebutkan suatu produk dalam kategori coffee shop.
MEDIA EDUKASI: KOMUNIKASI LITERASI DIGITAL PADA AKUN INSTAGRAM @SIBERKREASI Andhika Guntar; Ocvita Ardhiani; Reni Fitriani
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2023.v7i1.6542

Abstract

Perkembangan internet dan penggunaan media sosial di Indonesia semakin meningkat, namun tidak diimbangi dengan etika dan perilaku baik dari pengguna media sosial, sehingga Kementerian Komunikasi dan Informatika membentuk program gerakan literasi digital sebagai upaya edukasi kepada masyarakat, salah satu gerakan tersebut yaitu melalui media sosial instagram @siberkreasi. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan komunikasi literasi digital oleh akun instagram @siberkreasi dalam mengedukasi masyarakat. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dan paradigma konstruktivis. Teori dalam penelitian yaitu Teori Ekologi Media. Teknik pengumpulan data berupa Wawancara, studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan akun instagram @siberkreasi sebagai gerakan edukasi secara digital kepada masyarakat, memiliki keterampilan komunikasi literasi seperti Literasi Fotovisual, Literasi Reproduksi, Literasi Cabang dan Literasi Informasi. Strategi komunikasi dasar yang dimiliki yaitu digital culture, digital safety, digital ethics, digital skills. Asumsi teori ekologi media sesuai dengan penerapan komunikasi literasi digital oleh akun @siberkreasi yaitu media instagram dipilih sebagai gerakan edukasi masyarakat, konten yang disajikan sebagai stimuli untuk memperbaiki persepsi perilaku bermedia sosial dan strategi komunikasi digital yang diterapkan sebagai acuan interaksi kepada masyarakat.
ANALISIS STRATEGI PENANGGULANGAN KRISIS BRAND BAKSO A-FUNG PADA PEMBERITAAN KANAL BERITA ONLINE Erya, Wian Rahmat; Kurnia, Annisa Dwi; Avitasari, Iin; Harno, Harno; Heryadi, Hairani
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2023.v7i2.10112

Abstract

Krisis adalah kondisi sulit bagi sebuah organisasi atau perusahaan yang tidak dapat dihindari kapan datang dan seperti apa bentuk krisis tersebut. Praktik komunikasi krisis yang efektif, dilakukan oleh manajemen bakso A-fung dalam melakukan respon terkait pemberitaan viral yang terjadi memberikan gambaran bahwa penanganan krisis diperlukan langkah yang sistematis dalam proses pelaksanannya. Pada penelitian ini peneliti bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi management bakso A-fung dalam melaksanakan respon kejadian yang terjadi pada salah satu kedainya di bali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan Teknik analisis berita framing dari beberapa kanal pemberitaan digital online yang merilis dan membahas terkait bagaimana respon manajemen A-fung dalam kasus tersebut. Hasil pada penelitian ini diperoleh dari beberapa framing media online disimpulkan bahwa manajemen bakso A-fung melakukan respon terhadap krisis yang tepat dan efektif dalam menghadapi pemberitaan viral terkait brand tersebut. Untuk menjaga kondisi dan mengembalikan kepercayaan konsumen yang tidak hanya merespon dan mengklarifikasi kasus yang ada, namun juga turut berperan aktif dalam melakukan langkah aksi nyata yang kemudian menjadi viral kembali pada pemberitaan kanal digital online 
Front Matter Mediakom: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 8 No.1, Juni 2023 Mediakom: Jurnal Ilmu Komunikasi, Editorial
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIC RELATION SAMPAIJAUH.COM DALAM CAMPAIGN 1000 SEPATU ALAS TEMPUH Suryanto, Muhammad Zindan Albanna; Suaib, Nadinta Rafifah
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2024.v8i1.11028

Abstract

Campaign 1000 Sepatu Alas Tempuh adalah sebuah gerakan kepedulian diantara anak-anak khususnya bagi mereka yang kurang mampu dengan memberikan bantuan berupa sneakers yang dibuat khusus oleh Sampaijauh.com dan Isser James, serta pemberian sejumlah buku pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi public relation Sampaijauh.com dalam Campaign 1000 Sepatu Alas Tempuh.Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Paradigma yang digunakan dalam penelitian ini yaitu paradigma konstruktivisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sampaijauh.com melakukan strategi komunikasi public relation-nya melalui media sosial yaitu Instagram dan Youtube.Dalam melakukan strategi komunikasi public relation-nya Sampaijauh.com fokus kepada hubungan masyarakat dengan dialogis. Peneliti menemukan bahwa Sampaijauh.com bersama dengan audience-nya menempuh empat prinsip dasar dalam melaksanakan konsep teori dialogis public relations yakni mutualitas, propinquity, empati, risiko, dan komitmen Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti berharap bisa menambah ilmu pengetahuan secara akademis kepada para pembaca mengenai Strategi Komunikasi Public Relation. Peneliti juga berharap berikutnya bisa melakukan penelitian lebih lanjut dan memberikan hasil yang lebih baik lagi yang dapat menyumbang ilmu pengetahuan akademis bagi para pembaca.
SOCIAL ANXIETY IN SOCIAL MEDIA USERS: UNDERSTANDING THE ROLE OF SELF-ESTEEM AND DEMOGRAPHIC FACTORS Rahardjo, Wahyu; Mardianti, Mardianti
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2023.v7i2.9260

Abstract

Social anxiety can occur online when individuals use social media. Several factors that are thought to influence social anxiety using social media are self-esteem and demographic factors such as age, gender, and duration of social media use. The aim of this research is to measure empirically whether these variables are determinants of social anxiety using social media. The participants of this research are 164 active social media users who live in the Jakarta Greater Area. The social anxiety scale for social media users and the self-esteem scale are used as research instruments. The data analysis technique used is regression to measure the role of self-esteem on social anxiety using social media. Meanwhile, correlation tests and difference tests were carried out to determine the position of demographic variables in relation to social anxiety using social media. The research results show that age has a significant negative correlation, while the duration of social media use has a significant positive correlation with social anxiety using social media. On the other hand, self-esteem is proven to have an influence on all aspects of social anxiety using social media. The strongest effect appears on interaction anxiety, and the weakest effect appears on privacy content anxiety. The research results also showed that female participants had higher social anxiety using social media than male participants.
STRATEGI KOMUNIKASI PENGELOLAAN WEBSITE DESA CIANGSANA BERBASIS MASYARAKAT Hiswanti, Hiswanti; Savitri, Ravika; Ohorella, Noviawan Rasyid
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2024.v8i1.11166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pengelolaan website Desa Ciangsana berbasis kearifan lokal. Dalam hal ini fokus penelitian pada media website dan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif deksriptif dengan paradigma konstruktivisme. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori difusi inovasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dokumentasi serta studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pengelolaan website desa belum efektif hal ini dikarenakan kurangnya sumber daya manusia baik dari sisi pengelola website maupun pengelola penyajian konten, namun pihak desa tetap mengupayakan untuk tetap mempromosikan potensi desa ciangsana melelaui. Desa ciangsana berusaha memperbaharui dengan program desa digital yang nantinya website tersebut akan dibuat kembali dengan keamanan yang lebih baik untuk mengangkat potensi masyarakat yang ada di Desa Ciangsana.
ANALISIS SEMIOTIKA SOSIAL HALLYDAY PADA KOMODIFIKASI BUDAYA BETAWI DI IKLAN Widiastuti, Tuti; Fitriani, Dinda Rakhma; Wijaya, Widiastiana Vista
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2023.v7i2.10120

Abstract

Proses komodifikasi terjadi selama fase produksi, ketika kapitalis membeli barang, tenaga kerja, dan peralatan untuk menciptakan nilai lebih yang dapat digunakan untuk akumulasi modal lebih lanjut. Modal adalah nilai yang dapat ditingkatkan melalui pertukaran dan produksi. Fokus penelitian ini pada analisis semiotika sosial Halliday terhadap iklan televisi sirup marjan versi tarian betawi dan sepatu roda. Terlihat adanya komodifikasi tarian Topeng Betawi yang merupakan bagian dari budaya Betawi yang terkenal di tengah masyarakat Indonesia. Sama halnya dengan asal muasal dan makna dari tari Topeng Betawi dengan tujuan Marjan dalam meningkatkan penjualan produknya melalu strategi komunikasi dan pemasaran yaitu iklan. Ide adegan perempuan berlatih di halaman depan rumah joglo Betawi menjadi titik tolak proses komodifikasi budaya. Ideologi kapitalis yang mengabdi pada kepentingan kapital menjadi motor penggerak proses komodifikasi. Kekuatan pasar adalah kekuatan pendorong komodifikasi. Diharapkan kedepannya para pembuat iklan mampu memahami dan memperhatikan jalan cerita dan penokohan yang dibuat untuk iklan tersebut, serta tujuan penjualannya dan mampu memberikan pengaruh positif kepada masyarakat.
BELANJA ONLINE GEN Z: DITINJAU DARI DAYA TARIK IKLAN DAN CELEBRITY ENDORSER Lestari, Fitri Dwi; Setiadarma, Dani
Mediakom : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/mkm.2024.v8i1.11081

Abstract

Communication in marketing is an important aspect for the successful growth of a company. Marketing communication is an attempt to convey messages to the public, especially target consumers, regarding the existence of products in the market. Marketing communication activities can be carried out by salespeople, advertising, personal selling, or sales through various media, conventional media and new media. Marketing communication in the end is to encourage consumers to finally make a purchase decision. Purchase intention is mediated by one of the variables, namely, buying interest. Many factors influence consumer purchase intention, including advertising attraction, e-wom, brand ambassador, celebrity endorser, brand image, brand awareness, advertising exposure, and others. The purpose of this study was to determine the effect of the advertising appeal and celebrity endorsers on purchase intention. The sample in this study was 170 respondents. The sampling technique was carried out by purposive sampling technique where the researcher determined the criteria for the research respondents themselves. Data collection was carried out using a questionnaire with measurements using a Likert scale, then processed using a statistical program. There is an effect of the advertising appeal and celebrity endorsers on purchase intention in e-commerce in Generation Z simultaneously or partially. The influence of the advertising appeal and celebrity endorsers on purchase intention in this study is significant and positive, which means that the higher the value of the two independent variables, the higher the purchase intention will be. Based on the results of hypothesis testing, it is proven that H1, H2, and H3 are accepted.

Page 10 of 14 | Total Record : 135