Articles
1,963 Documents
PSIKOEDUKASI KONSELING SEBAYA DAN PERTOLONGAN PERTAMA PSIKOLOGIS UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL REMAJA DI SMP NEGERI 16 GRESIK
Nisa, Valina Khiarin;
Tak, Khairudin Che;
Izdihar, Hana;
Setiawan, Muhammad Aldo;
Damayanti, Andini;
Sosialita, Tiara Diah
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2456
Salah satu permasalahan yang muncul pada remaja di Kecamatan Kedamean Gresik adalah meningkatnya kasus perundungan dan kekerasan seksual. Berdasarkan wawancara dengan Kepala SMP N 16 Gresik, terjadi peningkatan kasus perundungan sebesar 20 persen di tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Penulis berinisiatif untuk mengadapakan pelatihan konselor sebaya dan pertolongan pertama psikologis untuk mencegah kasus perundungan dan kekerasan di SMP N 16 Gresik. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya kesehatan mental di kalangan remaja, melatih kemampuan dasar menjadi pendengar yang baik dan kemampuan memberikan pertolongan pertama psikologis, serta mencegah terjadinya kasus perundungan di kalangan sekolah. Penulis menggunakan metode penelitian mix-method (kualitatif berupa wawancara semi terstruktur dan kuantitatif berupa analisis t-test untuk mengetahui efektivitas pelatihan). Wawancara semi terstruktur dilakukan untuk mendapatkan informasi narasi pengalaman peserta pasca mengikuti pelatihan. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, wawancara dan analisis data uji data t-test, pelatihan konselor sebaya dan pertolongan psikologis pertama terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan mental remaja, meningkatkan pemahaman pencegahan perundungan dan peningkatan kemampuan siswa untuk menjadi pendengar yang baik. Selama 4 sesi pelatihan, peserta berpartisipasi secara aktif dalam menerapkan tiga prinsip pertolongan pertama psikologis, yaitu melihat, mendengar dan menghubungkan ke profesional. Pelatihan ini juga direncanakan menjadi program tahunan OSIS SMP N 16 Gresik, sehingga dapat memberikan dampak jangka panjang untuk kesehatan mental remaja dan pencegahan perundungan di kawasan SMP N 16 Gresik. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan psikoedukasi konselor sebaya dan pertolongan pertama psikologis terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjadi pendengar yang baik dan kepedulian kesehatan mental remaja.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MEKARSARI LOMBOK BARAT MELALUI PERENCANAAN DESA BERBASIS PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL (PRA)
Selvia, Siska Ita;
Danasari, Idiatul Fitri;
Fitri, Nopiana;
Maulin, Maulin;
Sukma, Lalu Hadryan;
Pratama, M. Gilang;
Akbar, Zulfikar Ibnu Ali
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2457
Desa Mekarsari adalah desa dengan kondisi tata kelola yang perlu mendapat perhatian, karena belum dapat mengembalikan seperti kondisi sebelumnya paska kejadian gempa bumi pada tahun 2018. Akar permasalahan yang dialami Desa Mekarsari dalam melakukan pengembangan baik infrastruktur hingga ekonomi, sosial dan budaya setempat adalah rendahnya Sumber Daya Manusia (SDM) dalam melakukan tata kelola serta kurangnya kolaborasi antar stakeholder dalam menyusun program-program desa yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kapasitas SDM stakeholder-stakeholder di tingkat desa melalui peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan desa. Tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi tahap persiapan, sosialisasi, Participatory Rural Appraisal dan monitoring evaluasi. Teknik PRA digunakan untuk melibatkan masyarakat dan menjadikan masyarakat sebagai pelaku yang turut serta dalam melakukan eksplorasi potensi dan masalah desa, kemudian merumuskannya dalam bentuk strategi pengembangan desa yang tepat. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian tersebut, Kegiatan perencanaan desa berbasis partisipasi di Desa Mekarsari meningkatkan kapasitas SDM dan partisipasi masyarakat, di mana melalui metode PRA, masyarakat mengenali potensi dan masalah desa, mendorong kolaborasi stakeholder, serta memperkuat kelembagaan dan pembangunan desa. Sehingga diharapkan masyarakat lebih sadar bahwa masing-masing individu memiliki peran dan berhak untuk berpartisipasi dalam merencanakan desa kedepannya. Dan terwujudnya Masyarakat yang memiliki pengetahuan baru mengenai teknik PRA yang dapat meningkatkan pemikiran kritis dalam mengeksplor berbagai kondisi desa.
PELATIHAN HAK ASASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PERLINDUNGAN KEAMANAN DI DUNIA MAYA
Utami, Praditya Putri;
Ambarwati, Evi Karlina;
Dewi, Indah Purnama;
Cahyana, Yana;
Hanan, Sofiah Marwah;
Putri, Septiani Nuruldharma
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2460
Perkembangan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dalam dunia pendidikan memiliki peranan yang penting. Salah satu amanat Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Dosen dan Guru adalah untuk memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan zaman, termasuk menguasai TIK. Guru harus memahami hak asasi digital seiring dengan kemajuan teknologi pembelajaran dan prioritas pemerintah untuk program digitalisasi pendidikan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendukung para guru RA At-Taqwa Kelapadua Tanjungbungin di Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang menguasai TIK dalam pembelajaran. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pelatihan serta demontrasi tentang hak asasi digital dan keamanan siber. Program pengabdian masyarakat menggunakan metode Experiential Learning melalui demonstrasi untuk meningkatkan pengetahuan guru tentang hak asasi digital dan keamanan siber. Kegiatan terdiri dari tiga tahap: persiapan, pelaksanaan (sosialisasi, pembelajaran, demonstrasi), dan evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert. Kegiatan PkM di RA At-Taqwa Kelapadua, Karawang, diikuti 45 guru RA. Pelatihan meningkatkan pemahaman guru tentang hak asasi digital dan keamanan siber. Evaluasi menunjukkan guru memiliki kompetensi digital kategori "baik," terutama dalam kesadaran risiko dan perlindungan data pribadi. Namun, aspek terendah adalah membagikan informasi pribadi secara aman. Diskusi interaktif membantu guru mengenali ancaman dunia maya dan membimbing siswa. Hasil ini sejalan dengan penelitian global tentang pentingnya kesadaran digital dalam pendidikan. Oleh Karena itu, pelatihan Hak Asasi Digital berhasil meningkatkan pemahaman guru dan menekankan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan literasi digital.
MENGATASI KEKERINGAN MENAHUN DENGAN TEKNOLOGI WETLAND DI KECAMATAN PATRANG JEMBER
Galuh, Senki Desta;
Priantari, Ika;
Gunasti, Amri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2461
Setelah dilakukan pemetaan oleh Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Jember dan MCC-LKSA Nurul Husna, disepakati bahwa ada permasalahan prioritas yang akan diselesaikan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Permasalahan prioritas tersebut diantaranya Pengurus dan Santri MCC-LKSA Nurul Husna belum memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk menerapkan teknologi wetland untuk mengatasi kekeringan disekitar lokasi MCC-LKSA Nurul Husna. Solusi yang diberikan adalah memberikan pendampingan pembuatan teknologi wetland kepada Pengurus dan Santri MCC-LKSA Nurul Husna untuk mengatasi kekeringan disekitar lokasi MCC-LKSA Nurul Husna. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan Pengurus dan Santri MCC-LKSA Nurul Husna dalam membuat menerapkan teknologi wetland untuk mengatasi kekeringan disekitar lokasi MCC-LKSA Nurul Husna. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 5 (lima) tahapan pengabdian. Kelima tahapan pengabdian itu diantaranya pertama, Sosialisasi penerapan teknologi Wetland. Kedua, Pelatihan Pembuatan teknologi Wetland. Ketiga, penerapan teknologi Wetland. Keempat, pendampingan dan evaluasi penerapan teknologi Wetland. Kelima pembentukan Tim khusus pemanfaatan teknologi Wetland. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kemampuan Pengurus dan Santri MCC-LKSA Nurul Husna Kabupaten Jember rata-rata sebesar 35. Setelah diberi pelatihan kemampuan Pengurus dan Santri MCC-LKSA Nurul Husna Kabupaten Jember meningkat menjadi 85,71. Kegiatan pengabdian mendampingi pembuatan teknologi wetland bagi Pengurus dan Santri MCC-LKSA Nurul Husna Jember berhasil meningkatkan kemampuan peserta. Evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata 50,71%, dari kategori tidak terampil menjadi terampil dalam memanfaatkan teknologi wetland untuk mengatasi kekeringan di sekitar lokasi. Oleh karenanya, Pemanfaatan teknologi wetland harus dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam menanggulangi banjir dan kekeringan.
COVER DEPAN, REDAKSI, DAFTAR ISI
Jurnal Abdi Insani
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Jurnal Abdi Insani Volume 12 Nomor 3 2025
LITERASI PERENCANAAN KEUANGAN SYARIAH PADA ANAK-ANAK PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI MALAYSIA
Elis Mediawati;
Mimin Widaningsih;
Bambang Triyono;
Kholis Frendika
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.1596
Children of Indonesian migrant workers (PMI) in Malaysia face limited access to education due to restrictive policies towards non-citizen children. This community service aims to provide sharia financial planning assistance to PMI children, it is hoped that through this activity children will become more financially literate in sharia. The method used is training on sharia financial planning using workshop, simulation and storytelling methods. The material presented includes the importance of managing school pocket money for needs, saving, giving alms and sharing. The training was conducted offline to PMI children who are members of the At Tanzil Malaysia Learning Studio. The result of this activity is the increased understanding of PMI children about Islamic financial planning. They are expected to apply Islamic financial management principles from an early age, such as managing pocket money, giving zakat, saving, avoiding usury, and planning for the future. With the provision of Islamic financial literacy, PMI children can be better prepared for the future.
IMPLEMENTASI SISTEM DETEKSI DINI BENCANA BANJIR BERBASIS ANDROID PROGRAMMING PADA KELUARAHAN DINOYO KOTA MALANG
Susilowati, Meme;
Oktiarso, Teguh;
Kelana, Oesman Hendra
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.1990
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi khususnya di kota Malang. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sedikitnya 18 titik yang menjadi langganan banjir di Kota Malang. Adapun 18 titik tersebut dominan tersebar di area Kelurahan Dinoyo. Oleh sebab itu kegiatan pengabdian ini akan dilakukan dengan mitra pada Kelurahan Dinoyo untuk membantu kemudahan deteksi dini bencana banjir. Harapannya dengan bantuan implementasi ipteks dari civitas akademik perguruan tinggi dapat mendukung pemerintah setempat untuk dapat dengan mudah mengantisipasi serta melakukan preventif dan persiapan tindakan kuratif penangannya dengan lebih tepat dan cepat. Karena kita tentu tahu bahwa dampak dari bencana banjir ini dapat menyebabkan kerusakan pada lingkungan, kerugian ekonomi, hilangnya nyawa manusia, dan dampak sosial yang serius. Daerah-daerah rawan banjir memerlukan perhatian khusus dalam upaya mitigasi dan penanggulangan risiko banjir. Oleh karena itu implementasi Sistem Deteksi Dini Bencana Banjir berbasis Android Programming pada Kelurahan Dinoyo Kota Malang menjadi sangat penting dan perlu segera. Kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan Sistem Deteksi Dini Bencana Banjir berbasis Android. Sistem ini dirancang untuk memudahkan pemantauan dan pelaporan kondisi banjir secara real-time oleh masyarakat dan pemerintah setempat. Program ini juga mendukung kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dengan melibatkan mahasiswa dan dosen dalam pengembangan proyek nyata yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, meminimalisasi risiko bencana, dan meningkatkan Indikator Kinerja Utama (IKU) universitas, dan dapat menjadi model bagi daerah lain dengan permasalahan serupa, sekaligus memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat.
INOVASI PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN TEKNOLOGI ZERO WASTE BERORIENTASI PADA GOOD MANAGEMENT-GARBAGE PRACTICES DI KECAMATAN AIR KUMBANG
Noviantoro, Djatmiko;
Aprilyanti, Selvia;
Pratiwi, Irnanda
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 4 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i4.2021
Konsep zero waste merupakan praktek pengelolaan sampah yang baik dengan pendekatan teknologi pengolahan. Berdasarkan analisis situasi mitra di Kecamatan Air Kumbang paradigma masyarakat terhadap sampah yang dihasilkan dari aktivitas rumah tangga biasanya akan dibuang agar tidak lagi berada di lingkungannya. Pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga masih dikelola melalui konsep open dumping, incenerator atau dibakar secara konvensional belum menjadi solusi yang baik. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah seperti inovasi dalam mengatasi atau meminimalkan penumpukan sampah di TPS dan mengolah limbah organik menjadi sarana produksi pertanian. Metode pelaksanaan terdiri atas beberapa tahapan antara lain Koordinasi dengan mitra, Sosialisasi, Pelatihan, Penerapan Teknologi, Monitoring dan Evaluasi. Adapun hasil pelatihan ini adanya tingkat pemahaman mitra yang mengikuti kegiatan. Evaluasi kegiatan yang dilakukan yaitu melalui pengisian kuesioner yaitu pemahaman tentang teknologi zero waste, materi tentang pengelolaan lingkungan, dan peningkatan kualitas mitra. Dari total 30 peserta yang terdiri atas 70% peserta telah memahami sedikit materi dari penyuluhan dan 30% peserta sudah sangat paham dengan materi penyuluhan tentang teknologi zero waste. Peningkatan signifikan terjadi pada pengetahuan mitra. Untuk target luaran substansi teknis dari hasil kegiatan pengabdian, masyarakat di Kecamatan Air Kumbang dapat menerapkan praktik pengelolaan sampah yang tepat untuk memberikan inovasi dan kreatifitas dalam produk daur ulang agar tidak memberikan dampak baru (zero waste).